Chanbaek Fanfiction

.

GS for Baekhyun

.

"Pertengkaran diawal pertemuan, bisa menjadikan kita lebih dekat pada akhirnya"

.

This storyline is MINE. Do not copy without permission okay :^)

.

Previous chap :

" Boy, boy, boy, boy ku sayang, boy ku yang menyebalkan, semoga disana kau baik-baik saja. aku sangatt merindukanmu..." kalimatnya terpotong saat seorang sudah berdiri dibelakang tubuhnya sekarang, badannya tegap dan ia tersenyum pada Baekhyun.

.

2nd Chapter

.

Baekhyun yang menyadari seseorang dibelakangnya lantas memutar balik kepalanya.

"Maaf mengganggu anda noona Baekhyun, tapi jam berkunjung pemakaman ini sudah hampir habis, sebentar lagi pintu masuk akan kami tutup, tidak baik juga sore seperti ini gadis cantik seperti anda berada disini" ucap laki-laki itu yang ternyata sang penjaga pintu masuk pemakaman.

"Baiklah mr. Han, aku akan segera pulang. Tolong jaga makam Chanyeol ku dengan baik" balasnya sendu sambil tersenyum.

"Boy, aku pulang dulu ne, mungkin 3 hari lagi aku baru bisa mengunjungimu. Anyeong" ucapnya pada batu nissan didepannya sambil tersenyum dan menjauh diikuti mr. Han.

Baekhyun saat ini sedang berdiri di sebuah sekolah yang bersejarah untuk hidupnya. Daemyung Middle School di daerah Gangnam adalah tempat dimana mereka berdua (baekhyun-chanyeol) dipertemukan untuk pertama kalinya.

Flashback 6 years ago –

Ponsel Baekhyun berdering saat ia baru saja menyelesaikan pelajaran sekolahnya untuk sehari. Ia lalu mengangkatnya

"Yeoboseo eomma, Ada apa?" tanya nya

"Cepatlah kau pulang, ada yang ingin eomma sampaikan" pinta eomma Baekhyun

"Ne, ne eomma.. aku akan segera pulang. Annyeong" balas Baekhyun mengakhiri percakapan

Dalam perjalanannya menuju parkiran, Baekhyun sedaritadi hanya menggerutu karena perintah eommanya, padahal hari ini ia berencana untuk mampir ke suatu tempat.

Setibanya di parkiran, Baekhyun lantas mengambil sepedanya dan ia belum menyadari bahwa ia mengambil sepeda yang salah.

"Eh, kenapa ada yang aneh ya dengan sepedaku, tumben sekali" ucap Baekhyun sambil menggowes sepedanya.

Baekhyun berhenti sejenak di bawah pohon, ia meperhatikan dengan detail sepeda yang ia klaim miliknya, dan ia terkaget saat melihat sesuatu yang berbeda di sepedanya.

'Sejak kapan sepedaku ditempeli oleh berbagai macam stiker chopper aish' umpat Baekhyun.

Baekhyun lantas menyadari bahwa ia salah mengambil sepeda karena ulahnya yang terburu-buru, namun ia heran, setau ia sepeda yang seperti miliknya hanya satu disekolahnya, hanya punya Baekhyun saja.

Baekhyun kembali melanjutkan perjalanannya, ia masa bodo dengan pemilik sepeda ini sekarang, toh masih ada sepedanya ini yang mirip paling ia mengambil sepedanya. Yang jelas, ia harus mengetahui siapa pemiliknya besok di sekolah.

Because of Bicycle –

Sementara itu, ditempat lain seorang Namja dengan predikat murid baru di sekolah Daemyung sedang kebingungan mencari sepedanya, lalu ia menemukan sebuah sepeda yang nampak sama seperti miliknya, ia lalu membawanya pulang.

Tak beda jauh dari Baekhyun, Namja itu juga merasakan hal aneh dengan sepedanya lalu ia berhenti sejenak tak jauh dari gerbang sekolah.

"Aish, sepertinya ada yang aneh dengan sepedaku.." ucap Namja itu bermonolog

"modelnya sama.. warnanya juga biru.. giginya, gigi 3 sama seperti yang aku naiki saat berangkat.. t-tapi.. kemana semua stiker chopper yang selama ini menempel di sepedaku-_- Ah, mungkin saja dicopot oleh bocah sialan itu. Ah, Anak itu benar-benar jail, lihat saja nanti" ucap Namja itu lagi dan melanjutkan perjalanannya.

Namja itu tak sadar bahwa saat ini itu bukan sepedanya, betapa bodohnya ia, ia hanya berpikiran bahwa keganjilan pada sepedanya – hilangnya stiker chopper – adalah ulah dari adik laki-laki semata wayangnya.

Because of Bicycle –

Baekhyun menyenderkan sepeda biru itu di pinggir dinding rumahnya, lalu melenggang masuk kedalam rumah.

