Trap
Naruto dkk, Masashi Kishimoto
Warning : Typo(S),OOC dan sebagainya
Pair : Sasuhina
Rate : T
Chapter 7
"Hinata.."
Setelah berujar sepatah kata itu, Sasuke segera melepas kedua tangannya dari sisi wajah Karin. Sayangnya, langkah yang hendak dilalui Sasuke terhenti kala Karin menautkan tangannya pada pergelangan tangan Sasuke.
"Aku mengerti, kejar dan bahagiakan dia" Ujar Karin berkaca-kaca.
Sasuke tidak menjawab sebutir debu pun perkataan Karin, Sasuke melangkah dengan cepat untuk menggapai tombol lift. Suatu kesialan bagi Sasuke, saat lift itu sudah berada di lantai dasar yang membuat Sasuke gagal menghentikan Hinata. Sasuke segera masuk ke lift satu lagi yang baru terbuka, dengan gusar Sasuke berdiri di dalam lift sambil memperhatikan pantulan dirinya di dalam lift kaca itu.
Ting
Sasuke segera keluar dari lift, berusaha menggapai bayang demi bayang Hinata yang sudah tidak terlihat. Dengan emosi yang bercampur aduk, Sasuke segera masuk ke lamborghini nya dan menginjak kuat pedal mobil.
Tidak butuh waktu lama, Sasuke sudah sampai di halaman Mansion Uchiha dengan mobilnya yang terpakir di atas rumput.
"Sasuke singkirkan mobilmu dari rumput ibu" Ujar Konan terlihat khawatir.
"Dimana istriku?!"
Sasuke bertanya kepada Konan sambil memegang erat kedua bahunya, sedangkan Konan menjatuhkan pot bunga yang dibawanya karena guncangan Sasuke. Mikoto yang terlihat dari pintu utama segera menghampiri dua Uchiha itu, Mikoto segera melepaskan tangan Sasuke dari Konan.
"Apa kau menyakitinya?" Ujar Konan membuka suara.
Mikoto mengangkat sebelah alisnya, sedangkan Sasuke terlihat membuang pandangan dan mengurut pelan dahinya. Konan terlihat tidak senang dan segera mendorong Sasuke, Konan juga melampiaskan kesedihan yang berbuah amarah itu kepada Sasuke. Mikoto tidak hanya menonton, dia berusaha menenangkan menantunya itu dan meminta penjelasan Sasuke.
"Kau apakan adikku!" Ujar Konan masih berapi.
"Aku yakin dia bisa memaafkanku"
"Pasti, tapi dia akan berfikir ulang untuk kembali padamu!" Ujar Konan segera berlari ke dalam Mansion diikuti Mikoto.
Sasuke POV
Perkataan kakak iparku itu ada benarnya, mungkin sangat benar Hinata tidak kembali saat ini mungkin juga tidak lain kali. Semilir angin menerpa helai demi helai ravenku, rasa sesak menjalar di jantung dan seluruh tubuhku. Hinata.. aku sangat mengkhawatirkanmu, aku segera mengirim beberapa pesan tertulis maupun suara pada akun Hinata.
Semua pesan sudah terkirim dan terbaca, namun tidak ada satu titik pun balasan Hinata. Aku tidak akan pernah sanggup kehilangan seseorang , terutama kau Hinata. Aku tidak boleh hanya diam terpaku disini, aku akan menemukanmu Hinata, Pasti.
Sasuke kembali mengendarai mobilnya dengan kelajuan yang sangat cepat, tanpa memperhatikan keselamatan dirinya sendiri. Setelah beberapa waktu, Sasuke memarkirkan cepat mobilnya di sebuah parkiran apartermen yang nampak tak asing baginya. Sasuke segera turun dari mobilnya, berjalan dengan tegap sempurna menuju apartermen berkelas itu.
Ting
Aku segera berjalan memasuki lift dan menekan beberapa angka disana, aku mengabaikan mata para wanita yang terus mengamatiku, kuyakin mereka adalah beberapa penghuni apartermen ini.
