Dark Uzumaki Naruto

Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.

.

Author : dark namikaze vengeance 6661

.

Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)

.

Pair : Naruto x (?)

.

Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.

.

TERIMA KASIH KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN & RnR.

Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.

SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.

Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali . karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.

Semuanya terima kasih. .

.

.

.

Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review atau PM ,ok.

.

.

Semoga terhibur

..

RnR MINNA.

.

.

.

CHAPTER 45

.

.

.

.

.

Naruto menggeram kesal, saat ia melihat kedua wajah Uchiha didepannya ini. Kedua orang yang telah membunuh ketiga temannya, dengan mudahnya. Naruto menaikan intensitas chakranya, saat Ia mengingat semua kejadian itu. kejadian dimana, ketiga temannya tewas didepannya. Kejadian itu terus berputar dikelapanya, tanpa henti.

Tanah yang dipijak Naruto, mengalami retak berat. Anggota-anggota akatsuki berusaha, agar tubuh mereka tidak terlempar kebelakang dikarenakan muncul hembusan angin yang kuat yang berasal dari tubuh Naruto. Karin menelan ludahnya, saat merasakan chakra Naruto yang begitu dingin.

'Nampaknya Naruto-kun, benar-benar sangat marah…chakra Naruto yang begitu dingin ini, akan selalu muncul saat Naruto-kun sedang marah besar.' Batin Karin.

Dua Uchiha didepan Naruto, yaitu Uchiha Madara dan Uchiha Obito menyeringai saat mereka berdua melihat Naruto yang benar-benar Marah.

"Sepertinya, dia sudah benar-benar marah sekarang…Kau berhasil memancing emosi bocah itu, dengan kata-katamu." Ucap Madara, sambil melirik kearah Obito. Obito hanya tersenyum tipis mendengar ucapan Madara.

"Ya. Dia harus merasakan terlebih dahulu, rasa sakit yang kualami dulu saat kehilangan orang yang kusayangi." Dibenak Obito, terlintas sebuah kejadian dimana ia memeluk tubuh Rin yang sudah tak bernyawa.

"Kalian tunggu disini! Aku tidak terima penolakan!" ucap Naruto dengan nada tegas. anggota-anggota Naruto yang baru saja akan membantah Naruto, langsung mengurung niatanya. "Dan percayalah padaku, aku tak akan mati disini! Dimedan perang ini! Pegang janjiku!"

Naruto langsung berlari dengan kecepatan tinggi kearah Obito beserta Madara, meninggalkan semua anggotanya disana. Naruto lalu mengeluarkan susano miliknya, yang terbuat dari amaterasu tersebut. Obito dapat melihat Doujutsu baru Naruto yaitu Kami No gan, mata eternal mangekyo sharingan dan mangekyo sharingan yang terletak ditengah-tengah mata rinnegan itu, berputar dengan sangat cepat.

Susano Naruto langsung menghantamkan pukulannya kearah dua Uchiha itu, akan tetapi Madara dapat menahannya menggunakan susano miliknya yang secara tiba-tiba muncul. Susano Madara lalu mengayunkan katananya kearah Susano Naruto, Naruto yang melihat itu langsung melompat keudara.

Diudara, kedua lengan susano Naruto langsung memegang panah serta busur panah. Naruto lalu membidik tepat kearah Obito yang berada disamping Madara. Susano Narutopun langsung melesatkan panah yang terbuat dari amaterasu dengan kecepatan tinggi, menuju kearah Obito.

Madara memperhatikan dengan seksama arah panah Tersebut, ia tersenyum tipis kalau Panah itu mengarah kearah Obito yang berada disampingnya.

Susano Madara dapat menangkap panah yang menuju kearah Obito. susano Naruto lalu mengeluarkan dua tangan baru, yang menjadikan susano Miliknya mempunyai 4 tangan. Kedua tangan baru tersebut, sudah memegang katana beserta bor dari amaterasu.

Susano Naruto langsung melesat kearah Madara, dan mengayunkan katananya. Serangan Naruto barusan dapat memotong salah satu lengan susano Madara hingga terputus, tak hanya itu Naruto menembakan panah kaearah Obito.

Obito yang melihat panah dari amaterasu tersebut melesat dengan kecepatan tinggi kearahnya, langsung menghisap panah tersebut menggunakan mangekyo sharingannya. Naruto lalu melompat kebelakang saat susano Madara berusaha menyerangnya. Ia bisa melihat tangan Susano Madara yang sudah utuh kembali seperti semula, dan Obito yang berada didalam susano Madara. Madara lalu membuat handseal dengan gerakan cepat.

"Mokuton Hijutsu : Jukai Kotan."

Dari dalam tanah muncul seketika akar-akar pohon dalam jumlah yang sangat banyak dan runcing, akar-akar pohon yang runcing tersebut bergerak dengan sangat cepat kearah Naruto. Ia lalu melompat keudara, tetapi Naruto dikejutkan kalau serangan itu bukan tertuju padanya. Akan tetapi, pada anggota-anggotanya dibelakang.

Mata eternal mangekyo sharingan dan mangekyo sharingannya berputar semakin cepat, sedetik kemudian muncul darah segar dari kedua mata Naruto.

"amaterasu."

Naruto lalu mengeluarkan api hitam yang langsung membakar akar-akar pohon runcing tersebut, akan tetapi akar-akar pohon itu tak berhenti. Dari dalam tanah muncul kembali akar-akar pohon runcing yang dengan cepat bergerak kearah anggota-anggotanya. Naruto bisa melihat anggota-anggotanya sudah bersiap mengeluarkan jutsu, Naruto kembali membuat handseal.

"Katon Goka Mekyakku."

Naruto langsung menyemburkan api dalam lingkup yang sangat luas, api tersebut dengan cepat membakar semua akar yang tengah bergerak menuju anggotanya. Dan tak butuh waktu lama, jutsu Narutopun dapat menghentikan jutsu Madara.

Akan tetapi, Naruto dikejutkan saat Madara sudah berada tepat dihadapannya dan langsung menyerangnya. Madara menghantamkan tinjunya tepat dibagian tengah Susano Naruto, Naruto sedikit mengeluarkan darah segar akibat serangan Madara barusan. Susano Naruto lalu balik menyerang Madara menggunakan Bor serta Katanya, tapi susano Madara dapat menahannya. Susano Madarapun mengeluarkan dua tangan baru, yang menjadikan Susano Madara mempunyai 4 lengan sama seperti Naruto.

Tubuh Naruto langsung terhempas saat terkena pukulan telak dari Madara, Naruto dapat mendarat dengan sempurna diatas tanah.

'Bertarung sambil melindungi, itu mustahil. Bagaimanapun aku tak ingin kehilang temanku lagi, apapun caranya!' batin Naruto.

Naruto menyeka darah segar dari ujung bibirnya, amarahnya kembali memuncak saat melihat senyum Madara dan Obito yang ia benci. Naruto memegangi mata kanannya, menggunakan tangan kanannya.

"Hagaromo, ku harap Doujutsu baru ini atau Kami No Gan tak membuatku kecewa. Atau, aku akan benar-benar mencabik wajahmu." Gumam Naruto. keempat lengan Susano Naruto tengah memegang senjata masing-masing, akan tetapi secara tiba-tiba Bor serta Katana menghilang dari dua lengan Susano Naruto. dari dalam susano miliknya, Naruto mengadahkan kedua lengannya kedepan. Susanonyapun mengikuti dirinya, yaitu mengadahkan kedua lengannya kedepan.

Secara mengejutkan, kedua lengan susano Naruto berubah menjadi lengan mekanik yang memunculkan berbagai senjata.

"Mari kita lihat!" Susano Naruopun langsung menembakan misil beserta Rudal kearah Madara serta Obito dalam jumlah yang sangat banyak.

Sedetik kemudian, terjadi ledakan beruntun didepan Naruto. Obito beserta Madara, sedikit kewalahan menahan serangan barusan. akibat dari ledakan beruntun tersebut, muncul asap hitam yang menghalangi pandangan Naruto. Naruto lalu menghilangkan susano miliknya, dan langsung berlari menuju Madara serta Obito.

Walaupun asap hitam tebal muncul, Naruto masih dapat melihat chakra Obito serta Madara.

"Shinra tensei!"

Obito dikejutkan saat tubuhnya tiba-tiba langsung terhempas kebelakang, Naruto yang melihat Obito tergeletak diatas tanah lalu membuat handseal.

"Yoton: Shak-" Naruto langsung melompat kebelakang, saat Madara berusaha menyerangnya menggunakan susano miliknya. Naruto berdecih kesal, dan seketika tubuhnya kembali diselimuti oleh amaterasu.

Asap hitam tebal tadi sudah menghilang, dan Naruto dapat melihat dengan jelas Obito yang sudah berdiri kembali disamping Madara. Madara menghilangkan Susano miliknya.

"Berhati-hatilah,Obito…bocah itu nampaknya sudah tak main-main lagi, kalau kau membuat satu kesalahan saja kau akan terbunuh olehnya." Saran Madara pada Obito yang berdiri disampingnya.

"Kau meremehkanku, Madara. Dimataku, dia sama saja dengan bocah seumurannya."

"Terserah kau saja!" Madara lalu kembali mengalihkan pandangannya, akan tetapi ia tak melihat Naruto disana.

