Joongie and Yunie 'Bear'

.

Cast : Chibi Kim Jaejoong (5 tahun), Jung Yunho (16 tahun)

Genre : oneshoot/humor

Note : cerita ini terinspirasi dari kartun Masha and the Bear pada tahu kan kartun ini? Hehee.. Cerita ini hanya oneshoot ditiap chapternya, dan tak ada hubungannya disetiap chapternya ^^

NB : cast bisa sewaktu-waktu bertambah sesuai dengan kebutuhan cerita

.

Chap : 3 - Gone Fishing

.

.

Tanoshiku oyomi kudasai ^^

.

.

DOUZO

::

:

Joongie and Yunie 'Bear'

-Gone Fishing-

:

::

Seorang namja tampan yang kita ketahui bernama Jung Yunho, kini tengah sibuk dengan cangkul dan ember ditangannya. Oh, apa yang ingin dikerjakan oleh namja tampan itu dengan cangkul dan ember? Apa ia sudah beralih profesi dari seorang pelajar menjadi tukang kebun?

Haha, tentu saja bukan. Karena yang tengah terjadi adalah, ia-Jung Yunho-tengah sibuk mencari cacing di halaman depan tempat tinggalnya yang akan dijadikannya umpan untuk memancing. Yah, hari ini cuaca sangat cerah, dan kebetulan hari ini adalah hari libur, tak salah bukan jika ia menghabiskan waktunya dengan memancing.

Srakk

Srakk

Srakk

Yunhopun dengan semangat mengumpulkan cacing-cacing itu. Cacing yang didapatnyapun kini sudah lumayan banyak.

"Emm, kurasa segini saja sudah cukup." gumamnya saat melihat ember yang dibawanya sudah setengahnya terisi. Iapun menyudahi acara-mari mencari cacing-dan bersiap mengambil alat pancing-yang ia bawa dari kota kelahirannya dulu. Iapun lalu pergi ke gudang belakang untuk mengambil alat pancingnya, tak lupa juga mengambil jaring pancingnya.

"Ini dia!" serunya lantang saat menemukan alat pancing dan juga jaring itu. Ah, kalau begini ia jadi teringat sang appa, karena bisanya ia akan pergi memancing dengan sang appa tercintanya.

"Hemm, apa appa juga tengah memancing ne? Cuaca sangat cerah sepanjang hari." gumamnya lagi teringat sang appa. "Ah, sudah. Lebih baik sekarang aku bersiap pergi, sebelum hari semakin sore." lanjutnya lagi dan bersiap untuk berangkat menuju sungai yang berada tak jauh dari tempat tinggalnya.

Yunhopun kemudian mengganti pakaiannya dengan baju kaos putih dan celana kain selutut. Tak lupa ia juga mengambil topi baseball berwarna senada dengan celananya. Setelah itu, iapun bersiap berangkat, tak lupa dengan membawa serta alat pancing, jaring dan juga umpan cacingnya.

"Yosh! Kajja berangkat~" teriaknya ceria dan segera melangkahkan kaki keluar dari rumahnya.

.

.

Sementara itu di kediaman Jaejoong diwaktu yang bersamaan,

Nampak namja cilik itu menampakkan raut bosan diwajahnya. Iapun memainkan tanpa minat mainan yang berserakan dihadapannya. Aigoo, sepertinya cast cilik kita ini sedang dalam suasana hati yang tidak baik.

"Huhh, Joongie bocan~" keluhnya sambil mempoutkan bibirnya kesal. Iapun berguling-guling tak jelas diatas karpet bulu rumahnya. Seperti biasa, namja cilik kelewat manis ini pasti akan merasa bosan jika tidak melakukan hal-hal nakal.

"Huh! Enaknya ngapain ya~" iapun kembali berfikir permainan apa yang bisa dilakukannya sekarang. Nampak ia tengah berfikir keras sambil mengembungkan pipinya-yang malah terlihat begitu menggemaskan-dan akhirnya sebuah idepun segera melintas diotaknya.

"Ahh, Joongie ke lumah hyungie aja deh!" pekiknya girang dengan wajah berbinar bahagia setelah menemukan hal yang menarik yang bisa dilakukannya. Yah, apalagi kalau bukan mengunjungi-membuat onar-kediaman hyung 'beruang'nya. Jaejoongpun segera menyudahi(?)acara guling-gulingnya dan segera berdiri dan berlari kearah pintu rumahnya. Tak lupa ia juga mengambil bola merah untuk nanti digunakannya bermain bersama hyungienya.

