Dark Uzumaki Naruto
Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.
.
Author : dark namikaze vengeance 6661
.
Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)
.
Pair : Naruto x (?)
.
Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.
.
TERIMA KASIH KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN & RnR.
Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.
SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.
Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali . karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.
Semuanya terima kasih. .
.
.
.
Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review atau PM ,ok.
.
.
Semoga terhibur
..
RnR MINNA.
.
.
.
.
A/N : karena 1 atau 2 chapter lagi fic ini akan berakhir, Author ingin minta Maaf pada reader semua yang telah mengikuti fic ini dari chapter 1 sampai sekarang. Author ingin minta maaf kalau ada salah kata, atau omongan author yang pernah menyinggung kalian selama ini Author minta maaf sebesar-besarnya. Author hanya manusia biasa yang pastinya pernah membuat kesalahan, Pokoknya author minta maaf sebesar-besarnya dari lubuk hati yang paling dalam kepada kalian semua.
Dan yang paling terpenting terima kasih telah mengikuti fic ini dari pertama
CHAPTER 47
.
.
.
.
.
Obito lalu bangkit kembali sambil memasang senyum mengejek kearah Naruto. Narutopun mundur beberapa langkah kebelakang, saat Obito berdiri kembali seperti semula. Dengan cepat luka dipunggung Obito akibat serangannya barusan sembuh dengan cepat.
"Kau meremehkanku, Uzumaki Namikaze Naruto. sekarang aku akan membuatmu sekarat, dan mengambil Kyuubi didalam tubuhmu itu!" Naruto dapat melihat seringai diwajah Obito semakin lebar.
SYUTT JRASH
Hokage, akatsuki serta Naruto dikejutkan saat salah satu panah Susano menusuk tubuh Obito, Naruto langsung melirik kearah Sasuke dan ia melihat susano Sasuke sudah diselimuti oleh tanda kutukan. Sasuke baru menyadari susano miliknya telah diselimuti oleh tanda kutukannya, yang membuat serangannya barusan dapat melewati hadangan bola-bola hitam Obito dan tepat menusuk tubuh Obito.
"Hn, jadi tanda kutukanmu itu senjutsu juga Sasuke." Gumam Itachi.
"Aku juga baru menyadarinya." Balas Sasuke singkat. Tobirama tersenyum tipis saat mereka semua tahu kelemahan Jinchuuriki Juubi itu sekarang.
'Jadi hanya senjutsulah yang mampu melukainya.' Batin Tobirama.
Obito lalu mematahkan Panah susano yang menancap ditubuhnya, luka akibat serangan barusanpun sembuh dengan cepat. Obito memandang Naruto dengan bengis, ia langsung bergerak kearah Naruto dengan kecepatan yang ia punya.
Obito terus menyerang Naruto menggunakan bola-bola hitam yang ia rubah sesuka hati, Naruto benar-benar sangat kewalahan menahan serangan Obito yang begitu cepat.
'Sial, sage modeku hampir habis. Aku sudah tak punya chakra lagi, hanya ini satu-satunya cara mengalahkannya!' rutuk Naruto dalam hati.
Beberapa luka Naruto dapatkan ditubuhnya, akibat terkena serangan Obito. Sage mode Naruto hampir mulai menghilang.
"Kawazu Tataki."
Obito terhempas cukup jauh kebelakang, Naruto memanfaatkan itu untuk pergi dari sana menggunakan shunsinnya. Sedetik kemudian Naruto muncul didekat para edo tensei Hokage serta yang lain, ia langsung terduduk diatas tanah dengan nafas yang tersenggal-senggal. Sage modenya telah menghilang, yang membuat mata Naruto kembali seperti semula yaitu hitam legam.
"Memang kita sudah tahu apa kelemahannya, akan tetapi tetap saja. Saat ia terkena serangan, Luka –luka ditubuhnya sembuh dengan sangat cepat." Gumam Hashirama sambil memandang dengan seksama kearah Obito, yang berdiri tak jauh dari hadapan mereka.
Akatsuki, Minato dapat melihat darah segar keluar dari bekas-bekas luka yang Naruto dapatkan saat berhadapan dengan Obito barusan.
"Kita harus mengobati terlebih dahulu lukamu, Naruto!" ucap Itachi. Naruto hanya menggelengkan kepalanya.
"Tak perlu, Itachi." Balas Naruto.
"Temanmu benar, Naruto. lukamu harus diobati terlebih dahulu." Naruto langsung mengalihkan pandangannya kearah Minato.
"Heh kau meremehkanku, aku tak akan mati hanya dengan luka sekecil ini, Tou-san." Minato hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, saat mendengar jawaban dari anak semata wayangnya tersebut.
Sasuke yang masih menyelimuti dirinya menggunakan Susano, tengah membidik tepat kearah Obito. Susano Sasukepun langsung menembakan panah kearah Obito. Obito yang melihat itu langsung menghindari panah Susano Sasuke, dengan kecepatan yang ia punya. Sasuke yang melihat serangannya barusan dapat dihindari, menembakan kembali panah-panah kearah Obito secara beruntun.
"Kau kira seranganmu itu akan kembali mengenaiku? Jangan harap, Uchiha Sasuke!" Obito lalu melompat menjauh dari hadapan Hokage edo tensei serta Akatsuki, ia lalu menaruh kedua telapak tangannya diatas tanah.
Hokage edo tensei serta Akatsuki dikejutkan saat dari dalam tanah muncul sesuatu yang berusaha menyerang mereka semua. Para hokage edo tensei sedikit terkena serangan barusan, Itachi lalu memandang dengan seksama kearah Obito.
'Jadi dia merubah Bola-Bola hitam itu, dan menyalurkannya kedalam tanah untuk memberi serangan kejutan dari bawah tanah.' batin Itachi.
Para Hokage edo tensei serta Akatsuki, mendarat tak jauh dari tempat mereka barusan. Akatsuki dapat melihat luka yang diderita Hokage edo tensei akibat terkena serangan dari Obito barusan, tak beregenerasi.
"Kita harus berhati-hati sekarang, walaupun kita seorang edo tensei sekalipun. Saat kita semua terkena serangan dari bola-bola hitam tersebut, luka-luka kita tak akan beregenerasi seperti saat ini." Hashirama memperlihatkan luka barusan ditangan kanannya, yang tak beregenerasi. "..untung saja serangan barusan tak memotong salah satu lenganku."
Itachi tengah membopong tubuh Naruto yang sudah tak dapat berdiri akibat kelelahan, mereka berdua berada dibarisan paling belakang. Naruto memberi isyarat kepada Itachi agar melepaskannya, iapun lalu duduk diatas tanah.
"Sudah kukatakan lukamu itu harus disembuhkan terlebih dahulu, Naruto." Naruto hanya menggelengkan kepalanya, pertanda ia tak mau. Itachi menghela nafasnya saat melihat sifat keras kepala Naruto muncul kembali. ia bisa melihat Nafas Naruto yang memburu, serta keringat dan darah yang bercampur sudah membasi tubuhnya.
'Kurama apa kau sudah selesai mengisi chakramu?' Tanya Naruto pada Kurama.
'Tsk, bisakah kau diam bocah. Aku tengah berkosentrasi, kalau kau terus mengoceh ini akan memakan banyak waktu.' Jawab Kurama, Naruto yang mendengar itu hanya berdecak kesal.
Minato lalu berjalan mendekat kearah Itachi serta Naruto yang berada paling belakang. Minato dapat melihat anaknya yang terduduk diatas tanah, sambil mengatur nafasnya.
"Errrghhh.." Naruto memegangi luka ditangannya yang cukup dalam, darah merembes keluar dari tangan Naruto yang memegangi lukanya tersebut. Itachi serta Minato saling pandang, Itachi lalu menganggukan kepalanya.
"Tak ada cara lain kalau seperti ini, semoga Kyuubi tidak menyadarkannya." Gumam Itachi, mata Itachi lalu berputar dengan cepat menjadi eternal mangekyo sharingan. Itachi menepuk pundak Naruto, Naruto langsung menoleh pada Itachi yang menepuk pundaknya.
"Genjutsu: Sharingan."
DEG
Naruto seketika terkena genjutsu dari Itachi, Itachi lalu menggendong tubuh Naruto dipunggungnya. Itachi mengalihkan pandangannya kearah depan, dan ia melihat Hokage 1,2,3 serta adiknya yang tengah bertarung melawan Obito. iapun mengalihkan pandangannya kembali pada Minato.
"Yondaime, aku akan membawa Naruto untuk menyembuhkan lukanya. Dan tolong jaga adikku sebentar!" Minato menganggukan kepalanya, dan Itachipun menghilang dari hadapan Minato menggunakan Shunsin. Setelah kepergian Itachi beserta Naruto, ia langsung membantu Hokage edo tensei serta Sasuke melawan Obito.
Didalam tubuh Naruto, Kyuubi tersenyum tipis saat melihat Naruto terkena genjutsu dari Itachi. Ia tak mempunyai niat sedikitpun untuk menyadarkan Naruto. 'Bagus, Itachi. Dia harus diam dahulu untuk beberapa menit, agar chakraku terisi kembali.'
TAP
Itachi mendarat tepat didekat para Kunoichi Akatsuki yang berada lumayan jauh dimedan perang. Para Kunoichi akatsuki langsung mengerubuni Itachi yang tengah menggendong Naruto, mereka bisa melihat pandangan mata Naruto yang sayu.
"Kenapa dengan Naruto-kun?" Tanya para Kunoichi akatsuki. Itachi tak menjawab dahulu pernyataan para kunoichi Akatsuki tersebut, ia membaringkan tubuh Naruto diatas tanah.
"Dia terkena genjutsu milikku, aku sengaja agar lukanya disembuhkan terlebih dahulu. Kalau ia menuruti sifat keras kepalanya, Ia tak akan mampu membuat handseal dengan luka-luka dikedua lengannya itu." Hinata, Karin, Haku langsung mengobati luka Naruto dengan ninjutsu medis mereka. Itachi membalikan tubuhnya, ia memandang kearah Medan perang.
PLUK
Itachi melirik kearah orang yang menepuk pundaknya, ia bisa melihat kalau Konanlah yang menepuk pundaknya tersebut.
"Apa yang tengah kau pikirkan, Itachi-kun?" Tanya Konan sambil berdiri disamping Itachi. Itachi mengalihkan pandangannya kembali kemedan perang. Lama tak ada jawaban sama sekali dari Itachi, terdengar hanya helaan nafas dari Itachi.