Naruto secara tiba-tiba, muncul dihadapan Obito dan berusaha mengayunkan pedangangnya kearah kepala Obito. Obito dapat menahannya dengan mudah menggunakan lengan kanannya yang sudah ia keraskan. Obito lalu berusaha menghisap tubuh Naruto. tetapi, Naruto kembali menghilang dari hadapannya dengan kecepatan tinggi.

"Rasenringu."

Madara beserta Obito langsung mendongakan kepala mereka keudara, dan mereka berdua dapat melihat Naruto yang melemparkan sebuah rasengan yang berbentuk seperti shuriken kearah mereka.

"Gakido : Fujutsu Kyuin."

Jutsu Naruto dapat diserap dengan mudah oleh Madara menggunakan Bulatan biru dihadapannya, Naruto yang melihat itu langsung melesat dengan kecepatan tinggi kearah Obito.

'Aku akan membereskanmu terlebih dahulu, Obito.' batin Naruto.

Naruto seketika masuk kedalam Bijuumodenya, ia membuat sebuah Bijuudama dalam ukuran kecil seperti Rasengan.

"Bijū Rasengan."

Madara tersenyum tipis kalau Naruto sedari tadi berniat menyerang Obito. Bijuu rasengan Naruto langsung saling bertabrakan dengan Gunbai milik Madara. Kedua tangan besar yang terbuat dari chakra Kurama tersebut, lalu membuat sebuah rasengan yang memiliki warna hitam.

"Dai Rasenringu."

Madara dan Obito langsung terhempas jauh ,saat rasengan Naruto barusan meledak tepat setelah menyentuh Tanah. Naruto yang melihat Madara dan Obito telah berpisah. Bijuu Mode Narutopun menghilang, tak berapa lama tubuhnya sudah diselimuti oleh amaterasu Mode. Madara yang melihat kedatangan Naruto, langsung membuat handseal.

"Mokuton sashiki no jutsu."

Madara langsung menembakan tombak-tombak kayu dalam jumlah banyak kearah Naruto, Naruto yang melihat itu langsung mengadahkan kedua lengannya.

"shinra tensei."

Tombak-tombak kayu yang baru saja akan mengenai tubuh Naruto, langsung terpental.

DHUAGHHH JRASHH

Naruto dikagetkan saat kemunculan Madara didepannya yang langsung menghantamkan tinju dari lengan susano miliknya, dan mengayunkan katana besar tersebut ketubuh Naruto. Naruto dapat mendarat dengan sempurna, saat tubuhnya barusan terhempas kebelakang.

Naruto melihat kearah perutnya yang sedikit terasa perih, dan ia melihat luka melintang disana akibat terkena katana Susano Madara barusan.

"Katon: Bakufuu Ranbu."

Naruto mendongakan kepalanya keatas, dan ia melihat Obito yang menyerangnya menggunakan elemen api. Naruto lalu mengalihkan pandangannya kearah Madara, dan Naruto dapat melihat Madara yang sedang melesat kearahnya dengan tubuh yang sudah diselimuti Susano.

"Shinra tensei."

Jutsu milik Obito dapat tertahan, dan tubuh Madara terpental kebelakang. Susano Madara lalu melemparkan katana yang dipegangnya kearah Naruto, katana tersebut bergerak dengan kecepatan tinggi kearah Naruto.

Naruto yang melihat itu, kembali membuat handseal. Akan tetapi, Naruto lupa bahwa ia juga sedang bertarung melawan Obito. Obito yang sudah berada dibelakang Naruto, langsung menghantamkan pukulan yang sangat kuat kearah Naruto yang menyebabkan tubuh Naruto terdorong kedepan.

Naruto yang dikejutkan saat menyadari keberadaan Obito dibelakangnya, tak bisa menahan pukulan Obito barusan. Katana susano Madara sudah sangat dekat dengan tubuh Naruto, Naruto lalu merogoh tas ninja miliknya. Dan setelah menemukan yang ia cari, ia langsung melemparkan kunai Hiraishin kearah Madara.

WUSH

Naruto langsung menghilang dalam sekejap, dan katanan Susano Madara menancap diatas tanah. Naruto lalu muncul dihadapan Madara, ia mengambil kembali kunai Hiraishin miliknya. Susano Madara langsung mengayunkan tangannya, berusaha menghantamkan pukulannya kearah Naruto. Naruto yang melihat itu, bukannya mundur kebelakang akan tetapi ia malah berlari mendekat sambil membuat handseal.

"Doton: Chōkajūgan no Jutsu."

BRAKK

Susano Madara langsung terhempas kebelakang, saat saling beradu tinju dengan Naruto. Naruto lalu melompat keudara saat melihat Susano Madara tergeletak diata tanah. Naruto bergerak dengan cepat kearah Madara dari udara.

"ARRRGHHHHH."

BLARR

Susano Madarapun hancur, dan muncul sebuah lubang yang cukup dalam saat Naruto menghantamkan tinjunya dengan sekuat tenaga pada susano Madara. Naruto berdiri tepat didepan tubuh Madara yang tergeletak diatas tanah.

Obito yang melihat itu langsung berlari kearah Naruto, ia lalu membuat handseal.

"Katon: Goukakyuu no Jutsu."

Obito lalu menembakan bola api berukuran besar kearah Naruto, Naruto hanya melirik kebelakang. Dan setelah itu, ia kembali mengalihkan pandangannya.

"Gakido : Fujutsu Kyuin."

Jutsu Obito barusanpun, dapat diserap oleh Naruto. "Tsk, tak akan kubiarkan kau mengangguku….Amaterasu."

Naruto memunculkan api hitam yang menglili tubuhnya serta Madara, api hitam tersebut terus berkobar-kobar. Obito mendecih saat melihat api hitam tersebut.

"Sekarang sudah selesai Madara, aku akan membereskanmu.." Amaterasu Mode Narutopun menghilang. Naruto lalu berjongkok didekat tubuh Madara, yang masih beregenerasi. Naruto langsung memegang kepala Madara menggunakan tangan kanannya.

"Ningen-" "Masih terlalu cepat, Uzumaki Naruto."

Madara langsung menendang tubuh Naruto, Naruto yang hilang keseimbangan terhempas kebelakang. Kedua lengan Naruto lalu terkena amaterasu, dan Ia menghilang dari hadapan Madara dengan shunsinnya.

Naruto muncul tak jauh dari tempat barusan, ia menatap kearah dua lengannya yang terkena amaterasu. Naruto menatap dengan seksama kearah dua lengannya menggunakan Kami No gan, dan tak berapa lama amaterasu dilengannya menghilang.

"Katon: Gōka Messhitsu."

Naruto dikejutkan saat Obito yang berada diudara, menembakan jutsu api tingkat tinggi kearahnya. Naruto tak tinggal diam, ia lalu membuat handseal.

GREBB

Akan tetapi, tubuhnya secara tiba-tiba dililit oleh kayu-kayu yang muncul dari dalam tanah. Naruto mengedarkan pandangannya , dan ia melihat Kalau kayu yang melilit tubuhnya adalah jutsu Madara. Naruto masuk kembali kedalam Amaterasu modenya, kayu-kayu yang melilit tubuh Naruto langsung hangus terbakar amaterasu.

"shinra tensei."

Obito menggeram kesal saat Naruto kembali dapat menahan serangannya.

"Sudah cukup." Madara kembali mengeluarkan susano miliknya, dengan cepat muncul dua lengan baru yang membuat Susano Madara mempunyai empat tangan. Madara serta susanoonya, secara bersamaan membuat handseal.

"Tengai Shinsei."

Naruto dan semua shinobi dimedan perang, kembali dikejutkan saat kemunculan Meteorit besar dari langit. Sinar matahari yang terhalang oleh Meteorit tersebut, membuat Bumi menjadi gelap. Tangan kanan Naruto terkepal kuat, tanpa basa basi ia langsung membuat handseal.

"Chibaku Tensei."

Naruto langsung membuat bola hitam kecil, bola hitam kecil tersebut bergerak keudara. Meteorit Madara yang sedang menuju kearah medan perang, perlahan mulai tersedot oleh bola hitam buatan Naruto. Naruto lalu berkonsentrasi penuh, agar meteorit Madara tak menghantam tanah.

"Madara, kenapa kita hanya diam saja disini?" Tanya Obito yang tiba-tiba berada didekat Madara, pandangan mereka berdua terfokus kearah bola hitam yang berada diudara.

"Aku hanya ingin melihat, apakah jutsu bocah itu berhasil atau tidak." Jawab Madara, tanpa menoleh sedikitpun pada lawan bicaranya.

"Mokuton: Hotei no Jutsu."

Dari dalam tanah, muncul seketika kayu-kayu raksasa yang berbentuk seperti tangan. Kayu-kayu tersebut, membantu Naruto agar Meteorit itu tak mendarat dimedan perang. Naruto melirik jauh kebelakang, ia tersenyum tipis saat tahu kalau itu jutsu Yamato. Dan tak berapa lama setelah itu, bola Hitam buatan Naruto dapat menghentikan meteorit Madara.

Meteorit Madarapun langsung berubah menjadi abu, dan terbawa oleh angin. Bola hitam buatan Naruto lalu menghilang.

