Romi uzumaki: maaf aku tidak bisa bikin lemon lagi.

Vin'de\iesel no giza: lihat saja nanti.

: yap benar, dan sama seperi happy. Kalau tobi itu rahasia, karna seiring jalannya waktu nanti juga ketebak sendiri, dan saya juga sudah memberikan beberapa kode untuk kalian menebak.

Terimakasih yang sudah review

Disclamer

Naruto dan fairy Tail bukan punya saya. Saya hanya meminjam karakternya.

Naruto & Fairy Tail: God Slayer

Genere T & M

Pairing: Naruto X Erza

Warning: abal, Gaje, OOC, OC, Typo

.

Chapter 16

.

Naruto sedang berada di guild bersama dengan timnya, termasuk kurama dan happy, yang digolongkan kedalam hewan sihir.

"kurama kau mau ikan?" tanya happy dengan memberikan satu ikan tangkapannya kepada kurama yang ada didepannya.

"mana sini aku mau" jawab kurama dengan OOCnya. Happy segera memberi satu ikan tangkapannya kepada kurama.

"hey kurama kamu bisa menggunakan sihir apa?" tanya lucy kepada kurama, dan lucy mengelus-elus bulu kurama.

"akwu biwsa mewguwnwakan swihwir apwi, dawn ews [aku bisa menggunakan sihir api, dan es]" jawab kurama.

"hey kurama kalau ingin berbicara makan dulu makanan mu" ucap naruto dengan meminum tehnya, sedangkan kurama hanya mendecih tidak suka.

"baiklah bisa kau jelaskan ulang?" tanya erza dengan lembut kepada kurama

"aku bisa menggunakan sihir api, dan es" jawab kurama dengan melepas ikannya dari mulutnya. "dan aku juga bisa merubah ukuran tubuh ku" tambah kurama. Dan yang lain hanya ber 'oh' ria.

"hey kita dipanggil master" ucap gray yang baru datang dari kantor master a.k.a makrov.

"baiklah ayo ita kesana" ucap naruto dan dijawab anggukan oleh mereka semua, termasuk kurama dan happy.

.

"baiklah kali ini aku akan berikan kalian misi rank-S, kalian akan pergi ke pulau galuna, untuk menghentikan kutukan bulan" ucap master a.k.a makrov. Semua orang lagsung berdigik ngeri atas ucapan makrov, termasuk naruto. "baiklah kalian berangkat satu minggu lagi" tambah makrov

"ha-hai master" jawab mereka semua serempak.

.

Didalam hutan kini ada naruto, natsu, kurama dan happy, mereka ada ditempat niasa mereka latihan.

"baiklah natsu ambil ini, ini adalah buku tentang sihir api, kau harus pelajarinya, seminggu lagi kita akan pergi" ucap naruto denga melempar sebuah buku kenatsu, yang bersampul orange. "dan happy kau kemari" tambah naruto, happy segera berlari kearah naruto.

"kau ingin kemampuan sihir selain aera tidak?" tanya naruto dan menunduk untuk menyamai tinggi happy.

"aye" jawab happy dengan anggukan kepala, yang penuh dengan semangat.

"baiklah, kurama kau bisa kan ajarkan happy tentang sihir perubahan?" tanya pada kurama yang sedang bermain dengan rumput.

"hm" jawab kurama dengan singkat.

"baiklah kalau begitu, kalian latihan, aku harus menemani seseorang untuk belanja nanti kalau aku tidak menemani, aku akan dipenggal" ucap naruto "Jaa ne" tambah naruto kemudian pergi meninggalkan kilatan berwarna hitam.

"yosh! Akan aku pelajari semua sihir api dari buku ini" ucap natsu dengan semangat dan api keluar dari tubuhnya.

.

SEMINGGU KEMUDIAN

Dipelabuhan Hargeon kini ada 4 pemuda 2 perempuan dan 2 hewan sihir. Mereka adalah naruto, sasuke, natsu, gray, erza, lucy, happy dan kurama. Mereka ingin pergi ke pulau galuna untuk melakukan misi.

