Title : MY LONG LOST HYUNG.

Author : Shee a.k.a Kang Sang Seok *saudarnya Kim Min Seok a.k.a Xiumin# ngarep deh!*.*

CHAPTER 13

Main Cast : EXO (ALL) MEMBER

Star Guess: anggota BB lain.

Desclaimer : Milik siapa ya? Milik gue pinginnya, tapi nggak mungkin. So they Belong to themselves. Boleh nggak Baekki ma Hunnie punyaku?#digosongin ma Yeol. Dipindahin ke Mars sama Luhan-ge# Lay juga deh, ,*makin maruk.

SUMMARY : Gimana jadinya kalau kekuatan yang dimiliki oleh orang-orang dari planet EXO digunakan di bumi, apakah untuk hal-hal yang baik?. Suho dan Sehun ditugaskan mencari seluruh saudaranya yang terpisah di bumi.

WARNING : Ceritanya bener-bener ngayal dan seadanya. Gaje yang telah bertebaran dimana-mana, nggak tahu Familyship(?) atau malah RomanceFamily. Tentuin ndiri ya? (#mau enaknya). YAOI (BoysxBoys). Karena mereka masih baru sama kayak saya *sekarang udah agak lama*, jadi saya bikin pairingnya setahu saya aja yah. Yang nggak setuju atau nggak suka tetep pegang prinsip .. .. ..

DON'T LIKE DON'T READ.

-0-

-0-

Sebelum intro saya mau ngebacot dulu. . yang mau nyekip juga nggak pa-pa, bacotan yang ini nggak penting dibaca. . kalau baca bikin mual. .#apelukatadah

Pertama saya mau meminta maaf sedalam2nya, seluas2nya, dan setinggi2nya. . atas kelemotan saya dalam mengapdet yang setengah dikarenakan kemalesan saya sendiri. . oh ya untuk yang masih nggak mengerti beberapa hal yang ada di ep-ep ini, tolong jangan dibayangin secara logis. . bayangin pake hayalan aja namanya dunia per 'ep-ep' an pasti semuanya sah. .. *maksa.

Yang kedua saya mau berterima kasih sebanyak-banyaknya apabila masih ada reader yang bisa menunggu kelemotan saya. . saya harap kesabarannya. . dan terima kasih juga ira-ssi yang telah menyuruh saya untuk mempercepat publish dan mengingatkan tentang hari ultahnya Lay. .*ngucapin bahasa mandarin gimana ya?*. .saengil chukkaeyo Lay-eomma. .#yang bisa aja deh.

Dan juga terima kasih kepada para hyungdeulku (walaupun yeoja tetep dipanggil hyung*maksa lagi) . . yang eksistensinya setengah2 di dunia per ep-ep an. .yang sedikit banyak kehidupannya telah terpengaruh oleh banyaknya ep-ep yang mereka baca. .dan dongsaeng 96line ku. . yang sekarang udah jadi KrisLay-shipper setelah aku racuni beberapa video mereka.. kekeke. . ahhh jeongmal gamsahae. . sadar atau tidak kalian juga membantuku untuk jadi inspirasi ini ff. .Yuki-hyung juga*lambai2 tangan*. . Gomawo sudah mau bantuin aku. . bikin ff baru yang baru awalnya aja aku tulis. . tapi aku pending dulu. . mau nyelesaiin yang ini dulu. . I need your help hyung!~~.. .nde kalau kalian baca ini. . jangan bully aku lagi ne. . *kidding* *muka sok polos* kalian semua selalu bersekongkol memojokkanku #emang akunya aja yang bangku di pojok, jadinya yah dipojokin#.gaknyambung.

Tapi ada satu kata yang pengen kuucapkan ke kalian semua . . dengerin ya? Eh. . baca ya?. .

Occem-Hyung. .Yuki-hyung. . nae Dongsaeng Elfishy96line. . SARANGHAE. . mari kita lanjutkan untuk bernista. . tapi jangan racuni orang lain lagi. . . ne arraseo!

Akhir kata. . semoga kalian bisa menikmati ff-ku. . dengan segala keterbatasan yang ada, saya juga masih harus banyak belajar kalau ada kesalahan mohon dimaklumi dan dibenarkan . . . kepada readernim sekalian. . jeongmal saranghae. . tanpa kalian aku galau. .*a-Lay. .

So This Is It. .*ala Chef Parah Qu**n

Enjoy

-0-

-0-

"Jadi sekarang kita ini kemari mau apa hah?" Tanya Xiumin yang malas dan duduk ke tempat yang bisa dibuat duduk.

"Molla, masa' dari tadi kita mumet-mumet doang. . " kesel Sehun yang udah ngipasin dirinya yang kepanasan. Sebenarnya dia sebelnya karena nggak boleh pake kekuatan.

"Tapi aku masih tidak percaya semua ini. . sekarang kita bahkan ada di tempat seperti ini. . " ujar D.O excited, biasa dia akan melebarkan matanya yang memang lebar itu.

"Kalian ini gimana sih? Kita kesini itu Yah untuk menyusul Chanyeol dong! . ." marah Suho.

Mereka sedang ada di salah satu stasiun tivi dan berusaha menemui Chanyeol secara baik-baik dan mengajaknya pulang.

"Eh-eh Sehunnie. . kayaknya kita pernah ada di studio ini? " Tanya Luhan sambil mengingat-ingat.

"Eh.. masa' sih ge?" jawab Sehun mengingat-ingat.

"Dulu waktu kau memintaku menemanimu, dan kita bertemu seseorang yang sangat lucu itu lho. . yang mengantarkan kita pulang. . ?" ingat Luhan.

"Sebentar, maaf kalau aku menginterupsi. . jadi kalian ini sudah mengenal satu-sama lain dari dulu?" Tanya Xiumin memastikan.

Luhan dan Sehun mengangguk barengan.

"Terus. . kenapa waktu itu kau tidak langsung saja. . dengan Luhannie-Ge hah?" Tanya Chen menambahi.

"Gini ya hyungdeul dan hyungnim sekalian dan juga eommanim. . waktu itu aku tidak bisa ingat apapun, keadaanku tidak lebih baik. . saat itu aku tersesat. . jadi mana mungkin aku mengajak seseorang pulang sementara aku sendiri pun tidak bisa pulang. . " jelas Sehun sedikit emosi.

"Lagipula. . aku dulu tidak kepikiran sama sekali. . tentang symbol dan lain-lain. . aku pikir Sehun adalah anak biasa yang sedikit bandel . ." tambah Luhan.

"Hilangkan kata 'sedikit' . , dia memang bandel kok. .!" correct Xiumin.