"Usaha yang bagus Naruto. tapi, kita lihat bagaimana kau menghadapi meteorit yang kedua." sedetik setelah Madara berbicara, diudara kembali muncul meteorit yang baru. Tangan-tangan kayu buatan Yamato yang berusaha menahan Meteorit itu, hancur seketika.

Naruto menggeram kesal, ia memberikan tatapan membunuh pada Obito serta Madara.

'Kau tak perlu risih Naruto, aku akan membantumu. Aku akan memberikan chakra padamu' Ucap Kurama dari dalam tubuh Naruto.

Naruto langsung mengeluarkan susano miliknya, yang terbuat dari amaterasu. Sama seperti Madara, Susano Narutopun memiliki empat lengan. Naruto mendongakan kepalanya keudara, ia mlihat Meteorit Madara sudah hampir mencapai dirinya. Ia lalu membuat handseal, diikuti dengan susano miliknya.

"Burakkuhōru."

Tiba-tiba, dilangit muncul lubang hitam yang berdiameter sangat besar. Lubang hitam tersebut, dengan mudahnya menarik meteorit Madara yang akan menghantam tanah. Dan setelah itu meteorit Madara menghilang, diikuti dengan lubang hitam barusan. akatsuki, Keempat Hokage, serta Obito. menatap tak percaya saat meteorit Madara yang ukurannya sangat besar, dapat tertarik oleh lubang hitam barusan dengan cukup mudahnya.

"Jutsu apa itu?" Tanya Hiruzen.

"Apa kau pernah melihat jutsu yang seperti itu, Kakak?" Tobirama melirik kearah Kakaknya yang berdiri disampingnya.

"Aku belum pernah melihat sekalipun jutsu yang seperti itu." jawab Hashirama.

'Dari mana anak Yondaime Hokage mempunyai kekuatan seperti itu?' batin Hashirama.

"Apa itu jutsu seorang dewa….Shinobi?"

Sama seperti Keempat Hokage, akatsukipun sepertinya masih tak percaya saat melihat kejadian barusan.

"Itachi, apa Naruto pernah mengeluarkan jutsu seperti itu?" Tanya Sasuke.

"Tidak, dia tidak pernah mengeluarkan jutsu seperti itu sebelumnya."

"Sepertinya itu jutsu baru Naruto." gumam Yamato.

Kembali ke Naruto. Naruto tersenyum tipis saat jutsunya barusan, dapat menghilangkan meteorit Madara. Nafas Naruto langsung tersenggal-senggal, setelah mengeluarkan jutsu Barusan.

'Hagaromo, kuakui Kami No Gan mempunyai jutsu-jutsu yang diluar akal sehat. Akan tetapi, dampaknya chakraku terkuras habis walaupun Kurama memberikan chakranya padaku.' batin Naruto.

'Kau baik-baik saja, Naruto?' Tanya Kurama.

'Begitulah, Kurama. Walaupun aku mendapat chakra tambahan darimu, akan tetapi jutsu barusan memakan banyak chakra.' Jawab Naruto.

Naruto yang sudah sedikit kelelahan, dikagetkan saat Madara yang secara tiba-tiba ada didepannya. Susano Madara lalu menghantamkan tinjunya dengan kuat kearah susano Naruto, Naruto yang terkejut tak sempat menahan serangan Madara yang membuat tubuhnya terpental kebelakang.

Madara yang sudah sangat serius, kembali melesat dengan kecepatan tinggi kearah Naruto. Susano Madara menyerang Naruto secara membabi buta, menggunakan keempat katana. Naruto sangat kewalahan menghadapi serangan – serangan Dari Madara yang begitu cepat.

BRAKK

Naruto jatuh tersungkur diatas tanah, ia lalu mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya.

'Sial, jadi Madara senngaja memanggil dua meteorit itu agar aku kehabisan chakra. Dasar Uchiha licik.' Rutuk Naruto dalam hati.

Madara langsung melompat kearah Naruto yang masih tergeletak diatas tanah, Diudara Madara membuat handseal.

"Mokuton: Mokuryū no Jutsu."

Dari dalam tanah, muncul naga kayu yang melilit susano Naruto dengan erat. Tak hanya melilit, naga kayu tersebut menyerap chakra Naruto. Madara yang melihat itu, langsung melesat dengan kecepatan tinggi kearah Naruto.

Naruto terus memberontak agar bisa lepas dari lilitan naga kayu tersebut, naga kayu tersebut terus melilit tubuh Naruto walaupun tubuhnya sedang terbakar oleh amaterasu. Naruto mengalihkan pandangannya keudara, dan ia melihat Madara tengah menuju kearahnya.

Naga kayu buatan Madarapun, hangus terbakar oleh amaterasu. Naruto langsung berdiri kembali, dan Susano Naruto dapat menahan katana susano Madara menggunakan Bor serta Katana yang dipegangnya. Dari dalam, Naruto langsung membuat handseal.

"Mokuton: Hotei no Jutsu."

Madara langsung melompat keudara, saat dari dalam tanah muncul kayu-kayu yang berusaha melilit tubuhnya. Di udara, dengan gerakan yang cepat Susano Madara berhasil memotong kayu-kayu yang berusaha melilitnya.

"Uhuk…Uhuk.."

Naruto langsung terduduk diatas tanah, Ia memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya. Para anggota akatsuki yang melihat itu, langsung berlari menuju Naruto. Naruto lalu memberi isyarat pada teman-temannya, kalau dia baik-baik saja. Akatsuki yang melihat Isyarat dari Naruto, Mau tak mau harus kembali ketempat barusan.

Susano Naruto perlahan mulai menghilang, Madara yang melihat itu tak ingin membuang-buang kesempatan. Ia bergerak dengan cepat kearah Naruto, dan langsung menyerang Naruto. Narutopun terpental jauh kebelakang,dan ia terkapar diatas Tanah.

Susano Naruto lalu menghilang, nafasnya semakin memburu.

"NARUTO" "NARUTO-KUN."

Para anggota akatsuki lalu bergegas kearah Naruto, Madara tersenyum tipis melihat Naruto yang terkapar. Iapun langsung melompat kearah Naruto, dan bersiap menyerang Naruto menggunakan susanonya.

"BERAKHIR SAMPAI DISINI, UZUMAKI NARUTO!"

JLEBB

Anggota akatsuki menatap tak percaya apa yang mereka lihat sekarang, tak jauh dari mereka. Naruto yang tergeletak diatas tanah, tertusuk oleh katana susano Madara.

"SIALAN!"

Yamato, Itachi, dan Sasuke langsung melesat dengan kecepatan tinggi kearah Madara. Itachi dan Sasuke langsung mengeluarkan susanonya masing-masing, Yamato lalu membuat handseal.

"Doton: Chidōkaku."

Tubuh Madara langsung terpenta keudara, saat tanah yang dipijaknya menjadi naik secara tiba-tiba. Akan tetapi, katana susanonya masih menancap ditubuh Naruto.

"SEKARANG!"

Mei Terumi langsung melompat keudara, dan ia membuat handseal secara cepat.

"Yōton: Yōkai no Jutsu."

Mei Terumi menyemburkan lava yang langsung menutup tubuh Susano Madara, Karin lalu melompat kearah Madara diikuti oleh Yamato dibelakangnya.

"sekarang giliranmu Karin, jangan sampai meleset…. Doton: Chōkajūgan no Jutsu."

Yamato menempelkan kedua telapak tangannya pada punggung Karin, Karin lalu menghantamkan pukulannya tepat pada susano Madara. Susano Madarapun hancur seketika, saat terkena pukulan dari Karin barusan. Yamato langsung membalikan berat tubuh Karin secara semula.

"SASUKE, ITACHI!"

Itachi dan Sasuke melompat keudara, mereka berdua sekarang sudah berada diatas tubuh Madara. Susano Itachi menghantamkan tinjunya pada Madara, yang membuat Madara terhempas dengan cepat kebawah. Susano Sasuke yang melihat itu, langsung menembakan panah dengan kecepatan tinggi pada Madara.

DHUARR

Tubuh Madara terkena panah susano Sasuke, dan langsung terkapar diatas tanah. panah Susano Sasukepun menghilang.

"SEKARANG SELESAIKAN, KONAN!"

Tubuh Madara seketika sudah diselimuti kertas-kertas oleh Konan, Madara hanya memasang seringai diwajahnya.

"Lumayan!" Kertas-kertas Konan yang menempel pada tubuh Madara, berubah seketika menjadi kertas segel. Akatsuki yang sudah yakin akan berhasil menyegel Madara, dikejutkan saat Madara kembali mengeluarkan chakra dalam jumlah besar yang membuat kertas-kertas segel ditubuhnya hancur.

Madara kembali mengeluarkan susano yang memiliki 4 lengan, lengkap dengan katana. ia memberi tatapan membunuh pada semua anggota akatsuki termasuk Naruto.

Naruto lalu mencabut katana yang menancap ditubuhnya, ia sedikit meringis kesakitan saat kunoichi akatsuki mencoba menyembuhkan lukanya.

"Naruto-kun, cepat gigit." Tanpa basa-basi, Naruto menggigit tangan kiri Karin. Sedangkan Haku serta Hinata mengobati luka diperut Naruto yang mengalami luka parah akibat tertusuk katana susano Madara.

