FF / My pure love to you / KYUMIN / GS / Part 14
Author : Han Hye Neul
Genre : romance ,hurt, sad*maybe*
Warning : GenderSwitch, berbeda dengan karakter aslinya, Typo yang menyebar hingga pelosok (?) ff dan Cerita yang gaje
Rating : 15+
Main Cast :
Kyuhyun
Sungmin
Other cast : always find by ur eyes reader ^^
~ Chapter sebelumnya ~
"Lalu apa eomma masih hidup kyu ?",Tanya sungmin lemah. Namun bukannya langsung menjawab kyuhyun malah menundukkan kepalanya.
"Kenapa tidak menjawab kyu ? bagaimana keadaan eomma?", Tanya sungmin tak sabaran namun suara paraunya makin ketara. Mengingat air matanya mulai membasahi pipi chubbynya.
"Molla, sejak saat itu Kibum ahjumma tidak pernah memberi kabar lagi",ucap kyuhyun agak menyesal.
"hikss…..hikss…. eomma"
~ Story Begin ~
Setelah lelah menangis akhirnya kini sungmin tertidur di ranjang empuk milik kyuhyun. Namun kyuhyun seolah menikmati pemandangan yang sangat jarang dihadapannya kini. Matanya terus menusuri wajah damai sungmin. Dengan lembut ia mengusap pipi chubby sungmin dengan menggunakan ibu jari dikedua tangan. Seolah menghapus jejak-jejak air mata dipipi sungmin, kyuhyun mengusapnya berkali-kali.
"Semuanya… Akan aku lakukan semuanya untuk melihat senyummu disini", ucap kyuhyun lirih sambil mengusap dengan sangat lembut bibir Shape M milik sungmin.
"eunghh~", lenguhan sungmin sontak membuat kyuhyun menarik tangannya menjauh dari wajah sungmin seolah tidak ingin membuat sang putri tidur terusik dari tidur cantiknya.
Sebenarnya kyuhyun masih ingin meneruskan kegiatan mari-melihat-sungmin-tidur namun rasa kantuk menyerangnya tanpa ampun akhirnya membuat mata stoic itu menutup matanya. Kyuhyun tertidur dengan posisi duduk dilantai namun pinggir tempat tidur menjadi tumpuan kepalanya untuk terlelap.
-o0o—
"eunghh~", kembali terdengar sebuah lenguhan dikamar bernuansa biru laut itu. Lenguhan itu tercipta dari bibir ranum milik sungmin. Retina mata foxynya seolah menyesuaikan dengan bias-bias matahari yang memasukki cela-cela kamar itu. Matanya kini terhenti pada satu objek yang tengah tertidur pulas disampingnya. Wajah polos namja yang disampingnya begitu membuatnya merasa teduh. Kini telunjuk lentiknya sudah menelusuri mulai dari dahi tegas milik kyuhyun lalu beralih ke hidung mancung dan berakhir di bibir yang agak tebal miliki 'namja'nya. Ya namjanya!
Sungmin mengembangkan senyumnya mengingat bahwa namja yang ada dihadapannya kini benar-benar namja yang selama ini dia cari. Dan dilihat intens seperti ini membuat wajah sang namja semakin tampan berkali-kali lipat. Kini wajah sungmin hanya berjarak –kira kira- 5 cm dengan wajah kyuhyun. Mungkin ini menjadi kegiatan favorit sungmin yang baru. Menatap wajah namjachingunya.
"Sudah selesai dengan kegiatan barumu eoh?", suara bass itu seolah menarik roh sungmin kembali ke tubuhnya hingga membuatnya sadar. Saat tersadar sungmin berniat menjauhkan wajahnya dari kyuhyun namun sangat malang karena niatannya itu berakhir jauh dari harapan. Kini bibir ranum sungmin sudah menempel sempurna diatas bibir kyuhyun. Hanya beberapa detik saja dibiarkan menempel sampai kyuhyun melepaskannya kembali.
