It's Hard To Keep This Feeling For You

LAST CHAPTER

- Kim Jongin

- Oh Sehun

- Park Chanyeol

- Byun Baekhyun

-Kim Joonmyeon

- Kim Jongdae

HunKai/Yaoi/School life / Drama (maybe)

MUNGKIN AKAN ADA BANYAK TYPO DISINI

Silahkan membaca . Happy reading

Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan . Dan itu adalah hal yang terberat menurut Jongin. Pernah ia berpikir untuk tidak bertemu orang - orang jika seperti ini. Tapi ini sudah menjadi keputusan yang tidak bisa dielakkan lagi.

"Hey Jongin-ah , ayo berenang,"Ajak Suho pada Jongin yang hanya berdiam diri di kamar villa yang kebetulan adalah milik Suho.

Jongin menggeleng ,lalu ia tersenyum sambil menjawab ,"Tidak hyung , aku lelah aku disini saja ."

"Yasudah kalau begitu aku berenang bersama yang lain ya ,"Ujar Suho . Jongin hanya mengangguk lalu tersenyum .

Hari ini adalah hari perpisahan kelas yang akan diadakan selama tiga hari dua malam di villa keluarga Suho . Teman-teman Jongin yang senang dan merasa nyaman dengan villa langsung menceburkan diri mereka ke kolam renang , sedangkan Jongin hanya berdiam diri di kamar.

Dihari perpisahan ini entah mengapa Jongin merasa gelisah , ia memang tidak ingin berpisah dengan teman-temannya yang selalu baik padanya dan tentunya ada satu lagi alasan mengapa ia tidak ingin berpisah dengan teman-temannnya . Alasan itu adalah Oh Sehun . Selama ini Jongin selalu berharap jika ia sekelas dengan Sehun maka ia akan berusaha berteman atau mungkin lebih tapi, apa yang ia pikirkan selama ini tidak berjalan dengan lancar . Dimulai dari adanya Luhan dan lainnya membuat ia semakin sulit untuk mendekati Sehun.

"Hahh..."Jongin menghela nafas , ia bangun dari posisi tidurnya dan mulai berdiri dan melangkah keluar . Mungkin menonton TV akan menghilangkan stressnya ini.

Jongin duduk di sofa yang menghadap kearah TV , Jongin larut dengan tontonannya sampai tidak menyadari jika ada seseorang yang berjalan mendekati sofa.

"Serius sekali,"Ujar orang itu. Jongin menoleh dan mendapati Sehun sedang duduk disebelahnya dan tersenyum manis padanya senyum yang sangat jarang diperlihatkan Sehun pada orang lain.

"Eh Sehun , kau tidak berenang?"Tanya Jongin agak canggung.

"Sudah tadi, kakiku sedang sakit jadi aku tidak bisa berenang terlalu lama ."

Jongin mengangguk mendengar jawaban Sehun lalu kembali larut pada tontonannya.

"Apa drama itu lebih menarik dari pada aku?" Gumam Sehun.

"Apa kau berbicara padaku?" Tanya Jongin pada Sehun.

"Tidak"

Lalu terjadilah keheningan diantara mereka . Jongin sedari tadi sudah mengantuk karena keheningan ini sementara teman-temannya yang masih berenang masih sangat berisik dan terdengar begitu ramai dibawah.

"Kau mengantuk?"Tanya Sehun tiba-tiba dan membuat Jongin kelabakan.

"Ti-tidak kok."

"Sudah tidur saja aku tahu kau lelah , lagipula aku tidak akan berbuat macam-macam kok,"Ujar Sehun.

"Tidak, tidak aku tidak tidur kok . Lagipula dramanya masih seru ."

"Yasudah kalau begitu."

"JONGIN...JONGIN,"Teriak Chen dari bawah . Jongin yang dipanggil segera berjalan kearah balkon.

"Apa?"

"Apa kamar mandi diatas kosong?"Tanya Chen .

