Oke karna para pembaca menginginkan NaruErza saya akan Flashback naruErza tapi hanya sedikit soalnya Flasback naruErza adalah rahasia nanti untuk melwan Jellal
Terimakis atas dukungannya, langsung aja ke TKP
.
Disclamer
Naruto dan fairy Tail bukan punya saya. Saya hanya meminjam karakternya.
Naruto & Fairy Tail: God Slayer
Genere T & M
Pairing: Naruto X Erza
Warning: abal, Gaje, OOC, OC, Typo.
.
.
Chapter 5
.
STASIUN MAGNOLIA
"kenapa aku harus satu tim dengan mu mata artis prno" teriak natsu dengan marah karna satu tim dengan rical sang penyihir es. Gray Fullbuster.
"itu kata-kata ku mata anak naga" balas Gray dengan marah karna dipnggil artis porno dan satu tim dengan Natusu rivalnya di guild. "jika Erza perlu bantuan aku saja cukup mata sipit" lanjut Gray dengan emosi.
"hey hey kalian jangan bertengkar kalau Erza melihat pasti kalian akan diceramahi panjang lebar" ucap naruto tiba-tiba karna dari tadi sudah bosan melihat mereka bertengkar bagaikan kucing dan anjing "kalau kalian masih ingin bertengkar silakan, tapi aku tidak akan membantu kalian kalau di ceramahi panjang lebar walaupun aku kekasihnya" lanjut naruto dengan stay coolnya.
"tapi naruto aku tidak terima dipanggil artis porno olehnya" balas Gray dengan nada yang bagaikan mengadu ke Naruto.
"kau juga memanggil ku anak naga" balas Natsu kepada Gray.
"sudah cukup kalau kalian bertengkar lagi, jangan harap aku akan memohon ke Erza untuk memaafkan kalian" ucap Naruto yang berjalan kearah mereka. Sasuke dan Lucy yang melihat itu hanya menggelengkan kepala saja.
"Happy apa mereka selalu seperti itu" tanya Sasuke kepada kucing biru yang memilki sayap putih untuk terbang.
"aye Sasuke" jawab happy seperti biasa. Sasuke yang mendengar itu hanya menggelngkan kepala lagi. Sasuke mengingat perkatan Mira 'Natsu dan gray akan selalu berkelahi kalau tidak ada Erza'. Sasuke yang mengingat itu hanya swatdrop karna mereka hanya takut dengan Erza.
"maaf kan aku, apa kah lama menunggu ku" tanya seseorang yang baru datang memilki rambut merah, memakai zirah, dan rok pendek berwarna biru. Natus dan Gray yang sedang bertengkar mendengar suara itu langsung berpelukan.
"Erza-san/Erza" ucap Lucy dan Sasuke bersamaan karana Erza datang dan memberhentikan perdebatan Natsu dan Gray. Lalu Sasuke dan Lucy swatdrop termasuk sang kekasih Naruto Uzaumaki, juka ikut swatdrop melihat barang yang akan dibawa oleh Erza.
"persiapan yang bagus" tanya Erza kepada rekan satu timnya.
"apa itu tidak terlalu banyak" batin Lucy dan Sasuke yang masih swatdrop akan barang bawaan Erza yang begitu banyak sampai bertumpuk-tumpuk.
"Erza-chan kau yakin membawa itu semua" tanya naruto yang mulai tenang dan kembali kesifat stay coolnya. Dan dijawab oleh erza hanya anggukan. "apa itu tidak terlalu banyak" tanya Naruto lagi kepada Erza.
"tentu tidak Naruto-kun" jawab Erza dengan senyum manis. Sedangkan Natus dan Gray masih berpelukan.
"mari kita berusaha hari ini" ucap mereka bersamaan. Naruto, Sasuke, dan Lucy yang melihat swatdrop tinglat atas akan kelakuan mereka berdua.
"mari kita berusaha" balas Erza dengan senyum. Tak jauh dari sana Natsu dan Gray kembali berdebat dan bertengkar. Naruto dan Sasuke swatdrop melihat mereka kembali bertengkar. Sedangkan Lucy dan Erza sedang pergi untuk membeli membeli tiket kereta.
"Erza-chan aku punya satu permintaan" ucap naruto kepada Erza yang usdah datang sedangkan yang lainnya hanya bertanya apa yang akan diminta oleh Naruto.
