Dark Uzumaki Naruto

Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.

.

Author : dark namikaze vengeance 6661

.

Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)

.

Pair : Naruto x (?)

.

Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.

.

TERIMA KASIH KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN & RnR.

Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.

SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.

Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali . karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.

Semuanya terima kasih. .

.

.

.

Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review atau PM ,ok.

.

.

Semoga terhibur

..

RnR MINNA.

.

.

.

CHAPTER 43

.

.

.

.

.

"Aku bisa melihat dengan jelas chakra Ashura mengalir di dalammu, dan apa kau sudah bisa menebak siapa reingkarnasi Indra?" Tanya Hagaromo, Naruto hanya menggelengkan kepalanya pertanda ia juga tak tahu.

"Reingkarnasi Indra adalah Sasuke, akan tetapi inilah reingkarnasi yang paling tak ku sangka dan tak pernah aku duga… Reingkarnasi ini adalah yang paling membuatku tak bisa hanya diam saja." Ucap Hagaromo.

"Apa maksudmu dengan reingkarnasi yang tak pernah kau duga?" Tanya Naruto.

"Aku akan menjelaskannya padamu alasan tersebut. akan tetapi, pertama aku akan menjelaskan asal mula mata rinnegan yang berada padamu, Naruto."

Naruto memandang dengan seksama pada ketiga orang didepannya tersebut.

"Asal…mula kedua mata rinneganku? apa maksudmu?" Tanya Naruto pada Hagaromo yang tersenyum kearahnya.

"Ya, kedua matamu itu…tapi, pertama..aku ingin bertanya terlebih dahulu padamu, Naruto. kau mendapatkan kedua mata tersebut dari siapa?"

"Hn, aku mendapatkan kedua mata rinnegan ini dari Kurama… dia yang telah memberiku kedua mata ini." Jawab Naruto dengan nada datarnya.

"Lalu apa kau pernah bertanya pada Kurama, dari mana ia mendapatkan mata tersebut?" Tanya Kembali Hagaromo.

Naruto mendengus kesal saat mendengar pertanyaan dari Rikudo sennin. "Tak usah berbelit-belit, sudah kukatakan padamu kalau aku tak punya waktu disini."

"Hahaha tak usah semarah itu, Naruto. nampaknya kau tak suka berbelit-belit, kau lebih mirip Indra dari pada Ashura.. ku anggap kau tak pernah menanyakan hal itu pada Kurama, Naruto." Naruto hanya mendelik kesal pada laki-laki tua tersebut.

"Lebih baik aku memanggilnya kesini.." lanjut Rikudo sennin.

"Tsk! Apa maksud-"

CTEKK

Rikudo sennin langsung menjentikan jarinya dan tak berapa lama, Kurama sudah berada didekat Naruto.

"Kurama!" gumam Naruto sambil melirik kearah Kurama.

"Pak tua!" panggil Kurama, saat melihat Rikudo sennin. Rikudo sennin hanya memberi senyum tipis pada Kurama. Kurama lalu melirik kearah Ashura dan Indra yang berada disamping Rikudo Sennin. "…dan kalian berdua adalah Ashura dan Indra."

"Apa kabar, Kurama? Kau sudah sangat besar ternyata." Tanya Ashura sambil memberi sebuah senyuman pada Kurama, sedangkan Indra hanya tersenyum tipis kearah Kurama dan memasang wajah stoicnya kembali setelah itu.

"Tunggu! Kalian semua saling kenal?!" Tanya Naruto sambil menaikan sebelah alisnya, pertanda kalau Naruto merasa bingung atau tak mengerti.

"Sepertinya, tadi kau tak mendengar dengan seksama penjelasanku, Naruto!" kata Rikudo sennin.

"Ya. tentu saja kami mengenalnya, Naruto. Ayahku, membagi Juubi menjadi Sembilan Bijuu dan memberikannya nama. Dan kenapa aku bisa mengena Kurama, karena sudah jelas Ayahku menjadikan diriku sebagai penuntun kesembilan Bijuu.." jawab Ashura.

"Kurama, sepertinya kau tidak menceritakan dari mana rinnegan yang kau berikan pada Naruto. apa itu benar, Kurama?" Tanya Hagaromo.

"Ya pak tua. Aku tak menceritakannya, karena ia juga tak menanyakannya padaku!" jawab Kurama sambil melirik kearah Naruto, Naruto yang mendengar itu hanya mendengus kesal sambil mendelik tajam kearah Kurama.

"Naruto, aku akan memberitahukannya padamu sekarang…mata rinnegan yang diberikan oleh Kurama padamu adalah…..mata dariku!" Naruto langsung menatap dengan seksama pada Rikudo sennin didepannya.

"Yang dikatakan pak tua barusan, memang benar..Naruto. mata yang sekarang kau gunakan adalah, mata pak tua.."

Naruto masih sedikit tak percaya kalau mata rinnegan ini adalah mata Rikudo sennin.

"Sepertinya kau masih belum percaya, Naruto. lihatlah kebawah, aku akan menjelaskannya padamu!"

FLASHBACK

Shukaku,Matatabi, Isobu, Son goku, Kokuou, Saiken, Choumei, Gyuuki tengah melihat pertarungan Ashura dan Indra yang terus menerus tanpa henti. Indra masih tak terima, kalau Ayahnya lebih memilih adiknya Ashura dari pada dirinya.

"Aku tak mengerti, kenapa ayah lebih memilih orang bodoh sepertimu ketimbang diriku!" ucap Indra pada Ashura. Ashura yang mendengar itu hanya mendecih.

"Aku memiliki segalanya, Mataku, kekuatanku…aku lebih hebat darimu. Tapi, apa yang Ayah lihat dari dirimu? Kebodohanmu kah? Atau rasa belas kasihan? Sedari dulu Ayah tidak memperhatikanku, ayah selalu mempercayakannya padamu…"

"Indra…" geram Ashura.

Tak seperti kedelapan Bijuu yang lain, Kurama tengah bersama Rikudo sennin.

"Uhuk..uhuk.."

"Kau baik-baik saja, pak tua?" Tanya Kurama, yang sedikt khawatir pada kondisi Rikudo sennin yang semakin kesini semakin memburuk.

"Ini hanya batuk Biasa, Kurama….Kurama?"

"Ya, pak tua?"

"Apakah aku salah, untuk mempercayakan semuanya pada Ashura?" Tanya Rikudo sennin, Kurama tampak menatap dengan seksama pada Hagaromo.

"Hmm aku tidak tahu itu salah atau benar. Kau lebih mempercayakan semuanya pada Ashura, pasti kau mempunyai sebuah pertimbangan yang sangat matang.." jawab Kurama.

"Aku mempercayakannya pada Ashura karena, aku sudah melihat perjalan hidup mereka berdua. melihat kerja keras yang dilakukan oleh Ashura…aku percaya kalau ia bisa membawa dunia ini semakin baik..walaupun kakaknya Indra, mempunyai kekuatan yang kuat. Tapi, sepertinya dia tak cocok untuk hal ini.." ucap Rikudo sennin.

"Kurama, aku mempunyai sebuah tugas untukmu! Dan ku harap kau mau menjalankannya, Kurama."

"Apapun itu, aku akan menerimanya, Pak tua." Ucap Kurama dengan yakin.

"Saat sebelum kematian diriku nanti, aku akan memberikan kedua mataku ini padamu, Kurama…" Kurama langsung memandang tak percaya pada Hagaromo. "apa kau sudah gila, pak tua?" Tanya Kurama.

"Dengarkan saja, Kurama. Aku belum selesai berbicara…" Kurama langsung menganggukan kepalanya. "…Aku tahu kalian para Bijuu, tak ingin memisahkan pertarungan kedua anakku Ashura dan Indra, kan? Aku tak bisa menghentikan mereka berdua. Karena, aku sudah terlalu tua..biar takdir yang menentukan hidup mereka berdua..aku berharap, setelah diriku meninggal nanti, dunia ini akan semakin membaik..dan kalian para Bijuu akan diperlakukan sebagai seorang teman oleh manusia seperti sekarang . bukan sebagai senjata perang..dan aku tak ingin ada perang lagi, karena perang akan menimbulkan perasaan sedih, kecewa, dendam dan yang lainnya..aku ingin mempercayakan kedua mataku ini padamu. dan aku harap, kau akan memberikan kedua mataku ini pada orang yang tepat. orang yang akan merubah dunia ini menuju kebaikan."

"Kurama, kau tak boleh salah memilih orang. Kalau kau salah memberikan kedua mataku ini, akan membuat bumi menuju kehancuran…aku berharap, kau bisa melaksanannya Kurama!" lanjut Rikudo sennin.

"Kenapa kau memilihku, pak tua? Kenapa bukan Bijuu yang lain atau orang lain?" Tanya Kurama.

"Awalnya, aku akan memberikan kedua mataku ini pada Ashura. Akan tetapi, pastinya Indra akan sangat tak terima kalau hal itu terjadi….dari kesembilan Bijuu yang lain, hanya kau yang bisa.. Kurama!"

Tak berapa lama setelah hari itu, Rikudo senninpun meninggal dunia. Kurama sekarang sudah mempunyai mata milik Rikudo sennin. Tak ada satupun Bijuu yang tahu akan hal ini, hanya dirinya beseta Rikudo senninlah yang tahu akan hal ini.

Seiring berjalannya waktu, Kurama sekarang sudah tersegel disalah seorang Kunoichi yang merupakan istri dari Hokage pertama, yaitu Uzumaki Mito. Dari dalam tubuh Mito, Kurama terus melihat perkembangan kekuatan Mito. Akan tetapi Kurama menggeleng saat melihat kekuatan Uzumaki Mito.

'sepertinya, orang ini bukanlah orang yang tepat!' batin Kurama.

Dari tahun ke tahun, Kurama masih belum menemukan orang yang tepat. akan tetapi, masih tak ada orang yang tepat menurutnya. Awalnya, ia akan mempercayakannya pada Hashirama akan tetapi ia urungkan niatnya.

Mitopun meninggal dunia dan Kurama berganti Jinchuuriki lagi. Lagi-lagi, Jinchuurikinya seorang perempuan sama seperti Mito, yaitu dari Clan Uzumaki.