"Itachi-" "Dengan musuh kita yang sekarang seorang Jinchuuriki Juubi, aku merasakan firasat buruk. Sedikit demi sedikit kepercayaanku untuk menang dari Obito mulai menipis, bukannya aku tak percaya dengan kekuatan keempat Hokage edo tensei, Yamato, Sasuke, serta Naruto tapi melihat kekuatan Obito yang sekarang rasanya agak ragu." Konan yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.
GREBB
Itachi merasakan tangan kanannya digenggam erat oleh Konan. "Aku, atau kami semua para Kunoichi Akatsuki percaya Itachi-kun, Naruto-kun, Yamato-kun, serta Sasuke-kun akan dapat mengalahkan Obito."
Itachi tersenyum mendengar ucapan Konan barusan padanya. "Konan-chan, dan kalian para Kunoichi Akatsuki , teruslah berada disini sampai akhir perang. Walaupun situasi dimedan perang sangat buruk, jangan pernah kalian kesana. Karin pasti akan memberi tahu kalian dengan jutsu senndor yang bisa melacak chakra kami."
"Tapi kenapa Itachi-kun?" Tanya Konan sambil memandang dengan seksama kearah Itachi.
"Itachi-kun, luka Naruto-kun telah semuanya pulih!" Itachi lalu melepaskan tangan Konan yang menggenggam erat tangan kanannya. Ia berjalan mendekat kearah Naruto, dan menggendong kembali tubuh Naruto.
"Konan-chan, Kalian semua…" para Kunoichi Akatsukipun langsung mengelilingi tubuh Itachi. "…situasi dimedan perang masih stabil, jangan khawatir. Dan kalian semua berjanjilah untuk tidak kemedan perang disaat situasi medan perang yang terburuk sekalipun. Ini adalah perintah Naruto. Naruto tak mau semua anggotanya kembali pergi meninggalkannya, terutama kalian semua. Walaupun kami semua tewas disana, tetapi kalian tak boleh tewas seperti kami…..yang paling penting adalah kita semua adalah Keluarga. tak ada pria yang membiarkan wanita tewas untuk melindunginyakan? Kalian semua berjanjilah, ini adalah perintah dari Naruto."
Itachipun langsung pergi kembali dengan Naruto digendongannya menggunakan shunsin miliknya. semua Kunoichi akatsuki menyatukan kedua tangan mereka untuk berdo'a, sambil memejamkan kedua matanya.
Itachi mendarat kembali dimedan perang, ia bisa melihat keempat Hokage, Yamato beserta adiknya dibuat kerepotan oleh Obito seorang. Mereka semua lalu melompat kebelakang, tepat didepan Itachi. Itachi langsung mendudukan tubuh Naruto diatas tanah.
"Kai!" Narutopun langsung tersadar dari genjutsu Itachi, ia bisa melihat luka-luka ditubuhnya sudah sembuh. Walaupun Luka-luka ditubuhnya sudah hilang, tak membuat Naruto bugar kembali karena chakranya masih belum pulih. Minato lalu berjongkok didekat Naruto, ia menyodorkan tinju kearah Naruto. Naruto melirik kearah Minato, dan Minato hanya memasang senyum diwajahnya.
Naruto langsung menyatukan tinju miliknya dengan sang ayah.
TUK
Naruto memejamkan kedua matanya bersamaan dengan Minato yang sama menutup kedua matanya.
MINDSCAPE
Naruto membuka kedua matanya, ia berdiri tepat dihadapan Kurama.
"Apa kabar diriku yang lain?" Tanya Kurama, Naruto langsung mengalihkan pandangannya dan ia dapat melihat satu Kurama yang lain didekatnya, akan tetapi Kurama yang lain itu memiliki warna bulu yang sedikit agak gelap.
"Kenapa Kurama ada 2?" kedua Kurama itu saling pandang satu sama lain.
"Kau belum menjelaskannya, Minato?" Naruto memandang dengan seksama kearah orang yang berada dikepala Kyuubi yang satunya lagi, ia baru menyadari kalau itu adalah Ayahnya lalu melompat dan mendarat tepat didepan Kyuubinya.
"Sepertinya belum.." Minato lalu memandang Naruto dengan seksama. "…Akan kujelaskan, saat diriku tengah sekarat aku menyegel Kurama didalam tubuhmu. Akan tetapi, aku hanya menyegel setengahnya saja, sedangkan setengahnya lagi kusegel didalam tubuhku. Sehingga seperti yang kau lihat sekarang, Kyuubi menjadi dua."
"Hey diriku yang lain, bisakah kau memberi sedikit chakramu pada anak ini?!" pinta Kurama Naruto, pada Kurama Minato. Kurama Minato yang mendengar itu hanya menyunggingkan senyum.
"Tak masalah, diriku yang lain." Kurama Minato lalu menyodorkan kepalan tangannyanya pada Naruto, Naruto melirik sebentar kepada Kurama dihadapannya dan ia lalu membalas menyatukan kepalan tangan mereka.
DEG
Naruto merasakan tubuhnya seketika sudah bugar kembali, dan chakra ditubuhnya sudah terisi kembali.
MINDSCAPE END
Naruto membuka kedua matanya secara bersamaan dengan Minato, mereka berduapun langsung berdiri sambil memandang kearah Obito.
"Kita hancurkan tubuh bajingan itu!" Sasuke lalu kembali mengeluarkan susano miliknya, sedetik kemudian susano miliknya sudah diselimuti oleh tanda kutukan miliknya.
Sasuke langsung berlari kearah Obito, diikuti oleh Itachi yang juga mengeluarkan susano miliknya. Naruto yang melihat kedua anggotanya sudah pergi terlebih dahulu, menutup kedua matanya. Cukup lama Naruto terdiam sambil menutup mata, dan setelah itu ia membuka kedua matanya yang memperlihatkan mata katak atau pertanda kalau ia sudah masuk dalam sage mode. Sedetik kemudian, Narutopun menghilang dengan shunsin miliknya.
Susano Itachi lalu mengayunkan katana yang dipegangnya kearah Obito, Obito yang melihat itu langsung merubah bola-bola hitam miliknya menjadi perisai berukuran besar.
TRANK
Serangan Itachi barusan dapat ditahannya dengan mudah oleh perisai buatan Obito, perisai tersebut berubah kembali dan langsung memanjang kearah Itachi berusaha mengikat Susano Itachi seperti tali. Itachi lalu melompat keudara, setelah Itachi melompat keudara melesat tiga panah susano dengan kecepatan tinggi kearah Obito. bola-bola hitam tersebut, berubah kembali menjadi sebuah perisai yang sangat besar dihadapan Obito.
CRASHH JLEBB
Ketiga panah itu berhasil menembus perisai Obito, dan salah satunya berhasil menusuk tubuhnya. Itachi yang melihat itu langsung membuat handseal dengan gerakan cepat.
"katon : goka mekkyaku."
BLARR
Serangan Itachi barusan hanya mengenai pelindung yang dibuat Obito menggunakan bola-bola hitam . secara tiba-tiba, Naruto muncul tepat dihadapan Obito dengan dua rasengan dikedua tangannya. Obito merubah salah satu bola hitamnya yang memanjang dan menusuk dada Naruto hingga tembus kebelakang.
"Tsuin Rasengan."
Tubuh Obito langsung terlempar lumayan jauh kebelakang saat kedua rasengan Naruto menembus pelindung tubuhnya. Ia terkapar diatas tanah, dengan bekas luka yang menganga besar diperutnya akibat terkena panah Susano Sasuke.
"Sialan!" geram Obito. Para edo tensei Hokage lalu muncul tak jauh dari Obito, secara bersamaan keempat Hokage itu membuat handseal.
"Sekarang para Hokage!" teriak Hashirama yang sudah memakai sage mode miliknya. "Shisekiyoujin."
Seketika muncul penghalang Berbentuk Persegi & Berwarna Merah yang mengurung Obito didalamnya. Hashirama kembali membuat handseal, setelah penghalang itu muncul.
"Senpō: Myōjinmon."
Lalu munculah gerbang-gerbang penyegel yang langsung menindih tubuh Obito.
"Sekarang waktunya untuk-" "ARGHHHHHHH!"
DHUARR
Para Hokage edo tensei, Akatsuki langsung mengalihkan pandangannya, mereka semua bisa melihat Obito yang berhasil menghancurkan gerbang-gerbang penyegel itu.
"AKAN KUPASTIKAN KALIAN SEMUA MATI, SETELAH SEMUA YANG KALIAN LAKUKAN PADAKU!" Obito langsung menghancurkan penghalang yang dibuat para Hokage tersebut dengan mudahnya.
'Dia menghancurkan Shisekiyoujin dengan sangat mudah? Tak bisa dipercaya!' batin Hiruzen.
Obito memandang dengan tatapan membunuh pada Hokage edo tensei serta Akatsuki, terutama Naruto yang berada paling depan dengan Hashirama.
"Uzumaki Namikaze Naruto….ARGGHHHHHHHHH!" para Hokage maupun akatsuki dibuat keheranan saat Obito terduduk diatas tanah sambil berteriak kesakitan. Tiba-tiba tubuhnya mulai membesar secara tidak terkontrol, terlebih lagi punggungnya yang membesar dengan cepat.
"Kita maanfaatkan hal ini, Sasuke tembak!" Sasuke menganggukan kepalanya, dan ia langsung menembakan beberapa Panah kearah Obito. Bola-Bola hitam yang sedari tadi mengelilingi tubuh Obito, bergerak secara acak kesegela penjuru medan perang.
"ARGHHHHHHHH!" Obito terus berteriak penuh kesakitan, saat panah Susano Sasuke mengenai tubuhnya. Naruto yang melihat itu langsung berlari kearah Obito tanpa bisa dicegah oleh akatsuki, dengan sage mode yang masih aktif.
Naruto membuat sebuah rasengan biasa ditangan kanannya, dan ia langsung menghilang menggunakan shunsin. Sedetik kemudian, Naruto muncul didepan Obito dan menghantamkan rasengan tersebut pada tubuh Obito.
Tubuh Obito terhempas kebelakang, saat rasengan Naruto barusan mengenainya. Tak seperti tadi, luka yang diderita Obito tak sembuh dengan sendirinya.
'Naruto cepat Kau keluarkan semua Bijuu yang ada didalam tubuh orang itu pada saat seperti ini, ini kesempatanmu!' perintah Kurama.
Sage mode Narutopun menghilang, Ia lalu menggunakan Bijuu mode miliknya. Naruto lalu bergerak kearah Obito yang tergeletak diatas tanah dengan wajah yang sangat kesakitan. Naruto membuat dua buah tangan besar menggunakan chakra kurama tersebut, kedua tangan besar itu mengangkat tubuh Obito dan mendekatkan tubuh Obito pada dirinya.