"lain kali jika mau membangunkanku harus dengan cara manis seperti itu Minnie chagi~",ucap kyuhyun dengan nada menggoda. Sungmin buru-buru menjauh dari kyuhyun. Sungmin beranjak dari tempat tidur.
"lebih baik kau lanjutkan tidurmu lagi di kasur, aku yakin kau tidak nyaman dengan posisi tidur seperti tadi",ucap sungmin gugup."aku akan membuatkan sesuatu untuk kita makan nanti",tambah sungmin lalu meninggalkan kyuhyun yang kini sudah terlentang dikasur empuk miliknya sendiri.
-o0o—
Sungmin mulai sibuk melihat isi kulkas dirumah besar itu."Aigoo~ semuanya kosong? Apa harus pergi ke pasar dulu ?",pikir sungmin. Sungmin akhirnya menghampiri tasnya yang ada diruang tamu. Dengan perlahan ia mengambil dompetnya yang ada didalam sana."Lebih baik aku ke pasar, ahh~ aku belum menyalakan ponselku sejak malam",sungmin menepuk dahinya pelan. Ia merogoh saku roknya dan mengeluarkan benda tipis berwarna pink itu. Saat ia menyalakan benda itu, begitu banyak pesan singkat yang masuk dan jangan lupakan juga banyaknya panggilan yang tak terjawab. Dan semuanya dari orang yang berbeda.
Beberapa pesan dari Kim Ahjumma.
"Nona dimana ? ini sudah larut. Tolong balas"
"Nona ini sudah pukul 12 malam, Nona dimana? Tolongan beri kabar, saya benar-benar khawatir"
"Nona anda harus segera pulang, saya mohon"
Sungmin menggeser lagi layar ponselnya terdapat juga banyak sms dari henry. Beberapanya berisi.
"Ming kau dimana ? Kim Ahjumma bilang kau belum pulang juga"
"Yak! Lee Sungmin jangan bilang sekarang kau hanya berdua saja dengan evil babo itu?! Kemana kalian? Jebal pali pulang!"
"Lee sungmin pulang sekarang atau aku akan menelepon polisi dan bilang kalau kau diculik evil babo itu!"
"oh~ ayolah ming jangan buat aku khawatir lebih dari ini, dimana kau sekarang ?"
"Balas Ming!"
Sungmin terkekeh melihat pesan-pesan singkat yang ia terima. Kini sungmin berniat memasukkan kembali ponselnya kedalam saku namun getaran ponselnya membuat ia menghentikan aksinya itu. Kini nama pengirim pesan itu tertera jelas dilayar ponselnya.
"APPA"
Dengan perlahan ia membuka pesan singkat itu.
"Lee Sungmin kau dimana sekarang ? Appa dengar kau tidak pulang semalam ? Tolong jangan buat appa khawatir"
Isi pesan singkat itu membuat sungmin terdiam dan tak lama ia berdecih pelan."Apa dia pikir aku akan mendengarkannya? Jangan harap!",gumam sungmin sebal lalu ia memasukkan ponselnya ke dalam saku dan selanjutnya ia pergi ke pasar yang ada didekat daerah sini.
-o0o—
"Aigoo tidur seperti kemarin benar-benar buruk",gumam kyuhyun dengan suara serak ala orang baru bangun tidur. Kini ia mengerjap-ngerjapkan matanya membiarkan retina matanya terbiasa dengan penerangan kamarnya.
Kini dengan gerakan lemas kyuhyun meraih ponselnya dan menyalakan ponsel yang tadi malam ia matikan. Baru saja ponsel bewarna hitam itu dinyalakan namun sudah banyak pesan yang masuk kedalam ponselnya. Dengan gerakan telaten ia membuka pesan itu satu-satu.