'apakah perempuan ini bisa membawa dunia menuju kebaikan?' batin Kurama.

Lama-lama kelamaan, Kurama jengah. Karena, ia sudah terlalu lama menunggu orang yang pas untuk mempercayakan kedua matanya ini.

"DI DUNIA INI, TAK AKAN ADA ORANG YANG SAMA SEPERTIMU, PAK TUA!" Kurama merasakan kesal yang luar biasa. dan ia sudah sangat jengah berada di tubuh seorang jinchuuriki. Beberapa kali ia berusaha keluar dari tubuh Kushina dengan berbagai cara, salah satunya dengan cara menghasut Kushina.

Kurama baru menyadari, kalau Minato sang Hokage keempat sepertinya orang yang tepat. Akan tetapi takdir berkata lain, Kurama dikendalikan oleh seseorang dan langsung menghancurkan desa konoha. Kurama yang sudah dikendalikan oleh seseorang, langsung membunuh Kushina beserta Minato didekat anaknya yang baru lahir.

Kurama lalu disegel didalam tubuh mungil Naruto, Kurama memperhatikan perkembangan Naruto. ia bisa melihat Naruto yang selalu disiksa, dikucilkan dan bahkan hampir dibunuh oleh para penduduk desa konoha.

Ia memperhatikan perkembangan Naruto yang sekarang mulai bertumbuh besar.

"pak tua, aku sudah terlalu lama untuk menunggu orang yang kau maksud! Semenjak kau meninggal, dunia ini terus mengalami perang." gumam Kurama.

Dan akhirnya, Kurama dapat bertemu langsung dengan Naruto dibawah alam sadar Naruto. Naruto yang pertama kali bertemu Kurama, sangat takut melihat Kurama.

"Siapa kau?" Tanya Naruto.

"aku adalah Kyuubi!" Naruto membulatkan matanya kalau monster yang berada didepannya adalah Kyuubi.

"K…Kyuu…bi.." ucap Naruto terbata-bata. Kurama menatap Naruto secara seksama, ia bisa melihat kedua mata Naruto memancarkan kehampaan, tatapan matanya begitu kosong seperti tidak ada kehidupan disana.

"JADI KAU YANG MENYEBABKANKU MENDERITA SELAMA INI, MONSTER! GARA-GARA KAU ADA DITUBUHKU, SEMUA PENDUDUK DESA BERBONDONG-BONDONG INGIN MEMBUNUHKU!" Naruto yang awalnya takut, menjadi sangat marah pada Kyuubi.

"Sebagai rasa bersalahku dan sewa tempat tinggalku, aku akan memberikan kekuatan padamu, Bocah! Kekuatan yang luar biasa!"

'Pak tua, sekarang tak sama seperti di massamu. Sekarang manusia menggunakan kami sebagai alat perang untuk menaklukan daerah-daerah lain tanpa memikirkan perasaan kami. Aku akan memanfaatkan dendam anak ini!'

FLASHBACK END

Naruto hanya diam setelah mendengar penjelasan dari Rikudo sennin kepadanya, ia lalu melirik kearah Kurama yang berada dibelakangnya.

"Sepertinya kau salah orang, Kurama. Kau menyangka aku akan membuat dunia menjadi lebih baik setelah mendapatkan mata tersebut…." Ucap Naruto dengan nada datarnya.

"Tsk, aku tidak berharap kau membawa dunia ini menjadi lebih baik. Aku hanya merasa kasian dengan dirimu. Karena, sewaktu kau kecil kau selalu menjadi incaran banyak orang…." Elak Kurama.

"Kurama…Kurama, kau membuat aku ingin tertawa. Tak ku sangka, kau yang selalu menakutkan akan mempunyai hati yang seperti itu.." ledek Ashura.

BLETAK

"Aduhh…" Ashura merasakan sakit di kepalanya. Saat, Kurama menghadiahinya sebuah jitakan dikepala. Rikudo sennin tersenyu tipis melihat hal itu, sedangkan Indra dan Naruto hanya menggelengkan kepalanya.

"Jadi, kau ingin mengambil kembali kedua matamu ini?" Tanya Naruto sambil menatap kearah Rikudo sennin. "….Aku tahu, kau akan mengambil mata ini. Karena, aku bukannya menyelamatkan dunia tetapi malah menghancurkan dunia. Aku tak akan membiarkanmu mengambil kedua mataku ini, walaupun kau Rikudo sennin sang leluhur shinobi!"

Ashura yang tadi sedang mengusap-usap kepalanya yang sakit, langsung mengalihkan pandangannya kearah Naruto.

"Hahaha….aku tak akan mengambil mata itu, Naruto." ucap Hagaromo, dengan sedikit nada bercanda.

"Jadi itu adalah matamu Ayah, pantas saja mirip dengan mata mu sekarang.." ucap Indra yang sedari tadi diam tak bersuara. Hagaromo hanya menganggukan kepalanya saja.

"Sekarang, jelaskan mengapa kau menyebut reingkarnasi sekarang adalah reingkarnasi yang paling tak kau duga!" perintah Naruto. "..Aku tak punya waktu untuk berlama-lama disini, aku sudah tak tahan ingin menghancurkan Madara dan Obito!"

"Baiklah, aku akan menjelaskannya padamu. Walaupun, aku tak tahu penjelesan ini akan memakan banyak waktu atau tidak. Dari reingkarnasi yang sebelum dirimu dan Sasuke, masih baik-baik saja walaupun Madara sempat melakukan sedikit hal yang tak ku duga. Di dalam tubuhmu itu, tak hanya chakra Ashura saja yang mengalir. akan tetapi, ada chakra Indra juga. Sehingga, kau bisa memanggil kami bertiga di bawah alam sadarmu."

"Apa maksudmu dengan chakra Indra?"

"Saat Kurama memberikan mata itu kepadamu, dengan kata lain kau telah mencampurkan chakra Indra dan mencampurkan Chakra Ashura beserta Indra yang melahirkan chakraku. Kalau bukan dengan chakra Indra, kau tak akan bisa menggunakan mata sharingan hingga eternal Sharingan. Andai kau tidak mempunyai chakra Indra, kau hanya akan bisa menggunakan mata rinnegan saja, seperti Nagato." Naruto langsung menatap intens kearah Hagaromo, saat Hagaromo mengucapkan nama Nagato.

"Bagaimana kau tahu tentang Nagato?"

"Naruto.. setelah aku meninggal, aku selalu memperhatikan dunia dari waktu ke waktu termasuk hingga saat ini. Aku juga mengetahui tentang Nagato."

"Kenapa Kurama tak memberi tahu kalau ada chakra Indra, di dalam tubuhku?"

"Kalau masalah tersebut, kau tanyakan saja pada Kurama, Naruto. dan satu alasan lagi yang membuat reingkarnasi ini adalah reingkarnasi paling melenceng. Tak seperti para pendahulumu yang menjadi reingkarnasi Ashura dan Indra, biasanya orang yang menjadi chakra Ashura adalah orang yang bisa dikatakan orang baik, contohnya adalah Hashirama. Dan orang yang memiliki chakra Indra biasanya adalah orang yang memiliki kebencian yang sangat kuat seperti Madara Uchiha. Akan tetapi sifat Sasuke maupun dirimu sangat bertolak belakang, tapi aku tak mengherankan karena ditubuhmu juga terdapat chakra Indra."

"Rikudo sennin.." semua orang yang berada disana langsung melihat kearah Naruto dengan pandangan yang berbeda-beda. "….Apa kau juga sudah tahu tentang semua masa laluku?"

"Ya, aku mengetahui semuanya Naruto."

"Bahkan tentang kematian Gaara dan Utakata, barusan?"

"Ya, aku tahu Naruto."

BRUKK

Indra dan Ashura dengan sigap menahan tubuh Naruto agar tak menyerang ayah mereka, Hagaromo atau Rikudo sennin.

"KALAU KAU TAHU SEMUANYA, KENAPA KAU TAK MENOLONGKU, BRENGSEK! BUKANNYA KAU RIKUDO SENNIN…SANG LELUHUR SHINOBI! KAU SUDAH TAHUKAN RASA SAKITKU DI MASA LALU KARENA TAK ADA YANG MENEMANIKU. DAN SETELAH AKU MENJADI KETUA AKATSUKI, AKU BERUSAHA MATI-MATIAN UNTUK TIDAK KEHILANGAN ORANG YANG KU SAYANGI…AKAN TETAPI ITU SEMUA SIRNA KARENA UTAKATA DAN GAARA TEWAS TEPAT DI DIDEPANKU! SEHARUSNYA KAU DATANG DAN MENGHENTIKAN SEMUA ITU, BAJINGAN!"

Hagaromo yang tadi memasang wajah kaget. Karena, tiba-tiba Naruto berteriak dengan wajah penuh amarah. akan tetapi, wajah Hagaromo tadi berganti menjadi sebuah senyum tipis.

"KAU MEMBENCIKUKAN? KAU MEMBENCIKU KARENA AKU ADALAH SANG PENGHANCUR DUNIA DAN KAU BERSYUKUR ATAS KEMATIAN KEDUA ANGGOTA KELUARGAKU KAN?! ITU PASTI YANG KAU INGINKAN, BENARKAN BEDEBAH?!" Naruto berusaha untuk bisa lepas dari penjagaan Indra dan Ashura. Kekuatan ninjutsu maupun Genjutsu tak berfungsi disini, yang membuat Naruto menggeram kesal.

"CUKUP, NARUTO!" Kurama langsung membentak Naruto yang amarahnya sudah memuncak, ia langsung menggenggam tubuh Naruto dengan tangan kanannya.

"BIARKAN AKU LEPAS KURAMA, AKU AKAN MENGHAJARNYA! AKU TAK PEDULI KALAU DIA RIKUDO SENNIN!" Naruto terus memberontak agar bisa lepas dari cengkraman lengan kanan Kurama, akan tetapi Kurama malah semakin menguatkan cengkramannya.

"SUDAH KUBILANG HENTIKAN NARUTO! ITU TAK AKAN MEMBANTU!"