"Kurasa iya ,"Jawab Jongin.

"Bagus , aku akan mandi diatas."

Chen berjalan menuju keatas sedangkan Jongin kembali duduk dan menikmati drama yang sedang ia tonton.

"Oh .. Pantas saja Jongin betah diatas,"Ujar Chen saat melihat Jongin yang sedang duduk disebelah Sehun. Jongin yang sadar dengan ucapan Chen hanya mendelikkan matanya kesal , sedangkan Sehun hanya tersenyum tipis memperhatikan wajah lucu Jongin.

"Sudah sana kau mandi saja , dasar menyebalkan,"Ujar Jongin.

"Dasar bocah,"Ujar Chen pada Jongin.

"YAK!"

.

.

.

.

Malam ini ,adalah acara bebas , jadi teman-temanku memanfaatkannya dengan bermain bersama teman-teman dekatnya sama seperti Jongin , Jongin sedang duduk di sofa bersama Chanyeol sambil sesekali tertawa karena candaan Chanyeol.

"YA! Sehun-ah jangan makan Cokelatnya sendiri ,aku juga mau ,"Teriak Tao , salah seorang teman dekat Sehun. Jongin yang mendengar nama Sehun refleks menengokkan kepalanya kesumber suara , sedangkan Chanyeol hanya tersenyum miris melihat itu. Chanyeol tahu Jongin masih sangat menyukai Sehun apalagi sekarang Sehun mulai berani mendekati Jongin.

"Ini, untukmu,"Ujar Sehun pada Tao.

"Ya! Masa cuma satu, itukan cokelatku Hun,"Protes Tao.

Jongin sebenarnya ingin tertawa melihat kelakuan mereka berdua yang jarang sekali mereka perlihatkan,tapi lagi-lagi Jongin menahan tawanya dan malah menatap Sehun degan tatapan heran dan kembali mengobrol bersama Chanyeol.

"Luhan-ah kemarilah ,"Panggil Xiumin .

"Ne."Luhan datang dan tersenyum sangat manis pada semua teman-temannya bahkan ia juga menyapa semua orang yang ada disitu.

"Hai Sehun,"Sapa Luhan pada Sehun. Sehun yang disapa oleh Luhan hanya menggumam lalu berjalan menuju balkon, diikuti Tao.

"Sabar ya ,Lu,"Ujar Xiumin menenangkan Luhan. Luhan hanya mengangguk . Jongin yang berada disamping mereka hanya diam sambil mengobrol lagi dengan Chanyeol sambil mendengarkan apa yang mereka bicarakan.

"Lu, sebenarnya ada apa denganmu dan Sehun?" Tanya Kris .

"Kenapa ia dingin sekali padamu?" Lanjut Kris.

"Kurasa dia sudah menolakku secara terang-terangan ,"Jawab Luhan.

"kenapa kau menyimpulkan seperti itu?" Tanya Kris lagi . Jongin semakin menajamkan pendengarannya dan berhenti mengobrol dengan Chanyeol tapi masih menghadap kearah Chanyeol.

"Lihat saja tadi tingkahnya , kelihatan sekali jika ia menghindari Luhan . Setiap Luhan datang pasti ia akan segera pergi menjauh." Kali ini yang menjawab pertanyaan Kris adalah Xiumin karena Luhan sepertinya enggan untuk menjawab Kris.

Kris yang mendengar jawaban dari Xiumin menyeringitkan dahinya .

"Tapi, kenapa Sehun jadi begitu padamu? Memangnya kau melakukan sesuatu?"Tanya Kris lagi.

"Aku mengakui perasaanku padanya saat diperjalanan kemar,"Jawab Luhan .

Jongin yang mendengar itu langsung terdiam . 'Jadi dia menyatakan perasaannya dan ditolak?'Batin Jongin.

"Jongin-ah!"Panggil Chanyeol cukup keras.

"Ne?"Jawab Jongin.

