Yo Minna san. Ketemu Lagi. Mungkin ini chapter selanjutnya saya update setelah UN jadi bagi penikmat cerita saya,saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidak nyamanan anda sekalian.
Untuk Harem Naruto mungkin Cuma 3 orang. Yang satu sudah terungkap. Tapi seiring berjalannya cerita maka akan terungkap siapa pasangan-pasangan dari kelompok naruto.
Jika kalian bisa menebak-nebak siapa pasangan dari kelompok Naruto,Maka kalian adalah Reader yang sangat Hebat
Tetapi Jika Author yang Hebat itu mampu membuat para Reader yang telah mengasumsi dan menjudge bahwa sudah tertera yakni pasangan-pasangan yang ada dalam cerita. Contoh nya di cerita saya,Awalnya Lee menyukai Rias. Kalian Hebat sudah Menebaknya. Tapi kalian belum tahu cerita selanjutnya. Ibaratkan Author itu seperti Tuhan dalam ceritanya sendiri. Jadi apapun yang kiranya telah ditunjukan bisa berubah seiring berjalannya cerita atau bisa tetap seiring berjalannya cerita. Hehehe kayak Mario Teguh aja :v Ok baiklah ini dia ceritanya.
Naruto X Harem
Warning : Typo,Wrong Gramar,And Other.
Chapter 5
DIRUMAH NARUTO
Terlihat banyak barang didepan kediaman Naruto. Barang-barang itu merupakan Barang dari Rias,Akeno,Koneko dan Asia. Mereka sekarang pindah ke rumah Naruto karena kalah taruhan saat Milicas melawan Queen dari iblis yang dilawan Naruto 1 hari yang lalu mereka lawan.
ISSEI POV
Haeh.. Pagi hari seperti ini aku harus membantu Naruto memindahkan barang-barang Buchou,Akeno-San,Koneko-Chan dan Asia-Chan. Cih.. Kenapa mereka mengiyakan taruhan tempo hari? Kalau aku tau Milicas sekuat itu maka aku akan beri tahu kepada Buchou,Tapi pasti Akeno-San membujuknya untuk mengiyakan taruha tersebut. Yah.. karena Aku tahu Akeno-San menyukai Naruto yang notabenenya Err.. Cukup tampan. Aku benci mengakuinya tapi memang benar semua anggota keluarga Naruto bermuka Tampan dan Cantik.
Tapi aku belum tahu dengan Shino-San. Karena setiap Hari mukanya ditutupi oleh jaket tingginya dan kacamatanya.
Tapi apakah saat dia tidur tetap memakai jaket dan berkacamata? Pasti tidak,Bukan? Yah.. Aku harus menyelidiki muka dari Shino-San. Oh iya aku lupa,Kakashi-Sensei juga menutupi wajahnya. Berarti aku mempunyai 2 target. Hehehe..
ISSEI POV END
Tak terasa Issei yang berjalan sambir berpikir tadi sudah sampai didepan rumah datang. Dan betapa terkejutnya dia ketika tinggal Barang terakhir yang terangkat dan diangkat oleh Naruto.
"Yo,Issei. Kenapa kau lama sekali. Semuanya sudah ada didalam termasuk Yuuto. Bukankah aku menyuruhmu kesini kan untuk membantuku?" Issei yang merasa bersalah karena Ia ternyata datang terlambat langsung membungkukkan badan dan meminta maaf kepada Naruto.
"Gomenasai Naruto,Hontouni gomenasai. Aku tidak bermaksud untuk datang terlambat. Aku kira aku datang tepat waktu. Gomen Naruto." Jawab Issei dengan penuh penyesalan.
"Hmmm.. Baiklah aku maafkan kau. Sekarang cepat bawa barang ini. Dan segera masuklah." Balas Naruto lalu meletakkan barang yang dibawanya tadi dan menyuruh Issei untuk membawanya. Dan Issei hanya mengangguk dan segera membawa barang yang diangkat Naruto tadi.
Didalam rumah tepatnya di Ruang keluarga Terlihat Yuuto Kiba,Kakashi dan Itachi yang sedang berbincang. Entah apa yang dibincangkan mereka bertiga tapi kelihatannya mereka sangat menikmati perbincangan mereka. Sedangkan Terdengar Suara tertawa dari dalam kamar milik Naruto. Sebelum Mereka menghadapi Iblis Liar tempo hari,Naruto meminta Sirzech untuk merombak kamar-kamar di rumah Naruto.