"jadi kau sudah sejauh mana latihannya natsu?" tanya naruto yang sudah duduk diperahu yang mereka sewa untuk kepulau galuna.

"sampai mana ya" balas natsu dengan mengingat-ingat dan dalam pose berfikir, dengan tangan kanannya yang memegangi dagu.

"jangan sok berfikir kau anak naga" ucap gray dengan mengejek.

"apa kau bilang manusia es" balas natsu dengan emosi.

"aku bilang jangan memasang pose berfikir bodoh, kau itu sudah bodoh, bodoh saja baka" ucap gray dengan emosi.

"kau ngajak ribut mata sayu" ucap natsu dengan emosi

"ayo mata sipit" balas gray dengan emosi.

BUAKH

Natsu dan gray sukses mendapat jitakan dari erza, naruto, sasuke, lucy, dan kurama yang melihat hanya swatdrop ria.

"happy apa mereka selalu begitu?" tanya kurama yang ada disamping happy, yang sedang memakan ikannya.

"aye sir" jawab happy dengan semangat.

"PULAU GALUNA KAMI DATANG" ucap natsu dengan semangat.

.

Pulau galuna adalah sebuah pulau bulan, yang konon katanya mendapat enrgy dari sinar bulan. Banyak yang menyebutkan bulan marah dan memberi kutukan kepada pulau galuna. Pulau galuna yang tadinya terkenal dengan nama pulau bulan sekarang harus berganti menjadi pulau kutukan.

Setiap malam tiba dipulau galuna, semua warga galuna berubah menjadi monster. Dan bulan yang ada di pulau galuna berbeda dengan sinar bulan yang lainnya. Karna ditempat umumnya sinar bulan berwarna kuning, sedangkan dipulau galuna berwarna ungu.

Akhirnya para warga pulau galuna memustuskan untuk meminta bantuan dokter, tapi dokter menyimpulkan kalau itu sebuah kutukan. Dan akhirnya pulau galuna meminta bantuan lagi kepada fairy tail untuk menghancurkan bulan.

.

Naruto dan lainnya kini sudah sampai ditepi pantai pulau galuna, walaupun hari masih siang tapi mereka dapat melihat bulan dari pulau ini.

"aku merasakan energy sihir yang begitu kuat dari pulau ini" ucap gray dengan tenang dan memandangi langit. "hey lihat" ucap gray dengan sedikit teriak, dan sontak membuat mereka menengok keatas, dan kearah yang gray tunjuk.

"apa aku salah lihat disiang bolong begini ada bulan" ucap naruto dengan memperhatikan bulan yang kelihatan dari pulau galuna.

"sepertinya kita tidak salah lihat" ucap kurama yang ada di bahu naruto, dengan mengibas-ngibaskan ekornya.

"bagaimana kalau kita masuk saja" ucap lucy, dan didapat anggukan dari mereka semua. Dan akhirnya mereka memasuki pulau galuna, dan menyusiri hutan yang ada dipulau galuna.

.

"lihat itu" ucap lucy dengan teriak dan menunjuk sebuah gerbang yang besar yang terbuat dari sebuah kayu yang besar dan kokoh.

"ayo kita kesana" ucap sasuke yang dari tadi diam. Dan dijawab anggukan oleh mereka semua, dan mereka segera menghampiri gerbang itu.

"kalian siapa?" tanya suara yang berasal dari atas gerbang, dan menampilkan sosok orang tua, yang kecil.

"kami dari fairy tail" jawab naruto dengan tenang.

"mana buktinya?" tanya orang tua itu, dan mereka segera memberi bukti, tanda cap fairy tail yang ada ditubuh mereka, termasuk kurama yang ada di punggungnya.

"mereka memang benar dari fairy tail" ucap orang itu. "akhirnya mereka datang juga" tambah orang yang ada disebelahnya.

"baiklah silakan masuk" ucap orang tua itu, lalu membuka pintu gerbangnya, dengan menarik keatas. Saat pintu gerbang terbuka menampilkan beberapa orang yang diketahui sebagai warga dari pulau galuna tapi mereka semua memakai jubah dan cadar untuk menutupi semua bagian tubuhnya kecuali matanya.