"Umma~ Joongie main ke lumah hyungie ne~" teriaknya lantang sambil berlari menuju pintu rumahnya, iapun segera memutar knop pintu setelah sampai disana lalu mendorongnya untuk bisa keluar dari rumahnya.

"Yah! Joongie mau kemana? Joongie! Joongie!" teriak Mrs. Kim dari arah dapur saat mendengar suara teriakan sang putri, ups, putra. Iapun segera meninggalkan pekerjaannya di dapur dan segera mengejar Jaejoong yang kini sudah berlari keluar dari rumahnya.

"Joongie, kembali. Yah, Joongie!" teriak Mrs. Kim lagi namun Jaejoong sudah berlari cukup jauh dari rumahnya, dan tentu saja ia tak mendengar teriakan eommanya itu.

"Aiss anak nakal. Awas saja kalau ia pulang. Akan ku pukul pantatnya hingga merah." geram Mrs. Kim setelah tak sanggup lagi mengejar sang putra, iapun akhirnya memilih kembali ke rumahnya setelah yakin jika 'hyungie' putranya itu akan bisa menjaga putra nakalnya itu.

"Yah, setidaknya ia hanya pergi ke rumah Yunho." gumam Mrs. Kim lagi sebelum benar-benar masuk ke dalam rumahnya

Jaejoong sendiri kini sudah berada setengah jalan menuju rumah Yunho, iapun kini sudah tak berlari lagi, melainkan berjalan pelan seraya memikirkan permainan apa yang akan ia mainkan bersama hyungienya nanti. Ah, ia benar-benar sudah tak sabar untuk bisa bermain dengan hyungienya itu.

"Nanti Joongie mau main apa ya di lumah hyungie~" gumam Jaejoong disepanjang jalan. Iapun berjalan sambil sesekali memantul-mantulkan bola yang tadi di bawanya, tanpa menyadari jika orang yang dibicarakan kini tengah berjalan dari arah depannya, hingga-

Brukkk

"Huwaaa~"

Grepp

Srettt

"Aiss, kau ini kalau jalan gunakan mata dan kakimu secara bersamaan, bocah!" gumam seorang namja-Yunho-sambil menyangga tubuh kecil Jaejoong agar tak jatuh karena bertabrakan dengannya.

"Hyungie~" pekik Jaejoong ceria sama sekali tak merasa bersalah karena sudah menabrak tubuh Yunho, malah ia sekarang tengah tersenyum lebar menampakkan gigi susunya. "Hyungie, kita main yuk~" ajaknya lagi sambil menatap penuh harap pada Yunho.

"Tak bisa, kau main sendiri saja." jawab Yunho sambil mengambil bola Jaejoong yang tadi terjatuh akibat bertabrakan dengannya. "Ini." lanjutnya lagi sambil menyerahkan bola itu kepada Jaejoong.

"Tapi Joongie kecini kan mau main cama hyungie~" rengek Jaejoong lagi karena tak terima jika Yunho tak mau bermain dengannya. Bahkan kini wajahnya sudah menampakkan raut kesal dengan bibir mengerucut sebal.

"Ck, bocah ini! Aku tak bisa bermain denganmu, aku mau pergi." jawab Yunho lagi dan kini mulai melanjutkan perjalannya menuju sungai untuk memancing. Jaejoong yang melihat itupun semakin sebal, iapun lantas mengikuti Yunho karena benar-benar ingin bermain dengan hyungnya itu.

"Memangnya hyungie mau kemana?" tanya Jaejoong lagi sambil mempercepat langkahnya agar sejajar dengan Yunho.

Yunhopun menoleh sebentar kearah Jaejoong sebelum menjawab, "Aku mau ke sungai." jawabnya acuh dan sedikit mengeram kesal. Mau apa bocah ini megikutinya? Jangan bilang kalau-

"Cungai? Huwaaa.. Joongie juga mau main ke cungai~ Ne hyungie, Joongie ikut hyungie ke cungai ne~" pekik Jaejoong ceria sambil melompat-lompat kegirangan.

'Aiss, apa kubilang. Pasti bocah ini akan merengek meminta ikut' geram Yunho dalam hati dan menatap malas kearah Jaejoong.

"Ne hyungie~" rengek Jaejoong lagi bahkan kini sudah memeluk sebelah kaki Yunho. Yunhopun mengernyit kaget atas tindakan Jaejoong itu.

"Aiss, apa yang kau lakukan. Lepaskan aku!" pekiknya kesal sambil berusaha melepaskan pelukan Jaejoong dikakinya.

