Title: Seme Island OnKey Ver.
Author: Bluedevil9293 a.k.a Dean Choi a.k.a Ayumu Sakurazawa.
Part: 17 / ?
Rated: M.
Cast:
Lee Jinki, 20 tahun.
Kim Key Bum, 20 tahun.
Other Cast:
Seme….
Jung Yunho, 24 tahun.
Hangeng, 23 tahun.
Zhoumi, 21 tahun.
Choi Siwon, 22 tahun.
Uke…..
Kim Jaejoong, 23 tahun.
Kim Heechul, 22 tahun.
Kim Kibum, 21 tahun.
Henry Lau, 19 tahun.
Genre: Romance, Drama, Nc21, Lemon, Lime, Rape.
Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo, Gaje, M-preg Don't Like Don't Read.
Summary: No Summary.
*** I Love U ***
Author Pov…
Tiga jam berlalu tapi Onew masih belum menunjukan tanda-tanda akan bangun dari pingsanya begitu pula dengan Key dan bayi yang ada di dalam perut key pun masih tampak marah tak walau tak separah sebelumnya. Siwon masih setia menunggui sang adik siuman sambil membelai rambut Kibum yang tertidur dipahanya. Mungkin Kibum kelelahan setelah seharian ini melewati semua kajadian tak terduga tadi. Siwon mengcup bibir Kibum singkat lalu segera menolehkan pandangan matanya kearah tempat tidur dimana Onew dan Key berada. Dia merasa Onew mulai terbangun.
Ternyata benar, Onew memang mulai sadar dari pingsanya. Siwon pun meletakan kepala Kibum dengan sangat hati-hati di atas sofa, setelahnya dia langsung mendekati Onew yang mencoba mendudukan tubunya diatas ranjang.
"Sudah merasa baikan?" Tanya Siwon lembut, Onew pun segera menatap kearah Siwon dengan tatapan sendunya.
"Aku kenapa hyung?" Tanya Onew sambil memijat-mijat kepalanya yang terasa sangat sakit.
"Kamu berubah jadi siluman sepenuhnya setelah gagal membunuh anakmu sendiri, dasar namja pabo" kata Siwon sinis. Onew yang mendengar dirinya telah berubah menjadi siluman pun segera memeriksa dirinya sendiri.
"Ternyata benar" kata Onew lemah saat dia menyentuh terlinganya yang telah berubah layaknya seperti seekor binatang. "Hyung, Key dimana?" Tanya Onew panik saat sadar akan sang istri tercinta dan bayi mereka yang gagal ia bunuh.
"Pingsan, itu dia tertidur disampingmu" kata Siwon santai sambil menunjuk Key yang tengah terbaring disamping Onew. "Mianhae, aku terpaksa memukul tengkuknya untuk membuat dia pingsan. Karena aku tak sangup kalau harus melihat dia meringis kesakitan gara-gara anak kalian yang mengamuk di dalam perutnya itu" jelas Siwon. Onew pun segera melihat kearah Key yang tampak menahan sakit di dalam tidurnya.
"Sebaiknya kamu tenangkan dulu dua anakmu yang sedang mengamuk, kasihan Key terus merasa kesakitan" kata Siwon yang menghentikan aksi Onew yang sedang membelai wajah Key dengan lembut. "Karena kamu sudah siuman, aku ingin kembali ke kamarku. Kasihan Kibum, dia tampak lelah hingga tertidur di sofa. Dia sedang hamil jadi aku tak tega melihatnya tidur di sofa seperti itu" kata Siwon yang langsung melangkahkan kakinya medekati Kibum lalu mengangkat tubuh sang istri tercinta. Siwon membawa Kibum keluar dari kamar Onew dan Key.
"Hyung" panggil Onew saat Siwon berdiri di depan pintu keluar. Siwon berhenti dan membalikan tubuhnya menatap Onew. "Gomawo buat semuanya dan mianhae atas semua kebodohanku, aku memang namja pabo seperti kata Hyung" kata Onew pelan sambil menundukan wajahnya menyesal.