"Kembali ke tujuan utama anak-anak. . kita disini bukan untuk membicarakan Sehun yang emang sudah dari dulu bandel. . ingat akan Chanyeol. . " sela Suho dan akhirnya mereka semua mengerti.

D.O hanya diam saja, dia sebenarnya sudah tahu tentang ini. Tapi dia tidak tahu siapakah Chanyeol itu. Soalnya dia diberitahu oleh Kai.

Flashback.

Kemarin malam.

"Yeollie-ah. . ."

Kai dan D.O sedang ada diatas gedung dan memperhatikan seseorang emh maksudnya dua orang yang menarik perhatian mereka di tengah malam begini.

"Ah. . lagi-lagi mereka. . "Gumam Kai yang memang mengenal mereka.

"Nuguya?" Tanya D.O tetap memperhatikan ke bawah. Tapi sesaat kemudian dia begitu terkejut dengan kejadian yang ada dibawah sana. Soalnya bukan kejadian biasa yang bisa dilogika.

"Itu?. .Dia juga memiliki kekuatan sepertimu? Apa dia ada hubungan denganmu?" Tanya D.O pada Kai.

"Harusnya kau Tanyakan itu pada eommamu itu? Dia juga punya kekuatan. . mungkin mereka salah satu orang seperti eommamu itu . ." jelas Kai.

"kau dan eommaku juga orang yang sama-sama mempunyai kekuatan. . apa di keluargamu tidak ada yang memiliki kekuatan sepertimu?" Kai hanya diam dan tidak menanggapi pertanyaan itu sesaat tapi kemudian dia menggeleng.

"Soal mereka, aku punya berita untukmu. . ." D.O hanya menatap serius pada Kai, memangnya apa yang ingin disampaikannya tentang orang-orang yang memiliki kekuatan itu.

"Dia salah satu dari keluargamu. . " ujar Kai perlahan, soalnya selama ini D.O juga sering menceritakan apapun kepada Kai, termasuk apa yang sedang dilakukan keluarganya saat ini. "Bukankah kalian mencarinya. . ?" Tanya Kai memastikan.

"Bagaimana mungkin. .?" D.O penasaran.

"Terserah sih kalau kau tidak percaya. . aku kan hanya memberi tahu. .kusarankan kau tanyakan tentang orang ini pada ummamu. . kau sering melihat orang itu di tipi kan? Ummamu pasti tahu saat melihatnya sekilas. ." jelas Kai.

Flashback end.

'Dia memberitahuku tentang semua ini. . jangan-jangan dia berniat membantuku. . "
gumam D.O sambil menatap seluaruh anggota keluarganya yang sekarang menanti orang yang bernama Chanyeol menurut sepengetahuannya.

Ternyata D.O memberi tahu tentang Chanyeol bukan seolah-olah mimpinya, karena emang kemarin dia tidak tidur sama sekali, dia di suruh Kai untuk menceritakan itu kepada keluarganya.

Karena melamun sendirian akhirnya D.O ditinggal tapi tidak ada yang sadar.

"Cepatlah sebelum kita disangka orang aneh. . ." ujar Suho dan semua sedang mengikutinya kecuali D.O

"Ya nggak mungkinlah masa' ada orang aneh kelewat cakep kayak aku gini. . " narsis Sehun. Xiumin, Chen dan Suho hanya sweatdrop dan kemudian menyatukan pikiran untuk segera membekap Sehun dan menyeretnya. "Jalan!"

Luhan hanya berjalan santai mengikuti di belakang, walaupun radak sedikit ketinggalan dari mereka ber empat yang ada di depan.

Sementara itu D.O

Dia masih berjalan tanpa arah ditengah kerumunan banyak orang, walaupun dia nggak bingung-bingung amat juga sih. Soalnya dia sudah diajari Xiumin untuk selalu memiliki rasa percaya pada orang lain walaupun terkadang terlalu berlebihan.

"Kapan kau akan kembali pulang . .?" tiba-tiba suara seseorang tertangkap pendengaran D.O dan dia langsung meoleh kearah sumber suaranya, lumayan sekarang cukup sepi hanya beberapa orang yang lewat.

"Itu bukannya Chanyeol. ." tanyanya pada diri sendiri.

"Yammpun. . ini hanya acara sehari . . besok juga pasti aku balik kok. . sudah jangan berlebihan, lagipula kau bisa makan di kantin, atau tidur dengan menejermu. . lalu apa yang kau khawatirkan?" laki-laki yang lebih pendek dari Chanyeol (Baekhyun) sedang memarahinya.

D.O menatap mereka sangat intens kelewat malah, Baekhyun dan Chanyeol menatap D.O balik dan akhirnya D.O mulai salting dan mengalihkan pandangannya.

"Sudah ya aku pergi dulu. . pay-pay. .!" setelah itu Baekhyun pergi "Oh ya hati-hati jangan terpancing emosi, arra!" ingat baekhyun sebelum benar-benar pergi Chanyeol mengangguk lemas dan setelah itu Chanyeol balik ke ruangannya untuk melanjutkan kerja.

Dia berjalan santai di lorong, sesekali dia melirik ke belakang karena dia tahu sekarang sedang diikuti seseorang, Chanyeol ber-smirk sebentar dia menemukan ide. Dia mempercepat langkahnya dan menghilang dari orang yang mengikutinya.

"Lho. . kemana dia tadi. .? ahh salah siapa kalau begini, kaki kecilku atau langkah panjangnya. .?" umpat D.O *lho kok nyalahin orang?*.

Alasan D.O membututinya karena dia bisa segera bertemu dengan yang lainnya, daripada mencari sendiri nanti susah jadi mengantil saja dengan Chanyeol, toh seluruh keluarganya sedang mencarinya jadi kalau Chanyeol ketemu D.O juga akan bertemu mereka. *haduh saya pusing jelasinnya*

D.O masih clingak clinguk diantara banyak lorong disini, tapi sedetik kemudian muncullah sosok tinggi di belakangnya tanpa sepengetahuannya. Tapi merasa ada yang aneh di tengkuknya jadi dia langsung menoleh dan mendapati namja tinggi yang di ikutinya tadi a.k.a Chanyeol.

"kau, ,! Siapa kau ini? Dan kenapa kau membuntutiku apakah kau itu sasaeng-fans hah? Atau kau semacam paparazzi?" Tanya Chanyeol, tapi D.O berusaha tenang kayak biasanya.

"Emh. . bukan seperti yang kau pikirkan? Sebenarnya aku mengikutimu karena aku tersesat dengan keluargaku. . " jelas D.O yang menurut Chanyeol nggak nyambung.