"Anio, Joongie gak mau lepacin kalau hyungie gak mau ajak Joongie kecungai. Ne hyungie, Joongie boleh ikut ne. Ne, ne, ne?" rengek Jaejoong lagi masih terus bergelayut dikaki Yunho, dengan suara yang dibuat sememelas mungkin dan mata yang berbinar mirip seperti anak gajah(?)yang ditinggal induknya.

Melihat itu, Yunhopun hanya menghela nafas lelah. Hah, kalau sudah seperti ini ia tak akan bisa menolak permintaan bocah manis itu, apalagi jika melihat kedua mata bulat yang memandangnya penuh harap seperti itu, ia tak akan sanggup menolak, dan akhirnya akan luluh dan menjawab-

"Arraseo. Kau boleh ikut."

Jaejoongpun seketika berteriak nyaring saat Yunho memperbolehkannya ikut, iapun melompat kegirangan dengan senyum ceria menghiasi wajah bulatnya.

"Yeyyyy, kita main di cungai~" teriaknya kencang dan setelahnya kembali memeluk kencang kaki Yunho. "Gomawo hyungie~"

"Tapi ingat! Kau jangan menggangguku. Arraseo?" kata Yunho memperingati Jaejoong dan hanya dibalas cengiran khas dari bocah itu.

"Umm, allaceo." jawab Jaejoong dengan senyum manis terpasang diwajahnya. Iapun segera meraih tangan Yunho lalu menariknya untuk segera berjalan menuju sungai.

"Kajja~"

Ahh, semoga saja keputusan Yunho mengajak Jaejoong pergi ke sungai tak menimbulkan masalah bagi dirinya. Yah, semoga saja.

::

:

Joongie and Yunie 'Bear'

-Gone Fishing-

:

::

Setelah lima menit dalam perjalanan, kini Yunho plus Jaejoongpun sudah sampai di sungai. Jaejoong terlihat begitu bersemangat, iapun segera berlarian ke tepi sungai mengamati aliran air sungai yang nampak tenang.

"Huwaaa...cungai..." pekiknya girang dengan mata yang berbinar. "Hyungie, kajja kita main air~" teriaknya lagi sambil kini berlari kearah Yunho yang tengah menyiapkan alat pancingnya.

"Aiss, sudah kukatakan jangan menggangguku!" kesal Yunho yang merasa teganggu dengan keberadaan Jaejoong. "Sudah sana main sendiri." teriaknya lagi dan membuat Jaejoong mengembungkan bibirnya kesal.

"Iss, hyungie nappeun!" geram Jaejoong kesal dan segera melangkahkan kakinya menjauh dari Yunho. Bermain sendiri dengan bola yang tadi dibawanya.

"Ck, merepotkan sekali bocah itu." gerutu Yunho lagi sambil terus menyiapkan alat memancingnya.

Lima belas menit kemudian

"Ahh, selesai juga. Sekarang saatnya memancing~"

Yunhopun lalu mengambil alat pancing dan juga ember berisi cacing yang tadi dicarinya, diambilnya satu cacing lalu mengaitkannya diujung kailnya. Setelahnya, iapun segera mencari posisi yang bagus untuk memancing, dan segera melempar alat pancingnya ketengah sungai.

Srettt

Plukk

"Jja, tinggal menunggu dengan tenang." gumamnya lagi dan segera merebahkan pantatnya duduk disebauh batu.

"Eh, tapi ngomong-ngomong, bocah itu kemana?" gumam Yunho lagi saat teringat akan keberadaan Jaejoong yang tak terdengar suaranya sama sekali. Iapun lalu memalingkan wajahnya guna mencari keberadaan bocah manis nan lucu itu, namun-

Plakkkk

"Ouchh!"

-sebuah bola malah nyasar dan mengenai kepalanya.

"Hehe, hyungie~" teriak Jaejoong dengan senyum ceria sambil berlari pelan kearah Yunho-yang masih memegangi kepalanya yang berdenyut akibat bola nyasar dari Jaejoong.

"Itu bola Joongie!" kata Jaejoong lagi setelah sampai disebelah Yunho.

"Ck, kau ini! Jangan bermain disini! Kau lihat, bolamu mengenai kepalaku tahu!" geram Yunho sambil menatap kesal kearah Jaejoong.

"Hicc, Joongie kan gak cengaja hyungie." jawab Jaejoong membela diri sambil mencebirkan bibirnya kearah Yunho.

