Tittle: Reveng Chapter 2
Author: Wonkyu Taoris Shipper
Rated: ?
Pairing: Wonkyu, eunhae,changbum, and other…
Genre: Sad, Crime..
Cash Cho Kyuhyun
Choi Siwon
Lee Donghae
And Other
DISC: Cash yang ada disini bukanlah milikku, aku hanya meminjam namanya, maaf kalau ada typo karna aku hanyalah author abal yang mencoba berkarya hasilku sendiri, tanpa ada niat untuk memplagiat.
Summary: Bagaimana nasib seorang anak kecil melihar kedua orang tuanya dibunuh di depan matamu sendiri disaan kau masih berumur 5 tahun? takutkan? dendam kah?
Terima kasih yang udah mau review ffku ini, maaf aku tidak bias membalas semuanya, aku hanya bias bilang terima kasih banyak..
Ini karyaku,apa karyamu?
Oke langsung baca aja yah…
.
.
.
Terlihat seorang namja yang sedang berlari sambil menahan emosinya.
BRAAKK…
terdengar suara pintu kelas yang disbanding dari luar kelas.
"LEE HYUKJAE..KIM KIBUM.."Teriak namja yang membanting pintu kelas. Namja itu mengatur nafasnya melihat swkwliling kelas.
"SELAIN LEE HYUKJAE, KIM KIBUM, SHIM CHANGMIN DAN LEE DONGHAE KELUAR KELAS, SEKARNG"Teriaknya sambil memerintah. Semua muris yang takut dan bingung pun keluar kelas terburu-buru karna takut terhadap kuda yang sedang ngamuk #plak
"Termasuk kau anak baru"ucap dingin siwon
"ne"ucap kyuhyun sambil berjalan keluar kelas, sebelum kyuhyun keluar kelas siwon menatapnya dengan tajam.
"ada apa dengan dia? Apa dia kesurupan hantu toilet"batin kyuhyun.
"siwon mendekati ke empat sahabatnya yang berdiri mematung melihat siwon jalan mendekati mereka dengan hawa yang berbeda, terlihat kilatan marah dari matanya ketika melihat eunhyuk dan kibum.
"a..ada apa siwon? Tannya changmin memecahkan keheningan.
siapa anak cho hangeng? Tanya siwon sambil melihat kearah eunhyuk.
eunhyuk yang ditatap seperti itu hanya gugup, dia tidak tau harus menjawab apa.
"a..aku tidak tau"jawab eunhyuk terbata. Siwonpun mengalihkan pandangannya kearah kibum.
kibum yang merasa ditatap oleh siwon hanya menundukkan kepalanya, jujur dia juga tidak tau harus menjawab apa.
"a..aku juga tidak tau"ucap kibum takut
"ck..apa kalian benar, ahh?tanya siwon lagi
"n..ne siwon"ucap eunhyuk dan kibum berbarengan
"sebenarnya ada apa ini?tanya donghae yang sedari tadi diam, dia juga bingung apa yang terjadi dengan sahabatnya yang sudah ia anggap sebagai saudaranya sendiri.
siwon hanya diam tanpa niat menjawab pertanyaan donghae. Dia masih mempokuskan tatapannya ke eunhyuk dan kibum, lalu siwon menarik kedua kerah baju eunhyuk dan kibum.
kalian tahukan aku tidak suka dibohongi?desisi siwon
"ka..kami tidak bohong siwon"kata eunhyuk sambil gemetaran
"siwon lepaskan namjachinguku"ucap changmin marah melihat namjachingunya diperlakukan seperti itu oleh siwon.
"DIAMLAH KAU SHIM CHANGMIN"Bentak siwon
"Bukankah kalian mengetahui siapa anak cho hangeng, hmm?tanya siwon lagi.
dia tidak menyerah untuk mendengar semuanya langsung dari mulut kedua sahabatnya ini.
eunhyuk dan kibum diam, mereka tidak tau harus menjawab apa, sejujurnya mereka takut melihat siwon yang sedang marah.