"terus hubungannya sama aku apa? Lagipula kau sudah remaja masa' bisa hilang?" Tanya Chanyeol sok dewasa padahal dia sendiri juga sering nyasar dan akhirnya Baekhyun yang dengan baik hati nyariin dia.

"Bukannya kau juga masih seperti anak-anak? Kau bahkan masih senang ke taman hiburan. ." rasanya penjelasan D.O kali ini terlalu jauh, Chanyeol sampai melongo heran.

"Jangan-jangan kau ini memang sesaeng ya? Sejak kapan kau mengikutiku? " Tanya Chanyeol makin curiga kalau masih banyak hal lagi yang dia ketahui.

D.O tidak tahu musti jawab apa. Dia hanya diam saja.

.

.

"Manajer-hyungnim .. ada apa kok kau kelihatannya seperti mencari sesuatu seperti itu?" Tanya namja bule yang dekat dengan Lay diketahui bernama Peniel *pinjem nama*. "Ah ., atau jangan-jangan kau sedang mencari seseorang. . aku tahu kau kau pasti mencari Kris-hyung ya?" Tanyanya kalem walaupun radak maksa dan sedikit ada nada menggoda.

"Kau ini bilang apa sih? Jangan mentang-mentang bahasa koreamu sudah bagus kau bisa bicara sepanjang itu .. . lagipula aku kesini Cuma untuk melihat-lihat—" ujar Lay yang kini sudah duduk di bangku penonton lapagan basket dan disebelah namja itu.

"Tapi juga mau nge-cek Kris-hyung juga kan?" tanyanya lagi.

"Iya, , puas kau?" jawab Lay seolah sewot.

Mereka berdua diam sebentar sambil menatap member lainnya yang sedang berlatih.

"Oh ya. . rasanya aku tidak pantas dipanggil manajer, aku ini tipe menejer angin-anginan, , jadi panggil namaku saja.. . !" ujar Lay memecah kebisuan.

"Ne, , Lay-hyung. Sebenarnya aku tahu kemana Kris-hyung soalnya tadi pagi saat berangkat sekolah dia izin padaku katanya ada perlu dengan keluarganya. . dia bersama namja tinggi yang menyeramkan kalau dilihat sekilas, , tapi saat dia tersenyum padaku dia seperti anak-anak. ." jelas Peniel, melanjutkan pembicaraan.

"Oh. . kalau dia sih. . dia itu. . " Lay tidak mampu menjelaskan.

"He's cheating on you?" Tanya Peniel, Lay mengernyit nggak ngerti. ."Kalau ngomong pake' bahasa manusia aja deh. ." pinta Lay.

"Maksudku, Jangan-jangan kau diselingkuhi ya? " Peniel asal ambil kesimpulan aja.

"Diselingkuhi?" Lay berpikir lama, Peniel hanya mengangguk mengiyakan semacam memprovokatori. "Emang diselingkuhi itu kayak gimana ya?" yahh gubrakk, ternyata Lay termasuk anak yang bisa dibilang sedikit 'polos'walaupun maksa.

.

.

Sore harinya setelah pulang sekolah, dia berjalan pulang sendirian sambil menerawang ke langit sore yang indah dan berwarna orange kemerah-merahan.

"Aku benar-benar angin-anginan. . sekarang perasaanku sendiripun tidak tahu berkata apa. . dan apa yang harus aku lakukan .. . " Lay bergumam sepanjang jalan, sampai selama ini dia masih mengingat perkataan Sehun yang belum ia tanyakan alasan sebenarnya.

"Aku tahu saat aku disana aku sangat dianggap, tapi saat aku tidak ada disana aku dilupakan. . lalu perasaan macam apa ini?" dramatisinya, sok-sokan.

"LAY-HYUNG AH. . ! WAIT ME!"

Lay menoleh sebentar pada suara yang memanggilnya, kayaknya dia kenal dan familiar banget.

"Ada apa hah?" Tanya Lay radak sewot, soalnya moment menenangkan dirinya diganggu.

"Karena kau pulang sendirian, aku bermaksud menemanimu pulang. . ." ujarnya sambil tersenyum emh sedikit cool.

"Kau mau menemaniku pulang,? Apa memang kamu yang takut pulang sendirian hah?" Tanya Lay menusuk karena tepat sasaran. Dan Peniel hanya tersenyum gaje. "Oh ya . . bukannya kau itu tetanggaan apartemen sama Kris ya?" Tanya Lay lagi selama mereka dalam perjalanan.

"Maaf kau tidak memanggilnya hyung? Kurasa dia lebih tua darimu . . " Peniel menginterupsi.

"Nggak tahu kenapa namanya nggak enak kalau pakai embel-embel, lagipula bukannya budaya di Amerika itu hanya panggil nama tanpa embel-embel apapun . . jadi dia juga sudah biasa. Kau juga kan?" Tanya lay lagi untuk memastikan.

"Nde. . araseo, , kalau kau mau mampir, mampir saja, jangan sung—"

Omongan Peniel terpotong mereka berdua langsung reflek sembunyi karena Kris dan Tao yang baru akan masuk ke apartemennya, dan membawa banyak barang belanjaan.

"Kenapa kau ikutan sembunyi sih?" Tanya Lay sewot.

"Kenapa hyung juga sembunyi , , yah aku ngikut aja. ." jawabnya polos. "Ah. ! ternyata mereka serumah toh. . sejak kapan Kris-hyung jadi suka belanja?" tanyanya pada diri sendiri setelah melihat apa yang jadi focus of interest dari mata Lay.

"Gege sedang apa disini?"

"!"

Suara imut seseorang langsung membuat Lay menghadap kearah depan dan mendapati sosok seorang Tao yang tersenyum manis dengan innocennya,

"Eh. . Tao, emh. . aku . . "Lay berpikir keras karena nggak mau ketahuan "ah. Aku mau main ke rumah temanku ya kan?" dia mengedipkan mata kearah Peniel meminta persetujuan.

"Lay kau kenapa ada—"

Kris yang tadinya ikut mendekat, omongannya terpotong karena Lay keburu pergi dan menyeret Peniel di belakangnya.

"Hayo mengaku lah. . atau kau tidak akan kulepaskan dari sini. . "Chanyeol masih tetap memaksa D.O

"Aku bukannya ingin mengikutimu atau apa , , kan sudah aku jelaskan dari tadi. . . aku hanya ingin memastikan sesuatu untuk keluargaku.." jawab D.O biasa. Membuat Chanyeol harus menahan kemarahannya sedikit demi sedikit.

Suho's Side

"Bagaimana? Ketemu tidak?" Tanya mereka satu sama lain.

Mereka menggeleng serempak dan menghela nafas panjang, mereka sedang mencari D.O yang entah dengan sengaja atau tidak sengaja mereka tinggal.

