Title: Seme Island YunJae Ver.
Author: Bluedevil9293 a.k.a Dean Choi a.k.a Ayumu Sakurazawa.
Part: 11 / ? (May be 21 or 22).
Rated: M.
Cast:
Jung Yunho, 24 tahun.
Kim Jaejoong, 23 tahun.
Other Cast:
Seme….
Hangeng, 23 tahun.
Choi Siwon, 22 tahun.
Zhoumi, 21 tahun.
Lee Jinki, 20 tahun.
Uke…..
Kim Heechul, 22 tahun.
Kim Kibum, 21 tahun.
Kim Key Bum, 20 tahun.
Henry Lau, 19 tahun.
Genre: Romance, Drama, Nc21, Lemon, Lime, Rape.
Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo, Gaje, M-preg Don't Like Don't Read.
Summary: Bingung mau buat summary apa yang jelas ini flashback deh. Baca jangan lupa RCL.a ya…
Author Pov…
"Aku nggak akan menyakiti kamu Jae. Aku malahan akan akan memberikan kamu sebuah perasaan nikmat yang belum pernah kamu rasakan sebelumnya" kata Yunho masih tetap meyeringai membuat Jaejoong bergidik ngeri.
"Maksud kamu apa, eoh?" Tanya Jaejoong takut. Ada sebuah firasat tak mengenakan yang ia rasakan saat ini.
"Aku akan membuktikan kalau kamu itu akan segera menjadi istri serta umma dari anak-anakku Jae" kata Yunho semakin menyeringai.
"Aku nggak ngerti maksud kamu" kata Jaejoong apa adanya.
"Kalau nggak tahu maksudku, kita praktekn saja" kata Yunho sambil mengerlingkan matanya pada Jaejoong. Jaejoong menelan salivanya sendiri dengan sangat susah saat merasakan firasat buruk yang ia rasakan sejak tadi akan segera menjadi nyata.
"Mak… Mmmppp…." Kata-kata Jaejoong terputus saat Yunho menempelkan bibir keduanya. Bibir mereka saling bertautan. Bahkan Yunho tak hanya menempelkannya saja, dia juga mulai melumat bibir Jaejoong dengan perlahan. Jaejoong yang shock karena mendapat ciuman serta lumatan mendadak itu hanya bisa bengong sambil menutup bibirnya rapat-rapat. Ia tak mengizinkan Yunho berbuat lebih dari itu.
"Buka mulutmu Jae" pinta Yunho yang kembali melumat bibir Jaejoong. Jaejoong hanya diam dan bungkam. Dia masih saja terus menutup rapat bibirnya saat Yunho menjilati, mengecup serta menghisap bibirnya dengan penuh gejolak nafsu.
"Arrrgghhhttt…." Erang kesakitan terdengar dari bibir Jaejoong saat Yunho mengigit bibir bawahnya. Yunho yang sedikit kesal karena Jaejoong tak memberikannya kases masuklah makanya Yunho memutuskan untuk mengigit bibir bawah Jaejoong dengan sedikit keras hingga membuat namja cantik satu itu sedikit mengerang dan membuka mulutnya. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan yang ada, Yunho pun segera memasukkan lidahnya kedalam mulut Jaejoong.
Yunho mulai menjelajahi daerah dalam mulut Jaejoong. Ia mengabsen satu demi satu deretan rapi gigi Jaejoong. Tak lama lidah keduanya pun mulai saling bertautan saat Jaejoong mencoba mengeluarkan lidah Yunho dari dalam mulutnya dengan cara mendorong lidah Yunho dengan lidahnya sendiri. Yunho tersenyum senang karena merasa Jaejoong mulai merespon sentuhan-sentuhanya.
"Ahhh… Ngghhh…. Ngghhh…. Huhh…. Huhhh…." Erangan pun keluar begitu saja dari bibir sexy Jaejoong tanpa bisa namja cantik itu tajan. Yunho pun semakin bernafsu saat mendengar desahan-desahan Jaejoong tadi.
