Dark Uzumaki Naruto
Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.
.
Author : dark namikaze vengeance 6661
.
Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)
.
Pair : Naruto x (?)
.
Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.
.
TERIMA KASIH KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN & RnR.
Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.
SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.
Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali . karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.
Semuanya terima kasih. .
.
.
.
Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review atau PM ,ok.
.
.
Semoga terhibur
..
RnR MINNA.
.
.
.
CHAPTER 44
.
.
.
.
.
Senyum diwajah Madara tak pernah luntur, saat melihat Kekuatan Naruto yang diatas rata-rata.
'Kekuatan yang luar biasa…dia sama sepertiku dulu, saat aku melawan Hashirama menggunakan Kyuubi dengan jubah susano..' batin Madara.
"Uzumaki Naruto. sungguh, aku terpukau dengan kekuatan yang kau miliki….seharusnya, shinobi biasa sepertimu tak bisa menggunakan jutsu tingkat tinggi seperti itu…orang biasa yang menggunakan susano sempurna, akan langsung tewas setelahnya. Karena, orang itu akan kehabisan chakra…" ucap Madara, seketika susano sempurna Madara langsung memasang posisi bertarung.
"…Tapi, aku akan menarik kata-kataku kalau kau adalah bocah biasa. kutebak, Doujutsu baru itu memberikan kekuatan yang kau miliki sekarang…aku akan mengambil kedua matamu itu, Uzumaki Naruto!" lanjutnya.
"Jangan terlalu banyak bermimpi, Madara. Tak akan kubiarkan kau mengambil kedua mataku ini, bedebah!"
Susano Madara langsung bergerak kearah Naruto, Susano Madara lalu mengayunkan katana yang dipegangnya.
Replika Kyuubi Naruto dapat dengan mudah menahan katana susano Madara, menggunakan tongkat yang dipegang replika Kyuubi tersebut. lalu, replika Kyuubi yang memakai jubah susano yang terbuat dari amaterasu, berusaha menusuk tubuh Susano Madara menggunakan Bor besarnya.
Madara yang melihat itu, langsung menghindarinya dan serangan susano Narutopun tak mengenai susano Madara. Para shinobi yang tengah bertarung di medan perang, sedikit terganggu karena tanah yang terus bergetar akibat pertarungan Naruto melawan Madara.
Madara langsung menatap kearah replika Kyuubi yang memegang tongkat dan Bor. Kedua sayap dibelakang replika Kyuubi tersebut, terus berkibar seperti akan terbang keudara. Dan benar saja, replika Kyuubi tersebut terbang keudara.
Di udara, replika Kyuubi tersebut mengumpulkan chakra didepan mulutnya untuk membuat Bijuudama. Setelah cukup lama mengumpulkan chakra, Bijuudama dengan ukuran yang besar tak seperti Bijuudama biasanya sudah siap.
"BIJUUDAMA!"
Replika Kyuubi tersebut, langsung menembakan Bijuudama kearah susano Madara. Bijuudama tersebut langsung melesat dengan cepat kearah Madara.
Tak madara sangka, Susano miliknya tak dapat menahan Bijuudama barusan. yang membuat susano beserta dirinya tergeletak diatas tanah. sontak tanah bergetar dengan hebat, saat susano Madara menghantam tanah.
Naruto yang melihat susano Madara terkapar diatas tanah, langsung melesat dan bersiap menusukan bor kearah Madara yang berada didalam kepala susano perfect miliknya.
Akan tetapi, susano Madara dapat menghindari bor yang berusaha menusuknya. Susano Madara langsung menghantamkan tinjunya kearah replika Kyuubi, dan berhasil membuat replika Kyuubi tersebut melesat keudara.
Replika Kyuubi tersebut, dapat terbang diudara menggunakan kedua sayapnya. Replika Kyuubi Naruto, kembali mengumpulkan chakra.
"Renzoku Bijūdama."
Replika Kyuubi tersebut, menembakan beberapa Bijuudama kearah susano Madara. Susano Madara, langsung berusaha menghindari semua Bijuudama yang ditembakan oleh replika Kyuubi. Madara dapat menghindari semua Bijuudama yang ditembakan oleh replika Kyuubi barusan, Madara lalu melompat keudara tepatnya kearah Naruto.
TRANK
Naruto dapat menahan kembali serangan Madara, replika Kyuubi lalu berusaha menghantamkan tongkat yang dipegangnya. Tongkat tersebut langsung mengenai susano Madara, dan membuat Madara terhempas kebawah. Susano Madara dapat menjaga keseimbangannya, dan berhasil mendarat mulus diatas tanah. Naruto langsung melesat kearah Madara, dan berniat menyerang kembali.
Naruto dikejutkan, saat susano Madara dapat menghindari serangannya dengan mudah. Susano Madara langsung menghantamkan tinjunya kearah replika Kyuubi, dan membuat replika Kyuubi terkapar diatas tanah.
Para shinobi yang berada disana, kembali merasakan getaran yang sangat hebat. Mereka semua langsung mengalihkan pandangan kearah asal getaran. Mereka semua, dapat melihat replika Kyuubi Naruto terkapar diatas tanah dan susano Madara berada disisinya yang sudah siap menyerang Naruto menggunakan Katana.
Anggota- angota Akatsuki membelalakan matanya, saat Madara akan menyerang replika Kyuubi yang tergeletak diatas tanah.
"Kita harus membantu, Naruto-kun!" ucap kunoichi-kunoichi akatsuki yang sudah sangat cemas. Anggota-anggota akatsuki kecuali Yamato, langsung berlari kearah Naruto.
"Mokuton: Shichuka no Jutsu."
Baru beberapa langkah anggota-anggota akatsuki tersebut berlari, pergerakan mereka semua langsung tertahan oleh akar-akar pohon yang secara tiba-tiba muncul dari dalam tanah dan melilit tubuh mereka.
"Yamato, lepaskan! Kita harus membantu, Naruto!"bentak Kimimaro.
"Tidak Kimimaro, kita harus diam disini. Jangan ikut campur dalam pertarungan Naruto!" balas Yamato.
"Yamato-kun, tapi Naruto-kun dalam keadaan darurat."ucap para kunoichi sambil menatap kearah Yamato.
"Sudah kubilang diam disini! Jangan ikut campur! Apa kalian lupa, kalau kekuatan Naruto itu bisa menandingi Madara. Jadi percayalah, kalau Naruto tak akan kalah!"
"Tsk, baiklah!" akar-akar yang tadi melilit tubuh anggota akatsuki, langsung terlepas dan kembali masuk kedalam tanah. saat para anggota akatsuki sudah mulai tenang kembali.
DHUAGHH
Tiba-tiba, Yamato dikejutkan saat Kimimaro menghantamkan tinjunya dengan kuat yang membuat tubuh Yamato tersungkur diatas tanah. Kimimaro langsung mencengkram kerah jubah Yamato, Kimimaro bisa melihat luka lebam dipipi dan darah segar dari ujung bibir Yamato.
"APA KAU SUDAH TIDAK INGIN MENJADI BAGIAN KELUARGA DARI KAMI SEMUA?! KAMI TAHU NARUTO MELARANG KITA SEMUA UNTUK TIDAK IKUT CAMPUR! TAPI, SAAT NARUTO DALAM KESUSAHAN KITA HARUS MEMBANTUNYA! WALAUPUN NYAWA KITA SEBAGAI IMBALANNYA, KARENA ITULAH TUGAS DARI ANGGOTA! APA KAU INGIN KEHILANGAN BAGIAN KELUARGA KITA LAGI?! SUDAH CUKUP UTAKATA, GAARA YANG MEMBUAT KITA MERASAKAN KEHILANGAN!" bentak Kimimaro. Ia semakin kuat mencengkram kerah jubah Yamato.
"Apa kau ingin membiarkan Naruto tewas, Yamato?!" Kimimaro kembali meninju wajah Yamato, ia menatap tajam kearah Yamato. Seolah-olah, Yamato adalah musuhnya.
"Lepaskan lenganmu dariku!" perintah Yamato, sambil memandang tajam kearah Kimimaro, Kimimaro membalas memandang tajam Yamato. Yamato lalu menyeka darah segar dari ujung bibirnya.
"Lepaskan lenganmu dariku!" perintah Yamato kembali. "tak akan ku le-"
Yamato langsung mendorong kuat tubuh Kimimaro, sehingga tubuh Kimimaro tersungkur diatas tanah. lalu, ia menghantamkan tinjunya kearah Kimimaro.
"Itachi-kun, pisahkan mereka berdua! Kalau tidak, mereka akan saling bunuh!" ucap Konan.
"Kimimaro, lihat kedua mataku!" ucap Yamato, sambil mencengkram kerah jubah Kimimaro. "…KAU LIHATKAN, KIMIMARO! AKU JUGA TAK INGIN NARUTO TEWAS! AKU JUGA MERASAKAN KEHILANGAN YANG SANGAT BESAR SAAT UTAKATA DAN GAARA TEWAS! JANGAN KAU KIRA AKU TAK MERASA KEHILANGAN!"