"Sekarang adalah bayaran atas segala yang kau perbuat Obito…" Naruto lalu membuat handseal dengan cepat. "….Tailed Beast Extraction Technique."
Naruto langsung menaruh kedua lengannya pada perut Obito, terdengan dengan sangat jelas teriakan penuh kesakitan dari Obito.
"ARRGGHHHHHH!" dibelakang, para edo tensei Hokage, Akatsuki, serta aliansi shinobi memandang dengan seksama pada Naruto serta Obito.
"ARRRRRRRRGGGGGHHHHHHHHHHHH!"
BRAKKK
Sedikit terjadi goncangan tanah saat kedelapan Bijuu muncul secara bersamaan dimedan perang.
"Para Bijuu!"
"GROARRRRRRRRRR!"
Mode Bijuu Narutopun menghilang, sedangkan tubuh Obito sudah tergeletak diatas tanah dengan tatapan sayu.
"Jadi dia mengeluarkan semua Bijuu yang ada ditubuh Jinchuuriki Juubi tersebut!" gumam Tobirama. Para Hokage edo tensei, akatsuki lalu berjalan mendekat kearah Naruto, mereka semua bisa melihat tubuh Obito yang tergeletak diatas tanah.
'Kau berhasil Naruto!' batin Yamato.
"Sialan kau Naruto!...uhuk…seha….rusnya..uhuk… kau ikut dalam rencanaku, dan….meni….nggalkan …uhuk..dun…ia…yang…ke..jam…i…ni!" Naruto hanya memandang tajam kearah Obito, ia lalu mengambil pedang kusanagi miliknya serta mengalirkan chidori pada pedang itu.
"Sekarang aku akan menyelesaikan semua ini, hanya dengan nyawamulah kau membayar segala perbuatan yang telah kau lakukan!" Naruto lalu mengayunkan pedangnya kearah Obito.
WUSHH TAP JLEB
Naruto berdecih tidak suka saat mantan gurunya, Kakashi Hatake muncul tetap dihadapannya dan pedang Naruto menusuk tepat perut Kakashi.
"Jangan kau bunuh dia, Naruto!" perintah Kakashi. Minato dapat melihat Kakashi berdiri dihadapan Obito untuk melindunginya.
"Tsk, menyingkirlah! Aku akan membalaskan dendam-dendam sahabat terbaikku!" Naruto mencabut pedang yang menancap ditubuh Kakashi.
"Ka…Ka…shi, ken…apa?" Tanya Obito dengan nada melirik kebelakang, tepatnya pada Obito.
"Aku tak ingin salah satu temanku pergi meninggalkanku lagi!" ucap Kakashi. Naruto menggeram kesal saat mendengar perkataa Kakashi barusan.
"Menyingkirlah Kakashi atau Aku akan membunuhmu juga!" bentak Naruto.
"Kalau kau ingin membunuh Obito, kau juga bunuh saja diriku Naruto!" ucap Kakashi secara tegas.
"Kakashi." Minato menatap Kakashi dengan pandangan yang sulit diartikan, Kakashi yang merasa diperhatikan lalu mengalihkan pandangannya dan Kakashi dapat melihat kalau Gurunyalah yang sedang memperhatikannya.
'Minato-sensei.' Batin Kakashi.
"Aku tahu dia telah membunuh anggotamu Naruto,dan kau ingin sekali membunuhnya! Akan tetapi, ini bukan salah Obito. ini salahku. Karena, diriku telah membunuh orang yang dicintainya yang menyebabkan lubang dihatinya…." Naruto hanya memandang Kakashi datar menunggu perkataan Kakashi yang belum selesai.
"Ka…Ka…shi." Gumam Obito lemah sambil memandang kearah Kakashi. Kakashi tersenyum dibalik maskernya.
"Bunuhlah diriku, Naruto. ini adalah balasan yang pantas untuk orang yang membunuh temannya sendiri, benarkan Obito?" Naruto menggeram kesal saat Kakashi mencoba mengulur-ulur waktunya.
KREKK
Dengan gerakan cepat, Naruto langsung mencekik leler Kakashi dengan kuat. Naruto mendengar beberapa teriakan-teriakan dibelakangnya, akan tetapi ia tak menanggapinya.
"Kalau itu maumu, aku juga akan membunuhmu Kakashi! Karena, kau telah mengulur-ulur waktuku untuk membunuh teman bajinganmu itu!"
"Hentikan Naruto!" bentak Minato. kedua mata Naruto lalu berputar dengan cepat, menjadi Kami no Gan. Kakashi yang melihat itu membelalakan matanya.
DEG
Kakashi seketika terkena genjutsu dari Naruto yang membuat tubuhnya tak bisa, saat ia melihat kedua mata Naruto.
"Shinra tensei!"
Tubuh Kakashi langsung terpental sangat jauh kebelakang, saat ia terkena gelombang kejut dari Naruto.
"Shurado!" Naruto lalu menembakan beberapa rudal serta misil kearah mantan gurunya yang tergeletak diatas tanah tersebut. Terjadi ledakan kecil saat rudal serta misil tersebut menghantam tubuh Kakashi. tanpa basa-basi lagi, Naruto lalu mengayunkan pedangnya pada Obito.
"MATI KAU, BAJINGAN!"
TAP
Naruto, Hokage edo tensei, Akatsuki menatap tak percaya saat pedang Naruto dengan mudah ditahan oleh Obito. tiba-tiba dari tubuh Obito muncul sesuatu.
"Tak ku sangka kau akan dengan mudah dikalahkan olehnya, Obito!"
"Zetsu….Hitam!"
Naruto yang sedikit terkejut langsung melompat menjauh dari tubuh Obito, ia bia melihat Zetsu hitam telah menguasai tubuh Obito. Itachi lalu muncul tetap dihadapan Naruto dengan eternal mangekyo sharingannya yang telah aktif. Itachi langsung mengeluarkan Susano miliknya, ditangan Susano Itachi sudah ada sebuah pedang untuk menyerang.
para Hokage kecuali Minato, serta Akatsuki berada tak jauh di belakang Naruto serta Itachi. Sedangkan Minato tengah berada ditempat Kakashi, ia membopong tubuh muridnya yang terluka tersebut.
"Terim…a…arghhh…kasih…sen…sei!" Ucap Kakashi pada gurunya tersebut, ia menahan sakit diperutnya sambil memegangi bekas luka tusukan pedang Naruto tadi.
"Kau melakukan hal yang nekat sekali, Kakashi. Kau tahukan kalau Naruto tak akan segan-segan membunuh siapa saja yang menghalangi rencananya." Ucap Minato, ia masih teringat saat beberapa waktu lalu ia hampir dilenyapkan oleh Naruto saat bertarung dengannya.
"T-Tapi-" "Situasi disini semakin memburuk, kau harus segera diobati!" Minato beserta Kakashi lalu menghilang menggunakan Hiraishin no jutsu. Dan sedetik kemudian, Minato muncul didekat kunai Hiraishin yang tertancap diatas tanah dekat aliansi shinobi, iapun berjalan mendekat pada Aliansi shinobi.
"Kakashi-sensei!" Sakura langsung berlari kearah Minato yang tengah membopong tubuh Kakashi, Minato lalu meletakan tubuh Kakashi diatas tanah. tanpa basa-basi, Sakura langsung mengobati luka yang diderita Kakashi dengan jutsu medisnya. Para Kage, serta Rockie 12, Guy, Jiraiya, Orochimarupun menghampiri Minato yang berdiri didekat tubuh Kakashi.
"Minato, sebenarnya apa yang tengah terjadi didepan sana?" Tanya Jiraiya.
"Yondaime, bisa anda jelaskan keadaan didepan sana?!" pinta Oonoki. Minato lalu memandang para shinobi didepannya tersebut.
"Keadaan didepan tengah memanas, Jiraiya-sensei. Naruto telah berhasil mengelurkan semua Bijuu dari dalam tubuh Obito, akan tetapi Saat Naruto mencoba membunuh Obito muncul sesuatu yang mengontrol tubuh Obito. Akatsuki menyebutnya Zetsu Hitam. Sebaiknya kita jangan pergi terlebih dulu ke depan!" ucap Minato.
Zetsu Hitam tersenyum atau lebih tepatnya menyeringai pada Naruto, Naruto sedari tadi ingin sekali menyerang Zetsu Hitam ditubuh Obito. sedangkan Obito yang tengah sekarat, hanya memandang dengan tatapan sayu pada shinobi-shinobi dihadapannya.
"Apa maumu, Zetsu Hitam?!" Tanya Itachi dengan nada tajam.
"Keinginanku adalah…..Kaguya!" baik Akatsuki, maupun para edo tensei Hokage tak tahu siapa itu Kaguya yang dibicarakan oleh Zetsu hitam. Beda lagi dengan Naruto, Naruto memandang dengan seksama kearah Zetsu Hitam.
"Siapa itu Kaguya yang kau maksud?!" Tanya Itachi kembali.
"Dia adalah Ibuku….Akan memakan banyak waktu menceritakan tentang Ibuku!" jawab Zetsu.
"Tetapi…..sepertinya, mulai sekarang aku yang akan bergerak sendiri untuk membangkitkan ibuku….Tak pernah kubayangkan sama sekali Uchiha Madara akan kalah oleh bocah sepertimu, seharusnya dia mati setelah menggunakan infinite Tsukoyomi dan membangkitkan Ibuku."
"Bukankah….ka..u adalah kei…nginan Madara, Zetsu…Hitam?" Tanya Obito, Zetsu Hitam yang mendengar itu hanya menyeringai.
"Obito, sudah kukatakan sebelumnya kalau diriku adalah anak dari Kaguya. Itu hanya sebuah sandiwara, sedangkan Zetsu putih juga bukan buatan Madara akan tetapi korban dari infinite Tsukoyomi. Sekarang kau hanya harus diam, aku yang akan ambil kendali sekarang. Uzumaki Naruto…Karena Madara telah kau lenyapkan bersama dengan rinnegannya, aku akan mengambil salah satu mata rinneganmu untuk memperlancar semuanya!"
"Mokuton Hijutsu: Jukai Kōtan."
Tubuh Obito langsung berlari menghindari akar-akar pohon dalam jumlah yang sangat banyak berusaha menyerangnya, Naruto melirik kebelakang dan ternyata Hashirama yang menggunakan jutsu tersebut. Itachi lalu melesat kearah Obito, dan susanonyapun mengayunkan katana yang dipegangnya pada Obito.
