Jogoku no arashi: maaf kalau erzanya terlalu ooc saya akan coba perbaiki nanti, lalu soal lucy diselamatin siapa, itu masih rahasia, dan kelompok B di daimato enbu itu masih rahasia tapi saya kasih bocoarnya sedikit, naruto pasti akan selalu sama sasuke karna nanti aka nada julukan buat mereka berdua, sang dewa kemba.
Terimakasih yang lain atas dukungannya
Gomen ya soal lemonya saya hapus karna nanti kalau ketahuan adek saya bisa jadi masalah soalnya maennya adu-aduan sekali lagi gomen mina.
Kalau ada yang tidak suka tinggal review aja saya akan senang hati menerima perkatan-perkatan anda karna saya mengubah chapter 8.
Baiklah kita langsung aja:
.
Disclamer
Naruto dan fairy Tail bukan punya saya. Saya hanya meminjam karakternya.
Naruto & Fairy Tail: God Slayer
Genere T & M
Pairing: Naruto X Erza
Warning: abal, Gaje, OOC, OC, Typo
.
Chapter 8
.
Pagi yang cerah datang. Sinar mata hari pagi membanggunkan dua insan yang tertidur dengan pulas dalam keadaan telanjang. Yang satu berambut kuning atau kita kenal dengan naruto. Dan satu lagi berambut merah yang kita kenal dengan erza.
"selamat pagi hime" sapa naruto kepada erza yang bangun dari tidurnya tapi masih dalam keadaan telanjang dan masih dalam pelukan naruto.
"pagi naruto-kun" balas erza dengan senyum lembut. Naruto dan erza segera bangun dan membersihkan tubuh mereka yang penuh dengan keringat. Naruto keluar dari kamar mandi melihat erza sedang mencuci selimut kasur.
"hey erza kenapa kau mencuci selimut itu?" tanya naruto kepada erza yang memasukan selimutnya kedalam mesin cuci.
"ini ada bercak darah akibat permainan kita semalam naruto-kun" jawab erza dengan lembut "naruto-kun kalau mau makan sudah aku siap kan di ruang makan" lanjut erza. Naruto yang mendengar ucapan erza langsung berjalan kearah ruang makan.
Naruto langsung duduk dimeja makan tapi naruto tidak makan. Ketika erza datang erza bingung kenapa naruto tidak makan.
"naruto-kun kenapa tidak makan?" tanya erza "apa masakan ku tidak enak?" tanya erza dengan lesu
"tidak kok aku menunggu mu erza-chan untuk makan bersama" balas naruto dengan senyum lembut. Erza yang tadi kelihatan tidak mood karna mendengar ucapan naruto langsung berubah mood. Mereka segera makan bersama.
.
.
.
DI GUILD FAIRY TAIL
Terlihat guild yang aman dan tentram. Sampai kedatangan sang Salamander, Natsu Dragneel keributan di guild sudah di mulai.
"apa tadi kau bilang anak naga"
"diam kau artis porno"
"mata sayu"
"mata sipit"
Keributan pun terjadi sampai datang sosok sang titania erza yang memberhentikan kegiatan mereka.
"kenapa kalian melakukan keributan lagi" ucap erza dengan tegas yang memberhentikan kegiatan mereka semua. Sasuke, lucy dan naruto yang melihat itu hanya geleng-geleng kepala, termasuk happy.
"apa ini selalu terjadi happy?" tanya sasuke kepada happy yang sedang memakan ikannya. Sedangkan happy hanya menjawab "aye" yang membuat mereka bertiga geleng-geleng kepala kecuali naruto yang berdiri.
"baiklah natsu kau ikut aku sekarang" ucap naruto dengan nada yang sangat tegas. Sampai semua orang berbisik-bisik apa yang dilakukan natsu sampai membuat sang god slayer marah. Sasuke juga ikut berdiri dan pergi keruangan makrov karna dipanggil untuk menghadap sang master.
.
DI RUANGAN MAKROV
"ada apa master memangkil ku?" tanya sasuke kepada sang sandaime master fairy tail a.k.a Makrov
"tidak aku hanya bertanya? Kenapa kau bisa menggunakan sihir yang berbahaya dan sangat langka?" tanya makrov kepada sasuke.
"sihir berbahaya dan langka maksudnya apa?" tanya balik sasuke yang tidak mengerti maksud dari makrov.
"maksud ku kenapa kau bisa menggunakan sihir petir? Bukannya sihir petir itu adalah sihir langka dan berbahaya? Dan siapa gurumu?" tanya makrov bertubi-tubi dengan nada serius.