"ada kepala desa didesa ini, desa Moka" ucap orang yang paling depan lebih pendek dari semuanya, dan memakai jubah yang berbeda, karna jubah yang ia kenakan menampilkan beberapa gambar bulan. Dan dia juga membawa sebuah tongkat yang di ujungnya terdapat gambar bulan sabit.

"pertama-tama ada yang ingin aku tunjukan kepala kalian semua anak muda" ucap kepala desa. "semuanya" tambah kepala desa dan menengok kebelakang. Semua orang yang ada dibelakang kepala desa langsung membuka jubahnya.

Semua anggota fairy tail terkejut karna semua orang yang ada dihadapan mereka memiliki bagian tubuh yang menyerupai monster. Ada yang tangan seperti monster berwarna biru dongker, ada yang kakinya seperti monster berwarna hijau muda. Dan kepala desa yang memiliki tangan seperti monster berwarna biru tua.

"cambangnya keren" ucap natsu dengan sedikit berteriak melihat cambang milik kepala desa yang melebihi bahu, dan berwarna putih. Naruto dan yang lainnya swardrop melihat kelakukan bodohnya natsu.

"bukan itu, tapi ini yang ingin kami tujukan" ucap kepala desa sedikit berterika dengan memperlihatkan tangan kanannya yang menyerupai monster berwarna biru tua. "setiap orang dipulau ini terkena kutukan yang menyerupai hewan tanpa terkecuali" jelas kepala desa.

"bukannya aku meragukan mu, tapi apa yang membuat mu sangat yakin sampai-sampai kau menyimpulkan kalau itu adalah kutukan?" tanya sasuke dengan tenang dan bijak.

"iya itu benar, mungkin saja itu hanya wabah atau semacamnya sehingga kalian semua seperti itu" ucap gray yang menambahkan kata-kata milik sasuke.

"kita semua sudah berkonsultasi kepada banyak dokter, dari yang tidak terkenal sampai yang terkenal, tapi tidak ada satu orang dokter pun yang tahu tentang penyakit apa ini" balas kepala desa "jadi kami menyimpulkan kalau ini sebuah kutukan dari bulan untuk pulau ini" tambah kepala desa.

"kutukan bulan?" tanya lucy, yang tidak mengerti, dan memiringkan kepalanya, termasuk naruto, erza, kurama, happy, sasuke, gray juga tidak mengerti, apa lagi natsu yang otaknya pas-pasan.

"pulau ini sudah menyerap sinar bulan dari zaman kuno hingga zaman sekarang, tapi beberapa tahun yang lalu sinarnya berubah menjadi warna ungu" jelas kepala desa kepada anggota fairy tail yang ada didepannya.

"berwarna ungu?" ucap natsu tidak mengerti, dan memiringkan kepalanya.

"bulannya mulai muncul" ucap kurama dan happy bersamaan, dengan melihat keatas, dan mereka melihat sebuah bulan dengan sinar yang berwarna ungu.

"dia benar bulannya berwarna ungu" ucap erza yang dari tadi diam mulai berbicara, dan shok karna benar apa yang dikatakan kepala desa.

"ini membuat ku takut, aku merasakan sihir yang begitu besar" ucap naruto dengan menatap bulan yang memancarkan sinar berwarna ungu.

"itu kutukannya, dan inilah mantar jahat dari bulan ungu itu" ucap kepala desa, dan semua warga yang ada dibelakang kepala desa langsung memegangi kepalanya karna sakit dan pusing, da nada juga yang memegangi lehernya.

"APA" ucap erza dan lucy bersamaan karna shok melihat peristiwa didepan mata mereka berdua. Lalu beberapa saat kemudian mereka semua langsung berubah menjadi monster yang berbeda-beda

"mereka…." Ucap sasuke tidak melanjutkan kata-katanya karna shok melihat peristiwa didepan matanya, yang tidak pernah sasuke lihat sebelumnya.

"apa yang terjadi…." Ucap lucy yang tidak kalah shoknya dengan sang kekasih yang ada disampingnya.

"apa ini? Mereka seperti monster" ucap naruto dengan shok, dan keringat yang begitu banyak bercucuran dari dahinya hingga dagunya.

