Heechul terdiam terpana melihat pemandangan di depannya saat ini. Tempat yang di harapkannya ternyata jauh dari khayalannya. Beberapa bulan yang lalu di tempatnya kini berada berdiri beberapa buah tenda besar untuk ia dan keempat saudaranya bermalam, dan juga terdapat dua buah perahu kecil yang mereka gunakan untuk menepi karena mereka tak mungkin membawa kapal utama mereka menepi ke pantai. Tapi apa yang sekarang tertera di depan Heechul? Tenda-tenda yang dulu berdiri kokoh kini telah hancur tak bersisa lagi, sepertinya hewan-hewan liar penghuni hutan lah yang sudah mengahancurkannya. Dua buah perahu yang seharusnya ada disana sekarang tinggal sebuah dan itu pun dalam keadaan mengenaskan terbalik, tertimbun pasir dan terdapat lubang besar di perahu tadi. Dan yang lebih membuat Heechul lemas, kapal utama yang seharusnya bisa terlihat dari tempat Heechul kini berada entah sudah hilang kemana.
_o0o_
Title: Seme Island
Author: Bluedevil9293.
Part: 23 / ?
Rated: T.
Cast:
Seme….
Jung Yunho, 24 tahun.
Hangeng, 23 tahun.
Choi Siwon, 22 tahun.
Zhoumi, 21 tahun.
Lee Jinki, 20 tahun.
Uke…..
Kim Jaejoong, 23 tahun.
Kim Heechul, 22 tahun.
Kim Kibum, 21 tahun.
Kim Key Bum, 20 tahun.
Henry Lau, 19 tahun.
Genre: Romance, Drama, Mystery, Fantasy.
Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo, Gaje, M-preg Don't Like Don't Read.
Disclaimer: Seme Island Belong to Dean Choi & Dylan Choi.
Summary: Seme Island, pulau yang berisi namja-namja tampan itu akan musnah bila ke lima namja penguasanya tak secepatnya memiliki keturunan. Dan yang akan melahirkan keturunan mereka pun sudah di tentukan. Bisakah mereka mendapatkan keturunan tepat waktu?
_o0o_ Escape _o0o_
Author Pov…
"Apa yang terjadi? Kenapa jadi seperti ini?" Tanya Heechul pada diri sendiri sambil berjalan terpincang-pincang mendekati puing-puing tenda yang dulu ia dan saudaranya dirikan. Tubuh Heechul terjatuh saat kakinya tak kuat lagi menopang berat badannya, kakinya yang terkilir semakin berdenyut sakit. Heechul menyentuh pergelangan kakinya yang mulai terlihat membiru seraya memperhatikan sekelilingnya yang penuh dengan puing-puing sisa tenda. Banyak alat-alat masak yang berhamburan diatas pasir putih tempat Heechul terduduk saat ini, "Kenapa jadi seperti ini! Apa yang seharusnya ku lakukan sekarang?!" Tanya Heechul pada dirinya sendiri lagi, tetesan air mata kembali mengalir deras membasahi pipinya. Usaha Heechul untuk melarikan diri tampaknya berbuah kesia-siaan belaka, tampaknya sampai kapan pun ia tak akan bisa lari dari pulau terkutuk itu.
"Yang harus kau lakukan hanya kembali padaku dan berperilaku layaknya seorang istri yang baik bukan menjadi seorang istri pembangkang seperti saat ini." ucap Sebuah suara datar yang membuat Heechul membeku di tempat. Dengan takut-takut Heechul mengangkat wajahnya dan menatap kearah namja dengan tatapan wajah datar yang sedang berdiri diatas batu besar sana.
"Ka-kau…" ucap Heechul dengan nada bergetar takut.
"Kenapa kau kaget melihatku bisa berada di sini saat ini Chullie? Asal kau tahu saja aku bisa melakukan apa pun yang aku mau," Ucap Hangeng seraya berjalan mendekati Heechul yang mencoba berdiri dengan susah payah. Heechul melangkah mundur saat Hangeng semakin mendekatinya, "Kenapa? Kau takut padaku?" tanya Hangeng dengan tatapan datarnya membuat Heechul sangat ketakutan.
