Title : MY LONG LOST HYUNG.

Author : Shee a.k.a Kang Sang Seok *saudarnya Kim Min Seok a.k.a Xiumin# ngarep deh!*.*

CHAPTER 12

Main Cast : EXO (ALL) MEMBER

Star Guess: SHINee Family.

Desclaimer : Milik siapa ya? Milik gue pinginnya, tapi nggak mungkin. So they Belong to themselves. Boleh nggak Baekki ma Hunnie punyaku?#digosongin ma Yeol. Dipindahin ke Mars sama Luhan-ge#

SUMMARY : Gimana jadinya kalau kekuatan yang dimiliki oleh orang-orang dari planet EXO digunakan di bumi, apakah untuk hal-hal yang baik?. Suho dan Sehun ditugaskan mencari seluruh saudaranya yang terpisah di bumi.

WARNING : Ceritanya bener-bener ngayal dan seadanya. Gaje yang telah bertebaran dimana-mana, nggak tahu Familyship(?) atau malah RomanceFamily. Tentuin ndiri ya? (#mau enaknya). YAOI (BoysxBoys). Karena mereka masih baru sama kayak saya *sekarang udah agak lama*, jadi saya bikin pairingnya setahu saya aja yah. Yang nggak setuju atau nggak suka tetep pegang prinsip .. .. ..

DON'T LIKE DON'T READ.

-0-

-0-

Begin . . .

"Ngomong-ngomong kau mau kemana dengan koper ini. . jangan-jangan kau kabur ya?" interogasi Suho.

"Ani. ." nggak tahu kenapa Cuma itu yang keluar dari pikiran Tao. Nggak mau orang lain tahu.

"Bercanda, memangnya kau mau kemana?" Tanya Suho lagi.

"Aku sebenarnya ingin ke China tapi nanti dulu lah. ." ujar Tao dia sebenarnya nggak pengen bohong tapi tetep bohong walaupun dikurangi sedikit.

"Kau mau pindah, , sendirian?" Tanya Suho khawatir.

"Ne, appa yang menyuruhku. . tapi aku radak nggak pengen, tapi memang harus kesana. ." jawabnya polos membuat suho tersenyum angelic.

"Kalau kau memang nggak ingin pergi dan nggak mau pulang kau bisa datang ke rumahku. . dan tinggal disana. . " Suho mengatakannya dengan bright smile dan seolah-olah itu adalah hal biasa tapi Tao menatapnya seolah mengatakan 'bagaimana-dia-tahu'.

"Ani aku nggak mau merepotkan, . aku akan ke China saja. . permisi. ." ujar Tao berpamitan dan segera berdiri dan menyeret kopernya segera menuju ke arah bandara.

"Hati-hati dan Gomawoo. . ." teriak Suho sambil melambaikan tangan dari kejauhan dan setelah itu dia pergi kayaknya kembali belanja lagi.

-ee-

"Sudahlah hyung. . kau tidak perlu sampai serepot itu. . kalau hanya menyambut kepulangan si Keroro itu . . " Kai yang baru pulang dan menemukan Taemin sedang sibuk sendiri di dapur. Kayaknya appa dan eomma sedang nggak ada dirumah.

"Ah si pororo baru pulang. . sebentar lagi kalian bakalan rivalan lagi, keroro dan pororo. . hehehe. . " kekeh Taemin tapi tidak menggubris perkataan Kai dan tetap melanjutkan pekerjaannya memasak makan siang, karena Minho yang biasanya pulang sebulan 2-3 kali.

"Jam berapa dia pulang?" Tanya Kai sambil membuka kulkas.

"Sebentar lagi dia juga sampai kok. ." jawabnya tanpa melihat ke arah Kai. "Kenapa kau ada pertemuan sama si Kyungsoo-mu itu, dan tidak mau kami ganggu?" Tanya Taemin.

"Ani. ." jawabnya singkat dan segera masuk ke kamarnya.

"Napa sih dia, tiba-tiba jutek gitu. ." dumel Taemin.

Di kamar Kai sedang berbaring malas di kasurnya sambil pikirin sesuatu. Karena omongan Taemin tentang Kyungsoo dia jadi kepikiran sudah beberapa hari ini dia menghilang. Tiba-tiba hp-nya berdering ternyata ada telpon.

"Ne, Wae. .?" kayaknya teman akrab atau malah bawahan soalnya Kai tidak memakai cara formal. "Seminggu lagi aku akan sepenuhnya ada di sana. . kalian tunggu saja. ." setelah itu dia menutup telponnya dan berbaring lagi.

"Kalau dia tidak ada bagaimana aku bisa keluar dari sini. .?" tanyanya pada diri sendiri.

Malam harinya.

KRIEETTT

Pintu kamar Kai terbuka perlahan menampakkan sosok eommanya, karena Kai sangat peka terhadap suara sekecil apapun jadi dia langsung membuka matanya.

"Mwoya?" tanyanya.

"Kau melewatkan makan malammu. . kau mau makan sekarang. . masih jam 9.. . " ujar Key.

"Eomma tadi dari mana dan sepertinya eomma menyembunyikan sesuatu yang ingin ditanyakan . . " tebak Kai setengah ngantuk. Key menghampirinya dan duduk di sebelahnya.

