VOCALOID:Past to the future

YEY! Chapter 3 update ! bertemu lagi dengan the never Pedeauthor. Kangen sama kiiro? (Hikaru : kayaknya tidak deh thor ) oh lupakan itu maaf updatenya lama karna betullan, kiiro lagi blong idea

Hikaru : weleh paling Cuma malas, karna menurut Author ceritanya panjang jadi dia malas, bahkan dia pernah berpikir mendiscontinue kan fic ini # blak – blakan banget #

Haruna : iya, betul tuh. # pasang muka (-3-) #

Kiiro : # jleb! # hush! Udah diam aja!, buktinya ini update. Dari pada membocor kan rahasia Kiiro terus. Mending cosplay aja sonoh! Jadi kagamine twins kalo perlu. Haruna jadi Rin. Hikaru jadi Len!

Haruna : yay!

Hikaru : NOOOO! Pasti aku kan yg jadi Len nya lagi? Dia kan cowo! Aku bukan cowok! Aku cewek !

Kiiro : udah kalian kembar gitu jadi cocok ~~ lagipula Len kan SHOTA ! jadi anggap aja dia cewek. Udah selesai ~~ # jawab dengan enteng dan cari mati #

Hikaru : sama aja kali! Aku tetap tidak mau! . Lagipula Author mau cari mati ya ? tuh liat dibelakang mu ada aura hitam! Dan ada Roadroller juga loh ~~

Haruna :betul betul liat aja!

Kiiro : oh ya kah? # liat kebelakang #

BRUMMMMM

Len : Kiiro kanamori the never pedeauthor! I kill you!

Kiiro : KYAAAA!

Haruna & Hikaru : # menonton sambil makan coklat dan mangga ( soalnya popcorn udah terlalu mainstearm!XD ) # lalu menari – nari dan menginjak – nginjak lempengan (?) Author Kiiro)

Summary: Rin yang awalnya hanya gadis biasanya berkehidupan normal berubah drastis sejak bertemu pemuda yang merupakan teman masa kecilnya . namun, karna suatu kejadian Rin kehilangan ingatan tentang pemuda itu apakah yg terjadi? apakah ia bisa membalikan keadaan seperti semula? atau tidak? READ IT!... Summary nya hancur=_=

Rated: T (bisa jadi M suatu saat)

Genre:Romance, Adventure, Humor, Supernatural, Friendship

Warning: ( kepanjangan jadi baca aja warning dichapter sebelumnya #ditendang# )

Chara: Rin.K,Len.K,DLL

Disclaimer: VOCALOID bukan punya Kiiro, kalau punya Kiiro, Vocaloid bisa bangkrut karna kiiro tidak pandai dalam bisnis ( emang perusahan apa)

Please like and review

Chapter 3 : Masalah yg mulai datang

Normal POV

Seorang gadis berambut hitam sepunggung sedang berlari terburu – buru karna mengigat sesuatu yg ter tinggal entah apa itu. Apa itu sebuah bom? Oh atau katana yg dia curi dari banci jejadian berambut ungu yg mirip samurai kesiangan # ditebas Gakupo (eh? Kecoplosan) #, atau itu alat bagunan? Kayak bordoozer, senso, gergaji, terutamanya ROAD ROLLER!(entah semua itu benar atau tidak #dipetok#)

oh apa senjata api seperti pistol, shotgun, TMP, basoka , granat, atau apakah itu karna Kiiro kurang hafal dah #dibuang# seperti sifat nya kalau yandere. Yap, anak ini juga punya sifat yandere loh (eh? Kecoplosan lagi! #dilempar superman (?) # ) oke cukup sampai disitu.

"Aduh aku lupa membawa gitar ku, bagaimana mau main music kalau tidak ada gitar?" guman nya,jiah ilah! (?) ternyata dia lupa bawa gitar toh! Bikin orang salah sangka aja!, dia terus ber lari tapi, dia kurang memperhatikan jalan sehingga dia tersandung batu , terjatuh, terguling – guling dengan gak elit nya.