Naruto melepaskan gigitannya pada lengan Karin, yang membuat Karin memandang bingung kearah Naruto.

"Karin-chan, Hinata-chan, Haku-chan…simpan chakra kalian untuk nanti! Aku sudah sedikit baikkan." perintah Naruto. Mereka bertiga, dapat melihat kalau Naruto berbohong. Mereka melihat Nafas Naruto yang masih memburu.

"Tapi, Naruto-kun-" "Percayalah, aku tak akan mati semudah yang kalian kira." Potong Naruto, Naruto memberi senyum tipis pada ketiga kunoichi itu agar mereka percaya. Mereka bertigapun mengangguk.

Naruto lalu duduk bersila diatas tanah. "Karin-chan, Hinata-chan, Haku-chan…tolong lindungi aku sebentar!"

Naruto lalu menutup kedua matanya secara perlahan. dan setelah beberapa menit, kelopak Mata Naruto berubah menjadi orange pertanda kalau Naruto masuk kedalam Sage mode. Naruto langsung membuka kedua matanya, tak ada perubahan yang berarti pada kedua mata Naruto. kalau biasanya saat Naruto memasuki sage mode, mata Naruto akan berubah menjadi seperti Katak. Saat ini kedua mata Naruto yang merupakan doujutsu baru Kami No Gan, gabungan dari Rinnegan serta eternal mangekyo sharingan dan mangekyo sharingan. Warna Rinnegan di kedua mata Naruto, mengalami perubahan menjadi sedikit berwarna orange gelap.

Naruto lalu berdiri, ia bisa melihat para anggotanya tengah bertarung melawan Madara yang menggunakan Susano. Naruto langsung melompat keudara. "KALIAN SEMUA MENJAUHAH DARI SINI, SEKARANG!"

Para anggota akatsuki mengangguk, merekapun langsung menjauh dari sana. Madara mendongakan kepalanya, ia melihat Naruto yang tengah membuat handseal.

"Senpo: Cho Odama Rasenshuriken."

Naruto membuat Rasenshuriken dalam ukuran yang sangat besar, berkali-kali lipat dari Rasenshuriken yang biasa ia buat. Naruto lalu melemparkan Rasenshuriken raksasa itu kearah Madara. mata eternal mangekyo sharingan serta mangekyo sharingannya berputar dengan cepat, dan tiba-tiba Rasenshuriken tersebut sudah diselimuti oleh amaterasu.

Madara yang baru saja akan menyerap jutsu Naruto menggunakan teknik Gakido, mengurungkan niatnya saat Amaterasu yang menyelimuti Rasenshuriken tersebut.

DHUARRRRRR

Ledakan yang sangat besar terjadi disana, para aliansi shinobi langsung mengalihkan pandangannya pada asal ledakan tersebut. Mereka semua bisa melihat, sebuah lubang besar akibat ledakan tersebut.

Obito yang sedari tadi menyaksikan pertarungan Naruto melawan Madara, langsung bergerak menuju Madara. Madara tergeletak diatas tanah, dan Susanonya menghilang karena hancur saat ia berusaha menahan Rasenshuriken berukuran besar tersebut.

Naruto mendarat didekat tubuh Madara, sennin mode miliknya pun sudah menghilang. Ia kembali membuat handseal.

Naruto berjalan menuju tubuh Madara yang tergeletak diatas tanah, tubuhnya sedang beregenerasi akibat terluka parah.

"Banshō Ten'in."

Tubuh Madara langsung ditarik oleh Naruto, ia lalu mencekik leher Madara. Naruto memberi tatapan membunuh para Madara.

"Ningen-" "Sudah kukatakan masih terlalu cepat, bocah!"

Naruto langsung melepaskan cekikannya pada leher Madara, saat Madara mengeluarkan susano sempurnanya. Naruto yang sudah kelelahan hanya berdecak kesal, ia menahan rasa sakit akibat luka di perutnya yang belum sembuh. Obito berdiri tak jauh dari sana, ia tersenyum tipis saat Madara berhasil

'Brengsek…Kurama berikan aku chakra, aku akan menggunakan replika dengan Jubah Susano lagi!' ucap Naruto.

'Itu akan langsung membunuhmu Naruto..' Bentak Kurama.

Naruto terus berlari menghindari kaki susano perfect Madara yang berusaha menginjak tubuhnya.

"Ada apa Naruto? keluarkanlah lagi Kyuubi yang memakai jubah Susanomu itu! kita bersenang-senang lagi!" Susano Sempurna Madara langsung mengayunkan katana besarnya pada Naruto, Naruto dapat menghindarinya dengan cukup mudah dengan melompat kebelakang. Akan tetapi, kaki Susano Madara langsung menendang tubuh Naruto yang menyebabkan tubuh Naruto terhempas kebelakang.

"Arghhhh.."

Naruto berusaha berdiri kembali, sambil mengabaikan luka yang terus mengeluarkan darah segar diperutnya itu. dari dalam tubuh Naruto, Kurama memberikan chakranya pada Naruto. Naruto yang sudah berdiri kembali, menyeka darah segar dari bibirnya. Ia lalu membuat Handseal.

"UZUMAKI NARUTO!"

"RASAKAN INI UCHIHA MADARA…. Ken'in bōru seishin."

Diatas susano sempurna Madara muncul sebuah lubang yang cukup besar, tak seperti lubang tadi. Madara mendongakan kepalanya, dan memandang heran pada lubang yang berada diatas susanonya tersebut.

'Kenapa lubang itu tak memiliki gravitasi yang bisa menyedot apa saja?' batin Madara.

Akan tetapi, secara tiba-tiba lubang itu menyerap chakra Susano Sempurna Madara dan tak butuh waktu lama susano Sempurna Madara menghilang. Tubuh Madara seperti ditarik dengan sangat kuat oleh lubang tersebut.

"ARGHHHHHHHHHH."

Madara berusaha memberontak, dengan segala cara akan tetapi tak bisa. Naruto bisa melihat, sedikit demi sedikit ruh tubuh Madara mulai keluar dari tubuhnya.

'Sialan, ternyata bocah itu mengeluarkan lubang untuk menarik ruh ku..' batin Madara.

Naruto berkosentrasi penuh, ia menutup kedua matanya. Obito lalu berlari kearah Naruto, untuk mengangguk Naruto. ia melemparkan beberapa fuma shuriken pada Naruto.

TRANK TRANK

Sasuke dapat menahan fuma-fuma shuriken yang mengarah pada Naruto.

"SIALAN KAU UZUMAKI NARUTO!" ruh dari tubuh Madara, sudah hampir semuanya keluar dari tubuh edo tensei Madara.

"DEMI DENDAMKU, DENDAM ANGGOTAKU….KELUARLAH RUH UCHIHA MADARA!"

ruh dari tubuh edo tensei Madara Uchihapun, dapat ditarik oleh lubang yang berada diatasnya. Lubang itu lalu menghilang, dan diikuti tubuh Edo tensei Madara yang berubah menjadi kertas-kertas yang berterbangan tertiup angin. Dari tubuh edo tensei Uchiha Madara, tergeletak seorang mayat shinobi.

Tiba-tiba medang perang menjadi sunyi, setelah mereka semua melihat Edo tensei Madara telah kalah. Sedetik kemudian, terdengar suara riuh dimedan perang.

Naruto lalu terduduk diatas tanah, sambil memegangi luka diperutnya.

'Hagaromo, Indra, Ashura…terima kasih…berkat Doujutsu yang kalian berikan, Madara dapat dikalahkan….sekarang aku akan menghabisi, Uchiha Obito.' Batin Naruto.

"Uhuk…Uhuk.."

Naruto terbatuk mengeluarkan darah segar, Obito yang melihat itu langsung berlari menuju kearah Naruto.

"BRENGSEK KAU UZUMAKI!"

"Tak akan ku biarkan kau pergi!" ucap Sasuke.

"Sudah cukup sampai disini, Obito…Uchiha." Tambah Itachi yang sudah berada didekat Sasuke.

"Tsk, kalian benar-benar pengkhianat clan Uchiha….terutama kau, Uchiha Itachi…Kau rela membunuh Seluruh clan Uchiha termasuk Ayah dan Ibumu, hanya untuk adik bodohmu itu."

"Hentikan, Obito!" perintah Itachi, Obito yang mendengar perintah Itachi hanya menyeringai.

"Kau boleh menghina diriku sepuasnya. Akan tetapi, aku tak akan membiarkan kau….MENGHINA KAKAKKU!" mata Sasuke berputar dengan cepat, menjadi mangekyo sharingan. Ia lalu mengeluarkan Susano miliknya, Susano Sasuke langsung menembakan tiga panah kearah Obito secara beruntun. Obito terus berlari menghindari panah-panah Susano Sasuke, ia melihat salah dua panah Sasuke menuju kearahnya.

Ia menghisap salah satu panah tersebut, sedangkan satu panah lagi hanya menembus tubuhnya.

"Doton: Doryūsō."

Obito lalu melompat keudara, menghindari tanah lancip yang berusaha menusuk tubuhnya.

"Yōton: Yōkai no Jutsu."

Mei Terumi langsung menyemburkan lava dalam jangkauan yang luas, Obito yang melihat itu hanya tersenyum mengejek.