"Kamu memang pabo, tapi kamu adikku jadi jelas aku memaafkan kamu. Jangan diulangi lagi, kasihan Key dan anak kalian" kata Siwon dewasa, Onew menganggukan kepalanya sambil berdeham pelan setelahnya Siwon langsung pergi membawa tubuh sang istri yang tertidur nyenyak dalam gendonganya.
Sepeninggalan Siwon dan Kibum, Onew pun kembali menatap kearah sosok Key yang tampak tertidur disampingnya. Onew membelai wajah Key lagi dengan perasaan sayang bercampur rasa bersalah yang cukup besar. Ia benar-benar merasa bersalah karena selama ini telah menyakiti Key hingga membuat sang istri sangan membenci dirinya.
"Key… maafkan aku ya" kata Onew lemah, Onew mengecup pipi Key sekilas. Dia pun kembali teringat dengan anaknya yang ada di dalam perut Key yang tak sanggup ia musnahkan begitu saja. "Aegya… kalian masih ada di dalam? Kalian marahkah pada appa dan umma? Berhenti marah ya, kasiahn umma dia kesakitan. Maafkan appa dan umma ya, kami menyayangi kalian. Berhentilah marah, appa mohon" pinta Onew dan secara perlahan kedua bayi di dalam perut Key mulai tenang. Onew tersenyum senang lalu membelai perut Key dengan sangat lembut membuat kedua anak di dalamnya merasakan kasih sayang yang begitu besar dari dirinya. Disaat-saat Onew yang tengah asik membelai perut Key, namja cantik tadi pun dengan perlahan bangun dari tidurnya membuat Onew berhenti dengan kegiatannya tadi.
"Key…" panggil Onew pelan saat Key mencoba mengerjap-ngerjapkan matanya berulang-ulang kali sampai dia sadar kalau namja yang sedari tadi dia tangisi sudah sadarkan diri dan kini tengah menandaginya tajam.
"Onew" seru Key senang, namja cantik tadi langsung memeluk tubuh suaminya dengan cukup kencang hingga membuat Onew terheran-heran. Dengan ragu akhirnya Onew pun membalas pelukan Key padanya.
"Key, gwenchana" kata Onew sambil membeli punggung namja cantiknya.
"kamu sudah siuman" kata Key senang sambil menciumi wajah Onew bertubi-tubi membuat namja tampan tadi semakin binggung dengan tingkah Key yang bisa dikatakan sangat tiba-tiba dan beda dari biasanya. Key tidak lagi melemparkan kata-kata dan tatapan kebencian padanya. Malahan Onew mendapati kekahawatiran yang sangat pada diri Key.
"Aku sangat memcemaskan kamu, kata saudaramu kamu sudah mati" kata Key sambil terisak pelan.
"Key, sudah jangan menagis lagi. aku tak apa walau sosok manusiaku memang sudah mati. Tapi aku masih disini bukan, masih tetap bisa memelukmu dengan erat" kata Onew mencoba menenangkan tangisa Key.
"Onew, maafkan aku… maafkan aku" kata Key ditengah tangisanya.
"Iya, aku sudah memaafkan kamu kok. Seharusnya aku yang berkata seperti itu, bukankah aku yang selama ini menyiksa dirimu lahir dan batin" kata Onew memberitahu.
"Aniya, maafkan aku. Aku yang salah, aku terlalu egois dan memikirkan diri sendiri" kata Key menyesal, Onew tersenyum pada Key lalu segera memeluknya dengan amat erat memcoba membuat key sedikit tenang. "Onew, beri… beri aku kesempata agar bisa menjadi istri serta umma dari anakmu ya" kata Key membuat Onew shock dan melepaskan pelukanya.
"Key, kamu sadar apa yang kamu katakan?" Tanya Onew, Key menganggukan kepala pelan.