"kalau aku bisa menggunakan sihir petir tentu karna aku belajar, lalu memang benar sihir petir adalah yang langka dan berbahaya apa lagi ini petir biru bukan kuning yang seperti cucu anda laxus, lalu siapa guru ku dia adalah sosok pahlawan bagi ku namanya kakasih hatake" jawab sasuke dengan nada yang sangat tenang.
"APA KAU TIDAK BERCANDA KAN" tanya makrov dengan nada yang berteriak tapi sasuke tetap stay cool seperti biasanya.
"aku tidak bercanda master" ucap sasuke dengan tenang "memang kenapa master tentang kakasih-sensei?" tanya sasuke
"kakasih adalah mantan penyihir fairy tail di jaman master pertama dan dia adalah orang pertama yang menciptakan sihir petir, menurut sejarah fairy tail kakasih telah meninggal dunia akibat menyegel naga hitam dengan kekuatan sihir terakhirnya, tapi katanya arwahnya bergentayangan menyari seorang murid yang bisa mewarisi sihir petirnya agar usaha dia tidak sia-sia untuk menciptakan suatu sihir, dan ternyata muridnya ada dihadapan ku" jelas makrov
"jadi sebenarnya aku belajar dengan arwah kakasih-sensei!?" tanya sasuke dengan nada yang sedikit shok
"ya kau benar, dan sekarang sudah waktunya aku memberikan misi yang tidak bisa diselesaikan oleh kakasih" ucap makrov dengan tenang.
"misi apa itu master?" tanya sasuke
"membunuh naga hitam yang sudah mulai bangkit dan hanya menunggu kapan dia terbangun dari tidurnya karna segel yang diberikan oleh kakasih sudah hilang, kau harus menjalankannya dengan naruto karna aku percaya hanya kalian berdua yang dapat menghancurkan naga hitam itu" jawab makrov dengan menyerah kan sebuah kertas misi
"itu adalah misi tingkat SS dan kau sudah tahu kan apa yang harus kau lakukan?" tanya master. Sasuke hanya menganguk
"kau jalan satu minggu lagi karna naruto harus melatih natsu, dan aku sarankan kau ajari gray teknik pedang" lanjut sang master a.k.a makrov
"kenapa harus aku? Bukannya ada erza?" tanya sasuke kepada sang master a.k.a makrov
"karna dalam permainan pedang kau jauh lebih hebat" jawab makrov dengan tenang.
"baiklah kalau itu mau mu master" ucap sasuke dengan tenang dan keluar dari ruangan sang master.
Dan segera mencari sosok gray di dalam guild. Sasuke menemukan sosok gray sedang berbicara dengan lucy dan erza. Dengan tenang sasuke menghampiri gray dan menyeret sosok gray.
"hey sasuke kalau cemburu jangan begini dong" bentak gray tidak terima karna diseret
"ini permintaan master aku harus mengajari mu teknik pedang jadi jangan membantah" balas sasuke dengan dingin dan terus menyeret sosok gray.
.
.
.
DI TEMPAT NARUTO DAN NATSU
"baiklah natsu sebelum aku mengajari mu teknik itu kau harus meningkatkan kecepatan dan power pukulan mu karna itu adalah kuncinya dalam teknik sarung tangan dewa atau naga" ucap naruto yang menjelaskan kepada natsu.
"lalu aku harus latihan apa?" tanya natsu
"kecepatan" jawab naruto "kau harus membelah semua kayu yang ada disitu menjadi dua dalam waktu 30 menit kalau tidak bisa kau akan mengulanginya dari awal sampai kau bisa" jelas naruto yang menunjuk kayu-kayu yang sudah siap untuk dipotong.
"baiklah aku akan lakukan apa saja untuk sarung tangan naga" ucap natsu dengan semangat yang segera membelah-belah kayu-kayu yang di tunjuk naruto.
.
.
.
DI TEMPAT SASUKE DAN GRAY
"baiklah aku tidak akan mengajari mu teknik pedang juga tapi aku akan mengajari mu cara mengontrol sihir yang benar" ucap sasuke
"hey untuk apa aku mempelajari control sihir yang benar? Control sihir ku sudah bagus" balas gray dengan nada yang sedikit membentak.
"lalu kalau kau bisa control yang baik coba buat kan tiga hewan mahluk hidup dalam waktu 10 detik" tantang sasuke
"hey? Tentu tidak akan bisa mana ada yang seperti itu" balas gray dengan membentak
"tentu ada, aku bahkan bisa membuat mahluk hidup dengan petir yang berjumlah 5 dalam waktu 10 detik" ucap sasuke
"sifat es dan petir berbeda" ba;as gray
"kau salah sifat es dan petir itu sama karna mereka memerlukan energy yang cukup untuk mengontrol hewan yang akan digunakan lalu mereka juga harus bisa menempatkan energy sihir yang cukup karna kalau kelebihan akan fatal jadinya" jelas sasuke "baiklah sekarang kita mulai belajar teknik pedang mu dulu" lanjut sasuke yang mengeluarkan kusanaginya.