Didalam kamar Naruto ada Koneko dan Milicas yang bermain Playstation sedangkan Kiba dan Lee juga bermain Plyastation juga sedangkan Sasuke yang sedang tertawa melihat ulah Kiba dan Lee.
Dan ada Mei Terumi,Sakura,Akeno,Rias dan Asia yang sedang memasak bersama dan juga bersendau gurau bersama.
"Makanan Siap!" Teriak Sakura tak Lama. Semua orang yang mendengar itu langsung menuju ke Ruang makan,kecuali Sakura,Mei Terumi,Akeno,Rias dan Asia yang sedang menyiapkan makanan dan membawanya ke Ruang makan.
"Ittadakimasu" Ucap semua orang lalu menyantap makanan yang telah disediakan. Sesaat terjadi keheningan karena mereka kalut oleh makanan masing-masing sampai Rias membuka pembicaraan.
"Naruto-Kun,Bisa kau jelaskan apa kekuatanmu dan teman-temanmu yang sesungguhnya?" Tanya Rias yang disetujui oleh anggota kelompoknya.
"Oh itu. Kekuatanku dan teman-temanku bukankah sudah tertera pada buku yang pernah kau baca itu?" Tanya Naruto Balik.
"Memang,Tetapi rasanya ada kekuatan yang tersembunyi yang ada pada dirimu Naruto-Kun" Kali ini Akeno yang menjawabnya.
"Hmmm.. Memang benar. Tetapi aku mempunyai firasat buruk akan kekuatanku dan teman-temanku." Sontak semua yang ada di Ruangan itu kaget dan menghentikan kegiatan makannya minus Naruto yang sedang menjadi pusat perhatian karena pernyataannya itu.
"Apa maksudmu Dobe?" Tanya Sasuke
"Firasat buruk apa yang menimpamu Naruto?" Tanya Mei Terumi.
"Hei Baka,Kau merusak suasana ini" Timpal Sakura dengan kesal.
"Haeh.. Semoga aku tak berpisah dengan Akamaru" Tambah Kiba sekenanya saja dan semua yang mendengar pernyataan Kiba langsung SweatDrop.
"Ano Memang apakah sangat buruk Naruto?" Tambah Lee dan Langsung Dijawab Naruto.
"Memang firasat yang kurasakan memang sangat buruk. Bukannya aku ingin merusak suasana yang indah ini tetapi aku hanya menyampaikan firasat burukku. Yah lupakan sajalah. Ayo kita makan lagi" Jawab Naruto yang berusaha mengalihkan pembicaraan. Semua yang melihat tingkah Naruto sangat bingung. Mereka tak habis piker akan pernyataan Naruto tadi dan mereka mulai melanjutkan makan mereka.
"Ano,Shino-San, bolehkah aku bertanya?" Tanya Asia yang memotong keheningan yang terjadi saat setelah Naruto menyampaikan firasat buruknya tadi.
"Tentu" Jawab Shino singkat
"Bagaimana bisa kau membunuh 4 Iblis Liar itu hanya dengan menjentikkan jari saja? Memang seperti apa kekuatanmu?" Tanya Asia dengan polosnya.
"Itu ya? Sebenarnya aku hanya menunggu waktu yang tepat." Jawab Shino dengan santainya.
"Maksudmu Shino?" Tanya Issei yang tak paham atas penjelasan Shino.
"Tanpa musuh sadari aku telah mengirim serangga parasitku dan masuk kedalam tubuh iblis Liar itu dan menuju jantung. Lalu seranggaku menempel di jantung mereka dan membius mereka agar saat seranggaku menggerogoti jantung mereka,mereka tak merasakannya. Setelah seranggaku mulai memakan jantung dari mereka,ada sebagian yang bertugas untuk menumbangkan mereka dengan memutuskan saraf iblis liar itu. Dan setelah waktu yang tepat aku menjentikkan jariku dan seolah-olah aku dengan menjentikkan jariku saja,aku bisa membunuh 4 iblis liar itu sekaligus. Hahahahaa" Jawab Shino panjang lebar dan diakhiri tawa garingnya. Semua yang melihat tawa Shino itu terlihat menghela nafas kesal mereka karena merasa dibodohi oleh Shino Minus kelompok Naruto yang menghela Nafas karena melihat temannya itu tak punya selera humor sama sekali sampai-sampai tawanya saja seperti tidak ikhlas.
