FF / My pure love to you / KYUMIN / GS / Part 16

Author : Han Hye Neul

Genre : romance ,hurt, sad*maybe*

Warning : GenderSwitch, berbeda dengan karakter aslinya, Typo yang menyebar hingga pelosok (?) ff dan Cerita yang gaje

Rating : 15+

Main Cast :

Kyuhyun

Sungmin

Other cast : always find by ur eyes reader ^^

~ Chapter sebelumnya ~

Karena terlalu memperhatikan luar jendela, bahkan Kibum sampai tak menyadari bahwa ada seorang pria tengah berjalan kearahnya dengan tergesa-gesa.

"I'm sorry too late. So crowded...",ucap namja itu terhenti saat kibum menolehkan wajahnya ke namja yang mengajaknya bicara. Keduanya menegang.

"K-kau..."

- Story Begin -

"Ayolah minnie jangan diamkan aku~ bahkan tadi kau memelukku, sekarang kenapa jadi merajuk seperti ini eoh?",bujuk kyuhyun. Karena semenjak Sungmin melepaskan pelukannya dan berhenti menangis, ia mendiamkan Kyuhyun. Sepertinya Sungmin ingat kembali waktu Kyuhyun menertawakan kekhawatirannya.

"Itu karena aku terlalu bodoh sampai melupakan bahwa kau sangat menyebalkan. Sudahlah, pergi dari sini. Aku mau istirahat",usir Sungmin yang membuat Kyuhyun tersentak kaget. Sejenak Kyuhyun berpikir. Lalu tak lama ia menghela nafasnya.

"Baiklah kalau keberadaanku disini membuatmu risih, aku pergi dulu ne?",ucap Kyuhyun lesu. Namun sebelum pergi Kyuhyun mengecup kilat kening Sungmin, lalu ia keluar dari ruang itu.

Sungmin menatap sendu pintu geser baru saja ditutup Kyuhyun.

"Dasar Kyuhyun babo! Bukannya terus membujukku malah meninggalkanku! Menyebalkan! Kau menyebalkan tahu!",gerutu Sungmin kesal.

Akhirnya Sungmin lebih memilih memainkan game diponsel pinknya. Namun kegiatan main game itu terhenti saat seseorang mengetuk pintu.

'Suster penjaga mungkin',batin Sungmin.

Namun ternyata tebakan Sungmin salah! Yang kini masuk kedalam ruangannya ada seorang BADUT KELINCI dengan membawa balon pink yang cukup banyak serta membawa kembang gula yang besar. Badut itu berjalan menghampiri tempat tidur Sungmin. Sungmin masih terkejut dengan kedatangan badut itu.

'Ahh mungkin ini bagian dari pelayanan rumah sakit, tapi... Aku 'kan bukan seorang anak kecil lagi',batin Sungmin -lagi-.

"Untukku?",ucap Sungmin memastikan saat badut itu memberikan semua yang ada ditangannya. Badut itu mengangguk."Kyaaaa! Gamsahamnida agashi badut",ucap Sungmin girang. Si badut hanya mengangguk-angguk lalu dia sedikit menjauh saat ia menyetel musik di MP3nya. Badut itu menari lagu '3 Beruang' dengan imutnya.

"Buahahahaha! Kau lucu!",Sungmin terus saja tertawa senang melihat aksi badut itu. Namun tawanya terhenti saat sang badut mendekatinya dan duduk disisi ranjangnya serta membuka penutup kepalanya.

"Syukurlah, kau sudah bisa tertawa lagi. Mianhae kemarin membuatmu kesal. Kau tahu, sebenarnya aku sangat senang kau mengkhawatirkan aku seperti itu. Karena itu artinya kau mencintaiku. Saranghae Lee Sungmin",ucap badut itu yang tak lain dan tak bukan adalah Kyuhyun.

Sungmin tertegun mendengar ucapan Kyuhyun. Lalu Sungmin melepaskan genggamannya pada balon-balon itu dan membiarkan balon itu hinggap di langit-langit ruang inapnya. Kyuhyun menatap Sungmin bingung. Sedetik berikutnya tangan Sungmin yang bebas menyeka keringat di kening Kyuhyun. Kyuhyun menegang, dia sangat terkejut dengan perlakuan Sungmin.