Itachi langsung membawa tubuh Yamato, untuk menenangkannya. Sedangkan Sasuke, ia juga berusaha menenangkan Kimimaro.
"Yamato, kendalikan emosimu! Jangan membuat keadaan disini semakin kacau, kau yang paling dewasa disini. Seharusnya kau bisa mengontrol emosimu, Yamato." Ucap Itachi, berusaha menenangkan Yamato. Perlahan tubuh Yamato rileks kembali seperti biasa, tak setegang barusan. Sasuke dibantu dengan Guren, dapat menengkan kembali Kimimaro yang Nampak sangat marah.
Anggota akatsuki tersebut lalu, mengalihkan pandangannya kembali pada pertarung Madara melawan Naruto. mereka semua bisa melihat pertarungan tersebut masih seimbang.
'Semoga kau menang melawan leluhur clan ku, Naruto. aku percaya padamu!' batin Itachi.
.
.
.
.
.
.
Keempat edo tensei Hokage masih berdiri sambil memandang kearah Obito dengan pandangan yang berbeda-beda.
"Bukannya kau Uchiha…Obito?" gumam Minato sambil menatap dengan seksama kearah Obito. Tobirama memandang dengan tatapan sinis kearah Obito, saat ia tahu kalau orang didepannya adalah seorang Uchiha.
"Seorang Uchiha yah? Seperti perkiraanku, Clan Uchiha memang sampah sama sepertimu!" ucap Tobirama dengan nada beratnya. Tiba-tiba, Minato menghilang dari sana menggunakan kecepatan tinggi.
Sedetik kemudian, Minato muncul tepat didepan Obito. Obito yang sedikit terkejut, lalu melompat menjauh dari Minato.
"Obito,bukannya kau sudah-" "tewas, maksudmu? Lihatlah Minato, aku sekarang berada dihadapanmu." Potong Obito dengan cepat.
"Lalu kenapa kau tak pulang kedesa,kalau kau selamat dari kematianmu itu?" Obito hanya diam, tak menanggapi pertanyaan dari mantan gurunya tersebut.
"Minato, sepertinya kau ingin tahu sekali tentang hal itu….kenapa aku tak pulang kedesa konoha? Karena….kebencianku!" jawab Obito, yang membuat Minato memandang bingung kearah Obito.
"Kebencianmu? Apa maksudmu?"
"Ya, kebenciaku. Kebencianku pada dirimu dan Kakashi, yang tak becus menjaga Rin dan membiarkannya mati….kau sampah Minato, kau sama sekali tak becus untuk menjaga seseorang yang paling berharga bagiku. Bukannya kau guruku dan Hokage keempat pada saat itu, akan tetapi aku tak menyangka kau membiarkan Rin mati ditangan Kakashi!"
Setelah itu, Obito memunculkan sesuatu didepannya dan ternyata Obito mengeluarkan Kakashi dari dimensi Kamui. Kakashi, Nampak masih kelelahan karena chakranya masih belum terkumpul penuh. Hiruzen dan Minato, memandang tak percaya saat Obito memunculkan Kakashi didepan mereka.
'Kalau Kakashi masih berada didalam dimensi Kamui, akan merepotkanku nantinya. Karena sekarang, aku akan berhadapan dengan keempat Hokage terdahulu!' batin Obito.
Minato langsung membawa tubuh Kakashi ketempat ketiga edo tensei berada.
"Siapa dia? Dilihat dari mata kirinya, Apa dia seorang Uchiha juga?" Tanya Tobirama, sambil memandang dengan tatapan tajam pada Kakashi.
"Tobirama, kenapa kau seperti jijik terhadap clan Uchiha. Tak semua anggota clan Uchiha sama seperti dalam pikiranmu!" kata Hashirama.
"Bukan, Tobirama-sama! Dia bukan dari clan Uchiha!" jawab Hiruzen.
"Dia muridku, Nidaime-sama. Namanya Hatake Kakashi. Mata kirinya, pemberian dari Obito yang berada dihadapan kita." Ucap Minato sambil mendudukan Kakashi diatas tanah.
Minato kembali berdiri, ia langsung menatap dengan tatapan tajam kearah Obito. "Jadi, inikah alasanmu untuk menghancurkan konoha menggunakan Kyuubi yang telah kau control dengan sharinganmu, Obito?"
"Apa maksudmu, Minato?" Tanya Hiruzen, yang sedikit heran dengan pertanyaan Minato.
"Kau adalah pria bertopeng misterius itu, benarkan Obito? Dia dalang penyerangan Kyuubi di desa Konoha." Obito seketika tersenyum mendengar pertanyaan Minato.
"Dari mana kau tahu itu aku, Minato?"
"Obito, aku pernah menempelkan segel Hiraishin no jutsu ditubuh pria topeng misterius itu. apa aku belum pernah memberi tahumu, kalau segel Hiraishin no jutsu level 2 tak akan pernah hilang. Tadi aku mencobanya, dan benar saja. Aku tadi seketika sudah berada didepanmu!"
'Jadi, saat Minato menghilang menggunakan Hiraishin tadi hanya untuk memastikan apa benar Obito adalah orang yang ia lawan dulu saat insiden penyerang Kyuubi.' Batin Hiruzen.
"Hiruzen, apa dia juga merupakan mantan anak didik Minato?" Tanya Tobirama.
"Ya, Tobirama-sama."
"Hahahahaha….pantas saja kau ditunjuk sebagai Hokage keempat, kau memiliki otak yang cerdas Minato…sensei!"
"Obito, apa ini perbuatanmu juga?" Tanya Hiruzen.
"Tak semuanya benar, Sandaime. Narutolah yang memulai peperangan ini, akan tetapi aku bersama Madara memiliki rencana berbeda dari akatsuki, yaitu Mugen Tsuki No me. Aku akan menciptakan dunia Baru, dimana mimpi semua orang akan terwujud disana."
"GOARRRGGGGGHH."
Juubi terus berusaha agar bisa lepas dari jutsu Mokuton yang dibuat oleh Hashirama, dan tak berapa lama Juubipun dapat lepas dari lilitan kayu tersebut. Hashirama yang melihat itu tak tinggal diam, ia langsung membuat handseal seketika.
"Mokuton: Hotei no Jutsu."
Dari dalam tanah, muncul beberapa kayu yang langsung melilit tubuh Obito. Akan tetapi, Obito dapat dengan mudah lepas dari lilitan kayu tersebut.
"Apa dia baru saja menembusnya?" Tanya Tobirama.
"Tidak, Nidaime-sama. Obito hanya mengirim sebagian tubuhnya kedimensi Kamui, seperti barusan. jutsu mokuton dari Hokage pertama barusan, kalau dilihat dengan mata kepala akan terlihat kalau kayu-kayu tersebut hanya menembus tubuh Obito. Akan tetapi, Obito hanya memindahkan sebagian tubuhnya ke dimensi Kamui agar tak terkena serangan barusan." jawab Kakashi. Minato langsung masuk kembali kedalam Mode Bijuu miliknya.
"Minato, nampaknya kau sangat serius kali ini." Ucap Obito. Tobirama yang tadi hanya melipat kedua lengannya, langsung mengambil sebuah pedang yang tertancap diatas tanah didekat tubuhnya Hiruzen lalu membuat handseal.
"Katon : Ryuka no jutsu."
Hiruzen langsung menembakan api yang berbentuk naga kearah Obito. Tobirama dan Minato saling pandang satu sama lain, dan sedetik kemudian mereka berdua mengangguk.
"Anda hanya punya waktu beberapa detik saat tubuh Obito memadat!" ucap Kakashi pada Minato. Minato dan Tobiramapun, seketika langsung menghilang dari hadapan Kakashi. Naga api buatan Hiruzen hanya menembus tubuh Obito, dan tak menyebabkan Obito terluka sedikitpun.
Akan tetapi, Obito dikejutkan saat dari kedua sisi tubuhnya sudah ada Minato dan Tobirama yang bersiap menyerang dirinya. Minato sudah siap dengan rasengan, dan Tobirama sudah siap dengan pedang yang ia pegang.
"Rasengan"
JRASHHH
Serangan Tobirama serta Minato hanya menembus tubuh Obito, yang membuat Tobirama dan Minato saling serang sendiri. Minato tertusuk katana Tobirama, dan Tobirama terkena rasengan Minato.
"Mokuton: Mokuryū no Jutsu."
Obito kembali dikejutkan saat dari dalam tanah muncul naga kayu yang berusaha memakannya, ia langsung melompat keudara agar terhindar dari naga kayu buatan Hashirama. Tak Obito sadari, datang tombak yang terbuat dari tanah yang langsung menusuk dadanya. Dan setelah itu, Naga kayu langsung memakan tubuh Obito.
"Tobirama, Hiruzen, Minato kalian tetap disini! Aku akan membawa Kakashi ketempat Aliansi, agar lukanya dapat segera diobati. Dan aku akan memimpin pasukan aliansi, untuk melumpuhkan Juubi!" Hashirama langsung pergi dari sana, sambil membawa tubuh Kakashi dalam gendongannya. Meninggalkan ketiga Hokage edo tensei.