"Hun kau bawa petaku yang ku berikan padamu dulu?" tanya Suho pada Sehun, Sehun mengingat-ingat sebentar.

"Oh. . peta harta karun yang warnanya coklat itu?" Tanya Sehun sok polos.

"Bukan Pabbo, itu bukan peta harta karun, , peta itu lebih berharga dari seluruh harta yang ada di dunia ini. . cepat berikan padaku. .!" pungkas Suho nggak mau panjang lebar soalnya percuma juga kan kayaknya Sehun nggak ngarti kata-kata berbobot kayak gitu.

Nggak tahu darimana tiba-tiba muncullah sepucuk kertas yang tergulung rapi dan berwarna coklat kini sudah ada di genggaman Sehun, yang lain hanya melongo sok heran padahal aslinya biasa aja tuh.

Setelah itu Suho membukanya dan mulai seperti membaca sesuatu yang ada di kertas dan setelah itu muncullah ke 12 simbol yang awalnya tidak terlalu Nampak.

Tanpa banyak bicara lagi Suho langsung pergi menuju ke arah cahaya itu menunjuk,

Semuanya yang merasa ditinggalkan pun langsung membuntuti Suho di belakangnya sambil saling menyalahkan satu sama lain.

"Ahjumma untuk apa peta itu?" Tanya Luhan menyusul dan meninggalkan pertengkaran nggak jelas di belakang.

"D.O tidak punya symbol jadi pakai ini saja. . " jawab Suho singkat.

Luhan yang bingung hanya mengamatinya saja soalnya menurutnya tidak ada reaksi apa-apa pada peta itu jadi bagaimana kerjanya.

Suho belok ke lorong sebelah kanan dan Luhan mengikutinya, tapi 3 orang yang ada di belakang masih tetep beradu argument dan akhirnya mereka belok ke lorong yang sebelah kiri dan berpisah jalan dengan Suho. Karena terlalu banyak orang di depannya jadi mereka pikir Suho ada di depan.

"Sudah kubilang berhenti mengikuti—"

BRUAGHHH

Chanyeol yang berlari kencang pun tanpa sengaja menabrak orang dan D.O yang dari tadi mengikutinya pun diam sejenak menyaksikan siapa saja yang jatuh.

"Hyung-deul. . Sehuna. ." sapa D.O.

"D.O-ah. . " teriak mereka bertiga termasuk Sehun yang mulai nggak sopan. Mereka bertiga langsung menatap namja tinggi yang merasa kesakitan karena menabrak mereka bertiga sekaligus, utamanya Xiumin *diinjek Xiumin*.

"Ada apa ini?" Suho dan Luhan baru sadar dan menyusul setelah ada suara orang jatuh dan suara-suara lainnya dan menyadari Xiumin, Chen dan Sehun nggak ada.

"Lho. .D.O kau ada disini. . kami mencarimu. . " ujar Luhan. D.O menatap Suho mengarahkannya supaya menghadap Chanyeol.

"Sudah tidak apa-apa maaf membuat kalian tidak nyaman, silahkan diteruskan pekerjaan kalian. . " D.O membungkuk dan meminta maaf pada seluruh yang pekerja yang ada disana dan meminta mereka kembali bekerja lagi.

"Xiumin. . Sehun seret dia. ." Suho memberi laba-laba eh salah aba-aba setelah mengerti apa yang dimaksud D.O. Chanyeol yang nggak tahu apa-apa pun kaget dia nggak bisa melawan soalnya Xiumin lebih kuat dari dia.

"A, ,apa-apaan ini. . " Chanyeol memberontak.

Disebuah ruangan yang di pinjam Luhan dan Sehun menggunakan kekuatan aegyeo tingkat tinggi a.k.a ngerayu, mereka membawa Chanyeol kesana.

"Katanya kita menemui secara baik-baik tapi kenapa malah menculiknya begini?" Tanya Chen.

Chanyeol melihat mereka dengan perasaan bingung entah bagaimana perasaan-perasaan tak menentu mulai masuk dalam pikirannya.

"Chanyeol fokuskan pikiranmu. .!" perintah Suho.

Karena Chanyeol sudah punya dunia sendiri *kek orang autis#author ditabok* maksudnya sudah sibuk dengan pikirannya sendiri dia tidak terlalu peduli dengan apa yang ada disektarnya.

Flashback .

Awalnya yang dia lihat hanya cahaya putih yang menutupi segalanya tapi lama kelamaan semuanya menjadi jelas. Banyak orang yang sedang tersenyum di sekitarnya.

"Yeolli. . ! yeollie!" Chen mengibas-ngibaskan tangan ke depan muka Chanyeol untuk menyadarkannya.

"Ah. . Chen-ah. . " Chanyeol akhirnya sadar dan melihat semua keluarga berkumpul jadi satu (- Kai,Sehun).

"Hyung-deul. . aku sudah mendapatkan pancingannya ayo berangkat sekarang. . !" ucap Tao senang karena mereka janji akan memancing ikan bersama hari ini.

"Tao. . hati-hati ne? Chen jagain Tao dan Chanyeol jangan gangguin Tao. . " wanti Lay. Walaupun Tao suka diagangguin tapi nggak tahu kenapa mereka tetep aja bareng-bareng dan nggak bisa dipisah.

"Bakkiee.. daripada kau terus saja ngomong sama Krystal Sehun yang nggak ngerespon, lebih baik kau jagain mereka gih. . " suruh Suho. #Lagi2 pekerjaan Baekhyun Cuma ginian.

Karena Baekhyun yang masih juga nggak beranjak dari tempat itu akhirnya Suho mendorongnya dan menyuruhnya untuk menemani Chanyeol.

Di tepian danau tepatnya DPR alias Dibawah Pohon Rindang, mereka duduk-duduk santai sambil menunggu umpan mereka dimakan ikan. Yang paling excited adalah Tao dari tadi dia menunggu dengan senyum sementara yang lain udah mulai bosan menunggu.

Setelah beberapa lama menunggu semua makin bosan dan Chanyeol dia paling nggak betah diem dalam kebosanan akhirnya muncul ide.

"Chen-ah. . dari pada mancing ikan lama. . mending mancing keributan yuk. .!" ajak Chanyeol maksudnya mau ngerjin Tao pasti nanti rumah pada rame.

Tapi Chen merasa takut dan nggak berani menjawab.

"Woi. . Chen-dol .. lo biasanya setuju ama gue. . jawab dong!" paksa Chanyeol.

"Berani cari gara-gara dan eomma nyalahin aku. .. . gue sumpahin lu tambah tinggi tiap hari. ." nada ancaman itu sepertinya Chanyeol kenal.