"Terlalu lamban, bodoh." serangan Mei Terumi barusan, hanya menembus tubuh Obito. akan tetapi, Obito dikejutkan saat disekitarnya sudah ada kertas-kertas peledak.

Terjadi ledakan diudara, Obito sedikit merintih kesakitan saat terkena serangan barusan. ia mendarat cukup jauh dari hadapan anggota akatsuki.

'Sial, aku terkena tipuan kecil.' Rutuk Obito dalam hati.

Sasuke bersama Itachi, melirik kearah belakang dan mereka berdua melihat Guren, Mei Terumi, Yamato serta Konan.

"Jangan lupakan kami, Itachi..Sasuke." Ucap Yamato sambil tersenyum tipis.

"Bagaimana keadaan Naruto?" Tanya Itachi.

"Dia sedang diobati oleh Haku, Karin dan Hinata." Itachi hanya menganggukkan kepala, mendengar jawab dari Yamato. Ia kembali mengalihkan pandangannya, kearah Obito.

Tak jauh dari tempat pertarungan akatsuki melawan Obito. Naruto tengah tergeletak diatas tanah, karena sedang diobati luka yang dideritanya oleh Haku, Karin dan Hinata.

"Erghhh…"

"Tahan, Naruto-kun…memang akan sedikit sakit, karena luka yang diderita Naruto-kun parah." Naruto hanya menganggukan kepalanya, dan ia perlahan menutup kedua matanya.

MINDSCAPE

Naruto membuka kedua matanya, dan ia sekarang tengah berada diatas kepala Kurama.

"Kau berhasil Naruto! Kau berhasil mengalahkan Madara." ucap Kurama.

"Hn." jawab Naruto singkat.

"Apa yang sedang kau pikirkan?" Tanya Kurama, Naruto terdiam cukup lama saat ia mendengar pertanyaan dari Kurama barusan. "Tsk, Jawab pertanyaanku Bocah!"

"Kurama, aku sedang memikirkan kata-kata terakhir Uchiha Madara sebelum ruhnya ditarik keluar.." Kurama lalu mengingat-ngingat kejadian beberapa saat lalu tersebut.

"Perkataan Madara yang mana? Bukannya kata terakhir Madara yaitu….SIALAN KAU UZUMAKI NARUTO!" Naruto menutup kedua telinganya, saat Kurama mempraktikan kata-kata yang disebutkan Madara tadi.

"Apa kau sudah Gila, Kurama?!" bentak Naruto. "….Bukan, bukan yang itu Kurama."

"Cih, berani-beraninya kau memanggilku Gila…Aku tidak mendengar Madara mengucapkan kata lain selain kata barusan." Kurama sedikit menggeram kesal, karena Naruto telah memanggilnya Gila.

"Hn, apa hanya aku yang mendengar perkataan dari Madara?" gumam Naruto.

"Kalau hanya kau yang mendengar, apa yang Madara katakan?" Naruto hanya diam tak menjawab, ia lalu menutup kedua matanya dan menghilang dari sana.

"Tsk, Sialan kau Naruto!" geram Kurama.

END MINDSCAPE

Naruto membuka kedua matanya, ia melihat tiga Kunoichi masih mengobati lukanya. Naruto lalu mencoba duduk.

"Jangan terlalu banyak bergerak , Naruto-kun!" ucap ketiga Kunoichi tersebut. Naruto bisa melihat anggota-anggota akatsuki tengah bertarung melawan Obito, ia juga melihat Juubi yang tergeletak diatas tanah Karena disekujur tubuhnya terdapat Gerbang penyegel.

Guren memandang bengis kearah Obito, ia masih teringat saat Obito yang mengontrol Juubi dan menewaskan Kimimaro, Gaara dan Utakata. Guren lalu membuat handseal.

"Crystal Release: Growing Crystal Thorns."

Obito lalu melompat keudara, saat dari dalam tanah yang dipijaknya muncul Kristal-kristal lancip berusaha menusuk tubuhnya. Yamato yang melihat itu langsung membuat handseal.

"Mokuton sashiki no jutsu."

Tombak-Tombak kayu buatan Yamato, langsung melesat denga cepat kearah Obito. Obito yang melihat itu, membuat handseal seketika.

"Katon: Gōka Messhitsu "

Tombak-tombak Kayu Yamato, langsung hangus terbakar oleh jutsu api Obito. Obito lalu berhasil mendarat dengan sempurna diatas tanah, Itachi yang melihat itu kembali membuat handseal.

"katon : goka mekkyaku."

Itachi menyemburkan api dengan jangkaun yang sangat luas kearah Obito, Sasuke yang melihat itu lalu menembakan panah dibelakang jutsu api Itachi.

"Serangan yang luar biasa, Itachi…akan tetapi, masih terlalu lamban." Obito hanya berjalan melewati Justu api Itachi, akan tetapi ia dikejutkan saat melihat panah yang berada dibelakang jutsu api Itachi.

JLEBB

"Arghhh…Uhuk.."

Obito tak sempat menghisap panah Susano Sasuke, dan membuat tubuhnya terkena panah Susano Sasuke. Sasuke memberi seringai kepada Obito.

'Jadi, Itachi sudah memperkirakan kalau jutsu miliknya tidak mengenaiku. Dan memerintah Sasuke, untuk menembakan panah dibelakang jutsu miliknya…Itachi, dia memang shinobi jenius.' Batin Obito.

Sasuke kembali menembakan panah secara beruntun kearah Obito, panah-panah tersebut melesat dengan kecepatan tinggi.

Semua anggota akatsuki memandang dengan seksama, apa serangan Sasuke barusan mengenai Obito atau tidak. Akan tetapi, mereka semua tak menemukan Obito disana.

"Tsk, dia kabur menggunakan Jikkukan miliknya." Ucap Itachi.

"Cih, aku akan membunuhnya nanti." Geram Sasuke, Susano Sasukepun berangsur-angsur menghilang. Itachi, Sasuke, Guren, Mei Terumi, Konan dan Yamato berjalan kearah Naruto.

Semua anggota akatsuki, membelalakan matanya saat Obito muncul tepat dihadapan Naruto. Mata kanan Itachi, lalu mengeluarkan darah segar.

"amaterasu."

Obito langsung mundur saat amaterasu mengelilingi tubuh Naruto, Haku, Hinata dan Karin.

"Cih." Obito hanya berdecih kesal, saat melihat amaterasu dihadapannya. Naruto lalu berdiri, ia memerintahkan ketiga Kunoichi itu pergi ketempat anggota akatsuki yang lain dengan shunsin mereka masing-masing.

Setelah ketiga Kunoichi tersebut pergi, Naruto langsung melompat keudara. Kedua matanya berputar menjadi Kami No Gan, tubuh Naruto kembali diselimuti oleh amaterasu.

'Akan ku hancurkan tubuhmu, dengan sisa tenaga yang kupunya.' Batin Naruto.

Obito mendongakan kepalanya keudara, dan ia melihat Naruto yang tengah melemparkan beberapa kunai Hiraishin keberbagai arah.

'Kunai Hiraishin? Pastinya dia akan muncul disalah satu kunai tersebut.' batin Obito.

Naruto seketika langsung menghilang, Obito memasang posisi siaga sambil mengedarkan pandangannya ke segala penjuru.

TAP JLEBB

"Chidori."

Obito membelelakan matanya saat melihat Kemunculan Naruto dihadapannya, dan Naruto langsung menyerangnya menggunakan Chidori. Chidori Naruto menusuk Dada Obito, hingga tembus kebelakang.

"Uhuk..Sialan kau…..Naruto." Obito mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya.

Naruto memberi seringai sadis miliknya pada Obito. "Ini masih belum apa-apa, bajingan….Kau harus membayar semua sakit yang kurasakan…Chidori Nagashi."

Chidori tadi lalu menjalar ke tubuh Obito, yang membuat tubuh Obito lemas seketika. Obito lalu mencabut paksa tangan Naruto yang menancap didadanya, dan melompat menjauh dari Naruto.

'Uzumaki Bajingan! Dia melemparkan kunai-kunai Hiraishin tadi hanya untuk umpan, agar diriku lengah dan berpikir kalau ia akan muncul disalah satu kunai tersebut. Lalu, ia muncul dihadapanku dan menyerangku..' rutuk Obito dalam Hati.

.

.

.

.

.

.

Di kubu Aliansi, para shinobi Aliansi tengah bertarung dengan Juubi-Juubi berukuran kecil.

"Ini tak ada habisnya!" geram Kiba. "…Gatsūga."

"Berhenti mengoceh, lawan saja! Atau kau mati terbunuh…. Hakke Kūshō." Neji langsung memukul mundur Juubi yang berusaha menyerangnya.

"GROARRRRRRRRR!"

Juubi meraung dengan suara keras, saat Juubi-Juubi berukuran kecil tengah bertarung melawan pasukan Aliansi shinobi.

"Kalau kau terus mengeluh, itu tak ada gunanya." Tambah Shino, Kiba langsung mendelik kesal kearah Shino.

"Sialan kau, Shino!" Shino yang mendengar itu, tak menanggapi perkataan dari Kiba. Ia tengah serius melawan Juubi-Juubi dihadapannya.

"Hijutsu: Mushidama."