"Indra, Ashura kembali ke posisi semula. Dan Kurama, lepaskan Naruto!" perintah Hagaromo. Indra dan Ashura hanya mengangguk dan langsung kembali ke posisi semula. Mereka berdua memandang Naruto dengan tatapan tajam, seolah Naruto adalah musuh mereka.

"Tapi pak tua-" "lepaskan saja, Kurama!" potong Rikudo sennin, Kurama hanya mendengus dan ia langsung melepaskan tubuh Naruto yang sudah mulai tenang tak seperti barusan. Naruto langsung berdiri kembali seperti tadi dan ia mendelik kesal kearah Rikudo sennin.

"Sepertinya, aku mulai mengerti kenapa kau menjadi Reingkarnasi Ashura, Naruto." ucap Rikudo sennin sambil tersenyum tipis.

"Cih, itu tak penting. "

"Dari kelakuanmu barusan, sudah sangat jelas sekali kenapa kau menjadi reingkarnasi Ashura. Kau sangat peduli pada orang-orang disekitarmu atau orang yang yang kau sayangi bahkan kau rela mengorbankan nyawamu sendiri." Jawab Hagaromo.

"Jawab saja pertanyaanku, kenapa kau tak membantuku agar Utakata dan Gaara tak meninggal?" Naruto kembali menggeram kesal kearah Hagaromo.

"Naruto, tak seperti yang kau duga sekarang. Aku, Indra dan Ashura hanya sebuah gumpalan chakra bukan sepertimu. Walaupun aku datang dari waktu ke waktu. akan tetapi, aku tak bisa mengenghentikan waktu dan tak bisa merubah takdir seseorang." Naruto langsung mengepalkan lengan kanannya, pertanda ia sudah sangat kesal.

"TAPI, BAGAIMANAPUN SEHARUSNYA KAU MEMBANTUKU, BRENGSEK!" Naruto langsung berlari kearah Hagaromo dan berniat menghantamkan tinjunya pada Rikudo sennin.

TAP

Naruto dikejutkan saat muncul lengan besar yang menghalangi Rikudo sennin, ia langsung melompat kebelakang.

"Hentikan Naruto!"

"Kau tak perlu melakukan hal sia-sia seperti itu!"

Naruto dapat mengenali kedua suara tersebut, ia langsung mengalihkan pandangannya kearah asal suara tersebut. Dan Naruto dikejutkan, saat melihat dua Bijuu yang ia kenal. yang tak lain adalah Shukaku dan Saiken.

"Shukaku…Saiken…kenapa kalian berdua ada disini?" Tanya Naruto, sambil memandang heran kearah dua bijuu tersebut.

"Itu tak penting Naruto. sekarang, di medan perang Madara bersama Obito berusaha menangkap kami berdua." Jawab Saiken.

"Dan kalau kau masih melakukan hal bodoh disini, itu percuma saja!" tambah Shukaku.

"Tak perlu sekasar itu, Shukaku." Ucap Hagaromo pada Shukaku. "…Sebelumnya maafkan aku Naruto, aku sekarang tengah menahanmu disini. Di lihat dari tatapanmu, sepertinya kau telah dekat dengan mereka berdua. Aku punya alasan kenapa membawamu pada alam bawah sadarmu yang paling dalam, aku mempunyai sebuah permintaan padamu Naruto…..aku ingin kau menghentikan Madara. Karena, rencana Mugen tsuki no me adalah rencana yang sangat berbahaya. Karena semua orang di dunia, akan terkena genjutsu yang bersumber dari Bulan. dan setelah semuanya terkena, tak akan ada yang selamat atau dengan kata lain itu adalah akhir dunia." Naruto hanya diam sambil memandang dengan seksama pada Rikudo sennin.

Tiba-tiba disekeliling Naruto, Ashura, Indra dan Hagaromo satu persatu muncul Bijuu-Bijuu dan kesembilan Bijuupun sudah mengelilingi mereka berempat.

"Kesembilan Bijuu?" gumam Indra.

"Apa ayah yang memanggil mereka semua?" Tanya Ashura pada ayahnya, Hagaromo.

"Seperti itulah, Ashura." Jawab Hagaromo sambil mengedarkan pandangannya pada satu-persatu Bijuu disana.

"Naruto, agar semua ini berjalan dengan lancar. Aku ingin semua Bijuu yang ada disini, agar mau membantu, Naruto!" lanjutnya.

"Aku keberatan!" ucap Son Goku.

"Aku juga tak setuju sama seperti Son Goku!" kata Matatabi.

"Aku tak ingin membantu orang seperti dia, dia tak pantas menjadi penyelamat dunia."

"Karena dia adalah orang yang tak mempunyai belas kasihan dan tentunya dia adalah sang penghancur dunia bukan penyelemat!"

Matatabi, Isobu, Son Goku, Kokuo, Chomei, dan Gyuki sangat tidak setuju dan tidak ingin membantu Naruto untuk mengalahkan Madara beserta Obito.

"Maaf, tapi kami tak ingin membantu orang seperti dia. Dan kenapa kau memilih ketua akatsuki untuk mengalahkan Madara?" Tanya Son Goku pada Hagaromo.

"Aku percaya, bahwa hanya Naruto yang bisa menghentikan ini semua!" jawab Rikudo sennin.

"Bahkan dia hampir membunuhku, pak tua!" ucap Gyuuki atau Hachibi. Naruto yang mendengar penolakan-penolakan dari keenam bijuu hanya mendengus kesal.

"Tsk!"

"Hey Gurita kepala kambing, kejadian itu sudah lama sekali." Ucap Shukaku.

"Gyuuki, apa kau sudah bosan hidup?" Tanya Kurama pada Hachibi.

"Ternyata, setelah kematianku. Kalian semua saling bermusuhan, dan saling bertarung. Bukannya kalian semua adalah saudara? Tak ada namanya permusuhan, di dalam persaudaraan." Ucap Hagaromo, berusaha menghentikan pertikaian dari kesembilan Bijuu tersebut.

"Apa maksdumu, Kurama?"

"Apa kau sudah bosan untuk hidup? Kalau kau tak ingin membantu Naruto, kau akan menjadi bagian dari Juubi termasuk kami semua kesembilan Bijuu. Dan pikirkan tentang Jinchuurikimu si rapper itu, saat Juubi bangkit dan saat rencana Mugen Tsuki no me Madara berhasil, semua yang ada dibumi termasuk Jinchuurikimu akan terkena genjutsu tak berujung itu. dan itu adalah akhir dari dunia ini. Apa kau ingin hal itu terjadi?" Gyuuki dan kelima Bijuu yang lainnya hanya diam saat mendengar ucapan dari Kurama barusan.

"APA KALIAN SEMUA INGIN HAL ITU TERJADI? GUNAKAN OTAK KALIAN! NARUTO MEMANG ORANG YANG SANGAT SADIS, BRUTAL DAN MASIH BANYAK LAGI. AKAN TETAPI, IA SANGAT BAIK PADA BIJUU SEPERTI DIRIKU, SHUKAKU, SAIKEN. IA TAK MENGANGGAP KAMI BERTIGA ADALAH SUMBER CHAKRA DAN SENJATA PERANG YANG MENURUT PANDANGAN MANUSIA KAMI HANYALAH SUMBER CHAKRA DAN SENJATA PERANG! IA MENGANGGAP KAMI ADALAH TEMANNYA. ITU TERSERAH KALIAN SEMUA! KALAU KALIAN LEBIH MEMILIH UNTUK MENYATU MENJADI JUUBI UTUH DAN MEMBIARKAN MADARA MELANCARKAN MUGEN TSUKI NO ME NYA ATAU KALIAN MEMBANTU NARUTO UNTUK MENGHENTIKANNYA?!"

Ashura, Indra dan Hagaromo tersenyum saat Kurama mengucapkan perkataan barusan dengan nada seperti sedang membentak.

"Naruto.." Hagaromo lalu memanggil Naruto dan menyuruh Naruto mendekat kearahnya. Hagaromo lalu memerintahkan Naruto berdiri ditengah-tengah gambar yang tiba-tiba muncul di bawah kaki Naruto.

"Kalau kalian berenam tidak ingin membantu Naruto, tidak apa-apa. itu hak kalian semua." Ucap Ashura.

"Naruto, duduklah! Dan setelah itu tutup kedua matamu!"

"Tsk, untuk apa?!" Tanya Naruto sambil melirik kearah Hagaromo.

"Aku beserta Indra dan Ashura akan memberikan kekuatan kami bertiga. Setelah kita bertiga selesai, para Bijuu atau hanya Kurama, Shukaku dan Saiken juga akan memberikan chakra mereka padamu." Jawab Hagaromo. Naruto langsung duduk dengan bersila dan ia lalu menutup kedua matanya.

"kami juga akan membantu, Uzumaki Naruto!" Kurama langsung tersenyum tipis, saat keenam Bijuu lainnyapun setuju untuk membantu Naruto.

"baiklah, sekarang Sembilan Bijuu dan kami bertiga akan mentransfer kekuatan kami padamu Naruto. jadi, bersiaplah!"

MINDSCAPE END

Naruto perlahan membuka kedua matanya, seketika chakra hitam yang tadi mengelilingi tubuh Naruto langsung menghilang entah kemana. Ia mengerjap-ngerjapkan matanya,dan ia dapat melihat kalau ia sekarang sudah berada di medan perang.

Naruto seketika teringat akan kematian kedua anggota keluarganya, Ia lalu berdiri sambil mengepalkan telapak tangan kanannya. Para anggota akatsuki terkejut saat mereka melihat Naruto yang sudah berdiri kembali.

"Naruto." "Naruto-kun."

Madara beserta Obito yang tengah bertarung melawan Shukaku dan Saiken, langsung melompat kebelakang. Mereka berdua tersenyum tipis kearah Naruto, yang sedang menatap dengan tatapan membunuh pada mereka berdua.

"Kalian semua, jaga tubuh Utakata dan Gaara. Dan jangan pernah ikut campur dalam pertarunganku!" perintah Naruto pada semua anggota akatsuki termasuk Sasuke yang ada disana. "…termasuk kau Sasuke, aku akan memperhatikan tingkah lakumu dan kalau kau berbuat di luar batas.. aku tak akan pernah mengampuni!"

