~LOST SAGA~ STORY OF GUMIHO.

Lost saga © Kreon.

Author : Ryuzaki-Nordwand

Creative : Sakurai-Akaato

Chapter 9 – "The Nine Tail Fox"

Cerita sebelumnya : Ragna yang hampir saja kalah melawan Wicth & Ghots akhirnya bisa berbalik menang karena mendapat bantuan dari pelayan setianya (Gumiho),Ragna yang terluka parah akibat pertarungan tersebut akhirnya diselamatkan oleh Gumiho,karena lukanya Ragna pun Hilang kesadaran dan pingsan,Dan dilain pihak pemimpin "Legiun" sedang merencanakan sesuatu,bagaimanakah nasib Ragna dan "Orde" Mari kita simak...

Author : Sejak makhluk hidup lahir,tibalah saat pemilik teknologi berdiri di puncak... aku sangat beruntung bisa menyaksikan kejadian terbesar dalam 3,6 miliar tahun.. yah.. mungkin.. (dengan gaya sok cool)

Creative : Cuih,... kejadian terbesar apaan, Yang kau simak Cuma pergantian tahun 2013 ke 2014 lol... (menghina)

Author : Wah.. enggak seru lho kan gw Cuma mau melebih – lebihkan...

Creative : melebih – lebihkan nenek mu... sudah ayo kita lanjutkan ini cerita

Author : Roger...

Didunia tempat yang entah dimana (Alam bawah sadar Ragna) terlihat "Ragna" yang sedang duduk di sebuah kursi dan bergaya layaknya ilmuan yang jenius...

Ragna : Yah... dulu kita pernah berdebar mendengar bunyi dari kata – kata yang bahkan artinya Enggak kita ketahui dan menyebutnya berulang – ulang di tengah kota,misalnya : FELLAAARY,OBLIGASI,NASIONAL,OMANN... ,,CHINSUKO (Kalau tidak paham silahkan beronsultasi dengan Mbah Google),lalu yang terpenting "Bakpao"

Author + Creative tiba – tiba masuk ke dalam alam bawah sadar Ragna,dan juga bergaya layaknya ilmuan.

Author : kalu begitu di zaman ini kalau "Bakpao" pasti "Imuraya" *menjelaskan* (maaf kalau anda sekalian kurang mengerti karena ini adalah hasil survei dari si Creative,jadi kalau anda tidak mengerti silahkan beronsultasi dengan Mbah Google)

Creative : Ya, tentu saja sangat meyakinkan kalau perdamaian dunia akan terwujud di "Imuraya" (menjelaskan juga)

Ragna : Ohh... Khorosho Imuraya... (maaf tolong jangan di perdebatkan karena saya juga tidak mengerti)

Ragna : Hmm... aku yang menakjubkan ini tahu kalau "Bakpao Slime" Nan lembut ini Adalah... (Tiba – tiba tersadar dan membuka matanya)

Ragna : What... Opp*i... (sambil mimisan)

Terlihat Gumiho yang sedang berada di atas Ragna (jangan ada pikiran mesum dulu ya...) sedang tersenyum melihatnya..

Ragna : Yang pertama kali kulihat begitu terbangun oleh bobot yang bagaikan terbungkus oleh katun tulen tersebut... adalah..., yah... mungkin karena kebiasaan menyedihkan pria, bukan wajahnya yang dilihat tapi belahan **** mugil nan lembut... Eh.. kok aku jadi ikut – ikutan lebay kayak Author... (-_- )'

Gumiho : Selamat pagi "Tuan Ragna" Apakah Tidur anda nyenyak... ? (Sambil tersenyum manis)

Ragna : Hei.. Bodoh... kenapa kau berada di atasku... kau ingin kehilangan akal sehat ku ya... (face Kesal)

Gumiho : Maa... Ma... Maafkan saya, Karena saya tidak sabar menunggu "Tuan Ragna" siuman.. tanpa sadar saya... (Face Memerah)

Ragna : (Sambil menahan darah yang keluar dari hidungnya) Yah – yah untuk kali ini aku maafkan... tapi yang terpenting sekarang aku ini ada dimana ? dan apa saja yang terjadi ketika aku tidak sadar.. ?