"Pergi! Jangan dekati aku! Kumohon biarkan aku pergi dari sini!" Ucap Heechul ketakutan apa lagi saat Hangeng mencengkram lengannya dan menatapnya masih dengan tatapan yang sama. Siapa yang tak akan ketakutan kalau berada di posisi Heechul saat ini.
"Membiarkanmu pergi? Kau pikir aku akan dengan mudah melepaskan istriku sendiri apa lagi saat ini ia tengah mengandung anakku, huh?" tanya Hangeng dengan nada tinggi membuat Heechul menangis ketakutan.
"Kumohon biarkan aku pergi, lepaskan aku." Ucap Heechul lirih, tapi Hangeng malah semakin mengeratkan cengkramannya di lengan kanan Heechul.
"Sshhhttt… Uljima Baby, kau jangan takut. Aku tak mungkin melukaimu." Ucap Hangeng sambil menghapus air mata yang membasahi pipi Heechul.
"Jangan sentuh aku! Kau… Kau iblis!" ucap Heechul seraya mendorong tubuh Hangeng hingga cengkraman namja tampan tadi terlepas, "AKU MEMBENCIMU!" teriak Heechul di depan Hangeng sebelum akhirnya ia membalikan tubuhnya dan berjalan meninggalkan Hangeng dengan tertatih-taith.
"Kau pikir kau mau pergi kemana, huh?" tanya Hangeng yang kembali mencengkaram lengan kiri Heechul.
"Sakit, lepaskan!" pinta Heechul karena Hangeng mencengkram lengannya terlalu kuat. Heechul meronta saat Hangeng tak mau melepaskannya hingga akhirnya ia jatuh ke pasir putih, Heechul merangkak mundur menjauhi Hangeng saat namja tampan tadi kembali mendekatinya, "JANGAN DEKATI AKU! PERGILAH!" pinta Heechul panik, ia tak bisa pergi lagi punggungnya sudah menempel pada perahu yang terbalik.
"Sudah ku katakan bukan aku tak mungkin membiarkanmu pergi membawa bayiku karena KAU ITU ISTRIKU SELAMANYA!" teriak Hangeng di depan Heechul membuat namja cantik tadi semakin terisak ketakutan.
"Bayi? Karena bayi ini bukan kau dan saudaramu mengurung kami di sini?" Tanya Heechul seraya mengelus perut buncitnya yang sejak tadi sudah terasa bergejolak sakit tapi karena Heechul merupakan namja yang kuat jadi dia masih bisa menahan rasa sakit di perutnya itu, "Kau membutuhkan bayi ini agar tetap hidup bukan? Bagaimana kalau aku membunuh bayimu ini? Arghhhttt…" ucap Heechul yang langsung meremas perutnya yang berdenyut sakit. Sebenarnya ramasan Heechul tak berpengaruh sama sekali karena bayi yang di kandungnya bukanlah bayi biasa tapi karena sejak tadi ia sudah jatuh berkali-kali rasa sakit di perutnya pun semakin menjadi-jadi, maka tepat saat Heechul meremas perutnya rasa sakit itu pun tak bisa ia tahan lagi.
"Yack! Apa yang kau lakukan Chullie?" Tanya Hangeng khawatir, raut wajah datarnya langsung berubah dengan raut wajah kecemasan saat ia melihat Heechul merintih kesakitan apa lagi saat ia melihat pasir putih di bawah Heechul tergenangi darah segar.
"Aku akan membunuh bayimu ini, agar kau juga mati." Ucap Heechul dengan wajah kesakitannya dan tetap meremasi perutnya.
"Yack! Hentikan itu!" Ucap Hangeng tapi Heechul tak menghentikan remasannya bahkan namja cantik tadi mendorong tubuh Hangeng saat sang namja tampan mendekatinya. Hangeng yang kasihan pada sang istri mencoba meraih tangan Heechul tapi lagi-lagi Heechul mendorongnya.