"Tapi Naruto, aku-" "tidak Itachi, kukatakan sekali lagi untuk tidak ikut campur. Kau bisa melihatkan dua anggota keluarga kita tewas!? Itu karena kelalaianku sebagai ketua. dan kalau kalian ikut campur kembali, aku takut diantara kalian ada yang tewas kembali seperti Utakata dan Gaara!"

"Yamato, sebagai yang tertua disini. Kau akan mengambil alih disini sementara aku pergi!" lanjut Naruto.

"Baik, Naruto!" para anggota akatsukipun dengan terpaksa diam disini, dan tak ikut campur.

Naruto lalu mengalihkan pandangannya kearah Madara dan Obito.

"Utakata, Gaara… aku akan membalaskan dendam kalian…" Madara dan Obito langsung berlari kearah Naruto dengan kecepatan tinggi, mata Naruto lalu berputar dengan cepat. "….AKU TIDAK AKAN MENGAMPUNI KALIAN BERDUA!"

BLARR

Madara dan Obito dikejutkan, saat tiba-tiba terjadi ledakan chakra yang bersumber dari Naruto. Juubi lalu membuat mengumpulkan chakra untuk membuat Juubidama. Setelah itu, ia langsung menembakan Juubidama kearah Naruto, Naruto hanya melirik sekilas kearah Juubidama tersebut.

"RINBO: HENGOKU."

Juubidama tersebut langsung terpental keudara, dan sedetik kemudian terjadi ledakan yang sangat besar diudara.

"Obito, kau urus Ichibi dan Rokubi! Aku yang akan mengurus bocah ini…aku akan memberikan pelajaran pada dia, agar takut pada seoarang dewa shinobi sepertiku!" perintah Madara, Obitopun langsung berlari menuju Ichibi dan Rokubi. Madara langsung membuat handseal seketika.

"Katon: Gōka Messhitsu."

Madara langsung menembakan jutsu api tingkat tinggi kearah Naruto, Naruto hanya memasang wajah datarnya dengan mata rinnegan yang telah aktif.

"Gakidō."

Naruto dengan cepat menyerap jutsu api dari Madara dengan bulatan biru yang berada didepannya. Madara yang melihat itu, kembali membuat handseal.

"Tajuu Mokuton Bunshin no Jutsu."

Madara lalu membuat 25 bunshin yang terbuat dari kayu, ke 25 bunshin kayu tersebut langsung bergerak kearah Naruto.

'Naruto, sekarang sudah waktunya untuk menggunakan kekuatan yang tadi diberikan pak tua, Ashura dan Indra padamu!' perintah Kurama yang berada didalam tubuh Naruto.

'tsk, kau cerewet sekali, Kurama. Tanpa di perintah olehmupun, aku akan menggunakannya!' ucap Naruto.

Ke 25 bunshin kayu buatan Madara, mereka semua langsung diselimuti oleh susano. Mereka semua langsung melompat kearah Naruto dan berniat untuk menusukan katana susano mereka pada Naruto. Naruto lalu menutup kedua matanya secara perlahan, Madara yang melihat itu langsung tersenyum tipis.

Tiba-tiba dari tubuh Naruto kembali muncul chakra hitam kembali seperti tadi. ke25 bunshin kayu Madara, mengurungkan niatnya untuk menyerang Naruto. perlahan chakra hitam tersebut membentuk sebuah susano.

Madara sedikit terkejut saat melihat susano Naruto yang diselimuti oleh amaterasu.

"SERANG BOCAH ITU!"

Madara langsung memerintahkan ke25 bunshin kayunya yang sudah diselimuti oleh susano, dengan serempak ke25 bunshin kau tersebut berusaha menyerang Naruto. mereka semua mengayunkan katana susanonya.

TRANKK JRASHH

Naruto menusukan bor di tangan kanan susano miliknya, dan berhasil menghancurkan salah satu susano dari salah satu bunshin kayu Madara. Bunshin tersebut langsung menghilang, saat tubuhnya terbakar oleh amaterasu. Tangan susano Naruto yang tadinya berjumlah dua, sekarang bertambah dan menjadi 4 lengan. Masing-masing lengan memegang senjata yang berbeda-beda, seperti Bor, katana, dan panah.

Dua lengan Naruto langsung menembakan panah- panah yang diselimuti oleh amaterasu, pada beberapa bunshin buatan Madara.

Ketiga panah amaterasu tersebut dapat menghancurkan tiga susano dan ketiga bunshin kayu buatan Madara langsung menghilang setelah terbakar oleh api amaterasu.

Anggota-anggota akatsuki hanya bisa tersenyum senang melihat pertarung Naruto. Naruto langsung melompat keudara, ia langsung membidik bunshin-bunshin kayu Madara. Beberapa bunshin Kayu Madara, langsung melompat keudara tepatnya kearah Naruto. mereka semua langsung mengayunkan katananya kearah Naruto.

Susano Naruto dapat menahan serangan tersebut dengan Bor dan katana susano miliknya. dan kedua lengannya yang lain langsung menembakan 5 panah pada kelima bunshin yang barusan menyerang Naruto.

Madara berdecih kesal saat dengan mudahnya, para bunshin kayu buatannya dapat dikalahkan oleh Naruto. ia lalu membuat handseal kembali.

"Mokuton: Tajuu Mokuryū no Jutsu."

Sedetik kemudian dari dalam tanah muncul beberapa naga kayu yang langsung melilit susano Naruto, susano Naruto seketika tak bisa bergerak saat lima naga kayu melilit tubuhnya. Naruto yang berada didalam susano miliknya, hanya diam dengan wajah datar sambil menggelengkan kepala.

Tiba-tiba kelima naga kayu tersebut langsung melepaskan lilitannya dari susano Naruto, dan tubuh mereka semua terbakar habis oleh amaterasu.

"Sekarang giliranku….." Naruto lalu membuat handseal didalam Susano miliknya. "….Amaterasu meteor shower."

Para alianshi shinobi yang berada terlalu dekat dengan pertarungan Madara dan Naruto, dikagetkan saat dari langit muncul meteor-meteor berukuran sedang yang sudah diselimuti oleh api amaterasu. Guren yang melihat akan terjadi hujan meteor, langsung membuat handseal.

"Crystal Release: Crystal Imprisonment Wave."

Seketika, Kristal Guren langsung mengurung semua anggota akatsuki agar tak terkena meteor yang diselimuti oleh Amaterasu.

"Amaterasu?" gumam Sasuke saat melihat meteor-meteor yang sudah diselimuti oleh api hitam tersebut, Sasuke dan Itachi hanya memandang dengan penuh tanda Tanya.

"Bagaimana Naruto menggunakan amaterasu dalam jumlah yang sangat banyak seperti itu?"

Meteor-meteor tersebut langsung mengenai shinobi-shinobi yang berada di dekat tempat pertarungan Naruto melawan Madara, sedangkan Madara dan bunshin-bunshin kayu buatannya, tak terkena dampak serangan Naruto karena terlindungi oleh Susano yang menyelimuti tubuh mereka.

'Bagaimana dia bisa menggunakan amaterasu dalam jumlah yang sangat banyak?!' batin Madara.

Perlahan susano Naruto yang diselimuti oleh amaterasu, mulai menghilang. Madara dapat melihat Naruto tengah memandang dirinya. Akan tetapi, bukan tatapan Naruto yang membuat Madara terkejut. Madara dikejutkan saat melihat kedua mata Naruto dengan seksama, ia melihat mata Naruto yang belum pernah ia lihat sama sekali.

'Mata apa itu? bukankah itu rinnegan? Akan tetapi kenapa di tengahnya terdapat eternal mangekyo sharingan dan mangekyo sharingan yang terus berputar tanpa henti?' gumam Madara dalam hati.

"Uzumaki Naruto….kau benar-benar bocah penuh kejutan.." ucap Madara sambil tersenyum tipis. Naruto tanpa basi-basi, kembali membuat handseal.

'Aku akan memberimu sedikit chakra..' ucap Kurama dari dalam perut Naruto.

"Amaterasu Rasenshuriken."

Naruto membuat rasengan berbentuK seperti shuriken dari amaterasu, akan tetapi muncul chakra orange yang langsung mengelilingi rasengan tersebut. Naruto langsung melemparkannya, kearah Madara beserta Bunshin-bunshin kayunya.

BLARRRRRRRR

Semua bunshin kayu buatan Madara, langsung menghilang saat berusaha menahan serangan Naruto barusan. Madara hanya memasang wajah poker facenya sambil membersihkan debu yang menempel dari bajunya.

"Akhirnya, lalat kecil itu menghilang." Gumam Naruto. "…dan sekarang adalah giliranmu!"

.

.

.

.

TAP

Obito berhasil mendarat dengan sempurna diatas kepala Juubi, dari tubuhnya keluar sesuatu yang langsung menempel pada kepala Juubi.

'Tsk, akan sedikit sulit mengontrol Juubi. Kalau hanya diriku saja.' Batin Obito.

"GOARRRRRRRRRRRR."

Juubi Nampak meraung-meraung dengan suara keras, akan tetapi tak berapa lama Juubi berhasil di control kembali oleh Obito.

"Sialan Obito! Dia mengontrol Juubi kembali seperti tadi!" geram Guy saat melihat Obito yang berada diatas kepala Juubi. Juubi membuka mulutnya dengan lebar, ia lalu mengumpulkan chakra untuk membuat Juubidama.

Para aliansi shinobi mundur selangkah demi selangkah saat melihat Juubidama yang besar, keringat dingin menetes dari beberapa shinobi.

"Sekarang Ino!" perintah Shikamaru pada Ino yang berada disampingnya.

"Shintensin no jutsu!"

Juubi langsung menembakan Juubidama tersebut. akan tetapi, Juubidama tersebut tak mengenai aliansi shinobi, melainkan melenceng dan setelah itu terdengar ledakan yang besar.

Shikamaru tersenyum saat jutsu Ino tepat waktu dan dapat mengubah arah Juubidama tersebut, Shikamaru dapat melihat Ino terbangun dari pangkuannya.

"Kau berhasil, Ino! Jutsumu tepat waktu mengenai orang yang berada diatas kepala Juubi tersebut!" puji Shikamaru.