"Sudah sana, jangan main di sini." jawab Yunho benar-benar merasa kesal atas kehadiran bocah cilik itu.

"Teluc Joongie main dimana dong? Joongie kecini kan mau main cama hyungie." pekikan tak terima segera terdengar dari Jaejoong.

"Kau bisa main disana."

"Shireo. Joongiekan maunya main cama hyungie!" kata Jaejoong sambil menatap penuh harap kearah Yunho, berharap jika hyungienya itu akan berubah pikiran dan mau bermain dengannya.

"Kau tak lihat kalau aku sedang memancing? Kalau kau ada disini, kau hanya akan menggangguku dan menyebabkan ikannya kabur." jawab Yunho sama sekali tak terpengaruh dengan tatapan Jaejoong. Iapun mengambil bola Jaejoong-yang tadi mengenai kepalanya-dan dengan tidak berkeperimanusiaannya, ia melempar bola itu menjauh.

Srettt

Tuingg

"Sana, main sendiri!"

"Yahh, bola Joongie~" teriak Jaejoong kencang saat melihat Yunho melempar bola kesayangannya, iapun tanpa pikir panjang segera mengejar bola itu.

"Hehehee, dengan begini ia tak akan menggangguku lagi." kekeh Yunho merasa senang karena sudah mengerjai Jaejoong. Iapun kini kembali dengan santai menunggui ikan memakan umpannya, dan berharap agar Jaejoong tak kembali mengganggu dirinya.

::

:

Joongie and Yunie 'Bear'

-Gone Fishing-

:

::

Sementara Yunho tengah asik menunggui umpannya dimakan ikan, Jaejoong sendiri masih sibuk mencari bolanya yang tadi dilempar Yunho. Dengan wajah yang ditekuk masam karena sebal hyungienya sudah membuang bola kesayangannya, iapun terus menolehkan wajahnya kesana-kemari untuk menemukan bolanya.

"Icc, hyungie nappeun. Maca lempal bola Joongie cembalangan." gerutu Jaejoong dengan pipi menggembung sebal dan terus melangkahkan kakinya mencari keberadaan bolanya.

"Uuhuu, bola Joongie eodiya? Jangan cembunyi dong~" rengeknya lagi setengah frustasi karena tak kunjung menemukan bolanya itu.

Tap

Tap

Tap

Iapun terus menlangkahkan kakinya dan berhenti tepat disebuah pohon apel yang cukup besar. Dan matanya segera membulat saat menemukan bolanya yang ternyata berada dibawah pohon apel itu.

"Ahh bola Joongie!" pekiknya kencang dan segera berlari kesana, diraihnya bolanya itu lalu memeluknya kencang. "Untung ketemu. Bola jangan pelgi jauh-jauh dong, kan Joongie jadi bingung nyalinya." katanya lagi menceramahi bola itu(?)mengatakan seolah-olah bola itu mengerti omongannya.

"Hemm, cekalang Joongie balik ke tempat hyungie aja ahh." kata Jaejoong lagi dan kembali melangkahkan kakinya menuju tempat Yunho, sambil memainkan bolanya dengan ceria.

.

.

Disisi lain, Yunho kini masih betah menunggu umpannya dimakan ikan. Iapun terus menggerak-gerakkan alat pancingnya agar ikan terkecoh dan segera memakan umpannya.

"Yang terpenting dalam memancing adalah kesabaran. Jadi aku harus sabar untuk bisa menangkap ikannya." gumam Yunho karena tak kunjung mendapatkan ikan.

Yah, memang hal yang menjadi dasar bagi seorang yang suka memancing adalah harus mempunyai kesabaran ekstra, karena harus menunggu ikan untuk memakan umpannya. Dan ini merupakan cara untuk melatih kesabaran yang cukup ampuh.

Tukk

Tukk

Tukk

Dan benar saja, setelah menunggu dengan cukup sabar, akhirnya ikanpun memakan umpan Yunho. Segera saja ia tersenyum senang saat merasakan alat pancingnya yang ditarik ikan. Iapun segera menarik tali pancingnya guna mengangkat ikan itu, namun-

Bughh

Plakkk

"Ouch!" dan kembali, sebuah bola nyasar menghantam cukup keras kepalanya dan menyebabkan ia terkaget dan malah menjatuhkan alat pancingnya.

"Yah, siapa yang melempar bola!" teriaknya kencang sambil mengambil bola itu dan menatap tajam kebelakang. Iapun menemukan seorang bocah manis yang tersenyum manis kearahnya dengan wajah yang sama sekali tak merasa bersalah telah melemparinya bola.