"YAK! EVIL BABO! KEMANA KAU BAWA ANAK GADIS ORANG ?! –HENRY-"
"YAK! APA YANG KALIAN LAKUKAN ?! CEPAT PULANG!"
"DIMANA KALIAN SEKARANG?! AKAN KU BUNUH KAU KALAU SAMPAI TERJADI SESUATU SAMA LEE SUNGMIN-KU!"
"cih bocah tengik babo! Jelas-jelas aku namjachingunya sungmin. Dasar gila!",oceh kyuhyun kesal langsung saja ia menandai pesan-pesan dari henry tanpa membacanya lagi dan berniat menghapusnya namun gerakan itu terhenti mana kala ada pesan singkat dari eommanya yang terselip disana.
"YAK! CHO KYUHYUN KAU ITU BENAR-BENAR YA, KEMANA KAU BAWA ANAK GADIS ORANG? CEPAT PULANG SEKARANG ATAU NAMAMU TIDAK AKAN TERCATAT DALAM SURAT AHLI WARIS!"
"benar-benar bocah, begini saja harus memberitahu eomma", gumam kyuhyun –lagi-.
~ o0o ~
Kyuhyun melangkahkan kakinya menyusuri anak tangga rumah lamanya itu. Ia melengos menuju dapur, berniat menggoda sungmin. Namun hasilnya nihil karena dapur itu kosong.
" Bukannya tadi dia bilang ingin membuat makanan ? ",kyuhyun mengernyit heran.
Kyuhyun mencoba menghubungi ponsel sungmin dengan smartphonenya. Namun bukannya suara sungmin yang menyapanya , melainkan lady operator yang menjawabnya.
"Tck! Sebenarnya sedang dimana yeoja itu?!",geram kyuhyun frustasi sambil mengacak rambutnya.
"Apa-apaan kau cho kyuhyun babo! Seperti anak kecil yang kehilangan eomma-nya saja",ejek sungmin. Dengan perlahan sungmin menaruh dua jinjingannya yaitu dua kantung plastik besar di meja yang ada didapur.
Kyuhyun yang mendengar suara sungmin dengan cepat membuka matanya yang sempat tertutup akibat geramannya itu. Kini ia lihat sungmin memberesi beberapa bahan makanan yang kelihatannya baru saja ia beli itu. Kyuhyun menghampiri sungmin.
Sungmin cukup tersentak mana kala tangan kekar kyuhyun kini melingkar sempurna dipinggangnya.
"Kyu ~",rengek sungmin seolah memohon pada kyuhyun untuk melepaskannya. Bagaimana tidak, kini sungmin benar-benar gugup dengan posisi seperti ini. Namun bukannya menghindar kyuhyun malah makin mengeratkan pelukannya serta menyembunyikan wajahnya diceruk leher sungmin.
"Kau membuatku kaget minnieya! Jangan pergi tinggalkan aku seperti tadi lagi.. Aku pikir kau akan pergi meninggalkanku",rajuk kyuhyun. Sontak sungmin menghentikan aktivitasnya memilah bahan masakan yang akan ia jadikan menu makanan pagi ini.
Sungmin membalikan tubuhnya. Otomatis hal ini membuat pelukan kyuhyun pada pinggangnya melonggar. Sungmin menangkupkan kedua pipi tirus kyuhyun dengan kedua telapak tangannya. Sesekali ia mengusap lembut pipi itu, membuat si empunya-nya memejamkan mata menikmati 'sentuhan' dari sang kekasih.
"Mianhae~ tadi aku hanya membeli bahan masakan untuk kita makan dan ternyata baterai ponselku habis.. Lagipula mana mungkin aku meninggalkanmu eoh? Kau tak tahu bahwa aku ribuan kali mengucap syukur pada Tuhan karena 'Gaemgyu' yang selama ini aku cari itu adalah dirimu",ucap sungmin jujur.