"Baekhyunie. . sejak kapan kau ada disitu hah?" Chanyeol mulai gugup, kalau yang ngelarang hyungnya yang satu ini dia bakalan bener-bener diem dah.

"Sejak kau mulai berpikir macam-macam. . dapatkan ikan setelah itu pulang kalau nggak dapet. . jangan pulang, , " ujar Baekhyun memberi hukuman, seenggaknya ada hal yang membuat Chanyeol diam beberapa saat.

"sorry. . bro! gue juga takut ma bini lo. .jadi gue diem aja" Chen selalu menganggap Baekhyun itu istri Chanyeol.

Sore harinya. .

Suho membukakan pintu rumah karena memang ada yang mengetuknya. Ternyata saat dia membukanya muncullah Chanyeol dengan pakian yang lusuh semua bercampur dengan tanah liat dan air-air yang bikin bajunya basah.

"Wae? Kau habis ngapain lagi? Ahhh. . jinjja. . cepat bersihkan dirimu sana" Suho serasa sudah mengerti kebiasaan Chanyeol.

Tapi Chanyeol menggeleng sambil menahan tangisannya. "Wae?" Tanya Suho.

"Kata hyung aku nggak boleh pulang sebelum dapat ikan. Jadi aku. . hiks. ." Chanyeol mulai terisak, Chen yang dibelakangnya pun memutar bola matanya jengah 'lagi-lagi pakai cara lama' gumam Chen dalam hati.

"Baekhyunnie.. kau apakan Chanyeol kali ini. ." teriak Suho membuat Baekhyun keluar dari kamar.

"Yaampun Yeollie. . udah ah jangan nangis. . aku kan Cuma bercanda supaya kamu nggak macem-macem lagi. ." dia langsung menarik Chanyeol masuk kedalam.

"Chen. . mau masuk juga?" tawar Suho, Chen hanya menggeleng dan kemudian pergi kerumahnya yang ada di samping rumah Suho. Disana sudah ada Tao, Kris dan Lay yang lagi bercengkerama.

Akhirnya Chen ikutan gabung disana dia langsung aja disebelahnya Lay.

"Hari ini Tao nggak dikerjain ma hyungdeul . .." terjadilah percakapan layaknya keluarga, sementara Xiumin dan Luhan asik main sepak bola di taman.

Didalam rumah Keluarga Suho.

"Sudah mandinya?" Tanya Suho pada Baekyeol yang baru saja duduk di meja makan.

"Hyung bisakah kalian diam kalau mandi. . aku yang ada di dapur sampai tidak bisa tenang untung saja aku tidak salah memasukkan garam jadi gula. . " keluh D.O

"D.O makasih ya mau bantuin eomma. . " ucap Suho sambil mengelus kepala D.O dan mulai nyindir Baekyeol yang kerjaannya Cuma ngerusuh mulu.

"Eomma. . mianhae.. kalau aku punya salah selama ini. . hyung juga ya? D.O-ah.. maafin aku ya?" ujar Chanyeol tiba-tiba. Mereka bertiga langsung menatap aneh pada Chanyeol.

"Apakah dunia akan kiamat besok?" goda Suho karena Chanyeol jarang menyadari kesalahannya.

Tangan Baekhyun dan D.O langsung nemplok di jidat Chanyeol. Untuk memastikan apa dia baik-baik saja.

"Eomma ah . .."

Flashback end.

"Eomma. . " Chanyeol memanggil Suho sepertinya dia ingat akan semuanya.

Suho mendekatinya.

"Yeollie? Kau sendirian?" Tanya Suho langsung memeluknya diikuti yang lainnya. Minus D.O yang masih punya kenangan buruk dengan Chanyeol baru saja.

Malam harinya.

"Apa maksud dari semua ini? Kau memberi tahu mereka tentang Chanyeol hyung. . kalau kau berniat membantu pasti eommaku bisa melihatmu sebagai orang biasa. . " Kini D.O sedang ada di salah satu tempat mereka bisa bersama.

"Aku hanya tidak ingin dibunuhnya. . apalagi kalau ketahuan membawamu . ." jelas Kai biasa.

"Setelah ini kau harus siap melakukan tugasmu dan akan kukembalikan kau pada keluargamu begitu juga dengan ingatanmu. . " mendengar ucapan Kai, D.O hanya melongo heran. "Jangan banyak Tanya. . tugasmu mudah dan kau Cuma harus melakukannya sekali dan kau akan bebas.. ." jelas Kai sebelum D.O bertanya.

"Jinjja hanya sekali kulakukan . . maka aku akan mendapat ingatanku?" D.O meragukannya.

"Jangan banyak Tanya. . tentu saja aku ini namja yang bertanggung jawab yang tidak akan menelan kata-kataku kembali . ." jelasnya lagi.

"Kok seperti tugasku sangat mencurigakan ya? Kenapa harus sekali saja. .?"

"Lakukan besok siang. . saja!"

"Kau membuatku bingung. .!" complain D.O

"Kau membuatku jengkel . ." balas Kai.

Di apartemen Lay.

"Kami sengaja kesini. . karena khawatir padamu yang kelihatannya tidak sehat tadi siang, mangkanya aku sengaja belajar masak untuk hyung. . " Tao dan Kris sedang berkunjung ke rumah Lay.

"Aku baik-baik saja . . memangnya apa yang tidak sehat dariku?" Tanya Lay,

Bukannya menjawab pertanyaan Lay, Tao malah seenaknya berkeliling rumah Lay. Dan melihat apa aja yang menatik perhatiannya.

"Kau atau dia yang memaksa kesini?" Kini Lay duduk disamping Kris yang daritadi anteng di ruang tamu.

"Bisa dibilang dua-duanya. ." jawabnya santai.

Mereka terdiam sejenak, tidak ada yang membuka pembicaraan.

"Kau akrab dengan anak asing itu?" akhirnya Kris yang membuka suara duluan.

"Yah seperti yang kau lihat. . ada masalah?" Tanya Lay santai seakan acuh.

"Nggak sih. . tumbenan aja ada anak yang bisa akrab denganmu sampai seperti itu. . ." jelas Kris.

"Lagi ngelawak ya? Nggak lucu. ." pasalnya Kris juga kenapa bisa akrab dengan Lay sampai begitu jadi kenapa nggak dengan orang lain.

"gege. . ini baju siapa lucunya. . punya gege bukan?" Tao muncul dengan membawa Baju yang sengaja dipisahkan Lay dengan baju lainnya.

"Bukan kenapa?. . kalau kau mau kau boleh meminjamnya. .aku tidak yakin pemiliknya akan kemari untuk mengambilnya. ." jelas Lay menatap nanar mengingat pemilik baju itu.