"Hihi, itu bola Joongie." kata Jaejoong sambil kini berjalan mendekat kearah Yunho.

"Kau! Sudah kukatakan untuk tak bermain didekatku, apa kau tuli eoh?" teriak Yunho lagi benar-benar merasa kesal dengan tingkah Jaejoong. Iapun mendelik marah namun sama sekali tak membuat Jaejoong takut.

"Hihiiii.."

"Ck, kalau begini biar kubuang sekalian bolanya." ucap Yunho lagi dan bersiap melempar boka Jaejoong ke dalam sungai, namun-

"Huwaa..huwaa,.hyungie nappeun..huuwaa..huwaaa.."

Suara tangisan kencang Jaejoong segera terdengar dan membuat Yunho mengurungkan niatnya melempar bola Jaejoong. Iapun dengan segera menolehkan wajahnya kearah Jaejoong yang sudah menghentak-hentakkan kakinya ditanah sambil menangis kencang. Iapun segera menghampiri Jaejoong dan mengelus sayang pucuk kepala Jaejoong.

"Aiss, uljima uljima. Ini, aku tak akan melemparnya." kata Yunho lagi sambio menyodorkan bola itu ke Jaejoong. Jaejoongpun segera merebut dengan ganas bolanya sambil menatap sebal kearah Yunho.

Srett

Srett

"Ujlima ne." kata Yunho lagi sambil mengahapus lelehan airmata dipipi Jaejoong. "Aiss, selalu saja aku yang kalah." lanjut Yunho lagi sambil menggeleng pelan. Yah, selalu saja dirinya kalah dengan bocah manis itu. Terang saja, mana tega ia membiarkan makhluk semanis dan selucu Jaejoong menangis begitu. Hahaha

"Sudah ne. Aku akan memancing lagi, tapi kuharap kau jangan menggangguku. Arraseo?" kata Yunho lagi dan hanya mendapat anggukan kecil dari Jaejoong.

Yunhopun segera kembali menyiapkan umpan pancingnya, lalu melemparnya ke tengah sungai dan kembali menunggu ikan agar memakan umpannya.

Sementara Jaejoong, kembali bermain bola dengan isakan kecil yang masih terdengar darinya.

Lima menit berlalu

Tukk

Tukk

Tukk

Kembali umpan Yunhopun dimakan oleh ikan, segera saja ia menarik alat pancingnya guna menaikkan ikannya, namun-

Srett

Byurrrr

"HUWAAW BOLA JOONGIE!"

Teriakan kencang dari Jaejoong segera terdengar bersamaan dengan sebuah bola yang jatuh ketengah sungai, menyebabkan ikan yang tadi memakan umpan Yunho terlepas akibat berbenturan dengan bola Jaejoong.

"Aiss, bocah ini!" geram Yunho kesal karena lagi-lagi ikannya terlepas begitu saja akibat ulah Jaejoong.

"Hyungie, bola Joongie macuk ke cungai. Huwee, ambilin hyungie~" rengek Jaejoong meminta agar Yunho mengabil bolanya, namun Yunho yang sudah terlanjut kesalpun sama sekali tak menghiraukan Jaejoong dan malah kembali bersiap memasangkan umpan di alat pancingnya.

"Ambil saja sendiri." ucapnya acuh dan tentu saja membuat Jaejoong mencebikan bibirnya sebal.

Srettt

Pluk

Dan Yunhopun kembali melempar umpannya ketengah sungai, mengabaikan Jaejoong yang kini hanya menatap sebal kearah dirinya.

Jaejoongpun mencoba mencari permainan lain untuk mengusir kebosanannya, iapun tanpa sengaja melihat seekor kupu-kupu yang terbang rendah. Mata Jaejoongpun berbinar ceria, tanpa pikir panjang segera ia mengejar kupu-kupu itu guna menangkapnya.

"Kupu-kupu, tunggu Joongie~" pekik Jaejoong ceria sambil melangkahkan kakinya mengejar kupu-kupu itu.

Sementara Yunho kini masih menunggu, umpan cacingnyapun kembali dimakan oleh ikan. Segera ia menarik alat pancingnya untuk menaikkan ikannya, dan kali ini syukurlah tak akan ada lagi bola nyasar yang akan menggagalkan ikan tangkapannya.

Srett

"Huwaa. Besar! Ah, jaring, jaring, mana jaringnya?" pekik Yunho kencang sambil mencari jaring untuk mengambil ikan itu. Namuan ia sama sekali tak menemukan jaring pancing disekitarnya dan kembali membuatnya panik.