Tak mereka duga, secara tiba-tiba datang beberapa fuma shuriken yang melesat kearah mereka bertiga. Hiruzen yang melihat itu, langsung membuat handseal dengan cepat.
"Doton : Doryuheki."
Fuma-fuma shuriken tersebut, dapat tertahan oleh dinding yang dibuat Hiruzen barusan.
"Dia dibelakang kita!" ucap Tobirama, ketiga edo tensei tersebut lalu membalikan badannya dan melihat Obito berdiri disana dengan tombak yang menancap di dadanya. Obito langsung mencabut tombak yang menancap didadanya, dan membuang tombak tersebut.
'Kalau aku terus begini, aku bisa mati terbunuh oleh ketiga Hokage ini. Aku merasa sedikit lega, saat Hokage pertama pergi.' Batin Obito.
Obito langsung membuat handseal seketika.
"Katon: Bakufuu Ranbu."
Jutsu Obito tersebut langsung bergerak kearah Tobirama, Minato, Hiruzen. Tobirama yang melihat itu, lalu membuat handseal.
"Suiton: Suijinheki."
Jutsu api milik Obitopun dapat tertahan oleh dinding air buatan Tobirama, para ketiga hokage edo tensei sedikit terganggu karena kabut yang muncul saat jutsu Obito bertabrakan dengan jutsu Tobirama. Obito lalu mengeluarkan beberapa Fuma shuriken berukuran besar, yang langsung melesat kearah tiga edo tensei Hokage.
Ketiga edo tensei Hokage tersebut, dikejutkan saat muncul beberapa fuma shuriken yang datang secara tiba-tiba. Minato dapat menangkap beberapa fuma shuriken yang akan mengenai tubuhnya menggunakan tangan besar dari chakra orange yang menyelimuti tubuhnya, sedangkan Tobirama dan Hiruzen berusaha menghindari fuma-fuma shuriken tersebut. Akan tetapi, Tobirama dan Hiruzen terkena fuma shuriken yang membuat tubuh mereka terbelah menjadi dua.
Kabut yang sempat menghalangi pandangan ketiga Hokage edo tensei, menghilang seketika. Mereka bertiga dapat melihat Obito yang berlari menuju kearah mereka, sambil memegang sesuatu ditangannya.
'Sepertinya aku harus berterima kasih kepada pihak Aliansi. Karena, mereka telah membuat kertas untuk menyegel edo tensei. Untung saja, aku pernah mengambil beberapa kertas segel dari shinobi-shinobi yang tewas.' Batin Obito.
Minato melirik kearah belakang, ia bisa melihat kedua tubuh pendahulunya masih beregenasi karena luka barusan yang didapat Tobirama serta Hiruzen. Minato lalu mengalihkan pandangannya pada Obito, ia langsung berlari kearah Obito sambil memegang kunai Hiraishin di tangan kanannya.
Minato langsung melemparkan kunai Hiraishin miliknya, kearah Obito. Obito yang melihat itu, hanya menyeringai.
'Minato, Minato…kau kira, aku akan terjebak lagi dengan tipuan milikmu sama seperti dahulu. Kau meremehkanku, Minato!' batin Obito.
Obito masih terus berlari kearah Minato, kunai Hiraishin yang dilemparkan Minato kearahnya semakin dekat. Akan tetapi, Obito menghisap Kunai Hiraishin yang ia lemparkan.
"Kau kira aku akan terkena tipuanmu lagi, tidak akan per-"
"Tsuin Rasengan."
BLARRR
"Arghhhhh.."
Obito dikagetkan saat Minato secara tiba-tiba sudah berada diatasnya, dan langsung menghantamkan dua rasengan dikedua tangannya secara bersamaan pada punggungnya. Tubuh Obitopun langsung tergeletak diatas tanah, ia menggeram marah saat melihat Minato yang berdiri tak jauh dari hadapannya.
'Sial, bagaimana bisa dia muncul secara tiba-tiba diatasku?! Bukannya Kunai Hiraishin miliknya, sudah aku pindahkan ke dimensi Kamui?!' batin Obito.
"Nampaknya kau terkejut, Obito…kunai Hirashin yang kulemparkan tadi hanya sebuah umpan, kau masih ingatkan kalau segel Hiraishin level 2 tak akan pernah hilang? Aku memanfaatkan segel Hiraishin yang berada ditubuhmu itu.." ucap Minato.
"Sekarang, kita akhiri ini Uchiha!" kata Tobirama yang sudah berada disamping Minato, diikuti Hiruzen yang berada didekat Tobirama. Tobirama lalu membisikan sesuatu pada Minato, dan hanya dijawab anggukan oleh Minato.
"Hiruzen, kita serang Uchiha itu dalam satu serangan!" perintah Tobirama, Tobirama dan Hiruzenpun langsung membuat handseal secara bersamaan.
"Suiton: Suiryūdan no Jutsu."
"Katon : Ryuka no jutsu."
Tobirama lalu membuat naga yang terbuat dari air, sedangkan Hiruzen membuat Naga dari api. Kedua naga berbeda tersebut, langsung melesat dengan cepat kearah Obito yang masih tergeletak diatas tanah.
'Sial, tubuhku terasa sakit sekali.' Batin Obito.
Minato berteleport kembali, ia seketika sudah berada diudara tepatnya diatas Tubuh Obito. Di Udara, Minato langsung membuat dua buah tangan besar dari chakra Kyuubi. Dua buah tangan besar tersebut, langsung membuat rasengan berbentuk seperti sebuah shuriken.
"Futon: Rasenshuriken."
Minatopun langsung melemparkan rasengan tersebut kearah Obito.
"Maafkan aku, Obito. Aku adalah guru yang gagal!"
Ketiga jutsu tersebut langsung menyebabkan ledakan yang besar, Minato kembali berdiri didekat Tobirama dan Hiruzen. Mereka bertiga, memandang dengan seksama kearah kepulan asap. Tak berapa lama, kepulan asap tersebut menghilang. Akan tetapi, ketiga edo tensei Hokage tersebut tak melihat tubuh Obito disana.
"Dimana bocah Uchiha itu?" ucap Tobirama, Tobirama lalu berusaha melacak chakra Obito. "…Chakranyapun menghilang."
"Obito.."
.
.
.
.
.
.
Para aliansi shinobi terus berusaha menahan serangan-serangan yang dilancarkan oleh Juubi, Hashirama terus memberi perintah pada aliansi-aliansi shinobi.
"Aku akan memberi jalan pada kalian semua! Saat kalian sudah melihat celah, langsung serang dengan jutsu yang kalian punya!" perintah Hashirama, Hashirama lalu membuat handseal seketika.
"Mokuton: Hotei no Jutsu."
Dari dalam tanah, muncul beberapa kayu yang langsung melilit tubuh Juubi. Juubi terus memberontak, sambil meraung dengan keras.
"Kekuatannya luar biasa kuat!" gumam Hashirama, Juubi lalu mengumpulkan chakra untuk membuat Juubidama yang memiliki ukuran sangat besar.
"KALIAN SEMUA! BUAT BENTENG UNTUK BERTAHAN!" shinobi-shinobi aliansipun langsung membuat handseal secara bersamaan.
"Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki."
Para shinobi-shinobi aliansi disana, langsung membuat dinding-dinding tanah berlapis. Para shinobi-shinobi Aliansi sudah memasang posisi siaga, dengan raut wajah yang berbeda-beda.
Kayu-kayu yang tadi melilit hancur seketika, dan Juubi langsung menembakan Juubidama berukuran sangat besar tersebut. Hashirama tak tinggal diam, ia lalu membuat handseal.
"Mokuton: Mokujin no Jutsu."
Hashirama membuat monster yang terbuat dari kayu didepan para aliansi shinobi, untuk mencoba menahan Juubidama dari Juubi.
ZWUSHH TAP
"Jikūkan Kekkai."
Secara tiba-tiba, Juubidama berukuran besar barusan menghilang dalam sekejap. Dan sedetik kemudian, terdengar sebuah ledakan yang sangat besar dari tempat yang jauh.
"Andai kau telat 1 detik saja, itu akan menyebabkan kematian para shinobi-shinobi dibelakang kita..Minato!" ucap Hiruzen sedikit bernafas lega, saat Minato berhasil memindahkan Juubidama tadi ketempat yang jauh. Hashirama mendarat dengan sempurna didekat Tobirama, Hiruzen, dan Minato.
"Sepertinya, kalian telah berhasil mengalahkan orang tadi."ucap Hashirama.
"tidak, Kakak. Bocah Uchiha itu, menghilang secara tiba-tiba bahkan aku tak bisa melacak chakra miliknya." Jawab Tobirama.
"GROARRRRRR."
Secara tiba-tiba, dari tubuh Juubi muncul beberapa Juubi yang berukuran seperti Manusia dalam jumlah banyak. Juubi-Juubi kecil tersebut, langsung menyebar keseluruh aliansi shinobi dan Akatsuki.