"Memangnya siapa pemiliknya?" Tanya Tao penasaran dan duduk ditengah-tengah Kris dan Lay.

"Itu milik anaknya Lay. ." jawab Kris ngasal.

"Bukan. . itu milik em. . bisa dibilang dia keponakanku—"

"Karena dia memanggilmu ahjuma" Kris memotong perkataan Lay.

"Kau apa aku yang cerita. .?" Tanya Lay jengah.

"Baiklah kau saja ." Kris tersenyum menggoda.

"Sudahlah . lagi pula tidak penting kau tidak akan mengetahuinya. . untukmu saja kalau kau mau. . dia sudah tidak membutuhkannya lagi. ." ujar Lay kini dia sudah ke dapur untuk menyiapkan makan malam yang mereka bawa tadi.

Sesekali Lay mengusapi matanya yang tiba-tiba saja banyak air menetes dari matanya. Dia sendiri juga nggak tahu kenapa.

Saat makan malam mereka bertiga berkumpul di meja makan.

"Coba kalau ada Sehun. . kau pasti tidak akan kesini kan?" sindir Lay.

"Aku heran kenapa dia seperti itu padaku? Apa aku ini terlalu tampan untuknya?" narsis Kris.

"Sehun. .nugu?" Tao pingin tahu juga. Disela-sela makannya dia mendongakkan kepalanya dan bergabung dalam pembicaraan Kris dan Lay.

"Bwa haha. .ha. ." Lay langsung tertawa teratur dari yang ditahan sampai yang lepas banget, sementara Tao hanya memandang Lay bingung.

Kris lalu menunjuk di sekitar bibir Tao, ternyata dia makan dengan tidak teratur dan akibatnya nasinya pun menempel di sekitar pipi Tao. Dan itu membuat Lay tertawa makin keras.

Tao yang sudah sadar akhirnya mengusapi seluruh nasi yang menempel dengan tangannya.

"Apa kau selalu makan dengan seperti itu?" Tanya Lay.

Tao menggeleng. " Tidak juga. . hanya saja ada beberapa hal berbeda yang membuatku ingin melakukannya. .hehehe" jawabnya polos. "Ngomong-ngomong. . Sehun itu siapa ya?" Tanya Tao.

Akhirnya Kris dan Lay bergantian menceritakannya pada Tao sambil tetap menikmati makan malam mereka yang seperti sebuah keluarga, saling sharing satu sama lain.

Setelah mereka makan malam, mereka memutuskan untuk nonton film bareng. Kris dan Tao juga memutuskan untuk menginap saja karena keinginan Tao.

"Aku hanya punya satu kamar disini. . kalau kalian mau tempati saja.. biar aku yang disofa. ." ujar Lay ditengah-tengah nonton filmnya.

"Ah. . ne" jawab mereka barengan. Mereka pun masih melanjutkan kegiatan nonton filmnya *jangan Tanya film apa ya?*

Beberapa jam kemudian, Tao masih serius dengan film yang dilihatnya sementara kris dan Lay mereka sudah tepar a.k.a tertidur dengan posisi anehnya.

Melihat itu Tao langsung masuk ke kamar dan mengambil beberapa bantal dan selimut. Setelah itu dia keluar lagi dan memakaikan bantal dan selimut pada Kris dan Lay yang tidur agak terpisah. Setelah itu dia nyempil*?* ditengah-tengah mereka dan memakai satu selimut.

"Aku merasa nyaman ada disini. .dengan mereka" gumam Tao sebelum benar-benar tidur.

Keesokan paginya sekarang Lay sudah ada di Kampus. Dan meninggalkan dua orang masih tertidur di rumahnya karena hari ini dia ada kelas pagi.

Dalam kelas dia hampir saja terlambat tapi sang dosen malah lebih terlambat darinya jadinya Lay nggak jadi terlambat. Ditengah-tengah guru mengajar Kris masuk kelas dengan tergesa-gesa karena dia terlambat.

Setelah meminta maaf akhirnya dia duduk di bangkunya yang ada di sebelah Lay.

"Kenapa kau meninggalkanku? Apa kau lupa aku juga mengambil kelas yang sama denganmu.?" Tanya Kris.

"Kau tidak bilang kalau kau mau kuliah. .kupikir kau akan bolos lagi. . jadi yah. . untuk apa susah-susah .. . " jawab Lay yang sebenarnya menguras kesabaran.

Saat pulang sekolah *saya cepetin*

Saat di perjalanan sekolah mereka berjalan berdua beriringan dengan saling bercanca di sepanjang jalan tanpa sadar Lay sudah tebawa ke jalan yang tidak biasanya dia lewati.

"Lho ini dimana ya?" Tanya Lay yang sepertina asing, dia nggak sadar sudah berjalan jauh.

"Aku ingin mengajakmu keluar sebentar tidak apa kan?" ujar Kris dan Lay hanya mengangguk dan mengikutinya saja toh dirumah tidak ada pekerjaan apapun dan pastinya dia hanya menganggur.

"Hanya berjalan-jalan saja?" Tanya Lay.

"Memangnya kau ingin kemana?" Kris balik Tanya.

"Ah .. ani. Ne aku lebih suka hanya melihat-lihat saja. ." ujar Lay kemudian dia terus mengikuti di belakang punggung Kris yang mendahuluinya.

Mereka terus saja berjalan melihat sekitar dan menikmati kerumunan yang ada di sekitar mereka, banyak orang yang berbeda.

Ada yang keluar bersama keluarganya. .2 anaknya .. dan ada juga yang dengan kekasihnya. . ada yang berkumpul memakai seragam yang sama. Sampai ada dua orang namja yang satu memakai seragam dan satunya memakai baju biasa tengah melakukan percakapan di tengah jalan menarik perhatian Lay.

Kris mengikuti arah pandanga Lay dan juga menatap mereka berdua intens.

"Tunggu. . sebelum itu aku punya permintaan. . kau harus memanggilku hyung dan menganggapku sebagai hyungmu sendiri. . " terlihat namja yang lebih pendek memaksanya pada namja yang lebih tinggi darinya.

"Untuk apa aku melakukannya. .?"

Lay hanya tertawa kecil melihat pertengkaran itu, Kris tersenyum melihat Lay tertawa.

"Mereka masih dalam masa akhir kanak-kanak.. " gumam Lay. Dia mengedarkan pandangan lagi dan menemukan beberapa orang yang sepertinya sedang menjadi stalker. Sepertinya ada 4 orang yang memusatkan perhatian pada dua orang itu.

"Kenapa Lay?" Tanya Kris heran. Lay hanya menggeleng.

Suho side.