"Yah! Siapa yang mengambil jaringku!" teriaknya kencang sambil menoleh kesana-kemari, sampai-

"Hihii..hahahaa..tuan kupu-kupu tunggu Joongie~"

"Aiss, bocah itu!" geram Yunho kesal saat melihat Jaejoong memainkan jaring pancingnya. Yah, tadi saat Jaejoong melihat kupu-kupu itu, langsung saja ia mengambil jaring pancing Yunho dan menggunakannya untuk menangkap kupu-kupu itu.

Yunhopun segera menyangga alat pancingnya agar ikan itu tak lepas, dan setelahnya ia segera mengejar Jaejoong guna mengambil kembali jaring pancingnya.

"Yah! Kesini kau bocah! Kembalikan jaringku!" teriaknya kencang sambil terus mengejar Jaejoong yang nampak begitu ceria berlarian mengejar kupu-kupunya.

"Hihiiii..hahahaa."

"Hei bocah! Kembalikan jaringku!"

Tap

Tap

Tap

"Hiyaa, kena kau!"

Bughh

Plakk

"Ouch!"

Srettt

"Hyungie!"

"Ini jaringku!" teriak Yunho setelah berhasil mendapatkan kembali jaringnya, dan dengan wajah yang kesal segera berbalik menuju tempatnya memancing, namun saat akan mengambil ikan yang tadi didapatnya-

Sreettt

Plukk

Ikan itu sudah lebih dulu terlepas dari kailnya, dan kembali jatuh ke tengah sungai.

"Aiss, jinja!" geram Yunho kesal karena lagi-lagi ikannya terlepas. Iapun kembali bersiap mengaitkan cacingnya pada kail pancingnya, namun-

"Huwaa, cacingnya becal-becal. Hiiii, meleka gelak-gelak." suara Jaejoong segera terdengar dan membuat Yunho segera menolehkan wajah kearah Jaejoong dan matanya membulat sempurna saat melihat Jaejoong sudah berada didepan ember berisi cacing-cacingnya.

"Joongie ambil ah~"

Srett

"Huwaa...hiiiiii..geliiiii~"

Plakkk

Blesss

"ANDWAE!"

Dan teriakan Yunhopun segera terdengar begitu melihat ember berisi umpan cacingnya jatuh akibat tersenggol tangan Jaejoong. Yah, Jaejoong yang berniat mengambil seekor cacing malah merasa geli dan tak sengaja menyenggol ember itu. Menyebabkan cacing-cacing itu jatuh dan segera menggeliat menjauh.

"Andwae, cacingku~" teriak Yunho sambil berusaha mengumpulkan kembali cacing-cacingnya, namun malang, ia tak dapat mengumpulkan semua cacingnya, ia hanya berhasil menangkap dua ekor yang tersisa.

Kesabaran Yunho nampaknya benar-benar diuji. Dan sekarang, nampaknya kesabarannya sudah diambang batas. Iapun menatap Jaejoong dengan tajam dan segera menyuruh bocah cilik itu mendekat.

"Kau! Kemari!" katanya sangat tegas dan membuat Jaejoong mau tak mau mendekat kearahnya. Dengan langkah pelan Jaejoong mendekati Yunho yang sudah mengeluarkan aura tak bersahabat.

"Ambil ini dan diam!" kata Yunho lagi saat Jaejoong sudah berada didekatnya. Segera saja ia membuatkan satu alat pancing kepada Jaejoong yang terbuat dari setangkai kayu dan juga tali, lalu menyuruh bocah cilik itu untuk ikut memancing bersamanya.

Srett

Dukkk

Dan keduanyapun akhirnya duduk diam sambil menunggu umpan mereka dimakan ikan.

Tik

Tik

Tik

Waktu terus bergulir dengan tenang dan Jaejoongpun nampak bosan dengan ketenangan itu. Iapun mulai bertanya macam-macam kepada Yunho.

"Hyungie, apa Joongie bica nangkep ikannya?"

"..."

"Kila-kila Joongie bica nangkep ikan apa?"

"..."

"Joongie bica nangkep banyak ikan gak?"

"..."

"Hyungie udah nangkep ikan?"

"..."

"Hyungie mau nangkep ikan apa?"

"..."

"Nangkep ikan itu cucah gak?"

"..."

"Joongie pengen nangkep ikan yang banyak."

"..."

"Kalo uda ditangkep, ikannya mau diapain?"

"ARGGHHHHHHH!"