"MUNDUR!"

Shikamaru dan Ino langsung mengalihkan pandangannya, dan ia melihat Raikage dan kage yang lainnya menyuruh shinobi-shinobi aliansi untuk mundur terlebih dahulu. Shikamaru beserta Inopun ikut bergabung dengan para aliansi shinobi yang mundur.

Obito hanya tersenyum meremehkan saat melihat para aliansi shinobi mundur, ia lalu mengalihkan pandangannya kearah dua Bijuu, yaitu Shukaku dan Saiken.

Saiken lalu mengeluarkan kabut tebal yang langsung bergerak kearah Juubi dan Obito, Obito hanya tersenyum sinis melihat serangan dari Saiken.

Juubi lalu menyatukan kedua lengannya dan setelah itu, muncul hembusan angin yang cukup kuat yang bersumber dari Juubi. Kabut tebal buatan Saiken, seketika langsung menghilang.

"BIJUUDAMA!"

Shukaku melompat keudara, ia langsung menembakan Bijuudama kearah Juubi. Juubi membuka mulutnya dengan lebar, dan ia kembali mengumpulkan chakra.

Juubi langsung menembakan Juubidama yang ukurannya berkali-kali lipat dari Bijuudama milik Shukaku, Bijuudama milik Shukakupun dapat tertahan dan Juubidama Juubi tersebut langsung melesat kearah Shukaku.

Kembali terjadi ledakan yang sangat besar diudara, saat Juubidama tersebut mengenai tubuh Shukaku. Shukaku langsung terhempas dengan kuat keatas tanah. Obito lalu mengatur Juubi agar mendekat kearah Shukaku yang tergeletak diatas tanah.

"GRRRRRRRRR."

Shukaku Nampak tak bisa bangun kembali, ia merasakan tubuhnya sakit. Saiken yang melihat Juubi ingin menangkap Shukaku, langsung bertindak cepat.

Dari tubuh Saiken muncul gelembung-gelembung berukuran besar yang bergerak kearah Juubi dan Obito.

CTRASHH CTRASHH CTRASH

"GOARRRRRRRRR."

Juubi kembali meraung dengan keras, saat gelembung-gelembung buatan Saiken pecah dan mengenai tubuhnya yang membuat bagian-bagian yang terkena langsung meleleh.

Saiken lalu membawa Shukaku menuju kearahnya menggunakan ekornya, Shukaku kembali berdiri seperti biasa setelah dibantu Saiken. kedua Bijuu itu saling pandang, dan sedetik kemudian mereka langsung menyatukan chakra mereka untuk membuat Bijuudama berukuran besar.

Obito hanya menggelangkan kepalanya, melihat usaha dari kedua Bijuu tersebut. "Seberapa keras kalian berdua berusaha, Juubi tak akan pernah kalah dari kalian, Ichibi, Rokubi."

Saiken dan Shukaku langsung menembakan Bijudaama yang ukurannya dua kali lebih besar dari Bijuudama biasa. Juubipun tak ingin kalah, ia menembakan Juubidama kearah Shukaku dan Saiken.

Serangan dari Saiken dan Shukaku kembali dapat ditahan dengan cukup mudah oleh Juubi, Juubi kembali membuat Juubidama. Dan setelah itu, ia langsung menembakannya kearah Shukaku dan Saiken.

DHUARRRRRR

Naruto langsung mengalihkan pandangannya, saat ia kembali mendengar suara ledakan besar. Naruto dapat melihat Shukaku dan Saiken yang tergeletak diatas tanah.

GREBB

Naruto yang baru saja akan pergi, tertahan oleh akar pohon yang tiba-tiba melilit tubuhnya. Naruto dapat melihat Juubi bergerak kearah Shukaku beserta Saiken, ia langsung memotong akar pohon tersebut dan langsung menghilang menggunakan shunsinnya meninggalkan Madara.

Naruto seketika berdiri tepat didepan Juubi, akan tetapi ia sedikit terlambat menyelematkan Shukaku dan Saiken. Ia dapat dengan jelas melihat, Shukaku beserta Saiken di masukan kedalam mulut Juubi.

"GOARRRRRRRRRRRRR."

'SIAL! AKU TERLAMBAT LAGI!' rutuk Naruto dalam hati.

Naruto lalu mengalihkan pandangannya keatas kepala Juubi, ia melihat Obito dan Madara yang baru saja tiba disana. Mereka berdiri dengan angkuh sambil tersenyum sinis kearahnya.

"Kerja bagus, Obito!" puji Madara.

'Ini semakin mendekati akhir, hanya beberapa tahap lagi dan duniapun berakhir!' batin Madara.

Obito dan Madara langsung melompat dari atas kepala Juubi, dan mendarat dengan sempurna di depan Naruto.

Juubi membuka mulutnyaselebar-lebarnya, dan Juubi mengeluarkan benda persis bunga Rafllesia Arnoldi.

"Tinggal sedikit lagi, Obito!" gumam Madara.

"Kau benar, Madara. Aku ingin segera menyelesaikan ini!" ucap Obito.

"Akan tetapi…kita akan mengurus bocah Uzumaki tersebut, sebelum Juubi berubah ke tahap akhir."

"GRRRR….SIALAN KAU BRENGSEK!" Naruto langsung membuat handseal dengan cepat.

"amaterasu Goka Mekyakku."

Naruto langsung menyemburkan api amaterasu yang sangat besar kearah Obito beserta Madara. Obito yang melihat itu, Nampak memandang tak percaya.

'Dari mana ia mendapatkan api amaterasu sebanyak ini?' batinnya.

Madara dan Obitopun langsung membuat handseal secara bersamaan.

"Katon : Goka Mekyakku."

"Katon: Bakufuu Ranbu."

Kedua jutsu tersebut langsung berbenturan dengan jutsu milik Naruto, jutsu Naruto terlihat akan dapat mengalahkan kedua jutsu dari duo Uchiha tersebut.

Tanpa Naruto duga, Juubi menembakan Juubidama dengan ukuran yang sangat besar kearahnya. Para anggota akatsuki, membelalakan matanya melihat betapa besar ukuran Juubidama tersebut. Naruto lalu menutup kedua matanya.

"Apa yang akan Naruto lakukan? Bukannya dia harus segera pergi dari sana?" Tanya Sasuke saat melihat Naruto malah menutup kedua matanya.

'Naruto, gunakan jutsu yang kau pelajari dari gulungan Minato itu!' perintah Kurama.

'Tapi Kurama, aku belum pernah berhasil menggunakan jutsu tersebut.' Balas Naruto.

'Heh Naruto, tak ku sangka kau akan seperti ini. Mana Naruto yang kukenal dengan senyum angkuhnya, dan kecerdikannya. Kau bisa, apalagi pak tua dan Indra beserta Ashura telah memberikanmu Doujutsu baru tersebut.' Bentak Kurama.

Naruto lalu membuka kedua matanya, ia dapat melihat Juubidama berukuran yang sangat besar tersebut sudah berada didepan Naruto beberapa meter lagi. Ia lalu merogoh Jubah miliknya seperti akan mengambil sesuatu, sedetik kemudian ia mengeluarkan sebuah kunai bermata tiga dan di kunai tersebut terdapat sebuah segel.

Sedangkan Uchiha Madara dan Obito sudah bersiap-siap, karena mereka berdua yakin serangan barusan akan mengenai tubuh Naruto.

"Jikūkan Kekkai."

Juubidama berukuran sangat besar tersebut, langsung menghilang seketika dalam sekejap saat hampir mengenai tubuh Naruto. aliansi shinobi, akatsuki dan tentunya Madara beserta Obito, memandang tak percaya saat Juubidama yang sangat besar tersebut menghilang dalam sekejap.

BLARRRRR

Semua shinobi yang berada disana, dapat mendengar suara ledakan yang cukup jauh dari mereka semua.

'Minato, apa kau yang mengajarkan teknik tersebut?' Tanya Kurama yang berada di tubuh Minato.

'Tidak, bagaimana aku mengajarinya Kyuubi. Bukannya aku sudah tewas, setelah anakku lahir.' Jawab Minato.

"Minato, bukankah itu jutsumu?" Tanya Hiruzen pada Minato, yang sedang memandang kearah Naruto.

"Ya, Sandaime-sama."

"anakmu benar-benar hebat, Yondaime..bahkan aku tak bisa menggunakan jutsu tersebut…akan tetapi, anakmu menyalahgunakan kekuatan yang dimilikinya."

"Kau benar, Nidaime-sama…andai saat itu, aku bersama Kushina ada sebagai Orang tuanya. Naruto tak harus melakukan hal seperti ini."

"Sudahlah, Minato. Ini adalah takdir dari Kami-sama, jadi kau tak usah memikirkan masa lalu." Kata Hiruzen.

"Hiruzen, Minato…sekarang kita akan pergi ke tempat kakakku terlebih dahulu..kita pergi." Setelah itu, ketiga edo tensei Hokage tersebut langsung pergi dari sana.

Naruto tersenyum tipis saat jutsunya barusan berhasil, ia lalu mengalihkan pandangannya kearah Madara. Akan tetapi, ia tak melihat Obito disana.

"Ku harap, kau tak sombong terlebih dahulu, Uzumaki Naruto…. Kamui."

Naruto langsung mendongakan kepalanya keudara, dan ia melihat Obito sudah berada diatasnya yang berniat untuk menghisap tubuh Naruto. perlahan, Tubuh Naruto seperti tersedot oleh mata mangekyo sharingan Obito.

Naruto langsung melemparkan kunai Hiraishin yang di pegangnya. dan setelah itu, Naruto langsung menghilang dari hadapan Obito. Naruto berhasil terlepas dari jutsu Kamui Obito, dan mendarat di dekat kunai Hiraishin miliknya.

Obito mendarat dengan sempurna, tak jauh dari hadapan Naruto. ia dapat melihat kedua mata Naruto yang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Sekarang kedua mata Naruto menggunakan rinnegan, akan tetapi di tengah mata Rinnegan tersebut ada mata eternal mangekyo sharingan dan mangekyo sharingan yang terus berputar tanpa henti. Mata eternal mangekyo sharingan di mata kanan Naruto, sedangkan mata mangekyo sharingan di mata kiri Naruto.