"Bolehkan?" Tanya Key ragu-ragu.
"Tentu saja Key, aku bahagia mendengarnya" kata Onew yang langsung memeluk tubuh Key denagn cukup erat. Setelah puas saling berpelukan selama beberap menit, Onew pun melepaskan pelukannya pada tubuh Key.
"Onew, ke… kenapa rabutmu jadi berwarna putih dan ini apa?" Tanya Key polos sambil memegang telinga Onew. Onew terkekeh pelan mendengar kata-kata Key.
"Ini lah sosok silumanku key, aku kan bukan manusia atau pun setengah manusia setengah siluman seperti sebelumnya" kata Onew menjelaskan. Entah kenapa tiba-tiba Key menundukan wajahnya, ia merasa sangat bersalah dan dia menganggap semua yang terjadi pada Onew itu adalah akibat kesalahannya.
"Mianhae…" kata key pelan.
"Aniya, ini bukan karena kamu Key. Ini semua hasil kebodohanku" kata Onew pelan.
"Tapi semua itu karena aku, padahal aku tahu kamu ingin sekali menjadi manusia seutuhnya tapi gara-gara aku kamu malah jadi siluman sepenuhnya" kata Key lagi.
"Ani, kamu nggak boleh berkata seperti itu lagi. aku seperti ini bukan karena kamu, arra" kata Onew dan key menganggukan kepalanya lemah.
"Apa tak ada cara yang bisa aku lakukan untuk membuat kamu jadi manusia seperti yang kamu mau?" Tanya Key penuh harapan.
"Tak ada, aku akan jadi siluman seterusnya" kata Onew pelan, tapi Key tahu suaminya itu berbohong. Itu semua tampak sangat jelas dari sorot mata Onew yang menatap key.
"Bohong" kata Key.
"Ani, aku nggak bohong key" kata Onew.
"Bohong, kenapa Onew bohong pada Key. Apa Onew membenci Key?" Tanya Key yang mulai terisak lagi.
"Ani Key, jangan menangis baby. Kasihan uri aegya kalau kamu terus menangis, mereka pasti merasa sangat sedih juga" rayu Onew sambil menghapus air mata yang menetes dari mata indah Key.
"Onew membenci Key ya?" Tanya key ditengah isakanya.
"Ani key, aku sangat mencintaimu" kata Onew apa adanya.
"Kalau begitu kenapa Onew berbohong pada Key?" Tanya Key sedih.
"Itu… Aku… Aku…" kata Onew gugup tak tahu harus berkata apa pada key.
"Kata pada key, apa yang bisa key lakukan untuk membuat onew jadi manusia sepenuhnya" kata Key memaksa.
"Kamu tak akan bisa melakukanya key" kata onew pelan.
"Bohong, pasti key bisa. Sesulit apa pun itu key mau mencobanya" kata key yang terus memaksa.
"Kamu yakin?" Tanya onew memastikan, key mengangguk pelan. "Baiklah, aku akan memberi tahukan caranya tapi nanti terserah kamu mau melakukanya atau tidak" kata onew sambil menarik nafas panjang.
"Katakanlah" kata key memaksa dan tampak tak sabaran.
"Transfer energy manusiamu padaku" kata Onew pelan tak berani menatap Key bahkan sekarang dia duduk memunggungi istrinya tadi. Key menatap Onew dengan tatapan penuh Tanya.
"Bagaimana caranya aku bisa mengirimkan energy manusiaku padamu?" Tanya key lagi.
"Caranya Cuma satu…. Berhubungan badan" kata Onew pelan, suasana hening seketika. Onew tak berkata apa-apa lagi dan key tampak terkejut mendengar kata-kata Onew barusan. "Huft… sudahlah Key, lupakan soal yang tadi" kata Onew sambil memaksakan sebuah senyum pada key yang masih tampak terdiam. Onew pun berniat beranjak dari atas tempat tidur namun dengan cepat Key mencegahnya.