"Kau ini selalu saja bisa membaca pikiran eomma. . " ucap Key sambil membenarkan rambut Kai yang berantakan sehabis tidur.

"Sebenarnya akhir-akhir ini eomma suka ngimpi aneh, , eomma mimpi tentang kamu akan ninggalin eomma dan keluarga ini. . " jelas Key, Kai hanya mencoba tenang.

"selamannya eomma aku ya Cuma eomma. . jadi nggak usah khawatir ya?" tenang Kai. "Umma tidur aja sekarang. . pasti kelelahan karena tadi siang. . " suruh Kai setelah itu Key membiarkan Kai beristirahat lagi.

Dia berbaring sebentar, kemudian dia ingat sesuatu,

Kyungsoo

Sudah beberapa hari ini dia tidak melihatnya sama sekali. Kai bangkit dari tidurnya dan berganti pakaian setelah itu dia langsung membuka jendela kamarnya dan bersiap untuk keluar seperti malam-malam biasanya.

-0-

-0-

"HOAAMMHH. ."

Baekhyun duduk sendirian, tapi tidak terlalu sendirian juga soalnya disekelilingnya ada para staff yang berkeliling entah ngapain Baekhyun sampek nggak ngerti.

Karena hari ini dia janji mau ikut ke tempat syuting yah gini jadinya dikacangin dan didiemin. Dia melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul setengah 10 malam, dia yang duduk aja capek begini apalagi Chanyeol yang bekerja keras pasti lebih capek lagi.

"BREAK TIME 10 MENIT. . !" dia mendengar seorang namja paruh baya yang duduk di kursi lipat yang mengucapkan itu, walaupun begitu dia yang tidak istirahat.

Chanyeol segera berlari kearah Baekhyun, melihat itu seorang yeoja yang dulu pernah bersama Chanyeol melihat kearah yang didatangi Chanyeol sepertinya ada namja yang mungkin dikenalnya tapi yeoja itu sangat yakin kalau dia membencinya.

"Baekhyunniee~. ." teriak Chanyeol dan segera duduk di kursi sebelah Baekhyun yang memang sudah ada disana sejak tadi.

"Kapan ini akan selesai?" Tanya Baekhyun bosan sambil mempiutkan bibirnya. Nggak tahu kalau Chanyeol sudah memandanginya dengan perasaan terpikat pada keimutan luar biasanya.

"Sebentar lagi . . nanti kalau pulang kita mampir dulu ke supermarket ya?" bujuk Chanyeol, kalau begini nggak ketahuan yang mana yang lebih tua.

"Chanyeol-ah. . kemarilah. .!" ada salah satu crew yang memanggilnya, meninggalkan Baekhyun sendirian lagi.

"Ah. . Nona Kim. ." Baekhyun melihat Chanyeol menyapa seorang yeoja yang ditemuinya, Kayaknya dia pernah lihat dimana gitu. Tapi setelah itu Chanyeol pergi dan yeoja itu menghampiri Baekhyun.

"Kau siapanya Park Chanyeol?" tanyanya to the point seketika dia duduk di samping Baekhyun. Baekhyun tidak menjawab dan hanya mengernyit heran seolah mengatakan bahwa yeoja ini kurang sopan padanya.

"Kuingat kau itu satu kamar dengannya, padahal harusnya dia tinggal dengan menejernya tapi kenapa dia bisa tinggal denganmu. .. berarti kau ada hubungan sama dia. . ?" tanyanya lagi dia tidak menyerah walaupun tidak dijawab sedikitpun oleh Baekhyun.

"Maaf ya nona Kim yang terhormat . ." Baekhyun ikut-ikutan Yeol manggil dia dengan marga. "Kalaupun saya berhubungan dengan dia itu tidak ada urusannya dengan anda. . seharusnya saya yang Tanya ada hubungan apa anda sampai harus membenci saya seperti itu. . " jelas Baekhyun dia tahu mana mata yang menunjukkan suka dan benci, dan tatapan yeoja ini adalah tatapan benci dan cemburu mungkin.

"Keras kepala. . yasudah kalau kau tidak mau memberi tahu biar kupastikan sendiri. .!" ujarnya kemudian dia bangkit dan melangkah pergi meninggalkan Baekhyun yang ngedumel sendirian.

Tidak berapa lama kegiatan berlangsung lagi, dan Baekhyun melihat Chanyeol bermain peran dengan. . yeoja yang mendatanginya tadi.

"Kenapa dengan yeoja itu, salah apa aku sama dia sampek begitu. . ?" ngedumel Baekhyun.

"Adegan sang namja yang hendak mencium sang yeoja tapi sang yeoja menolak. .!" perintah sang sutradara, kini Baekhyun mulai sabar dengan segalanya yang ada disini walaupun banyak adegan yang harus diulang.

-00-00====

Kai kini sudah berada di depan rumah Suho dsk.(dan sekeluarga), dengan menggunakan kekuatannya mudah sekali berpindah tempat dalam waktu singkat. Dia masuk ke segala tempat untuk mengecek terlebih dahulu dimulai dari ruang tamu yang memang kosong.