"Ngghhh… Ahhhh…. UUhhh…. Apppaaa… Yyaanngg…. Ahhh…. Kamu…. Ahhh… Lakukannn…. Yuuunnnhhhooo… Ahhhhh…" erang Jaejoong saat Yunho mengigit perpotongan antara leher dan bahunya.
"Arrgghhhh… Uhh… Ngghhh… Nghhh…" erang Jaejoong lagi saat Yunho menghisap kuat bekas yang tadi ia gigit dileher Jaejoong sehingga membuat leher namja cantik tadi memerah. Yunho terus memberikan Kissmark disekitar leher putih mulus Jaejoong yang sudah tak putih lagi. Yunho terus melancarkan aksinya meninggalkan jejak ditubuh Jaejoong sambil membuka satu persatu baju yang menempel ditubuh Jaejoong.
"Appaaa Nghhh…. Ngghhh… Yangggg kamu…. Ahhhh… Lakukan… Ahhh…" kata Jaejoong sambil menghentikan tangan-tangan nakal Yunho yang berusaha melepaskan pakaian yang Jaejoong kenakan dengan perlahan. Yunho hanya tersenyum sambil melemparkan pakaian Jaejoong yang sudah terlepas kesembarang arah tanpa perduli apa pakaian itu akan mana atau tidak.
"Diam saja Boo, dan nikmatilah semua permainanku ini. Aku jamin, pasti nanti kamu akan merasakan nikmatnya juga kok" kata Yunho sambil melepaskan baju atasan yang ia kenakan.
"Kamu mau apa?" Tanya Jaejoong takut-takut. Yunho tak membalas ia malah kembali menciumi tubuh bagian atas Jaejoong yang sudah polos dan menimbulkan begitu banyak Kissmark disana.
"Ahhh…. Ugghhh… Ngghh… Ngghhh… Arrgghhh…." Erangan Jaejoong kembali terdengar saat Yunho mencilati dan terkadang sedikit mengigit kecil nipple kirinya. Yunho juga memainkan nipple kanan Jaejoong dengan tangan Kirinya yang sedikit bebas.
"Arrgghhh… Ngghhhh… Agghhhh… Uhhhh…" erang Jaejoong lagi saat Yunho mengemuti Nipple kirinya dengan sangat rakus bagaikan seorang bayi yang sedang kelaparan dan membutukan pasokan ASi secepatnya dari sang ibu tercinta.
"Arrggghhh… Uhhhh… Ngghhh… Ahhhh…" Yunho Tersenyum senang saat mendengar setiap erangan sexy Jaejoong. Dengan perlahan tangan-tangan nakal Yunho bergerak kebagian bawah tubuh Jaejoong dan mulai membuka kelana yang masih dikenakan Jaejoong dengan sedikit susah karena saat ini air sungai merendam keduanya sebatas pinggang.
"Ngghhh…. Ahhhh…. Uhhh… Egghhh…" erang Jaejoong terus menerus. Pikirannya mulai kacau, dia mulai terangsang dengan setiap sentuhan Yunho ditubuhnya. Bahkan ia juga sudah tak sadar kalau Yunho sudah berhasil membuka semua benang yang membalut tubuh indahnya. Kini ia benar-benar polos didepan Yunho.
"Sepertinya kamu cukup meikmati semua sentuhanku ya Boo" goda Yunho. Wajah Jaejoong sudah memerah bagaikan kepiting rebus karena semua rangsangan yang diberikan Yunho padanya tadi. Jaejoong tak membalas godaan Yunho, dia masih sibuk mengatur nafasnya yang sudah tak beraturan lagi.
"Bahkan adikmu ini sudah menegang seperti ini" kata Yunho lagi sambil membelai perlahan junior Jaejoong yang sudah menegang sempurna. Akhirnya Jaejoong pun sadar kalau saat ini dirinya sudah benar-benar naked tanpa sehela benag pun.