"aku minta maaf telah mengejutkan kalian, aku sunguh tidak bermaksud begitu" ucap kepala desa yang sudah berubah menjadi monster, yang berwarna biru tua, lalu tongkat bulan sabit yang masih digemgam ditangan kirnya, dan kalung dilehernya.

"apa yang terjadi…." Ucap gray dengan shok didepannya.

"sungguh sangat menyedihkan" ucap lucy dengan memegang dagunya dengan tangan kanannya..

"BAGAMANA PUN INI SANGAT KEREN" natsu berkata dengan penuh semangat dan teriak. Semua orang yang mendengarnya langsung swadrop tingkat akut, melihat kelakukan natsu yang begitu bodoh.

"LIHAT KAU MEMILIKI TANDUK DAN DURI, KALIAN SEPERTI IGNEEL, APA KAH AKU BOLEH MEMILIKINYA" ucap natsu dengan teriak dan semangat.

"dia bilang ini keren" ucap salah satu warga. "tidak pernah ada yang mengatakan itu sebelumnya" tambah warga lainnya.

"aku akui kalau ini memang keren" ucap naruto.

PLETAK

"ittai, kenapa kau memukul ku erza-chan?" tanya naruto kepada erza yang ada disebelahnya, dan habis menjitaknya.

"karna kau sama saja dengan natsu" balas erza dengan dingin.

"aku belum selesai menjelaskan erza-chan" ucap naruto.

"baiklah kalau begitu lanjutkan" ucap erza

"baiklah aku ulang dari awal" ucap naruto "aku akuin ini memang keren, tapi kalau kalian bisa mengendalikan kutukan ini, contohnya, aku memberikan sebuah kutukan kepada natsu, yang membuat natsu mirip seperti naga, tapi natsu bisa mengendalikan kekuatan itu, dan membuat natsu jadi keren" jelas naruto. Kepada natsu yang tidak jauh berdiri darinya.

"kau mengerti anak naga?" tanya gray dengan mengejek.

"apa kau bilang jelas aku mengerti balok es" balas natsu dengan emosi.

PLETAK

"jangan bertengkar" ucap erza yang menjitak kepala gray dan natsu secara bersamaan.

"kita kembali kepenjelasan, ketika bulan berwarna ungu, kita semua akan menjadi seperti ini, jika tidak dibilang sebuah kutukan lalu apa? Jika sudah pagi semuanya kembali seperti semula, tapi ada bebera orang yang tidak kembali seperti semula, dan mereka kehilang jiwa mereka jika ada yang berubah dan kehilangan jiwa mereka, kami terpaksa harus membunuhnya" jelas kepala desa dengan sedih, dan ada beberapa orang Juga yang sedih, dan menangis.

"tapi bukannya ada sebuah cara untuk mengembalikan mereka kedalam bentuk normal jii-san?" tanya naruto dengan tennang

"tidak ada, dan jika kami membiarkannya maka kami semuanya yang akan dibunuh olehnya, walaupun kita mengurungnya, mereka akan merusakn kurunganya, jadi aku membunuh anak ku, anak ku yang sudah berubah menjadi setan " jawab kepala desa sambil melihat sebuah foto, anaknya yang benar-benar mirip dengan yang naruto dan kawan-kawannya lihat, karna anaknya yang menyewakan kapalnya untuk mereka.

"itu…" ucap lucy shok tapi langsung dibekap mulutnya oleh sasuke, dan mengisyaratkan gray untuk bicara.

"aku mengerti kenapa tadi dia menghilang, dia tidak bisa beristirahat dengan tenang, karna kutukan ini" jelas gray kepada lucy.

"tolong selamatkan pulau ini anak muda, jika seperti ini banyak orang yang akan kehilangan jiwanya dan akan berubah menjadi setan" ucap kepada desa dengan memohon dan menangis.

"kita tidak akan membiarkan itu terjadi, jadi kita akan melakukan sesuatu untuk ini, dan apa yang akan kita lakukan jii-san?" tanya naruto dengan sedikit teriak.