"ok, kalau kalian tidak ingin menjawab, akan aku jawab pertanyaanku sendiri"jeda siwon sambil melihat ekspresi kedua sahabatnya itu.
"Nama anak cho hangeng adalah cho kyuhyun, apa aku benar? Tanya siwon sambil bersmirk.
DEGG..
Kedua sahabatnya tiba-tiba menegang, mereka tidak tau kalau siwon akan mengetahuinya secepat ini.
"Bagaimana siwon tau"batin eunhyuk dan kubum.
"wae? Kenapa kalian kaget,hmm? Bukankah aku benar?ucap siwon sambil tersenyum
lagi-lagi eunhyuk dan kibum hanya diam, mereka harus menyiapkan jawaban yang tepat kepada siwon.
"kenapa kalian tidak memberitahuku?tanya siwon lagi. Tepat apa yang sedang eunhyuk dan kibum pikirkan, pasti siwon akan menanyakan hal itu.
"JAWAB"Teriak siwon
"mi…mian siwon hyung"ucap kibum takut.
siwon membanting tubuh eunhyuk dan kibum kelantai.
"Argghhh.."teriak kesakitan eunhyuk dan kibum
"hyukie/bummie"teriak donghae dan changminsambil membatu namjachingunya. Changmin yang melihat namja yang sangat dicintai sangat marah, sedari tadi dia sudah menahan emosinya ketika melihat namjachingunya dibentak siwon bahkan diapun yang sebagai namjachingunya tidak pernah membentaknya.
BEUGGHH.. (aku gak tau suara orang memukul itu seperti apa)
changmin meninju wajah siwon setelah dia membatu kibum berdiri.
"AKU SUDAH CUKUP DIAM MELIHAT KAU MEMBENTAK NAMJACHINGUKU, APA KAU PIKIR AKU TIDAK BISA MARAH,AHH?Teriak changmin marah
"min..sudah, ini memang salahku"kibum mencoba menenangkan namjachingunya, dia takut changmin akan terbawa emosi seperti siwon.
"ck…namjachingumu memang pantas mendapatkannya"ucap siwon sambil meludahkan darah yang keluar dari sudut bibirnya dan tersenyum sinis
"AKU TAU KAU INGIN MEMBALAS DENDAM KELUARGAMU, TAPI TIDAK HARUS KAU MEMBENTAK NAMJACHINGUKU"Teriak changmin lagi, dia mendekati siwon ingin memukul wajahnya lagi, tapi sebelum pukulannya melayang diwajah siwon, ada seseorang yang menhan tanganku.
"changmin sudah cukup"perintah donghae
changmin hanya mencoba menetralkan emosinya agar tidak terpancing dengan emosinya, melawan siwon berarti dia cari mati, bukan dia takut sama siwon hanya saja dia tau konsekuensinya kalau melawan siwon lebih jauh lagi.
"siwon, lebih baik kita bicarakan hal ini dengan kepala dingin, jangan terbawa emosimu"ujar donghae, sebenarnya dia sangat marah sama siwon, tapi dia harus mencoba bersabar dan memahami jika ia ada di posisinya.
"ne, kita bias bicara baik-baik siwon"timpal eunhyuk
siwon menghela nafasnya, entah sudah berapa kali dia menghela nafas hari ini.
"ok, tapi kenapa kalian berdua menyembunyikan hal ini dariku? Tanya siwon setelah dia sudah meredakan emosinya.
"kami takut kau akan membunuhnya kalau kau tau dia anak cho hangeng"ucap eunhyuk
"ck, kenapa kalau aku ingin membunuhnya?tanya siwon lagi.
