-o0o-

Plakk

Sebuah tamparan itu berhasil membuat seorang yeoja kecil yang sangat manis itu membekap mulutnya untuk meredam isakannya. Air mata terus mengalir membasahi pipinya. Hatinya begitu sakit ketika melihat kedua orang yang sangat ia cintai dan sangat diidolakannya kini malah saling mencaci bahkan tamparan itu tak dapat dihindarkan lagi. Sampai membuat yeoja keibuan itu jatuh tersungkur.

"Eo..-mma",gumam si yeoja kecil yang bersembunyi dibawah meja.

"Kita cerai sekarang! Dan Lee Sungmin aku yang akan mengurusnya! Besok siapkan pengacaramu agar perceraian kita cepat dilaksanakan",bentak namja yang terlihat berantakan itu dengan nafas yang kian memburu.

"Siwon-ah.. Hikss hikss.. Baiklah, memang rumah tangga kita sudah tidak dapat diselamatkan lagi..hiksshikss",

"Baguslah kibum-ssi. Kamu sudah mengotori rumah tangga yang telah kita bangun. Dan yeoja sepertimu hanya pantas...untuk dibuang",ucap namja itu kian melemah. Kini langkah kaki pastinya menuju meja dapur dan ia berjongkok.

Namja bernama siwon itu tersenyum semanis mungkin. Bahkan wajahnya kini tidak menyiratkan amarah sedikitpun.

"Sungmin-ah kajja. Kita pergi dari sini dan tinggal dirumah appa eumb ?",ucap siwon tulus sambil menyodorkan telapak tangannya kehadapan sungmin yang kini berjongkok.

Sungmin yang gemetar setelah melihat insiden yang terjadi diantara kedua orang tuanya kini hanya sebisa mungkin memeluk erat boneka bunny miliknya.

"Kajja min-ah",ajak siwon sekali lagi.

"A-ppa ja..hat",ucapan itulah yang terlontar mulus dari bibir mungil milik sungmin. Siwon membulatkan matanya, hatinya begitu sakit mendengar penuturan jujur dari putri semata wayangnya yang sangat ia sayangi."Min-ah, mianhae membuatmu melihat semua ini. Appa benar-benar menyesal.. Ikut dengan appa ne ?",ucap siwon yang terus melembut.

Namun bukannya kian menyambut tangan siwon, sungmin semakin takut dengan siwon. Ia berjalan mundur tetap dalam kondisi tubuhnya yang tengah berjongkok. Ia keluar dari meja makan itu melalui sisi lain. Kini ia berhadapan dengan siwon yang sudah berdiri dan kibum yang tengah berdiri juga tak jauh dari situ.

"Sungmin-ah kajja",ajak siwon pelan sekali lagi. Sungmin benar-benar gemetar melihat appanya sekarang, air matanya yang terus mengalir dari mata sipitnya benar-benar menggambarkan betapa ia takut akan sosok siwon.

"Eo..mma...minni takut dengan appa..hikss hikss.. Minni cuma mau sama eomma.. Huuuaaaaa... Hiksshikksss",kini tangisan yeoja berumur 7 tahun itu pecah seketika membuat sang eomma juga ikut menangis.

"Mianhae sungmin-ahh.. Eomma tidak pantas bersama denganmu..hikss",ucap kibum disela-sela tangisannya.

"Min-ah, percaya dengan appa. Appa tidak sejahat yang kamu pikirkan, appa mohon kamu ikut dengan appa ne ?",bujuk siwon tanpa meladeni ucapan kibum.

"Shirreo! Sungmin mau sama eomma!",ucap yeoja kecil itu tegas.

"Andwae! Kamu akan ikut dengan appa!",kini ucapan siwon mulai meninggi. Dan dengan langkah kaki tergesa-gesa ia menghampiri sungmin dan menggendong sungmin paksa.

"Appa! Turunkan minni! Minni gak mau ikut appa!",berontak sungmin dalam gendongan siwon. Namun usaha sungmin tentu saja sia-sia mengingat tubuh kekar appanya jauh lebih kuat dibanding yeoja kecil sepertinya.

-o0o-

FF / My pure love to you / KYUMIN / GS / Part 5

Author : Han Hye Neul a.k.a Christine Wijaya

FB : EmiLy Tinzz Tinee

Twitter : Cristiintin

Genre : romance ,hurt, sad*maybe*

Warning : GenderSwitch, berbeda dengan karakter aslinya, Typo yang menyebar hingga pelosok (?) ff dan Cerita yang gaje

Rating : 15+

Main Cast :

Kyuhyun

Sungmin

Other cast : always find by ur eyes reader ^^

~ Story begin ~

"Aku mohon ijinkan aku menjadi namjachingumu",ucap kyuhyun lirih.