"hanya ada satu jalan untuk menghentikan, dan menghancurkan kutukan ini, bulannya, hancurkan bulannya" jawab kepala desa yang membuat anggota fairy tail memasang wajah shok.

.

Kini naruto, sasuke, natsu, gray, erza, lucy, happy dan kurama ada disebuah penginapan yang diberikan oleh kepala desa untuk mereka tempati sementara waktu, sampai menyelesaikan misi kelas S ini.

"bulan itu akan makin mengerikan jika terus di pandangi atau terus memperhatikannya" ucap happy yang sedang memandangi bulan dari jendela penginapan.

"kau benar happy" balas kurama yang juga memandangi bulan ungu, yang memancarkan sinarnya, dan berdiri disamping happy.

"kurama, happy, cepat tutp jendelanya kepala desa kan sudah mengingatkannya kepada kita jika kita terus melihat bulan itu kita juga bisa berubah menjadi setan sewaktu-waktu" ucap lucy dengan memberikan peringatan kepada dua hewan sihir itu yang sedang memandangi bulan.

"dan selain itu aku juga ada sedikit masalah….." ucap natsu dengan memegangi perutnya, dan wajahnya yang sudah lesu.

"apa kah mereka yakin menyuruh kita untuk menghancurkan bulannya?" tanya gray yang entah pada siapa.

"kira-kira berapa kali ya aku harus memukul bulan itu supaya hancur" ucap natsu yang sudah kembali semangat, gara-gara sasuke sudah membri makan sebuah api, walaupun hanya sedikit.

"hah, kau berencana untuk menghancurkannya" ucap gray dengan shok, dan matanya membulat, serta mulutnya yang menganga lebar.

"apa yang kalian pikirkan sih?" tanya naruto yang baru datang, karna habis mandi. Dan ada beberapa air jatuh dari rambutnya yang masih basah, dan naruto juga bertelanjang dada, karna belum menemukan bajunya. Muka erza sontak memerah melihat pemandangan itu. Kurama yang dari jauh, sedang memegangi ikan segera melemparnya ke naruto dengan keras.

BUAKG

"ittai, apa yang kau lakukan kurama?" tanya naruto dengan berteiak karna tidak terima di lempar ikan oleh kurama.

"kenakan baju mu baka" ucap kurama dengan dingin. Naruto yang melihat badannya tidak mengenakan baju, langsung mencari bajunya karna pasalnya naruto berniat mencari bajunya, bukan mengobrol.

.

"apa yang akan kita lakukan?" tanya naruto dengan tenang, dan sudah memakai bajunya, kecuali jubahnya, yang sengaja tidak dia pakai agar tidak kusut, dan juga pedangnya yang dia geletakan di sebelah futonnya.

"yeah, kupikir tidak aka nada satu orang penyihir pun yang dapat menghancurkan bulan, termasuk zeref sekalipun" ucap sasuke yang menikmati kopinya.

"Zeref ya?" guman naruto dengan memasang pose berfikir. "aku mendapat kesimpulan kalau ini adalah sihir zeref" ucap naruto dengan tenang.

"aku sependapat dengan mu naruto" ucap sasuke yang memberikan persetujuan kepada kesimpulan naruto

"walaupun, aku yakin ini salah satu sihir zeref, tapi bukan zeref pelakukanya, pasti salah satu setan buatannya, karna zeref kan sudah mati 400 tahun yang lalu" ucap erza juga memberikan kesimpulan.

"yah aku sangat yakin itu" balas gray, yang memberi persetujuan atas kesimpulan erza.

"tapi setan apa, yang dapat membuat kutakan hingga seluruh penghuni pulau ini, berubah menjadi setan?" tanya kurama, walauoun dia hewan, tapi otaknya lebih pintar dari natsu.

"aku juga tidak tahu, bagaimana kalau kita cari tahu besok dan kita sekarang tidur" ucap erza yang entah dari kapan sudah mengganti bajunya dengan piyama.

"ya aku sudah menggantuk" ucap gray yang entah dari kapan sudah bertelanjang, dan hanya mengenakan sebuah boxer saja. dan gray langsung menjatuhkan dirinya kefutonnya.

"aku boleh tidur bersama mu hime?" tanya naruto, kepada erza yang ingin tidur.