BRAK
Obito dapat menghindari serangan dari Itachi barusan, ia lalu berdiri disebuah batu besar sambil menghadap pada Akatsuki serta Hokage edo tensei. Itachi langsung berdiri kembali disamping tubuh Naruto.
'Naruto, cepat masuk kedalam alam bawah sadarmu!' perintah Kurama dalam tubuh Naruto.
Naruto memandang Itachi yang berada disampingnya. "Itachi, tolong lindungi tubuhku!" perintahnya. Naruto lalu duduk bersila sambil menutup kedua matanya, Itachipun langsung memasukan tubuh Naruto kedalam Susanonya.
MINDSCAPE
Naruto membuka kedua matanya, dan ia sudah berada didepan Kurama.
"Kenapa kau menyuruhku untuk kesini, Kurama? Bukannya kau tahu kalau aku tengah bertarung dengan Zetsu Hitam!" ucap Naruto.
"Kau tidak bisa mengalahkannya, Naruto!" Kurama yang baru saja akan berbicara, menjadi tak jadi saat seseorang menjawab pertanyaan dari Naruto. Naruto sudah hafal dengan suara yang didengarnya ini.
"Apa maksudmu, Hagaromo?! Dan kenapa kau ada disini lagi? Bukankah kau bilang kau tak akan pernah kesini lagi?!" Hagaromo muncul seketika dihadapan Naruto dengan wajah yang sulit diartikan.
"Kau tidak akan pernah bisa mengalahkannya, dia tak bisa mati walaupun kau menyerangnya dengan jutsu terhebat sekalipun. Dan kenapa aku bisa disini? Ini kehendakku sendiri."
"Lalu bagaimana aku mengalahkannya? Dan dendamku juga untuk membunuh Obito belum tuntas!"
"Hanya aku beserta Saudaraku Hamura yang bisa menyegelnya. Nampaknya dia ingin membangkitkan Ibu kami, Kaguya Ootsutsuki."
"Tsk, Saudaramu? Kalau itu Saudaramu pastinya sudah tewas bukan? Aku yang akan melawannya dengan mata Kami No Gan ini, dan Obito harus mati ditanganku agar dendam sahabatku terealisasi."
"Percuma saja, Naruto. bertukarlah denganku, aku yang akan membereskannya Naruto!"
"sudah kukatakan aku bisa mengatasinya, bahkan Uchiha Madarapun dapat aku kalahkan."
"SUDAH KUBILANG ITU PERCUMA!" bentak Hagaromo yang sudah naik pitam, ia memandang dengan tatapan garang pada Naruto.
"Saat Ibuku bangkit, Dunia berakhir! Dia adalah dewi, bahkan kekuatannya melebihiku serta Saudaraku. Dia dijuluki dewi kelinci oleh orang-orang. Kekuatannya diluar akal sehat manusia, bahkan dia bisa merubah tempat yang sekarang ini dengan sesuka hati!" lanjutnya. Naruto terdiam beberapa saat setelah mendengar perkataan dari Hagaromo.
"Hn, baiklah Hagaromo. Tapi kau harus berjanji untuk menyisakan Obito untuk kubunuh!" Naruto lalu menyodorkan tinjunya pada Hagaromo, Hagaromopun langsung membalas tinju Naruto.
MINDSCAPE END
Naruto atau sekarang Hagaromo membuka matanya secara perlahan, Iapun lalu berdiri. Susano Itachi berangsur-angsur menghilang, dan tak berapa lama Susano Itachipun menghilang.
"Kau terlalu banyak mengacau, Zetsu Hitam!" Zetsu Hitam memandang dengan seksama kearah Naruto yang tak jauh dari hadapannya. Itachi yang mendengar suara Naruto berubah, memandang Naruto heran.
'Itu bukan suara Kyuubi, tapi itu Suara siapa?' batin Itachi.
"Naruto, ada apa denganmu?!" Tanya Itachi. Tobirama yang berada dibelakang Naruto, menatap seksama pada Naruto saat ia merasakan chakranya.
'Chakranya meningkat secara drastis, ini bukan chakra Kyuubi. Tapi, dari mana ia mendapatkan chakra sebesar ini?' batin Tobirama.
"Ada apa Tobirama-sama?" Tanya Hiruzen.
"Bukan hanya cara bicara yang berubah tetapi Chakra Bocah Uzumaki itu menjadi sangat besar, itu bukan chakra Kyuubi." Jawab Tobirama.
"Siapa yang tengah berada ditubuh Naruto?" gumam Yamato.
"Suara itu….tak salah lagi, kau adalah Hagaromo….Otsutsuki…atau Rikudo sennin!" ucap Zetsu Hitam yang membuat kaget semua orang.
'Leluhur shinobi ditubuh Naruto?' batin semua orang saat mendengar ucapan Obito barusan.
Hagaromo terkekeh pelan saat tebakan Zetsu hitam tersebut tepat sekali, tak lama setelah itu ia langsung menatap tajam pada Zetsu Hitam. "Tebakanmu benar, Zetsu Hitam…ternyata kau tahu ini adalah diriku…lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?!"
"Jangan menghalangiku, Hagaromo. Aku akan membangkitkan kembali ibuku yang telah kau segel bersama Hamura. Kalian berdua adalah anak Durhaka yang telah menyegel Ibunya sendiri, tapi aku akan membangkitkannya kembali." rahang Naruto mengeras saat mendengar ucapan Zetsu Hitam barusan.
"Apa maksudmu?! Yang kusegel bersama Hamura adalah Juubi, bukan Ibuku! dan Aku tak percaya kau adalah Anak Ibuku, siapa kau sebenarnya?!"
"Apa kau yakin, Hagaromo?! Yang Kau segel bersama Hamura adalah Ibumu sendiri, bodoh. anak macam apa yang menyegel Ibunya sendiri. Aku adalah anak dari Kaguya, sebelum kalian berdua menyegel Kaguya….Sekarang, jangan menghalangiku untuk membangkitkan Ibu. Pertama, aku akan mengambil sebelah mata dari Naruto dan setelah itu aku akan kembali memasukan semua Juubi pada tubuh Obito untuk menjadikannya kembali Jinchuuriki Juubi! setelah itu infinite tsukuyomi dimulai serta Ibu akan bangkit kembali."
"Tak akan kubiarkan, Zetsu hitam!" ucap Hagaromo dengan nada tegas. "Tak akan pernah kubiarkan kau membangkitkan Ibu kembaii kedunia ini!"
Kedua mata Naruto berputar dengan cepat menjadi rinnegan, serta perlahan muncul dua tanduk dikepala Naruto.
"Sepertinya kau bersungguh-sungguh Hagaromo!" ucap Zetsu Hitam sambil menatap kearah Hagaromo dengan pandangan yang sulit diartikan. Tanah yang dipijak Hagaromo seketika retak, ia lalu mengadahkan kedua telapak tangannya kedepan.
"Rinbo…hengoku!"
Muncul gelombang kejut yang membuat tubuh Obito terhempas kebalakang, lumayan jauh dari tempat sebelumnya. Hagaromo melirik kebelakang, tepatnya pada edo tensei Hokage serta Akatsuki.
"Reingkarnasi Ashura sebelumnya, Hashirama senju…perintahkan pada temanmu beserta yang lainnya untuk menjauh dari sini!" perintah Hagaromo. Ketiga Hokage edo tensei, serta akatsuki sedikit tak percaya kalau sang leluhur shinobi, Rikudou sennin mengetahui nama Hokage pertama.
"Kakak, siapa itu Ashura? Dan apa maksudnya kau adalah reingkarnasi Ashura sebelumnya?" bisik Tobirama pada Hashirama.
"Aku juga tak tahu, Tobirama!" balas Hashirama.
"Sekarang, Hashirama senju!" perintah Hagaromo kembali pada Hashirama, Hashiramapun mengangguk dan tak mau pikir panjang kenapa Rikudo sennin mengetahui namanya serta siapa itu Ashura.
"Kita pergi! Kau Juga Akatsuki!" Hashirama bersama Tobirama, Hiruzen, Yamato, langsung pergi menjauh, sedangkan Sasuke masih berdiri disana sambil memandang kearah Itachi.
Hagaromo lalu melirik kearah shinobi yang berada disampingnya, yang tak lain adalah Itachi.
"Anak muda, kau juga menjauhlah dari sini!" Itachi menatap kearah tubuh Naruto yang sekarang sedang dipakai oleh Rikudo sennin. Itachi mengangguk dan lalu pergi dari sana.
"Sasuke, kita pergi!" ucap Itachi pada Sasuke, Sasukepun pergi bersama Itachi meninggalkan sang Rikudo sennin disana.
Hashirama, Hiruzen, Tobirama, Itachi, Sasuke, serta Yamato berdiri didepan Aliansi shinobi.
"Kalian semua menjauhlah dari tempat ini sekarang!" perintah Hashirama pada Aliansi shinobi, Aliansi shinobi yang mendengar itu langsung menatap dengan seksama kearah Hashirama.
"KITA MENJAUH DARI TEMPAT INI SEKARANG!" suara teriakan Hashirama dapat didengar dengan sangat jelas oleh para aliansi shinobi, mereka semua menatap takut pada Hashirama dan pasukan aliansi langsung bergerak menjauh dari pertarungan Hagaromo melawan Zetsu hitam.
Setelah cukup jauh, para aliansi shinobi langsung berhenti dan memandang dengan seksama kearah depan.
"Sebenarnya ada apa ini, Kakek?"
"Bisa anda jelaskan pada kami, Hashirama-sama?" Hashirama lalu menjelaskannya pada Tsunade serta yang lain kalau ia diperintah oleh sang rikudou sennin yang berada ditubuh Naruto.
Langit yang tadi senja, sudah berganti menjadi malam. Sinar rembulanlah yang kini menerangi medan perang yang Nampak sunyi. Hagaromo melirik kebelakang, dan ia melihat para aliansi shinobi beserta Akatsuki sudah lumayan jauh darinya.
Zetsu Hitam yang berada ditubuh Obito, langsung mengontrol tubuh Obito untuk melemparkan fuma shuriken ditangan kanannya. Obito lalu melemparkannya pada Hagaromo.
TRANK
Fuma shuriken itu tertahan oleh sesuatu tak kasat mata didepan Hagaromo, Hagaromo lalu melempar balik fuma shuriken tersebut pada Zetsu Hitam. Zetsu hitam kembali mengontrol tubuh Obito untuk menghindari fuma shuriken yang sedang menuju kearahnya. Zetsu hitam dapat menghindari fuma shuriken tersebut dengan cara melompat keudara.