Kai masuk lagi ke sebuah kamar walaupun samar dia masih bisa memastikan disana ada 3 orang, dia tatap satu-prsatu, dari mulai Suho yang memang dia pernah bertemu sekali, lalu ke ranjang disampingnya yang diisi dua orang sekaligus. Sehun dengan tenangnya tidur diatas perut Luhan sambil membawa selimut sendiri.

Sepertinya Kai pernah melihat anak ini (sehun) tapi dia lupa dimana. Atau Cuma perasaan saja.

Karena dia tidak menemukan Kyungsoo jadi dia pindah ke kamar lainnya namun malah lebih parah, kamar itu kosong melomponng malah.

Akhirnya ke kamar satunya lagi dan sekarang juga sama ada 3 orang, ada dua orang yang tidak dikenalnya dan satu orang yang sangat dikenalnya siapa lagi kalau bukan Kyungsoo a.k.a D.O

Dia mendekat ke ranjang D.O yang ditempatinya sendiri dan mulai memegang lehernya soalnya itu adalah titik sensitive hawa dingin biasanya orang akan terbangun karena kedinginan.

Dan benar saja D.O langsung terbangun dan setelah lama dia sadar dia membelalakkan matanya lebih lebar dari biasanya (O_O)

"KAU kenapa ada di—emp emhh emhh. . ?"

"Berisik. .! bangunlah dan ikut aku malam ini . .!" paksa Kai sambil bekep mulutnya.

"Emmhmhh.. emhh . puahh . tapi bagaimana kau bisa. . " D.O mulai gelagapan. Tapi mulai mecoba diam saat merasa Xiumin dan Chen seperti akan bangun.

Akhirnya D.O nurut dan mengambil jaketnya.

"Bagaimana caraku keluar. .?" Tanya D.O

"Sama dengan caraku masuk. . " jawab Kai malas.

"Tapi aku kan berbeda denganmu pabboya!" sindir D.O, Kai langsung mendekat kearah D.O dan menggenggam tangannya.

"Pegang yang erat. ." perintah Kai.

.. _ ...

"Chanyeol-ah!" teriak Baekhyun mencoba menyusul Chanyeol yang emosi dan pulang terlibih dulu dan meninggalkan Baekhyun.

"Aku benci yeoja itu. . kenapa sih kau nggak bilang kalau kau diganggu dia. . " marah Chanyeol. "Paling nggak aku punya alasan kuat buat marah-marah sama dia. . " lanjutnya tetap meninggalkan Baekhyun di belakang.

Karena langkah Chanyeol lebih lebar dari Baekhyun akhirnya Baekhyun tertinggal jauh di belakang, tapi dia merasa ada yang aneh.

Bukan karena kemarahan Chanyeol tapi dilihatnya di jalan yang baru saja dilewati Chanyeol ada api yang menyala yang entah datang dari mana dan bagaimana api itu bisa ada disana. *MAMA MV* sementara Chanyeol tidak sadar sama sekali.

"Bagaimana bisa . ." Baekhyun tergagap *plak.

Dengan berlari dia mencoba menyusul Chanyeol lagi. "Yeolli-ah!" teriaknya.

"Sudahlah baekhyunnie.. . aku juga sedang marah padamu. . jangan mencoba merayuku . ." narsis Chanyeol soalnya kalau Baekhyun memanggil seperti itu biasanya untuk merayunya supaya nggak ngambek lagi.

"Bodoh. . aku nggak sedang ngerayu kamu.. . ada hal lain yang mau aku bicarain.. berhentilah dulu!" teriaknya karena Chanyeol masih tidak mau berhenti.

"Sudah kubilang aku tidak akan mempan dengan rayu—"

"Uwaaahh"

BUGHH.

Keduanya langsung jatuh ke aspal karena Chanyeol yang berhenti mendadak dan Baekhyun yang nggak bisa berhenti mendadak.

"Aiyou. ." eram Baekhyun sambil memegangi hidungnya yang menabrak pundak Chanyeol. "Pabboya! Hal yang ingin kubicarakan adalah itu. . !" ujar Baekhyun sambil nunjuk ke belakang. Ternyata disana ada api yang menyala ditengah jalan.

"Ngapain kau main bakar-bakaran?" Tanya Chanyeol sok innocent.

"Bukan aku tapi kau yang melakukannya. . !" geram Baekhyun jengkel.

"Jinjja ? tapi bagaimana bisa?" tanyanya lagi.

"Mana AKU tahu!?" Baekhyun mulai naik darah.

-0-

"DIa juga memiliki kekuatan sepertimu? Apa dia ada hubungan denganmu?" Tanya D.O pada kai mereka sedang diatas gedung dan memperhatikan gerak-gerik Baekyeol.

"Harusnya kau Tanyakan itu pada eommamu itu? Dia juga punya kekuatan. . mungkin mereka salah satu orang seperti eommamu itu . ." jelas Kai.

"kau dan eommaku juga orang yang sama-sama mempunyai kekuatan. . apa di keluargamu tidak ada yang memiliki kekuatan sepertimu?" Kai hanya diam dan tidak menanggapi pertanyaan itu sesaat tapi kemudian dia menggeleng.

