Keyakinan Diri
Disclaimer : punyanya Masashi Kishimoto, ceritanya punya ku OK. gitu aja kok repot *plakk
Rated : T ( pokoknya aman deh )
Genre : advanture
Warning : OOC,OC, Gaje, Tipo masih bersebaran, alur kecepetan, EYD (ejaan yang disemawutkan)
Summary : Naruto yang selalu di kucilkan, di lecehkan, dan dianggap monster selalu berusaha agar semua orang mengakui keberadaannya
dont like dont read oke...!
.
.
Mentari sudah mulai menampakan sinarnya, setelah bulan yang telah selesai menyinari bumi kini matahari mulai menampakan diri.
Hal ini disembut gembira oleh anak berambut pirang dan bermata biru shapire. Ia adalah Naruto, sepertinya ia baru saja bangun dari tidurnya. Karena dilihat dari penampilannya yang masih acak-acakan.
Ia tengah mengenakan kaos hitam polos yang lusuh dan raut wajahnya yang masih kelihatan mengantuk. Walau begitu Naruto terus saja tersenyum. Itu dikarenakan hari ini adalah hari yang sangat berharga bagi Naruto. Hari ini Naruto akan nendapatkan teman yang selama ini ia harapkan.
Bagi Naruto hari ini adalah hari yang paling indah dibandingkan hari-hari sebelumnya karena hari ini adalah hari ia akan masuk ke akademi ninja.
Tidak seperti hari-hari sebelumnya, Naruto saat ini bangun pagi setelah itu ia pun bergegas kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Selang 8 menit Naruto keluar dari kamar mandi ia kemudian pergi kekamarnya dan menuju ke lemari pakaiannya.
Setelah beberapa menit berselang Naruto telah bersiap-siap. Ia mengenakan jaket berwarna orange dan biru, ia juga mengenakan celana yang senada dengan jaketnya.
[Keyakinan Diri]
Naruto kini tengah berjalan, ia akan menuju ke kantor hokage. Sejak berangkat dari rumah senyuman terus mengembang di wajah Naruto sehingga beberapa penduduk yang melihat Naruto yang sedari tadi senyum sendiri menganggapnya sudah gila, tetapi Naruto tak menghirukan tatapan para penduduk terhadapnya.
Kini Naruto telah sampai di kantor hokage dan langsung menemui Sandaime hokage.
Tak menghiraukan teriakan seorang penjaga karena Naruto masuk seenak jidatnya, Naruto pun langsung masuk kedalam.
"Kakek, aku sudah siap" kata Naruto dengan semangat
Sandaime hokage yang sedang berbicara dengan pria yang memiliki goresan mendaar di tengah wajahnya langsung menengok kearah sumber suara, ia melihat Naruto yang sedang tersenyum lebar.
"Oh kau Naruto. Kalau kau sudah siap, kau sebentar lagi akan masuk ke akademi nija. Seseorang yang berada di sampingku ini yang akan mengantarkanmu ke kelas sekaligus wali kelas di kelas mu. Namanya Iruka Umino" kata Sandaime hokage.
Naruto kemudian memandang sejenak orang tersebut, lalu ia pun menunduk hormat.
"Mohon bimbingannya Sensei" kata Naruto dengan sopan.
Sandaime hokage yang melihat itu pun tersenyum bangga. Sama hal nya dengan sang wali kelas Iruka Umino yang juga tersenyum.
'Ternyata anak ini begitu sopan. Tak seperti yang ku pikirkan' batin Iruk
[Keyakinan Diri]
Di sebuah kelas yang tak lain adalah kelas yang akan di tempati oleh Naruto sedang terjadi kegaduhan. Di bandingkan dengan kelas yang lain, kelas yang akan di tempati Naruto sangat ribut.
"Wah, sasuke-kun keren sekali" teriak gadis berambut pink dengan histeris. Sedangkan yang di teriaki hanya menatap keluar jendela dengan tatapan dingin khasnya.
"Shikhamharhu, aphwa khau mahu" kata anak berbadan besar dengan penuh keripik di mulutnya.
"Tidak, merepotkan saja" balas anak yang memiliki rambut seperti nanas
Suasana yang sempat gaduh kini menjadi hening karena kedatangan seseorang yaitu gurumya, Iruka Umino. Tetapi yang menjadi perhatian bukanlah kedatangan Senseinya tapi karena seorang anak yang berada di samping Sensei mereka.
Mereka pun mulai berbisik-bisik. Entah kenap sepertinya Naruto tahu yang sedang di bicarakan adalah dia.
"Itu kan anak yang 'Itu'" kata seorang anak yang memakai topi.
"Iya Arashi, kata kakakku juga dia yang selalu membuat onar didesa ini. Makannya aku tak boleh berteman dengannya" kata seorang anak disebelahnya.