"boleh-boleh saja, asal kau tidak macam-macam, karna disini, banyak orang" ucap erza dengan lembut, dan hanya bisa lembut terhadap naruto.

"HOOORREEE" ucap naruto kegeriangan.

Akhirnya mereka tidur. Naruto dan erza tidur bersama dalam pose berpelukan. Sasuek dan lucy yang tidur bersama dalam pose memeluk guling bersama. Gray yang tidur dengan tidak elitnya dalam posisi menungging. Natsu tidur juga dalam posisi tidak elit, yang sama persis dengan gray, dan mengelurkan suara. Lalu happy dan kurama yang tidur bersama ditempat futon milik naruto.

.

Pagi yang cerah telah menyapa pulau galuna. 4 orang pemuda, 2 orang perempuan, dan 2 hewan sihir, sudah bangun dari tidurnya, dan mereka sudah siap untuk menyusuri pulau ini, dan mencari tahu, berasal dari mana kutukan pulau galuna.

"apa ini tidak terlalu pagi, erza-hime?" tanya naruto yang masih mengantuk, karna dibanggunkan terlalu pagi, sedangkan kemarin mereka kurang tidur.

"benar-benar terlalu pagi.." guman kurama yang masih mengantuk, dan juga happy.

"iya ini terlalu pagi tahu" ucap natsu yang masih setngah sadar.

"apa tidak siangan sedikit saja?" tanya gray dengan lemas.

"tidak hari ini kita akan menyusuri pulau ini" ucap erza dengan tegas. "bukan begitu lucy?" tanya erza pada lucy.

"ya itu benat, mana kelompok kita yang selalu kuat dalam perjalanan jauh" ucap lucy dengan semangat.

"perempuan memang merepotkan" ucap natsu.

"aku setuju dengan mu anak naga" balas gray.

"aku panggil kau, Horologium" ucap lucy dengan memegang kuci praknya. Lalu keluar sebuah jam besar yang memiliki kaki, tangan, dan kepala, serta bisa bicara.

.

"APA KAU BILANG ANAK NAGA"

"AKU BILANG KAU INI BODOH BOCAH ES"

"KAU NGAJAKIN RIBUT HAH"

"AYO"

BLETAK

Gray dan natsu yang sedang bertengkar dalam perjalanan, dijitak oleh erza dengan keras.

"jangan bertengkar, kalian mengerti" ucap erza dengan tegas.

"aye sir" jawab mereka berdua dengan keringat yang mengucur dari dahi mereka.

"bisa kah gray dan natsu diam, walau hanya satu menit, itu yang dia katakana" ucap horologium yang didalamnya ada lucy, sedang berbicara, apa yang dibicarakan oleh holorogium.

"hey apa kah kau sering menggunakan jam itu untuk berjalan luce?" tanya natsu

"aku tidak mau terkena kutukan, dan aku tidak mau terkena yang tidak-tdak, itu yang dia katakana" ucap holorogium yang mengikuti pembicaran lucy.

"kana da pangeran mu lucy" ucap naruto dengan nada mengejl, dan langsung mendapat deatglare dari sasuke.

BUAR!BUAR!BUAR!

Suara langkah raksasa mengejutkan mereka semua, mereka semua langsung menghadap belakang, dan memperlihatkan seekor tikus yang sangat besar, dengan mata yang berwarna kuning menyala.

"a-a-apa itu" ucap natsu dengan terbata-bata.

"itu sangat besar" ucap gray dengan shok.

"apa itu?" kata naruto dengan tanang.

"aku penasaran siapa yang memelihara hewan seperti itu disini" ucap erza yang sudah mengeluarkan pedangnya.

"mungkin salah satu musuh kita" jawab sasuke dengan tenang.

"apa itu, itu yang dia katakan" ucap holorogium yang mengikuti kata-kata lucy.

"Ice Mage: Shield [perisai]" sebuah perisai es tercipta dari sihir yang di kenakan ole gray.

"hey apa yang terjadi, itu yang dia katakana" ucap holorogium yang mengikuti ucapan lucy.

TIK!TIK!TIK!