Kalian tau kenapa? Karna dia terjatuh tepat disebuah gunungan dan karna the 3 bad movenya sendiri!, kalau kalian ingin tau apa itu, baca profile Author arti dari the 3 bad move (KIiro: oh sangat cetar membahana badai! #di gantung di tiang bendera# )

Tepat saat itu ada dua orang pemuda, yg satu berambut honey blonde yg satunya lagi merambut ocean blue

"Huh untung kita berhasil kabur dari situ " ujar yg berambut ocean blue, ah! Kita sebut Kaito aja dah!(oh no! kecoplosan lagi! HUUWEEE #nangis dengan dramatisnya# )

"Apa yg 'huh' ? ini semua karna kamu baka! Dan karna kau aku ….. ah! Sudahlah. Dan juga, kenapa kau katakan hak yg aneh? Mereka bisa mikir macam – macam dan lagi kenapa kau mereka tertidur?" omel pemuda berambut honeyblonde yg kita sebut Len ( kali ini tidak kecoplosan! Soalnya terlanjur!)

" Hehe tapi berhasil kan? Kalau tidak begitu mau gimana lagi? Oh nari hula –hula, atau main uno, nari – nari cesar? Oh atau na-"

"UDAHHH! Hentikan pemikiran gilamu itu! Aku tak akan berbuat begitu! Oh ya aku masih punya pembalasan tentang yg tdi! Sini lo! gue gosongin ice cream lo!" potong Len yg sudah muak sama kebakaan Bakaito itu. Eh? Tapi kok terrakhirnya nyasar ke bahasa gaul ya? Oke lupakan itu # di gesek (?) #

"NOOOOOO! Ampuni hamba ! jangan gosongkan ice cream hambamu ini!" jerit Kaito yg panic ice creamnya mau diantar kealam baka sana oleh si shinigami yaitu Len #plakk#

"Tak ada ampun"

"NOOOOO!" baru saja Len mengeluarkan petirnya, tapi tidak jadi karna dia langsung tertimpa oleh sesuatu begitu juga Kaito. Tapi 'bagusnya' petir yg ternyata terlanjur keluar(?) dari tangan Len ter lempar ke sebuah tempat yg akan dijelas kan nanti # dilindes #

BRAKK! BRUUKKK (efek suara yg sangat terlambat dan apakah itu betul suaranya? )

"Uh….. lagi – lagi aku cereboh . ditambah lagi kok aku bisa ada disini ya?" ujar 'benda' yg menimpa Len dan Kaito. Dan lagi 3 bad movenya keluar yaitu : lupa

"Uhhh…. Siapa sih ni orang? Asem banget! " seru Len. Padahal hatinya lagi seru – seru nya mau menghajar si Bakaito. Eh, malah ada 'makhluk' yg menimpanya.

"Ah! Gomennasai! Aku menimpa kalian! Apa kalian tak apa – apa?"ujar 'makhluk' dengan nada meminta maaf dan khawatir berduet (?) tapi pakai muka polos (bagaimana bisa? ). segera dia berdiri agar tidak menimpa Len dan Kaito ( Len : ya iyalah! Kalau tidak, bisa encok (?) aku! )

"Ah tak apa – apa kok. Err…"

"Emm….. aku Kurogami Haruna, panggil saja aku Haruna" ujar 'makhluk' yg kita sebut saja Haruna memotong perkataan Len yg bingung mau memanggilnya apa

"Oh ya Haruna, tak apa – apa, lagipula aku tidak terlalu tertimpa kok. Yg tertimpa adalah orang yg dibawah ku ini " ujar Len sambil menunjuk orang yg masih Len duduki, Kaito.

Ohya! Dari tadi Kaito tidak bicara sama sekali kan? Ya karna itu, dia keberatan! Dia yg berada di bawah, Len ditengah , dan Haruna yg diatas. Jangan berpikir macam – macam! Haruna meng hadap ke depan, bukan kebelakang. Jadi, kejadian nya tidak sama dengan Len yg menimpa Rin diruang music itu! .

Keadaan Kaito? Oh dia udah K.O karna bebannya terlalu berat. Sekarang mari kita meheningkan cipta pada Kaito yg sudah ma- (Kaito: AKU BELUM MATI! # menangis sambil pundung bekerja sama(?) # )

Oh ya Kiiro lupa Kaito belum mati hhehe. Abaikan itu. Back to the store . eh! Salah! Maksud nya. Back to the story.

"Ah! Gomennasai…. Apa dia tak apa – apa?" ujar Haruna bingung pakai muka polos. Dari raut wajah sepertiya dia tidak seperti tadi lagi.