"Lakukanlah Onew, lakukanlah semua itu. aku ingin kamu menjadi manusia sepenuhnya" kata Key dengan senyuman terkembang di bibirnya. Onew yang mendengar pernyataan Key terdiam tak percaya.
"Tapi key…"
"Ssshhhh… aku bilang lakukan ya lakukan" kata Key sedikit kesal. Key pun menarik tangan onew hingga kini tubuh sang suami menindih tubuh kecilnya. "Lakukanlah, aku kan istrimu jadi sudah sewajarnya kalau aku melayani suamiku" kata key sambil menatap Onew tajam.
"Ka… kamu yakin" Tanya Onew, key mengangguk pelan lalu segera menarik tengkuk Onew dan menyatukan bibir mereka. Onew melumat pelan bibir manis memabukan milik Key dan segera dibalas oleh namja cantik tadi.
"Eugh…. Ugh…" erang Key saat Onew mendominasi ciuman diantara mereka berdua. Dengan perlahan Onew melepaskan pakaian yang dikenakan Key begitu juga dengan Key yang membenatu Onew melepaskan bajunya satu demi satu tanpa melepaskan lumatan bibir keduanya. Mereka berdua lama kelamaan samakin terbawa ke dalam permanian yang lebih liar dan semakin panas.
"Eugh… Aggrrhhh..." pekik Key pelan saat Onew mengigit lehernya lalu menghisapnya dengan kuat hingga menimbulkan warna keungunan di leher mulus Key. Key tak pernah membayangkan ternyata sentuhan Onew benar-benar bisa membuatnya melayang beda sekali saat dulu dimana dia masih membenci Onew. Ternyata kalau semua dilakukan dengan cinta rasanya memang lebih mengasyikan, pikir key dalam hati.
"Sesak… Ughh… aaahhh" keluh Key saat merasakan bagian bawah tubuhnya cukup tersiksa. "Buka saja… ughhh…. Ahhh" kata Key pada Onew yang masih asik menandai tubuhnya dengan tanda kepemilikan Onew. Onew menghentikan pekerjaannya tadi, ia menatap wajah Key yang mengeluarkan peluh. Onew mengecup bibir key sesaat lalu setelahnya dia langsung melepaskan semua pakaian yang tersisa ditubuh key dan ditubuhnya sendiri hingga kini tubuh mereka berdua sama-sama naked.
Key mengalihkan pandanganya dari tubuh polos onew yang kini kembali menindih tubuh polosnya, wajahnya memanas seketika melihat tubuh gagah sang suami yang mulai dia cintai saat itu. onew terkekeh geli melihat reaksi malu-malu key yang menatap tubuhnya.
"Kamu suka dengan tubuhku?" goda onew, key tersipu malu dan menganggukan kepalanya pelan. "Kalau begitu manjakan aku malam ini" kata Onew yang kembali memberikan kissmark di dareah sekitar leher Key.
"Ughh… aaahhh… eegghhh… aaarrggghhhh… pelan-pelan… sakit tahu" protes Key saat onew mengigit puting kirinya dengan cukup keras.
"Mianhae" sesal Onew dan memulai semua dari awal dengan lebih lembut lagi. Onew kembali mengemut puting kiri key dan memainkan puting kanan key dengan tanganya hingga membuat desahan sexy keluar begitu saja dari bibir kecil key.
"Onew… aahhh… ugghh…" erang key yang tak tahan dengan sensai nikmat bibir onew di nipplenya. Ciuman onew semakin turun ke bawah. Kini Onew mulai menciumi perut Key dan meninggalkan jejak keunguan disana sebanyak mungkin. Bibir Onew mulai turun lagi dan dia berhenti ketika matanya tertuju pada junior Key yang sudah menegang dan ukurannya sudah menjadi dua kali lipat dari sebelumnya, walaupun junior itu tak sebesar miliknya. Tanpa basa basi lagi Onew langsung melahap junior Key dan mengulumnya naik turun seperti anak kecil yang sedang menjilati lollipopnya dengan asik.