"Apa kostum itu sangat membuatmu kepanasan eung ? Lebih baik buka saja, kau jadi keringatan begini",ucap Sungmin.

"Tak masalah jika itu kulakukan untukmu min",ucap Kyuhyun yang membuat Sungmin tersenyum.

Cukup lama mereka berdua saling berpandangan. Sampai akhirnya Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke Sungmin. Dan menyatukan kedua bibir mereka dengan lembut. Mereka saling melumat satu sama lain dengan lembut tanpa nafsu.

"Eunngghh~",lenguhan itu lolos dari bibir Sungmin disela-sela ciuman hangatnya itu seolah memberikan sinyal pada Kyuhyun untuk berbuat lebih. Kini ciuman yang dilakukan Kyuhyun dan Sungmin lebih bergairah dari sebelumnya. Sampai akhirnya Sungmin harus menghentikan ini, karena paru-parunya membutuhkan oksigen. Ia sedikit menepuk dada bidang Kyuhyun. Kyuhyun mengerti dan ia melepaskan tautan keduanya. Kini sungmin dan kyuhyun agak terengah-engah mengingat ciuman yang baru mereka berdua lakukan itu menyita banyak oksigen.

Kyuhyun mengusap lembut pipi chubby Sungmin."Jangan diamkan aku lagi ne? Rasanya aku mau mati kau tak anggap seperti tadi, mianhae minnieya",ucap Kyuhyun benar-benar lembut.

Sungmin menggenggam tangan Kyuhyun yang sejak tadi memanjakan pipinya."Geogjongma, aku sudah memaafkanmu. Saranghae~",ucap Sungmin yang diakhiri kecupan singkat di pipi tirus milik kyuhyun.

~ o0o ~

"K-kau...",ucap seorang namja itu.

Kibum kaget melihat sosok yang dihadapannya kini.

"Anda Sekretaris Park?",tanya Kibum. Sekretaris Park Jung Soo yang lebih akrab disapa Leeteuk ini terkejut bukan main melihat klien yang ada dihadapannya. Sebelum akhirnya ia mengangguk.

"Silahkan duduk",ucap Kibum.

"Sebelumnya aku minta maaf pada anda Sekretaris Park karena memanggil anda dengan Miss sebelumnya. Aku tak menyangka anda seorang namja, sekali lagi aku minta maaf",lanjut kibum.

"Tak usah dipikirkan, tak masalah. Anda bisa bahasa Korea ? Setahu saya Kath Wanderson itu berasal dari Kanada",ucap Leeteuk memastikan.

"Ahh itu ya, sebenarnya aku orang Korea.. Aku pindah ke Kanada 10tahun yang lalu",ucap Kibum yang benar adanya.

"Lalu nama asli anda ?",tanya Leeteuk agak ragu-ragu.

"Hmmm,, bisakah kita tak membahas tentang ini ? Bisa kita cukup membahas tentang proyek yang akan kita kerjakan saja",ucap kibum.

Baru Leeteuk ingin bicara lagi. Namun getaran diponselnya menunda itu.

"Angkat saja",ucap Kibum mempersilahkan. Leeteuk mengangguk dan betapa terkejutnya ia ternyata yang menelepon dia itu adalah Siwon.

"Iya ada apa lagi Siwon-ssi",mendengar nama Siwon dengan cepat Kibum menatap Leeteuk.

"..."

"Bukankah kau masih harus menemani putri kecilmu eoh?",

"..."

"Kurasa kau tak perlu datang, karena klien kita hari ini mempunyai urusan yang mendadak. Ia harus cepat-cepat pergi",

"..."

"Arraseo, jadwal berikutnya akan ku kabari lagi",ucap Leeteuk mengakhiri panggilan itu. Kini ia berbalik menatap Kibum.