"ew" ucap lucy terjatuh, karna holorogium sudah menghilang.

"khu…khu…khu…" tikus itu tertawa dengan keras. Dan menghanpiri mereka semua dengan berlari kearah mereka.

"semuanya lari" ucap naruto yang sudah berlari duluan langsung disusul oleh semuanya.

"khu…khu…khu" tawa tikus itu, dengan mengajar anggota fairy tail yang masih beralri. Gray segera berbalik arah dan melakukan sihir,

"Ice Mage: Floor [lantai]" tanah yang dipegang gray langsung menjadi sebuah es, dan menyebar kearah tikus.

WUSHH

BAUKKHGH

Tikus itu jatuh dengan tidak elitnya. Mereka segera mengatur nafas mereka yang kelelahan, akibat berlari.

"kenapa tidak dari tadi saja artis porno" ucap natsu dengan mengatur nafasnya.

"jangan protes anak naga" balas gray. Lucy dan erza yang sedang membungkuk segera berdiri, saat mereka berdiri alangkah terkejutnya melihat sebuah piramida dengan gambar bulan dibalik semak-semak.

"hey kalian semua sini" panggil mereka berdua. Bisa dilihat naruto, sasuke, kurama dan happy yang tiduran ditanah, lalu gray dan natsu yang memukuli dan menendangi tikus itu yang sudah jatuh. Tapi karna mereka merasa dipanggil mereka langsung menghampiri.

"ada apa?" tanya naruto kepada mereka berdua.

"lihat itu" ucap erza dengan menunjuk sebuah piramida yang terdapat gambar bulannya.

"ayo kita kesana, siapa tahu kita mendapatkan petunjuk" ucap natsu dengan semangat.

"yak au benar" balas sasuke, dan akhirnya mereka semua langsung pergi kedalam piramida itu.

.

Mereka melihat-lihat bagian piramida yang sudah kuno itu, terutama, sasuke, dan naruto yang bisa membaca tulisan kuno memakai shringannya. Kurama dan happy memakan ikannya masing-masing. Tapi ada satu orang yang bodoh menginjak-injak lantai hingga.

BUUAARR

"apa yang kau lakukan baka" ucap gray dengan teriak karna natsu menghancurkan lantai piramida yang membuat mereka semua terjatuh.

.

BUAKKHHGG

Mereka semua jatuh ketempat rahasia bawah tanah.

Krek

"hah" natsu menghela nafas dan keluar dari reruntuhan yang menimpannya. "hey apa kalian semua selamat kawan-kawan?" tanya natsu yang celengak-celinguk mencari orang.

"kenapa kau tidak pernah berfikir untuk melakukan sesuatu dasar otak api bodohl" ucap gray yang mulai bangkit dari jatuhnya, karna ulah natsu.

"aku akan menghukum mu natsu" ucap erza dengan tajam.

"aku akan menembus jantung mu dengan kusanagi ku natsu" ucap sasuke yang tidak kalah tajamnya dengan erza.

"akan aku potong dua tangan mu dengan dua pedang ku natsu no baka" ucap lucy dengan dingin.

"akan aku sembur kau, dengan api ku, dan aku bekukan kau dengan es ku" ucap kurama dengan tajam.

"akan aku jadikan kepala mu sebagai pajangan apartemen ku natsu" ucap naruto dengan tajam.

"happy apa kau bisa membuat ku keatas?" tanya lucy pada happy yang sudah mulai bangkit dari jatuhnya.

"aku tidak bisa luce" jawab happy, dan lucy hanya menghela nafas pasrah.

"INI SEBUAH GUA RAHASIA" ucap natsu dengan semangat dan berteriak. "SEMUA AYO KITA BERPETUALANG" lanjut natsu langsung memasuki sebuah gua yang entah tidak tahu akan membawanya kemana.

"sudah cukup kau jangan membuat onar lagi otak api" ucap gray dengan emosi, tapi dipikiran oleh natsu, sasuke langsung menepuk bahu gray.

"tenanglah sobat, mungkin gua ini akan memberi tahu kita kenapa desa ini di kutuk" ucap sasuke dengan tenang.

