"Gara-gara Fang tak boleh dapat donat lobak merah kesukaannya, aku yang kena imbasnya."-Ying

.

.

.

Oke-oke, mungkin aku sudah dilupakan karena melihat betapa sedikitnya review fanfic ini... atau mungkin penggemar fanfic 'Getting Back Your Memories' sedang 'tidur' sementara waktu ya? Tapi namanya juga janji aku bakal buat sequel yang Fayi, ya sudah aku buat meski sekian lama terkena wabah malas. Writeblock semakin parah karena sudah lebih fokus ke art... sudahlah, lanjutkan saja ini cerita.

.

.

.

Boboiboy©Monsta

To Be A Single©Me

.

Warning: semi-AU, OOC, Teenager(13), Mungkin ada Typo, Three shot, one chapter focus one pair, straight, disarankan untuk membaca Getting Back Your Memories, and etc.

.

Fang Problem: Without Red Carrot Donut

.

.

"Kalian tau, Fang itu sangat sukakan donut lobak merah..."ucap seorang gadis seumurku pada aku dan sahabatku.

"Iya, Amy... kita memang tau dia tu suka donut lobak merah wo..."ucapku pada gadis yang bernama Amy itu, oh ya aku ini Ying.

"Iya, saking sukanya bahkan mau jadikan donut sebagai istri dan jadi gila seharian jika tak mendapatkannya..."balas Yaya yang membuat humor garing.

Krik krik krik krik

"Apa?"

"Lelucon macam apa itu?"ucapku dan Amy bersamaan.

"Lah, memang betulkan... bahkan kau, Ying... pernah kena dampak dari Fang yang tak dapat beli donut tu kat kantin..."

"Eh? Kau kena dampak dari Fang tu!?"ucap Amy terkejut.

"Hah? Bila aku jadi korban Fang akan donut lobak merah?"tanyaku.

"Lupalah tu... masa aku ada sakit dahulu dan kau dipeluk Fang..."ucap Yaya mengingatkan

"Eh!? Macam mana hal tu boleh terjadi!?"teriak Amy terkejut.

"Hmm, Ah! Hari tu! Aku ingat masa tu..."gumamku sembari membayangkan beberapa hari lalu.

.

Flashback on

.

Author POV

Hari ini, semuanya berjalan dengan normal di Sekolah Menengah yang dimasuki oleh BoBoiBoy dan kawan-kawan. Meski Yaya tak masuk hari ini karena alasan sakit, tapi itu justru membuat murid-murid yang ada disana merasa lebih bebas melakukan apapun. Tapi pada akhirnya, saat Yaya tak ada, maka Ying lah yang menggantikan posisinya sebagai wakil ketua.

Fang dengan sekuat tenaga berlari menuju kantin yang jaraknya lumayan jauh dari kelasnya, apalagi kalau bukan untuk mendapat donut yang menurutnya paling sedap, bahkan kalau ditawar dengan makanan dari berbagai galaxy untuk menukarnya dengan donut lobak merah miliknya, dia pun enggan.

"DONUT LOBAK MERAAAAAH! PANGERANMU DATAAAAANG!"Jangan tanya kenapa Fang berteriak sebegitunya sampai membuat para fansnya bingung dan mimisan sebab kata 'pangeranmu datang', dasar fans ke ge-er ran. Memangnya ada diantara mereka yang bernama Donut Lobak Merah? Pasti dia sudah dilahap Fang ketika dia muncul.

Tapi sayang, begitu dia sudah masuk kantin dan melihat-lihat makanan yang ada. Tak ada tanda-tanda donut lobak merah, bahkan putih maupun ungu.

"Makcik! Tak ada donut lobak merah!?"tanya Fang sedikit kesal tidak melihat donut kegemarannya disana.

"Tak ada lah nak, donut lobak putih dan ungu pun tak de. Bahan-bahannya habis, sila beli yang lain dulu ye, sebab bahan pembuatan donut pun kena tunggu seminggu lagi sampai kesini."ucap Makcik Kantin tu halus macam tak melihat Fang marah.

"A-apa? Se-seminggu tanpa do-donut lobak merah..."mendengar tak ada donut lobak merah selama seminggu pun membuat dia tak semangat diri dan melangkah gontai ke kelasnya.

"Hei, tak beli apa-apa dulu nak?"tanya makcik kantin halus.

"Tak Makcik, tak lapar lagi..."dan setelah itu Fang kembali ke kelas dengan lemas.

Sesampainya di kelas, BoBoiBoy melihat Fang sebegitu lemasnya. Iapun ingin bertanya pada Fang, tapi sebelum berbicara Fang sudah melalui BoBoiBoy dan duduk di bangkunya dengan kepala yang dihantamkan ke meja.

"Donat lobak merah..."dan dengan satu gumaman Fang, BoBoiBoy langsung mengerti apa yang terjadi pada Fang.

"Kasihan pula ni si Fang..."gumam BoBoiBoy.

"Mau bagaimana lagi BoBoiBoy, dia terlalu suka akan donut tu wo... memanglah jadi macam ini..."balas Ying di depannya, daritadi dia sudah berbincang dengan BoBoiBoy soal Yaya yang sakit.

"Tapi tetap kasihan..."

"Terserahlah BoBoiBoy..."