"Jangan khawatir Kibum-ssi, Siwon tidak akan kesini. Karena aku yakin kau belum siapa bertemu dengannya bukan ?",ucap Leeteuk yang kini benar-benar membuat Kibum terkejut.

"B-bagaimana kau bisa tahu ?",ucap Kibum tak percaya.

"Aku sangat mengenal baik mantan suamimu. Apa kau tak berniat menemuinya ? Dia kesepian",ucap Leeteuk lagi.

"Tapi Sekre-..."

"Cukup panggil aku Leeteuk saja, biar lebih akrab",sanggah Leeteuk.

"Baiklah, tapi Leeteuk-ssi aku sudah tidak bisa kembali kepada mereka",ucap Kibum lesu.

"Kenapa? Apa karena kau sudah berkeluarga ?",tebak Leeteuk yang dengan cepat direspon gelengan pasti oleh Kibum.

"Aku masih sendiri. Hanya saja aku tak yakin mereka akan mau menerimaku kembali.",lanjutnya lagi.

"Apanya yang tak bisa ? Kau sendiri dan si kuda babo itu pun sendiri, tak inginkah kalian rujuk ? Aku yakin Siwon masih sangat mencintaimu, bahkan si babo itu selalu menolak yeoja-yeoja yang mendekatinya",jelas Leeteuk.

"Tapi...",

"Hahh~ aku rasa kau butuh waktu untuk berpikir. Dan kita bertemu lain waktu saja untuk menyelesaikan masalah proyek. Aku permisi",pamit Leeteuk dan ia meninggalkan Kibum yang masih saja termenung.

"Haruskah aku kembali?",gumam Kibum.

~ o0o ~

"Aku pulang~",ucap Kibum saat memasukki rumah Henry itu.

"Ahh Kath aunty kau sudah pulang ?",ucap Michelle yang ternyata tengah seru menonton TV bersama kakaknya -henry-

"Apa ahjumma sudah makan ?",tanya henry.

"Apa kalian belum makan ?",tanya Kibum memastikan.

"Belum aunty! Oppa menyebalkan ini bahkan tak membuatkan perayaan untukku yang berkunjung ke rumahnya. Dia jahat 'kan ?!",adu Michelle.

"Sudah-sudah, aku buatkan makanan untuk kalian ya", ucap Kibum.

"Jangan ahjumma, kita bisa delivery saja. Ahjumma pasti lelah",ucap henry tak enak.

"Jangan khawatir, lebih sehat membuat makanan sendiri bukan ?",ucap Kibum yang diakhiri kekehan.

"Kau ini Michelle, lihat! Kita jadi merepotkan ahjumma bukan ?",ucap henry kesal pada adik kecil satu-satunya ini.

"Itu karena oppa melupakanku!",ucap Michelle merajuk.

"Oppa kan sudah bilang kemarin Sungmin itu hilang dan oppa membantu Siwon ahjussi untuk mencarinya, dan ditambah lagi dia masuk rumah sakit",ucapan henry diakhiri oleh bunyi yang cukup keras.

PRANGGGG

Sebuah piring keramik itu pecah dengan tidak etisnya dilantai. Kibum menghampiri kedua kakak beradik itu.

"Dimana Sungmin dirawat ? Apa sakitnya parah ?",tanya kibum tak sabaran.

~ o0o ~

"Sepertinya cara-cara Chemotherapy sudah tidak bisa digunakan lagi. Sungmin harus segera mendapatkan Donor sum-sum tulang belakang",ucap Goo Uisa.

Kini Sungmin duduk didepan meja Goo Uisa dengan Siwon berada disisi kanannya dan Kyuhyun disisi kirinya.

"Aku harus bagaimana Uisa-nim, bahkan aku yang ayah biologisnya saja tidak cocok. Apa ini masuk akal ?",ucap Siwon agak kesal. Bahkan mata namja tampa itu sudah mulai berkaca-kaca. Ia tidak dapat membayangkan kelanjutan hidup putri kecilnya.

Dengan mengeyampingkan ego, sungmin menggenggam tanga Siwon. Siwon menatap Sungmin tak percaya. Sungmin tersenyum menatap appa-nya itu.