"Jadi bener tiap hari dia keluar sama namja itu?" ujar Xiumin.

"Dia namja yang kita temui dulu hyung. . " tambah Chen.

Suho sepertinya mengenal sekali dengan namja itu dia mulai memvisualisasikan bayangannya kepada namja itu dan memang cocok, namja itu adalah namja yang akan melukai D.O dulu. Tapi sekarang apa dia hanya seorang anak SMA dan bahkan D.O sendiri kini begitu dekat dengannya.

Dia hanya bisa bersiap-siap kalau ada hal buruk yang menimpa D.O, mereka memutuskan untuk mengikuti D.O setelah mengijinkannya keluar seperti biasanya.

Chanyeol kini sudah pindah ke keluarga ini dan meninggalkan manajemennya. Dia berencana kembali setelah Baekhyun pulang saja dan memberitahunya tentang ini semua. Dan kini dia juga ikut dalam pengintaian ini.

HunHan. . mereka punya dunia sendiri yang nggak bisa diikuti yang lainnya.

"Siapa sih namja itu. . berani-berani dia bawa dongsaengku. ." gumam Chanyeol.

Dan cuaca hari ini entah kenapa mungkin karena kemauan author*abaikan. Hari ini tiba-tiba mendung dan gerimis. Banyak orang yang mulai berteduh.

"Mampir ke toko itu yuk, , untuk berteduh sebentar. ." Kris mengajak Lay berteduh tapi tiba-tiba tercipta sebuah pelindung dimana semua orang yang disekitar sana langsung berhenti beraktifitas a.k.a seperti time control.

Kai langsung melindungi D.O karena sepertinya dia tahu apa yang terjadi.

Suho yang mengintip pun sepertinya bersiap-siap.

"Eomma ada apa ini?" Tanya Chanyeol bingung.

"Molla, tapi yang penting selamatkan D.O dari sini. ." karena semua orang sudah tidak bergerak lagi mereka ber4 Cuma bisa menunggu untuk mengetahui apa yang terjadi.

"Chen. . Xiuminnie. . siap-siaplah kalian. . Chanyeol kalau kau bisa—"

"Mianhae. . sekarang lagi hujan aku nggak bisa apa-apa" Jawab Chanyeol polos.

Kita lihat keadaan Kai dan D.O yang masih bingung, tiba-tiba ada segerombolan orang mendekati mereka. Sepertinya Kai kenal.

"Mau apa kalian kemari.. . sudah kubilang aku yang akan kesana. . " ujar Kai dan mendekap D.O supaya dia tidak tahu apa yang terjadi dan menyuruhnya untuk menutup telinganya.

"Aku dengar kau akan memberikan syimbol itu pada anak ini. . lupakan saja. . berikan saja pada kita . ." ada seorang namja yang sepertinya bos dari semua gerombolan dan juga sepertinya dia adalah bos Kai.

"Ini miliknya. . biarkan dia memilikinya. . " bela kai.

"Tapi kan kita yang menemukannya . .jadi itu berhak kita miliki" ujarnya lagi.

"Yang menemukannya itu aku. . jadi semua terserah padaku. . "

KrisLay side.

Kris yang menyadari keanehanpun langsung mendekap Lay dan tidak membiarkannya tahu tentang hal-hal ganjil diluar sana*termasuk author adalah hal ganjil itu#abaikan.

"Mwoya?" Tanya Lay heran.

"Tetaplah begini sampai kubilang sudah. . "

"Emang kita maen petak umpet. ." Lay mencoba berakting seolah tidak tahu apa-apa, padahal dia sudah tahu karena dia juga memiliki kekuatan jadi dia bisa merasakan. Ingin sekali dia berlari keluar dan melihat sang pemilik kekuatan yang mungkin berhubungan dengan kekuatannya.

"Lagi ngelawak ya? . . sudah jangan membantah. ." paksa Kris.

Disela-sela DekapannyaLay mengintip sebentar dan melihat ada dua orang yang berlarian mendekat ke jalanan depan Toko yang dibuat Lay berteduh. Lay mengenal dua orang itu terutama yang ada di belakang.

"Sehunnie. .dan gegenya . . "

.

.

.

Tbc. . .

Pengennya terus dilanjutin. . tapi ntar kepanjangan. . mohon dukungannya lagi. . mian kalau waktu saya untuk menulis makin lama.

Yaudahlah langsung Ripiuuu. . .

shin young rin :

gomawo. .

mereka udah bersama. .tinggal dikit lagi. .

untuk requestnya bisa-bisa. . maunya author juga kayak gitu nantinya. Tunggu nantilah. . moga saya masih inget, ,

gamsahae sudah review . . moga tetep bisa menanti ne. . saya semakin lama updatenya. .

Moon Ae :

Annyeong, salam kenal juga...

Aniyo. . hajiman. . gamsahamnida. . mau nyempetin baca karya yang sebenarnya agak abal *banyak kali ya?* dan kekurangan2 lain. . .

Ne, soalnya dia yang memegang perintah dari the most handsome king yaitu om sooman *saya soomanblast #ganyambung

Kira-kira semacam itulah. . kalau mau tahu tunggu aja kelanjutannya. . insyaallah kalo inget ntar saya jelasin disana. .

Saya juga suka sama BaekYeol . . . utamanaya sih baekie. .*gadaygnanya

Gomawo dah review dan semoga sabar ya ..

BLUEFIRE0805 :

Ne. . Chanyeol udah pulang kok. .begitu juga dengan Tao mereka aman .. !

Jeongmal gomawo atas sarannya.. biarpun saya sedikit agak ngerasa gimana gitu. . hehehe. .

Bo'ong banget kalau saya nggak sakit hati. .TAPI yang paling penting adalah untuk memperbaiki tulisan saya jadi. . ahh. . saya terima dengan seluas jidat om sooman. ..

Nggak tahu kenapa mood mempengaruhi tulisan saya. . jadinya ya kayak begitu. . semoga yang kali ini nggak ya? Kalau ada apa-apa lagi .. tell me .! arra!

Mianhae. . nggak bisa Update soon,. . . gomawo sudah review . .saranghae *tebar kisseu. .dari om sooman. . hahahabercanda. .

BeBaek Cinta Chan Chan :

HUWAAHHH. . kenapa cintanya sama saya? . ..ihhh kok sama sih aku juga baeklay . .. *labil mode.

Bisa tell me nggak kenapa suka ma HunKai disini? *mupeng. . ini apdet walau lama. . gomawo sudah mau menunggu dan review ..

Kalau SeLay manja-manjaan. . lama deh .. nunggu mereka semua ketemu. . sabar ya?