'Ternyata aku hanya dibodohi saja oleh orang aneh itu. Tetapi walaupun begitu,Dia tetap bisa mengancam hidupku hanya dengan memasukkan serangganya ke tubuhku. Fiuuhh' Batin Issei
'Baka' Batin Koneko yang terlihat sebal namun tetap dengan ekspresi datarnya.
'Ara,ara ternyata aku dibodohi oleh Shino,Yah tetapi dia tetap sadis,fufufuf' Batin Akeno dengan senyum sadisnya.
'Haeh.. satu lagi orang bodoh seperti Issei' Batin Rias.
"Ne Issei,Aku punya satu hukuman untukmu karena tadi terlambat datang ke Rumahku." Potong Naruto yang terlihat senyum jahilnya.
"Are? Hu-Hukuman? Tanya Issei tergagap.
"Ya,Kau harus mencuci piring yang kotor ini semuanya!" Perintah Naruto kepada Issei
"APA?" Jerit Issei "Asia,Maukah kau-" Pinta Issei ke Asia namun dipotong oleh Naruto.
"SENDIRI" Ucap Naruto dengan penuh penekannan
"APA?" Teriak Issei sedangkan semua orang yang melihat pernyataan Naruto bersorak sorai Minus,Itachi,Kakashi,Shino dan Sasuke yang tetap tenang.
ISSEI POV
Kau sadis Naruto,Piring Sebanyak ini harus kucuci sendiri. Ayolah Aku juga ingin merasakan bermain PS 3 Naruto. Sedangkan dari tadi Asia dan Akeno-san yang sedari tadi menyemangati atau malah mengejekku dengan peryataan mereka. Malah membuat suram keadaanku.
BANGSAT KAU NARUTO!
ISSEI POV END
Setelah 30 menit lamanya Issei mencuci piring akhirnya dia selesai juga dan ia memutuskan untuk ikut bermain PS 3 di kamar Naruto.
DI KAMAR NARUTO
'tok tok tok' terdengar suara ketukan pintu di dari luar kamar yang mendengar ketukan pintu mempersilahkan masuk orang yang mengetuknya.
"Yo Issei!" Sapa Sasuke dan Gaara yang melihat Issei masuk dengan seringai semangatnya.
"Kau mau bergabung ya Issei? Oh maaf Issei ini sudah jam 9 sebaiknya kau segera pulang karena besok sekolah. Mungkin kau besok bisa kemari untuk bergabung dengan Kami" Ucap Naruto lalu mematikan PS 3 nya.
"APA?" Teriak Issei
"Yo Issei,Mari kita pulang. Ini sudah malam besok sekolah." Tambah Yuuto yang juga masuk ke kamar Naruto
"Brengsek kau bocah Cantik!" Umpat Issei
"Hei Issei,Yuuto benar,Sebaiknya kau pulang,Aku juga sudah ngantuk. Oyasumi Issei" Ucap Naruto lalu Berpura-pura tidur..
"PERSETAN KALIAN SEMUA!" Teriak Issei yang Sangat marah melihat tingkah teman-temannya yang suka menjahilinya.
"Kau lupa Issei-Kun,Kami ini memang setan,Tepatnya Iblis" balas Lee dengan muka seperti tanpa mempunyai dosa sama sekali
"Arrrrggghhh" Itulah yang keluar dari mulut Issei lalu pergi keluar. Suara tertawa keras pecah didalam kamar Naruto karena melihat tingkah Issei yang sangat marah itu.
"hahahaa.. Sebaiknya aku pulang juga Naruto-San,Jaane" Ucap Yuuto lalu keluar dari Kamar Naruto.
"Kami juga tidur Naruto" Pamit Kiba,Gaara,Sasuke dan Lee.
"Yare-Yare" Jawab Naruto SIngkat dan mengantarkan temannya sampai ke depan pintu. Setelah Kiba,Gaara,Sasuke dan Lee pergi datang 2 orang gadis yang terlihat bingung mendekati Naruto. Yang satu berambut merah crimson, yang satu lagi berambut hitam pony tail.
"Apa yang telah terjadi Naruto-Kun?" Tanya Akeno
"Aku tadi mendengar teriakan Issei dan Suara tertawamu dan teman-temanmu. Memangnya ada apa?" Tambah Rias.
"Tak ada apa-apa? Memang kenapa? Mau ikut aku tidur? Aku tak masalah selagi kalian tak macam-macam?" Goda Naruto dan sukses membuat 2 gadis didepannya blushing. Sesaat hening terjadi sampai Naruto memnutup pembicaraannya
"Ya sudah kalau kalian tidak mau, aku akan-"
"Aku mau" Potong Rias dan Akeno bersamaan. Naruto tersenyum puas karena bisa tidur dengan duo Onne-sama Kuoh Academy itu. Lalu mereka bertiga masuk ke Kamar Naruto dan Tidur bersama.