Ting
Aku berjalan cepat meuju pintu di ujung sana, aku menekan bel itu beberapa kali dan tidak mendapatkan jawaban sedikit pun. Aku menendang pintu dengan kasar semakin kasar,karena masih tidak ada jawaban berarti dari dalam sana.
"Hei!"
Onyx-ku segera beralih dan memandang seseorang yang baru keluar dari lift di ujung sana, dia menghampiriku dengan mata berapi-api.
"Dimana Hinata?!" Ujarku sebelum dia angkat bicara.
"Jadi kau yang membawanya-"
"Dimana Hinata?!"
Mata yang serupa dengan Hinata itu terlihat menyiratkan sebuah kekhawatiran, aku segera menjelaskan Hinata yang telah menjadi istriku dan kepergiannya. Pria yang bernama Neji itu segera mengajak diriku mencari keberadaan Hinata.
.
Kujalani hari-hari seperti biasa, berangkat pagi ke Uchiha Corp dan pulang larut malam ke Mansion karena Itachi yang sangat sibuk. Belakangan ini hal itulah yang terjadi, karena Konan sedang di rawat inap di rumah sakit menuggu kelahiran anak pertama mereka.
"Sepertinya kau terlihat tanpa beban"
"Baka aniki"
Aku menjawab kalimat kakakku dengan santai saat dia menepuk punggungku, Itachi terlihat sangat panik saat melalui diriku. Mungkin Konan akan segera melahirkan, entahlah aku terlalu lelah mengurusi berbagai rapat dengan Collega bisnis hari ini.
Aku berjalan masuk ke dalam lift Mansion, saat keluar dari lift harum lavender menguar dari lantai tiga ini. Seketika rasa penatku terhapuskan kala menghirup wewangian yang sangat memabukan ini, kulangkahkan kakiku besar berharap Hinata akan segera memelukku saat aku sampai ke dalam kamar kami.
Sreet
Pintu kamar yang tidak pernah terkunci, aku berjalan menghampiri tempat tidur King Size yang masih tertata rapi. Dengan aroma lavender yang terasa semakin jelas, aku membaringkan lelah tubuhku dan menutup mata berusaha menyembunyikan segala kenyataan.
"Hinata.."
Tidak ada yang tahu isi hatiku saat ini Hinata.., aku sangat rapuh tanpa kau di sisiku, tanpa senyum hangat yang selalu menghiasi wajahmu, tanpa wajah bidadarimu, tanpa hatimu yang selembut sutra tanpa semua tentangmu aku tidak berarti.
Tok tok
Aku segera berdiri dan membuka pintu kamar, aku menjumpai seorang wanita yang masih sangat cantik meski usianya yang sudah tidak lagi muda.
"Sasuke.."
Aku sedikit terkejut saat tangan lembutnya memeluk diriku dan menangis di dekapanku, aku mengusap helai demi helai rambut hitam panjangnya.
"Itachi dan Konan memberi ibu seorang cucu perempuan, bagaimana denganmu?"
"Sudah bu.., jangan terlalu difikirkan" Ujarku menenangkan dirinya yang mulai berderai air mata.
Aku mengelus pelan helai demi helai rambut lembut milik wanita yang sangat kucintai ini, mencoba menenangkan hatinya yang gusar meski diri ini merasakan lebih dari yang dirasakannya. Hinata.. kuharap kau bisa kembali,
TBC
Makasih review:Hnisa Sahina/Zuzu-chan/CheftyClouds/ppkarismac/sasuhina69/JojoAyuni/Baby niz 137/icaraissa11/ana/Uchiha Cullen738/NurmalaPrieska/clareon/:/
Maaf yang sebesar-besarnya Minna-san, up nya dikit banget karena udah terlanjur janji tapi masih sibuk banget nih.., ini aja buat seharian huhuhu.. Makasih ya yang udah dukung Sasha.. See you di chap depan