"Soal mereka, aku punya berita untukmu. . ." D.O hanya menatap serius pada Kai, memangnya apa yang ingin disampaikannya tentang orang-orang yang memiliki kekuatan itu,

-222-

Keesokan paginya

Lay bangun dipagi hari dengan malas, padahal dia biasanya paling rajin dan ngatain Sehun yang malas. Mau makan malas, bahkan sekedar mandipun malas *kayak authornya dong. .kekeke*

Dia ada di ruang tamu dan tergeletak di sofa karena masih ngantuk.

TING TONG~

Masih tertidur

TING TONG~~

Lay mulai terganggu dan membuka matanya masih ngantuk dan berjalan gontai untuk membuka pintu, kaosnya sudah nggak karu-karuan karena dia tidur dalam posisi yang seenaknya begitu juga dengan rambutnya.

"Siapa sih ahh~~" gumamnya.

Dibukanya pintu itu perlahan, ternyata yang datang adalah Kris,

Kris terdiam sebentar memperhatikan penampilan Lay, sementara Lay terlalu lemot jadi belum sadar tapi setelah itu dia merasa ada yang aneh dengan pandangan itu dan merasa rambut dan bajunya berantakan.

BRAKKK

Lay menutup pintunya kembali meninggalkan Kris ada diluar.

"Ya Yixing-ah. . kok ditutup lagi sih?" Tanya Kris. "Sejak kapan kau jadi seperti yeoja dan peduli pada penampilan hah? Cepat buka pintunya!" paksa Kris.

Lay yang hendak ganti baju mikir lagi, akhirnya dia membukakan pintunya lagi dan kali ini membiarkan Kris masuk kedalam dan dia masih berpenampilan seperti tadi Cuma rambutnya saja agak rapian dikit.

"Ada apa hah?" Tanya Lay, tumbenan orang ini berani ke rumahnya sejak nggak ada Sehun.

"Tolong aku. . " ujar Kris setengah melas walaupun dia tetep masang muka 'maybe-next-time-nya'

"kenapa apartemenmu kebakaran?" Tanya Lay sarkatis

"Bukan. ."

"Kau kemalingan?"

"Bukan juga, ngapain minta tolongnya ke kamu.—"

"Atau jangan-jangan rumahmu disita, , terus kau mau tinggal disini?" Tanya Lay makin ngarang nebaknya.

"Ini lagi. . bukan, ,"

"Terus?"

"Gimana jelasinnya ya. . susah ngomongnya, gini deh kamu ikut aku ajah. . mandi dulu sana. .jelek!" ejek Kris.

"Katanya tadi nggak pa-pa, sekarang disuruh mandi . .dasar!" Lay langsung berdiri dan melempar bantal yang ada di dekatnya ke muka Kris.

Setelah beberapa saat .

Lay mengikuti ke tempat Kris, dengan sedikit rasa penasaran karena muka Kris yang radak *hanya sedikit* menunjukkan rasa khawatir, apakah sesuatu terjadi padanya sampai harus seperti itu, kalau iya memangnya apa sesuatu itu, Lay makin penasaran.

Sesampainya di apartemen Kris dia memastikan segalanya.

'Masih bagus, berarti tidak kena kebakaran, , masih radak rapi juga, berarti nggak ada maling. ." gumam Lay sambil melihat ruangan satu-persatu kecuali kamar itu adalah hal pribadi.

"Sebenarnya kau mau minta tolong apa sih? " Tanya Lay pada akhirnya. Kris langsung menarik Lay masuk kedalam kamarnya.

"Kenapa harus disini sih? Jangan-jangan kau Cuma ngerjain aku heh?"

"SSsstt"

"yaudah kalau mau aku diem jelasin dong!" paksa Lay.

"Sebenarnya aku mau minta tolong soal itu. . " Kris menunjuk sesuatu, Lay menoleh kearah yang ditunjuk Kris.

Lay membelalakkan matanya kaget. "Ommona!"

=00=

-=0=-

D.O baru saja sampai dikamarnya setelah mengendap- ngendap dan masuk tanpa membangunkan siapapun dia langsung berbaring dan menutup dirinya dengan selimut berharap bisa istirahat sebentar karena kemarin malam dia lelah diajak berkeliling.

KRIIINGGGG~~

Baru beberapa detik dia memejamkan matanya sekarang suara beker itu membangunkannya, itu akhirnya sekarang sudah waktunya semuanya bangun.

Chen bergerak sedikit merasa terganggu dan kemudian melempar bantal di kepalanya untuk menutup beker itu dan mengganti bantal yang ada di kepalanya dengan tangan Xiumin.

D,O merasa bisa beristirahat sedikit saja. .

"Woi kalian. .! haruskah aku menggunakan cara kekerasan . . mau ke kamar mandi dan cuci muka sekarang atau terpaksa kamar mandi yang akan kubawa kemari!" Suho membuka pintu dan mulai mengancam.

Maksudnya dia akan memakai kekuatannya.

Suho juga merasa heran pada D.O yang biasanya bangun paling pagi sekarang masih tertutup rapat oleh selimut.

"D.O-ah. . kau juga. . " Suho membuka selimut D.O dan D.O langsung menatap Suho dengan tatapan yang mengantuk berat dan kantong mata yang menghitam.

"Kau tidak bisa tidur nyenyak ? Apa Xiuminnie dan Chen mengganggumu sampai kau tidak bisa nyenyak . .?" Tanya Suho penuh perhatian dan mengelus rambutnya, D.O hanya tersenyum malas dan seperti hendak pingsan.