"Mau mendengarkan lagu? Kebetulan aku baru meng aransemen lagu ,"Tawar Chanyeol pada Jongin. Jongin tersenyum mengiyakan tawaran Chanyeol . Chanyeol memakaikan headphone pada Jongin tapi,tiba-tiba.

PLUK

"Eh? Siapa yang melemparkan cokelat ini?" Tanya Jongin pada semua orang yang ada di ruangan itu. Tidak sengaja Jongin menengok kearah Sehun yang sedang menatapnya Jongin yang tidak mengerti dengan tatapan Sehun segera mengalihkan pandangannya . Entah mengapa Jongin merasa Sehun tidak suka jika ia dekat-dekat dengan Chanyeol.

"Hey... Sehun kemana kau lempar cokelatku ?" Tanya Tao .

Sehun hanya diam sambil tetap menatap Jongin dan Chanyeol yang sedang menikmati lagu . Lebih tepatnya Jongin yang menikmati lagu.

Jongin sebenarnya ingin kembali melihat kearah Sehun tapi,ia takut dan ia akan semakin tidak mengerti dengan tatapan Sehun itu.

.

.

.

Keesokan harinya semua anak yang mengikuti acara perpisahan sudah dikumpulkan sejak pagi . Rencananya mereka akan berkumjung kebeberapa tempat wisata yng terkenal disini.

"Nah, anak-anak setelah kalian selesai makan,kita akan berangkat ke tempat wisata pertama . Jadi ayo selesaikan makan kalian dan kita akan pergi segera."Komando salah satu orang tua yang ikut kami untuk mengawasi acara perpisahan kami.

Setelah selesai bersiap dan sarapan seluruh anak yang ikut dalam perpisahan ini segera berkumpul diluar villa dan masuk menuju mobil masing-masing yang sudah ditentukan sejak awal mereka datang kesini.

Mobil yang Jongin,Chen,Suho, dan Baekhyun adalah mobil milik Suho. Suasana di mobil sangatlah ramai .Jongin, dan yang lainnya menyanyi bersama,tertawa,dan bercanda tapi,tia-tiba saja Jongin terdiam . Ia tiba-tiba terpikir jika mungkin saja ini adalah hari terakhir mereka bertemu . Karena saatmasuk Universitas nanti mmerekaakan terpisah . Dari yang Jongin tahu , Suho ingin melanjutkan kuliahnyadi Oxford University,sedangkan Jongdae dan Baekhyun ingin melanjutkannya di Kyunghee University , dan Jongin ia ingin masuk ke Seoul National University dan ia berharap bisa masuk kesana dari jalur beasiswa dan semoga saja nilainya bisa bagus untuk masuk kesana.

"Hey Jong."Jongdae mengguncang tubuh Jongin.

"Y-ya,"Jawab Jongin gelagapan.

"Kau melamunkan sesuatu?"Tanya Chen penasaran.

'Ti-tidak kok."

"Sudahlah Chen , paling dia memikirkan Sehun ,"Ujar Baekhyun sambil melemparkan seringai jahil kearah Jongin .

"Oh ,ternyata karena si Oh Sehun itu yaa..."Kali ini Chen,Baekhyun dan Suho mulai menggoda Jongin dengan tatapan mereka dan kata - kata yang keluar dari mulut mereka.

"O..Ow , sepertinya Jonginnie kita sudah besar lalu siapa yang akan dipilihnya antara Sehun dan Chanyeol ya,"Ujar Baekhyun.

"YAK! Baekhyun apa maksudmu eoh?" Tanya Jongin bingung,kenapa tiba-tiba ada nama Chanyeol .

"Ish...Jong! Kau ini pekalah , jelas-jelas Sehun dan Chanyeol itu menyukaimu okay."

"Hah?"

"Ish.. Sudahlah sekarang aku mau tanya padamu,"Ujar Baekhyum antusias.

"Tanya saja,"Jawab Jongin sambil memejamkan matanya yang terasa berat.