"Mwo? Apa alasanmu memintanya?",tanya sungmin.

"Aku tidak suka melihatmu berdekatan dengan orang lain dan karena aku sangat menyukaimu. Min saranghae~",ucap kyuhyun yang membuat sungmin mendongakan kepalanya dan menatap kyuhyun.

"Dan aku sangat tidak menyukai penolakan..",lanjut kyuhyun dengan wajah acuhnya.

"Cih, kalau begitu kenapa masih meminta ijin jika kamu tidak mengijinkan aku menolaknya eoh?",ucap sungmin sambil mengerucutkan bibirnya.

'Shit! Kenapa bibirnya itu menggodaku?',batin kyuhyun.

Dengan cekatan kyuhyun menarik dagu sungmin dan menyatukan kedua bibir itu sejenak. Sungmin yang mendapat serangan dadakan dari kyuhyun hanya bisa membulatkan matanya tanpa membuat pergerakan sama sekali sampai kyuhyun melepaskan kontak bibir mereka.

"Itu karena aku hanya ingin mendengar ucapan kamu menerimaku.. Geuronikka eotte ? (Lalu bagaimana?)",tanya kyuhyun lirih saat melepaskan tautan bibir mereka. Sedangkan sungmin hanya bisa membalas tatapan sendu milik kyuhyun dengan beberapa kali mengerjapkan matanya.

"Terserah kamu saja. Aku menolakpun apa kamu akan menerimanya?",ucap sungmin jutek sambil kembali menundukkan kepalanya hingga memutuskan kontak mata diantara keduanya.

Kyuhyun menarik sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman, hmm.. Atau seringaian ?.

"Aku anggap itu sebagai wujud kamu menerimaku sebagai namja chingu. Walau tanpa kata 'naddo saranghae' tapi untuk sekarang ini sudah cukup",ucap kyuhyun sambil tersenyum dan ia menutup kedua matanya santai serta mengeratkan pelukannya ditubuh mungil sungmin.

Sedangkan sungmin hanya bisa tersenyum mendengar celotehan kyuhyun.

'Aku harap kamu berbeda dengannya kyu', batin sungmin.

-o0o-

"Kyu gwaenchana aku masih bisa jalan dengan kedua kakiku",protes sungmin. Mengingat sekarang sungmin digendong piggy back oleh kyuhyun.

"Gwaenchana min, aku yang membawamu kesini jadi aku harus bertanggung jawab bukan ? Lagipula aku tidak akan membuat yeojaku yang tengah sakit itu kelelahan. Arra ?",omel kyuhyun balik sambil menatap wajah sungmin yang kini berada dipundaknya.

Sungmin yang malas meladeni kyuhyun lebih memilih menyamankan kepalanya dipundak kyuhyun.

Dalam waktu kurang lebih 20menit kyuhyun hampir sampai diperkemahan mereka. Dari kejauhan kyuhyun dapat melihat jelas para siswa dan guru-guru tengah berkumpul."Haha! Apa mereka mengkhawatirkan kita min ?",ucap kyuhyun namun tak dapat respon apapun dari sungmin.

Kyuhyun menghentikan langkah kakinya dan menatap sisi dimana sungmin meletakan kepalanya. Dari jarak sedekat ini kyuhyun dapat melihat wajah tenang sungmin dan deru nafas yang teratur menerpa kulit wajah kyuhyun. Sekilas kyuhyun tersenyum sambil tetap menatap sungmin,"tidurlah min. Kamu pasti lelah",ucap kyuhyun pelan dan kembali membuat senyum yang manis.

Lalu kyuhyun melanjutkan langkah kakinya memasukki perkemahan."Hey!",ucap kyuhyun tak terlalu keras namun sukses membuat para kerumunan manusia itu menatap sumber suara.

"Kyuhyun-ah!",teriak yesung dan donghae bersamaan."Sungmin-ah!",disusul teriakan henry.

"Sssttt",instrupsi kyuhyun agar mereka tidak berisik."Bisakah kalian tidak berisik? Sungmin terlalu lelah semalam jadi bisakah kalian membiarkannya istirahat?",oceh kyuhyun pelan."Biarkan aku menaruhnya ditendanya baru kita bahas ini",ucap kyuhyun serius pada semua orang yang ada disana. Dan mulai berlalu melewati kerumunan itu serta disusul guru-guru yang ada disana.

"Aigoo! Apa kamu lihat hyung kalau si evil itu tidak memakai kaos dan hanya dilapisi jaket jumbonya itu ?",ucap donghae yang membuat henry menatap donghae cepat."Apa maksudmu hah?",ucap henry dengan mimik muka kesal sambil mendorong kesal donghae."Apa kamu pikir sungmin itu yeoja murahan eoh?",lanjut henry lagi dengan nada seolah menantang donghae.