"Apa yang kamu lakukan… Arrrgghhttt… Lepaskan… Uhhh…. Jangan sentuh lagi… Ahhh… Uhhh… Ngghhh… Berhenti… Ahhh… Uhhh… Nghhh…" erangan Jaejoong kembali terdengar saat dengan perlahan Yunho mengurut lembut Junior jaejoong.
"Yakin mau dihentikan?" Tanya Yunho sambil terus mengerjai tubuh bagian bawah Jaejoong yang menegang tadi. Yunho terus saja memainkan Junior Jaejoong. Ia mengurut dan mengocok junior Jaejoong dengan gerkan yang bertempo ritmis.
"Please berhenti… Ahhh…. Ughh… Nghhh…" erang Jaejoong terus menerus.
"Aku cukup menikmati permainan kita ini Boo. Jadi aku tak mau berhenti hanya sampai disini saja" kata Yunho yang lalu mengangkat tubuh lemah Jaejoong ke atas batu besar dibelakang Jaejoong tadi. Setelah itu Yunho langsung mengecup junior tegang Jaejoong beberapa kali dan memasukannya kedalam mulutnya sendiri. Yunho mengeluar masukan Junior Jaejoong kedalam mulutnya membuat Jaejoong mendesah tak tertahankan menikmati sensasi aneh yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
"Nghhh… Ughhh… Ahhhh… Apa… Yangggg… Kamuuu lakkukannn… Yunhoooo… Ahhhh… Nghhh… Uhhh…" erang Jaejoong terus menerus saat Yunho juga terus mengerjai titik-titik sensitive ditubuhnya. Yunho masih mengerjai junior Jaejoong dengan mulutnya sendiri. Kedua tangannya pun tak mau tinggal diam. Ia melaminkan kedua nipple Jaejoong secara bergantian. Mengelus, mencubit dan memelintir nipple Jaejoong berkali-kali membuat nipple Jaejoong semakin menegang keras.
"Ahhh… Ugghhh…. Ngghhh… A-aku…. Udah….. nggakkk tahannnnn… Yuunnn … Arrgghhh…." Erang panjang Jaejoong terdengar jelas dalam hutan saat ia menumpahkan apa yang sejak tadi ia tahan-tahan kedalam mulut Yunho. Tanpa ragu Yunho langsung menelan semua cairan cinta berwarna putih kental milik Jaejoong tadi tanpa bersisa.
"Rasamu manis Boo" kata Yunho sambil menjilati daerah sekitar bibirnya.
"Huh… Huh… Huh… Huh.. Huh…" Jaejoong masih sibuk mengatur nafas saat yunho mulai menangalkan celanan yang sedikit menyiksa organ bawahnya yang juga ikut menegang. "Baju-bajuku dimana?" Tanya Jaejoong panik karena ia kembali sadar kalau sekarang ia sudah polos tanpa sehelai benang pun ditubuhnya. Jaejoong segera beranjak pergi dengan tubuh lemasnya mencari keberadaan baju-bajunya tanpa menghiraukan Yunho yang sedang sibuk menangalkan seluruh pakaian yang melekat ditubuhnya sendiri.
"Yack.! Jung Yunho kemana perginya baju-bajuku" Tanya Jaejoong kesal karena ia tak menemukan bajunya walau pun hanya sebuah saja. Jaejoong menolohkan pandangannya kebelakang, menatap Yunho yang tengah berdiri dibelakangnya dengan tubuh yang sudah polos sama seperti dirinya.
"Kamu… Kamu mau apa?" Tanya Jaejoong takut-takut saat ia melihat tubuh naked Yunho. Jaejoong menelan salivanya dengan susah payah saat tatapannya terarah pada benda diantara selangkangan Yunho yang menegak sempurna.
"Hanya mau bermain dengan mu Boo" kata Yunho sambil berjalan mendekati Jaejoong. Jaejoong yang berdiri ketakutan pun segera menjauhi Yunho yang mendekatinya dengan perlahan.
"Yack.! Jangan dekat-dekat" kata Jaejoong panik, dengan segera ia beranjak bergi menajuhi Yunho. Namun ternyata ia kalah cepat dengan namja tampan itu. Yunho kembali berhasil menagkap Jaejoong bahkan kini Jaejoong kembali terpenjara diantara tangan-tangan kokoh Yunho dan batu besar dibelakang tubuhnya.