"Mari kita selesaikan ini dengan cepat!" tiba-tiba tubuh Naruto atau Hagaromo langsung melayang keudara, Hagaromo dapat melihat Obito yang berdiri diatas tanah tak jauh darinya. Tanah-tanah bergetar dengan hebatnya yang membuat shinobi-shinobi disana kaget , tak terkecuali Zetsu Hitam.
"Para Bijuu mendekati orang yang melayang diudara tersebut!" teriak salah seorang shinobi saat melihat para Bijuu yang bergerak menuju orang yang melayang diudara tersebut. Hagaromo mengalihkan pandangannya kebelakang, dan ia melihat para Bijuu sudah berada dibelakangnya.
"Shukaku, Matatabi, Isobu, Son Goku, Kokuo, Saiken, Choumei dan Gyuuki." Ucap Hagaromo saat melihat mereka satu persatu, kedelapan Bijuu itu tersenyum saat mendengar suara barusan. mereka semua tahu siapa pemilik suara barusan.
"Pak Tua…Hagaromo!"
TAP
Hagaromo berdiri diatas kepala Son Goku sambil melipat kedua lengannya didepan dada, pandangannya tak pernah lepas dari Zetsu Hitam yang melekat ditubuh Obito.
"Pak tua, bisa kau jelaskan kenapa kau ada ditubuh Naruto?" Tanya Shukaku.
"Aku meminjam tubuhnya Shukaku, aku akan menghentikan seseorang yang dengan beraninya akan membangkitkan Ibuku kembali!" jawab Hagaromo seperti biasa dengan suara beratnya.
"Membangkitkan Ibumu? Siapa dia?"
"Zetsu Hitam, dia menempel pada tubuh seseorang dan mencoba memanfaatkan tubuh orang sekarat itu untuk membangkitkan ibuku, Kaguya Otsutsuki." Para Bijuu lalu memandang tubuh Obito yang terdapat Zetsu Hitam yang menempel pada tubuhnya.
"Aku tak punya banyak waktu disini, aku harus segera menyegelnya!"
"Tahan Pak Tua, kami semua akan memulai serangan pertama pada orang itu!" ucap kedelapan Bijuu, kedelapan Bijuu membuka mulutnya dan mulai mengumpulkan chakra bersama-sama. Dengan cepat ditengah-tengah kedelapan Bijuu itu, sudah ada sebuah Bijuudama yang sangat besar.
Para Aliansi shinobi, akatsuki dapat melihat jelas betapa besarnya Bijuudama tersebut.
"Semua Bijuu mengumpulkan chakra secara bersama untuk menciptakan Bijuudama yang sangat besar, siapapun orangnya setelah terkena Bjuudama tersebut akan tewas!" ucap Hiruzen.
Zetsu Hitam menggeram kesal saat para Bijuu ikut membantu Hagaromo untuk mengalahkannya.
"Sialan kau, Hagaromo!" geram Zetsu Hitam.
"BIJUUDAMA!"
Bijuudama berukuran sangat besar itu langsung bergerak menuju Obito serta Zetsu Hitam, Zetsu Hitam lalu kembali mengontrol tubuh Obito untuk membuat sebuah handseal.
"Buat dirimu berguna, Obito…Keluarlah Gedo Mazo, Kuchiyose no jutsu!"
"ARGHHHHHHHHHHHHH!" dari punggung Obito lalu keluar patung Gedo Mazo, patung Gedo Mazopun langsung berdiri tepat didepan Obito serta Zetsu Hitam serta ia sudah bersiap menahan Bijuudama yang bergerak cepat kearahnya. Obito yang sudah benar-benar kelelahan, dipaksa Zetsu Hitam untuk berlari menjauh dari sana.
DHUARRRRRRRRRRRRR BLARRRRRRRRRR
Ledakan yang sangat besarpun terjadi, saat Bijuudama berukuran sangat besar itu menghantam Gedo Mazo. Tubuh Gedo Mazopun langsung terkapar diatas kawah yang sangat besar, akibat ledakan Barusan. sedangkan Obito masih beruntung saat Bijuudama barusan tak membunuhnya, keringat sudah membasahi seluruh tubuhnya serta nafasnya yang memburu.
"Masih banyak yang harus kita lakukan, Obito…Berterima kasihlah padaku , karena kalau diriku tak memanggil Gedo Mazo dari dalam tubuhmu untuk melindungi kit,a pastinya kau sudah mati." Ucap Zetsu Hitam, tubuh Obito lalu bangkit kembali oleh Zetsu Hitam.
"Sekarang, kita harus menghilangkan kedelapan Bijuu itu. agar aku tak terlalu susah untuk mengalahkan Hagaromo." Lanjutnya. Hagaromo lalu melayang kembali keudara, dan langsung melesat kearah Zetsu Hitam. Zetsu Hitam lalu mengontrol tubuh Obito, kedua tangan Obitopun kembali membuat sebuah handseal.
"GROARRRRRRRRRR!" secara tiba-tiba, tubuh Gedo Mazo yang tadi terkapar diatas tanah langsung berdiri dan melompat keudara.
BRUK
Gedo Mazo berdiri dihadapan tubuh Obito serta Zetsu Hitam, ia lalu menghantamkan tangan kanannya pada Hagaromo yang melesat kearah Obito serta Zetsu Hitam. Hagaromo yang sedikit terkejut, terkena pukulan telak dari Gedo Mazo dan langsung terhempas kebelakang.
"Lakukan tugasmu, Gedo Mazo!" Gedo Mazo mengambil ancang-ancang, dan ia langsung melompat sangat tinggi keudara. Hagaromo berhasil mendarat tak jauh dari Hadapan Obito serta Zetsu Hitam. Ia lalu berlari kearah Obito serta Zetsu Hitam sambil membuat handseal.
JLEB JLEB JLEB
Hagaromo menghentikan larinya, saat ia melihat para Bijuu yang tubuhnya sudah terlilit oleh rantai berwarna Ungu. Ia memperhatikan dengan seksama rantai yang melilit tubuh Para Bijuu, dan Hagaromo melihat kalau itu adalah rantai dari Gedo Mazo yang berada diudara.
Tubuh Hagaromo atau Naruto, kembali melayang diudara dan iapun langsung melesat dengan cepat kearah Gedo Mazo. Para Bijuu memberi perlawanan saat tubuh mereka akan dihisap kembali oleh Gedo Mazo, akan tetapi muncul rantai-rantai baru dari mulut Gedo Mazo yang melilit langsung pada tubuh mereka. Tanpa perlawanan berarti setelah itu, para Bijuupun dapat dihisap oleh Gedo Mazo kedalam tubuhnya kembali.
"RINBO: HENGOKU."
Hagaromo sedikit terlambat beberapa detik saat akan menyelamatkan para Bijuu, ia langsung memental tubuh Gedo Mazo dan membuat patung Gedo Mazo kembali terkapar diatas tanah. para aliansi shinobi merasakan getaran yang lumayan besar, saat tubuh Gedo Mazo menghantam tanah dengan kerasnya.
"Sial, waktuku tinggal sedikit lagi!" Hagaromo yang sedang melayang diuadara, dapat melihat Obito serta Zetsu Hitam berada tepat dibawahnya. Ia lalu membuat handseal dan setelah itu mengadahkan kedua telapak tangannya keatas.
"Jūryoku no hikide."
Diatas tubuh Hagaromo muncul sebuah lubang hitam yang terus membesar dengan sangat cepat. Para aliansi shinobi menelan ludah mereka saat melihat betapa besar lubang hitam dilangit, yang bahkan Lebih besar dari lubang Hitam yang pernah Naruto buat.
"J…..Jutsu…I..Itu…"
"Apakah itu kekuatan asli dari Sang Rikudo sennin?" gumam Tobirama. Zetsu Hitam sedikit menatap tak percaya kalau Hagaromo benar-benar mengeluarkan kekuatannya. Tubuh Obito ambruk diatas tanah, serta Zetsu Hitam lalu meninggalkan tubuh Obito dan berusaha kabur kebawah tanah agar tak terkena jutsu Hagaromo.
Hagaromo langsung menyatukan kedua telapak tangannya secara bersamaan, dan setelah itu lubang hitam yang sangat besar itu mulai mengeluarkan daya tarik yang sangat kuat. Akan tetapi, walaupun memiliki daya tarik yang sangat kuat, tak ada benda yang tertarik oleh lubang hitam yang sangat besar itu. perlahan tubuh Zetsu Hitam mulai menunjukan tubuhnya yang keluar dari sela-sela tanah, dengan daya tarik yang sangat kuat tubuh Zetsu Hitam langsung tertarik oleh Lubang hitam itu.
"SIALAN KAU HAGAROMO! JADI LUBANG ITU HANYA UNTUK MENARIK TUBUHKU SAJA! DASAR KEPARAT, IBU TAK AKAN MEMAAFKAN ANAK DURHAKA SEPERTIMU!" tubuh Zetsupun tersedot oleh lubang hitam itu, dan setelah itu lubang hitam tersebut menghilang seketika.
Hagaromo lalu mendarat lumayan dekat dengan tubuh Obito yang sudah tergeletak diatas tanah.
"Tepat waktu!" gumam Hagaromo, Hagaromo lalu menutup keduanya serta diikuti oleh dua tanduk dikepala Naruto yang menghilang.
"Uhuk..uhuk!" Obito dengan sekuat tenaga yang masih tersisa, mencoba bangkit kembali dan berhasil. Tatapan matanya yang sayu tertuju pada tubuh Naruto yang hanya beberapa langkah darinya.
"Ka..u…Har..us…ikut ma..ti…bersa..maku, Na..ru..to!" tanpa sepengetahuan seorangpun, Obito berjalan tertatih-tatih kearah tubuh Naruto. setelah cukup lama, ia berhasil berdiri tepat dihadapan Naruto. ia mengambil pedang kusanagi dipinggang Naruto, dan sudah siap untuk menyerang Naruto.
MINDSCAPE
Hagaromo muncul kembali didepan Naruto, ia bisa melihat Naruto yang berdiri didepannya sambil melipat kedua lengannya didepan dada.
"Kau terlalu lama, Hagaromo!" ucap Naruto dengan nada dinginnya seperti biasa. Hagaromo yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.
"Seperti biasa kau selalu seperti itu, Naruto. sekarang, tugasku sudah selesai disini! Terima kasih karena kau telah meminjamkan tubuhmu padaku." Naruto hanya mengangguk singkat.