"Jika , nanti Chanyeol dan Sehun menyatakan perasaan padamu disaat yang bersamaan , Siapa yang akan kau terima?"Tanya Baekhyun penasaran . Chen yang berasa disebelah Baekhyun segera menajamkan telinganya begitupula dengan Suho. Lain pula dengan Jongin yang langsung membuka matanya yang tadi terpejam.

"Siapa Jong? Ayo cepat jawab!"

"Aku..."

"Sepertinya aku akan memilih Sehun."

.

.

.

.

Tidak terasa acara perpisahan ini sudah berakhir dan sekarang mereka tengah berkumpul untuk pulang ke rumah masing-masing.

"Anak-anak , kali ini kalian makan di mobil . Silahkan ambil makanan dan langsung mauk kemobil . Okay ?'

"Okay"

"Wah , tak terasa ya kita sebentar lagi akan punya jalan masing-masing,"Ujar Baekhyun.

"Iya , padahal aku masih mau bersama kalian ."Kali ini Chen yang berbicara.

"Aku juga,"Jawab Jongin.

"Sudahlah kita akan berkumpul kembali nanti . Sekarang berjanjilah kita akan masuk ke Universitas terbaik dan akan bertemu setiap minggunya dan akan tetap menjalin hubungan yang baik Okay,"Ujar Suho.

"OKAY."

.

.

.

.

Hari kelulusanpun tiba . Jongin sangat bersyukur ia bisa mendapat nilai tertinggi di Sekolah dan tentunya ia bisa masuk ke Universitas yang ia cita-citakan.

"Jongin,"Panggil seseorang . Jongin yang merasa dipanggil menengokkan kepalanya dan mendapati seorang Oh Sehun sedang berlari kearahnya dengan senyum lebar diwajahnya.

"Hai, Sehun. Selamat ya nilaimu memuaskan,"Ujar Jongin.

"Terimakasih dan ini untukmu."Sehun menyerahkan sebuah buket bunga yang indah untuk Jongin.

"Wah, indah sekali. Terimakasih Sehun aku menyukainya."

"Jongin,"Panggil Sehun.

Jongin yang tegah menghirup aroma dari bunga pemberian Sehun mengalihkan pandangannya kearah Sehun.

"A-aku...emm sebenarnya,"Ujar Sehun terbata-bata .

"Sebenarnya kenapa?"Tanya Jongin penasaran dan tanpa mereka ketahui Chen,Suho , dan Baekhyun sedang menguping mereka . Awalnya Chen,Suho,dan Baekhyun ingin menghampiri Jongin setelah membeli minuman tapi, karena ada Sehun yang tengah memberikan bunga pada Jongin mereka segera bersembunyi dan melihat apa yang akan terjadi.

"Sebenarnya aku menyukaimu. Saranghae ,"Ujar Sehun. Jongin yang mendengar pernyataan dari Sehun membelalakkan matanya kaget. Begitu pula dengan ketiga teman Jongin yang tengah menguping bahkan Suho sudah membekap mulut Chen dan Baekhyun yang sudah siap berteriak.

"Bagaimana? Aku-aku tidak ak-"

"Aku mau ,"Jawab Jongin memotong kalimat Sehun.

"Jinjja? Kau mau?"Tanya Sehun memastikan . Jongin mengangguk mengiyakan.

"Ah, Jongin aku menyayangimu."Sehun langsung menarik Jongin kepelukannya karena merasa sangat senang.

"Wah ... Sepertinya kita akan mendapat pajak jadian nih,"Ujar Chen .

Jongin segera melepaskan pelukannya dari Sehun saat mendengar suara temannya itu.

"Ka-kalian, sejak kapan ? Kalian mendengar semuanya?" Tanya Jongin malu.

"Kami sudah disini sejak Sehun memberikan buket bunga padamu,"Jawab Suho.

"Apa?!"

"jadi berikan kami pajak jadian ya Oh Sehun, Kim Jongin."

Maaf kalau terlalu pendek

END