"Aku mencintaimu Jae" kata Yunho yang langsung menciumi bibir Jaejoong dengan peuh nafsu. Jaejoong masih seperti sebelumnya menolak dan terus berontak dengan sia-sia saat Yunho menciuminya dengan sedikit brutal.
"Ahhh… nngghhhh,…. Mmmpppp…. MMmpppp…." Erangan tertahan keluar dari mulut Jaejoong yang dibekap dengan mulut Yunho saat Yunho kembali memainkan juniornya dibawah sana. Yunho meremasi junior Jaejoong dengan sedikit brutal membuat junior yang tak lebih besar dari milik Yunho itu kembali tengang didalam tangan kekar Yunho.
"Aku sudah tak tahan Boo, lihat punyaku sudah sangat menegang begitu" kata Yunho sambil melirik miliknya sendiri yang ia gesek-gesekan dengan milik Jaejoong membuat namja cantik tadi terus mengerang nikmat.
"Ahhh… Uhhhh… Ngghhh… Ngghhh… Ahhhh… AHhhh…. Uhhh…"erang Jaejoong saat Yunho kembali meninggalkan beberapa Kissmark dileher Jaejoong. Dengan perlahan Yunho mengenkat sebelah kaki Jaejoong dan mengarahkan miliknya yang sudah sangat menegang ke lubang sempit milik Jaejoong.
"Aku masukan ya Jae. Awalnya memang sakit tapi tahan saja karena setelah ini pasti kamu akan merasa sangat nikmat" kata Yunho sambil mengecup kilat bibir Jaejoong yang sedikit terbuka beberapa kali.
"Huh… Huh… Huh… Jangan Yunho… Huh.. Huh.. Huh.." tolak Jaejoong dengan nafas yang masih memburu saat Yunho mengesek-gesekan Junior besar dengan lubang kecil nan sempit milik Jaejoong. Tampaknya Yunho tak menunjukan tanda-tanda akan berhenti dan itu mambuat Jaejoong takut. "Yunho aku mohon ja… Arrggghhhhttt…" teriak Jaejoong kesakitan saat dengan tiba-tiba saja Yunho mengehentakkan Juniornya masuk kedalam lubang sempit Jaejoong.
Padahal baru juga kepala Junior Yunho yang berhasil masuk kedalam lubang Jaejoong, namja cantik itu sudah merasa sangat kesakitan. Dia merasa ada benda besar dan tumpul yang membelah tubuhnya menjadi dua. Ia merasa lubangnya begitu panas saat Junior Yunho dengan perlaha bergerak masuk.
"Sakittt… Hikss.. Hiks… Hiks.." tanpa terasa Jaejoong meneteskan air matanya tak sangup menahan rasa sakit pada lubangnya yang tertembus junior Yunho yang terlalu besar menurut Jaejoong. "Keluarkan Yun… Ahhh… ehhh… Sa… Kit… Hiks… Hiks… Uhhh… Nghhh… Hik… Sakit…" pinta Jaejoong dengan amat sangat tapi Yunho tak mau berhenti disitu saja. Ia malah semakin memaksakan masuk juniornya kedalam lubang sempit Jaejoong.
"Kan aku sudah bilang tadi Jae, rasa awalnya memang sakit. Tapi nanti pasti kamu akan merasakan kenikmatan yang tiada duanya. Percaya sama aku deh, aku pasti bisa memuaskanmu" kata Yunho sambil mengecupi wajah Jaejoong berkali-kali. "Aku mulai bergerak ya" kata Yunho lagi.
"Jangan Yunho… Ahh… Ugghh… Ngghh… AHhhh… Uhhh… berhanti Yunnn… Ahhhh… Uhhh… Nghhh" tanpa menghiraukan kata-kata penolakan dari Jaejoong, Yunho mulai mengerakan tubuhnya maju pundur didalam tubuh Jaejoong hingga membuat Juniornya keluar masuk kedalam lubang sempit Jaejoong yang terus meremas-remas juniornya membuat ia merasa keenakan. Ia tak tahu kalau lubang istri barunya itu terasa sangat enak dan membuatnya ketagihan.