"Semoga kita bisa bertemu kembali, Naruto. selamat tinggal!" Hagaromopun menghilang seketika dari hadapan Naruto serta Kurama.
"Hn, sekarang saatnya Obito!"
MINDSCAPE END
"GROARRRRRRRRRRRR!"
Para aliansi shinobi, serta akatsuki mengalihkan pandangan mereka pada Gedo Mazo yang kembali bangkit. Akan tetapi, tiba-tiba Tobirama merasakan chakra shinobi walaupun chakranya sangat lemah.
'Chakra ini…kalau tak salah adalah, chakra dari….' Batin Tobirama.
Tobirama langsung memandang seksama kearah tubuh Naruto, dan ia dapat melihat salah seorang shinobi didepan Naruto.
"Ada shinobi didepan bocah Uzumaki itu!" ucap Tobirama, Minato serta Akatsuki langsung menatap Tobirama. Minato membulatkan matanya, saat ia juga merasakan chakra seseorang yang ia kenal didepan tubuh Naruto.
"Chakra ini….Obito!"
"Sial kenapa aku bisa lengah begini?!" rutuk Itachi, Akatsuki langsung berlari kearah Naruto. diikuti oleh Minato yang pergi menggunakan Hiraishin no jutsu.
Akatsuki menambah kecepatan lari mereka, saat mereka melihat Obito yang mengayunkan pedangnya kearah Naruto.
'Kenapa Naruto hanya diam saja? Kenapa ia tak menyerang atau menghindar?'batin mereka bertiga.
"HENTIKAN OBITO!"
"HEY KEPARAT HENTIKAN!"
"BAJINGAN HENTIKAN!"
JRASH
Naruto yang baru saja membuka kedua matanya, membulatkan matanya saat pedang seseorang menusuk jantungnya dan mengangkatnya keudara. Ia bisa melihat kalau Obitolah yang menusukan pedang pada jantungnya, Obito memberi senyum tipis pada Naruto.
"Si…alan…Ka-kau…Obi..-bito!" ucap Naruto, dengan darah segara yang keluar dari mulutnya.
"NARUTO!" para Akatsuki menatap tak percaya, saat Obito berhasil menusuk dada Naruto hingga mereka dapat melihat pedang tersebut menembus tubuhnya. Duo Uchiha, Sasuke serta Itachi menggeram kesal. Rasa kesal mereka sudah mencapai puncaknya, diikuti dengan kedua mata mereka yang menjadi mangekyo sharingan serta eternal mangekyo sharingan.
"ARGHHHHHHH….AKAN KUHANCURKAN TUBUHMU, BANGSAT!" Itachi dan Sasuke langsung melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi, dengan tubuh mereka yang sudah diselimuti susano.
Obito yang melihat Itachi serta Sasuke tengah menuju kearahnya, hanya diam sambil menatap sayu kearah Naruto.
"Ki..ta…ma..ti bersama, Naruto…. Tailed Beast Extraction Technique." Telapak tangan kiri Obito langsung dihentakan pada perut Naruto seketika, Naruto membelalakan matanya merasakan sakit yang luar biasa.
"ARGHHHHHHHHHHHHHHH!" Naruto langsung memukul mundur Obito, Ia lalu tergeletak diatas tanah sambil terus berteriak kesakitan.
TAP
Minato muncul tepat didekat tubuh Naruto, ia bisa melihat sang anak yang sangat kesakitan sambil memegangi perutnya.
"Naruto!"
"EAAAARGHHHHHHHHHH!"
BRUKK
Minato yang baru saja akan mendekat pada tubuh Naruto, dikejutkan saat dari tubuh Naruto keluar replika Kyuubi yang terbuat dari chakra.
"GROARRRRRRRRRRRR!" para aliansi shinobi dikagetkan saat dimedan perang muncul Kyuubi dalam bentuk chakra.
"Naruto!" Minato langsung mendekap tubuh Naruto yang sudah lemas, ia tak kuasa menahan air mata melihat kondisi anak semata wayangnya dan mencabut pedang yang menancang didada Naruto.
"Aku akan memindahkan Kyuubi yang ada didalam tubuhku padamu, Naruto. Kyuubi didalam tubuhku memerintahkanku untuk melakukan hal itu, agar kau bisa selamat!" ucap Minato, Kedua lengan Minato lalu diletakan diperut Naruto. akan tetapi, Minato melihat kedua lengannya ditahan oleh lengan Naruto. Minato bisa melihat Naruto menggeleng lemah, Naruto lalu mendekatkan kepalanya pada telingan Minato.
"T-tak..uhuk..p..perlu..Tou..-san, si-simpan saj..a Kyuubi i-itu di dal…am..tu-tubuhmu. A..aku t-tak pa..ntas..uhuk…un-untuk…men…dapatkannya!" bisik Naruto tepat didekat telingan Minato.
"KEPARAT KAU OBITO!"
Susano Itachi langsung menusuk tubuh Obito dengan katana Susano miliknya, Obito bisa melihat wajah Itachi yang sangat marah. Susano Itachi lalu melemparkan tubuh Obito dengan asal sehingga membuat tubuh Obito terkapar diatas tanah.
Susano Sasuke langsung menembakan panah kearah Obito secara membabi buta. Obito menutup kedua matanya sambil tersenyum.
"Gedo…Mazo…Laku..kan!" Gedo Mazo membuka mulutnya lebar-lebar, dan dari mulut Gedo Mazo keluar rantai-rantai yang berujung tombak langsung melilit tubuh Kyuubi. Kyuubi dengan sekuat tenaga berusaha memberontak agar tak terhisap oleh Gedo Mazo, tetapi Gedo Mazo menambah daya tariknya yang membuat tubuh Kyuubi akhirnya dapat dihisap.
JLEB JLEB JLEB
Beberapa panah Sasuke menusuk tubuh Obito, yang membuat kesadaran Obito berangsur-angsur menghilang.
"MASIH BELUM!"
GREBB
Susano Itachi menggenggam tubuh Obito dengan tangan kanannya, panah-panah Susano Sasuke yang tadi menusuk tubuh Obitopun menghilang. Obito tak pernah melihat sekalipun, wajah Itachi yang sangat murka seperti sekarang ini.
"I…ta…chi, per..Cuma…Na..ru..to a-akan mati…"
POFF
Tiba-tiba muncul kepulan asap tebal berwarna putih yang menghalangi pandangan para shinobi, shinobi-shinobi tipe sensor membulatkan matanya dengan wajah syok saat mereka semua merasakan chakra yang sangat besar sekali.
"Ch-chakra i-ini, Juubi datang kembali!" kepulan asap putih menghilang, dan aliansi shinobi dapat melihat dengan jelas dihadapan mereka sudah ada Juubi yang berdiri menggunakan kedua kaki belakangnya serta tubuhnya besar dan kekar karena memiliki otot yang besar.
"ROARRRRRRRRRR!"
"MATI KAU KEPARAT!"
JRASH
Tubuh Obito yang berada ditangan kanan susano Itachi, langsung ditarik dengan sekali tarikan oleh tangan kirinya yang membuat tubuh Obito terbagi menjadi dua bagian. Bagian atas tubuh Obito dilengan kiri, sedangkan bagian bawah berada dilengan kanan.
"Itachi!" gumam Sasuke sambil menghilangkan susanonnya setelah ia melihat Obito tewas ditangan Itachi.
"Ini masih belum cukup!" gumam Itachi, kedua lengan susanonya langsung menghancurkan tubuh Obito menjadi berkeping-keping serta darah segar sudah membasahi kedua lengan susano Itachi. Itachi lalu menghilangkan susanonya, iapun berjalan mendekati kepala Obito yang tergeletak diatas tanah.
Itachi langsung mengambil kepala Obito tersebut. "Kau akan menjadi koleksiku!" gumamnya, iapun mengambil gulungan kosong di tas ninjanya setelah itu kepala Obitopun menghilang dalam kepulan asap.
Baik Yamato maupun Sasuke, tak pernah melihat Itachi yang sebrutal itu dalam membunuh.
WUSH TAP
"NARUTO-KUN!" Itachi, Sasuke, Yamato mengalihkan pandangannya, dan mereka bertiga melihat para kunoichi yang sudah mengelilingi tubuh Naruto yang dalam dekapan sang ayah. Mereka bertigapun langsung menghampirinya.
"Naruto-kun!"
"Naruto!" Naruto menoleh satu persatu pada anggotanya yang sudah mengelilingi tubuhnya, ia memberi senyum pada seluruh anggotanya. Para kunoichi akatsuki tak bisa menahan air matanya, saat melihat kondisi Naruto.
"Karin, Haku, Hinata, cepat Obati Naruto!" perintah Itachi, ketiga Kunoichi itupun mengangguk. Minato lalu meletakan tubuh Naruto diatas tanah.
"Kumohon selamatkan anakku!" pinta Minato sambil membungkukan badannya pada ketiga kunoichi, air mata sang Yondaime Hokage menetes satu persatu pada tanah. "Kumohon!"
Para akatsuki bisa melihat dengan sangat jelas, sang Yondaime Hokage membungkukan badannya sambil menangis minta bantuan demi anaknya.
"Kami pasti menyelamatkannya, karena kami…. bagian Keluarga Naruto-kun!" ketiga Kunoichi tersebut langsung berusaha menyembuhkan Naruto dengan jutsu medisnya. Minato berdiri kembali, ia tersenyum pada akatsuki.
'Kau beruntung mempunyai mereka, Naruto!' batin Minato.
Itachi berusaha menenangkan Konan serta Mei Terumi yang memeluk tubuhnya sambil menangis, Yamato juga tengah berusaha menenangkan Guren.
"Itachi-kun, kami semua takut Naruto-kun pergi meninggalkan kami!" ucap Konan serta anggukan dari Mei Terumi, kedua lengan Itachi membelai kepala dua kunoichi tersebut agar bisa lebih tenang. Tak bisa mereka ingkari, kalau Ia serta Yamato juga merasakan cemas yang luar biasa.
"Aku juga." Balas Itachi singkat. Sedangkan Sasuke sedang melihat para aliansi shinobi yang bertarung melawan Juubi.
'Naruto tengah sekarat, para temanku serta guruku dikonoha sedang bertarung melawan Juubi. apa tak ada yang bisa aku lakukan sekarang ini, dengan chakraku yang sudah hampir mencapai batas ini?' Batin Sasuke.
"Naruto-kun, bertahanlah!" Haku, Karin, serta Hinata merasakan detak jantung Naruto semakin melemah. Hinata lalu memberi nafas buatan pada Naruto, akan tetapi tak memberi pengaruh yang berarti.