Para aliansi shinobi, memandang terkejut saat kemunculan Juubi-Juubi berukuran sama seperti mereka yang langsung menyerang shinobi-shinobi disana. Jiraiya dan Orochimaru tak tinggal diam, ia menggigit Ibu jarinya, lalu membuat handseal sambil menghentakan telapak tangan ketanah.
"Kuchiyose No jutsu."
Sedetik kemudian, muncul Katak Raksasa bersama Ular raksasa. Jiraiya langsung berdiri diatas Katak raksasa yang tak lain adalah Gamabunta, dan Orochimarupun melakukan hal yang sama yaitu berdiri diatas Manda atau ular raksasa.
"Apa itu, Jiraiya?!" Tanya Gamabunta, saat melihat Juubi-Juubi berukuran kecil.
"Sepertinya, itu adalah Juubi dalam ukuran kecil." Jawab Jiraiya. Gamabunta bersama Manda, terus menyerang Juubi-Juubi kecil tersebut yang berusaha menyerangnya.
"Mati kau, bedebah…ini terlalu mudah bagiku, Jiraiya. Dimana Juubi yang menjadi sumbernya?" Tanya Gamabunta, sambil terus menyerang Juubi-Juubi kecil tersebut.
"Apa yang kau maksud Juubi yang asli? Paling belakang dan mempunyai ukuran yang sangat besar!" jawab Jiraiya.
"Ini tak ada habisnya, Orochimaru-sama." Ucap Manda.
"Lakukan saja, Manda."
Akatsuki terus bertarung melawan para Juubi-Juubi berukuran sama seperti mereka. Sasuke dengan gerakan cepat, membunuh satu persatu Juubi-Juubi yang mengelili dirinya.
"Itachi, dibelakangmu….Chidori Eisō."
Itachi tersenyum tipis, Saat Sasuke membunuh Juubi yang baru saja akan menyerang dirinya dari belakang.
"Konsentrasi, Itachi! Jangan sampai lengah!" perintah Yamato, dan dijawab anggukan oleh Itachi.
"Yoton: Shakugaryugan No Jutsu."
Mei Terumi langsung menyemburkan beberapa bola lava kearah Juubi-Juubi versi mini dihadapannya. Haku dan Guren, mengedarkan pandangannya kesegala arah. Dan mereka berdua melihat, kalau Juubi-Juubi versi mini tersebut sudah mengelilingi mereka berdua. Mereka berduapun, langsung membuat handseal secara bersamaan.
"Shōton: Kesshō Gokakurō."
"Ice Release: envelop an opponent with ice."
Sedetik kemudian, Juubi-Juubi yang mengelili tubuh Haku bersama Guren langsung membeku oleh Kristal dan Es. Konan yang sedang berada diudara menggunakan sayap yang terbuat dari kertas, langsung membuat handseal.
"Kami kyo."
Konan langsung menyelimuti tubuh Juubi yang tadi membeku oleh Jutsu Haku bersama Guren, menggunakan kertas peledak. Dan setelah itu, tubuh-tubuh Juubi tadi hancur berkeping-keping.
DHUAGHH
Konan dikejutkan, saat dari belakang ada yang menghantamkan pukulannya dengan kuat yang membuat tubuhnya terhempas kebawah.
"Konan!"
Tangan Susano Itachi, dapat menahan tubuh Konan yang akan mengenai tanah.
"Kau baik-baik saja?" Tanya Itachi pada Konan.
"Aku baik-baik saja, Itachi-kun. Terima kasih!" jawab Konan. Para anggota akatsuki, dapat melihat Juubi-Juubi yang tadi seukuran dengannya, langsung menyatukan tubuh mereka dan membuat ukuran tubuh mereka menjadi berkali-kali lipat dari sebelumnya.
"Tsk, dia menyatukan tubuh mereka dan membuat tubuh mereka menjadi besar!" rutuk Kimimaro. Itachi lalu menghilangkan tangan susano miliknya, dan ia langsung melirik kearah Sasuke.
"Goarrrrrrr…"
Terhitung, ada 4 Juubi yang berada didepan Akatsuki. Tubuh Juubi tersebut, memiliki tubuh setinggi Gamabunta. Sasuke seketika langsung membuat handseal dengan cepat.
"Chidori Eisō."
Sasuke lalu memotong salah satu kaki dari Juubi, salah satu Juubipun ambruk ditanah. Kimimaro yang melihat itu langsung membuat handseal.
"Sawarabi no Mai."
Seketika muncul ribuan tulang dari dalam tanah, dan langsung menusuk tubuh Juubi yang sedang ambruk ditanah. Hinata dan Konan, kembali membuat handseal.
"jutsu controlling flower : envelop an opponent with flower"
"Kami kyo."
Tubuh Juubi yang sedang tergeletak diatas tanah, langsung diselimuti oleh bunga dan kertas. Bunga dan kertas tersebut, berubah menjadi kertas-kertas peledak. Sedetik kemudian terjadi ledakan yang cukup besar dan tubuh Juubi itupun hancur seketika.
Itachi langsung mengalihkan pandangannya kearah tiga Juubi yang masih didepan mereka semua, kedua matanya dengan cepat berputar menjadi eternal mangekyo sharingan.
"Kalian semua mundur!" perintah Itachi, pada anggota-anggota akatsuki yang sedang bertarung melawan ketiga Juubi itu. para anggota akatsukipun, langsung mundur menjauh dari ketiga Juubi tersebut.
"amaterasu!"
Tiba-tiba, muncul Api hitam yang langsung membakar ketiga Juubi tersebut. Ketiga Juubi tersebut, terus meraung kesakitan.
Para anggota akatsuki, dapat melihat aliansi shinobi disibukan melawan tubuh Juubi-Juubi versi mini tersebut. Dan setelah itu, mereka semua kembali melihat pertarungan Naruto melawan Madara.
ZWUSHH TAP
Obito muncul secara tiba-tiba diatas kepala Juubi, luka ditubuhnya masih terus mengeluarkan darah segar.
'Tsk, brengsek! Untung saja aku sempat pergi kedimensi Kamui, kalau tidak serang dari Hokage kedua, Hokage ketiga dan Minato akan membunuhku.' batin Obito.
Dari tubuh Obito, keluar sesuatu yang langsung menempel pada kepala Juubi. Obito sedikit kewalahan untuk mengendalikan Juubi seorang diri, terlebih lagi ia sedang terluka.
"GROARRRRRRRRR."
Obito kembali mengontrol Juubi, ia lalu bergerak menuju ketempat akatsuki.
'Sekarang, aku akan membereskan Akatsuki terlebih dahulu!' batin Obito.
.
.
.
.
.
Naruto menyeka darah segar yang keluar dari mulutnya, ia sedikit kewalahan menghadapi Madara dan terlebih lagi chakra Naruto hampir mencapai batasnya kembali.
Susano Madara kembali melompat kearah Naruto, dan berniat menyerang Naruto menggunakan katana besarnya. Naruto mendongakan kepalanya keudara, replika Kyuubi miliknyapun langsung membuat Bijuudama.
"Renzoku Bijūdama."
Replika Kyuubi tersebut langsung menembakan beberapa Bijuudama, yang mengarah kearah susano sempurna Madara. Terdengar beberapa kali ledakan diudara, dan Naruto dapat melihat Madara mendarat dengan sempurna diatas tanah.
Nafas Naruto tersenggal-senggal, akibat kelelahan. Keringat terus bercucuran dari wajah Naruto.
'Naruto, cepat selesaikan ini dengan cepat! Kau hampir mencapai batasnya!' perintah Kurama.
'Aku tahu, Kurama. Aku sedang berusaha! Kenapa Dojutsu baru ini tidak memberikan chakra lebih padaku?!' Tanya Naruto.
'Kau masih belum terbiasa, dan Doujutsu baru itu memakan banyak chakra Naruto. karena, ini pertama kalinya, kau menggunakan Doujutsu baru itu.' ucap Kurama.
"Ada apa, Uzumaki Naruto?! nampaknya kau sudah kelelahan?" Tanya Madara dengan nada mengejek, kearah Naruto.
"Diam kau, Brengsek!" geram Naruto. Madara langsung memberi seringai sadis kearah Naruto.
"Sepertinya, kita tak punya banyak waktu lagi! Aku akan membereskanmu, sekarang juga…Uzumaki Naruto!" Madara seketika membuat handseal dengan cepat, diikuti oleh susano Sempurna miliknya.
"Meteorite Techique."
Tiba-tiba, langit kembali gelap. Bukan akan terjadi hujan lagi, akan tetapi sebuah meteorit yang sangat besar muncul diatas langit. Para shinobi dimedan perang membelalakan matanya, melihat meteor itu.
"Madara, sepertinya kau tak main-main.." gumam Hashirama.
Naruto yang biasanya memasang wajah datar, harus mengakui keterkejutannya melihat Meteorit dengan ukuran besar bergerak kearahnya.