"bukankah itu tidak setimpal dengan perbuatan appanya"tambah siwon
"ne, tapi dia tidak tau apa-apa siwon, dia tidak bersalah, yang bersalah appanya"ucap kibum
"bukan berarti dia tidak salah, tidak tau apa-apa"ucap siwon dingin
"lalu setelah kau berhasil membunuhnya, apa yang akan kau perbuat? Apa dengan membunuhnya kau sudah puas?tanya eunhyuk
"setelah aku membuhnya aku akan membuat perhitungan dengan appanya,wae?tanya siwon datar
"apa tidak ada jalan lain selain membunuhnya?tanya kibum
"ne, benar kata kibum, apa tidak sebaiknya menggunakan cara lain selain membunuh anaknya? Mungkin kau ingin membunuhnya, tapi bunuhlah appanya tidak untuk anaknya"ucap donghae
siwon hanya diam melihat keempat sahabatnya dan suasana seketika menjadi hening.
"aku punya rencana"ucap changmin memecahkan keheningan.
"apa? Tanya siwon
"dekati dia, buat dia jatuh cinta denganmu, lalu kau sakiti hatinya secara perlahan"kata changmin
"aku setuju dengan rencana changmin"ucap donghae
"ta..tapi.."ucapan eunhyuk terpotong oleh siwon
"aku rasa tidak buruk bermain-main dengannya sebentar"smirk siwon.
*Dilain tempat*
"Hallo bos"ucap junsu
"siwon sudah memasuki perangkap kita, dan aku sudah memberitahukan tentang anaknya cho hangeng"
"ok, sekarang aku tinggal menghubungi cho hangeng"
"ne" setelah mengucapkan itu junsu mematikan sambungan telponnya.
"Choi siwon dan cho kyuhyun kita lihat apa permainan yang akan aku perbuatuntuk kalian berdua, bersiaplah"batin junsu sambil bersmirk.
~Siwon Pov~
Aku langkahkan kakiku tak menentu arah, aku tidak memperdulikan orang-orang yang melihatku dengan aneh, aku memutuskan untuk duduk dibangku halaman belakang sekolah. aku harus memikirkan ide yang diberikan oleh changmin, tapi bagaimana aku bias mendekati namja itu, melihat mukanya saja aku langsung seperti ingin membunuhnya, appa. Apa yang harus aku lakukan? Apa aku salah memilih jalan seperti ini, seandainya appa dan umma masih ada mungkin kalian akan kecewa denganku, tapi apa benar kalian kecewa denganku"batinku, tanpa sadar aku menitikkan air mataku, sudah cukup semuanya membuatku lelah, aku pejamkan kedua mataku, aku membiarkan air mata ini mengalir.
"pakailah sapu tanganku" kumendengar suara seseorang dan kubuka kedua mataku, aku melihat ada sapu tangan tepat diwajahku, ku lihat siapa yang menyodorkan sapu tangan, dia, kenapa harus dia.
"buat apa kau kemari? Tanyaku datar
"aku hanya tidak sengaja melihatmu disini, aku pikir kau membutuhkan teman, dan ini pakailah sapu tanganku"ucapnya sambil tersenyum
"jangan sok baik kepadaku"ucapku sambil melihat kearah lain
"aku hanya ingin berteman, apa tidak boleh?tanyanya
kulihat wajahnya, mungkin aku bias memanfaatkan situasi ini.
"kenapa kau ingin berteman denganku?tanyaku
"karna kau tampan"jawabnya polos
"hanya itu?tanyaku lagi
"aniyo, tapi aku hanya ingin berteman denganmu, apa tidak boleh?tanyanya sambil menundukkan kepalanya.
"hahh..ok kalau kau ingin menjadi temanku, aku rasa tidak masalah"ucapku
"benarkah?tanya meyakinkan
"ne"ucapku
"yeyy..gomawo, oh iya cho kyuhyun imnida"ucapnya sambit tersenyum
DEGG…
ada apa denganku, kenapa melihat wajahnya jantungku tiba-tiba berdeak?batinku
"Choi siwon"ucapku datar
"nama hyung bagus, seperti orangnya tampan"kata kyuhyun tersenyum
"aku tau itu"ucapku
"hyung, kenapa hyung tadi marah-marah?tanya kyuhyun
"bukan urusanmu"kataku
"marah-marah itu tidak baik hyung, nanti cepat tua loh"
"apa kau tidak bias diam,ahh?