"Aku tidak apa-apa, uljima~",ucap Sungmin yang makin membuat Siwon ingin menangis saat itu juga. Siwon mengeratkan genggamannya.

"Apa tidak ada cara lain lagi Uisa-nim ?",tanya Kyuhyun.

"Bisa, yang mungkin akan mendekati hampir cocok itu adalah Saudara kandung. Apa sungmin memiliki saudara kandung ?",tanya Uisa itu.

"Ayolah Uisa-nim, Sungmin itu anakku satu-satunya. Jangan beri aku saran yang tak akan pernah terjadi",

"Maaf Tuan Lee, saya sudah memberikan beberapa alternatif yang dapat dilakukan, tapi saya akan mencari alternatif lain lagi. Saya mohon Tuan Lee bisa bersabar",

Mereka yang ada diruangan itu tak sadar kini ada seorang yeoja yang mengintip dari celah pintu ruangan itu. Yeoja itu membekap mulutnya. Ia menahan isakannya agar tak lolos. Saat dirasa Kyuhyun,Sungmin dan Siwon akan keluar dari ruangan itu ia segera pergi dari sana.

~ o0o ~

"Sudahlah appa, jangan menangisi aku begitu. Aku jadi merasa semakin terlihat menyedihkan",ucap Sungmin menenangkan Siwon. Pasalnya sejak keluar dari ruangan Uisa, Siwon terus saja diam.

"Maafkan appa min, appa benar-benar tak berguna",ucap Siwon lesu. Sungmin semakin mengeratkan genggaman tangannya pada tangan Siwon.

"Appa! Appa cukup dukung aku dengan tersenyum, itu yang aku butuhkan. Arraseo ?",ucap Sungmin. Siwon mengangguk dan menatap Sungmin lalu tersenyum.

Kini kyuhyun menggenggam tangan Sungmin yang satunya lagi. Sungmin kini beralih menatap Kyuhyun dan Kyuhyun tersenyum seolah-olah dia membagi kekuatannya untuk Sungmin.

"Gomawo",ucap Sungmin tanpa suara.

Saat ketiga orang itu berjalan beriringan melewati bagian receptionist. Suster penjaga disana menyapa mereka.

"Wah~ sepertinya hari ini Sungmin-ssi sedang senang ya tadi dijenguk oleh eomma",ucap suster itu akrab karena Sungmin memang sudah pasien langganan dirumah sakit itu. Ucapan suster tadi membuat ketiganya bingung.

"Apa maksud suster Yoo dengan eomma ?",tanya Sungmin bingung.

"Bukankah tadi eommamu datang menjenguk ? Tadi dia mengatakan dia adalah eommamu dan ingin menjengukmu sedang sakit, tapi anehnya dia pulang dengan cepat tadi. Seperti terburu-buru",jelas suster itu yang dengan cepat disanggah Siwon.

"Siapa nama yeoja itu ?",

"Lee Kibum , ya namanya Lee Kibum, aku tak menyangka Nyonya Lee secantik itu",ucap suster itu memuji.

"Kapan dia pergi dari sini ?",tanya siwon dengan gencar.

"Baru saja Tuan Lee",tanpa merespon lagi ucapan suster itu Siwon langsung berlari keluar dari rumah sakit itu.

'Kibum masih hidup ?'

'Apa benar ?'

'Bolehkah aku berharap ini kenyataan ?'

Siwon terus berlari hingga dia berada didepan rumah sakit. Namun hasilnya nihil. Ia tidak menemukan Kibum.

"Kibummie, neo eoddiseo ?",gumam Siwon pelan.

~ o0o ~

Sudah beberapa hari semenjak insiden kibum menjenguk Sungmin, Siwon menjadi lebih pendiam. Bahkan tak jarang Sungmin menemukan appanya yang tengah melamun. Ya sekarang Siwon dan Sungmin mulai membaik hubungannya jadi Siwon memutuskan untuk menjaga Sungmin di Seoul.