"Aku tak akan mati, sebelum membalaskan dendamku padamu! Dan aku tak akan membiarkan, anggota keluargaku tewas!" replika Kyuubi tersebut, langsung melesat keudara menghampiri meteorit itu menggunakan sayap yang yang berada dibelakangnya.
"NARUTO!" "NARUTO-KUN!" "HEY NARUTO!"
Para anggota akatsuki, menatap tak percaya saat melihat Naruto pergi menghampiri meteorit sendirian. Minato, teman-teman Naruto semasa dikonohapun memandang cemas kearah Naruto, terlebih lagi Minato sebagai ayah Naruto.
'Naruto..' batin Minato.
Diudara, Naruto memandang kearah meteorit tersebut dengan pandangan yang sulit diartikan. Replika Kyuubi miliknya, membuka mulut selebar-lebarnya. Replika Kyuubi tersebut terus mengumpulkan chakra dengan cepat untuk membuat Bijuudama.
'Aku tak akan mati, sebelum menuntaskan dendam kalian berdua, Gaara, Utakata!' batin Naruto.
Bijuudama Replika Kyuubi terus semakin membesar dengan cepat, Naruto tak mempedulikan kalau chakra ditubuhnya sudah semakin menipis. Bijuudama tersebut bahkan melebihi, ukuran Juubidama Juubi.
"AKU TAK AKAN AKAN MATI DISINI…..BIJUUDAMA!"
DHUARRRRRRR
Ledakan yang sangat besar, terjadi diudara. Para shinobi disana memandang dengan berbagai ekspresi. Anggota akatsuki tersenyum puas, saat serangan Naruto barusan dapat menghancurkan Meteorit yang dipanggil Madara.
Akan tetapi senyum anggota akatsuki menghilang, saat mereka semua melihat Madara sudah ada didekat Naruto dan menyerangnya menggunakan katana susano. Naruto yang mendapat serangan telak, langsung terhempas. dan mendarat diatas gunung yang membuat gunung tersebut hancur seketika.
Replika Kyuubi Naruto, bersamaan dengan jubah Susanonya menghilang seketika. Dan kedua mata Naruto berputar dengan sangat cepat, menjadi mata Biasa kembali.
"NARUTO!" "NARUTO-KUN!"
Para anggota akatsuki yang baru saja akan berlari kearah Naruto, dikejutkan saat Juubi yang asli menyerang mereka.
"Tak akan kubiarkan kau pergi, ketempat Naruto." ucap Obito yang berada diatas kepala Juubi. Minato tak tinggal diam melihat anaknya yang tergeletak diatas tanah, ia langsung menghilang dengan kecepatan tinggi.
Juubi lalu menembakan Juubidama, kearah para anggota akatsuki. Sasuke dan Itachi, langsung memunculkan susano mereka berdua.
Naruto melirik dengan lemah, kearah anggota-anggotanya. Tubuhnya sudah sangat lemas, bahkan Naruto tak sanggup menggerakan tubuhnya. Jubah meiliknya sudah compang camping, dan memperlihatkan baju hitam dengan lambang clan Uzumaki ditengahnya. Naruto terus berusaha berdiri saat ia melihat Juubi menembakan Juubidama kearah anggota-anggotanya dengan jarak yang tak terlalu jauh, akan tetapi Naruto selalu gagal untuk berdiri. Nafasnya tersenggal-senggal, akibat kelelahan.
"Uhukk..Uhukk.."
Naruto memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya dengan jumlah yang lumayan banyak.
"Sial! Aku harus menolong keluargaku!" geram Naruto.
para anggota akatsuki yang lain langsung membuat handseal secara bersamaan.
"Ice element: a wall of ice."
"jutsu controlling flower: flower wall hard."
"bones release : bone wall."
"Mokuton :: Mokujōheki."
"Crystal Release: Crystal Encampment Wall."
"lava release : lava wall"
Kembali terjadi ledakan yang lumayan besar saat Juubidama Juubi menghantam dinding-dinding buatan anggota-anggota akatsuki. Naruto dapat melihat anggota-anggotanya tergeletak diatas tanah, dan Juubi yang sudah siap menyerang anggota-anggotanya kembali.
"Aku akan menyelematkan keluargaku, walaupun itu membunuhku!" gumam Naruto, Naruto lalu dapat berdiri dengan segenap kekuatannya. Dan ia langsung menghilang menggunakan Shunsinnya.
Juubi langsung mengayunkan beberapa ekornya kearah akatsuki, Guren yang melihat itu langsung bangkit dan membuat handseal.
"Shōton: Kurenai no Kajitsu."
Guren lalu menciptakan Kristal yang mengelili semua anggota akatsuki, seperti kubah. Akan tetapi, Kristal Guren hancur seketika karena tak kuat menahan serangan Juubi. Dan membuat tubuh Guren terhempas jauh.
"mokuton sashiki no jutsu."
Juubi langsung mengeluarkan tombak-tombak kayu yang sangat banyak. Sasuke dan Itachi langsung melindungi semua anggota akatsuki menggunakan Susano, akan tetapi Kimimaro dapat melihat Guren tergeletak diatas tanah.
"GUREN!"
"HEY KIMIMARO!"
Kmimimaro langsung berlari kearah Guren yang tergeletak diatas tanah.
"Kimi…Maro."
Kimimaro dapat melihat tombak-tombak yang sangat banyak siap menusuk tubuh Guren.
JLEB JLEB JLEB JLEB JLEB TAP
Hujan-hujan tombakpun berhenti, saat Naruto muncul disana. Naruto dan anggota akatsuki yang lain, memandang tak percaya kearah Kimimaro. Kimimaro berdiri didepan Guren untuk menahan tombak-tombak yang siap menusuk tubuh Guren.
"KIMIMARO!"
GREBB
Para anggota akatsuki langsung berlari kearah Kimimaro, yang sedang berada dipangkuan Guren. Guren, memandang tak percaya saat melihat begitu banyaknya tombak yang tertancap ditubuh Kimimaro.
"Kimimaro bertahanlah!" ucap Yamato, beberapa anggota akatsuki langsung mencabuti tombak-tombak yang begitu banyaknya menancap ditubuh Kimimaro. Karin, Hinata dan Haku langsung memberi pertolongan medis kepada Kimimaro.
"Uhuk…untunglah kau selamat, Guren.." ucap Kimimaro sambil tersenyum tipis kearah Guren.
"Naruto, Itachi, dan kalian semua jangan memasang wajah seperti itu…kalian terlihat konyol!" Kimimaro sedikit tertawa pelan saat melihat wajah-wajah cemas dari yang lain.
"Ini tak lucu, Kimimaro…Kau harus bertahan, Kimimaro…jangan pergi tinggalkan kami!" ucap Naruto, sambil memandang cemas kepada anggota keluarganya tersebut.
"Hahaha Naruto, melihat wajahmu yang seperti itu ingin membuatku tertawa..kau tak pantas memasang wajah seperti itu…" Kimimaro tertawa pelan melihat wajah Naruto yang cemas, akan tetapi tak berapa lama pandangannya berubah menjadi tajam.
"Erghhhhhhh.."
Kimimaro memegangi dadanya yang terasa sangat sakit sekali, dan membuat para angggota akatsuki menjadi tambah cemas.
"Hinata-chan, Karin-chan, Haku-chan…kerahkan semua kemampuan kalian, Kumohon!" pinta Naruto.
"Kimimaro, kenapa kau pergi menyelamatkanku? Seharusnya kau diam saja tadi…" Tanya Guren yang tak bisa membendung lagi air matanya.
"Naruto, sepertinya aku tak bisa menuruti perintahmu yang satu ini.." ucap Kimimaro.
"Apa maksudmu, Kimimaro?!"
"Aku tak bisa menuruti perintahmu untuk bertahan lebih lama…"
"Kimimaro, jangan bercanda disaat seperti ini…ini benar-benar tak culu!" ucap Itachi.
"detak jantung Kimimaro-kun semakin melemah.." ucap Karin.
"Itachi, aku tak sedang bercanda saat ini…kalian semua merapatlah! Dan kau juga adik Itachi, namamu Sasuke kan? Kemarilah!"
"aku akan menyampaikan pesan terakhirku pada kalian semua, keluargaku! Yang pertama, aku berterima kasih sekali kepadamu Naruto yang telah menjadikanku anggotamu, jangan hiraukan ucapan dari orang lain. Kau adalah ketua yang sempurna dimata ku. Yang kedua, aku sangat berterima kasih kepada sahabat-sahabatku diakatsuki yang sangat baik terhadapku, aku merasa mempunyai sebuah keluarga baru…." Para Kunoichi akatsuki tak bisa membendung air mata mereka, mereka menangis mendengar perkataan Kimimaro.
"Hentikan, Kimimaro! Kumohon, jangan tinggalkan kami semua!" ucap Naruto.