"eomma.. aku pulangg.." ucapnya dengan volume kencang

"eoh, Baekhyun-ah, kemari eomma ada di dapur" balas eomma Baekhyun

Baekhyun lalu berjalan menuju dapur, ia menemukan eommanya telah membungkus sebuah kotak, yang menurut nya berisi kue.

"eomma kenapa menyuruhku untuk cepat pulang?" tanya Baekhyun

"tolong antarkan kue ini ke mrs. Park di blok sebelah, dia teman SMP eomma yang baru pindah dari Jepang. Ini alamatnya" jelas eomma sambil menyodorkan secarik kertas

"j-jadi hanya karena kue ini eomma menyuruhku pulang?" tanya baekhyun kaget

"ne, kenapa?" tanya eomma

'Aish, kalau bukan gara-gara kue ini, sepedaku tak akan tertukar.. musnahlah kau kue-...-' gerutu Baekhyun dalam hati

"tak apa eomma, hehe" balas Baekhyun sambil menampakkan cengiran khasnya

"Kalau begitu Baek pergi dulu eomma.. anyyeong" ucap Baekhyun lalu kabur dan menyisakan eommanya yang hanya bisa menggelengkan kepalanya.

Because of Bicycle –

Saat ini Baekhyun sedang berdiri didepan pagar sebuah rumah sambil menggandeng/? sepedanya, lalu ia memencet bel yang tak jauh dari tempat berdirinya sekarang. Tak lama, muncul seorang wanita seumuran eommanya, Baekhyun lalu membungkukkan badannya sebagai tanda hormat.

"Anyeonghaseyo ahjumma, jeoneun Baekhyun imnida" sapa Baekhyun

"Oh, jadi kau anaknya Risae ya? Perkenalkan, saya Park Yoonhi teman SMP eomma-mu" sapa mrs. Park ramah sambil tersenyum

"Ne ahjumma, Anda benar" balas Baekhyun sambil menunjukkan cengiran khasnya.

"Silahkan masuk Baekhyun, apa kau tak pegal sedaritadi berdiri sambil menggandeng sepedamu itu" canda mrs. Park

"Baiklah Ahjumma" balas Baekhyun

Mereka berdua beriringan masuk kedalam kediaman mrs. Park setelah Baekhyun men-standarkan sepeda biru nya di garasi.

Because of Bicycle –

Di situasi berbeda, seorang Namja jangkung menyusuri jalanan Gangnam, ia menggandeng sepedanya yang rantainya putus. Betapa malangnya namja ini-_-

'Tuhan.. kenapa hari ini aku begitu sial sekali aish..' kata namja itu dalam hati

Namja itu hanya bisa pasrah terhadap nasibnya, tanpa bisa berbuat apapun. Mungkin, sudah sekitar 15 menit namja ini berjalan, tak lama setelah mengecek sepedanya tadi, rantai sepeda itu tiba-tiba putus.

Diperjalanan pulang, ia bertemu dengan seorang namja lain yang diyakini temannya, lalu namja lain itu menyapanya.

"Hoi, mengapa sepedamu hanya kau gandeng huh?" ucap teman namja itu

"Rantainya putus" balas namja yang bernasib buruk

"Butuh tumpangan? Kau bisa membonceng sepedaku, lalu satu tanganmu bisa menggandeng sepedamu itu" tawar teman namja itu

"Bolehlah.." balas namja itu sok cool

Lalu, akhirnya namja itu pulang dengan dibonceng temannya. Tak butuh waktu lama, mereka berdua sudah sampai di rumah namja itu

"Terimakasih kawan" balas namja itu

"Tak apa, sudah seharusnya teman saling membantu, ya..walaupun kita baru kenal kurang dari 24 jam" canda teman namja itu

"Haha, kalau begitu aku masuk dulu, dan terimakasih atas tumpanganmu tuan Oh" ucapnya sambil membungkuk

"tak usah seformal itu bro-_- baiklah aku juga pulang dulu, anyeong" balas namja itu dan akhirnya pergi.

Lalu, namja itu memasuki rumahnya dan kaget melihat sebuah sepeda persis seperti yang ia gandeng saat ini

"K-kenapa bisa sama?" ucap namja itu

Bebarengan dengan itu, Baekhyun yang baru keluar dari kediaman juga kaget dan berteriak

"Yakk! Itu kan sepedaku" teriak Baekhyun

.

.

.

– T B C –

Gimana? Ga memuaskan? Maafkan saya :^) Oh iya, bagi yang belum tahu siapa itu chopper, dia itu salah satu tokoh di One Piece, ituloh..yang rusa kecil idung biru..yang pake topi jerami kayak pesulap._. yang bisa ngomong. Tolong sempatkan review untuk FF saya ini, biar saya tahu dimana kekurangan FF saya. Makasih juga yang udah sempetin baca FF ini, kelanjutan FF ini tergantung pada review dari kalian semua, makin banyak makin semangat saya untuk melanjutkannya.