Meo'D Tenguh: akan terjawab dichapter ini

The invichibele Shinigami: akan terjawab di chapter ini

Untuk yang lainnya terimakasih udah ngasih saya dukungan

Langsung aja ke kecerita

.

Disclamer

Naruto dan fairy Tail bukan punya saya. Saya hanya meminjam karakternya.

Naruto & Fairy Tail: God Slayer

Genere T & M

Pairing: Naruto X Erza

Warning: abal, Gaje, OOC, OC, Typo.

.

.

Chapter 4

.

Sihir naruto dan Sasuke hampir bertubrukan saat kedua sihir nauto dan Sasuke bertubrukan.

BLARRR

Terjadi ledakan yang cukup besar dan menimbulkan asap yang sangat banyak. Saat asap itu menghilang terlihat sosok pemuda berambut kuning berjubah hitam yang berdiri sedangkan satu pemuda berambut hitam pantat ayam menabrak sebuah tembok yang akhirnya tembok itu retak. Si pemuda pirang a.k.a Naruto menghampiri pemuda berambut hitam pantat ayam a.k.a Sasuke.

"bunuh aku sekarang Naruto" ucap Sasuke yang terdengar seperti suara permintaan.

"untuk apa aku membunuh mu Sasuke, aku akan mengajak mu ke guild ku" balas naruto yang menghampiri tubuh Sasuke yang tidak bisa bergerak.

"maksudmu apa. Aku ikut kau ke Fairy Tail" tanya Sasuke dan dijawab anggukan oleh Naruto "kenapa kau tidak membunuh ku saja, bukan kah itu misi mu" tanya Sasuke yang sekarang sedang dibopong oleh Naruto dan berjalan bersama.

"alas an pertama karna kau pantas mendapat kan permintaan maaf, karna kau pasti tidak punya uang mengiangat kau seorang diri, lalu alas an kedua aku ingin kita berpatner dalam menyelesaikan suatu misi alas an ketiga kau itu penyihir hebat dan pantas masuk kedalam Fairy Tail, alas an kempat dan terakhir aku akan memberi mu suatu hadiah nanti di Fairy Tail" jawab naruto panjang lebar sambil berjalan kearah gedung pemerintahan.

Naruto dan Sasuke sampai di Gedung pemerintahan dan pemerintah dikota itu memafkan kelakukan Sasuke karna mengingat keuangan Sasuke.

"baiklah aku memafkan mu, aku akan mengerti, tapi kalau kau bertindak seperti itu lagi jangan harap aku akan memaafkan mu" ucap pemirintah Mamuko a.k.a Kuno

"kalau dia seperti itu lagi aku yang akan membunuhnya Kuno-san" balas Naruto dengan senyum sedangkan Sasuke hanya tersenyum tipis dibalik wajah datarnya.

"ternyata kau berhati mulia ya Naruto" batin Sasuke

"baiklah ini bayarannya" ucap Kuno yang memberikan amplop berwarna coklat yang tebal dan berisi jutanan jewel.

"baiklah terimakasih" ucap Naruto dan pergi dari gedung pemerintahan dengan mengendong Sasuke dibahunya.

Diperjalanan Sasuke dan Naruto berbincang-bincang banyak hal, sebelum ke stasiun untuk pulang Naruto dan Sasuke pergi kerestoran untuk makan.

"aku pesan mie ramen satu ukuran biasa dan minumannya jus jeruk" ucap Naruto kepada pelayan "kau mau apa Sasuke" tanya Naruto kepada orang didepannya.

"sup tomat dan jus tomat saja" jawab sasuke, dan pelayan segera mencatatnya dan pergi kedapur untuk membuatkannya. "memang hadiah apa yang ingin kau berikan" tanya Sasuke kepada Naruto yang penasaran akan hadiah Naruto

"nanti kau tahu yang jelas kau akan senang, ciri-ciri hadiahnya adalah ada warna pirang dan bisa bergerak atau lebih tepatnya mahluk hidup" jawab naruto dengan santai. "oh yak au bisa menggunakan sihir dari mana Sasuke, setahu ku waktu itu kau tidak bisa menggunkan sihir" tanya naruto yang penasaran akan perubahan sasuke.

"oh itu aku bertemu sensei ku dulu, tapi sekarang sudah meninggal gara-gara melindungi ku" jawab Sasuke. Dan dibalas anggukan oleh naruto. Sang pelayan segera datang dan membawa pesanan mereka. Naruto dan Sasuke segera makan.

.

.

.

DIMARKAS FAIRY TAIL

Pintu terbuka dengan keras dan memperlihatkan seseorang pemuda berambut orange memakai jaket hijau yang dibiarkan terbuka memperlihat kan kausnya dan juga memakai kacamata orang itu bernama Loke.