"Karin-chan, Hinata-chan, Haku-chan…jangan membuang chakra-chakra kalian, aku sudah mencapai batasku. Simpanlah chakra kalian untuk mengobati keluarga kita yang terluka nanti…maafkan aku atas semua kesalahan yang telah aku perbuat, Yamato atas insiden tadi maafkan aku..Aku hanya sedang terpancing emosi…dan Naruto, minna, maaf aku tak bisa membalas semua kebaikan kalian kepadaku…Uhukk…sepertinya Utakata, dan Gaara sudah menungguku disana.." Kimimaro sempat-sempatnya membuat sebuah candaan. Perlahan kedua mata Kimimaro mulai menutup.
"Aku memaafkanmu, Kimimaro…" Yamato memandang sedih kearah Kimimaro, ia lalu menutup kedua matanya.
"…Guren, aku mencintaimu..itu jawaban kenapa aku menyelamatkanmu…Naruto, Minna….uhuk...jaga diri kalian baik-baik…aku akan mengawasi kalian semua….Sayo…nara.." kedua mata Kimimaropun tertutup rapat, detak jantungnyapun sudah berhenti.
"Ini tak mungkin terjadi….kau bilang kau tak akan pergi meninggalkanku!" Guren langsung memberi nafas buatan pada Kimimaro, akan tetapi itu sia-sia saja. Guren lalu memeluk erat tubuh Kimimaro, sambil menangis sejadi-jadinya.
Itachipun memeluk tubuh Konan yang menangis melihat kepergian Kimimaro, semua anggota akatsuki termasuk Sasuke menitikan air mata.
"Kimimaro.." gumam Itachi, ia masih ingat saat beberapa waktu yang lalu ia bertengkar dengan Kimimaro. Ia hanya tersenyum tipis, dengan air mata yang mengalir dikedua pipinya.
"Aku ketua yang sangat buruk…" Naruto kembali menangis, melihat anggota keluarganya yang tewas.
"Lagi-lagi, aku tak bisa melindungi anggota keluargaku sendiri…" air mata terus mengalir dikedua pipi Naruto, para anggota akatsuki baru pertama kali kecuali Itachi serta Sasuke melihat Naruto menangis seperti ini.
"HAGAROMO, BISA KAU LIHATKAN DENGAN KEDUA MATAMU SENDIRI?! SAHABATKU KEMBALI MATI DIHADAPANKU! KENAPA KAU TAK MEMBANTUKU KEMBALI?!"
"Naruto-kun, hentikan!" para kunoichi Naruto kecuali Guren dan Konan, memeluk tubuh Naruto yang bergetar hebat karena menangis.
"Aku benar-benar sampah, untuk kedua kalinya aku tak bisa menyelamatkan sahabatku.." gumam Naruto. Naruto masih mengingat kata-kata Obito, saat kematian Gaara beserta Utakata. Ia lalu berdiri, para kunoichipun langsung melepaskan pelukan mereka pada Naruto. Naruto berjalan dengan lunglai kearah Juubi yang diatasnya sudah ada Obito serta Madara.
BRUKK
Semua anggota akatsuki, membelalakan matanya saat Naruto terduduk diatas tanah dengan air mata yang masih mengalir.
"HAHAHAHAHAHA….ADA APA NARUTO? BUKANNYA, KAU INGIN MEMBUNUH KAMI BERDUA?! TETAPI, KENAPA MALAH TEMANMU YANG MATI! SUDAH KUBILANG PADAMU, KATA-KATAMU YANG AKAN MELINDUNGI SELURUH ANGGOTAMU ITU BODOH! KAU BUKAN KAMI-SAMA ATAU DEWA YANG BISA MELINDUNGI MEREKA SEMUA! KALAU KAU TERUS MEMBERONTAK, TAK DIPUNGKIRI SELURUH TEMANMU AKAN MATI…" Naruto menundukan kepalanya dalam-dalam, sehingga tak seorangpun melihat ekspresi wajah Naruto karena tertupi rambut pirangnya. Air mata Naruto terus berjatuhan, Ia menangis dalam diam.
'Naruto, jangan hiraukan kata-kata Bocah Uchiha itu!' perintah Kurama.
"Maafkan aku Gaara, Utakata, Kimimaro…aku tak pantas menjadi seorang ketua.." gumam Naruto. Naruto perlahan mengangkat kepalanya, Obito dan Madara bisa melihat air mata Naruto.
"Sekarang kau terlihat begitu lemah…" gumam Madara.
"Madara, Obito…ambilah Kyuubi yang ada dalam tubuhku…ambilah kedua mataku…asalkan kalian berjanji tak akan membunuh semua teman-temanku kembali…Aku sudah tak kuat menahan rasa sakit melihat satu persatu bagian dari keluargaku pergi meninggalkan diriku…" Akatsuki, aliansi shinobi memandang tak percaya saat sang ketua akatsuki, yang terkenal dengan wibawa, kesadisannya, tengah terduduk diatas tanah dengan air mata yang mengalir dikedua matanya. Dan yang membuat mereka terkejut adalah Naruto, sudah pasrah untuk menyerahkan dirinya sendiri.
"Naruto.."
"Naruto-kun.."
Semua anggota akatsuki, rockie 12, memandang dengan pandangan sedih kearah Naruto.
"Kalian berdua ambilah, bukankah itu tujuan kalian berdua? Mengambil Kyuubi didalam tubuhku? Aku tak mau teman-temanku kembali tewas karena diriku.." ucap Naruto.
"Naruto." "Naruto-kun."
Anggota-anggota akatsuki langsung berlari kearah Naruto.
"DIAM KALIAN SEMUA!" bentak Naruto pada anggota-anggota akatsuki. Naruto langsung membuat handseal.
"Mokuton Hotei No jutsu."
Anggota-anggota akatsuki dikejutkan saat muncul kayu-kayu yang langsung melilit tubuh mereka, sehingga mereka tak bisa bergerak. Tak hanya itu, Naruto kembali membuat handseal.
"Shōton: Kurenai no Kajitsu."
Dan sedetik kemudian, seluruh anggota akatsuki sudah terkurung oleh Kristal.
'Maafkan aku, ini demi kebaikan kalian semua! Aku tak ingin kalian menangis karena kecerobohan diriku yang membuat satu persatu dari kalian tewas!' batin Naruto.
Obito dan Madara tersenyum lebar melihat Naruto yang sudah pasrah.
"Seharusnya kau menyerahkan dirimu saat sebelum perang, jadi kau tak kehilangan anggotamu Naruto." ucap Obito. Juubi lalu bergerak kearah Naruto.
"Tunggu dulu, Obito…aku akan mengambil kedua matanya terlebih dahulu." Madara langsung melompat kearah Naruto, dan mendarat dihadapan Naruto.
'Naruto, apa kau sudah gila? Sial, pak tua munculah! Aku butuh bantuan disini!' ucap Kurama yang Nampak sangat kesal terhadap Naruto.
"Kami berdua berjanji tidak akan membunuh seluruh anggota akatsuki, Uzumaki Naruto!" ucap Madara sambil menyeringai kearah Naruto. Para anggota terus memberontak , agar mereka bisa lepas dari jutsu Naruto.
"NARUTO HENTIKAN!" "NARUTO-KUN, KUMOHON HENTIKAN!"
'Ini adalah cara yang tepat untuk menebus semua kesalahanku, ini adalah jalan yang terbaik. Tak perlu ada keluarga kita yang tewas, semoga kalian hidup dengan bahagia…Sayonara Minna!' batin Naruto.
ZWUSH TAP DUAGHHHH
Madara yang baru saja akan mengambil mata Naruto, dikejutkan saat muncul seseorang didepan Naruto yang langsung menghantamkan pukulannya kearahnya.
Tiba-tiba, diudara muncul Katak besar dan langsung mengayunkan pedang yang dipegang katak tersebut kearah Madara. Madara yang sudah menggunakan mata eternal mangekyo sharingan, langsung memunculkan susano miliknya.
TRANK
Serangan katak barusan dapat ditahan dengan mudah oleh susano Madara, Madara lalu melompat kembali kebelakang dan berdiri diatas kepala Juubi.
Katak raksasa aka Gamabunta, hanya menggeram kesal. Sedangkan diatas kepalanya, ada Jiraiya yang memandang dengan tatapan tajam kearah Obito beserta Madara.
"Apa yang sedang kau pikirkan, Naruto?!" Naruto mendongakan kepalanya, dan ia melihat ayahnya sudah berada didepannya. Naruto bukannya berterima kasih pada Minato karena telah menyelamatkan nyawanya, malah menggeram kesal kearah Minato. Ia langsung berdiri sambil mencengkram kuat baju Minato.