Shino lalu menyelimuti tubuh-tubuh Juubi dihadapannya dengan serangga, dan tak berapa lama tubuh Juubi-Juubi itupun habis oleh serangga-serangga Shino.

"Shikamaru, apa kau lihat jutsu-jutsu yang dikeluarkan Naruto tadi?!" Tanya Chouji.

"Ya aku melihat semuanya, Chouji." Jawab Shikamaru yang berada didekat Chouji. Shikamaru tengah mengontrol bayangannya untuk melawan Juubi, sedangkan Chouji diam didekat Shikamaru untuk menjaga Shikamaru dari serangan Juubi.

"Itu jutsu yang luar biasa. tak pernah kulihat jutsu itu sebelumnya, pastinya jutsu itu memakan banyak sekali chakra." Shikamaru terdiam saat mendengar ucapan Chouji barusan.

'Yang dikatakan Chouji benar, jutsu yang dikeluarkan Naruto bukan jutsu biasa. aku tak pernah melihat Shinobi menggunakan jutsu-jutsu itu sebelumnya.' Batin Shikamaru.

Shikamaru yang tengah asik dengan pikirannya, tak menyadari ada Juubi yang tengah menuju kearahnya.

"bubun baika no jutsu."

Chouji langsung menghantamkan pukulan menggunakan lengan kanannya yang telah berubah menjadi besar. "Jangan melamun disaat seperti ini, Shikamaru."

Shikamaru langsung tersadar dari lamunannya. "Maafkan aku Chouji."

"Yo, dasar mahluk menjijikan. Akan kubunuh kalian satu persatu oh yeah." Killer Bee tengah membunuh satu persatu Juubi yang mengelilingi tubuhnya menggunakan pedang ditangannya.

'Apa kau masih belum siap,Hattsan?' Tanya Killer Bee.

'Aku masih belum siap, Bee. Aku harus mengumpulkan Chakraku sampai penuh.' Jawab Hachibi.

'Yo Tak bisakah sampai setengah dulu, Hattsan?'

'Sudah kubilang hentikan dahulu rap bodohmu itu, Bee…aku mengumpulkan chakraku sampai penuh, agar aku tak perlu lagi mengisi chakra lagi nanti….Bee, kita harus semakin berhati-hati. Ichibi dan Rokubi telah tertangkap, tak bisa dipungkiri sekarang kau akan menjadi Incaran bersama Kyuubi yang berada didalam tubuh ketua akatsuki itu. sekarang hanya tersisa Kyuubi dan diriku, saat semuanya terkumpul…itu adalah akhir bagi kita semua…perjuangan kita semua akan sia-sia, para shinobi yang mati mengorbankan nyawanya dimedang perang menjadi tak berarti.'

'Aku akan berhati-hati, Hattsan. Aku tak akan membiarkanmu tertangkap oleh lawan.'

"Elbow." Killer Bee langsung tersadar dari lamunannya, ia menatap Raikage A yang sudah berada didekatnya.

BLETAK

"Sudah kukatakan jaga konsentrasimu, Bee!" bentak Raikage A, sambil memukul cukup keras kepala Killer Bee. Killer Bee sedikit merintih kesakitan saat terkena pukulan dari kakaknya tersebut.

"Lariat." Killer Bee langsung memutuskan kepala Juubi yang berusaha menyerang Kakaknya dari belakang, A memberi sebuah senyum tipis pada Bee.

Tiba-tiba, ditengah-tengah A serta Bee datang Juubi yang membawa tombak ditangannya. "Sekarang, Bee…sudah lama kita tak menggunakannya…"

"Baik, Brother." Killer Bee beserta A langsung melesat kearah Juubi dihapan mereka.

"Double Lariat." "Double Lariat."

Kepala Juubi itupun terlepas dari tubuhnya, saat terkena Lariat A dan Bee. Para kage yang melihat A dan Bee hanya menggelengkan kepalanya. Oonoki lalu membuat handseal.

" Iwa no Gōremu."

Oonoki membuat sebuah mahluk besar terbuat dari batu, ia lalu menaiki pundak dari mahluk buatannya tersebut. Mahluk besar buatan Oonokipun langsung bertarung dengan Juubi-Juubi berukuran kecil tersebut.

Yondaime Kazekage, membunuh dengan cukup sadis pada Juubi-Juubi yang dilawannya. Ia masih tak bisa menerima kematian anaknya yang terbunuh, yaitu Gaara.

'Ayah macam apa aku ini, aku penyebab kesengsaran yang diderita Gaara…aku tak pernah membahagiakan Gaara, malah aku yang menyebabkan Gaara dibenci oleh para penduduk desa…aku dengan tidak punya hatinya, memasukan Ichibi pada tubuh Gaara…dan aku mencoba membunuh anakku sendiri beberapa kali…aku belum meminta maaf atas segala yang telah kuperbuat pada Gaara.' Batin Yondaime Kazekage.

"Gaara.." Mifune yang berada didekat Yondaime Kazekage, dapat melihat Yondaime Kazekage menitikan air mata dari kedua matanya.

"Kazekage.." Mifune melihat Yondaime Kazekage menyerang Juubi-Juubi didepannya dengan sadis , bahkan sampai tubuh Juubi hancur.

"Sakin Nami no kyu." Juubi-Juubi didepan Kazekage yang sudah diselumuti oleh pasir emas, langsung hancur seketika. Mifune yang melihat emosi Kazekage yang tak terkendali, lalu berlari kearah Kazekage.

"Kazekage, kendalikan emosimu…kalau kau bertarung dengan emosi seperti ini, kau bisa terbunuh." Ucap Mifune.

"Diam kau, Mifune!…Aku masih tak terima Anakku tewas, Ayah macam apa aku ini..aku tak bisa menolong Anakku saat Anakku tengah sekarat…aku benar-benar Ayah yang paling bodoh…bahkan aku belum meminta maaf pada anakku.." bentak Kazekage pada Mifune.

"Aku tahu, Kazekage…tapi kalau kau seperti ini, kau bisa terbunuh.."

"Aku tak peduli, Mifune..aku lebih baik mati, dari pada hidup dengan penuh penyesalan seperti ini.."

"Kazekage, pikirkanlah anak-anakmu yang lain. Anak-anakmu pastinya akan sedih kehilangan dirimu, jangan mengambil tindakan bodoh seperti itu…seharusnya kau bisa membedakan mana tindakan yang harus kau pilih, Karena kau seorang Kage." Mifune lalu membalikan badannya, dan ia langsung membelah dua Tubuh Juubi menggunakan katana yang dipegangnya.

"Kau benar, Mifune…aku memang bodoh." Kazekage lalu menyeka air matanya, dan ia kembali bertarung.

Cukup jauh dari tempat Kazekage serta Mifune, tim medis tengah mengobati luka para shinobi yang terluka.

"Apa masih lama, Sakura?" Tanya Kakashi yang tengah diobati luka yang berada dikaki serta tangannya.

"Sebentar lagi, Kakashi-sensei….Kakashi-sensei?" Kakashi langsung menatap kearah Sakura yang tengah mengobati lukanya.

"Ada apa, Sakura?" Sakura menundukan kepalanya, dan membuat Kakashi bingung.

"Kakashi-sensei, apa tim 7 masih bisa bersatu kembali seperti dahulu?" Kakashi cukup lama terdiam, saat Sakura menanyakan hal itu.

"Aku tak tahu, Sakura….Aku juga ingin tim 7 bersatu kembali seperti dahulu, tapi hal itu cukup mustahil. Sudah jelas Naruto tak menganggap kita semua adalah temannya lagi." Jawab Kakashi.

"Kalau waktu bisa aku putar kembali di saat kita baru pertama menjadi tim 7, aku akan mencoba menahan Naruto…" Kakashi menepuk pelan kepala Sakura, Sakura lalu mengangkat kepalanya. Ia menatap kearah Gurunya tersebut.

"Kau tak perlu berkhayal seperti itu, Sakura…sekarang fokuslah, kita masih dalam situasi peperangan…Sakura, apa kau lihat Sasuke? Aku tak melihat Sasuke dimanapun."

"Aku juga tak tahu, Kakashi-sensei. Sasuke-kun menghilang entah kemana." Jawab Sakura.

'Sasuke, dimana kau sekarang?' batin Kakashi.

"Kakashi, apa lukamu sudah sembuh?" Tanya Guy yang berada di dekat Kakashi.

"Sudah selesai, Kakashi-sensei." Kakashi mengangguk, dan ia mengucapkan terima kasih pada Sakura.

"Kakashi, Sakura…aku mempunyai sebuah berita untuk kalian berdua.." ucap Guy yang secara tiba-tiba menjadi Serius.

"Kalian berdua sudah tahukan, kalau Uchiha Madara telah tiada?" Kakashi dan Sakura menganggukkan kepala mereka. "…Dan yang mengalahkannya adalah Naruto."

Kakashi serta Sakura terkejut mendengar ucapa Guy barusan, Kakashi serta Sakura tak tahu kalau Naruto yang telah mengalahkan Madara. Karena, Kakashi pada saat itu berada paling belakang pasukan Aliansi dan tengah diobati lukanya oleh Sakura.

"Dan berita buruknya…" Sakura serta Kakashi kembali memandang dengan seksama karah Guy. "…Sasuke sekarang berada dipihak Akatsuki."