'Aku bahkan tidak tidur sama sekali. .' keluhnya dalam hati.

Setelah berhasil menyeret Xiumin dan Chen keluar dari kamar dan membiarkan D.O istirahat lebih lama karena dia bilang kepalanya sedikit pusing. Suho langsung menempatkan mereka di depan kamar mandi dan Suho sendiri langsung ke dapur karena sang koki sedang sakit jadi dialah yang menggantikan.

"Luhannie. .. bisa kau bantu aku. .!" Luhan yang baru lewat sehabis dari kamar mandi langsung dipanggil Suho.

"Tumben ahjuma yang. ." belum selesai pertanyaan itu Suho sudah menjawabnya "D.O hari ini sedang sakit. ." potong Suho.

"Bolehkah aku membantu juga . .?" tawar Sehun baik hati, padahal biasanya dia ogah ada di dapur jangankan membantu.

"Dan kau Oh Sehun . . duduk manis disana dan jangan mendekat ke dapur kalau kau tidak ingin kami memakan racun yang kau sebut makanan. . !" perintah Suho sarkastik, Luhan hanya terkekeh geli karena Sehun yang dikatain langsung ngambek dan akhirnya duduk di ruang tengah.

"Racun? Sungguh tidak berperasaan sekali. . " Sehun negdumel.

"Ahjumma. . ~~ mana pesenanku?" Xiumin juga sudah selesai mandinya.

"Mianhae. . kemarin sudah beli tapi ditengah jalan aku dihadang dihadang orang , , dan belanjaanku diberantakin termasuk pesenanmu juga—"

"Hahh? Ahjuma dipalak?" Chen ikutan nimbrung di dapur.

"Bukan dipalak sih. . masih hampir soalnya ada yang menyelamatkan aku. . dia anak yang manis. . " ujar Suho.

"Manis mana sama kau eomma?" Sehun juga ikut-ikutan nimbrung.

"Makan gula 2kg noh baru lo manis. . !" ledek Suho.

"Lulu-hyung . . lihatkan eomma ku kayak gimana. . " gini nih kalo sehun ngambek, manjanya kumat, ini manja apa emang kesempatan ya?. Luhan sih mau-maunya ajah di peluk sama tuh satu epil.

"Dibandingkan kau, Luhannie jauh lebih manis tahu , ," ujar Xiumin dan Suho barengan.

Di dalam kamar.

Karena merasa tidak enak dengan yang lainnya D.O langsung bangun dan menuju ke dapur karena mendengar keributan dari arah sana.

"Eomma. . hyungdeul. . sehun-ah. . ada apa ini?" tanyanya setelah sampai di dapur.

"Gimana keadaanmu? Sudah nggak pusing?" Tanya Suho langsung jiwa emak-emaknya kumat dan mendekati D.O.

"Aku mimpi hal yang sama lagi. . setiap hari aku memimpikan 12 orang yang sama juga. . .tapi aku tidak pernah melihat wajah mereka. ." cerita D.O "Kemarin aku memimpikan salah satu dari ke 12 orang itu dia tinggi dan punya senyum secerah mentari dan bisa mengendalikan api. . " lanjut D.O

"Appa kalian kah?" Tanya Suho. Soalnya dia hanya mendapat tentang mengendalikan api.

"Ani. . " teriak mereka bertiga |Luhan,Xiumin dan Chen| barengan.

"Appa nggak punya senyum secerah itu. . " Xiumin menambahi.

"Ah. . aku ingat dia berwajah seperti ini. . ." D.O langsung menyalakan tv yang ada di dapur, dan mencari chanel yang biasanya dia tonton, dan sekarang sedang waktunya drama.

"Ini dia yang aku lihat dimimpiku mirip banget kayak dia. ." tunjuk D.O ke layar tipi dan di tv menunjukkan ke seorang namja yang jadi actor di drama itu.

"Chanyeol !" Suho, Luhan, Xiumin dan Chen langsung mengenalinya sementara D.O melihat ke mereka semua dan Sehun menatap bingung sama yang ada di tipi itu.

"Kalian semua kenal dia ya? Berarti kalian juga penggemar drama ini juga? Ah atau malah kalian penggemarnya. . ?" Tanya D.O makin innocent.

"Kayak ahjuma-ahjuma tetangganya ahjuma . ." ledek Sehun belibet dan semua nggak ada yang ngerti maksudnya dia ngomongin tetangga sebelah apartemen Lay dulu.

"Bukan . . dia memang Chanyeol. . Dia itu Hyung mu!" ucap Suho penuh penekanan pada D.O, soalnya Chanyeol selalu memakai Simbolnya jadi mereka mudah mengenali.

"Hah , , Dia Hyungku?" Tanya D.O dan Sehun yang baru nyahut barengan.

"Syukurlah dia baik-baik saja. ." ujar Xiumin.

"Ne, dia makin menjulang tinggi kayak tiang listrik. . ." ledek Chen karena memang mereka seumuran karena itu dia yang paling akrab dengan Chanyeol dan juga Baekhyun. "jadi ingat Baekki-hyung dia gimana ya? Dia kan nggak bisa pisah dari Yeol. . ?" gumam Chen sedih, Xiumin yang melihat langsung menepuk punggungnya dan memeluknya dari belakang bermaksud menenangkan.