"KENAPA KAU MENGACAUKANNYA? BIARKAN SAJA MADARA MENGAMBIL KEDUA MATAKU ITU! DAN MENGAMBIL KYUUBI DIDALAM TUBUHKU! AKU SUDAH PUTUS ASA, SUDAH 3 SAHABATKU YANG TEWAS KARENAKU! MUNGKIN, KALAU MADARA DAN OBITO MENGAMBIL MATA DAN KYUUBI DARI TUBUHKU, MEREKA TAK AKAN MEMBUNUH SAHABATKU…SAHABAT SEJATIKU…KELUARGAKU….APA KAU TAHU BAGAIMANA PERASAANKU, SAAT SATU-PERSATU ORANG YANG KUSAYANGI TEWAS DIDEPAN MATAKU SENDIRI? SANGAT SAKIT SEKALI….AKU INGIN MELINDUNGI SEMUA ORANG YANG KUSAYANGI, TAPI AKU GAGAL…PERKATAAN OBITO BENAR, AKU BUKAN KAMI-SAMA ATAUPUN SEORANG DEWA YANG BISA MELINDUNGI MEREKA SEMUA…MUNGKIN DENGAN KEMATIANKU, MEREKA SEMUA BISA HIDUP DENGAN BAHAGIA!" Minato bisa melihat air mata Naruto yang terus mengalir.
"Apa masih ada yang ingin keluarkan Naruto? keluarkanlah.." ucap Minato.
"HAGAROMO, INDRA, ASHURA, KALIAN BERTIGA BRENGSEK! KENAPA TAK ADA SATUPUN YANG MEMBANTUKU, MENYELAMATKAN TEMANKU…."
Naruto langsung melepaskan cengkramannya pada kerah baju dari Minato, ia kembali terduduk diatas tanah sambil menangis kembali.
"Naruto…" ucap Minato, ia lalu jongkok untuk menyesuaikannya dengan Naruto.
"Yang barusan kau lakukan itu adalah hal bodoh, mungkin paling bodoh…bukannya kau dijuluki sebagai ketua akatsuki yang jenius? Tapi kenapa kau melakukan hal bodoh seperti barusan." Naruto lalu mendongakan kepalanya.
"Apa maksudmu?"
"Apa kau pikir setelah Madara mengambil kedua matamu dan Obito mengambil Kyuubi didalam tubuhmu, semua anggotamu akan hidup dengan bahagia? Lihatlah kebelakang, lihat tatapan teman-temanmu itu! mereka semua menyayangimu Naruto." ucap Minato sambil tersenyum kearah Naruto.
"Aku melakukan ini semua untuk kesejahteraan anggotaku.." balas Naruto.
"Kalau itu pendapatmu, lihatlah kebelakang!" perintah Minato. Naruto lalu melirik kearah belakang, ia melihat anggota-anggotanya memandang dengan tatapan sedih. Bahkan Naruto dapat melihat, kunoichi akatsuki ada yang menangis.
"seluruh anggotamu merasa sedih, Naruto. mereka tidak bahagia. Apa kau pikir Madara dan Obito akan menepati janjinya untuk tidak membunuh anggota-anggotamu? Itu tidak mungkin, Naruto. saat Obito mengambil Kyuubi didalam tubuhmu, rencana mugen tsuki no menya akan berhasil. Semua orang didunia ini akan terkena genjutsu yang tak ada ujungnya, atau lebih tepatnya itu adalah akhir dunia. Apa kau berniar membunuh seluruh sahabatmu itu? seharusnya kau berpikir sampai disana Naruto, tapi untung saja aku tepat waktu menyelamatkanmu!" Minato lalu menepuk pundak Naruto secara pelan.
'Hn, untung saja Ayahmu tak terlambat menyelamatkanmu.' Ucap Kurama, pada Naruto yang berada didepannya.
'Naruto.' Naruto yang mengenali suara itu, langsung mendengarkan pandangannya.
'Hagaromo?' ucap Naruto.
'Sudah ku katakan padamu, aku tak bisa merubah takdir seseorang. Mendekatlah!' perintah Hagaromo. Naruto lalu berjalan mendekati Hagaromo.
'Ini yang terakhir kalinya, Naruto.' Hagaromo lalu menempelkan telapak tangannya, pada dahi Naruto. dan seketika, Naruto merasakan chakranya sudah pulih kembali.
'Gunakanlah dengan sebaik-baiknya, dan Doujutsu baru itu. hanya itu yang bisa aku lakukan padamu.'
Naruto lalu membuka kedua matanya kembali, ia langsung berdiri sambil mengepelkan telapak tangannya dengan erat. Kedua mata Naruto langsung berputar dengan cepat, menjadi Doujutsu barunya yaitu Kami No Gan.
Jutsu Kayu yang tadi melilit tubuh semua anggota akatsuki, masuk kembali kedalam tanah. dan jutsu Kristal yang mengurung merekapun, langsung menghilang.
Naruto memandang dengan tatapan tajam kearah Madara dan Obito, tubuhnya lalu diselimuti oleh amaterasu seperti Bijuu mode akan tetapi dari amaterasu.
"Terima kasih, Ayah." Ucap Naruto, Minato hanya bisa tersenyum tipis.
"Itulah tugas dari Ayah, aku akan pergi ketempat para Hokage!" Minatopun langsung menghilang dengan Hiraishin no jutsu. Diikuti oleh Gamabunta yang memilih kembali pada Aliansi shinobi.
Obito dan Madara, langsung berdiri tak jauh dari hadapan Naruto. Naruto melirik kearah belakang, dan ia melihat anggota-anggotanya sudah berada dibelakangnya. Naruto lalu mengalihkan kembali pandangannya pada Madara dan Obito.
"Sekarang, pertarungan penentuannya dimulai!"
.
.
.
.
.
TAP
Minato seketika muncul tepat didekat para edo tensei Hokage.
"Kau berhasil, Minato. Kau datang tepat waktu saat Madara akan mengambil kedua Mata Naruto." ucap Hiruzen.
"Yondaime, anakmu sama seperti Madara." Ucap Hashirama, Minato yang mendengar itu langsung mengalihkan pandangannya kearah Hashirama.
"Apa maksud anda, Hashirama-sama?" Tanya Minato.
"Anakmu sangat menyayangi semua anggota-anggotanya, bahkan ia rela mengorbankan nyawanya untuk anggotanya. Sama seperti Madara, Madarapun sangat menyayangi adik semata wayangnya Izuna Uchiha." Jawab Hashirama.
"Mungkin Naruto tak ingin kehilangan kembali orang yang disayanginya, karena ia tak ingin kejadian di masa kecilnya terjadi lagi."
"GROARRRRR."
Keempat Hokage itu langsung mengalihkan pandangannya kearah Juubi.
"Kakek, apa yang harus kita lakukan sekarang?!" Tanya Tsunade pada Hashirama.
"ya, apa yang akan kita lakukan sekarang? Juubi tengah menuju kemari!"
Hashirama langsung menatap kearah Tobirama, Hiruzen dan Minato. "Sekarang kita focus untuk menghentikan Juubi, dengan kekuatan kita berempat!"
"Dan kalian para kage, kalian semua harus selalu siap!" lanjutnya.
"Baik!"
"Tobirama, Hiruzen dan Minato, kita akan gunakan jutsu itu untuk membatasi pergerakan Juubi!" perintah Hashirama, dan dijawab anggukan oleh ketiga Hokage tersebut.
Keempat Hokage tersebut, langsung melompat kearah Juubi secara bersamaan. Hashirama, Tobirama, Hiruzen dan Minato berhasil mendarat dengan sempurna disekitar Juubi. Mereka berempat membuat handseal secara bersamaan.
"Shisekiyoujin."
Seketika muncul penghalang Berbentuk Persegi & Berwarna Merah, yang mengurung Juubi didalamnya. Juubi kembali mengumpulkan chakra untuk membuat Juubidama lagi. Hashirama yang melihat itu, kembali membuat handseal.
"Senpō.." Hashirama seketika masuk dalam mode sage miliknya. "…Myōjinmon."
Penghalang yang baru saja dibuat untuk mengurung Juubi, langsung mengempis saat menahan Juubidama Juubi. Akan tetapi, setelah itu Juubi langsung tergeletak diatas tanah dengan tubuh yang penuh dengan gerbang penyegel.
Kesepeluh ekor Juubi tak bisa digerakan, dan tubuh Juubipun sekarang tak bisa bergerak karena jutsu Hashirama barusan.
"Hebat, kekuatan para Hokage terdahulu memang luar biasa.."
"Sekarang akan lebih mudah menyerang Juubi, karena tubuh Juubi sekarang sudah tak bisa bergerak."
Para shinobi aliansi, sedikit bernafas lega saat tubuh Juubi tak bisa bergerak. Keempat edo tensei Hokage, berdiri diatas batu yang tinggi.
"Kita akan bereskan sekarang…"
.
.
.
.
.
.
TBC
HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.
BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?
Semoga chapter ini tidak mengecewakan minna.
Balasan review :
Ryu D. Doflamingo :
Dark-san, Apakah 9 Bijuu Akan Kembali Terpecah? Dan Apakah Kaguya Akan Muncul? Bagaimana Dengan Black Zetsu? haha sedikit lagi akan terungkap kok, jadi sabar yah hehe.