"apa itu Naruto-kun, katakana saja" tanya Erza dengan senyum manis.
"aku ingin kita bertarung setelah sepulang misi ini, aku dengar kalau kamu penyihir tingkat S Erza-chan jadi aku ingin bertarung" jawab Naruto yang muklai memasuki kereta.
"baiklah, aku tahu kalau naruto-kun Darkness God Slayer, tapi kekuatan itu masih jauh dibawah sempurna, jadi aku masih bisa untuk mengalahkan mu dengan mudah" ucap Erza yang juga memasuki kereta.
"ya baiklah apa kata mu saja Erza-chan" balas Naruto.
.
.
.
Dialam kereta saat sudah berjalan. Pemuda berambut pink yang kita kenal sebagai Fire Dragon Slayer, sang salamander sedang menahan muntahnya. Karna seorang Dragon Slayer pasti akan mabuk kendaraan apa lagi kereta. Pemuda itu adalah Natsu. Naruto yang ada disebelah Natsu, karna bosan mendengar kata hoak.
"dasar orang gagal" ucap Gray yang ada didepannya dengan nada mengjek.
"ini terjadi setiap saat"" ucap Lucy yang mengingat-ingat saat menolong Macao, dan misi pertamanya yang meaiki kerta kuda.
"dasar malang" ucap naruto "maaf kan aku yang Natsu" lanjut Naruto
BUAKH
Naruto memukul tengkuk Natsu yang membuat Natsu pingsan sesaat. Naruto segera membawa Natsu ketempat Sasuke karna kuri depan Sasuke kosong, dan Sasuke duduk dengan Erza.
"Erza-chan kau disana saja, aku mau disini dengan Sasuke" ucap naruto kepada Erza
"baiklah Naruto-kun" balas Erza dan pergi ketempat yang Naruto duduki. Naruto yang berada disebelah Sasuke segera membaringkan sosok Natsu.
Erza yang baru duduk mendapat sebuah pertanyaan dari Gray dan Lucy.
"hey ngomong-ngomng kenapa mata kau ingin diambil dan mata naruto yang diambil bukan kau" tanya Gray dan Lucy hanya mengangguk seteju. Sedangkan Erza menghela nafas dan mulai menceritakannya.
FLASHBACK
Perempuan berambut merah sedang kabur dari sebuah menara tapi berhasil ditangkap oleh panjaga menara itu. Penjaga itu segera membawa Erza kembali ke menara dan akan melakukan hukan terhadap perempuan itu yang kita kenal sebagai Erza..
"kenapa kau kabur HAH" tanya salah satu penjaga dengan nada membnetak yang sangat kears sehingga membuat Erza sedikit ketakutan
"KARNA AKU INGIN BEBAS" jawab Erza dengan keras dan berlari, tapi sebelum keluar dari ruangan ditangkap oleh salah satu penjaga menara dan dibawa kembali.
"aku akan mengambil mata mu sebagai hukumannya" ucap penjaga tapi saat sebelum penjaga itu mengambil mata Erza datang seorang pemuda berambut kuning yang menolong Erza.
"jangan ambil mata Erza-chan, ambilan mata ku saja" ucap seorang pemuda berambut kuning yang baru datang. Erza yang merasa dibela oleh temannya hanya bisa mematung karna ini sepenuhnya salah erza tapi kenapa dia mau menolong Erza. Dengan segera para penjaga menangkap pemuda berambut kuning yang kita kenal sebagai Naruto. Dan dengan cepat mata naruto dicongkel dan membuat naruto berteriak sangat keras.
FLASHBACK END
.
Gray dan Lucy hanya bisa mematung dari cerita yang Erza ceritakan barusan. Naruto memang seseorang elaki yang baik hati, bahkan mau mengkorbankan matanya demi seorang wanita yang saat itu masih kurang akrab.
"jadi kalian jangan tanya itu lagi, aku tidak mau mebuat Naruto-kun bersediih kalau mengingat kejadian menara surge" ucap Erza yang menghapus air matanya yang keluar dari mata sang Titania.
"baiklah" ucap gray dan Lucy yang merasakan kesedihan juga dari apa yang Erza rasakan. Naruto yang daritadi dudk dengan Sasuke segera menghampiri mereka, tak lupa Sasuke yang juga ikut menghampiri mereka untuk mengobrol bersama
"Erza bukankah sudah saatnya kau mengatakan kepada kami apa yang terjadi sebenarnya" ucap Gray dan membuat semua tatapan menuju Erza
"baiklah aku akan memberikan sebuah penjelasan" ucap Erza dengan menghela nafas "musuh kita kali ini dari Dark Guild Eisenwald, mereka ingin mengambil seseutu yang berhaga bernama Lullaby" ucap Erza yang membuat Gray, Lucy dan happy tersentak kaget.