"..."

"..."

Dan teriakan Yunhopun terdengar menggelegar menyebabkan burung-burung berterbangan akibat kaget dengan teriakan Yunho itu. Sama halnya dengan Jaejoong, ia sedikit kaget akan teriakan Yunho itu. Namun itu sama sekali tak membuatnya jera. Iapun kembali bertanya kepada Yunho, namun dengan suara yang amat pelan. Yah, setidaknya ia tak ingin membuat Yunho kembali berteriak marah.

"Apa Joongie bica nangkep ikannya?"

"..."

"Kila-kila Joongie bica nangkep ikan apa?"

"..."

"Joongie bica nangkep banyak ikan gak?"

"..."

"Hyungie udah nangkep ikan?"

"..."

"Hyungie mau nangkep ikan apa?"

"..."

"Apa kalo ikannya ketangkep, akan cepelti itu?" tanya Jaejoong saat merasakan alat pancingnya bergerak-gerak. Yunhopun hanya mengangguk kecil dan bertepatan dengan umpannya yang juga dimakan ikan.

Satu

Dua

Sretttt

Dan keduanyapun menarik secara bersamaan alat pancingnya, namun-

"Huwaaa..ikannya becal~" teriak Jaejoong heboh saat dirinya ternyata mendapatkan ikan yang lumayan besar. Iapun tersenyum ceria berbanding terbalik dengan wajah Yunho yang ditekuk masam. Bagaimana tidak kesal jika ternyata ia hanya mendapatkan sebuah sepatu usang. Iapun hanya menatap malas kearah Jaejoong, sedikit merasa iri.

"Hihiii, hyungie liat. Joongie dapet ikan!" kata Jaejoong ceria sambil memperlihatkan ikan tangkapannya pada Yunho.

"Hnnn." jawab Yunho seadanya dan kembali melemparkan umpannya ke tengah sungai. Ia benar-benar merasa kesal dan iri nampaknya. Hah, sepertinya hari ini adalah hari sialnya, karena tak mendapat ikan satu ekorpun.

Jaejoong yang melihat wajah Yunho ditekuk masampun sedikit heran, iapun menatap bergantian kearah ikan dan wajah Yunho, dan sebuah idepun segera melintas dikepalanya.

Srett

Tap

Tap

Tap

"Hyungie~" panggil Jaejoong sambil berjalan mendekat kearah Yunho, Yunhopun menengok saat mendengar Jaejoong memanggilnya.

Srettt

Greppp

"Ikannya kita macak cama-cama yuk, Joongie mau makan ikannya cama-cama hyungie." kata Jaejoong ceria dengan senyum mengembang diwajah bulatnya. Iapun segera menyerahkan ikan hasil tangkapannya itu kepada Yunho, dan menyuruh Yunho untuk memasaknya.

Yunhopun sempat kaget karena perbuatan Jaejoong yang tiba-tiba itu, namun itu tak berlangsung lama. Iapun ikut tersenyum saat melihat wajah ceria Jaejoong dihadapannya itu. Ah ternyata, bocah cilik yang tadi membuatnya kesal itu bisa juga membuatnya senang juga.

"Ne arraseo. Kajja kita masak bersama ikannya." jawab Yunho dan balas tersenyum manis kepada Jaejoong. Iapun lalu mengambil ikan itu dari tangan Jaejoong lalu menaruhnya kedalam ember.

"Hihiii, ne. Joongie mau ikannya dibakal ne hyungie~" kata Jaejoong lagi dan hanya diangguki oleh Yunho. Yah nampaknya kini Yunho sudah tak merasa iri dan kesal lagi pada Jaejoong. Tak mungkin ia bisa kesal lama kepada Jaejoong.

"Jja, kalau begitu, hyung akan mengambilkan bolamu dulu ne. Setelah itu kita pulang dan bakar ikannya." kata Yunho lagi saat melihat bola merah milik Jaejoong yang mengapung ditengah sungai. Iapun segera bersiap untuk menceburkan diri ketengah sungai itu.

Byurrrr

Dan iapun dengan semangatbberenang ketengah guna mengambil bola milik Jaejoong. Jaejoongpun menatap ceria saat Yunho berhasil mengambil bolanya, iapun berteriak senang dan menyuruh Yunho untuk cepat-cepat membawakan bolanya itu.

"Huwaaa, hyungie gomawo~" pekiknya senang saat Yunho menyerahkan bola itu padanya. Iapun tersenyum manis kearah Yunho. "Ah hyungie, Joongie juga mau main di cungai ne~" teriak Jaejoong lagi dan tanpa aba-aba segera mendekati Yunho dan menceburkan diri kesana.