WUSH TAP
Shikamaru, Chouji, Ino, Kiba, Shino, Lee, Neji, Tenten, Sakura, Sai serta Kakashi muncul secara bersamaan didepan Sasuke.
"Dimana Naruto sekarang, Sasuke?!" Tanya Kakashi.
"Kumohon Naruto-kun bertahanlah!" para rockie 12, Kakashi serta Sasuke langsung mendekat pada akatsuki yang sedang mengelilingi tubuh Naruto.
"Minato-sensei!" Gumam Kakashi, ia bisa melihat Minato yang tengah menangis dengan pandangan yang tak pernah lepas dari Naruto.
Haku, Hinata, Karin sudah berusaha sangat keras agar detak jantung Naruto kembali normal, tapi apa daya detak jantung Naruto semakin melemah.
"Sakura, cepat bantu mereka!" perintah Kakashi pada Sakura, Sakura langsung mendekati tubuh Naruto. Hinata yang baru saja akan memberi nafas buatan kembali pada Naruto,wajahnya ditahan oleh tangan seseorang.
"Per..Cuma, Hi-Hi…na..ta-chan." ucap Naruto dengan nada lemah, tangis Haku, Hinata, Karin semakin menjadi-jadi saat detak jantung Naruto semakin melemah. Sakura yang baru saja akan berusaha menyembuhkan Naruto, menjad tak jadi dan iapun tak kuasa menahan air matanya.
"Naruto." gumam Sakura.
"Ta…k…ku..sang..ka..kali..an…jug..a…disi…ni." ucap Naruto sambil melihat para rockie 12 serta mantan gurunya.
"Akatsuki, mendek..atlah!" perintah Naruto, Para anggota Akatsukipun langsung mengelilingi tubuh Naruto. sedangkan Sakura mundur kembali kebelakang.
"Deng..arkan, permintaan terak..hirku!" para anggota akatsuki membulatkan mata mereka mendengar perkataan Naruto, Itachi langsung mendekap tubuh Naruto dengan erat. Naruto merasakan wajahnya tertesi oleh air mata Itachi. Naruto menarik nafasnya dalam-dalam, ia ingin menyelesaikan kata-kata terakhirnya dengan lancar tanpa terbata-bata.
"Naruto-kun, Kumohon! Bukankah kau sudah berjanji saat itu? kau berjanji tak akan mati, Naruto-kun!" ucap Hinata, dengan kedua matanya yang sudah sembap.
"Kau sudah berjanji tak akan meninggalkan kami, Naruto-kun!" tambah Mei Terumi.
"Kau berkata setelah perang ini usai kita akan hidup bahagia!"
"Gomenasai, Minna. sepertinya aku mengingkari janjiku sendiri? Aku benar-benar ketua yang payah…" Naruto terdiam beberapa saat, ia kembali menarik nafasnya dalam-dalam. "..Terima kasih atas kenangan-kenangan yang kalian semua berikan padaku, aku akan selalu mengingatnya. Sebetulnya, dahulu aku hanya ingin balas dendam dan tak peduli pada siapapun. Tetapi, setelah aku bertemu kalian semua rasa balas dendam itu mulai tergantikan oleh rasa kekeluargaan. Kalian semua memberikanku kasih sayang yang belum pernah aku rasakan selumnya, dan membuat aku ingin melindungi kalian semua. Kalian semua adalah keluargaku, aku sangat menyayangi kalian…" Naruto tak kuasa menahan air matanya, ia berusaha menahan rasa sakit yang luara biasa tetapi ia bertekad menyelesaikan semua kata-katanya.
"…aku benar-benar berterima kasih pada kalian semua, yang merubah hariku menjadi bahagia. Berjanjilah, kalian akan hidup bahagia setelah ini walaupun tanpa diriku. Kalau kalian semua tak bahagia, aku akan merasa sangat sedih disana. Aku tahu akatsuki kuat, jangan menjadi cengeng dan lemah saat aku tak ada bersama kalian."
"Naruto-kun!" tangis para kunoichi semakin menjadi-jadi, serta Sakura dan Inopun tak kuasa menahan air mata mendengar perkataan Naruto. Shikamaru, serta Kakashi berusaha menenangkan Sakura serta Ino yang menangis.
"Itachi…Yamato…to…long…ba..ntu..aku berd..iri!" pinta Naruto, tanpa penolakan sedikitpun Itachi serta Yamato mengangkat tubuh Naruto agar bisa berdiri. Setelah berdiri, Naruto memandang ayahnya dengan air mata yang terus mengalir dari wajahnya.
"Naruto." ucap Minato yang terus mengeluarkan air mata dari kedua matanya.
"Se…karang, lep-paskan aku!" perintah Naruto, Itachi serta Yamato langsung melepaskan tubuh Naruto.
"Naruto." Naruto hampir ambruk ditanah, akan tetapi ia dapat menyeimbangkan tubuhnya dan berjalan tertatih-tatih sambil menahan rasa sakit ditubuhnya.
GREBB
Naruto memeluk tubuh Minato sambil menangis tersendu-sendu ditubuh Ayahnya.
"Maafkan aku, maafkan aku, maafkan aku, maafkan aku, maafkan aku, maafkan aku Tou-san…aku tak menjadi anak yang kalian inginkan, aku malah menjadi pendendam dan pembunuh tangan dingin. Maafkan atas segala kelakukan yang aku buat selama ini….A..A..aku…Bangga mempunyai orang tua seperti kalian…sungguh!" Minato membalas pelukan Naruto, ia memeluk tubuh Naruto sangat erat.
"Tak apa Naruto, Tak apa. kami senang bisa melihatmu sudah tumbuh sampai remaja dan shinobi yang kuat!"
TES TES TES
Hujanpun turun seketika dengan derasnya di dinginnya malam, Naruto melepaskan pelukan dari sang ayah dan berjalan dengan tertatih menjauh dari sana.
Naruto berdiri tak jauh dari hadapan, Akatsukii, Rockie 12, Kakashi, Minato. Naruto memberi isyarat agar para akatsuki tak kemari, dan diam disana.
"Ka..kashi, ser…ta ka..lian shi..nobi..desa…Ko..noha, a..aku me..nghargai kalian semua yang masih datang disaat aku seperti ini, wala..upun kal..ian..hampir terbunuh olehku kalian ma-masih gigih untuk mem..bawaku pulang…k…alian semua…me..mang..bodoh." Naruto memberi senyum pada rockie 12, serta Kakashi.
Shikamaru menyeka air matanya. "Itulah gunanya teman, Naruto."
"Naruto-san." Lee tak kuasa menahan air matanya melihat kondisi temannya tersebut.
"Aku memang sangat membencimu, tetapi kau masih bagian dari kami, teman kami semua!" ucap Kiba dan dijawab anggukan oleh para rockie 12. Naruto memegangi dadanya, ia kembali menarik nafas dalam-dalam.
"Tou-san, Kakashi, sebarkan ini semua pada seluruh shinobi didunia ini. Jangan pernah kalian mengganggu Akatsuki ataupun membunuhnya setelah yang kami semua lakukan disini! Aku sudah mempersiapkan imbalan yang pas untuk hal ini…kalau diantara kalian ada yang melukai sedikitpun anggota keluargaku, arwahku tak akan diam….." dibawah guyuran hujan yang semakin deras, Naruto lalu membuat handseal dengan sisa kekuatannya disertai kedua matanya menjadi rinnegan.
'Utakata, Gaara, Kimimaro, aku aka menghidupkan kalian lagi. Kalian masih terlalu cepat untuk mati.' Batin Naruto.
"Tou-san, Akatsuki, kalian semua, senang bertemu dengan kalian semua…..dan untuk akatsuki, kalian harus hidup bahagia setelah kematianku, berjanjilah padaku…terima kasih…Sayonara minna….. Jaa…Rinne Tensei no Jutsu!"
Seketika dilangit muncul cahaya-cahaya berwarna hijau yang memenuhi langit, Hashirama serta kage yang lain memandang seksama kearah cahaya hijau itu, setelah Hashirama berhasil membuat Juubi tak bisa bergerak terkena Senpō: Myōjinmon.
"Cahaya apa itu?" Tanya Tsunade entah pada siapa. Cahaya-cahaya hijau itu langsung memasuki tubuh-tubuh yang sudah tewas dimedan perang. Tubuh Utakata, Kimimaro, Gaara seketika bangkit kembali setelah kematian, dan diikuti oleh shinobi-shinobi yang sudah mati menjadi hidup kembali.
"BEE!" Raikage langsung berlari kearah Bee yang hidup kembali setelah kematiannya.
BRUK
"NARUTO!"
"NARUTO-KUN!"
Akatsuki, rockie 12, Kakashi serta Minato langsung menghampiri tubuh Naruto yang sudah terkapar diatas tanah, dan berangsur-angsur kesadaran Naruto menghilang.
"Jaa…" Naruto menutup kedua matanya, diikuti dengan kesadarannya yang menghilang. Para Kunoichi akatsuki langsung memeluk tubuh Naruto yang sudah dingin.
"NARUTO-KUN!" "NARUTO!"
.
.
.
.
END ? Hahahaha masih belum, hehe bercanda-bercanda #peace masih TBC kok
TBC
HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.
BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?
Semoga chapter ini tidak mengecewakan minna.
Balasan review :
YeKaWe :
Wow. Pertama pake chakra Kurama, kalo habis ganti susano'o, terus ganti chakra Kurama lagi. Efektif. Tapi menurutku sih, setelah pake chakra Kurama dan chakra Kurama-nya habis, pake Rinnegan aja. Soalnya, Susano'o itu udah sangat kuat. Bahkan untuk menghancurkan Susano'o Madara -yang bahkan belum sempurna-, Raikage ama Oonoki sampe segitunya. Apalagi Susano'o itu jurus kelas berat. Beberapa kali memakainya, maka anda akan kehabisan chakra. Apalagi tubuh Naruto bukan tubuh Uchiha. Tapi percuma sih saya ngomong kyk gini. Udah mau tamat sih. Jadi thor, kalo ini udah tamat, masih berkecimpung di FFn? Hehe ya sepertinya begitulah, aku masih berkecimpung di FFn.
asami akutagawa :
Fanficnya dah mau selesai ya? Padahal ini fanfic kesukaan ku loh,,,,,,, yah memang berat sih, tapi dimana ada awal pasti ada akhir. Itu sebuah pribahasa yang paling aku benci sampai saat ini, kenapa harus ada pribahasa seperti itu. sumpah aku sangat membenci pribahasa itu untuk beberapa alasan dalam hidupku.