"Jadi jika aku bukan 'Gaemgyu' kau akan meninggalkanku begitu ?",tanya kyuhyun yang membuat sungmin menghentikan 'sentuhan'nya dan menunduk lemas.
"Entahlah~ tapi... Yang terpenting kau adalah Gaemgyu, jadi aku rasa kita tidak perlu membahas ini lagi.",ucap sungmin lalu melepaskan tangkupan tangannya itu dan kembali beralih memilah bahan masakannya.
Srett
Kyuhyun kembali memeluk sungmin dari belakang."Jika seandainya aku bukan Gaemgyu-pun, akan ku pastikan kau akan tetap memilihku. Karena kau hanya untukku, apa kau percaya?",tanya kyuhyun ambigu.
"Sudahlah kyu~ lebih baik kau mandi sekarang, kau sangat bau tahu!",ucap sungmin meledek seolah-olah kyuhyun benar-benar bau untuk menghangatkan suasana yang tampak serius tadi.
"Hey! Sekalipun aku tak mandi, aku berani jamin kau akan tetap tergila-gila padaku minnieya",ucap kyuhyun narsis.
Pletakk
"Kau terlalu percaya diri Tuan Cho~",cibir sungmin.
"Yak! Itu me-..",ucapan kyuhyun cepat-cepat terpotong sungmin.
"Sudahlah Cho! Mandi sekarang atau aku tidak akan membuat sarapan",ancam sungmin bohong.
"Arra, arra.. Geunde mana morning kiss untukku?",ucap kyuhyun menggoda sungmin. Namun godaan 'kecil'nya ini sangat mempengaruhi baby bunny-nya. Lihat saja wajah sungmin yang sudah merah merona begitu.
"Berhenti menggodaku hhhmmmpppffftttt",ucapan sungmin terpotong mana kala bibir kyuhyun sudah menyumpal bibir shape M miliknya.
"Kau terlalu berisik chagiyaa~",
Belum sempat sungmin memukul kyuhyun karena serangan dadakan yang ia terima namun kyuhyun sudah berhasil melarikan diri ke kamar mandi.
Tatapan tajam sungmin kini mulai berubah menjadi sendu. Tak lama kemudian ia tersenyum tipis.
"Aku benar-benar bersyukur kau adalah Gaemgyu kyu.. Dan kau benar, sekalipun kau bukanlah gaemgyu... Aku akan ...memilihmu..",ucap sungmin tentu dalam hati.
~o0o~
"Kita kapan kembali ke Seoul kyu ?",tanya sungmin memecahkan keheningan yang terjadi antara mereka berdua saat sarapan.
"Eummbb, mungkin siang nanti... Wae ?",tanya kyuhyun dengan mulut penuh.
"Aniya, hanya saja pasti Kim ahjumma dan henry oppa pasti akan khawatir...",ucap sungmin yang dihadiahi Deathglare gratis oleh kyuhyun."W-wae?",tanya sungmin gugup karena diberikan tatapan seperti itu oleh kyuhyun.
" . . . . . .arra?!",tanya kyuhyun dengan memberikan tekanan khusus untuk setiap katanya terutama kata 'Bocah tengik'.
"Hah~ jangan kekanakkan kyu, bukankah aku sudah pernah bilang, henry oppa lebih tua dariku.. Apa kau ingin aku memanggilmu dengan sebutan oppa juga? Padahal kenyataannya aku lebih tua darimu",oceh sungmin kesal. Baru saja kyuhyun ingin menyela namun dengan cepat sungmin kembali berceloteh.
"Jika kau ingin dipanggil 'oppa' silahkan pacaran dengan yeoja yang lebih muda darimu! Jangan denganku! Jelas-jelas kau mengetahui bahwa... Hmmmpppffttt",kini bibir sungmin disumpal dengan sesendok bibimbap oleh kyuhyun.
"Aish! Aku tidak mempermasalahkan itu minnieya.. Aku... A-aku hanya...cemburu",ucap kyuhyun sangat pelan namun masih dapat didengar oleh sungmin.