Keesokan Harinya
Naruto dan teman-temannya yakni Sakura, Mei Terumi, Sasuke, Shino, Gaara, Lee, Kakashi, Kiba dan Itachi sedang berkumpul di Ruang tengah. Terlihat Naruto sedang duduk didepan teman-temannya.
"Jadi Shinigami yang meminta kalian untuk ke sana?" Tanya Naruto
"Ya Naruto. Sebelumnya aku minta maaf akan hal ini. Semalam Aku menerima pesan dari Shinigami lewat mimpiku. Dan Shinigami bilang aku dan teman – teman yang lain juga mendapat pesan darinya. Tapi dia tak memberimu pesan itu Naruto. Katanya agar kau menjadi lebih dekat dengan keluarga Gremory karena keluarga itulah salah satu kelaurga iblis yang mendambakan kedamaian. Sama seperti tujuan kita." Ungkap Kakashi.
"Tapi kenapa aku harus sendiri?" Tanya Naruto bingung
"Entahlah,Naruto. Hei ngomong-ngomong ini waktunya kita pergi Teman-teman. Hei Naruto. Aku titip Akamaru padamu." Balas Kiba lalu berdiri dan diikuti oleh teman – temannya yang lain kecuali Naruto yang terlihat murung.
"Tenanglah Baka! Kami tak mati. Kata orang itu kami akan kembali saat waktu yang tepat" Ucap Sakura yang menenangkan Naruto.
"Hmmm… Baiklah sampaikan salamku pada Shinigami minna" Pernyataan Naruto dibalas anggukan oleh teman-temannya lalu mereka pergi meninggalkan seberkas cahaya putih
'Haeh.. Bagaimana aku menghadapi pertanyaan tentang keberadaan mereka? Hmm.. Aku terlalu bodoh untuk memikirkan alas an yang tepat. Haeh.. Sudahlah pasti suatu alas an yang masuk akal akan muncul dipikiranku' Batin Naruto dengan diakhiri dengan Helaan nafas yang panjang.
"Ne Naruto-Kun,Dimana teman-temanmu tadi?" Tanya seorang wanita berambut hitam yang tiba-tiba membuyarkan batin Naruto dan membuatnya kaget.
"Ano,Eto-" Belum sempat Naruto berbicara sudah terpotong oleh Koneko.
"Kemana mereka Naruto-Senpai" Tanya Koneko menambahi dengan mempersiapkan bogemnya.
"Ano, Mereka.. Mereka mengikuti pertukaran pelajar dan pertukaran sensei. Oh ya me-mereka juga titip salam kepada kalian. Y-yah i-itu benar" Jawab Naruto dengan kegugupan yang sangat tinggi
"Hmm.. Aku bisa mengertinya Naruto-Kun." Balas Rias Lalu memeluk Naruto. Akeno yang tak Terima melihat Rias juga ikut memeluk Naruto. Naruto yang sudah lega dan merasa keenakan karena dipeluk oleh orang yang dia sayang tiba-tiba dibuyarkan oleh pertanyaan Asia.
"Ano, Tapi Naruto-San. Bagaimana dengan Mei-Sensei dan Kakashi-Sensei? Mereka kan profesinya guru. Kenapa mereka mengikuti pertukaran pelajar?" Tanya Asia dengan polosnya
"Haeee?" Naruto salah tingkah mendengar pertanyaan Asia.
"Asia benar Naruto-Kun,apa kau menyembunyikan sesuatu dari kami?" Tanya Rias dengan nada sedikit menggoda.
"Haeh.. sebaiknya aku ceritakan kepada kalian. Tapi aku minta kalian membantuku menjawab pertanyaan yang seperti kalian tanyakan kepadaku dengan jawaban yang sama seperti tadi. Bagaimana? Apa kalian sanggup?" Tanya Naruto dan dibalas anggukan serta senyuman dari semuanya kecuali Koneko yang memang susah untuk tersenyum.
Naruto mulai menceritakan perginya teman-teman Naruto dari Rumahnya.
SKIP TIME
Di Kuoh Academy, terlihat seorang laki-laki bersurai kuning sedang duduk diatas atap gedung Kuoh Academy. Dia sedang berbicara dalam hati dengan seseoarng tepatnya seekor makhluk yang notabenenya adalah partnernya,Juubi.