"Jangan sentuh aku dengan tanganmu itu iblis!" ucap Heechul kasar. Habis sudah kesabaran Hangeng, namja tampan tadi langsung mengunakan kekuatannya, menimbulkan banyak akar-akar tanaman dari dalam pasir yang langsung mencengkram kedua lengan Heechul dengan erat hampir sama seperti saat Hangeng menyetubuhi Heechul untuk pertama kali dulu, "Lepaskan aku! Arrgghhttt sakit…" Erang Heechul keras, rasa sakit yang bergejolak di perutnya perlahan mengambil alih kesadarannya. Tak lama Hangeng bisa melihat kedua mata Heechul terpejam, tampaknya sang istri pingsan karena menahan rasa sakit di perutnya.
"Chullie!" Panggil Hangeng, akar-akar yang tadi mencengkram tangan Heechul perlahan menghilang membuat tubuh sang namja cantik terkulai lemas ke dalam dekapan Hangeng, "Chullie kau tak apa-apa bukan?" tanya Hangeng sambil menepuk pelan pipi Heechul. Tak ada jawaban dan itu membuat Hangeng takut, Hangeng mengangkat tubuh Heechul ala bride style dan membawanya kembali ke istana. Tak butuh waktu lama, Hangeng sudah tampak memasuki halaman istana dengan Heechul yang masih dalam keadaan tak sadarkan diri di kedua lengan kekarnya.
_o0o_
Author Pov…
Di sebuah ruangan yang terkesan sangat mewah itu terlihat seorang namja dewasa yang terlihat masih sangat muda sedang memangku seorang namja lainnya yang wajahnya terlihat begitu cantik. Seung Hyun namja dewasa tadi tampak sedang mencumbui leher istri pertamanya Kwon Ji Yong. Lenguhan pelan terdengar dari bibir manis Ji Yong saat Seung Hyun mencumbui dadanya yang terbuka karena bajunya yang berbentuk seperti hanbok itu sedikit tersikap menampakan bahu dan dada putihnya. Tampaknya kedua namja yang sedang asik memadu kasih ini tak menghiraukan kalau nanti ada yang memergoki perbuatan mereka.
"Umma! Appa! Kalian dimana?" Terdengar sebuah teriakan yang sangat familiar di telinga Ji Yong. Itu teriakan Onew salah satu dari kelima putranya.
"Sudah hentikan," Ucap Ji Yong pada sang suami yang tampak tak perduli dan masih asik mencumbui dada istri sexy-nya itu, "Hentikan itu kubilang!" Ucap Ji Yong kesal, Seung Hyun mengendus kesal dan mengakhir kegiatan asiknya tadi, "Onew datang berkunjung." Ucap Ji Yong lagi memberitahu seraya membenarkan bajunya yang terbuka, tanpa Ji Yong beritahu juga Seung Hyun sudah tahu kalau anak bungsunya itu sedang datang berkunjung menganggu kegiatan asiknya tadi.
"Kau mau kemana? Disini saja." Ucap Seung Hyun yang kembali menarik pinggang Ji Yong saat istri pertamanya tadi hendak beranjak pergi mengakibatkan Ji Yong kembali terduduk di atas pangkuan Seung Hyun. Ji Yong berdecak kesal karena sikap suaminya tadi yang di tanggapi santai oleh Seung Hyun.
"Tapi Onew bagaimana?" tanya Ji Yong pada sang suami.
"Sudah biarkan saja, nanti juga dia menemukan kita disini." Ucap Seung Hyun yang memeluk mesra tubuh kecil Ji Yong membuat namja cantik tadi kembali mendesah kesal.
"Aku mendengar suara Onew, apa kalian juga mendengarnya?" tanya Seungri –namja yang sudah mengandung dan melahirkan Onew– pada Ji Yong dan Seung Hyun suaminya.