"Jadi uri kyunnie cemburu eum ?",ucap sungmin sambil mengunyah cepat bibimbap yang disumpal kyuhyun ke mulutnya lalu tersenyum jahil. Hal ini sangat berhasil, bagaimana tidak ? Wajah kyuhyun merah kini.
"T-tentu saja.. Namja manapun akan cemburu mendengar yeojachingunya memanggil orang lain dengan sebutan yang 'lebih mesra' dibandingkan panggilan untuk namjanya sendiri",jelas kyuhyun yang diakhiri dengan kerucutan imut dari bibir kyuhyun.
Chu~
Sungmin berdiri dan agak mencondongkan tubuhnya untuk mencium kyuhyun yang duduk bersebrangan dengannya dimeja makan. Kini bertukar kyuhyun yang terlihat sangat kaget dengan perilaku sungmin. Hanya sebuah kecupan singkat yang sungmin berikan. Setelahnya ia kembali duduk dengan manis dikursinya.
"Geogjongma, ini hanya aku lakukan dengan kyunnie sayang~",ucap sungmin sambil tersenyum sangat manis.
"S-sayang?",tanya kyuhyun gugup.
Sungmin menganggukan kepalanya imut."Iya, sayang. Apa kau tak tahu panggilan itu ?",tanya sungmin.
Kyuhyun menggeleng tanpa dosa. Sungmin tersenyum melihat respon lucu namjachingunya itu."Sayang itu panggilan manis dari bahasa Indonesia. Kau tahu ? Itu artinya chagi, aku rasa panggilan itu terdengar manis",jelas sungmin sambil tersipu.
"Jinjja ? Minnie sayang ? Kyaaa! Itu sangat manis, aku sangat suka!",ucap kyuhyun antusias. Sungmin tersenyum dan akhirnya mereka melanjutkan sarapan yang sempat tertunda itu.
~o0o~
Kini tangan sungmin dan kyuhyun bertautan erat seakan-akan ada magnet yang melekatkan kedua bagian tubuh itu. Kadang-kadang sambil mengiringi langkah kakinya mereka saling mencuri pandang satu sama lain.
"Minnieya~",
"Hm",
"Dimana appa-mu sekarang ?",saat mendengar pertanyaan kyuhyun sontak sungmin menghentikan langkah kakinya dan menatap kyuhyun yang berdiri sejajar dengannya.
"Aku tidak ingin membahasnya kyu~",ucap sungmin dengan nada merajuk.
"Sampai kapan kau ingin memusuhi appamu eoh ?",kini kyuhyun menyentuh kedua bahu sungmin dengan lembut. Ia menghadapkan tubuh sungmin kearahnya.
"Hey! Lihat aku~",rengek kyuhyun karena sedari tadi sungmin terus menundukkan kepalanya. Kyuhyun menyentuh lembut dagu sungmin dan menariknya hinggap tatapan keduanya bertemu.
"Tidak baik min.. Aku yakin appamu pasti sangat kesepian",ucap kyuhyun sambil mengalihkan tangan kirinya yang tadi menyentuh bahu kanan sungmin kini mengusap rambut gelombang sungmin yang terurai.
"Itu salahnya kyu~ jika saja appa tidak mengusir eomma, jika saja appa menahan eomma pergi, ji-...hikssshiksss, appa nappeun",kini bahu sungmin bergetar hebat akibat isakannya. Kyuhyun menarik tubuh mungil kedalam dekapannya. Ia mengusap punggung sungmin dengan lembut, seolah memberikan ketenangan pada yeojanya.
"Sssttt...mianhae membuatmu malah jadi menangis, mian",ucap kyuhyun menyesal.
~o0o~
Setelah beberapa jam menempuh perjalanan kini kyumin sampai kembali di Kota Seoul. Sungmin sepertinya sangat lelah habis menangis. Bahkan ia enggan membuka matanya saat kereta benar-benar sudah berhenti.