Naruto-Senpai :
hari sekali sih updatenya?ane udah gak sabar baca cerita gak kasih bocoran dikit ... kalau chapter 47 sudah siap diterbitkan, dan chapter 48 baru 50%. Pokoknya aku mengeluarkan seluruh kemampuanku untuk membuat beberapa chapter terakhir ini, pasti banyak kejutan yang kalian tak akan pernah menyangka sebelumnya. Aku jamin kalian akan dibuat terkejut
ConcriterHiruka :
Apakah nanti cerita ini berlanjut ke DxD ? Misal nanti kalo naruto,akatsuki,dan aliansi shinobi menang,terus si naruto pada saat terakhirnya berpindah dimensi ke dimensi DxD…itu terlalu memaksa, kalau secara tiba-tiba pindak ke dimensi DxD.
Guest :
psti si makhluk astral (Kaguya) Muncul.. karena dia bagian dari juubi.. tapi katanya sisa 1-2 chapter aja.. jadi kemungkinannya kecil.. bener kan author-san ?! sebelum Masashi Kishimoto mengeluarkan Kaguya di manga, aku sudah memikirkan ending cerita ini dan tak pernah memikirkan Kaguya (Karena tak tahu siapa itu Kaguya, dan saat itu di manga juga belum muncul). Yap kemungkinan munculnya Kaguya,bisa dikatakan dibawah 1%.
:
lanjut..!oh ya kalau nanti anda benar2 ngebikin fic Xover naruto HS DxD tolong naruto nya dark aja,anda kan ahlinya dark character yosh mungkin cuma itu yang bisa gue bilang.!ganbatte ne keep write… akan kupertimbangkan hehe
Fellix henzstall ker :
Apa ch 47 & 48 tinggal di update...? chapter 47 sudah siap, dan chapter 48 baru mencapai 50%.
YamiNoMadara226 :
Apakah Obito Hanya Dapat Dilukai Dengan Energi Alam/Sage Mode ? Mari Kita Ke Topik DxD ... Hmmm...Jujur Saya Menyukai Fic Crossxover Naru x DxD...Bagaimana Jika Naruto Mati Nanti Mati Saat Melawan Obito Namun Obito Juga Mati ... Saat Itu Muncul Shinigami Yang Memberi Penawaran Mendamaikan Dimensi DxD Dengan Syarat Membawa Salah Satu Temannya...Dan Klo Bisa Naruto Jangan Dibuat Bisa Menggunakan Seluruh Jurus Ninjanya..Yah Beberapa Sajalah...Dan Orang Yang Akan Di Bawanya Adalah Sasuke..yah bisa dikatakan Obito hanya dapat dilukai oleh sage mode. Dan terima kasih banyak atas sarannya
Namikaze Renton Kumagawa :
Kelemahan obito versi jinchuriki apa yah? Aku bingung pas di serang naruto pake rasenshuriken kok langsung retak tuh perlindungan obito… di chapter ini akan terjawab kok, hehe
:
pair ny harem ? saya berharap End ny berakhir happy end dan harem... biar menjadi sebuah kejutan nanti diakhir ceritanya .
Ae Hatake :
Sangat berbeda dengan canon... akhirnya ada yang mengatakan cerita ku berbeda dengan canon, aku terharu T.T
yami no kuni :
Author-san jika fic ini sudah tamat apakah ada kelanjutannya di dimensi highschool dxd? Aku memang berencana membuat fic Xover Naru-DxD, tapi soal kelanjutan dari fic ini entahlah
:
seperti biasa ff mu luar bayawak bang, boleh saran gak kalau gak ya udah gak apa... silahkan
untuk crossover pairnya NarutoxAkenoxHinata ya jangan tambah yang lain hehehe…. Aku masih mempertimbang kan apa ada teman Naruto didunia Shinobi di dunia DxD. Tapi thanks yah atas sarannya
Sanshiro Ashakura :
Nah. update cepat lagi ada apa? 2 chap lagi, sepertiny Ending bsa ku tebak dan psti menarik. Dan pairny siapa? klau ak sih.. Hinata aj deh.. kenapa? Krna bynk alasanny knp dan ane tak bsa blng. Klau ak krn pair itu yg pling cocok. Waktu pengerjaannya dipercepat, aku memaksa otakku untuk bekerja lebih cepat
Nah.. topik DxD cma mau blng Naruny buat dri dunia DxD aj, gk ush Naru shinobi nyasar DxD ksian cpek tuh Naru :D . Dan bisa gk nnti klau buat Xover Naru-DxD jgn brpokus hny Naruny aj, Issieny jga jdi peran pnting jgalah. Dan krna ini FF anda adlh Dewany dlm crta buat jgn Harem aneh rsany dan gk mungkin smua charany yg cwe suka Naru smua!...tentunya pasti akan membuat Issei berperan penting, namanya juga crossover antara DxD-Naruto.
Dan satu lagi yg pling penting Namamu siapa? Gk mungkinkn ane panggil Dark-san trus. Itu sja kurang lebihny mohon maaf walaupun aku sudah berlebihan :D…baiklah, Namaku Dimas Anggara.
m. :
aku jg minta maaf kalo ada reviewku yg buat author tersinggung. kalo buat fic baru kabari ya… author maafkan, dan pastinya akan diberi tahu
tumben update cepet? Yah sedikit dipercepat pembuatannya, yang membuat waktuku hampir seharian dikamar agar cepat beres, aku takut tidak selesai sebelum hari raya idul fitri
HiNa devilujoshi :
aduh tambah gawat ja prtarungan naru vs obito, jadi gak sabar baca chap berikutnya...semoga ja naru yg menang…aku punya kejutan untuk para pembaca di chapter ini, selamat terkejut
Miryoku Arifu :
wow wow dah lama gak review dimari dan gomen nee author-san... kemaren2 saya jadi silent reader...tak apa, tak perlu meminta maaf
ohya tadi ku baca, katanya mau bikin xover dxd ya ? klo iya mending nanti naruto jgn dibuat berpindah dimensi, tp dibuat aja naruto yg di dxd tuh reinkarnasi dari naruto shinobi, dan nanti dibikin suatu kejadian yg dimana naruto di dxd tuh dapet ingatan tentang leluhurnya yaitu naruto shinobi gitu... dan jg klo bisa jgn bikin naruto nya jd iblis apalagi budak nya rias, soalnya itu dah terlalu mainstream... dan klo bisa nanti naruto di dxd tuh jgn dr awal dikasih tugas buat bikin perdamaian, tp ntar di tengah2 alur aja dapet tugas tersebut, dan di awal2 bikin narutonya tuh jadi sosok yg biasa aja, jd blm terlalu menonjol dan eksis dikalangan petinggi tiap fraksi... dan bikin sifat naruto tuh gray aja ya... saran yang bagus, aku cukup setuju dengan tugas perdamaian yang muncul ditengah-tengah cerita.
Kazekage Golief Saputra - Uzumaki-Namikaze Serizawa - Miryoku Arifu (tahap evolusi akun ini)… haha, author juga akan mengganti nama akun ini setelah fic ini selesai
Naminamifrid :
Aliasi atau Rokie 12 jarang birara ya? apa lagi siSasuke, diem aja… hehe, chapter-chapter terakhir ini aku fokus pada Naruto. soal Sasuke jangan ditanya, dia mah udah tak banyak bicara
yami uzumaki namikaze :
Good! Good! Good! Ahahaha jadi terbawak suasana ni senpai. Munculin aja kaguya nya senpai, gak apalah chapternya dipanjangin sampe 60 atau 70 :D soalnya sayang banget fic keren ini cepat tamat, pasti banyak yang kecewa u.u dan untuk DxD nya buatin naruto punya 2 sacret gear, satu Naga, yang satu tersaerah senpai deh. Dan juga kekuatan naruto nya waktu datang ke dunia DxD nanti tetap kekuatan shinobi, tapi dimulai dari nol lagi untuk mecapai tahan seperti sekarang, dan untuk 2 sacret gearnya dijadikan sebagai kartu AS saja. Makasih senpai :D…..sepertinya tidak bisa untuk memunculkan Kaguya, hehe dan terima kasih atas sarannya ya.
AoiKishi :
Kenapa odama rasengan naru bisa ngehancurin perisai obito? apa karena terbuat dari elemnt alam? Soal itu akan terjawab dichapter ini, hehe
saya kira, di chap ini yondaime memberikan setengah chakra kyuubi pada naruto.. Hmm.. ternyata itu buat chap depan yah?.. kita akan lihat apa Kyuubi yang ada ditubuh Minato diberikan atau tidak
Dark Namikaze Ryu :
Ya sama sama Dark-san atas pujiannya tapi maaf juga tidak memberi ciri ciri dari setiap naga yang telah aku kasih daftar nya, aku harap chap chap terakhir berakhir dengan dramatis, oke kembali ke topik DxD, aku akan kasih saran lagi untuk fic Naruto x Hs DxD anda,
1. Naruto berada di dunia DxD tepat nya di kota Lilith (Ibukota Underworld) dengan ingatan sudah menghilang dan memiliki kekuatan yang berasal dari dunia nya (Dimensi Shinobi). (tambahan. baca fic di fandom Naruto DxD di bagian inggris dengan judul Naruto DxD- Purpose of Living sebagai Referensi)
2. Naruto sebagai salah satu dari Hero Faction (Golongan/Fraksi Pahlawan) karna masa lalu yaitu orang orang yang ia cintai mati oleh Mahluk Supranatural yang tidak diketahui dari Fraksi apa dan naruto akan menuntut balas ke semua Mahluk Supranatural (Dark Naruto) (tambahan. ide ini terinspirasi dari salah satu dari Hero Faction yaitu Cao Cao pengguna Sacred Gear [True Longinus])
oke itu saja Dark-san, oke lanjutkan…thanks yah atas sarannya, aku suka dengan saran yang kedua , tapi sebaiknya Naruto tidak masuk fraksi hero faction.
Yami Gitsune :
nanti setelah mengalahkan obito apa naruto melawan para aliansi sinobi? Di chapter ini mungkin akan terjawab.
KUKUHPRATAMA048 :
jadi juubi kalah dengan senjutsu, kapan naruto ngeluarin senjutsu rikudo? mungkin di chapter ini akan terjawab.
Aldho :
thor apa Naruto akan mendapat separuh Kyuubi dari Minato ? tidak, biar saja Minato menyimpan setengah Kyuubi tersebut
:
Ap nanti naruto balik ke konoha? Kita lihat nanti hehe