.
.
.
Malam telah datang. Terlihat dua orang pemuda sedang duduk diatas atap guild fairy tail. Yang satu berambut kuning atau yang kita kenal sebagai naruto dan satu lagi pemuda berambut biru dongker yang kita kenal sebagai sasuke.
"jadi master menyeruh kita untuk untuk melakukan misi itu?" tanya naruto kepada sasuke yang sedang menatap langit.
"ya master menyuruh kita berdua untuk melakukan misi itu minggu depan, dan kita seminggu ini harus melatih natsu dan gray" jawab sasuke yang masih setia menatap langit malam.
"baiklah kalau begitu" ucap naruto "aku pulang dulu sasuke" lanjut naruto kemudian pergi dan meninggalkan kilatan warna hitam.
"kakasih-sensei beri aku kekuatan yang setara dengan mu untuk mengalahkan naga hitam itu" batin sasuke yang melihat langit dan membanyangkan wajah kakasih yang tersenyu padanya.
.
.
.
Pagi telah tiba dan membuat pemuda berambut kuning bangun dari tidurnya. Pemuda itu yang kita kenal sebagai naruto. Naruto segera bangun, mandi dan makan. Setelah itu naruto langsung menuju ke guild.
Saat naruto sampai di guild ada yang memandangi naruto dengan tatapan tidak suka. Orang yang memandangi naruto memiliki rambut kuning, ukiran petir diwajahnya, dan berbadan besar yang di kenal sebagai laxus.
Laxus yang melihat kehadiran naruto langsung menatap tajam naruto dan berjalan kearah naruto dengan gagahnya.
"ada apa laxus?" tanya naruto kepada laxus yang sedang menatapnya dengan tajam.
"aku menantang mu bertarung naruto" jawab laxus, yang membuat satu guild memandang mereka berdua.
"baiklah kalau itu mau mu aku termia, mungkin aku tidak tahu alas an mengapa kau menantangku tapi aku terima tantangan mu, silakan tempat mana yang akan kau pilih laxus" ucap naruto. Kemudian laxus berjalan keluar guild yang di ikuti naruto. Benarkah hanya naruto? Jawabannya salah karna semua anggota guild mengikuti mereka untuk menyaksikan langsung bagaimana kemampuan naruto.
Naruto dan laxsus sampai di tepi pantai begitu juga dengan semua anggota guild yang mengikuti termasuk mirajane yang harusnya menjada guild malah ikut menonton.
"jadi ini tempat yang kau tentukan?" tanya naruto dan hanya didapat jawaban dengan tatapan tajam "tidak terlalu buruk" lanjut naruto. Laxus yang sudah tidak sambar langsung menerjang naruto.
Laxus mengyunkan tangan kirinya dengan cepat kewajah naruto tapi dengan mudah dihidari naruto dengan memiringkan kepalanya. Lalu laxus mengayunkan tangan kananya dan dengan mudah dihindari naruto dengan memiringkan pelanya.
Naruto terus menghindari serangan laxus tanpa menyerangnya. Bahkan kedua tangan naruto terlipat didada. Semua anggota guild tidak percaya bahwa naruto bisa dengan mudah menghindari pukulan laxus yang sangat cepat bahkan tidak terlihat.
Laxus yang kesal karna serangannya tidak ada yang kena segera mundur dan mengeluarkan ilmu sihir. Tercipta lingkaran sihir berwarna kuning didepan laxus. Laxus segera menarik nafas dalam-dalam.
"Rairyu no hoko [raungan naga petir]" sebuah raungan patir tercipta dari mulut laxus. Raungan itu mirip seperti laser yang menuju naruto. Naruto yang melihat itu hanya diam saja tapi saat serangan laxus hampir mendekatinya. Naruto merentangkan tangannya kedepan.
"Shira tensei" raungan laxus yang mengarah ke naruto jadi mengarah kea rah langit. Semua anggota guild tidak percaya apa yang dibuat naruto barusan sampai bisa memblock serngan laxus.
Laxus yang merasa usahanya sia-sia langsung mengeluarkan ilmu sihir lagi. Tercipta petir ditangan laxus dan laxus langsung berlari kea rah naruto. Tercipta lingkaran sihir berwarna kuning.