Kyuhyun menatap sosok cantik yang tengah terlelap pulas dibahunya. Dengan lembut ia menepuk pipi bulat sungmin."Hey, putri tidur sampai kapan kau ingin di alam mimpi eung ? Kita sudah sampai".
"Eunghhhhh",
Hanya lenguhan itu saja yang merespon ucapan kyuhyun. Sungmin benar-benar tidak berniat bangun sepertinya.
'Apa sakitnya kambuh lagi sampai ia merasa lelah begini ?',batin kyuhyun.
"Hah~ baiklah Cho Kyuhyun sepertinya kali ini kau harus berolahraga",ucapnya pelan sambil mengibas-ibaskan kedua tangannya dengan gerakan seperti pemanasan.
"Cha! Hana! Dul! Set!"
Aba-aba kyuhyun sebelum ia benar-benar menggendong tubuh mungil sungmin ala bridal style.
DEG
Wajahnya kini sangat dekat dengan 'yeojachingu'nya. Walaupun kyuhyun sering bersama sungmin namun tak dapat ia pungkiri detak jantungnya selalu tidak normal jika keadaannya seperti ini. Wajah polos sungmin benar-benar seperti candu untuk mata kyuhyun.
"Bahkan hanya dengan memandangnya saat tidur membuat jantungku tak karuan begini. Kau benar-benar membuatku gila min!",gumam kyuhyun pelan namun sepertinya 'sedikit' mengusik sungmin.
"Eunghhh"
Lenguhan itu kembali terdengar dan seketika membuat kyuhyun menegang. Takut-taku sungmin akan terbangun. Namun nyatanya yeoja mungil itu malah menyamankan posisi kepalanya di dada bidang kyuhyun dan jangan lupa mengeratkan pegangannya pada leher kyuhyun.
"Hah~ neo jinjja!",gerutu kyuhyun.
~o0o~
TING TONG TING TONG
Akhirnya dengan susah payah kyuhyun berhasil menekan tombol bel rumah sungmin.
"Nuguseyo?",ucap seseorang dari intercom bel itu.
"Kyuhyun. Cho kyuhyun, saya membawa sungmin, bisa cepat buka pintu ini ?",ucap kyuhyun dengan nada kelelahan. Jujur saja sungmin itu tidak terlalu berat, hanya saja jika terus-terusan menggendongnya seperti ini tetap saja melelahkan bukan ?.
Tak lama pintu besi itu terbuka dan menampakan Kim ahjumma yang tengah sedikit berlari menuju pintu itu.
"Astaga apa yang terjadi pada Nona ?",tanya Kim ahjumma panik.
"Ssttt, tenang ahjumma. Sungmin hanya tertidur saja. Sepertinya ia terlalu lelah. Tolong antar aku kekamar sungmin, ahjumma",kyuhyun menjelaskan. Kim ahjumma mengangguk paham lalu membimbing kyuhyun ke kamar sungmin.
Baru beberapa langkah kyuhyun memasukki rumah besar itu namun sesosok pria berperawakan tinggi berdiri tepat didepan pintu masuk rumah itu. Hal ini cukup membuat kyuhyun menghentikan langkahnya. Pria itu menatap kyuhyun tajam.
"Cepat bawa sungmin kekamarnya lalu cepat turun",ucap pria itu final. Namun anehnya kyuhyun mengangguk saja.
Saat menyusuri anak tangga dirumah itu ia sedikit membatin."Siapa pria itu?",gumam kyuhyun pelan lalu kembali mengikuti langkah Kim ahjumma ke kamar sungmin.
Suasana pink dari kamar sungmin kini menyapa pengelihatan kyuhyun. Dengan lembut ia menaruh sungmin ditempat tidur lalu menyelimuti sungmin sebatas dada.