"Cih! Bocah tengik ini!",ucap donghae yang terpancing emosinya. Baru saja satu langkah donghae melangkahkan kakinya untuk menghajar henry namun ditahan oleh yesung."Sudahlah kita kan tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya pada mereka. Jadi tidak perlu melakukan hal yang tidak perlu",ucap yesung menengahi perdebatan antara donghae dan henry.

-o0o-

Srett

Kyuhyun melepaskan jaketnya diatas nakas kecil disamping kantong tidur yang ada didalam tendanya dan memakai kaos oblong yang ada didalam tasnya.

"Ahh~",desahnya lega ketika seluruh tubuhnya sempurna terlentang dikantong tidurnya. Ditaruhnya tangan kanan kyuhyun didahinya. Tiba-tiba terlintas dibenak kyuhyun kejadian semalam. Kyuhyun benar-benar tidak menyangka yeoja yang pernah muncul dimimpinya kini menjadi yeoja chingunya. Dan bahkan kyuhyun telah berhasil men...ciumnya. Mengingat kyuhyun mencium bibir plum sungmin. Kini tangan kanannya beralih menyentuh bibir tebalnya sambil tersenyum kecil.

"Omona! Jangan-jangan iblis ini benar-benar sudah menyentuh siswi pindahan itu",teriak donghae dengan wajah yang kaget melihat tingkah dongsaengnya itu.

Teriakan donghaepun seketika menghancurkan lamunan kyuhyun dan membuat kyuhyun kikuk dan membalikan tubuhnya asal jangan melihat kedua hyung-nya yang pasti akan meledekinya sampai wajahnya merah.

"Jangan bilang kalau itu benar kyu?",kini suara berat yesung yang terdengar dan itu sukses membuat kyuhyun duduk. Dan menatap kedua hyungnya itu.

"Aigoo! Apa kalian ini gila ? Apa aku terlihat seperti ahjussi hidung belang yang sukses mendapatkan yeoja belia eoh ?",oceh kyuhyun dengan raut wajah kesal.

"Ne",ucap donghae polos yang membuat kyuhyun benar-benar kesal dibuatnya."Jinjja! Bichyeoso!",bentak kyuhyun.

"Kyuhyun-ah apa benar kamu tidak melakukan apa-apa dengan sungmin ?",desak yesung.

"Omona hyung! Lagipula jika terjadi apa-apapun tidak jadi masalah. Toh lee sungmin memang yeoja chinguku! Ck!",ucap kyuhyun jujur lalu mengerucutkan bibirnya.

"Mwo? Kalian pacaran?",kini henry yang entah sejak kapan berada disana buka suara.

Kyuhyun memandang henry malas,"ne! Waeyo?",tanya kyuhyun santai.

"Kamu benar-benar berpacaran dengannya kyu ?",tanya donghae memastikan.

"Apa aku terlihat sedang bercanda hyung?", ucap kyuhyun malas. Lalu ia berdiri menghampiri henry yang tengah berdiri didekat pintu tenda.

"Sebaiknya kamu jauh-jauh dari sungmin. Karena aku sangat tidak suka melihat yeoja chinguku dekat namja lain selain aku. Arra?",ucap kyuhyun dengan wajah serius lalu menepuk pundak henry. Kyuhyun ingin kembali melanjutkan istirahatnya namun langkah kakinya terhenti saat..

"Seonsaengnim! Lee sungmin menghilang!",teriakan salah satu yeoja diluar sana membuat henry dan kyuhyun membulatkan mata mereka.

Saat henry akan bergegas keluar tenda dengan cekatan kyuhyun menahan tangan henry."Jangan ikut campur! Aku namjachingunya dan hanya akulah yang akan menemukannya",ucap kyuhyun lalu bergegas keluar.

"Apa yang terjadi dengan sungmin?",tanya kyuhyun kepada yeoja yang tadi berteriak-teriak.

"Seharusnya sekarang sudah waktunya berkemas-kemas untuk kembali ke Seoul. Saat aku ke tenda ,aku menemukan sungmin yang tidak ada dikantong tidur dan aku hanya menemukan surat ini",jelas siswi itu sambil menyodorkan sepucuk surat itu kepada kyuhyun.

Kyuhyun mengerutkan dahi melihat surat yang terlipat itu. Diambilnya surat itu dan dibukanya perlahan-lahan.

"Tunggu aku ne? Aku pergi sebentar, ada suatu barang yang tertinggal - Lee sungmin"

"Barang tertinggal?",kyuhyun kembali mengerutkan dahinya. Seketika ia membulatkan matanya,"danau!",ucapnya pada diri sendiri dan segera bergegas menjemput yeojanya itu.

-TBC-