"ERZA KEMBALI" teriak Loke dan semua yang ada didalam guild yang tadinya berisik, menjadi diam bahkan Natsu dan Gray yang tadinya bertengkar menjadi berpelukan tanda sahabat.

"apa Erza sebegitu pengaruhnya terhadap guild ini" batin Lucy yang menatap kearah pintu dan memperlihatkan seorang wanita yang cantik dengan rambut merah yang digerai memilki mata coklat, serta memakai baju zirah dan rok pendek.

"ketika aku pergi aku mendengar beberapa rumor yang mengenai Fairy Tail membuat masalah" ucap Erza "aku tahu master memaafkan kalian tapi aku tidak" lanjut Erza dan menatap ke pojok bar melihat seorang perempuan hanya memakai tanktop berwarna biru sedang minum.

"Cana kalau aku lagi bicara jangan minum" ucap Erza, sang gading bertanktop biru yang beranama Cana tersedak akibat panggilan Erza."Vistar menarilah diluar" tambah Erza "Wakaba kau mengotoru meja" lanjut Erza "Nab jangan hanya memandangi papan misi seperti itu ambilah suatu misi atau pekerjaan" ucap Erza "Macao" ucapan Erza terhenti dan menghela nafas.

"katakan seseuatu" ucap Macao dengan sedikit kesal

"kalian membuat masalah saja" ucap Erza "tapi kali ini aku biarkan" lanjut Erza "apa ada Natsu dan Gary" tanya Erza, sedangkan Natsu dan Gray yang dipanggil memucat.

"i…i…iya Erza hari ini kami selalu bersama" ucap natsu dan Gray dengan tergagap dan gemeteran serta keringat yang keluar cukup banyak.

"kadang-kadang sahabat baik juga akan selalu bertengkar" ucap Erza "tapi aku senang melihat kalian bersama" lanjut Erza dengan senyum dan tiba-tiba senyumnya digantikan dengan muka serius "yang aku dengar dari rumor-rumor selama aku pergi ada anggota baru, mana anggotannya aku ingin melihatnya, apa kah dia pembuat kekacauan atau tidak" ucap Erza yang membuat semua mematung dan tiba-tiba ada suara seoarang lelaki.

"aku orangnya Erza-chan memang kenapa kalau aku pembuat onar" tanya seseorang itu yang diketahui adalah naruto yang berdiri disamping Sasuke. Tiba-tiba tubuh Erza mematung dan berlari kearah naruto dan memeluknya dengan meneteskan air mata \.

"Naruto-kun hiks….hiks….hiks mana janjinya katanya hiks…hiks….hiks akan selalu ada untuk ku" ucap Erza disela tangisnya

"maaf kan aku Erza-chan aku harus berlatih agar bisa melindungi mu," ucap naruto yang memembalas pelukan Erza kemudian mencium kening Erza dengan kasih sayang. Semua anggota guild yang melihat itu tidak bisa berkata apa-apa melihat Erza menangis bahagia didalam pelukan Naruto. Kemudian Erza melepas pelukannya kepada Naruto.

"Naruto-kun sekarang tidak usah melindungi ku aku sudah kuat kok mungkin jauh lebih kuat dari mu" ucap Erza dengan senyum manis yang membuat Naruto tidak tanahn untuk menciumnya, walaupun didalam guild.

CUP

Kecupan singkat antara bibir naruto dan Erza. Semua orang bertambah shok atas perbuatan Naruto. Biasanya kalau lelaki yang menggodanya langsung dihajar tapi kali ini dibiarkan saja padahal dicium pikir seluruh anggota guild.

"hey kalian jangan menatap kami seperti itu" bentak Erza kepada semua anggota guild lalu Naruto hanya tersenyum.

"sudah biarkan saja Erza-chan" ucap naruto "walaupun kau sekuat apapun kau adalah wanita Erza yang harus dilindungi" lanjut Naruto sedabgkan Erza yang mendengar hanya merona akhirnya kemesraan mereka harus berakhir berkat Sasuke.

"hey naruto mana hadiahnya" tanya Sasuke yang sudah tidak sabar

"kau seperti anak kecil teme" balas Naruto "hadiah mu itu" tunjuk naruto kearah Lucy sedangkan Sasuke melihat apa yang ditunjuk oleh naruto menelan ludah. Lucy pun yang melihat Sasuke didepan pintu hanya merona. Kemudian Lucy berlari kearah Sasuke dan memeluknya.