"Ugh… Onew… aahhh… egghh… lebih… cepat lagi… aaahhhh…. Eegghhh" erang key saat onew terus mengulum dan memainkan twins ballnya. Key benar-benar dibuat melayang oleh onew sekarang. Dia benar-benar memasrahkan dirinya pada onew, karena dia mencintai namja yang sejak awal dia benci tadi.
"Onew… aku… nggak tahan…. Arrrggghhhh" erang key panjang sambil menumpahkan semua hasrat terpendamnya di dalam mulut onew. Tanpa ragu sedikit pun, onew langsung meneguk habis cairan putih kental key yang terasa begitu manis di mulutnya. Onew kembali menindih key dan melumat bibir mengoda sang istri. Key pun bisa merasakan sisa-sisa dirinya di dalam mulut onew yang terus mengaduk-aduk rongga dalam mulutnya tadi.
"Aaahhh… hhaahhh… hhaahhh… hhaahh…" deru nafas key tak beraturan saat onew melepaskan kulumanya. Tapi baru juga beberapa detik key mencoba mengatur nafasnya, onew kembali menghisap bibir mengodanya seolah-oleh ia ingin memakan bibir key dengan rakus. "Ahhh… ughh… jangan… mengoda aku… aaahhh…" kesal key saat onew mengodanya dengan mengesek-gesekan juniornya pada hole key yang tampak merekah ingin segera dirasuki oleh milik onew tadi.
"Aku tak mengodamu key" jawab onew sambil mengemut nipple key lagi.
"Cepat masukan… aaahhh uggghh… aku tersiksa tahu" keluh key, onew tertawa pelan melihat wajah nafsu sang istri.
"As you wish, baby" kata onew yang dengan perlahan mulai menyatukan tubuh keduanya.
"AARRGGGHHHH…" teriak key kencang saat dengan tiba-tiba onew menghentakan juniornya hingga masuk memenuhi hole sempit key. Air mata menetes dari mata indah key membuat onew sedikit merasa bersalah karena tadi dia sedikit tak sabaran.
"Mianhae key" sesal onew sambil mengecupi wajah key berulang-ulang kali.
"Ani, gwenchana. Bergeraklah, hilangkan rasa sakitnya" suruh key, onew mengengguk sekali lalu segera mengerakkan tubuhnya maju mundur ke dalam lubang sempit key. "Eughh… aahhh… uhh… eegghh… uggghh… aahhh" erangan kenikmatan key pun mulai terdengar, dia sudah tak merasakan sakit lagi. yang terasa hanya kenikmatan yang terus di berikan onew pada titik-titik sensitifnya.
"Arrgghhh…" pekik key saat junior onew menyentuh titik sensitive yang ada di dalam tubuhnya. Onew tersenyum senang dan kembali menghujani titik tadi dengan sodokan-sodokan keras yang membuat key terus memekik dan mendesah nikmat.
"Faaa…sssterrr… aaahhh… leebihhh…. Dalammm…. Lagi…" pinta key, onew pun mengabulkanya dan samakin mempercepat pergerakan keluar masuknya di dalam lubang key yang terasa menyesakan. "Aku nggak tahan lagi.,,, ugghh… aaahh.." ucap key dengan nafas terputus-putus.
"Tunggu, kita keluar bareng" kata Onew yang semakin mempercepat gerakannya memasuki hole sempit key.
"AAARRRGGHHH" erang keduanya sambil menyemburkan larva panas dari dalam diri mereka. Key menyemburkan di dada dan perutnya sedangkan onew menyemburkan di dalam dirinya. Onew mencabut miliknya dari dalam tubuh key dan menjatuhkan dirinya disamping namja cantik tadi yang terengah-engah sambil menutup matanya.