"Doujutsu baru, Naruto? dari mana kau mendapatkan mata tersebut?" Tanya Obito, Naruto yang mendengar itu hanya memasang wajah poker facenya. "…kau bukan bagian dari clan Uchiha, akan tetapi kau dapat dengan mudah menggunakan mata sharingan dan mendapatkan doujutsu baru."

"Hn! Sepertinya tak penting untuk menjawab pertanyaan bodohmu barusan."

"Cih, sialan!"

Naruto kembali membuat handseal dengan cepat.

"Mokuton :: Hotei no Jutsu."

Dari dalam tanah lalu muncul 5 batang kayu , yang langsung melilit tubuh Obito. Akan tetapi, Obito dapat lepas dengan mudahnya seperti menembus kayu-kayu tersebut.

"Ughhhh.."

Akan tetapi, secara tiba-tiba Obito terduduk ditanah sambil memegangi perutnya yang berdarah seperti tertusuk oleh kunai. Obito membulatkan matanya, saat ia mengingat sesuatu.

'Sial! Bukankah Kakashi masih berada di dunia Kamui? Tsk, saat sebagian tubuhku berada di dimensi kamui, ia dengan mudahnya menusukan kunai pada perutku. Kalau setiap serangan Naruto, aku harus menghindarinya. Kalau aku mengirim tubuhku kembali ke dimensi Kamui, Kakashi yang berada didalam dimensi Kamui akan melukai ku kembali!' batin Obito.

Naruto melihat Obito yang tengah asik dengan pikirannya sendiri, langsung membuat handseal.

"Rasenringu."

Naruto membuat rasengan yang berwarna hitam yang dikelilingi oleh chakra berwarna putih, Naruto langsung melemparkannya kearah Obito.

'Ada apa dengan si bodoh, Obito?' batin Madara.

Madara yang melihat rasengan Naruto melesat dengan cepat kearah Obito yang masih asik dengan pikirannya sendiri, langsung melompat kearah Obito sambil memegang Gunbai.

Madara berhasil berdiri tepat dihadapan Obito, ia lalu mengadahkan telapak tangan kirinya ke depan.

"Gakido : Fujutsu Kyuin."

Rasengan Naruto, secara perlahan diserap oleh Madara menggunakan bulatan berwarna Biru didepannya.

"apa yang sedang kau lakukan, Obito?" Tanya Madara tanpa melihat sedikitpun kebelakang. Naruto lalu melompat keudara, setelah tubuhnya diselimuti oleh susano yang terbuat dari amaterasu tersebut. Kedua lengan susano Naruto, memegang panah untuk menyerang Obito dan Madara. Di Udara, Susano Naruto membidik tepat kearah Obito yang berada dibelakang Madara yang sedang menyerap chakra dari rasengannya.

Susano Naruto langsung menembakan panah tersebut kearah duo Uchiha dibawahnya.

"MADARA DIATAS!" teriak Obito saat melihat panah susano Naruto, yang melesat dengan kecepatan sangat tinggi kearah mereka berdua.

JLEEGURR

Naruto sedikit mendecih kesal saat panah barusan dapat ditahan oleh Gunbai milik Madara, sedangkan Madara tersenyum mengejek kearah Naruto yang berada diudara. Susano Naruto langsung menghilang, dan sedetik kemudian ia menghilang dengan kecepatan tinggi.

JLEBB

Obito membelalakan matanya saat Naruto muncul dibelakangnya, dan langsung menusukan pedang kusanagi milik Naruto. Madara dan Obito langsung melompat menjauh dari Naruto.

"Uhuk..uhuk.."

Obito langsung terbatuk sambil mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya, ia memegang dadanya yang tertusuk pedang Naruto.

"Obito…kenapa kau dapat dengan mudahnya terkena serangan dari bocah itu?" Tanya Madara. Obito memilih diam saat mendengar pertanyaan dari Madara.

'Sialan! kenapa aku bisa seceroboh ini…untung saja, aku sempat merasakan chakra Naruto yang berada dibelakangku secara tiba-tiba. Dan dapat membelokan sedikit arah dari pedang Naruto yang berusaha menusukan pedangnya ke kepalaku.' Batin Obito.

"Obito!"

Obito langsung tersadar dari lamunannya. Saat, Madara memanggil namanya dengan nada membentak.

"Sudah kukatakan kau harus focus…atau semua yang telah kita lakukan akan menjadi sia-sia!" Madara hanya memandang dengan tatapan sinis kearah Obito. Tak jauh dari duo Uchiha tersebut, Naruto hanya memasang seringai di wajahnya.

'Kena juga kau, Obito.' Batin Naruto.

Obito lalu berdiri kembali seperti biasa, Madara hanya melirik saat Obito sudah berada disisinya kembali. Obito dan Madara langsung memandang kearah Naruto, Obito lalu menyeka darah yang berada di ujung bibirnya.

Naruto dapat melihat, Madara yang membuat handseal kembali dengan gerakan cepat.

"Katon: Gōka Messhitsu."

Jutsu api tingkat tinggi tersebut langsung melesat dengan cepat kearah Naruto, Naruto yang melihat itu tersenyum meremehkan.

Sedetik kemudian, Naruto langsung menghilang sebelum jutsu Madara mengenai tubuhya.

"Sudah cukup main-mainnya…"

TRANKK

Naruto seketika sudah berada tepat di depan mereka berdua, akan tetapi serangan Naruto barusan dapat tertahan oleh susano Madara. Naruto langsung melompat kebelakang, saat susano Madara mulai membesar dengan sangat cepat. Dan tak butuh waktu lama, susano Madarapun sudah memasuki Susano dalam wujud sempurna yang ukurannya berkali-kali lipat dari ukuran susano Biasa.

"….Mari kita mulai pertarungannya…UZUMAKI NARUTO!" lanjut Madara yang sudah berada di dalam kepala Susano sempurna miliknya tersebut. Sedangkan Obito, ia berdiri di dekat kaki susano Madara.

Naruto hanya tertawa kecil, saat ia mendengar perkataan Madara barusan. "Hahahaha…SEHARUSNYA AKULAH YANG BERKATA SEPERTI ITU, BANGSAT! AKU AKAN MENYEGEL TUBUH EDO TENSEIMU ITU! DEMI DENDAMKU, DENDAM ANGGOTAKU, AKU AKAN MENGALAHKAN KALIAN BERDUA!"

Tanah yang dipijak Naruto seketika mengalami keretakan yang hebat, lalu keluarlah chakra orange dan hitam yang sangat banyak dari tubuh Naruto. Obito yang melihat chakra yang keluar dari tubuh Naruto, langsung melompat menjauh dari sana.

Chakra orange Naruto, dengan cepat membentuk replika Kyuubi dengan tinggi yang sama seperti susano sempurna Madara. Replika Kyuubi tersebut, berdiri tegap dengan kaki belakangnya dan kesembilan ekornya berkibar-kibar dibelakang.

"Masih belum.." gumam Naruto. lalu, chakra hitam tersebut mulai bersatu dengan replika Kyuubi tersebut. Tak butuh waktu lama, replika Kyuubi tersebut sudah memakai jubah susano sempurna milik Naruto yang terbuat dari amaterasu.

Tak hanya itu, Replika Kyuubi tersebut memegang bor besar yang terbuat dari amaterasu dan sebuah tongkat yang mirip seperti milik Rikudo sennin yang sama terbuat dari amaterasu. Akan tetapi, dibelakang replika Kyuubi tersebut, muncul dua buah sayap berukuran besar yang menempel pada jubah susano yang terbuat dari amaterasu juga. Naruto tersenyum tipis melihat ekspresi wajah dari Madara yang Nampak kaget.

Guren lalu menghilangkan Kristal yang menghalangi pandangan semua anggota akatsuki, dan mereka semua dikejutkan saat melihat dua raksasa yang saling berhadapan. Tak hanya para anggota akatsuki, semua aliansi shinobi juga menatap tak percaya.

"Ini akan menjadi sebuah bencana…"

"Tempat ini akan segera rata dengan tanah, andai kedua raksasa tersebut bertarung…"

Obito yang berdiri diatas Juubi, hanya diam tertegun melihat kekuatan Naruto.

"Dari mana dia mendapatkan kekuatan sampai sejauh itu…Uzumaki Naruto, sebenarnya siapa kau?" gumam Obito.

.

.

.

.

.

.

Tobirama, Hiruzen dan Minato sudah berdiri didekat tubuh Hashirama yang tergeletak dengan tubuh yang tertancap oleh besi hitam. Tobirama lalu mencabuti besi-besi hitam yang menancap di tubuh Kakaknya tersebut.

Hashirama langsung berdiri kembali, setelah semua besi hitam tadi telah dicabut dari tubuhnya. Regenerasi lukanyapun seketika menjadi cepat, tak seperti sebelumnya yang sangat lambat.

"Kakak, seharusnya kau dapat dengan mudah lepas dari besi-besi hitam itu." ucap Tobirama.

"Tobirama, besi hitam tersebut mengangganggu chakra milikku…" balas Hashirama. Tiba-tiba Tobirama merasakan chakra yang sangat besar.

'Chakra yang sangat besar sekali..' batin Tobirama.

"Aku merasakan chakra yang sangat besar sekali…" ucap Tobirama.

"Sepertinya dua raksasa tersebut sumber chakranya berasal.." tunjuk Hiruzen, ketiga edo tensei itupun mengalihkan pandangannya kearah yang dimaksud Hiruzen. Mereka semua dapat melihat, dua raksasa yang saling berhadapan.

"Madara.." gumam Hashirama.

"Ini buruk.."ucap Hiruzen.

"Kakak!" Hashirama lalu melirik kearah adiknya, Tobirama. Hashirama langsung menganggukan kepalanya.

"Kita pergi!"

Keempat Hokage tersebut langsung pergi dari sana, menuju ke tempat pertarungan Madara melawan Naruto.

"GOARRRRRRRRRRRRRRRRRR."

Keempat edo Tensei Hokagepun langsung menghentikan langkahnya, saat mereka melihat Juubi meraung dengan suara keras. keempat Hokage tersebut, dapat melihat Juubi yang sedang mengumpulkan chakra untuk membuat Juubidama. Hashirama yang melihat itu tak tinggal diam, ia lalu membuat handseal.