-0-

-0-

"Sudah kubilang jangan berisik. . malah teriak-teriak. ." kesel Kris pada Lay.

"Mianhae. . " bisik Lay selirik mungkin."Jadi dari mana kau dapatkan ini?" lanjutnya bertanya.

"Kau pikir dia barang apa? Dia itu anak orang tahu. . !" jelas Kris.

"Ne. . sekarang jelaskan masalahnya apa? Dan kenapa kau harus minta tolong padaku?" Tanya Lay meminta penjelasan.

"Jadi begini, saat aku pulang dari ekskul seperti biasanya tapi saat itu sudah hampir jam 9 malam dan keaadaan saat itu sangat gelap, , saat aku membuka pintu apartemenku dia sudah tergeletak di depan pintu sampai saat ini dia terus tidur, , karena nggak tahu harus ngapain jadi yah kubawa dia ke kamar ini, dan pagi tadi kuputuskan ke rumahmu . . " jelas kris panjang lebar.

"Terus? Hubungannya sama aku apa?" Tanya Lay sok nggak ngarti.

"Kau kan pernah mengasuh orang yang sepertinya punya masalah yang sama, jadi apa yang harus kita lakukan saat ini?" Tanya Kris.

"Kita?" Beo Lay.

"Ayolah. . kalau aku sendirian aku tidak akan mampu. . " pinta Kris.

"Enghh!~~" sepertinya yang dibicarakan merasa terganggu dan terbangun. Dia mengerjapkan matanya dan melihat dia dalam keadaan nyaman berselimut hangat dan didapatinya dua orang yang ada dihadapannya.

"Dia sudah bangun .." ucap Kris.

"Ini dimana ya? Kalau boleh aku tahu. . .?" tanyanya dengan nada lembut sepertinya dia anak baik dan penurut dilihat dari wajahnya.

"Ah kau ada di rumahku, , kemarin kau kupikir pingsan di depan pintu apartemenku . . langsung saja kubawa kemari dan setelah tahu kalau kau Cuma tidur dari caramu bernafas aku sudah lega . .." jawab Kris.

"Jeongmal Khamsa hamnida telah menolong saya. . dan mian karena sudah merepotkan. . " ujarnya lagi.

'Beda banget sama Sehun.. .yang nggak pernah minta ijin dan seenaknya. . .. tapi sekarang aku kangen sama dia. .' batin Lay merana *jiaahhh*.

"Ah namaku Huang Zi Tao , , ,aku kemarin tersesat dan kelelahan mian kalau mereoptkan. . " ijinnya lagi.

"Namaku Kris pemilik apartemen ini dan ini Lay dia—"

"Salam kenal Zitao. . apa kau lapar?" Tanya Lay memotong dan segera mengajak Tao untuk ke dapur. "Kudengar kau tersesat pasti kau belum makan kan?" pasti Lay.

"Sebenarnya kau bisa memanggilku dengan Tao. .. kalau soal makan, kemarin aku sempat makan malam |malah di restoran mahal|tapi sekarang sudah lapar lagi. . " ujarnya.

"Ah. . kau juga berasal dari China ya?" Tanya Lay baru nyadar dari aksennya, padahal dari nama aja udah ketahuan.

"Ne appaku ah. . maksudnya orang yang merawatku dia dari China, , , berarti kau juga berasal dari China?" Tanya Tao.

"begitu juga dengan orang itu, " Lay menunjuk pada Kris yang ada dibelakang mereka.

"Apa kau ingat ayahmu. . kalau ingat nanti akan kita antar pulang. . "tawar kris dan Lay hanya mendelik kesal karena mendengar kata 'kita' itu berarti dia juga harus ikut kan?

"Mian aku benar-benar lupa. ." dia berbohong karena memang nggak ingin pulang.

"Gitu ya. . kalau begitu sampai kau ingat kau boleh tinggal disini . . benar kan Yixing-ah?" Ijin Kris pada Lay.

"Yang punya rumah kan kamu . . jadi ya terserah kamu. . " ujar Lay dengan setengah malas.

"Ano kau itu tidak tinggal disini? Kupikir kalian serumah?" Tanya Tao.

"Ah aku punya apartemen sendiri yang jauh dari sini. . dan aku ini teman sekelasnya. ."jelas Lay. Dan Tao hanya tersenyum manis yang membuat Kris dan Lay terpana dan seperti sangat senang mendapat senyuman seperti itu.

Seminggu setelahnya.

"Gimana Tao?" Tanya Lay pada Kris mereka baru pulang dari latihan basket.

"Aman, , dia berada di tangan yang benar. . *narsis*, tapi sekarang aku mengerti perasaanmu saat dulu mengasuh Si anak manja itu , , walau merepotkan tapi menyenangkan. ." jelasnya dan Lay menanggapinya dengan senyum sekilas yang super berat.

"Kau tidak memasakkannya yang aneh-aneh kan. . atau Cuma mi saja yang bisa kau masak. .?" Tanya Lay.

"Emh. . katanya dia tidak mau merepotkanku lagi, jadi dia sekarang berlajar memasak. . "jawab Kris.