"Lelah, eoh?" Tanya onew sambil membelai wajah key, key mengangguk lemah dalam keadaan mata yang masih tertutup rapat dan nafas yang belum stabil benar. "Kalau begitu tidurlah" kata Onew yang menarik key ke dalam pelukanya. Onew mengecuk kening key sebelum keduanya tertidur karena kelelahan setelah bercinta dengan perasaan saling cinta.
*** I Love U ***
Author Pov…
Onew mulai terbangun dari tidurnya saat merasakan namja disebelahnya bergerak-gerak dengan gelisah. Onew membuka matanya dan memandagi wajah manis nan cantik namja disampingnya yang tak lain adalah key. Onew tersenyum memandang wajah damai sang istri hingga dia tak tahan ingin mengecup bibir mengoda key yang sejak tadi terus bergerak-gerak seolah-oleh sedang mengodanya.
Onew pun segera mendekatkan wajahnya ke wajah key dan menyatukan bibir mereka berdua. Onew melumat bibir key dengan lumatan halus tapi ternyata itu cukup menganggu tidur key. Onew menghentikan lumatannya saat melihat kedua mata key terbuka. Key menatap wajah onew dengan tatapan malas layaknya orang yang bangun tidur.
"Mianhae, aku menganggu tidurmu ya?" Tanya onew dan key mengelengkan kepalanya.
"Poppo lagi" kata key pelan tapi cukup membuat onew tersentak kaget. Onew tersenyum pada key dan kembali mengecup bibir key beberapa kali membuat key tersenyum senang dengan wajah yang merona merah dan itu cukup disukai oleh onew. "Kenapa warna rambutnya masih putih? Dan kenapa telinganya masih panjang?" Tanya key polos sambil menyentuh telinga onew lagi. "Kita kan sudah melakukanya semalam" sambung key.
"Semua mana bisa langsung terjadi dalam sekali sih key kecuali menghamili kamu, itu Cuma sekali praktek kamu langsung hamil deh" jawab onew santai membuat wajah key semakin memerah.
"Ka… kalau begitu kita lakukan lagi saja" kata key membuat onew kaget.
"eh"
"Biar cepat jadinya" kata key polos.
"Aniya, lain kali saja lagi" tolak onew halus.
"Aniya, mau sekrang" kata key yang langsung mendorong tubuh onew hingga terbaring, key langsung mendudukan dirinya diatas tubuh onew. "Ayo lakukan lagi" ajak key polos.
"Eh, kamu nafsu atau ketagihan sih?" Tanya onew mengoda key.
"Dua-duanya" kata key yang langsung menyambar bibir onew. Keduanya terlibat dalam ciuman panas selama beberapa menit sampai key melepaskan bibirnya dari panggutan bibir onew karena dia membutuhkan pasokan oksigen untuk paru-parunya. "Hah.. hhahh.. hahh… sebenarnya aku penasaran kamu itu siluman apa sih?" Tanya key polos sambil memaikan telinga onew.
"Coba tebak" kata onew, key tampak berpikir.
"Ayam ya?" jawab key asal. "Soalnya kamu suka ayam sih" sambung key.
"Aniya salah, kalau aku siluman ayam mana mungkin aku suka makan ayam" jawab onew santai.
"Kalau begitu apa?" Tanya key penasaran.
"Rubah" jawab onew singkat.
"Oh… pantesan aja suka ayam" kata key mengangguk-anggukan kepalanya santai. "Oke kalau begitu, tuan siluman rubah yang tampan kita sambung yang semalam yuk" ajak key sambil memainkan jari telunjuknya didada onew. Onew terkekeh geli melihat tingkah agresif key padanya, dulu saja dia menolak dengan keras lah sekarang malah jadi tergila-gila.
"Baiklah permainsuri Lee Key Bum" kata Onew yang langsung membaringkan key dan menindihnya. Onew pun kembali melumat bibir key dengan ganas. Beberapa menit berikutnya suara desahan key mulai mengisi seantero kamar mereka berdua.
*** The End ***