"Mokuton :: Hotei no Jutsu."

Dari dalam tanah lalu muncul kayu-kayu yang langsung mengikat dengan kuat tubuh Juubi, Hashirama yang melihat itu kembali membuat handseal.

"Mokuton :: Mokuryu no Jutsu."

kembali, dari dalam tanah muncul naga kayu yang langsung melilit tubuh Juubi. Obito langsung melompat kebawah, dan ia dapat melihat tak jauh dari hadapannya sudah berdiri keempat edo tensei Hokage.

"sebuah kehormatan bertemu dengan para Hokage terdahulu.." ucap Obito. Minato hanya bisa menatap tak percaya kepada Obito yang berada tak jauh dari hadapannya.

"Uchiha….Obito."

.

.

.

.

.

TBC

HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.

BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?

Semoga chapter ini tidak mengecewakan minna.

Balasan review :

kristoper21 :

pertama...hm, saya bingung mau ngomong apa.

dari chapter 1 dan pada akhirnya sampai sejauh ini, saya lihat kamu sudah berkembang sedikit demi sedikit namun pasti. Oke, saya masih menemukan banyak kesalahan dan sebagainya, yang memang kadang membuat pembaca terganggu saat membaca.

saya lihat, jumlah words cerita ini merupakan sebanyak dari gabungan seluruh cerita saya. itu hal yang bagus, kamu masih bisa bertahan sampai di sini. Hebat loh...bisa menjadwalkan update tanpa terganggu seperti kamu. (#PLOK-PLOK-PLOK!)

Soal cerita, tidak ada yang mau saya komen...karena plot merupakan ketentuan sang Author, tidak bisa diganggu-gugat. Yang bisasaya bilang adalah continue.

Tapi yang saya permasalahkan adalah ini...

Hal yang mau saya kritik dan saran, adalah penggunaan tanda baca, maupun penggunaan kapitalisasi...yang kesalahannya banyak saya temukan. hal satu ini sangat penting sekali. Karena dari tanda baca, sang readers bisa mengerti apa yang harus mereka rasakan saat membaca itu. (Apakah ini bertanya, atau berseru, atau lainnya. atau ini akhir kalimat?) terkadang saya bingun bacanya.

dari pertama saya baca, saya tahu kamu itu tipe Author yang lebih memajukan dialog.

sekalian saran? jika memulai percakapa ataupun dialog, tolong gunakan huruf besar, karena hal itu merupakan cara yang benar saat menulis dialog (Dan saya baru menggunakannya dalam beberapa bulan.) . contohnya..

"siapa kamu?" menjadi "Siapa kamu?" dan dialog selanjutnya. Setiap dialog harus dimulai dengan huruf besar, dan pada akhirannya merupakan tanda baca, seperti titik, koma, tanya dan seterusnya.

dan tambahan lagi penggunaan "Di". Ada dua cara penggunaan di, yaitu Di yang digabung dan yang kedua adalah yang dipisah. Author...kamu harus tahu perbedaannya.

Kamu merupakan seorang Author yang sudah cukup lama dalam bidang menulis, seharusnya sudah berkembang drastis dong? harusnya sudah bisa ini atau itu, tapi inilah salah satu yang masih saya temukan di fic kamu, yaitu kesalahan-kesalahan itu. Kamu meminta para pembaca mengerti akan kesalahan itu, tapi jika kamu tidak mencoba lebih baik lagi, maka sama saja akan jalan di tempat.

quote: Seorang Author tidak boleh menunjukkan kelemahannya dan merendahkan diri agar orang mau mengerti. Author adalah Raja.

tapi dibalik itu, kamu juga harus mau mengerti para pembaca dan mau mendengar opini tentang kesalahan apa yang kamu buat; Dan mencoba untuk memperbaikinya.

Maaf jika kamu menemukan kata-kata yang sedikit kasar, namun saya hanya ingin membantu kamu berkembang lebih baik untuk mencapai kualitas dan kuantitas yang memadai untuk seorang Author. Jika Fic ini dalam bahasa inggris, yang komen tentu saja minta kamu Beta-ed kan ni cerita sebelum di publish…. Sebuah kehormatan dikasih saran langsung oleh salah satu author senior di FFN. Aku akui, aku memang masih banyak kesalahan dari setiap chapter. Aku udah evaluasi dari tanda baca dan yang lainnya agar menjadi rapi, tapi tetap saja masih ada. Kristoper-san, apa ada saran agar gk ada typo di setiap chapter? Dan apa itu Beta-ed?

:

Ngomong2 kapan sasuke aktif di medan perang ? mungkin chapter depan.

Emang sasuke bakalan membantu itachi naruto untuk melawan madaraET dan aliansi ? ya, bisa dikatakan begitu.

Thour ,lebih baik si menma di munculin aja ,terus nanti melawan naruto dan madaraET ,biar kekuatan naruto ada yang mengimbangi…mungkin memunculkan Menma terlalu memaksa karena ini sudah akan mencapai akhir.

28 :

lanjut trus gan nulisnya... sorry nggak ada masukan tuk penulisannya. semangat ja untuk terus menulis. kunjungi blog kecilq .com

blogx hanya berisi artikel beberapa trik photosop ja…entar aku mampir saat belajar mengedit photo menggunakan photosop

GM :

Wah, ceritanya makin menegangkan aja nih! Maaf sebelumnya nih, udah lama baca tapi baru sekarang review. Kalo boleh saran, mendingan Naruto dibikin jadi baik lagi aja sebagai reinkarnasi Ashura & Indra. Terus Madara jadi Kaguya kaya di canonnya gitu. Ngomong-ngomong kok doujutsunya Naruto belom keluar sih? Terima kasih yah atas sarannya, jawaban itu akan terjawab di chapter ini.

Satrio Arif :

Dan kalau boleh tau setiap satu chapter rata-rata ada berapa kata? Diatas 7000 word kalau saat ini, tapi dulu saat chapter ke 1 sampai berapa yah kalau gk salah wordnya 5000.

YeKaWe :

Thor, kayaknya ente terlalu maksa deh thor. Klo nulis kalimat, ane liat ada beberapa kalimat, yang ente 'sambung'. Misal "dan... Dan... Dan..." saran ane sih, kalimatnya dipotong. Kgk usah pake 'dan' terus. Mungkin terlihat lebih bagus. Wedeeehh... Author baca MSB (juga) ya? Terima kasih atas sarannya . Ya, itu adalah fic humoris yang sangat bagus karena perpaduan dengan akatsuki dan chara-chara anime lain dengan takaran yang pas..

HiNa devilujoshi :

huhuhu...sedihnya, kok gaara dan utakata meninggal, kira-kira nanti mereka di hidupkan kembali gak? ntar sasu kerja sama gak sama naru dan itachi untuk balas dendam ke konoha….haha kita ikutin saja alur ceritanya, biar tambah penasaran.

Azmi akademi dxd :

Ni aku punya 9 pertanya an Lg. Y hehehe

1thor ni. Saran. Buat. Naru x dxd

gmn kalo naruto ndak punya sihir. Tetapi punya ninjutsu aja. Gn maksud ny. Naruto terpental ke di mensi lain.y itu tmpt ny si ero(baca issei) Supaya cerita ny unik…saran yang bagus, akan ku tampung juga bersama saran yang lain.

2doujutsu naruto warna ny dark biru y…di chapter ini bakal terjawab kok.

3thor. Gn. Ane sedih dah pas ngeliat. Gara ama utaka mati. Em susano naruto warnanya oren y…hitam

4tebakan ku. Obito bakal jd bae…kita lihat saja, tebakannya benar atau salah

5waduh, kalo naruto reinkarnasi indra dan ashura. Kekuatan ny. Kaya pa tu...

6ane tebak thor suka ama akeno karna oppai ny y(canda)…karena wajah, rambut, body, sifat/kelakuan. Kalau soal oppai tidak terlalu sih.

7buat naru x dxd pairing ny ma koneko ja. Thor. Cr yg unik"…haha gimana nanti aja.

8kata thor cantikan rias apa akeno…akeno.

9ni thor. En naruto bz iznagi dan iznami ndak….tidak hehe.

sabaku no angel :

kira kira berapa chapter lagi ya selesainya? kalau bisa utakata kun dan gaara kun dihidupin lagi yaa... gk bisa mastiin sih, tapi sedikit lagi kok. Soal Gaara dan Utakata di bangkitkan lagi atau tidak? Masih sebuah rahasia biar tambah penasaran.

Tamma :

Ohya kalau udah Tamatkan mau di crossover ni ffn-nya kalau bisa Naruto sendiri aja maksudnya nggak usah bawa temen dari Dimensi Shinobi karna saya khawatir entar anda akan kesulitan buat kelanjutanya (ma'af bukanya saya meragukan kemampuan anda)…saran anda akan saya tampung dulu bersama saran dari teman-teman author yang lain…do'akan saja tak ada kendala apapun.

:

Thor saya mau nanya,apa maksud rikudo sannin tentang renkarnasi yang tak terduga? Dan apakah nanti kaguya akan bangkit seperti di manga naruto? soal Kaguya, entahlah…dan alasan Rikudo menyebut reingkarnasi tersebut akan terjawab di chapter ini.

Uzumaki 21 :

Oh ya apa Shukaku dan Saiken bakal liar di medan perang, maksud Akatsuki pun akan mereka lawan? Semoga kedua bijuu tersebut tidak lepas kendali, dan semoga tetap berpihak pada Akatsuki….di chapter ini akan terjawab kok..

Ryouta Kyou :

ada hurt/comfort nya..,trus charadeath nya gk nyangka aja itu Garra sma Utakata...

idupin lagi boleh gk?..haha soal itu masih sebuah misteri..

Guest :

dark san sebenarnya haku and karin, mencintai siapa ci,,, mungkin perasaan cinta mereka bergeser (?) pada Utakata bersama Gaara.