"Ne, aku juga mendengarnya tapi entah dimana dia sekarang," Balas Ji Yong yang sedikit risih saat Seung Hyun kembali mencumbui lehernya, "Yack! Hentikan itu!" protes Ji Yong pada Seung Hyun yang langsung merengut kesal. Seungri tersenyum melihat kepervertan suaminya tadi.
"Apa Onew datang berkunjung?" Tanya Taeyang yang masuk ke dalam ruangan bersama Daesung, terlihat raut wajah gembira terlukis di wajah mereka.
"Ku harap itu benar, dia sudah lama tak kemari. Aku ingin sekali melihat wujud rubahnya saat ini." Timpal Daesung yang langsung mengundang kikikan pelan Taeyang dan Seungri kecuali Ji Yong yang masih risih dengan tingkah pervert suaminya.
"Umma! Appa! Ah, ternyata kalian semua disini, aku mencari kalian kesana kemari tadi." Ucap Onew yang baru memasuki ruangan dan tampak terengah-engah mengatur nafasnya yang menderu tak beraturan. Taeyang, Daesung dan Seungri tampak menatap Onew tajam.
"Kkyyaaa… kyoppta!" Ujar ketiganya girang lalu segera mendekati Onew dan memberikan pelukan hangat secara bergantian membuat Onew mengernyitkan dahinya.
"Omona, coba kau lihat wujud setengah silumanmu ini. Manis sekali." Ujar Daesung seraya mencubiti kedua pipi Onew membuat sang anak merintih sakit.
"Ne dia manis sekali." Timpal Taeyang yang langsung memeluk Onew kembali.
"Umma, lepaskan itu sakit." Ucap Onew, Daesung langsung melepaskan cubitannya dan dengan cepat Onew langsung mengelus pipinya yang tadi di cubit sambil memasang raut kesalnya yang terlihat cute dimata umma-ummanya itu.
"Omo, lihat dia semakin manis saja saat sedang cemberut," Ujar Seungri yang diangguki Taeyang dan Daesung, "Anakku memang benar-benar manis." Ucap Seungri lagi yang langsung memeluk Onew seperti Taeyang. Daesung yang tak mau ketinggalan pun ikut memeluk putranya tadi. Beginilah nasib menjadi anak bungsu, walau sudah dewasa tetap saja dianggap masih kecil.
"Yack! Lepaskan anakku, kalian terlalu lama memeluknya. Lihat wajahnya jadi memerah begitu." Ujar Ji Yong yang sedari tadi tak bisa ikut mengerubungi Onew karena ulah sang suami. Ji Yong melangkahkan kakinya mendekati tempat Onew berada, ketiga umma-nya sudah tak memeluknya lagi. Di belakang Ji Yong tampak Seung Hyun berjalan menyusul sang istri dengan wajah malasnya.
"Yack! Dia juga anakku tahu." Balas Taeyang dengan senyuman manisnya pada Onew.
"Ne, dia juga anakku." Timpal Daesung tak mau kalah.
"Yack! Dia anakku yang manis. Aku yang mengandung dan melahirkannya." Ucap Seungri tak mau kalah membuat ketiga sahabatnya merengut kesal.
"Anakku juga tak kalah manis dari anakmu." Balas Taeyang sinis.
"Anakku jauh lebih manis lagi." Ucap Daesung tak mau kalah sambil mengingat wajah manis Zhoumi anak yang di kandung dan ia lahirkan sendiri.
"Yunho dan Hangeng jauh lebih manis dari mereka bertiga, apa lagi saat berwujuh setengah siluman." Timpal Ji Yong yang tak mau kalah. Dan yah, terjadilah saling adu pamer anak diantara keempat ratu tadi membuat Onew dan Seung Hyun mengernyitkan kepala mereka heran.
