After The Wedding
Genre : Romance & Drama
Rate : T
Ini FF Remake dari novel karangan Kim Ji Oh"After The Wedding". Saya hanya mengedit nama tokoh, dan sedikit mengubah bahasa cerita. Typo dimana-mana.
Pairing : Yewook. Yang lain temukan sendiri. GS
Nb:
DLDR
Summary : "Aku tidak tau sejak kapan aku merasa sangat ketakutan ketika berada di dekatmu. Bukankah dulu kita menikah karena cinta? Tapi, kenapa perasaan yang sangat menggebu itu kini lenyap begitu saja? Sebegini menyakitkankah jika cinta menjadi sebuah rutinitas? Aku benar-benar tidak mengerti..."
...
Chapter 4
Hal yang jelas-jelas ada tapi sering di abaikan, hal yang dianggap lebih baik tidak ada karena ketidaktauan diri sendiri, beberapa hal penting yang kita salah pahami selama hidup : udara, kesetiaan antara manusia, percintaan, dll.
Ryeowook menghela napas panjang sambil memandangi es batu yang sudah mencair. Janji bodoh yang dibuatnya sewaktu ia masih muda dan lugu mengikatnya sampai sekarang.
Ryeowook kembali ke kamar dengan ragu-ragu setelah meminum segelas air dingin. Ia melihat suaminya ditempat tidur. Ryeowook tidak mengeluarkan suara apapun saat berpakaian. Ia duduk ditempat tidurnya dengan hati-hati. Tiba-tiba terdengar suara berat yesung.
"kenapa kau tidak memakai cincinmu?"
"ah... jariku bengkak dan sakit paginya kalau aku memakai cinci saat tidur..."
'suamiku belum tidur, padahal kukira ia sudah terlelap. Kenapa tiba-tiba ia berbicara tengtang cincin?' batin ryeowook, ia benar-benar bingung.
"ke sini."
Yesung mengulurkan tangan dan menarik lengan ryeowook. Cincin ryeowook ada di tangan yesung. Di dalam kegelapan, tangan yesung hanya terlihat seperti siluet hitam pekat. Yesung menggenggam tangan istrinya yang mulai bergetar. Tangan cantik istrinya yang selalu dipegangnya saat mereka masih berpacaran. Namun, sekarang tangan istrinya selalu gemetar jika disampingnya.
Yesung selalu menahan kata umpatan tersebut ditenggorokannya dan mendekatkan cincin itu ketangan istrinya. Ryeowook mengepalkan tangannya. Suaminya ingin memakaikan cincin, tapi istrinya malah mengepalkan tangannya yang gemetar. Kenapa? Bagaimana yesung harus menerima kenyataan ini?
"ini kan cincinmu ryeowook-ah. Jangan menyia-nyiakannya. Pakai lagi."
"aku tidak menyia-nyiakannya. Aku menyimpannya disana. Aku akan pakai lagi besok pagi."
"ujung-ujungnya kau oasti lupa. Pakai kalau ku suruh."
"aku pakai besok pagi, aku takkan lupa."
Istri yang melawan seperti anak kecil. Percakapan kekanakan. Yesung menutupi rasa bersalahnya. Yesung berbicara dengan nada mengintimidasi.
"kau kenapa sih?"
"..."
"kau sedang melawan? Jika suamimu menyuruhmu memakai cincin ini, pakai cincinnya walau hanya berpura-pura. Jangan Cuma bilang tidak mau."
"..."
'aku tidak melawan, bukan juga karena tidak mau. Aku begini karena paginya jariku sakit. Cuma karena itu.' batin ryeowook. Ryeowook menahan emosinya, sementara yesung melepaskan kepalan jari ryeowook satu persatu dan akhirnya memakaikan cincin itu dijari ryeowook. Yesung menghembuskan nafas pendek penuh kepuasaan. Ryeowook merasakan beban yang teramat sangat dari cincin yang tersemat di jarinya. Beban pernikahan. Beban dari suaminya yang tak dapat disingkirkan. Napasnya sesak.
Yesung menggenggam tangan istrinya dan terjerumus dalam pergolakan batin yang kuat untuk sesaat. Semua milim ryeowook membuat yesung terlena lagi. Rasa bersalah dan malu yang timbul karena menginginkan istrinya yang sedang tidur sudah lama menghilang.
Saat itu, yesung tidak dapat mengingat apapun kecuali kegilaannya. Ryeowook sebenarnya sudah menolak, tapi dengan suara lemah. Namun, yesung tak peduli. Tidak, ia tidal mengingat apa-apa. Ingatan apapun itu. Yesung bertekad menjadikan saat ini sebuah titik permulaan bagi jiwanya. Ia tak akan melupakan saat ini sampai akhir hayatnya.
"aku mencintaimu. Ryeowook, aku mencintaimu."
Pengakuan yesung memenuhi ruangan. Namun, pergolakan badan yesung yang sangat hebat telah membuat istrinya kehilangan kesadaran. Sehingga pengakuan itu hanya menjadi gema yang menghilang di kegelapan.
Akhirnya, ryeowook jatuh kedalam dunia tidur tanpa mimpi yang tak berujung. Tidur yang sangat dalamm. Tidur manis yang membebaskan dari tubuh lelah. Tidur yang membuatnya tak ingin bangun lagi. Ryeowook sedang terkapar di ujung bawah sadarnya, tapi ia tetap dapat merasakan beban yang tak akan pernah ia maafkan.
"ngg.. tidak mau. Jangan ganggu aku."
Yesung menghela napas pendek karena penolakan ryeowook yang sedang tenggelam dalam tidur manis. Ia bangun karena harus berangkat bekerja. Ia sarapan, ganti baju, dan membaca empat koran yang datang pagi itu, tapi istrinya masih tetap tidur. Akhirnya, niat yesung untuk minta maaf atas kejadian semalam dan niat menanyakan istrinya kesakitan, menjadi sia-sia. Walaupun begitu, ia masih dapat melihat luka-luka ryeowook yang masih terlihat jelas. Luka yang dibuat oleh yesung.
Yesung buru-buru membalikkan badannya dan keluar dari kamar seakan ingin lari dari perasaan bersalah kejam yang telah memakan semua energi di pagi harinya. Ia mendengar suara mimpi buruk istrinya disela-sela pintu yang tertutup.
"kumohon, jangan ganggu aku. Kumohon... tinggalkan aku..."
TBC
ada yang kurang paham ya sama bahasa ini ff? kkkk~
ada yang bilang bahasa berat banget buat mahaminya, coba bacanya pelan-pelan dan resapi. kkkk~._.v
mksd dri kta2 ini 'tutup mulutmu ikan mas.'ini maksudnya kaya ngehina tapi bercanda '-' bahasa jawane ngilokno -_- ini kan ryeowook cerewet banget.
alurnya emang dibuat gak jelas wkwk biar pada penasaran. di chap chap selanjutnya lama lama akan ketauan. kalau aku bocorin nanti dikira sulapan -_-v yesung gak psycho ataupun kelainan kok, ikutin aja chap chap selanjutnya. mungkin sampe 20an chapter kkkk ._.v
ini disini maksudnya luka-luka ryeowook itu maksudnya yesung itu ngetandai ryeowook dengan kissmark yah. saya gak bisa buat ff rated M -_- takut feelnya gak dapet -_-
ini update udah kilat banget kan. ntar kalo udah uts mungkin agak lama -_-
ini CHAPTER 4 udah apdet, untuk ffnya panjang atau gak. tergantung yaaa wkwk.
yang mau baca tengkyu~
yang mau review monggo ^^
selamat menunggu chapter selanjutnya.