"Huhhh" Lay menghela nafas panjang.

Di tengah jalan mereka menemui Tao yang sepertinya hendak mau keluar.

"Ah. . untung bertemu disini. ." sapa Tao pada mereka berdua. "Hari ini aku sudah berhasil memasak jadi aku ingin Appa segera mencicipinya. . " ujar Tao mendekat.

"A ,,Appa?" Tanya Lay sambil memandang Kris horror. Sementara yang dipandangi Cuma tersenyum sekilas.

"Eh. . ada eomma juga. . sekalian saja kalau begitu. . kita makan bersama. . !" ajak Tao dan Lay makin begidik ngeri karena dipanggil 'eomma' begitu juga dengan Kris dia merasa ada hawa aneh dari Lay.

"Je-las-kan pa-da-ku" Lay menekan kalimatnya.

"Ehehe jadi begini. . karena kau dulu dipanggil ahjuma jadi kenapa ti-tidak sekalian saja. . " ujar Kris nggak masuk akal, akhirnya Tao yang mengambil alih dengan memeluk mereka berdua.

"Kenapa eomma tidak pernah bilang kalau kau itu pacar kris-appa. . ?" Tanya Tao pada Lay. Lay langsung blushing soalnya dia nggak suka ada yang mengungkit hubungannya.

"Tuh kan, kau senangkan di panggil eomma?" Kris mulai menggoda Lay.

"Kau tidak suka dipanggil eomma. . ? habis Kris-appa yang menyuruh ku begitu. . " jelas Tao dan Lay menatap tajam pada Kris.

"Kau membuatku merasa lebih tua lagi, . sudah cukup dengan panggilan ahjuma. ..! kenapa kau senang sekali sih hahh?" marah Lay.

"Sudahlah nggak usah marah-marah, ayo kita makan malam bersama, aku yakin kau tidak ada masakan di rumah kan?" pasti Kris. Dan mereka sudah ditarik ke dalam rumah Kris.

-0-

-0-

Tbc. . ..

Mian. .mian. .mian. . ini *mulai*lama lagi . . aktifitas sudah kembali seperti biasanya. Mungkin ada yang menganggap ini pendek. . mianhaeyo. . tapi ini saya cepetin biar cepet kelar. ..

Kayaknya saya tergoda buat ep-ep baru. . jadi ini kayaknya lama. . tapi saya akan bertanggung jawab sepenuhnya tehadap apa yang telah saya perbuat*apaan sih?* maksudnya apa yang telah saya tulis dan publish.

Kalau ada saran atau kritik ketik di kotak dibawah ini *nunjuk kotak repiew* . . . terima kasih atas segala supportnya. . sedikit banyak telah membantu menaikkan mood saya. .

Repiuwwww

shin young rin :

annyeong! lagi

kapan Lay ketemu sama baby"nya? Kayaknya bentar lagi dah . .

Apakah Kai bakal ketemu ma Suho? Ketemu sih iya . ..tapi kalau balik kepangkuan Suho? Tunggulah bentar lagi.

Tapi dia nggak sama suho kok. ..

ChanBaek kapan ketemu ma eommanya? Sebentar lagi ne. . sabar sabar! Gomawo sudah review dan setia menanti. . .

.79 :

Annyeong! Salam Kenal juga ~~~

Gomawo sudah repiew. .

aa…. Aku nggak punya tweeter. Punya tapi lupa passwordnya. . hehehe, kalo ep-be : Fika kalusi, ditunggu. . ne!

7casshimMAX Ryeosom d innocent :

Krislayx dikit banget ya? Mianeh. .

Ah aku belum searching. . kalo aku yang nyari pasti nggak ketemu. . gini aja. .ira-ssi kan sudah pernah baca nah. . boleh dong aku dikasih tahu judul dan tempatnya. .. aku pernah nyari sampek mumet tapi nggak nemu yang bagus. . kalau ira-ssi pasti sudah tahu kan yang bagus yang mana. . makanya itu kasih tahu saya ya. .yaya? jebal. .! *mau instannya. .*

Tapi gomawo akan aku coba kalau aku punya banyak waktu luang . . maklum kelas 3 jadi sekolah Cuma 8 bulanan. . kekeke.

Nah jeongmal khamsa hamnida.. . *bow*

Ryu JiHyun :

Chap yang pndek? Karena saya keburu. . jadi seadanya saja. . mianeh. .dan gomawo..

semoga tetap menanti . . hwaiting!

BLUEFIRE0805 :

Nggak sama Suho juga sih. . .Tapi Tao sekarang sudah ada di tempat yang tepat walaupun nggak sadar. .

Jeongmal gomawo suah mau menyempatkan review. .

meyminimin :

Si Kai? Mereka mengira dicolong orang tapi ternyata nggak kok. . tunggu aja yah

Kayaknya sih dia emang janda . . . *sstt jangan bilang sapa-sapa ekekek.

Ne pasti. . gomawo sudah review.

BeBaek Cinta Chan Chan :

Ne ini lanjut. . ntaran lah kalau Luhan ma Lay. .

Jeongmal khamsa hamnida. . saya berusaha yang terbaik yang saya bisa. .

Gomawo sudah review dan sabar menanti. .