Onew menatap kearah sang appa berharap appa-nya itu bisa menghentikan adu mulut keempat ummanya tapi yang ada sang appa malah asik memeluki tubuh Ji Yong dan tak menghiraukan sang anak, 'Dasar namja mesum!' Ucap Onew dalam hati yang tentu saja di ketahui oleh Seung Hyun, jangan pikir namja tampan tadi tak memiliki kekuatan yang besar. Seung Hyun pun langsung membalas menatap Onew, 'Kau sirik ya?' balas Seung Hyun dengan telepatinya pada Onew yang langsung memasang wajah eneknya.
'Appa hentikan para umma.' Ucap Onew lagi, Seung Hyun masih menasang wajah malasnya, 'Appa!' ucap Onew lagi, tampak Seung Hyun menghela nafasnya panjang.
"Yack! Yack! Sudah hentikan perdebatak kalian itu, kalian tak lihat Onew memperhatikan tingkah memalukan kalian sejak tadi?" Tanya Seung Hyun pada keempat istrinya yang langsung menghentikan perdebatan mereka.
"Biarkan saja, toh Onew dan yang lain juga sering melihat tingkah memalukanmu." Balas Seungri cuek membuat beberapa orang lainnya menahan tawa mereka sedangkan Seung Hyun sendiri langsung menatap istri termudanya tadi tajam.
'Kena kau appa.' Ucap Onew dalam hati yang di dengar Seung Hyun. Seung Hyun menatap Onew tajam membuat sang anak memasang wajah meminta maafnya dengan cepat lalu memandang kearah Seungri.
'Kau ingin ku jahar diatas ranjang hingga tak bisa bangun, huh?' tanya Seung Hyun yang bertelepati kepada Seungri yang langsung bersembunyi di belakang tubuh Onew membuat sang anak tak bisa menahan tawanya lagi.
"Sudah-sudah jangan di teruskan lagi," Ujar Ji Yong melerai, "Kau datang kemari sendiri Onew?" tanya Ji Yong pada sang anak.
"Ne umma." Jawab Onew singkat.
"Kemana keempat hyungmu?" Tanya Taeyang.
"Mereka ada di pulau. Umma, appa, apa kalian bisa datang ke pulau saat ini juga? Terjadi sesuatu yang buruk di sana." Ucap Onew membuat keempat ummanya khawatir.
"Apa yang terjadi?" Tanya Daesung.
"Aku tak bisa mengatakannya sekarang, tapi kuharap appa dan umma mau datang kesana menolong kami. Ini ada sangkut pautnya pada istri dan calon anak-anak kami umma." Jelas Onew yang kembali terlihat panik.
"Sepertinya terjadi hal yang serius, lebih baik kita langsung kesana sebelum terlambat." Saran Ji Yong yang diangguki Taeyang, Daesung dan Seungri. Keempatnya langsung berjalan keluar dari ruangan tadi di susul Onew dan Seung Hyun di belakang mereka.
"Appa kenapa raut wajahmu begitu?" tanya Onew pada Seung Hyun.
"Itu karena kau menganggu di waktu yang tak tepat." Jawab Seung Hyun malas, Onew sangat tahu apa yang di maksud appa-nya itu.
"Appa, jangan terlalu sering memforsir umma. Apa kau tak cukup memiliki lima anak? Aku tak mau punya adik lagi." balas Onew dengan wajah tanpa dosanya yang langsung dihadiahi tatapan tajam dari Seung Hyun.
"Kau ini." ucap Seung Hyun seraya memukul pelan kepala Onew.
"Appo, appa." Ucap Onew sambil mengelus kepalanya yang tadi di pukul.
"Yack! Berhenti menyiksa anakku, kita harus segera pergi saat ini juga." Seru Ji Yong pada Seung Hyun di ujung lorong sana.
"Ne, ne, ne." Balas Seung Hyun malas lalu menyusul sang istri di ikuti Onew yang berlari mengejar orang tuanya tadi.
_o0o_ To Be Continue _o0o_
Date: 20 November 2012, 04.26 PM.