Saat kyuhyun berniat untuk turun dan bertemu pria itu ia menghentikan langkah Kim ahjumma yang berjalan lebih dulu darinya.
"Ahjumma, geu sarami nuguseyo ?",tanya kyuhyun. Kim ahjumma membalikan tubuhnya dan menatap kyuhyun lalu tersenyum.
"Dia adalah orang yang sangat mencintai Nona Sungmin",tubuh kyuhyun menegang mendengar penuturan dari kim ahjumma.
"O-orang yang men-mencintai sungmin?",tanya kyuhyun memastikan. Kim ahjumma mengangguk pasti.
"Apa dia mantan pacar sungmin?",tanya kyuhyun ragu-ragu. Namun Kim ahjumma terkekeh cukup keras.
"Apa Tuan Lee terlihat semuda itu sampai-sampai kau berpikir ia mantan namjachingu Nona Sungmin?",tanya Kim ahjumma seperti meledek.
"T-tuan Lee ?",tanya kyuhyun -lagi- dan lagi-lagi Kim ahjumma mengangguk.
"Jadi dia appa sungmin?",kali ini kyuhyun benar-benar tak bisa mennyembunyikan ekspresi keterkejutannya. Bagaimana tidak terkejut karena yang ada dibenak kyuhyun itu appa sungmin adalah seorang namja paruh baya dengan uban yang mulai terlihat serta perut buncit yang menghiasinya. Tapi nyatanya appa sungmin adalah seorang namja yang tampan sangat tampan malah.
~o0o~
Kyuhyun dengan langkah kaki ragu-ragu ia menghampiri 'appa sungmin' yang kini sedang memunggunginya dengan menghadap ke arah jendela. Sepertinya suara seret sepatu kyuhyun mengusik ketenangan pria tegap itu.
"Apa dia terlalu pulas tadi? Kemana kau membawanya?",tanya pria itu dengan nada elegan. Perlahan ia membalikan tubuhnya dan menatap kyuhyun tajam. Kyuhyun menegang kaku mendapat tatapan seperti itu.
"J-jwiseonghamnida ahjussi saya tidak memberikan kabar bahwa saya pergi dengan putri an-..."
"Apa kau namjachingu-nya? Seingatku putriku tidak begitu menyukai orang lain selain...",
"Gaemgyu",potong kyuhyun cepat dan membuat siwon -appa sungmin- menatap kyuhyun terkejut.
"Darimana kau tahu ?",
"Tentu saja ahjussi, karena aku adalah dia.."
Siwon termenung saat mendengar penuturan kyuhyun. Sampai akhirnya kyuhyun kembali menariknya kedalam kesadaran.
"Geunde ahjussi bolehkah aku bertanya? Kalau anda appa sungmin, itu berarti kibum ahjumma adalah istri anda bukan?", siwon menatap kyuhyun seolah mempersilahkan namja muda dihadapannya untuk bertanya.
"Sebenarnya apa yang membuat Ahjussi meninggalkan Kibum ahjumma? Apa anda tak tahu kalau ia sedang sakit parah saat ahjussi menggugat cerai ia",ucapan kyuhyun seperti boom yang mampu meledak kapan saja membuat siwon tak berkutik.
"Darimana kau tahu kalau kibum sakit?",siwon menjawab pertanyaan kyuhyun dengan pertanyaan lagi.
"Tentu saja aku tahu, apa ahjussi mengenal appa dan eommaku? Cho Hangeng dan Cho Heechul?"
"Jadi kau anak mereka?",tanya siwon yang dijawab anggukan oleh kyuhyun.
"Aku sudah tidak memikirkan Kibum lagi, jadi tidak ada yang perlu aku jawab. Lagipula ia sudah...meninggal"
"Apa kau percaya begitu saja? Bahkan aku sanksi kalau Kibum ahjumma benar-benar sudah meninggal",ucap kyuhyun kini benar-benar menarik perhatian siwon.