Kembali, Sakura dan Kakashi dikagetkan saat mendengar ucapan Guy barusan. "Kau tidak sedang bercanda kan Guy?"

"Tidak Kakashi. Aku melihatnya di Akatsuki, dan ia bertarung bersama dengan Akatsuki….sepertinya ia menyebrang ke kubu Naruto."

'Sasuke, Naruto…' batin Kakashi.

Sedangkan dibarisan paling depan, keempat Hokage juga sedang bertarung dengan Juubi-Juubi berukuran sama seperti mereka.

"Rasengan." Minato menghantamkan rasengan pada salah satu Juubi berukuran sama sepertinya.

"Hashirama-sama, ini tak ada habisnya….walaupun kita adalah edo tensei yang mempunyai chakra tak ada habisnya, tetapi para aliansi shinobi akan kehabisan chakranya. " Ucap Hiruzen pada Hashirama.

"Aku tahu, Hiruzen. Aku juga tengah Memikirkan rencana yang tepat untuk menghentikan ini semua." Jawab Hashirama. Minato melirik kearah Naruto yang tengah saling berhadan dengan Obito.

'Naruto, kau berhasil..kau berhasil mengalahkan Madara..' batin Minato.

.

.

.

.

.

Naruto dan Obito saling melemparkan tatapan tajam.

"Tak akan ku biarkan kau membunuh temanku lagi, Bedebah. Aku akan mematahkan setiap tulang yang berada ditubuhmu itu, dengan kekuatanku yang tersisa." Geram Naruto, amaterasu yang menyelimuti tubuhnya berkobar-kobar.

"Hn, Aku akan membunuhmu dan mengambil Kyuubi didalam tubuhmu Uzumaki Naruto." Naruto dan Obito langsung berlari secara bersamaan.

"Katon: Gōkakyū no Jutsu." "Katon: Bakufuu Ranbu."

Jutsu api Narutopun dapat ditahan oleh jutsu api Obito, Naruto yang melihat itu kembali membuat handseal.

"fuuton: shinku taigyoku."

Naruto menembakan beberapa peluru angin kearah Obito, Obito yang melihat itu terus berlari kearah Naruto dan peluru-peluru angin tersebut hanya menembus tubuh Obito.

"Susano."

Naruto lalu memunculkan susano miliknya yang memiliki dua tangan. Tangan kanan susano Naruto memegang bor, sedangkan tangan kirinya memegang katana. Naruto langsung berlari kearah Obito.

'Aku harus memanfaatkan chakraku yang tersisa setelah melawan Madara.' batin Naruto.

Obito lalu mengeluarkan beberapa fuma shuriken berukuran raksasa dari dimensi Kamui, fuma-fuma shuriken tersebut melesat dengan cepat kearah Naruto. Susano Naruto dapat dengan cukup mudah menahan fuma-fuma shuriken yang dikeluarkan oleh Obito.

"Arghhh.." Tubuh Naruto secara tiba-tiba terduduk diatas tanah, sambil memegangi luka diperutnya yang kembali mengeluarkan darah segar. Susano miliknya beserta Amaterasu yang menyelimuti tubuhnya, menghilang seketika.

"Luka diperut Naruto-kun kembali terbuka. Luka diperut Naruto-kun memang belum sembuh secara sempurna, karena tadi Obito tadi berusaha menyerang kita." Ucap Hinata dan dijawab anggukan oleh Karin serta Haku. Para anggota akatsuki lalu bergerak kearah Naruto.

Obito yang melihat Naruto terduduk diatas tanah, tak ingin membuang-buang kesempatan. Ia lalu membuat handseal sambil berlari menuju Naruto.

"Katon: Gōka Messhitsu"

Obito menembakan api kearah Naruto, Naruto melirik kearah jutsu Obito tersebut. Tangan kirinya lalu mengadah kedepan.

"Shinra..tensei."

jutsu api buatan Obitopun dapat ditahan oleh Naruto, Obito kembali mengeluarkan dua buah fuma shuriken yang ia lemparkan kearah Naruto. Naruto yang melihat itu lalu membuat handseal.

"Doton: Doryūheki."

Kedua fuma shuriken tersebut, langsung tertancap pada dinding tanah dihadapan Naruto. akan tetapi Naruto dikejutkan, saat dari dinding tanah dihadapannya muncul Obito yang berusaha menyerang Naruto. Naruto yang melihat itu, ia mengabaikan rasa sakitnya dan langsung melompat keudara.

'Aku harus segera menyelesaikan ini secepatnya.' Batin Naruto.

Tubuh Naruto kembali diselimuti oleh Amaterasu, ia langsung melesat dengan cepat kearah Obito. Naruto langsung membuat handseal.

"Dai Rasenringu."

Naruto lalu menjatuhkan rasengan berwarna hitam. Rasengan tersebut langsung meledak saat menghantam tanah. Obito dapat menghindari serangan Naruto barusan, Ia lalu mengalihkan pandangannya keudara dan ia ia tak melihat Naruto disana.

Naruto muncul secara tiba-tiba didapan Obito, ia lalu menghantamkan tinjunya kearah Obito.

"AKU AKAN MEMBUNUHMU!" Naruto langsung menyerang Obito secara membabi buta, Obito tak bisa menghindari serangan Naruto yang sangat cepat. Naruto lalu mengeluarkan Susanonya kembali, Susano Naruto seketika memegang sebuah busur panah dengan panah.

Susano Naruto langsung menembakan beberapa panah kearah Obito dari jarak dekat. Salah satu panah tersebut berhasil mengenai tubuh Obito, dan membuat tubuh Obito tergeletak diatas tanah.

Nafas Obito memburu, ia merintih kesakitan sambil berusaha melepaskan panah yang tertancap ditubuhnya.

'Sial, aku sudah mencapai batasku….bahkan aku sudah tak bisa kabur dari sini menggunakan Jikukkanku.' batin Obito.

Tak jauh berbeda dari Obito, nafas Naruto juga sudah tersenggal akibat kelelahan. Naruto dengan sekuat tenaga berjalan kearah Obito, Susano mulai menghilang diikuti oleh amaterasu yang menyelimuti tubuhnya. Tubuh Naruto lalu masuk kedalam Bijuu Modenya. Naruto kembali membuat handseal seketika dengan segenap kekuatan miliknya yang tersisa.

"Ini…sudah…berakhir… Bijū Rasengan." Naruto memunculkan dua buah lengan dari chakra Kyuubi, kedua lengan tersebut mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama berukuran seperti rasengan. Setelah selesai, Salah satu tangan Kyuubi memanjang kearah Obito dan menghantamkannya pada Obito.

DHUARRRRRRR

"ARGHHHHHHHH."

Ledakan yang sangat besar kembali terjadi. Mode Bijuu Naruto langsung menghilang dan Naruto lalu tergeletak diatas tanah.

"NARUTO-KUN!" "NARUTO!"

Anggota-anggota akatsuki langsung berlari dengan cepat kearah Naruto yang sudah tergeletak diatas tanah.

"Gaara, Utakata, Kimimaro….dendam kalian telah tuntas…sekarang tugasku sudah selesai." Gumam Naruto.

Tak Naruto sadari, kalau Obito masih hidup setelah terkena seragan Naruto barusan. Obito yang tengah dalam keadaan sekarat, lalu membuat handseal dengan kekuatannya yang tersisa.

Tiba-tiba, Juubi yang berada dimedan perang menghilang seketika. Dan muncul kepulan asap putih dimedan perang, yang menghalangi pandangan semua orang. Setelah semua kepulan asap itu menghilang, betapa terkejutnya semua shinobi dimedan perang saat Juubi menghilang secara tiba-tiba.

"Aku merasakan chakra yang luar biasa, dari arah jam 11!" ucap Tobirama. Keempat Hokage seketika mengalihkan pandangannya kearah yang dimaksud Tobirama, dan mereka semua melihat seseorang berdiri disana.

"Apa dia menghisap chakra Juubi pada tubuhnya?" gumam Tobirama.

"Tak mungkin..kalau seperti itu…dia adalah….Jinchuuriki Juubi."

.

.

.

.

.

.

TBC

HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.

BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?

Semoga chapter ini tidak mengecewakan minna.

Balasan review :

:

ara..naru dapet doujutsu baru,apa doujutsu itu punya power of creation(menciptakan sesuatu yang dikehendaki)..? hmm sepertinya tidak hehe

Tamma :

Hm saya punya saran nih Dark-san kalau lanjutan fanfic ini dicrossoverkan ntar Naruto kehilangan sebagian kekuatanya tapi sebagai gantinya Naruto akan mendapat Secred Gear nah namanya adalah (Iron Gear) dan bentuk Balance Brekernya seperti Iron kan bentuk Iron Man ada berbagai bentuk jadi tinggal pilih yang mana…hmm saran yang bagus, akan kutampung dulu hehe

Dark uzumaki :

Kalau soal doujutsu kami no gan nya naruto itu bisa makai teknik MS,EMS dan RINNEGAN secra bersamaan ya thor….ya, karena itu doujutsu gabungan dari MS,EMS, RINNEGAN.