Hunhan forever after :

Ah ne sabar ne. . ini sudah mulai padat lagi jadwal schoolnya dan tugas main numpuk karena kemalesan author.. .*buka aib

Tapi gomawo sudah review. Saya akan coba ne? .

Anack gaeoul :

Kekeke. . .

O-kai. . .

1. kagak, emang simbolnya dibawa Kai. .

disini Cuma orang biasa . .a.k.a piguran. .

3. aduh ini pertanyaan sulit nih. . mianhae. . authornya soalnya kelas 3 ne. . #nggak hubungan.

Gomawo sudah review. . .

Pai-pay juga. ...

HaNa KimChii :

Ah jeongmal khamsa hamnida. . sudah masuk 2 kok reviewnya. . tapi jawabnya satu aja ya?

Sabar ne nunggu waktu berjalan aja. . ya tapi pasti kok. .!

Aq juga berusaha jawab yang terbaik. . ㅋㅋㅋ

Emh.. pake laptop biasanya. . kalo pake hape nunggu ada pulsanya. . #kebiasaan.

Ne. .ne tunggu ajalah. . secepat mungkin. . soal Lay ketemu ma keluarga Suho dan keluarganya , ,,

Sekali lagi gomawo ne? aku selalu semangat kalau sudah baca review an. . apalagi yang kayak begini #nunjuk review-nya HaNa-ssi |aku panggil gitu aja yah?|. Okay gomawo ne. .?

Oh kau review berapa banyak hah? Udah 3 ini kekeke |mode angker gagal|

perkenalan diri yang kayak gimana? Gini aja deh. . kalo ada yang pengen tahu tentang aku langsung Tanya ajah. .. kalo di fb saya nggak terlalu aktif. .

sekali lagi dah jeongmal. .jeongmal *niru exo k suka kata jeongmal* khamsa hamnida. .

Evil Town sapa sie? Sapa ya? Saya lupa namanya tapi saya suka banget sama ceritanya karena direkomendasiin ma yuki. . paypay. .

Luhan Dongsaeng :

Jeongmal khamasa hamnida. . atas pujiannya . .

Semoga tetap sabar dan gomawo sudah menyempatkan review. (lagi) .

Jung Jisun :

Sampek sekarang saya juga nggak tahu bakalan berapa tapi coba deh tak cepetin biar nggak kelamaan. . tahu dah ntar bakal sampek berapa. .

Ne semoga saja. . bisa sekolat mungkin *apaan sih* gomawo sudah repiew. .. ne

Emily Hwang :

Annyeong~~~

Kai knpa ngga ngenalin eomma nya? Karena emang dari awal dia nggak tahu apa-apa. .

Sssttt jangan bilang2 ya emang suhonya janda kok. . aku udah searching yang diluar exo yang deket ma suho itu ternyata kyuhyun, masak iya dia yang jadi. . *?* jadi keputusan terakhir memang begitu. . mangkanya itu saya juga bingung. .

Gomawo sudah review. .

Choi Yewon :

Annyeong juga. . dan salam kenal

Khamsa hamnida. .

suaminya suho? Mianhae. . saya belum tahu. . .

baekyeol yg jadi seme? Sepertinya sih chanyeol tapi sampek sekarang belum ada penegasan. .

brapa chapter? Maunya saya sih masih panjang. . tapi saya cepetin lah. . supaya cepet kelar. .

gwechanna . . itu malah membantu saya kok. . gomawo sudah review. . .

park seung ri :

ah gwechanna. . saya juga mudik jadi nggak bisa ngelanjutin beberapa saat. .

Suho dipasangin sama siapa? Kemungkinan nggak ada. . emang seung ri-ssi maunya ma siapa?

Tapi taonya nggak sama suho kok. . ne gomawo sudah review. .

Choujiro21 :

Annyeong juga. .

Ne gwechannayo. . . yang sabar ya kayaknya yang ini agak lamaan deh. . gomawo sudah review. . hwaiting . .

KrisLay shipper : okai saya akan berusaha. . . kayaknya lama semoga sabar menanti.

Eh yang punya feeling khusus itu Chen yang sama-sama anak emak kayak Sehun. . nanti mereka bakalan sadar juga kok. . .

Dari awal aku emang feeling lay yang terus sandingan ma Kris mulu ternyata sempet kaget juga kalau kris sama tao, yeyy. . kita punya satu pikiran Krislay. . saat aku publish ini sempet khawatir karena pasangannya kris itu adalah tao, tapi karena dukungan reader sekalian yang telah mendukung saya jadi saya tetep pede dengan krislay. . .

Makasih juga ne juga dukung aku? |aku panggilnya sapa nih?| .gomawo sudah repiew. .

Natasha Kim :

O-Kai.. dah. . gomawo sudah review Dan semoga sabar menanti. .

oke :)!

kim korinda :

Annyeong juga. . ah daijobu a.k.a gwechannayo .. .Jeongmal khamsa hamnida atas reviewnya . .

Ne. . mianhe mungkin belum saya add.. . tapi pasti nanti saya hubungi ne. . miaaannnn *lari ke pelukan eonnie*

Kita couple dong? *Couple fans maksudnya. .*Kekekke

Ne. . terima kasih sudah mau menanti. . pay-pay. ..