"Ah.. dia tak apa – apa kok, jangan pedulikan dia, kalau perlu lupakan saja dia dari dunia ini" ujar Len dengan santai nya. Aih! 'ah' mulu dari tadi ganti – ganti! (Len & Haruna : kamu yg nulis author!. Kiiro : eh? Iyakah? )

"Hmm.. ya sudah kalau begitu. Aku pergi dulu. Err nama mu siapa ya?" Ujar Haruna

"Oh ya aku lupa memberi tau namaku ya? Hahaha maaf, namaku Kagamine Len. kalau mau, panggil saja Len" ujar Len sambil tertawa garing

Setelah mengdengar itu, Haruna terlihat tersentak. Seperti mengingat sesuatu . padahal dia pelupa #di bom Haruna #

"Kau terlihat terkejut….. ada apa?" Tanya Len yg bingung melihat Haruna yg terkejut.

"Ah tak apa – apa…. Hehe aku pergi dulu! " jawab Haruna langsung dan melesat ala in human karna ingat dia harus mengambil gitarnya yg pastinya bila terlambat akan dimarahi Dewa cantik bak matahari eh salah! maksudnya Di marahi MIkitsu! (bagi yg tak tau baca di profile KIiro ~~~ )

"Ada apa dengannya? Ah sudahlah….. lebih baik aku membawa Kaito pulang" ujar Len sembari membawa ( baca: menyeret ) Kaito ke tempat nya. Kalian tau dimana? Oh itu nanti dijelas kan # digebukin massa (bukan massa jenis :P ) #

Dilain tempat

Masih ingat sama petir Len yg terlanjur keluar (?) tadi? Nah disini Petir itu mendarat!
tepat nya pada seorang banci jejadian berambut ungu plagiat samurai kesiangan. Kalian pasti tau siapa itu ~~ ( the KY : pasti Author berniat menistakan Gakupo seperti senpai – senpai Author lain nya ckckckc…. ) dia sedang jalan – jalan mengitari pohon di taman . Baka banget…..

"La ~ la ~ la enaknya jalan – jalan habis kerumah Luka ( jangan ada yg bepikiran macam – macam! ) tapi sayang langsung diusir begitu aja huh!" ujar si banci itu alias Gakupo.

Kok malah curhat ya? Dan lagi dia Curhat sama siapa? Sama pohon? Sama jangkrik yg nyangkut dirumput dekat pohon (?) Atau sama benda putih – putih berambut Hitam panjang ( Kiiro : Haruna dong # ditebas Haruna # ) yg menimbul kan suara 'kikikiki ~~ hihihihhi ~~ kakakka ~~' diatas pohon lagi gelatungan kayak monyet #plakk # . eh kayak mbak kuntilanak ya? Oke abaikan yg ketiga. Walaupun memang betul sih XD

Tiba – tiba bulatan petir yg melaju kencang datang kearah Gakoupo #bukan Typo :P #. Dan alhasil dia tersengat petir itu dan pingsan ( atau mati?. Gakupo : # pundung # ) dengan tidak elit nya dan di abaikan orang – orang yg berada ditaman sampai akhir hayatnya . eh salah! Sampai dia bangun sendiri hahahahaha

Begitulah kejadian gaje. Dan tempat dimana petir nyasar (?) itu berakhir. Ditambah lagi adegan dinistakannya Banci jejadian yg bahkan tidak cantik sama sekali A.K.A Kamui Gakoupo # di lempar Gakupo #(Gakupo : nama ku GAKUPO! ) . Oke kembali kecerita sebenarnya.

Rin POV – besok nya

Aku terbangun dipagi hari dengan 'bagus' nya. Ya, aku dibangun kan oleh dewi jelmaan iblis teal lewat handphone. Dia menelpon ku pagi – pagi dan mengeluarkan suara cemprengnya. Dengan tidak bertanggung jawab karna sudah mebangunkan ku secara mengejutku saat aku mengangkat telpon nya dia langsung menutup telpon dengan riangnya. mau tau kejadian nya. Mari kita simak! # plakk #

Flashback

Watashi no koi wo~

Higeki no jurietto ni shinai de

Koko kara tsuredashite...

Sonna kib –

Suara lagu romeo and Cinderella merusak mimpi indah ku. Bukan berarti aku tidak suka lagu itu, karna itu membangunkan ku yg sedang tidur dengan nyenyak nya. Siapa sih yg nelpon pagi – pagi? Orang kerajinan aja tuh yg kayak gitu. Malah masih jam 5 juga. Sekolah mulai jam setengah 9. Ada apa sih!

Dengan segara ku angkat tepon ku tanpa melihat siapa yg menelpon. Dan menaruhnya ditelinga ku ( Rin :eh ? kan memang naruh nya di telinga masa di hidung?. KIiro : yah tak apa apa lah biar lebih berwibawa # plaak # )

" Moshimos –"

" OHAYOU RIN-CHAN! UDAH BANGUN APA BELUM? LAGI NGAPAIN?"