"Mworago?"
"Saat ahjussi menggugat cerai Kibum ahjumma, ahjumma datang kerumah... Ia menceritakan tentang penyakit yang ia derita. Lalu ia ingin eomma dan appa memberitahukan semua orang yang Kibum ahjumma kenal agar semua menyangka kibum ahjumma meninggal. Namun sebenarnya tidak, kibum ahjumma pergi ke Luar negeri untuk menyembuhkan penyakitnya itu."
Siwon terduduk dilantai. Ia benar-benar terkejut mendengar penuturan kyuhyun. Bahkan tanpa ia sadari air matanya yang sedari tadi menumpuk dipelupuk matanya kini jatuh bebas dipipinya.
"Jadi kibummie masih hidup?",tanya siwon ragu-ragu.
"Jwiseonghamnida ahjussi, sejak saat kibum ahjumma berpamitan, ahjumma sudah tidak ada kabarnya lagi.. Jadi kami sudah tidak tahu lagi tentang Kibum ahjumma",ucap kyuhyun kini menyesal.
"Geunde ahjussi, apa yang membuat ahjussi menggugat kibum ahjumma?",tanya kyuhyun lagi. Sepertinya anak muda ini tidak akan berhenti bertanya sebelum memperoleh jawaban yang ia inginkan.
"Bisakah kau ikut aku kesuatu tempat? Aku akan menjelaskan semuanya",ucap siwon seraya bangkit berdiri.
~o0o~
Kini bunyi lonceng gereja meramaikan suasana hening diantara kyuhyun dan siwon. Siwon menatap lurus kearah gedung yang tak begitu besar dari tempat ia duduk sekarang.
"Kau tahu, disanalah aku bersumpah akan menerima Kibum menjadi istriku dalam keadaan apapun",ucap siwon sambil menerawang kesaat pertama kali tangan kanannya menyambut tangan kibum didepan altar dan seluruh saksi yang menjadi saksi cintanya dipersatukan oleh Tuhan. Siwon tersenyum miris.
"Aku benar-benar bersumpah saat itu kalau aku akan menerimanya dalam keadaan apapun. Hanya saja aku benar-benar tidak mentolerir 'pengkhianatan'. Kau tahu? Aku mencintainya dengan segenap jiwa dan ragaku. Bahkan aku rela menukar nyawaku untuknya. Tapi kenapa...",kini siwon agak sulit melanjutkan ceritanya yang tidak pernah ia bagi pada siapapun termasuk sungmin.
"Aku sangat menyayangi sungmin dan ia. Tapi begitu menyakitkan saat orang yang sangat kau cintai mengkhianatimu. Aku melihatnya tidur dengan laki-laki lain disatu ranjang. Dengan mata kepalaku sendiri.",lanjut siwon lagi.
"Apa ahjussi berpikir jika kibum ahjumma akan berbuat seperti itu ?",tanya kyuhyun. Siwon seketika tubuhnya menegang.
"Kibum ahjumma sakit parah bukan? Bahkan ia benar-benar putus asa tentang kelanjutan hidupnya. Apa ahjussi pernah berpikir bahwa ia hanya melakukan ini untuk menjaga perasaan ahjussi ? Ini hanya pemikiranku saja...",
Otak cerdas siwon sepertinya bekerja keras. Dipikirannya berkecamuk berbagai jenis kemungkinan.
'Apa benar yang diucapkan kyuhyun?'
'Apa kibum hanya menjaga perasaanku?'
'Apa aku yang tidak bisa percaya?'
"Kibummie...",lirih siwon.
-TBC-
Nah buat yg nanya kenapa siwon cerain kibum ini udah author kasih tau yaa ^^
Mianhae yaa readerdeul kalo updatenya lama begini. Soalnya author lgi sibuk dengan tugas yang menumpuk dari sekolah.
Jangan lupa comment ya ^^ #bow