INNER NARUTO
'Ada apa Naruto? Tumben sekali kau menemuiku saat sekolah.' Tanya Juubi kepada Naruto yang sedang duduk bersila dihadapannya.
'Hmm.. Sebaiknya untuk saat ini kau tidur dulu saja Juubi. Kumpulkanlah kekuatanmu dulu yang sekarang sudah menipis. Aku kasihan padamu' Perintah atau tawar Naruto kepada juubi.
'Hei,Tumben sekali kau baik padaku. Aku tau kau ingin aku istirhat sekarang agar pada waktunya nanti,kau bisa menggabungkan kekuatanmu dengan kekuatanku untuk mendamaikan dunia ini. Tapi tak apalah. Jika kau mau sedikit Chakra saat aku tidur,Cukup tarik ekorku saja dengan pelan,maka Chakraku akan mengalir didalam tubuhmu.'
'Terima kasih juubi. Tapi kenapa harus pelan aku menarik ekormu? Bagaimana jika aku tarik lebih kuat? Apakah akan bertambah sedikit lagi chakranya?' Tanya Naruto dengan seringainya.
'Tidak,jika kau menarik ekorku dengan kuat,maka kau akan ku makan karena sudah mengganggu tidurku. Sekarang cepat keluar. 2 malaikat cinta mu sedang mencoba membangunkanmu dari tadi'
'Baiklah.. Jaa Juubi'
Setelah itu Narutopun tersadar dari pikirannya dan mendapati 2 orang yang sangat Naruto kenal dan Naruto sayangi sedang mencoba menyadarkannya dari tadi.
"Naruto-Kun kau sudah sadar?" Tanya seorang gadis yang diketahui adalah Rias itu.
"Apa yang terjadi padamu Naruto?" Tanya seorang gadis yang lain lagi yang bernama Akeno itu.
"Ahehehe.. Gomen membuat kalian khawatir. Jadi ada apa Duo Himeku ini berada disisi sang Pangeran sepertiku? Hahahaha" Balas Naruto kepada 2 Kekasihnya itu lalu diakihri dengan tertawanya yang emembuat dua gadis disepannya ikut tertawa dan lupa akan kekhawatiran masing-masing terhadap sang pangeran alias Naruto.
"Ara-Ara..Pangeran apa? Pangeran Kodok? Hahahaha" Jawab Akeno lalu membuat ketiganya semakin tertawa.
"Bukan Akeno. Dia adalah pangeran kita." Jawab Rias lalu memeluk Naruto dan diikuti Akeno.
"Haeh.. Ternyata kalian disini. Sampai kapan kalian terus bermesraan seperti itu ha? Apakah kalian tak mendengar bel masuk? Cepat kembali ke kelas kalian masing – masing atau aku akan laporkan ke Wali kelas kalian" Bentak Seorang gadis berambut hitam sebahu dan berkacamata yang membuyarkan kemesraan di antara Naruto,Rias dan Akeno.
"ara-ara.. Kau mengganggu kami Kaicho. Baiklah kami akan kembali ke kelas kami ." Balas Akeno dengan senyumnya lalu menarik Menggandeng tangan Naruto.
"Sona,Kau menggaggu kami saja. Huh" Balas Rias lalu juga menggandeng lengan Naruto yang lain.
"Hehehehe.. Sumimasen Sona-Senpai. Jaa" Kata Naruto lalu ergi dengan kedua selirnya itu yang terus menempel seperti lem itu.
SKIP TIME
Bel pulang telah berbunyi. Naruto, Rias, Akeno, Asia, dan Koneko sedang berjalan pulang bersama. Akeno dan Rias tetap menggandeng lengan Narutolalu menempelkan Aset mereka yang berukuran 'Wow' itu. Mereka berdua tak ragu mengumbar kemesraan mereka kepada 2 adik kelasnya yang sedang berjalan dibelakang mereka dan terdengar sedang bercakap-cakap. Dan tak lama pun mereka telah sampai dirumah Naruto.
DIRUMAH NARUTO.
Muncul lingkaran sihir berwarna merah tepat di Ruang keluarga milik Naruto. Muncul 2 Sosok manusia atau lebih tepatnya iblis yang tak lain dan tak bukan adalah Sirzech dan Greyfia.
"Yo Naruto" Sapa seseorang tadi yang bergender laki-laki berambut merah crimson.