"Rairyu no tekken" tangan laxus mengayun ke wajah naruto. Pasir mengelilingi mereka berdua saat pasir itu menghilang. Semua anggota guild tidak percaya bahwa naruto menangkap tangan laxus yang sudah dilapisi petir dengan tangan satu dan bahkan tangan yang di ayunkan oleh laxus tangan kanan sedangkan tangan naruto yang untuk menangkap sebelah kiri.
Naruto yang melihat kesempatan langsung menendang perut laxus yang membuat laxus terlempar cukup jauh. Laxus yang masih melayang di udara dikejutkan di naruto yang di bawah laxus dengan tiba-tiba.
Naruto menendang dagu laxus yang membuat laxus melayang di udara. Semua anggota guild tidak dengan kecepatan naruto yang tidak terlihat. Naruto langsung di atas laxus dan mengayunkan kaki belakangnya untuk menendang laxus ke bawah.
Laxus yang terkena tendangan naruto langsung melayang kebawah tapi saat tinggal beberapa centi lagi menginjak tanah naruto muncul didepannya dan mengayunkan tangannya yang sudah di lapisi oleh aura-aura hitam.
"Yami No kmai panchi [pukulan dewa kegelapan]" serangan naruto sukses membuat laxus langsung melayang jauh. Semua anggota guild tidak percaya dengan kekuatan naruto yang maha dasyat bahkan mereka dikejutkan lagi dengan laxus yang tidak bisa menyentuh naruto sedikitpun. Walaupun mereka tidak tahu sebenarnya naruto sudah menghabisi energy sihirnya akibat pukulan terakhir yang membuat laxus pingsan.
Naruto memalingkan wajahnya ke batu yang besar. Naruto segera mencabut pedangnya yang melingkar di punggungnya. Dengan cepat naruto melempar pedang hitamnya kearah batu besar itu.
"keluar lah kalian semua" ucap naruto dengan dingin dan pedang naruto sukses membuat satu orang pemuda berambut pink yang kita kenal sebagai natsu menancap di tebing pantai. Semua anggota guild langsung pada keluar dari tempat persembunyian.
"maaf kan kami naruto" ucap sasuke yang meminta maaf karna membuntuti naruto dan melihat naruto bertarung dengan laxus.
"ya aku sebenarnya sudah tahu dari tadi kalau kalian membuntuti kami, tapi aku sengaja membiarkan kalian mengikuti kami karna aku akan tahu kalau laxus akan seperti itu, sebaiknya kalian antarkan laxus ke guild dank au natsu ikut aku berlatih" ucap naruto dengan datar dan semua anggota guild langsung membawa laxus kecuali erza yang masih ada di samping naruto.
"jadi naruto-kun boleh aku kalian aku ingin melihat latihan apa yang kau berikan" ucap erza dengan nada memohon. Naruto hanya menghela nafas dan mengaguk tanda setuju.
.
.
.
Di hutan terlihat dua orang pemuda dan satu orang perempuan. Dua pemuda itu yang kita kenal sebagai naruto dan natsu. satu perempuan itu yang kita kenal sebagai erza. Naruto sedang melatih natsu.
"baiklah natsu kecepatan sudah meningkat, tapi maish jauh di bawah kecepatan sarung tangan naga" ucap naruto.
"jadi kalau begitu, bagaimana?" tanya natsu
"latihan seperti biasa tapi kali ini aku meningkatkan waktunya menjadi 15 menit, kalau gagal kau harus mengualnginya seperti kemarin" jawab naruto.
"baiklah akan aku lakukan" ucap natsu dengan riang "dan semoga saja aku tidak seperti kemarin yang harus mengulang puluhan kali" batin natsu yang segera melakukan latihan sepert yang disuruh naruto.
.
.
.
Di sebuah hutan terlihat dua orang pemuda yang sedang bermain pedang. dua orang itu yang kita kenal sebagai sasuke dan gray. Mungkin lebih tepatnya bukan bermain tapi sasuke yang melatih gray dalam permainan pedang.
"baiklah kau semangkin hebat dalam permainan pedang mu walaupun kau menggunakan pedang es yang cukup berat tapi kelincahan mu sangat mengagumkan" ucap sasuke
"baiklah kita latihan apa lagi?" tanya gray kepada sasuke
"latihan seperti kemarin lari zigzag dengan membawa dua pedang es di keuda tangan mu, lalu push up 300 kali, sit up 300 kali back up 300 kali dan keliling arena yang sudah aku tandai sebanyak 50 kali dengan membawa dua pedang es mu" jawab sasuke. Sedangkan gray yang mendengar itu hanya menghela nafasnya dan melakukan apa yang di perintah oleh sasuke.
.
.
.
TBC
Gomen kalau pendek