"kau kemana saja baka baru muncul sekarang" tanya Lucy dengan emosi didalam pelukan Sasuke

"aku latihan dulu agar aku bisa melindungi mu layaknya seorang pangeran yang melindungi cinderalanya" jawab Sasuke dengan senyum sedang kan Lucy yang mendengar hanya tersenyum.

"ternyata bukan hanya aku yang mendapat pelukan sepesial hari ini dari seseorang yang sangat sepesial" ucap naruto dengan senyum.

Setelah beberapa jam mereka bersama Sasuke memperkenalkan diri kalau dia yang membuat kota Mamuko ketakutan tapi Sasuke perlu uang untuk hidupnya akhirnya semua anggota bisa mengerti.

"Sasuke kau mau cap Fairy Tail berwarna apa dan diamana" tanya Mira yang membawa cap Fairy Tail

"di bahu kanan warna biru dongker aja" jawab Sasuke. Mira segera memberitanda Fairy Tail di bahu kanan Sasuke.

Naruto, Sasuke, Natsu, Gray, Lucy, Erza dan Mira sedang berkempul satu meja dan mengobrol bersama. Mereka semua shok pas tahu kalau Naruto memang Darkness God Slayer dan dilatih langsung oleh Rikudo Sanin bahkan Naruto juga memberi tahu kalau jubah yang ia pakai adalah jubah Rikudo dulu. Semnjak saat itu naruto menjadi penyihir tingkat S.

"oh iya Naruto-kun kau bisa mendapatkan mata kanan yang cocok dengan mu dari mana" tanya Erza yang bingung karna warna mata berwarna biru saffir itu susah dicari.

"maksud mu apa Erza" tanya natsu. yang bingung

"dulu waktu kami masih di menara surga, Naruto-kun menolong ku agar mata ku tidak diambil tapi malah mata Naruto-kun yang diambil" jawab Erza "kau mendapatkannya dari mana Naruto-kun" tanya Erza lagi, dan yang dimaksud Erza adalah mata sebelah kanan

"kalau mata ini aku mendapatkannya dari Tou-san, dan mata ini juga mata sihir atau bisa dibilng mata Sharinggan, tapi mata Sharingan ku berbeda dengan Sasuke, kalau Sasuke mampu menggunkan seluruh kemampuan mata ini sedangkan aku hanya bisa menggunakan setengahnya lebih tepatnya lagi aku hanya bisa menggunakan Amaterasu atau bisa disebut api hitam abadi" jelas Naruto panjang lebar.

"oh jadi begitu baguslah kalau Naruto-kun kalau mendapat mata itu dan dijadikan sebagai mata haraopan atau mata yang dihunakan untuk kebaikan, dan juga aku salut Naruto-kun mampu menguasai sihir kegelapan tanpa masuk kedalam kegelapan" ucap Erza

"terimakasih Erza-chan" balas Naruto yang duduk disamping Erza dan mencium kening Erza.

"kalau mau bermesraan jangan disini Naruto" bentak Gray

"hahaha maaf" ucap Naruto "lebih baik pakai pakaian mu dulu Gray" lanjut Naruto Naruto dan Gray langsung ngacir mencari pakaiannya

"kalau mau telanjang jangan disini artis porno" ejek Natsu kepada Gray.

"diam kau anak naga" bentak Gray yang sudah memakai celananya.

"Natsu, Gray, Naruto, Sasuke dan Lucy aku punya permintaan" ucap Erza "aku mendengar masalah lain dalam misi ini, seharusnya master yang menentukan masalah ini, tapi aku harus bertindak cepat aku mau kita semua bekerja sama, mau kah kalian satu tim dengan ku" tanya Erza kepada semuannya

"apa masudnya" tanya Lucy bingung

"Erza memninta tim ini tidak terjadi sebelumnya" sahut Gray

"kita akan pergi besok pagi jadi bersiap lah" ucap Erza

"tidak pernah kubayangkan Erza satu tim dengan natus dan Gray, belum lagi ditambah Sasuke, dan Naruto yang termasuk penyihir tingkat S walaupun kekuatan Sasuke dan naruto masih belum sempurna bahkan masih jauh dibawah sempurna" ucap Mira "ini akan menjadi tim terkuat di Fairy Tail" lanjut Mira

"mungkin ini akan menjadi petualangan dan kisah romantic yang menyenangkan Tou-san" batin naruto

.

.

.

Bagaimana Misi yang akan mereka hadapi apakah akan menentukan nyawa mengingat Erza adalah penyihir tingkat S, kita lihat di chapter depan.

TBC

Gomen kalau pendek.

Nanti saya akan berikan Flashback NaruErza dan SasuLucy mungkin dichapter depan juga flashbacknya diantara mereka, tinggal pilih mau NaruErza dulu atau SasuLucy itu seterah kalian para pembaca