Bel masuk pun berbunyi dan semua murid ke tempat duduknya masing-masing, selama sekolah berlangsung Fang masih murung sementara Ying memikirkan kata-kata BoBoiBoy tadi soal Fang. Donat lobak merah ya?

.

Skiptime

.

Bel pulang sekolah pun berbunyi dan dalam sekejap seluruh murid senang, minus Fang dan yang suka belajar. Fang tak ada kegiatan lagi di sekolah, jadi ia memutuskan untuk pulang saja. Dengan lesu dan mengabaikan seluruh fans, dia akhirnya keluar dari sekolah dan berharap disekitar sana masih ada yang menjual donut lobak merah meski dia tau itu hanya sekitar 10% harapan saja. Belum terlalu jauh dia berjalan dari sekolah, ada seseorang yang memanggilnya.

"FAAAANG!"teriak seseorang dari jauh dibelakangnya.

"Ying?"Fang pun berbalik dengan lesu dan melihat Ying yang sedang berlari, "ada apa?"

"Nah."ucap Ying menyodorkan sebungkus donut lobak merah.

"Inikan..."ucap Fang tertahan karena dia tak yakin itu untuk dia, mengingat dia tidak melakukan apapun ke Ying akhir-akhir ini.

"Huh... itu saja tak mengerti... awalnya sih aku mau kasih ke Yaya, karena donut ini aku sendiri yang buat... tapi karena dia gak masuk karena sakit jadi ke kamu sahaja... lagipula aku tau kalau kau tak dapat donut ini sejak jam istirahat pertama sekolah."terang Ying panjang lebar.

"Ying..."ucap Fang sambil menerima sebungkus donut yang dipegang Ying.

"Ya?"

"ARIGATO!"ucap Fang sambil memeluk Ying karena senangnya bisa mendapat hal yang dia inginkan sejak istirahat tadi yang diberikan oleh gadis ini.

"Aya! Kenapa main peluk sih!"berontak Ying sesaat ketika dia dipeluk Fang namun itu sia-sia karena tubuh mereka yang sekarang terpaut jauh bedanya.

"Terima kasih banyak Ying."ucap Fang dengan terharu dengan memeluk Ying.

"Iya iya... dan sekarang..."ucap Ying sambil berpikir cara dia lepas dari pelukan Fang dan dia memilih untuk meninjunya ke atas, "LEPASKAN AKU!"

Ketika di pukul Fang bahkan nyaris terbang karena tanpa Ying sadari, dia gunaka kekuatan waktunya untuk meninju Fang. Tenang, Fang gak papa... hanya sakit saja tanpa luka. Karena dia masih senang dan pingsan.

"ACK!"teriak seseorang dibelakang Ying.

"Huh?"Ying pun berbalik dan melihat BoBoiBoy yang berusaha kabur dengan pelan-pelan darinya, "OI! KAU LIHAT TADI YA!"

"Aku tak lihat apa-apa... Aku tak lihat apa-apa... Aku tak lihat apa-apa..."gumam BoBoiBoy sambil pelan-pelan menjauh dari Ying.

"SINI KAU BOBOIBOY!"tanpa peringatan Ying langsung mengejar BoBoiBoy.

"WAAAAAAAA! KABUUUUUR!"

.

Flashback off

.

"Dan begitulah caraku bagaimana aku bisa mengetahuinya..."ucap Yaya.

"Maksudnya kau dapat informasi dari BoBoiBoy, begitu?"tanya Amy.

"Aku dan dia kan tetangga, wajarlah aku dan dia sering bercerita satu sama lain."jawab Yaya.

"Ya... memang, tapi masalahku belum berakhir lagi..."ucap Ying.

"Maksudmu?"tanya Amy.

"Kau lihat sajalah nanti..."balas Ying.

"Disini kau rupanya Ying, katanya mau ajarin aku cara membuat donut."ucap Fang yang tiba-tiba ada disana.

"Lihat sendirikan?"ucap Ying sambil berdiri dan mengajak Fang untuk melakukan hal yang mau mereka lakukan.

"Oh..."Amy hany ber-oh ria.

"Entah kenapa aku rasa mereka berdua lebih dekat dari sahabat sekarang."ucap Yaya.

.

.

End for Fayi

.

.

AKHIRNYA! KELAR JUGA DAH! PADA TANGGAL 17 AGUSTUS INI. Saya, BetweenIandGirl, MENYELESAIKAN CHAPTER KEDUA FIC INI! Fufufufu, maaf ya reader kalau saya kurang memuaskan atau apapun kata kalian, update lama lah, typo lah, cerita kurang menarik lah... maafkan saya, sebab saya menulis berdasarkan mood dan masa lapang... sebenanya ini jangka waktu 'hampir setahun' aku tidak menulis di fanfiction karena 2 sebab... yang pertama, SIBUK DENGAN SEKOLAH DAN LAIN-LAIN... yang kedua, MALAS, MOODNYA MOOD GAMBAR, BUKAN NULIS, SUSAH NGOLAH IDENYA... sudahlah kalau memang kayak gitu, inipun sebenarnya cerita terinspirasi dari channel youtubenya IZZUZIQ... memang sudah nasiblah.

By the way, HAPPY INDEPENDENCE DAY INDONESIA! SELAMAT HARI KEMERDEKAAN INDONESIA YANG KE 72! By BetweenIandGirl