CHAPTER 4
Daehyun menghentikan mobilnya tepat di depan gerbang rumah kedua orang tua Baekhyun. Walaupun Youngjae pada awalnya menolak namun Daehyun akhirnya berhasil membawa namja manis tersebut.
"Aku tunggu disini aja ya," ucap Youngjae.
Daehyun mengangguk, tentu saja tanpa Youngjae mintapun ia akan meninggalkan namja yang kini berstatus sebagai selingkuhannya tersebut di dalam mobil. Mana mungkin berkunjung ke rumah mertua membawa selingkuhan, apalagi kunjungannya dalam rangka mencari sang istri yang hilang.
"Jangan kemana-mana ya, disini aja. Kalau ada apa-apa kamu telepon aku, arra?"
Kini Youngjae yang mengangguk.
Sepeninggal Daehyun, Youngjae hanya duduk diam sambil memandangi punggung Daehyun yang semakin menjauh. Tidak seperti sebelumnya, kini ada sesuatu yang berbeda ia rasakan ketika melihat namja berkulit tan tersebut.
.
.
.
Tok… Tok… Tok…
Butuh waktu sepuluh menit hingga pintu kayu di hadapan Daehyun terbuka setelah ia mengentuknya puluhan atau bahkan ratusan kali. Sosok seorang namja dengan tinggi badan yang tidak jauh darinya muncul dan langsung bertanya, "Baekhyun eodi?"
"Baekhyun… Baekhyun…" Daehyun menimbang-nimbang, apa dirinya akan balik bertanya pada ayah mertuanya atau berbohong.
"Baekhyun… Saya kesini untuk menjemput Baekhyun." Daehyun memutuskan untuk menjawab dengan jujur, takut appa Baekhyun hanya mengetesnya saja.
"Menjemput Baekhyun? Dia bahkan tidak ada disini."
.
.
.
Kini Daehyun menyesal telah berkata jujur. Ia justru dimaki-maki dan diusir.
"Sabar, Dae," ucap Youngjae sambil mengelus pelan punggung Daehyun.
Dengan ekor matanya Daehyun melirik Youngjae.
"Wae geurae?" Youngjae sedikit gelisah melihat smirk Daehyun.
Tanpa menjawab Daehyun bergerak cepat menurunkan sandaran jok yang didudukki Youngjae, membuat posisi namja manis itu kini tidak lagi duduk melainkan tidur terlentang. Sejurus kemudian Daehyun sudah berada di atas Youngjae, menjamah setiap inci kulit putihnya. Kedua tangannya pun tidak tinggal diam, tangan kirinya kini mengelus daerah paha dalam Youngjae yang masih tertutup kain celana, sedang tangan kanannya menyusup masuk ke dalam baju yang dikenakan Youngjae.
Daehyun melupkana sejenak masalahnya dengan bersenang-senang bersama Youngjae. Lagipula selama Baekhyun adapun mereka juga selalu bertengkar, jadi kalau sekarang Baekhyun menghilang, bukankah itu sebuah keuntungan bagi Daehyun?
.
.
.
Tidak terasa sebulan telah berlalu begitu saja. Daehyun sudah berusaha mencari istrinya ke tempat-tempat yang biasa dikunjungi, namun Baekhyun tetap tidak ditemukan. Namja itu menghilang tanpa meninggalkan pesan sedikitpun.
"Jae…," panggil Daehyun.
"Ne?" Youngjae mendongak menatap Daehyun.
"Daripada kita nyariin Baekhyun gimana kalau kamu aja yang gantiin dia?"
"Mworago?
"Kamu aja yang jadi istriku? Gimana?"
TBC
.
.
.
Balasan buat yang review di chap 2 & 4 kemarin:
soo-iceu : Jangan cerai dulu dong, tunggu sebentar lagi sampai B.A.P atau EXO comeback, hahaha... Jangan jadi sider lagi ya, review itu yang bikin aku semangat buat lanjutin... Aku juga baca review kamu di ff yang lain... Untuk Neo nanti pasti aku bikin lagi, tapi belum tau kapan, yang ini aja belum selesai T.T
jngnvy : tenang aja, aku nggak akan sejahat itu sama Youngjae kok, walaupun Youngjae juga belum tentu sama Dae...
mokythatha : soalnya Youngjae kan kalem-kalem ganas juga, hahaha... kalaupun Dae-Baek cerai, Daehyun belum tentu ama Youngjae juga...
QueenChan15 : Iya, Baek udah sadar sekarang... Semoga nantinya Dae cuma cinta sama Jae & nggak ngelirik kemana-mana lagi...
Guest : aku juga...
DaeUuuU : Youngjae ama Jongup kok rasanya aneh ya? . Jongup bisa muncul kapan aja kok, termasuk Zelo juga... Semoga chap depan bisa lebih panjang lagi ya... Doain ya supaya aku semangat nulisnya...
Blacknancho : karena Daehyun tidak bisa hidup tanpa Youngjae (setidaknya untuk saat ini)... Ya, aku usahain chap depan lebih panjang & nggak lama updatenya
mayaDJ : iya, udah di next
: wajahnya Baekhyun nggak beda jauh kok sama Daehyun, walaupun gantengan Daehyun sih, hehehe... Ini kamu review 12 jam langsung di update kan (kebetulan), hehehe...
.
.
.
Akhirnya aku semangat buat lanjutin ini walaupun kayaknya cerita bakal berubah nggak kayak yang aku rencanain di awal...
.
Gomawo buat semua yang udah baca & terutama yang review...
.
