"aku yang meminta Chanyeol meyakinkanku , aku ingin melihat reaksi Sehun jika aku dekat dengan Chanyeol . Jika dia cemburu aku tidak akan benar-benar melupakannya , namun jika ia tidak terlihat cemburu aku akan benar-benar melupakannya" Jelas Jongin.
"tapi Jong, itu berarti kau akan menyakiti mereka berdua" ujar Suho. "jika Chanyeol menyukaimu suatu saat nanti , ah mungkin saja dia sudah menyukaimu . Kau akan menyakiti Chanyeol dan Sehun, jika kau menyalah artikan responnya kau akan menyakitinya juga . Kau tahu sendirikan Sehun itu orang yang dingin? Bisa saja dia diam tapi sebenarnya ia menyimpan rasa padamu , jadi sebenarnya aku tidak setuju dengan rencanamu dan Chanyeol ini" ujar Suho panjang lebar.
"kau benar " Jongin menundukkan kepalanya . "lalu aku harus bagaimana hyung?" Tanya Jongin pada Suho
"cepat-cepat putuskan kau ingin melupakan Sehun atau tidak" Ujar Suho.
It's Hard To Keep This Feeling For You
- Oh Sehun
- Kim Jongin
- Park Chanyeol
- Xi Luhan
- Kim Jongdae
- Kim Suho
- Byun Baekhyun
And the other cast .
CHAPTER 4
Sehun memandang refleksi dirinya yang berada di cermin toilet. Ia tersenyum miris pada refleksi dirinya . Lalu , Sehun menyalakan keran yang ada di wastafel . Ia mencuci tangannya dengan kesal lalu memandang kembali refleksi dirinya . Dan
BRAK... PYARR
Sehun memukul cermin wastafel sampai pecah berkeping-keping. Ia tidak peduli dengan tangannya yang berdarah - darah . Memang , tangannya yang terluka ini sakit tapi melihat Jongin yang terlihat sangat dekat dengan Chanyeol lebiih membuat dirinya sakit.
Sehun memandangi pecahan cermin yang ternodai darahnya sendiri. Sampai ia tidak menyadari jika ada seseorang yang baru masuk ke toilet dan memandang dirinya kaget.
"Sehun" Ucap orang itu . Ia berjalan mendekati Sehun dan menatap tangan Sehun beserta pecahan cermin .
"Jongin" Bisik Sehun . Sehun sebenarnya kaget dengan kedatangan Jongin . Namun , ia berusaha untuk tidak menunjukkan rasa kagetnya.
"ada apa denganmu? Kenapa begini?" Tanya Jongin . Ketara sekali jika ia mengkhawatirkan Sehun , terdengar dari nada bicaranya yang agak cepat.
Sehun tidak menanggapi ucapan Jongin , ia hanya memandangi rambut Jongin yang terlihat sangat lembut.
Karena tidak mendapat jawaban dari Sehun , Jongin mendongakkan kepalanya untuk melihat Sehun yang lebih tinggi dirinya. Saat ia mendongakkan kepalanya , matanya bertemu dengan mata Sehun yang juga tengah menatapnya.
"ada apa denganmu?" Tanya Jongin , sekali lagi.
"bukan urusanmu" Jawab Sehun , lalu ia melenggang pergi . Tapi , langkah Sehun terhenti karena Jongin yang tiba-tiba saja menarik tangannya .
"jangan begini" Ujar Jongin . "jangan acuhkan aku " lanjut Jongin.
Namun , lagi-lagi Sehun tidak menanggapi Jongin , ia menghentakkan tangannya untuk melepaskan genggaman Jongin . Dan pergi begitu saja meninggalkan Jongin yang masih menatap sedih punggung lebar Sehun yang menjauh darinya.
Jongin menundukkan kepalanya setelah punggung Sehun tidak terlihat lagi . Kemudian ia berbalik dan berjalan ke wastafel . Ia memandangi pecahan cermin yang dibuat oleh Sehun , Jongin merasa sesak saat Sehun mengacuhkannya dan tanpa disadari Jongin menangis sambil menatap pecahan cermin yang dibuat oleh Sehun.
.
.
.
"Sehun , kenapa tanganmu berdarah?" Tanya Luhan pada Sehun , saat Sehun berjalan masuk kedalam kelas.
Sehun tidak menjawab pertanyaan Luhan . Namun , Luhan tidak menyerah ia masih saja bertanya pada Sehun walaupun Sehun tidak menanggapi ucapannya .
"DIAM!" Sehun tanpa sadar membentak Luhan . Luhan yang dibentak memundurkan tubuhnya dari Sehun . Separah - parahnya ia menggaggu dan mendekati Sehun , Sehun tak pernah membentaknya seperti ini .