Bagus, ternyata yg menelpon adalah sahabat ter ' sayang ' ku. Ditambah lagi suaranya yg dapat membuat ku budek sesaat, betapa hebat nya…

" Ah…. Ohayou Miku, yah aku bangun kalau tidak bagaimana aku mengangkat telponmu, dan kau Tanya aku ngapain ? . kau tau sendiri, aku lagi bertelponan dengan mu dan….. INI MASIH JAM 5. AKU MASIH MAU TIDUR. DAN SUARA MU DAPAT MEMBUAT KAU TULI 5 DETIK (?) EMANG KAU BANGUN JAM BERAPA MIKU?!"

" Hehehehe. Ya maaf, habis aku bangun kepagian karna tadi malam aku lupa makan negi jadi kebangun deh. Aku kedapur sebentar makan negi eh, pas mau tidur lagi malah tidak bisa tidur. Karna bosan, jadi aku telpon Rin-chan deh hah" jawab dewi jelmaan iblis teal alias Miku itu tanpa dosa.

"Huh, tapi itu mengganggu tau! Jam begini biasanya orang masih tidur. Dan kalau mau curhat pagi – pagi begini, lebih baik jangan sama aku, sama dinding atau negi tersayangmu aja sana. Mereka pasti mendengar kan dengan baik" ujar ku asal

" Oh oke deh! Oh ya Rin-chan ku tutup dulu ya, ada yg mau kukerja kan. Bye – bye~~~"

Tit tit tit….

Benar – benar tak ber tangung jawab… ( Oc & Reader : # Lirik – lirik Kiiro # Kiiro : hem.. etto nani ga? )

End of Flashback

Aku langsung bangun dari tempat tidur karna. Ini sudah jam 6 lewat 5 menit. Yah… habis Miku menelpon itu aku sempat tertidur sebentar. Ah kok tangan dan kaki kiriku agak sakit ya? Ah mungkin hanya perasaan ku saja.

Dengan segera aku menuju untuk kamar mandi, untuk mandi tentunya. Saat aku selesai mandi dan bercermin. Aku marasa aneh pada mata kiriku. Ini perasaan ku saja atau mata kiriku sedikit rabun? Karna itu aku melakukan apa yg biasanya orang lakukan kalau bingung, yap! aku menggaruk kepalaku yg tidak gatal pastinya. Aku tidak bekutu atau pun berketombe , jadi jangan salah sangka!. Tapi anehnya kok rambutku rontok sedikit ya ?

"Aduh kok pagi ini aneh banget ya? Mata, tangan, dan kaki kiriku aneh agak sakit semua bahkan rambut bagian kiriku rontokkan…. Ah sudahlah. Mungkin pengaruh tadi pagi. Walaupun tak ada hubungan nya sih.." gumamku sembari keluar kamar mandi dan memakai seragam sekolah ku tak lupa juga setelah itu aku membantu oba-san memasak.

Oh ya aku lupa cerita, aku tinggal bersama oba-san, namanya Sokune Tei. Yah tapi dia jarang pulang. Karna sering lembur. Berangkat pagi jam 9 dan pulang selalu tidak menentu jamnya tapi itu untuk memenuhi kebutuhan hidupku dan oba-san juga. Orang tua ku? Aku tak tau keberadaan mereka. Ygku tau, mereka menitipkan ku pada oba-san. Tak tau alasannya kenapa sih…. Saat kutanya Tei oba-san dia bilang bahwa orangtau ku menitipkan ku karna Kebutuhan Ekonomi mereka sedikit. Tapi kalau benar begitu pasti mereka sudah mengambil ku kembali.

Ah tapi sudah lah. kalau soal orang tua, sebenarnya aku tidak terlalu peduli. Bahkan aku tak tau rasanya kasih sayang dari orang tua. Padahal Tei oba-san bilang aku dititipkan saat berumur 7 tahun. Tapi aku tak tau mengapa aku lupa pada itu semua. Tapi aku tak peduli pada itu semua yg penting dipikiranku adalah masa depan. Karna yah mengingat masa lalu tak ada gunanya. Jadi untuk apa coba?

Setelah aku sarapan bersama Tei oba-san, aku pamit untuk ke sekolah tentunya

"Oba-san! Aku berangkat"

" Ya, itterashai Rin!"