KUKUHPRATAMA048 :
Kapan thor naruto melawan kaguya gak sabar mau liat! Author kapan buat cerita baru? Kuharap masih kelajutan dengan cerita ini! Dan saat di DxD naruto lupa ingatan! Mungkin cerita baru setelah selesai cerita ini, kalau waktunya itu masih belum tentu. Dan terima kasih atas sarannya yah
Dark Namikaze Ryu :
Makasih pujiannya atas saran saya, jujur aja saya dapat ide ini setelah aku baca beberapa jilid di LN pada saat pertemuan Cao Cao, bahkan aku dapat ide Naruto sebagai Naga terkuat selain Great Red, Ophis dan yang ada di gerbang 666 yang diciptakan oleh tuhan di buku bible dan menyamar sebagai manusia untuk melindungi keseimbangan 3 dunia (underworld, dunia manusia dan surga) dan menciptakan perdamaian, jika mau memakai saran saya silahkan PM saya, kembali ke topik Fic ini, apakah ada efek samping dari Doujutsu Naruto? akan saya PM nanti, Dark-san. efek sampingnya, memakan banyak chakra.
Tragger :
1. Kira kira Chapter berapa tamatnya? Tidak akan lebih dari chpater 50.
Aldho :
kekuatan Naruto setelah diberi oleh Rikudou Sennin dan anak2nya apa bro ? Doujutsu Kami No Gan.
NugrahaRedjr :
berapa chap lagi...? dikit lagi
:
thor ff luar bayawak eh maksud nya luar biasa, kalau boleh saran soal pair lebih baik di NaruHina kan saja kalau di crossover kan menurut saya kurang nyambung itu sih menurut saya kalau menurut yang lain kaga tau dah :'v sorry kalau ada yang salah dari kata-kata saya :)….thanks yah atas sarannya
Sanshiro Ashakura :
Meh... ane tidak bnyk yg mau deh..! Tapi nih.. sdh mau smpai Endingnykan? Klau iya kasih taulah bocoranny dkit Happy Ending atau Sad Ending Nih...!? setengan Sad dan setengah Happy ending… tapi lebih jelasnya tunggu saja, tak akan lama kok…diusahakan cepet updatenya.
Ryouta Kyou :
jd makin keren aj fic nya..,author-chan,jutsu baru naruto itu pke kombinasi sma amaterasu, apa ada yng laen" lgi? soal Pair Harem aja dehh,kalo gk harem nanti ada kunoichi yng kecewa gk bisa dpetin Naruto,kalo Harem smua bisa kebagian Naruto nya kan hehehe…soal jutsu dari Doujutsu baru Naruto, mungkin kekuatan aslinya akan dikeluarin chapter depan.. dan thanks atas usulnya, usul yang bagus menurutku
Yo u :
Apakah kaguya akan kluar ? kalau soal itu, entahlah.
Hiruka :
FFN yang seru dan menegangkan,tapi maaf nih baru review kali ini,saya punya usul nih author,gimana kalo naruto dijadikan baik,saya tau kalo judulnya itu sama dengan sifatnya naruto,tapi menurut saya naruto yang sifatnya yg begitu sadis dan dark seperti judulnya dikurangi sifat sadis dan darknya,alangkah lebih baiknya kalo naruto dijadikan baik dan berpihak ke aliansi,itu memang tidak mungkin karena naruto yg begitu sadis dan yg sudah membunuh kerabat aliansi langsung bepihak ke aliansi,tetapi author usahakan untuk membuat keajaiban di FF ini,…thanks banget atas usulnya yah Haruka-san.
Namikaze miato :
Naruto bakal jadi jinjuriki juubi ga'?... Untuk naruto highshool ninja nantinya buat naruto lebih kuat dari ophis dan gread red bisa ga' senpai? Kalau jadi Jinchuuriki Juubi itu masih rahasia. Bisa saja dibuat kuat diatas Ophis serta Gread red, akan tetapi harus jelas dulu dari mana asal muasal kekuatannya.
Azmi harem king dxd :
thor. Pairing kesuka'an thor...pa. NARUSAKU-NARUHINA-PA NARUSASU…NaruSaku dan NaruHina…NaruSasu, tidak lah. Aku masih normal.
hadeh thor. Perasa an...teme(baca sasuke)jd culun bener dah.. jadi culun gimana?
Naruto-Senpai :
Author san apa naruto punya jurus yang menghidupkan orang mati seperti Gedo:Rinne tensei? Mungkin Cuma rinne tensei Naruto-san.
Tamma :
Hm saya mau tanya apa Naruto dapat menggunakan Jurus Limbo…sepertinya tidak.
uzumaki nico :
Ne... Senpai ceritanya makin seru aja kalau di lihat-lihat sepertinya senpai kreatif banget ya?hehehe...dan soal naruto crossover DxD nya si naruto mending pairnya sama ophis aja deh!soalnya ophis itu bener-bener cute,cantik? and loli ,jadi pas dengan naruto, semoga senpai di beri ide yang lebih kreatif lagi sama tuhan...amin...AMIN thanks atas sarannya yah.
Satrio Arif :
Dark-san saya ingin bertanya tentang beberapa hal :D
1. Apakah fic ini akan barakhir/tamat? Tentunya akan tamat.
2. Dan jika fic ini akan berakhir apakah Dark-san telah memikirkan akhir dari fic ini? Ya tentunya.
3. Apakah setelah fic ini berakhir Dark-san akan membuat fic baru? Kalau hal itu, author akan lihat jadwal dikeluar XI nanti sibuk apa tidak, kalau tidak sibuk yah akan saya buatkan yang baru.
Hmm,kalau untuk saat ini saya masih belum punya saran, lain kali jika ada saran akan saya sampaikan :D ya terima kasih
Dark syamryady :
Thor aku punya saran, diakhir cerita naruto jadi sadar dan berpihak pada aliansi kemudian naruto,anggota akatsuki, para ET hokage,kelima kage,beserta alianshi shinobi bersatu dan menyerang madara dan obito secara bersama-sama(kayak di canon). Biar jadi lebih seru….tapi, akan gampang ditebak nantinya kalau sama di canon…dan para reader akan cenderung bosan karena ceritanya sama dengan canon.
Parmanto :
Keren, kalaw boleh tw, hari apa saja ya, postingnya…di hari minggu, tapi bisa saja menjadi hari sabtu kalau beresnya cepet.
666 :
saya punya saran gimana kalau fic ini udah tamat bikin sequelnya ke anime high school dxd cuma disitu naruto kagak bakalan menghancurkan dunia lagi dan menciptakan perdamaian di dunia sana…ide yang bagus, terima kasih yah akan saya tampung dahulu dengan ide dari yang lain.
GM :
Lanjut! Nanti Naruto dibikin dilema aja, antara jadi baik atau jahat terus aja hehehe. Kira-kira masih berapa chapter lagi sebelum tamat? Jadwal updatenya itu jadi setiap seminggu, ya? Mungkin tidak akan lebih dari 5 chapter….hehe iyah, jadi seminggu sekali
Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu :
Hmm.. apakah kekuatan Naruto disini sudah menjadi GodLike? Tak terlalu GodLike sih.
Niizuma Eiji :
hai dark-san dnger2 mau bikin squel fic ini di naru x dxd ya? Gmana kalo naruto bawa tmn akatsukinya terutama hinata. Kan jarang ada cerita narucross yang bwa tmn ninjanya…kalau gk salah ada ff yang membawa teman Naruto ke dunia DxD…dan tak salah di ff itu Hinata bersama Kiba (Kiba maksudku, Kiba DxD)
:
Tadi saat baca review nya,ada yg blg spy dibuat mjd crossover,sebaiknya gk usah deh,jd gk enak nnti dibaca,krn alurnya jd berbelit2, bayangkan aja mereka udah susah2 menyelesaikan masalahnya di dunia shinobi,mlh dipindahkan ke dimensi lain kn jd gk nyambung Skalian,bgi akun fb nya donk…Nama Fb author adalah Oliver Uchida (dulu namanya Dimz akasuna)
hanafid :
Apa Kaguya akan bebas Dark-san...? kalau soal Kaguya, entahlah…Kaguya datang akan semakin panjang chapternya..
Dan Zetsu hitam kok gak kelihatan ya...? Haha soal itu, masih sebuah misteri.
Blood D. Cherry :
lanjut aja dah gan, kok Naruto ga pake Mode Ashuranya? atau kaya punya 9 Godoudama? atau bisa teleport kaya mata Sasuke….di chapter selanjutnya akan diperlihan kekuatan Doujutsu baru Naruto…
:
ahoy keren aja fightnya and selamat buat anda karena di review author sekaliber kristoper21 dan diberi saran olehnya jarang-jarang dia ngereview fic author satu pertanyaan apa nanti kyubi di keluarin dari naru atau minato..?kemungkinan salah satu dari mereka, akan ada kyuubi yang keluar
Hadinamikaze :
Apakah jinjuricki jubi akan smpat lahir author? Ya, akan terlahir seorang Jinchuuriki Juubi.
.
.
.
Yang ingin bertanya atau apalah Reviews dan kalau tidak PM saja.
Yang penting RnR yah minna.
Tunggu chapter selanjutnya minna.
JAA