Naruto-Senpai :

Author yang akan menghidupkan para aliansi shinobi yang sudah mati?Madara kah atau Naruto? entah hehe entah akan dihidupkan lagi atau tidak…biar tambah penasaran…

Ryouta Kyou :

ne si Sasu kan reinkarnasinya Indra,knapa dy gk brtarung bantuin Naruto? scra Sasu bukan anggota akatsuki yng dilarang Naru buat brtarung lawan Madara kan? trus Rooki 12 jga knpa gk bantu"in buat lawan Madara,juubi atau Obito? Sasuke secara tak langsung dia menjadi bagian dari akatsuki, Ia juga mau tak mau harus menuruti perkataan Naruto. rookie 12 dilarang keras oleh keempat kage serta para hokage edo tensei untuk ikut membantu bertarung.

blueshappire :

Senpai knp pda tnya kpan ending'a sih jd ksel deh bca'a,,, entahlah,mereka nampaknya ingin melihat bagaimana akhir ceritanya…

Senpai idupin lg utagaakimmi donk kasian kn senpai dlu blng gk ad bkln yg mti knp jd angst sih,senpai itu author yg baik nepatin jjni updte 1minggu se x eh bner di tepatin aku suka author rajin…terima kasih atas pujiannya yah, kalau soal menghidupkan para anggota akatsuki itu masih rahasia biar tambah penasaran

Azmi harem dxd :

Thor...Selamat menunaikan ibadah puasa y...oke,

Ane pgn ngasi 5 pertanya an

. Inikan hr. Puasa. Pa kah. Kinerja author dlm. Menulis. Akan menurun….jujur saja kinerja otakku dibulan puasa sedikit terganggu, kadang di otak ku tak muncul ide..

2terus. Pa ff naru x dxd. Akan di tunda. Dahulu...karna. Thor. Lg puasa…sepertinya begitu, author juga sedang melihat jadwal kelas 2, takut kemungkinannya author akan menghadapi prakerin di kelas 2 yang otomotasi prakerin itu paling cepat 3 bulan.

3sy, terharu sekali lg ni, thor. Sa at. Kematian, kimimaru…hehe

4ni. Buat. Teman. . Dxd. Mending itachi saja. Thor….soal itu, akan kupikirkan…kalau iyapun, akan kubuat Itachi sebagai kakak Naruto.

5arigatou, karna. Telah, menggunakan. Nama doujutsu. Dr saran sy. Itu. Adalah, hal yg sgt membanggakan. Buat sy thor…Ok, kupikir itu nama yang bagus

review :

thor apa naruto nanti jadi baik? Masih rahasia hehe biar tambah penasaran

Dark syamryady :

Thor, tnggal brpa chptr lgi, udah mau hbis ya? Ya, udah mau habis. 5 chapter lagi.

uzumaki nico :

Wah senpai makin seru aja ceritanya...hehehe,ne senpai mending kalau bikin naru x DxD nya jangan bawa temen-temen dari dunia shinobi!gak seru soalnya mending dibikin jangan sama temen Dari dunia shinobinya!dan juga ingat ya pair naruto sama ophis aja kalau senpai gk mau pair nya satu aja yaudah pairnya sama ophis dan kuroka aja senpai!dan satu lagi mending waktu update ceritanya dibikin jadi 4 hari sekali atau 5 hari sekali aja senpai biar gak lama tunggunya hehehe udah gak sabar ngeliat lanjutannya soalnya...mohon dibalas reviewnya ya senpai! #Authorgarukgarukkepala hehe author masih mendalami cerita DxD dengan melihat animenya dari season 1-2..tapi aku belum tahu siapa itu Kuroka? Emangnya Ophis itu ada berapa orang? #TolongDiJawab hehe

Blood D. Cherry :

gan ada yang salah di nama jurus sebenernya nama jurus yang ngeluarin meteor tuh bukan 'Meteorite Technique' tapi naman aslinya tuh 'Tengai Shinsei'…oh maaf hehe, aku mendapatkannya di salah satu blog Naruto…sekali lagi maaf

Tuxedo Hitam :

Doujutsu apa kami no gan... Doujutsu gabungan antara Rinnegan, Eternal mangekyo sharingan serta mangekyo sharingan.

sentrok :

Hmmz sangat memuaskan dan bikin penasaran. Kalo naruto dah ngalahin madara apa dia mau pulang ke konoha' ? Atau ngebangun desa baru? Lanjutkan terus jangan ada akhir hahaha soal itu mungkin dichapter ini terjawab hehe

[report review for abuse] Hadinamikaze chapter 44 . Jun 29

Naruto kalah dngn kkuatan yg sdh sprti itu

sprtinya krg cocok author

tpi di tnggu ljutannya

HiNa devilujoshi :

utakata mati, apa semua anggota akatsuki akan mati semua? (semoga gak.) kita lihat saja nanti, biar tambah penasaran hehe

Satrio Arif :

Doujutsu Kami no gan nya naru belum ngeluarin kekuatan aslinya ya? Ya, hehe

AoiKishi :

kami no gan nya belum ngeluarin kemampuanya aslinya yah? Hehe ya begitulah

naru pake amaterasu modenya keren. apa mirip naruto pake kyubi mode? yg warna kuningnya diganti sama item? Tak terlalu mirip dengan Kyuubi Mode Naruto.

kenapa jubi nga disegel kembali aja? bukanya kemampuan senjutsu hasiramakyuubi mode minato bisa nyegel? Menyegel dimana maksudnya? Lihatlah beberapa chapter terakhir ini, akan banyak kejutan

:

kok Sasu-Teme jd cengeng thor? Yah begitulah, hehe banyak yang bilang Sasuke jadi culun di fic ini, author hanya tidak memberi peran banyak disini tak seperti chapter-chapter awal cerita ini.

apa pihak aliansi bakal membantu akatsuki atah sebaliknya.? Akan terjawab nanti juga hehe

Dark Namikaze Ryu :

Kayaknya mulai mencapai titik akhir fic ini, apakah Obito akan sadar? dan juga apakah sebagian Chakra 9 Bijuu akan diberikan ke Naruto Oleh Obito seperti di Canon?. saatnya ke Topik DxD, saya akan kasih ide baru lagi Dark-san, Naruto Sebagai Anak dari 2 Clan Iblis murni yaitu Bael dan Phenex, ayahnya bernama Minato Phenex Adik dari Lord Phenex, sedangkan ibu nya bernama Kushina Bael, Teman Venelana Gremory, dan Naruto di latih oleh Naga yang diselamatkan Naruto saat Masih kecil, dan untuk Chap-chap awal jangan langsung ke Canon tapi kecerita pelatihan kekuatannya, pertemuan keluarga Gremory termasuk Rias dan Peerage nya, sampai pelatihan bersama Naga yang pernah di selamatkan, oke lanjutkan…Obito akan sadar? Masih rahasia, biar tambah penasaran hehe oh yah boleh kah aku minta daftar naga-naga yang ada di DxD? Kayaknya banyak banget? #garukgarukkepala

Aldho :

Thor,Naruto sama Madara kuat mana ? pastinya Naruto, terlebih lagi dia udah mendapat kekuatan dari Hagaromo serta kedua anaknya.

Uzumaki-Namikaze Elmas :

Author - San apa semua biju akan berada di tubuh naruto seperti di manga? Hehe masih rahasia biar tambah penasaran.

ahmad. .9 :

Hehehe. . . Numpang lewat Gan. Oh. . . Iya, msak naruto yang udah dpat kekuatan dari leluhur shinobi ama kedua anaknya mudah kalah sama Mbah Madara Gan ? biar ada sedikit perlawanan hehe

Dan juga seharusnya naruto dapet gunain senjutsu mode dan cakra tak terbataskan Gan/Author_san ? untuk chakra tak terbatas sepertinya tidak, kalau Chakra Naruto tak terbataskan pastinya akan menang dengan mudahnya..:)

KUKUHPRATAMA048 :

semoga naruto di dxd kekuatannya dari nol pasti akan seru! Naruto melatih semua kemapuan dari :

1. Ninjutsu,

2. Genjutsu,

3. Taijutsu,

4. Kenjutsu,

5. Fuinjutsu,

6. Kekkei Genkai.

Sejata Sword of Darkness.

Mau tanya ni apa sharigan naruto bisa meniru semua kemampuan musuh iblis dan malaikat jatuh? Thor! Thanks yah atas sarannya…soal bisa tidak sharingan Naruto meniru kemampuan iblis atau malaikat jatuh nanti sepertinya tidak akan bisa.

Uzumaki 21 :

Apakah ada yang akan memiliki mata seperti Juubi? Atau mata ketiga seperti Kaguya dan Madara? sepertinya bakal ada yang memiliki mata kaya Juubi, tapi untuk mata ketiga seperti Kaguya atau Madara..nampaknya tidak akan ada.

Obito menghisap Kunai Hiraishin? Apa nanti akan menjadi kesalahan Obito? Semisal Minato yang akan berpindah ke dimensi kamui Obito (#Kalo bisa pindah)…soal ini masih rahasia

Oke Naruto Xover dxd-nya ditunggu. Soal pair-nya, bisakah salah satu dari Naruto x Hinata; Naruto x Akeno; Naruto x Gabriel; Naruto x Ophis atau Harem?masih belum mikir sampai kesana hehe

altadinata :

knp zetsu gk kliatan di sini? Hehe masih sebuah misteri…