"kuharap begitu" balas dengan menghela nafasnya.

.

Natsu berlari menyusuri sebuah gua, dan berbelok kearah kiri, dengan semangat, dan langsung digantikan dengan muka penuh tanda tanya, dan natsu terdiam.

"natsu ada apa?" tanya naruto yang ada dibelakang natsu.

"apa yang terjadi otak api?" tanya gray yang mengikuti naruto.

"natsu?" ucap lucy

"kau kenapa natsu?" tanya erza.

"hey natsu apa yang terjadi" tanya happy.

"apa ini?" tanya natsu yang tidak memperdulikan pertanyaan teman-temannya. Dan mereka langsung mendekati natsu dengan wajah tenang, sesaat kemudian digantikan dengan wajah shok, terutama, gray dan naruto,

"itu….Deliora" ucap naruto dan gray bersamaan dengan memasang wajah shok.

"ke-kenapa diliora bisa ada disini?" tanya gray dengan teriak yang entah pada siapa, dan maju kedepan, dan melewati natsu. "aku tidak percaya ini, ini tidak mungkin kenapa dia ada ditempat seperti ini" tambah gray dengan emosi.

"apa kau tahu Sesutu gray?" tanya natsu, sasuke, erza dan kurama bersamaan.

"itu…." Ucap gray dengan gemeteran, karna perasaanya.

"gray tenang lah" ucap lucy yang mencoba menenangkan gray.

"itu adalah deliora, salah satu setan milik zeref, yang disegel oleh senseinya gray. Segel itu berasal dari kutub di benua utara, tempat tinggal gray. Iblis yang menyebabkan malapetaka sepuluh tahun lalu di benua utara. Dan senseinya gray mengkorbankan seluruh hidupnya demi menyegel diliora menjadi seperti ini , bukan begitu gray?" tanya naruto yang memberikan penjelasan kepada semuanya.

"ba-ba-bagaimana kau bisa tahu?" tanya gray

"aku mendengar beritannya dari tou-san angkat ku, bahwa deliora menyerang benua utara, tou-san angkat ingin kesana, tapi sayangnya deliora sudah disegel oleh guru mu, dan aku bisa tahu kalau itu guru mu, karna kalian bisa menggunakan sihir yang sama" jawab naruto.

TAP!TAP!TAP!TAP!

Suara langkah kaki terdengar oleh mereka, dan mereka segera bersembunyi. Dari banyangan yang dilihat, orang itu berjumlah empat.

.

Di sebuah ruangan yang gelap terdapat seseorang yang memakai topeng dengan lubang mata bergambar temoe. Orang itu sedang duduk disinggasananya. Orang itu memakai sebuah jaket dengan tudung yang ia kenakan. Orang itu adalah tobi.

"bagaimana tobirama apa kau berhasil mendapatkan salah satu mata clan sharingan?" tanya tobi dengan tenang.

"saya mendapatkannya tuan" balas tobi dengan memberikan sebuah tabung yang berisi sebuah mata berwarna merah dengan tiga temoe. "ini shraingan milik itachi uchiha" tambah tobirama.

"bagus aku ingin tahu apa yang terjadi jika mata sharingan, milik kakashi dan itachi disatukan, kedalam orang yang sama" ucap tobi. Tiba-tiba datang pemuda berambut hitam spike.

"misi berhasil tobi-sama" ucap orang itu.

"bagus, kalian boleh pergi" ucap tpbi akhirnya tobirama dan orang berambut hitam spike itu pergi. Tobirama pergi dengan meninggalkan butiran-butiran air. orang berambut hitam itu sama seperti tobirama meninggalkan butiran-butiran tetesan air.

"pertama sharingan, dan akhirnya eksperimen ku hampir selesai, lalu kedua deliora yang angkat bangkit, sepertinya aku harus memerintah dua orang utnuk membantu mereka dalam membangkitkan deliora" guman tobi "sebaiknya aku pergi sekarang untuk memanggil dua orang itu" tambah yobi lalu menghilang dan meninggalkan bulu-bulu burung elang berwarna hitam.

.

.

.

TBC

Siapa saja kah orang itu.

Gomen kalau pendek