"Yo Sirzech-San,Greyfia-San. Tumben sekali kalian kemari. Apa kalian rindu dengan anak kalian? Oh ya tentu saja kalian rindu. Bodohnya aku" Kata Naruto dengan nada senangnya.
"Kau benar Naruto-Sama. Ngomong-Ngomong Dimana Milicas?" Tanya Greyfia
"Oh.. Sebentar. Milicas" Teriak Naruto memanggil Milicas.
"Hai' Nii-San" Jawab suara kecil yang terdengar dari lantai dua.
"Hmm.. Oh ya Sirzech-San. Sekarang Adikmu dan teman-teman iblis wanitanya sudah tinggal denganku." Ucap Naruto dengan bangganya.
"Souka? Apa kau akan mendirikan kerajaan Harem Naruto?" Tanya SIrzech yang sedikit menyindir
"Ahahahahaha.. Tentu saja tidak. Mereka hanya kalah taruhan saja denganku." Pernyataan Naruto lalu hanya dijawab dengan 'Oh' saja oleh Sirzech.
"Tou-San,Kaa-San" Teriak Suara kecil lalu lari menuju sosok yang dipanggil Tou-San olehnya. Yaitu Sirzech.
"Ne Milicas. Aku sangat merindukanmu. Apalagi saat kau memutuskan untuk tinggal Di rumah Naruto." Balas Sirzech dengan senyumannya dan mengelus puncak kepala dari Anaknya. Greyfia Lalu medekat dan ikut duduk disamping Sirzech.
Milicas memang memutuskan tinggal bersama Naruto. Sebelumnya Sirzech dan Greyfia menolak permintaan Dari putranya itu. Mereka khawatir dengan Milicas yang adalah anak semata wayang mereka. Mereka tak ingin keselamatan mereka terancam. Tapi setelah melihat pelindung yang Naruto gunakan pada rumahnya dan melihat kemampuan dan kekuatan Milicas yang lebih dari cukup untuk mempertahankan diri membuat hati Sirzech dan Greyfia luluh walaupun ada kekhawatiran sedikit.
"Ne Naruto. Ngomong – Ngomong dimana Adikku dan teman-temannya?" Tanya Sirzech
"Hmm.. Mereka sedang aku suruh belanja keperluan hidupku dan hidup mereka Sirzech-San. Maaf telah membuat Imouto mu melakukan hal seerti itu" Ucap Naruto dengan Menghela nafas diakhir kalimatnya.
"Oh itu tak Naruto. Anggap saja kau melatih adikku untuk hidup Mandiri. Ngomong-Ngomong aku kesini karena aku ingin memberimu misi Naruto." Balas Sirzech dengan senyumannya.
"Misi?" Tanya Naruto bingung
"Yup. Misi. Tapi Kemana teman-temanmu Naruto. Aku tak melihat mereka dari tadi? Tanya Sirzech Lagi.
"Oh mereka? Nanti aku jelaskan. Sekarang apa misiku? Tanya Naruto Balik
"Hmm… Baiklah. Misimu adalah…."
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Muehehehe.. Yo Minna apa kabar? Ternyata UN SMP itu lumayan greget. Tapi untungnya Aku bisa mengerjakannya. Yah walaupun sebisanya aja sih.
Minna bagaimana Fic saya? Menurut saya sih Chapter yang ini memang kurang menarik. Tetapi itu semua akan terbalaskan dengan Chapter yang selanjutnya. Insyaalloh.
Dan pertanyaan dan pernyataan yang kalian lampirkan ke saya mengenai Lee dan Rias telah terjawab disini. Rias menjadi pair Naruto. Kenapa? Akan terjawab di Chapter 6 atau 7 munkin.
Dan untuk Kekuatan dari Naruto akan saya kurangi perlahan-lahan sesuai angan-angan yang sudah ada dan sudah saya tulis. Dan untuk teman-teman Naruto kekuatannya tetap dan pertanyaan yang munkin kalian ajukan mengenai apa yang dilakukan teman-teman Naruto di sana Bersama Shinigami akan terjawab di Chapter 6 dan 7 juga.
Sekian dulu dari saya. Review kalianlahyang membuat saya jadi bersemangat untuk meneruskan Fanfic ini. Dan sekedar bocoran saja dari saya bagi penikmat fanfic saya. Saya akan membuat Fanfic Baru yang bertemakan di 2 dunia. Tapi setelah 1 minggu munkin. Hehehehe.. :D
Yosh Anggara Undur diri dulu Jaa~ne 0_0/
.