Arashi pun menjawab "Lebih baik kita tak usah berteman dengannya"
"Iya" balas teman yang di sebelah arashi.
Tanpa disadari mereka sebenarnya Naruto telah mendengar semuanya. Naruto pun tertunduk lesu.
Iruka sang Sensei yang mengerti gelagat Naruto yang gelisah pun langsung memerintahkan semua muridnya untuk diam.
"Semuanya tolong diam!" kata Iruka dengan keras.
Alhasil semuanya pun langsung diam, mereka tak ingin mendapat hukuman dari sang Sensei.
"Beri waktu sebentar, dia akan memperkenalkan dirinya" kata Iruka sambil menunjuk Naruto.
"Kami sudah tau Sensei, untuk apa di perkenalkan. Dia adalah anak yang selalu membuat onar didesa ini, ia terkenal karena kebodohannya" kata anak yang memiliki tato segitiga terbalik di kedua pipinya.
"Kiba, jangan seperti itu!" kata Iruka agak membentak.
Kelaspun kembali hening
"Nah Naruto sekarang perkenalkan dirimu" kata Iruka.
"Hai" balas Naruto.
Naruto menarik nafas dalam-dalam kemudian mengeluarkannya.
"Namaku Uzumaki Naruto, impian besar ku akan menjadi hokage dan melindungi semua orang. Agar mereka mengakui keberadaanku" kata Naruto dengan bersemangat sambil menepuk dadanya.
Naruto pun melanjutkan kalimatnya."Jadi mhon bantuannya dan salam kenal" kata Naruto sambil membungkukan badannya dengan sopan.
Bisik-bisik pun terjadi. sebenarnya Naruto mendengar dengan jelas apa yang mereka katakan, mulai dari
"Mustahil, orang yang selalu membuat masalah bermimpi seperti itu"
"Orang yang sangat aneh"
"Bodoh"
Dan lain sebagainya.
Walau seperti itu Narito tetap tegar dan selalu tersenyum tulus. Tanpa disadari Naruto, ada seorang yang tertarik padanya.
"Kalian bisa tenang tidak" kata Iruka dengan membentak. Alhasil semuanya pun diam.
"Kalau begitu Naruto, sekarang kau duduk di pojok sana" kata iruka sambil menunjukan bangku yang akan Naruto tempati.
"Hai" kata Naruto, kemudian ia berjalan menuju kearah bangku miliknya.
Setelah sampai, ia pun langsung menduduki bangkunya.
Saat sedang mendengarkan pelajaran tentang dasar-dasar ninja, tiba-tiba seseorang menyodorkan tangannya. Naruto pun reflek, ia pun menoleh kearah kanan. Ia menangkap sosok yang tengah tersenyum kepadanya. Ia memakai pakaian berwarna putih, memiliki alis tebal, dan bermata bundar.
"Hay, namaku Rock Lee salam kenal. Siapa namamu?" kata anak tersebut yang kita ketahui bernama Rock Lee yang masih menyodorkan tangannya, Naruto pun mengangkat tangannya dan mereka pun berjabatan tangan.
"Uzumaki Naruto, salam kenal juga." Kata Naruto.
Mereka pun melepaskan jabatan tangan mereka.
Hening pun terjadi.
"Bisakah kita menjadi teman" kata Lee tiba-tiba memecah keheningan di antara mereka, Naruto yang mendengar itu pun langsung tersentak kaget. Baru kali ini ada yang mau menjadi temannya.
Naruto pun menjawab dengan senyum bahagia. "Pasti, kita akan menjadi teman sejati"
Naruto kini bahagia bahwa ia kini memiliki teman. Tanpa disadari Naruto, Lee pun tersenyum bahagia pula. Ternyata apa yang dirasakan Naruto dirasakan juga oleh Lee.
[Keyakinan Diri]
"Nah sekarang saatnya uji kemampuan untuk melakukan henge no jutsu. Dan yang pertama adalah.. Coba kau Naruto"
Naruto yang di panggil namanya pun tersentak kaget karena sedari tadi Naruto tengah asik bercanda dengan teman barunya, Rock Lee.
"I-Iya Sensei" kata Naruto agak gugup.
"karena kau murid baru, coba kau tunjukan kemampuanmu di depan teman-temanmu dalam melakukan henge no jutsu" kata Iruka.
Bisik-bisik pun kembali terjadi.
"Teman?"
"Siapa yang mau menjadi temannya"
"Aku jamin pasti dia tidak bisa melakukannya"
"Yup, karena dia bodoh"
Itulah yang dikatakan para anak-anak yang terdengar jelas oleh Naruto, tiba-tiba Naruto pun kehilangan semangatnya.