Naruto-Senpai :

Author naruto bisa mengeluarkan jurus seperti Hashirama yg patung buda seribu agak menarik…sepertinya tidak Bisa, itu jutsu milik Hashirama.

mukhammad yuusuf:

dark-san. apa nanti akatsuki memihak aliansi shinobi…kalau soal itu, kita lihat saja nanti…

100492 :

Kira-kira brapa episode lagi thor? Tak bisa pasti sih, tapi secepatnya kok

TimeWalkerr :

Aku punya saran untuk author bagamana kalok naruto kalah dalam PDS4 dan di kirim kyuubi ke dimensi highschool dxd. Author bisa bawak teman akatsuki naruto 1 atau 2 teman naruto cowok\cewek. Dan anggap aja kelanjutan dari fic dark uzumaki naruto…terima kasih banyak yah atas sarannya.

Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu :

Hmm.. sepertix ku prnah dngar fb nick drak san digrup anime?. Apakah dark san juga bergabung disalah satu grup anime? Mungkin di grup anime Naruto, seperti FIF.

Pertanyaan.

Hm.. apakah dark san sudah memiliki Scene alur cerita untuk pengganti fict ini yg bentar lgi tamat? Baru punya sedikit spoilernya.

:

Fic buatan senpai bagus, aku suka, smoga senpai suatu hari nanti menjadi mangaka yg terkenal..! Amin.. :) thanks atas pujiannya, dan cita-cita aku sih tidak ingin menjadi mangaka. Ini hanya sebuah hobi tapi amin saja dan salam kenal juga..

:

oh ya senpai mana zetsu? kok nggak keliatan nggak kelihatan batang hidungnya? jangan-jangan nyangsang dicomberan nih senpai? iya kan? Zetsu putih sudah tak ada hehe.

oh ya snpai sebenernya sih aku lebih pro ke narusaku. tapi terserah senpai aja deh pair nya siapa. narusasu juga nggak apa-apa. wkwkwk *ketahuan otak fujoshinya*…soal Pair, biar menjadi kejutan saja nanti.

Hayoung Oh :

Kedatangan hagaromo, ashura, dan indra itu buat nyadarin naruto ya? Kalo pairnya aku lebih suka naruhina kekeke.. Oh ya gaara sama utakata ko matinya cepet? Emangnya biju mereka ga bisa mulihin keadaan jincurikinya? Akan di jawab di chapter ini kok.. kalau soal Gaara dan Utakata, Shukaku beserta Saiken tak sempat menolong nyawa mereka berdua.

uchiha in black :

Ceritanya tambah seru aja author-san..

tadi di jelasin sama Rikudou kalo dia itu punya saudara kan? saudaranya itu punya byakugan ya? jadi dia itu buyutnya klan hyuuga? trus bikin saudaranya itu punya reinkarnasi juga dong.. misalnya si hinata atau neji biar di aliansi ada yang hebat juga..haha akan kuusahan yah, tapi aku tidak janji..

Ryu D. Doflamingo :

Naruto? Reinkarnasi Hamura? Atau Kaguya? Menurutku, Naruto Pasti Reinkarnasi Dari Kaguya... di chapter ini akan terjawab kok.

:

...q suka di bagian dramanya. terlihat mengharuukan...

lanjut broo,oya ntar ichibi ma rokubi berhasil di tangkap apa gimana.? Thanks atas pujiannya, sempat pusing sih bagainama membuat drama yang mengharukan. Dan akhirnya mendapatkan ide saat melihat anime Naruto pas Nejinya mati terkena tombak kayu tersebut. Soal kedua Bijuu itu bakal terjawab di chapter ini.

Sanshiro Ashakura :

Ah... kok updateny cepet dri biasany? Author pada hari minggu kemarin ada acara camping, jadi author usahakan updatenya di hari jum'at dan akhirnya updatenya hari jum'at.

Dan ane cuma mau bilang tuh doujutsu Naruto yg baru itu seperti Kartu Trufny Naruto ya? tapi kok kykny Naruto blom tau dia pny doujutsu lain atau memang blom dia keluarkan neh Dark-san? Dan 1 hal lagi pastiny Doujutsu Naruto itu adalah pembalik kemenangan untuk mengalahkan Uciha Brondong (Baca:Madara) begitukah ? apa aku salah?... pada saat Itu Naruto tidak mempunyai Doujutsu baru, Naruto hanya mempunyai doujutsu rinnegan dan Sharingan. Soal doujutsu adalah pembalik kemenangan, mungkin saja

Pain Tendou :

Yo,,, ingat ya thor pairnya harem.. NaruHinaMeiKarinHaku hehehe

Oh ya,, kok word'nya lwbih dikit dri yg kmaren''? iyakah? Kukiran wordnya bertambah panjang, kalau begitu author minta maaf

:

apakah zetsu hitam akan berkhianat pada madara , dan mencoba membangkitkan kaguya ootsuki seperti di manga ? terima kasih atas pujiannya yah. Dan soal Zetsu hitam akan author jelaskan mungkin beberapa chapter ke depan.

[report review for abuse] leontujuhempat chapter 42 . Jun 13

Lnjt

hanafid :

um... Dark-san apa utakata & gaara beneran mati..? dan apa ichibi & rokubi akan di ambil madara...? Gaara dan Utakata beneran mati…dan soal Ichibi beserta Rokubi akan terjawab di chapter ini.

Uzumaki LOVE Hyuga :

hwaaa ini sangat -sangat mengecewakan T_T

bukan mengecewakan karena ceritanya ngga enak tapi karena world nya yg berkurang derastis dari chap chap sebelumnya ..ada apa dengan mu thor apakah ada masalah dengan inspirasimu…maaf-maaf, kalau gk salah chapter yang wordnya pendek itu di chapter 41 yah..soal ide sampai saat ini masih berjalan..

Ae Hatake :

Chap kali ini keren abis...

Tapi kenapa garra mati? Err bukannya sudah dijelaskan yah di chapter kemarin, baiklah akan ku jelaskan kembali. Gaara tewas saat berusaha melindungi Naruto, dan ia tertusuk oleh katana susano Madara lalu ia tewas bersama Utakata tepat dipangkuan Naruto.

Dark Namikaze Ryu :

Kayaknya Rencana Doujutsu baru Naruto dan Rencana membuat Naruto menjadi Reinkarnasi Ashura-Indra jadi seimbang antara 50:50 beda di chapter 41 masih 75:25, oh iya kalo benar mau diberi Senjutsu Rikudou tolong buat Naruto bisa terbang seperti di manga chapter 680, dan siapa yang menjadi Jinchuuriki Juubi?, waktunya ketopik DxD hehe, iya aku juga dengan Akeno soalnya dari kepribadiannya dan juga sejarah hidupnya dan soal chara di Highschool DxD kan anda bisa mengetahui salah satu nya saat baca LN nya di Baka Tsuki, untuk saran nanti di fic Highschool DxD, mungkin anda membuat fic Naruto adalah Mantan dari golongan pahlawan dan juga Kakak Tiri dari Cao cao, Naruto keluar dari golongan pahlawan karna ia pernah mencinti seorang iblis yang membuatnya sadar dan juga mengetahui alasan dibalik bergabungnya Cao cao di Khaos Brigade dan golongan pahlawan, itu saja saran saya, dan apa anda tidak punya target lagi untuk fic pertama anda?, oke lanjut….fantastic, saran anda benar-benar bagus. Aku bahkan belum berpikir tentang ide cerita DxD sampai sejauh itu.

m. :

wah tambah tegang nih, bukannya rinnegan naruto dari kurama ya? Di chapter ini akan terjawab kok dari mana asal usulnya.

Naminamifrid :

Chap ini yang buat Nami nangis, Naruto rela ngebuang harga dirinya untuk sahabatnya, Jangan buat Anggota Akatsuki mati lagi ya, kesian Naruto….Ini DarkNaru ya? Ya, ini Dark Naru Nami-san.

selamet. .9 :

ndak nyangka klo update cepat. tetapi ceritanya bagus... tapi madara kok bisa mengeluarkan besi cakra, padahal masih edo tensei dan apa chap depan naruto akan menunjukkan doujutsu baru dan mode rikudou? dan pairnya jangan harem soalnya er... bisa dibilang agak aneh...hehe di chapter ini akan terjawab kok..

Kirisaki Shin :

Lanjut, smkin seru.. Kasihan juga aku ama gaara n utakata.. Apakah mereka nanti hidup lgi? Soal itu masih sebuah rahasia.

ShamReal'13 :

gaara & utakata beneran mati? Ya, beneran mati. Kalau Gaara dan Utakata tidak mati, author pasti akan menulis Utakata dan Gaara tergeletak diatas tanah, dengan kedua mata yang tertutup…

Vin'DieseL D'.Newgates :

Wooo, .benarkah 2 reinkarnasi dalam 1 tubuh? Di chapter ini akan terjawab kok…

:

mendakati final...untuk pair ny ...HinataxHakuxKarinxMei ... ''akan kuusahakan hehe'' jangan di usahakan tapi harus yy.. PLEASE ... LANJUT ... haha anda benar-benar pecinta harem yah..

Aldho :

apa Naruto akan mendapat kekuatan Rikudou Sennin,Indra,dan Ashura ? di cahpter ini akan terjawab

Blood D. Cherry :

yo gan update awal ya? cuma 9k lagi gak kaya biasanya. kalo menurut ane sih Naruto kalo udh dikasih chakra Indra ama Ashura, rambutnya silver aja kaya Madara ama Kaguya. terus tanda lahirnya yg 3 kumis kucing itu ilangin ama Ashura Modenya kaya di manga aja. itu doang sih, kalo ada Flashback. Flashbacknya di bold. isi materi Falshbacknya di Italic…terima kasih yah atas sarannya

Ikanatsu :

hahaha gpp kok drak san. tapi kalau mau membaca lanjutan fic saya, hati hati ya di chap 2 banyak typo ( tombol delete laptop saya rusak). tapi di chap 3 sudah berkurang kok typo nya. Ntar author baca lagi kalau ada waktu luang hehe.

REVANOFSITHLORD :

utakata ama garra bakal hidup lagi atau tetap mati…itu masih sebuah misteri , biar tambah penasaran.

.

.

Yang ingin bertanya atau apalah Reviews dan kalau tidak PM saja.

Yang penting RnR yah minna.

Tunggu chapter selanjutnya minna.

JAA