Byurrrr

"YAHH! JOONGIE!" pekik Yunho kaget karena tak menyangka Jaejoong akan ikut nyebur(?)kedalam sungai, iapun mencari-cari keberadaan Jaejoong, takut jika bocah itu tenggelam, namun-

"Hahaha..hihiiii..ailnya cegelllll~" teriak Jaejoong begitu senang dan tiba-tiba saja muncul disebelah Yunho. Yunhopun menghela nafasnya lega saat melihat Jaejoong dalam keadaan baik-baik saja.

"Kau ini! Hampir saja jantung hyung copot, takut kau tenggelam!" kata Yunho sambil meraih tubuh kecil Jaejoong agar mendekat kearahnya.

"Hehe, Joongie kan pintel belenang, jadi gak mungkin tenggelem." jawab Jaejoong dengan bangga.

"Ck, dasar sombong." jawab Yunho pura-pura kesal dan mengacak sayang rambut lepek(?)Jaejoong.

"Hihiii, acikk~ Joongie akhilnya bica main cama hyungie... Yeayyyy, ayo hyungie kita main tembak-tembakan ailll~" teriak Jaejoong lagi dan bersiap mencipratkan air kebadan Yunho.

Cipratt

Cipratt

Cipratt

"Yah yah! Apa yang kau lakukan! Haha, lihat saja, akan kubalas kau!" teriak Yunho tak kalah kencangnya dan bersiap membalas Jaejoong. Iapun juga mulai menciprat-ciprat(?)kan air kebadan Jaejoong.

"Haha, rasakan ini. Rasakan!"

"Hihiiii..hiahhhh...Joongie akan balec hyungie...hiaaa..lacakan ini..."

Ciprattt

Ciprattt

Plakkk

Plakkk

Byurrrr

"Hahahaaa..."

"Hiihhiiii..hahahaa.."

Dan nampaknya keduanya begitu menikmati acara bermain mereka. Dan keinginan Jaejoongpun akhirnya terwujud juga, bisa bermain dengan hyungie 'beruang'nya. Yah, walaupun sering dibuat kesal oleh ulah nakal Jaejoong, namun nampaknya Yunho tak akan bisa marah terlalu lama kepada bocah manis itu. Dan pada akhirnya, Yunhopun akan luluh dengan si nakal Jaejoong ^^

::

:

Joongie and Yunie 'Bear'

-Gone Fishing-

:

::

.

.

.

.

Owari ^^

(END)

Selamat tahun baru semuanyaa~~

Hehe, saya datang membawa seri baru dalam cerita ini ^^ bagaimana liburan taun baru kalian? Menyenangkan?

Kalau untuk cerita ini, bagaimana? Aneh kah(?) maksakah(?)

Hehe, terimakasih bagi kalian yang sudah memfollow, favorite dan review dichap2 kemarin. Special thanks bagi :

Dhea Kim | lanarava6223 | niaretha | YunjaeDDiction | cindyshim07 | misschokyulate2 | Vic89 | birin rin | nickeYJcassie | yoon HyunWoon | juan kwon 9 | Jung Jaeseob | Kims Lovey | chatycassie | leeyeol | Jae Lover | yunjae q | Zherya Sky | ClouDyRyeoRez | 5351 | Guest 1 | mimi | SimviR | pembaca | Guest 2 | Guest 3 | dienha | Jung Jaehyun | dheaniyuu | kim anna shinotsuke | Guest 4 | nanajunsu | danatebh | kimRyan2124 | whirlwind27 | joongmax | yunjaeboo | kim wiwin 9 | Guest 5 | Guest 6 | girl37 | fera950224 | 5351 | Guest 7 | Guest 8 | Jung Jaehyun | ruixi1 | JonginDO | miss leeanna | Guest 10 | miu sara | zahra32

Yang uda nyempetin memberikan kesal kalian pada chap sebelumnya. Untuk chap ini, jangan lupa tinggalkan lagi kesan kalian ne. Saya tunggu ^^

Oh ya, hari ini bertepatan dengan ulang tahun Yang Yoseob oppa ^^ sukses terus bareng Beast dan mudah-mudahan bisa ngadain konser lagi Indonesia ^^

Sekali lagi, selamat tahun baru.. Cerita pembuka ditahun baru ini dari saya..

Minna, review onegaishimasu~~

.

Denpasar, 5 Januari 2015