"n..ne mian hae hyung"
"lebih baik kau pergi, aku sedang ingin sendirian"
"baiklah hyung, tapi kita tetap bertemankan?
"hmm"
"kyunie anggap itu iya, ok kyunie pergi, dah hyung"
Kulihat punggunya yang perlahan pergi dan menghilang, entah mengapa ada rasa yang menghilang ketika dia pergi, tidak aku tidak boleh luluh olehnya, aku harus menjalankan rencanaku, mungkin dengan berpura-pura aku bisa mendekatinya dengan mudah.
~Siwon Pov End~
.
.
.
.
.
"Changmin bodoh"ucap kibum
"kenapa aku dibilang bodoh bummie? Rajuk changmin
"kau bodoh karna kau memberikan rencana bodohmu itu"kesal kibum
"lalu apa kau lebih memilih siwon membunuh kyuhyun?tanya changmin
"a..aniyo, tapi bukan harus menyakitinya"ujar kibum
"lalu bagaimana kita bias menolong kyuhyun?tanya eunhyuk
"berdo'a saja kalau siwon bias jatuh cinta berneran dengan kyuhyun"ucap donghae
"tapi sepertinya itu mustahil"ucap eunhyuk
"tidak ada yang tidak mustahil didunia ini eunhyuk"kata kibum
"berarti kita hanya bisa berdo'a tanpa bertindak?tanya changmin
"tidak kita harus membantu kyuhyun kalau dia disakiti siwon"ujar donghae
"ne, berarti kita harus mendekati kyuhyun dan menjadikan ia sebagai teman kita, agar kita bias menjaganya"ucap eunhyuk
"tapi jangan samapi siwon tau hal ini"ucap donghae
"ne"ucap changmin.
"ada apa ini?tanya siwon
"ah, tidak sedang apa-apa siwon"jawab donghae
"hmm" siwon berjalan kearah tempat duduknya dan menduduki kursinya
"Siwon hyuung"teriak seseorang yang baru saja memasuki kelas
"ada apa?tanya siwon datar
"hyung, kyunie punya makanan, hyung mau?tawar kyuhyun
"tidak"ucap siwon
"yah, hyung kenapa tidak mau?tanya kyuhyun sambil mempoutkan bibirnya
siwon hanya diam tanpa berniat membalas pertanyaannya.
"hyungkan sudah jadi teman kyunie, tapi kenapa tidak mau menerima makanan dari kyunie?tanya kyu lagi
"aku tidak lapar"ucap siwon
"tapi kyunie sudah membelikan ini buat hyung"ujar kyuhyun
"BISAKAH KAU DIAM"Bentak siwon
"hiks..mi..mianhae hyung..hikss..kyu hanya mau kasih kue ini buat hyung..hikss"tangis kyuhyun
"aisshhh..oke aku terima, mana makanannya?tanya siwon, dia sudah cukup pusing mendengar ocehan kyuhyun yang tak henti-hentinya.
"hikss..jinjja? Tanya kyuhyun sambil mennghapus air matanya.
"ucap siwon datar
"yeyy..ini buat hyung, hyung makan yah kuenya"seru kyuhyun sambil meletakkan kue didepan meja siwon
"ne"ucap siwon sambil membuka bungkusan makanannya.
"yasudah kyu mau pergi dulu, bye hyung"
Cupp..
Tanpa diduga kyuhyun langsung mencium pipi kiri siwon dan langsung melesat pergi dari dalam kelas
"A..apa barusan anak itu mencium pipiku?batin siwon.
"hwa..yang dapat kue?goda changmin
"ekhem..bukan hanya kue tapi juga ciuman"timpal donghae
siwon hanya mendeathglare keempat sahabatnya yang terkikik
"semoga dia bias membuat siwon berubah"batin keempat sahabt siwon.
.
.
.
.
.
TBC or END?
.
.
.
.
Mian kalau pendek -_-