"Ahhh… Ngghhh… Uhhh… Ngghh… AHhhh… Uhhh… Uhhh… Ahhh… Ahhh.. AHh…" erangan Jaejoong terdengar kesegala penjuru hutan bersama bunyi-bunyi tubuhnya dan tubuh Yunho yang saling bertabrakan dibawah sana. Yunho merasakan sensai nikmat saat dinding-dinding hole Jaejoong meremas-remas juniornya dengan perlahan.
"Yunnn... Arrgghhh… Agghhh… Agghhh.." Jaejoong mengeran nikmat saat Yunho terus mengerakan tubuhnya maju mundur hingga membuat unjung kejantanan Yunho mengenai titik sensitive didalam tubuh Jaejoong berkali-kali. Tangan-tangan nakal Yunho pun kembali memberikan rangsangan-rangsangan kecil di nipple dan Junior Jaejoong. Yunho mengocok junior Jaejoong dengan tangan kanannya dan memainkan nipple kanan Jaejoong dengan tangan kirinya. Bahkan Yunho juga mengemut Nipple kanan Jaejoong. Jaejoong benar-benar merasa melayang saat empat titik ditubuhnya terus menerus dipermainkan dengan cukup liar.
"Akuuu… ttakkk kkuattt… Ahhh.. Uhhh…" kata Jaejoong saat ia merasakan akan kembali merasakan titik tertinggi dalam permainan mereka itu.
"Sabar Boo aku juga akan segera keluar. Kita keluar bersama" kata Yunho semakin mempercepat gerakan tubuhnya menembus lubang Jaejoong yang sudah tak steril lagi. Ia juga semakin mempercepat kocokannya di junior Jaejoong.
"Agghhtttt…." Tak lama erangan panjang keduanya pun terdengar. Jaejoong memuntahkan cairan putih kentalnya ditubuh Yunho dan tubuhnya sendiri. Cairannya tadi langsung hanyut bersama air yang mengalir. Sedangkan Yunho menumpahkan cairan putih kentalnya didalam tubuh Jaejoong yang akan segera berubah menjadi nyawa baru didalam tubuh Jaejoong nantinya.
"Kamu sudah menjadi istriku Boo. Tinggal menunggu kamu menajadi umma dari anak-anakku saja. Dan tak akan lama lagi kamu akan merasakan tanda-tanda kehamilan Jae" kata Yunho pada Jaejoong yang sedang mengatur nafasnya yang terlihat sangat kacau. Jaejoong tak membalas kata-kata Yunho. Jaejoong yang sudah sangat lemas dan lelah pun akhirnya jatuh tak sadarkan diri lagi.
"Pingsan, eoh?" kata Yunho sambil menatap wajah Jaejoong. "Kamu lelah ya. Ya sudah istirahat saja ya chagya" kata Yunho sambil membelai lembut rambut Jaejoong yang berantakan. Yunho memeluk tubuh Jaejoong dengan mesra lalu menghilangkan tubuh keduanya dan timbul lagi didalam sebuah kamar mewah yang ada didalam istananya. Kini kedua namja itu sedang terbaring diatas sebuah ranjang king size yang ada didalam ruangan.
"Tidur yang nyenyak Boo. Semoga kamu cepat memberiku seorang anak ya" kata Yunho sambil mengecup pucuk kepala Jaejoong. Ia pun segera membaringkan tubuhnya disamping Jaejoong masih dengan posisi memeluk namja cantikm itu. "Izinkan aku merasakan kehangatanmu lebih lama lagi ya Boo" kata Yunho. Setelah itu Yunho pun segera tidur memeluk Jaejoong. Juniornya pun masih tertancap sempurana didalam lubang hangat nan sempit Jaejoong.
^_^ TBC Again… ^_^