"pergilah aku tak ingin melihatmu" ucapan Sehun menyakiti hati Luhan . Namun , Luhan menurutinya ia berjalan kearah tempat duduknya yang berjauhan dengan Sehun dan membiarkan Sehun sendirian . Mungkin setelah ini ia akan menjauhi Sehun dah tidak akan mengganggu Sehun dan Ia juga sudah tahu jika sebenarnya Sehun menyukai Jongin , begitupula dengan Jongin.
.
"Jongin? Kau darimana saja ?" Tanya teman-teman Jongin saat ia memasuki kelas .
"aku dari toilet" Jawab Jongin, suaranya terdengar agak sumbang dan itu membuat ChenBaekHo khawatir.
"kau habis menangis?" Tanya Suho , dialah yang paling peka dengan keadaan teman-temannya yang lain.
"tidak kok" jawab Jongin .
"kemari" Suho menarik Jongin untuk duduk dibangku Baekhyun sementara Baekhyun dengan terpaksa pindah ke bangku Jongin.
Suho memeluk Jongin . Ia tahu jika Jongin sedang sedih , jadi sebagai yang tertua disini Suho lah yang memiliki sifat paling dewasa dankeibuan diantara mereka.
"hiks" Jongin kembali menangis dipelukan Suho . Untunglah kelas tidak terlalu ramai mengingat ini masih jam istirahat kedua.
"ada apa? Ceritakanlah " Ujar Suho lembut .
"Se-Sehun ,hyung"ujar Jongin pelan.
"kenapa dengannya ?" Tanya Suho
"aku - aku akan melupakannya " Jawab Jongin diselingi dengan isakan tangisnya.
"wae?"
"dia , sepertinya membenciku , hiks" Jawab Jongin. Chen yang tidak sengaja melihat Sehun yang sedang duduk diam sambil melamun tanpa mempedulikan darah yang menetes dari tangannya memiliki ide yang sepertinya dapat membuktikan bagaimana perasaan Sehun pada Jongin.
"ekhem" Chen berdehem untuk menetralkan suaranya , Suho dan Baekhyun memandang Chen yang tiba - tiba saja berdehem . Chen yang merasa ditatap oleh kedua temannya melirikkan matanya pada Sehun yang masih saja melamun. Sedangkan Jongin , ia masih memeluk tubuh Suho dan tidak menghiraukan apa yang direncanakan teman-temannya. Suho dan Baekhyun yang mengerti dengan apa yang direncanakan Chen hanya tersenyum miring .
"ah Jongin jangan menangis" Ujar Chen , ia sengaja membesarkan volume suaranya . Ia melirik Sehun yang terlihat gelagapan . Sehun terlihat ingin menghampiri Jongin namun Sehun menahan dirinya . Tapi , Sehun masih memandangi Jongin dengan tatapan sendunya sepertinya ia menyadari jika ia yang membuat Jongin seperti ini.
"hey ada apa dengan Jongin?" Chanyeol tiba-tiba saja datang dan menghampiri mereka berempat.
"dia sedang sedih" Jawab Baekhyun.
"sedih ? Apa dia sedang menangis?" Tanya Chanyeol . Chen mengangguk untuk menjawab pertanyaan Chanyeol.
Setelah mendengar jawaban dari Chen , Chanyeol tiba-tiba saja mendekati Jongin ia menundukkan tubuhnya agar sejajar dengan Jongin yang sedang duduk . Chanyeol mengangkat kepalanya dan mengusap rambut Jongin dengan pelan untuk menenangkan Jongin yang masih berada didalam pelukan Suho. Jongin diam saja karena ia merasa nyaman dengan usapan lembut dari Chanyeol.
Chen melirikkan matanya lagi kearah Sehun. Chen tersenyum senang saat melihat Sehun sedang menatap sinis kearah tangan Chanyeol . ' kena kau, Sehun' batin Chen .
"AAA, KALIAN ROMANTIS SEKALI SIHH" teriakan Chen menggema keseluruh penjuru kelas membuat murid-murid yang kebetulan berada dikelas menatap kearah mereka . Mereka melebarkan mata mereka saat melihat tangan Chanyeol sedang mengusap rambut Jongin dengan lebut.
"CHANKAI" teriak mereka " ahh kalian sangat romantis" kira-kira begitulah ucapan para murid. Sementara Jongin menangis semakin keras karena ia yakin setelah ini pasti Sehun akan menjauhiya dan mungkin ia harus melupakan Sehun.
TBC
Sorry ,pendek banget aku lagi buntu banget untuk ngelanjut chap 4 . Kalo kalian punya saran untuk kelanjutan ff ini boleh deh , kalo kalian mau ngeritik juga gapapa . Dan maaf sekali lagi atas semua typo yang ada dan ff yang pendek dan hancur ini hahahahaha.