Gumiho : "Tuan Ragna" Sekarang masih berada di hutan perbatasan "Orde" dan "Legiun", serta "Tuan Ragna" sudah tidur kurang lebih 3 hari... (sambil tersenyum manis)

Ragna : Ti...ti... tiga hari... Terus bagaimana dengan kedua orang yang menyerangku... ? (Face bingung)

Gumiho : Kalau mereka... Sudah saya kalahkan.. (Dengan santainya bicara)

Ragna : Apa... bagaimana bisa... (kaget)

Gumiho : Tentu saja.. (sambil tersenyum), oh iya saya sudah menyiapkan sarapan untuk "Tuan Ragna" karena "Tuan Ragna" sudah berhari – hari tidak makan pasti sekarang Tuan merasa laparkan... ? (sambil tersenyum manis)

Ragna : Hm.. baiklah... (agak memerah)

Sementara itu di suatu tempat di menara Legiun terlihat dua orang yang sedang terluka parah.

Witch: sial... siapa gadis penganggu itu beraninya menggangu tugas kita (sambil memegang tangannya yang terpotong akibat cakaran Gumiho)

Ghost : betul... bahkan dia dapat menyerangku dalam wujud "Hantuku"(Sambil memegang dada nya untuk menghentikan pendarahan)

Tiba-tiba terdengar suara dari ke jauhan ...

Suara : Gadis rubah itu adalah salah satu dari Legendary Heroes (Rare Heroes) yang bernama "Gumiho" atau yang biasa disebut "Nine Tail Fox"

Witch & Ghots : (berlutut memberi hormat) "Tuan"...

Pemimpin Legiun : (Melempar Bata Kearah Witch & Ghots)

Pemimpin Legiun : Cih sudah berapa kali aku katakan jangan panggil aku dengan sebutan "Tuan"

Witch & Ghots : Maafkan Kami "Nona" ( T_T ) (sambil memegang kepala mereka yang benjol akibat di lempar batu bata)

Witch : Maafkan Kami "Nona" kami berdua sudah gagal dalam menjalankan tugas yang "Nona" berikan... (sambil berlutut)

Pemimpin Legiun : Baik... Untuk kali ini aku maafkan, karena "Gear Legendaris" itu tidak ada... yang terpenting aku punya misi baru untuk kalian berdua..

Witch & Ghots : Baik.. apapun perintah "Nona" akan kami laksanakan...

Witch & Ghots : (telepati) Malangnya nasib kita Bukannya disuruh menyembuhkan luka malah disuruh Menjalankan misi baru memang dia paling cocok disebut "Nona Besi Baja"... (T_T )

Pemimpin Legiun : (menatap sinis)

Witch & Ghots : (panik)

Kebali lagi ke Hutan Perbatasan "Orde" dan "legiun"

Ragna : Hey.. Bodoh, sudah berapa kali aku bilang... (belum selesai bicara)

Gumiho : "Jangan ikuti aku" Benarkan itu "Tuan Ragna",jadi apakah saya boleh ikut dengan "Tuan" sekarang, kemanapun "Tuan" Pergi (Dengan mata yang berbinar - binar)

Ragna :Dafuqq... akh... Sialan Mau kubunuh kau (sambil mengancungkan Pedangnya dengan kesal )

Gumiho : Ma... Ma... Maafkan Saya ... Saya Cuma bercanda saja Tolong "Tuan Ragna" jangan marah... (panik)

Ragna : Hah.. Bercada Katamu ... ! (dari tubuh ragna mulai mengeluaran aura hitam)

Gumiho : Gomenasai... Gomenasai... Gomenasai... (Sambil Gemetaran)

Ragna : (menaruh kembali pedangnya dan juga mulai menghilangkan Aura Hitamnya)

Gumiho : Maafkan.. saya "Tuan Ragna" saya memang bersalah Tolong jangan hukum saya... (sambil Berlutut)

Ragna : (mengela nafas) Yah.. baiklah..

Gumiho : Terimakasih... "Tuan Ragna" (sambil Tersenyum)

Ragna : Ayo cepat kita pergi...

Gumiho : "Tuan Ragna" Tidak menyuruh saya untuk pergi menjauh..., bukan kah "Tuan Ragna" Tadi bilang kalau saya tidak Boleh mengikuti "Tuan Ragna" (face murung)

Ragna : eh.. itu hah... sudah tidak usah dibahas ... jadi kau mau ikut atau tidak... (agak memerah)

Gumiho : Ya... (sambil tersenyum)

To Be Continued...