Sebelum kalian berkesan" ria dg part ini, biar Dean dulu yang berkesan" ria ne…
DYLAN OPPA.! Aku merinding bayangin Taeyang oppa jadi istri.a Seung Hyun #Mengingat"TubuhTaeyangOppa. Ini nih kesalahan pengambilan cast di awal buat umpa para seme. Kirain mereka ga bakan keluar di chap" belakangan inin tapi ternyata alur cerita berkata lain. Daku juga geli tapi mau bagaimana lagi, maka.a scene TOPGD.a yang lebih di tonjolin di antara umpa. Beginilah kalau ff buatan bersama #LirikDylanOppa, kalau bukan ff buatan bersama ga mungkin bakal selaris ini, Dylan oppa gomawo ne…
Update ff terakhir di tahun ini, setelah ini Dean mw hiatus. Mau UAS dulu habis itu mw pulkam, di rumah kaga pakai speedy jd ga leluasa internetan jadi yah begitulah Dean harus hiatus sampai feb.
Q & A…
Q: Keanehan apa yang bakal terjadi pada para uke?
A: Ini pertanyaan belum kejawab" dari beberapa chap sebelum.a ne. Jawaban.a kalau ga salah ada di next chap ahahah…
Q: Ini ff buat.a udah lama kan? Kenapa baru di update sekarang?
A: Hum… ne, buat.a bulan November. Baru di update skrg itu karena beberapa hal. 1, karena speedy yang ngajak gelut, tiap kali mau update dia mati, speedy.a idup daku kaga sempat update (Akhir" ini speedy error terus di tempatku padahal bayar.a makin mahal TT_TT. 2, ini udh dekat akhir & awal tahun, UTS TT_TT seperti.a nilaiku banyak yg jeblok, n kaya.a beberapa mata pel q ga akan di izinin ikut UTS karena sering ga ngapus. 3, q lagi sering sakit akhir" ini.
Q: ini ff update.a seminggu sekali kan?
A: Mau.a sih gtu kalau ga ada halangan, tapi jan-feb nanti bakal jarang update karena saya mau balik ke Pontianak.
Q: Ini bakal end sampai chap berapa? Kalau bisa 30-an ya… & onnie akhir" ini suka buat sad end yg ada death chara.a… jangan di buat death chara ya.
A: Kalau daku sangup ne, sekarang lagi bimbang memutuskan akhir nasib Jaema. Si Oppa daku yang sesat itu #DiLemparKatanaMaDylanOppa mau.a nasib jaema yang beda sendiri jadi tar jaema di bebasin aja. Nah pertanyaan daku, terus nasib.a yunpa ma baby mereka gimana? Oppa q jawab, ya yunpa ngeduda, bayi mereka jadi ga punya umma #SarapkanTuhNamjaSatu, udh buat Ji Yong benci ma jae aja, sisa.a u yg mikirin yah #TambahSarapTuhNamja. Di ff ini ga akan ada death chara tapi… ga janji happy ending buat semua couple ne, kan daku udah cerita diatas nasib jaema belum pasti, masih di ujung tanduk. Kalau otakku mentok mau ga mau Dylan oppa yg nerusin n pasti dia misahin yunjae #TabokDylanOppa.
Q: Kenapa akhir" ini ceritanya jadi pendek?
A: Keputusan bersama emg sengaja di buat pendek, yg biasa.a 2 chap skrg di buat jd 3 chap gtu…
Sedikit tambahan penjelasan ne kenapa para seme seolah" kalau di suruh adu lari ma dangkoma.a yesung oppa masih menangan dangkoma, mereka memang sengaja ngebiarin para uke ngerasain bagaimana frustasi.a melarikan diri yang ujung".a pasti ga akan berhasil sama sekali dengan harapan para uke bakal jera nantinya.
The Last, Makasih buat kalian semua yang kemarin udah ngucapin moga cepat sembuh buat daku ne… Comment.a lagi ne jangan lupa n isi comment.a jangan nagih update Dean suka Kesal kalau baca comment yg isi.a cuma nyuruh update lagi, rasa.a tuh pengen ga usah di updetin lagi ff.a...