Guest :

Insyaallah. . ntar coba tak banyakin moga suka ne? dan paling nggak kasih nama dong kalau review *nggak maksa lho

saya juga suka baekyeol . . .kok

KrisLay Shipper :

Mian kalau lama. . .

Sabar. .sabar ne. . tunggu waktu . .tapi sesegera mungkin lah. .

Ihh pikiranku ketebak . . ne Kai bakalan susah balik ke keluarganya.

Insyaallah. . saya akan bertanggung jawab.. . do'ain idenya ada ples ada waktu radak senggang dikit aja. . baru kali ini ngerasain gimana sekolah. . biasanya juga nyantai. . .*curcol modeon.

Gomawo pujiannya. . ahh. .ahh kepalaku tambah gede nih .. ntar jidatnya om sooman kalah.

Nggak ada ya yang selain ff ini KrisLaynya di sini?

Ne. . gomawo sudah review. . makasih mau nunggu. . walaupun luaammaaa. . . saranghae. . muach. . poppo dari saya *pingsan. .

Bubble KimChii :

Annyeong. . dongsaeng. ..! ahh soal PM. . karena saya masih nggak paham. . can you tell me what is love. . aniyo. . what is that? *nunjuk PM. ..

Ahh. . aku juga kadangan review tapi nggak muncul. .. jadi berasa gimana gitu . . .soal bahasa, Mood saya yang waktu itu seancur bahasa yang saya gunakan. . ya gitu deh jadinya. . yang ini nggak kan?.

Ah. . aku kan orangnya bertanggung jawab . . walaupun ending adalah hal yang susah menurutku tapi akan saya usahakan. .

Nado. . saranghaeyo. .muach. *poppo dari saya apa sooman?

*sama-sama bikin pingsan

han soo ki :

ANYYEEOOOOOONGG juga. . *gak mau kalah. . !

Jeongmal khamsa hamnida. .

Nde. . yang waktu itu. . saya mau nyalahin mood. . kenapa dia buruk sekali waktu itu. . ah ahi. . mianhae. .semoga yang chap ini nggak. .

Ini salah satu alasan kenapa aku apdet lama adalah mikirin pertanyaan dari jawaban ini. .kebaalik . maksudnya mikirin jawaban dari pertanyaan ini*just kidding.

Emhh. .. kenapa ya? Kasih tahu nggak ya?#4L4Y .

Itu karena. ..

Karena. . .emang maunya author kayak gitu. .#bunuh author. .

Andwae. . itu karena. . pikiran mereka nggak saling memikirkan. . soalnya jika pikiran mereka jadi satu maka akan tersambung dan akan mengingat. .

Baekyeol? Chanyeol bisa aja inget tapi jembatannya nggak nyambung karena Baek nggak mikirin itu jadi pikirannya nggak nyambung. .

Krislay? Kris nggak kepikiran yang begituan. . jadi mereka nggak satu pikiran. .

Maap kalo nggak logis dan bikin pala mumet. . kalau mau tahu lebih banyak tunggu aja chap berikut-beriktunya. . insyaallah. . ntar saya jelasin dikit demi dikit.. . gomawo sudah review. . mianhae lama. .

cn-red :

ahh. . saya dapat perdana nih. . asikk. .! saya juga jarang review. . karena jarang maen ke sini. .*ceilah

awalnya aku juga ragu mau bikin ini tapi karena sukaku sama mereka udah keterlaluan yah buat aja. .ehh ternyata responnya banyak .. gomawo. .

kenapa ini chapternya panjang? Karena aku bukan spesialis chap pendek. . spesialisasiku adalah chap panjang yang nggak kelar-kelar. . do'ain yang ini bisa tak kelarin. ., dengan baik pastinya.

Sama aku juga pengen SeLay. . tapi gimana mereka kudu ketemu dulu. .sabar dah. .

Ntar kalo ketemu suho dulu .

Pikiranku ketebak. .yah tunggulah. . Kai semoga bisa balik lagi . . .

Gomawo sudah review. .dan mianhae kalau nunggu lama. . .apakah Cuma saya disini yang suka sama KrisLay. .? punya dunia sendiri dong saya *kek orang autis.

Tetap dukung saya. .! jebal.

7casshimMAX Ryeosom d innocent :

Hari-hari mereka memulai sebagai pasangan ortu yang belum/sudah sah . .

Gomawo dan minhamnida sampai hari ini saking banyaknya saya nggak sempet baca. . mianhae. . ini aja. . nerusin ff nie. . sehari ngebut. .. sisanya hari-hari lain.. *sama juga bo'ong.

Sekarang u/ ppnya dah ganti Baekkie. .*pamer

Gomawo udah review. Poppo dari saya *Pingsan 7ari 7malam,

Septaaa :

KaiDo? Disini banyak nggak? Ntar ada waktunya. Tunggu. . tunggu ..tunggu. .

Ahh. . gomawo sudah nyempetin review ne?

Semoga tetap setia menunggu. . .karena saya nggak bisa kilat, ,dsj.

Yuri Choi :

Gwechannya. . dan anyyeong salam kenal. . semoga bisa menikmati karya abal ini. .

karakter sehun yang mana? Mau kasih tahu saya nggak? . . hunhan? Bisa tapi nggak janji. .

author udah kelas 3 jadi mian nggak bisa kilat. .. semoga tetap sabar menanti ..

kim korinda :

gwechannya. . saya sudah diajari om sooman untuk berlapang dada .. *lagi-lagi sooman. .

gomawo. . sabar ne. . semuanya akan ter reveal dikit demi sedikit.

Ne. .ne. ne.

Yah.. aku nyangsang. . dan nggak bisa nulis lanjutannya gara-gara kamu tiup. .mian. .lama . *deep bow* semoga tetap sabar. .

Annyeong. ..

BabySuDo :

Gwechanna kok .. sebagai soomanblast harus sabar *nggak nyambung lagi. .. .

Gomawo .. kepala saya kek yeppa. . tambah gede nih. . . mian nggak bisa cepet. . saya juga kalau lagi free tugas akan berusaha nulis dengan keterbatasan ide . .. gomawo sudah mau mendukung author ini dengan mereview. .. sabar ne?

Lia Sabrina Aisyah :

Annyeong juga . .. dan salam kenal. .

Mulai jawab pertanyaan. . symbol mereka . . tersimpan dalam ingatan mereka . . *bayangin pake hayalan,, maksudnya keluar.. dari krystalnya

Ahhh. . mianhae. . karena disini ini banyak yang mendukung KrisLay jadi iini akan tetap KrisLay. . dan Suho kalau dia nganggur sama saya aja nggak papa. . *bunuh author,

Nde. . fighting seomoga bisa ngelanjutin. Gamsahae sudah mau review. .