"Lullaby, jadi orang-orang itu" ucap Lucy dengan ketakutan.
.
.
.
DARK GUILD EISENWALD
"sepertinya kita dapat pesan dari Kageyama" ucap seseorang berbadan besar dengan pakaian hijau yang tidak terlihat karna gelapnya ruangan itu.
"akhirnya dia mendapatkannya sudah saatnya inilah satu-satunya kesempatan yang kita miliki, sekarang ketika para orang uta itu sibuk dengan pertemuannya dan rapatnya" ucap seseorang yang memilki tato disekujur tubuhnya dan membawa senjata yang ditompang dibahu kanannya.
.
.
.
"jadi kalian pernah bertemu dengan beberapa anggota Eisenwald" tanya Erza dengan serius
"iya, mereka mengatakan sesuatu tentang Lullaby" ucap Gray "tak salah lagi mereka anggota Eisenwald" lanjut Gray dengan serius.
"aku akan jelaskan sedikit tentang Lullaby, karna Tou-san pernah bercerita" ucap naruto. "Lullaby adalah sebuah suling mematikan yang mampu membunuh orang yang mendengarkan lagu dari suling Lullaby, suling Lullaby, dapat berubah menjadi sosok monster tapi aku tidak tahu kapan akan terjadi dan aku hanya mengetahuiya sampai disitu" jelas Naruto
"baiklah kalau begitu, yang penting kita sudah mendapatkan informasi walaupun hanya sedikit" ucap Sasuke "dan itu juga bisa menjadi kartu AS kita" lanjut Sasuke.
"dan jangan lupa kalau Lullbaly mempunyai segel yang kuat " ucap Erza dengan serius.
"jadi begitu, mereka akan ikut campu dengan urusan Lullbaly, monster ciptaan Zeref" ucap naruto dengan nada yang sedikit serius
"iya, tapi aku tidak megira kalau mereka akan ikut campur dalam urusan ini" balas Erza dengan serius "aku tahu seseorang yang bernama Erigor, dia adalah pemimpin guild Eisenwald Erigor mendapat nama samara atau julukan 'dewa kematian' semenjak dia mengambil perintah pembunuhan" lanjut Erza
"pembunuhan" kaget semuanya termasuk naruto yang juga ikut kaget.
"iya, sebenarnya pemerintahan pembunuhan itu dilarang oleh seluruh dewan sihir tapi Eisenwald butuh uang untuk keperluan hidup merea" jawab Erza "enam tahun yang lalu mereka dikeluarkan dari asosiasi guild mereka tidak mendengarkan perintah dan mereka tetap melakukan kegiatan mereka yaitu pembunuhan" lanjut Erza
"sepertinya aku harus pulang" ucap Lucy dengan nada yang ketakutan.
"kau ridak usah takut Lucy, kana da Sasuke mu ini" ucap naruto dengan nada mengjek dan sukses mendapatkan tatapan tajam dari Sasuke.
.
.
.
STASIUN ONIBAS
"apa kah mereka masih berada disini Erza-chan" tanya Naruto kepada erza dan mereka berjalan bersama berlima dan ditambah satu dengan Happy.
"aku tidak tahu, tapi aku harap masih ada disini" jawab erza yang menyeret barang bawaannya yang begitu banyak.
"hey Natsu dimana" tanya happy yang terbang dengan sayapnya. Dan melihat kereta kalau Natsu ketinggalan didalam kereta. "dia sudah berangkat" lanjut Happy.
"ini semua salah ku, karna tidak bisa menjga Natus, baiklah kalian duluan saja nanti aku akan menyusul bersama dengan Natsu" ucap naruto
"Kurai washi no tsubasa" tercipta lingkaran sihir dibelakang Naruto atau lenih tepatnya dipunggung Naruto dan seketika naruto mengeluarkan sayap berwarna hitam dan segera pergi dengan kecepatan terbang yang sangat tinggi.
.
.
.
Bagaimana kah nasib Natsu dikereta, lihat di chapter depan
TBC
Gomen kalau pendek