Segera aku berangkat kesekolah dan seperti biasa, Miku menyalamiku. Dengan aksi hebohnya yg kalian bisa bayangkan sendiri.

Skip time

Saat ini kami sudah ada disekolah, mendengar kan tauziah (?) sensei tentang zaman – zaman bersejarah yg pastinya akan sangat membingungkan. Tentang jaman dulu yg mitos sihirnya lah apa lah, dan tentang fortal waktu gitu. Ngomong – ngomong tentang fortal, aku jadi ingat kejadian kemarin deh….. yg ada fortal yg mengeluar kan pemuda bernama Len yg mencuri err…. First kiss ku itu. Ah sebaiknya, aku berfikir optimis aja deh.

Aku melihat kesampingku dan melihat Miku sedang memakan negi sambil memainkan rambut yg panjang minta ampun itu. Dibelakangku ada Teto yg merupakan temanku juga yg sedang makan roti prancis disamping ada Gumi yg belajar sambil memakan wortel. Aku heran kenapa tuh sensei tidak lihat bahwa murid nya sebagian muridnya rata – rata lagi makan semua. Ya ampun…..

Aku memegang kepalaku lagi. Eh kok rambut ku rontok gini ya. Ah tangan dan kaki kiriku juga sakit lagi. Mata kiriku juga tambah rabun . aduh ada apa ini? Karna merasa agak ketakutan. Aku memutus kan bicara pada Miku

"Miku" ujar ku

"Hmmm?"

"Ingat kejadian kemarin?"

"Hmmm yg pemuda honeyblonde dan si baka penyuka ice cream Bakaito itu kan?"

"Walaupun aku tak maksud mu yg di akhir…. Tapi ya itu"

"Ya, aku sanggattt ingat! Untung si baka itu tidak melakukan apa – apa pada kita. Ih! Tapi mengingat 'kejadian langka' kemarin… aduh! Bikin ngefly!" ujar Miku yg berkata ala fans digiling (?).. eh? apa maksud nya dengan kejadian langka?

.

.

.

.

.

Seketika wahja ku memerah

"A – apa mak-" perkataan ku terhenti karna tangan dan kaki kiriku menjadi jauh lebih sakit dan mataku yg tambah rabun. Sepontan aku memegang tangan dan kakiku

"Ri – rin-chan? Kamu kenapa" Tanya Miku khawatir . tapi karna aku ter lalu kesakitan aku tak bisa menjawabnya. Karna aku tak bisa menahannya lagi sehingga aku …..

" AAAAAA! ADA APA INI? SAKIT!" teriak ku Sangking kesakitan nya, dan spontan aku terjatuh dari kursiku. Dan mulai menendang sekitar ku, dalam keadaan berbaring. Rasanya bagian Kiri tubuhku benar – benar sakit dan panas.

Murid – murid dikelas ku mulai panic melihat ku yg kesakitan apalagi Miku. Mereka ada yg berlari an, sensei yg ngatakan 'cepat bawa ke Ruang kesehatan!', dan ada yg menontonku dengan wajah pucat saking takutnya

"RIN-CHAN! KAU KENAPA? HEY RIN-CHAN?!" teriak Miku panic. Tapi sayang tetap tak bisa kujawab karna kesakitan dan terus – terusan berteriak

" AAKKKHHH! SAKIT! RASANYA SEPERTI TERKENA RACUN! SIAPA SAJA TOLONG AKU!"

Dan terakhir yg kulihat banyak orang yg membawa ku keruang kesehatan. Setelah itu semua gelap.

END Chapter 3

Hohohoh akhirnya selesai juga chapter 3 dengan ending gantung! # digeplak # .OOC banget lagi. Ohya Kiiro menambah humornya supaya banyak yg suka tapi tak tau garing atau tidak. Hehehe, Kiiro juga ikut – ikutan menistakan Gakupo loh ~~. Kan emang Gakupo itu paling enak dinistakan yakan – yakan? #digoreng Gakupo pakai terong (?) #

oh ada yg penasaran sama sensei disini? Hohoh dia itu memang tidak diberi nama, bisa dibilang sensei tanpa nama! # plakk #. Dan ada yg keberatan bila Tei disini Kiiro jadikan Tei oba- sannya Rin? Hehehe ya sudah. Please Review and make it Favorite, terima flame juga haha! Jangan lupa follow ya~~ dan usul cerita juga boleh ya! Sampai jumpa dichapter 4 XD

Rinlenlover02