Lee yang mengetahui keadaan Naruto pun berusaha menyemangati. "Tenang Naruto, akukan temanmu jadi tunjukan kepadaku kemampuanmu" kata Lee yang sedang menyemangati Naruto.
Saat mendengar kalimat itu Naruto pun kembali bersemangat kemudian tersenyum kearah Lee "Arigatou Lee" kata Naruto.
Setelah itu Naruto pun maju kedepan.
"Nah selanjutnya yang akan maju kedepan. Uchiha Sasuke" Kata Iruka sambil menatap Sasuke yang berpenampilan menurut para gadis sih terlihat cool.
Sasuke yang merasa dirinya di panggil pun hanya ber 'hn' ria.
Sasuke pun berdiri dan maju kedepan. Para gadis yang melihat pangeran kelas mereka yang akan menunjukan kemampuannya pun berteriak histeris.
"Ganbatte Sasuke-kun" kata gadis berambut pink dengan mata yang sudah berbentuk love-love.
"Lakukan yang terbaik Sasuke-kun" kata gadis berambut pirang pucat dan bergaya ponytails.
Dan masih banyak lagi.
Sasuke yang mendengar itu pun tak menggubris perkataan para fans girl nya yang tergila-gila padanya. 'berisik' batin sasuke.
Sasuke pun kini berada di sebelah Naruto
"Oh, kau yang bernama Sasuke ya. salam kenal ya!" kata Naruto sambil mengulurkan tangannya.
"hn" gumam Sasuke tak tertarik sama sekali. Walaupun begitu Sasuke tetap menerima uluran tangan Naruto dan mereka pun berjabatan tangan.
"Sekarang coba kau lakukan henge no jutsu" kata Iruka sambil menunjuk Naruto
"Hai" balas Naruto sambil menyiapkan segel tangan.
Naruto pun melakukannya dan
Poof
Di dalam kepulan asap terlihat bayang-bayang hitam kecil. Saat asap menghilang, ternyata disana terdapat seekor kucing berwarna kuning dan bermata biru shapire yang lucu.
"bagus Naruto. Itu sangat sempurna tidak ada cacat sedikit pun" kata Iruka yang memberikan pujian kepada Naruto.
Naruto pun kembali ke wujud asalnya sambil nyengir
Beberapa anak yang melihatnya pun sedikit kagum terhadap Naruto yang mampu melakukan jurus perubahan dengan sempurna
"Lalu sekarang giliranmu Sasuke" kata Iruka.
Sasuke pun bersiap. Ia mempersiapkan segel tangan kemudian
Poof
"grrr waurhgh" ternyata di balik kepulan asap tersebut adalah singa yang sangat manakutkan. Ternyata sasuke merubah dirinya menjadi singa.
Para fans girlnya pun berteriak histeris
"Sasuke-kun kau hebat'
"Sasuke-kun, kau memang idolaku"
"Keren sasuke-kun"
Itulah pujian-pujian yang dilemparkan untuk Sasuke.
Para anak laki-laki pun menatap Sasuke dengan pandangan iri
"Sombong"
"Aku juga bisa"
"mondekusai ne"
Dan banyak lagi tanggapan dari anak laki-laki yang menatap Sasuke dengan iri.
Sasuke kini telah kembali ke wujud semula. Naruto pun menatap Sasuke dengan pandangan takjub.
"Ternyata kau hebat ya" kata Naruto
"Kau juga" balas Sasuke singkat dengan senyuman tipis yang mengembang dibibirnya
Seandainya para fans girlnya tau, bisa-bisa semua akan pingsan dengan wajah seperti kepiting rebus xD
"kalian memang hebat, sekarang kembali ketempat!"
[skip time]
Pelajaran pun selesai semua murid pulang kerumah masing-masing. Bagi Naruto hari ini adalah hari yang bahagia baginya karena ia mendapatkan dua teman. Walau hanya dua, bagi Naruto itu sudah cukup bahagia.
T.B.C
Thanks to :
Ri-san, Naru sayang Kaa-chan, Vin'Diesel No Giza, fajar jabrik, Red devil, Musashi, Guest (1), Guest (2), Akira no Rinnegan, .750, , Guest (3), M-x, Guest (4), , WaOnePWG, TobiAkatsukiID, Guest (5), IndoSedSarSupMie Ichiraku, Guest (6), Guest i
thanks udah mau review ya
Gomen karena nulis ceritanya keburu-buru jadi alurnya kecepetan deh *bungkuk-bungkuk
dan maaf atas keterlambatan update chapter 2 nya, karena masih banyak tugas sekolah yang menumpuk jadi sekali lagi maaf ya :-)
selanjutnya review ya.. kalau enggak *author bawa celurit, reader bawa samurai. author kembali angkat tangan xD