Walaupun sampai detik ini Sungmin belum mengetahui alasan kenapa Siwon menceraikan Kibum tapi Sungmin sudah tak mau ambil pusing lagi masalah itu. Karena Sungmin yakin, appanya itu punya alasan khusus untuk itu.

Begitupun sebaliknya Kibum. Kini yeoja paruh baya itu menjadi semakin pendiam dan tak jarang ia menangis sendiri dikamarnya. Perlu diketahui pula, kini henry dan Michelle sudah mengetahui siapa keluarga Kibum. Henry sangat terkejut ternyata Eomma yang Sungmin cari selama ini ada dirumahnya.

Henry sangat ingin menceritakan semuanya pada Sungmin. Namun Kibum terus memohon untuk menyembunyikan semua ini dari Sungmin. Kibum belum siap. Selalu jawaban itu yang Kibum lontarkan jika Michelle, Henry ataupun Leeteuk menyuruh yeoja itu menemui keluarganya.

"Leeteuk oppa, pertemukan aku dengan'nya' hari ini",ucap Kibum ditelepon. Setelah itu ia bersiap-siap menuju tempat perjanjian.

~ o0o ~

"Siwon-ah!",teriak Leeteuk sembarangan tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu langsung masuk keruangan Siwon.

"Yak! Hyung! Apa-apaan kau ini! Aish!",protes Siwon karena konsenterasinya menjadi buyar karena Hyungnya yang satu ini.

"Kau harus pergi sekarang ke Kona Beans!",ucap Leeteuk.

"Apa-apaan kau ini hyung ? Bahkan ini masih jam kerja! Kau mau membuat perusahaanku bangkrut ya ?",

"Ohh ayolah Siwon-ah, aku rasa Hyundai ini tak akan bangkrut jika hanya ditinggal beberapa waktu oleh pemiliknya untuk menyempurnakan keluarganya",ucap Leeteuk ambigu.

"Apa maksudmu ?"

"Pergilah sekarang kesana Siwon-ah, temui 'dia', maaf baru bisa memberitahumu sekarang. Tapi kali ini dia benar-benar sudah siap bertemu denganmu",Siwon tak cukup bodoh untuk mengerti maksudnya Leeteuk. Dengan cepat Siwon menyambar jas kerja dan kunci mobilnya.

~ o0o ~

Kibum menunggu dengan gelisah. Ia masih agak ragu dengan apa yang akan ia lakukan sekarang. Tapi mau bagaimana lagi.

"Hahh~",helaan nafas itu terhenti mana kala ekor mata Kibum menangkap siluet sosok yang sangat ia kenal tengah berjalan tergesa-gesa kearahnya.

Kibum langsung berdiri saat namja 'itu' ada dihadapannya. Kibum tersenyum pada namja 'itu'.

"Sudah lama tak jumpa Siwon-...",belum selesai Kibum menyapa Siwon dengan cepat Siwon membawa tubuh yeoja itu kedalam pelukannya.

"Ini benar-benar kau kibummie ? Demi Tuhan aku sangat bahagia sekarang",ucap Siwon senang dan semakin mengeratkan pelukannya.

"Aku sangat merindukanmu, kau tahu! Mianhae",ucap Siwon sambil sesekali mengecup pucuk kepala Kibum. Sedangkan Kibum hanya bisa diam menerima perilaku dari Siwon.

~ o0o ~

Kini Sibum duduk berhadapan. Tak ada pembicaraan lain lagi. Keduanya masih sibuk dengan pikiran masing-masing.

"Mianhae~",ucap keduanya bersama-sama.

"Kau lebih dulu",ucap Siwon. Kibum menghela nafasnya panjang.

"Mianhae Siwon-ssi, waktu itu..",belum selesai Kibum menjelaskan namun Siwon dengan cepat menyanggahnya.

"Gwaenchana, aku sudah mengetahui semua dari Kyuhyun. Seharusnya aku yang minta maaf karena tidak mampu menjadi suami yang baik untukmu. Padahal saat itu kau sedang sakit",

"Gwaenchana, semua sudah berlalu. Dan bagaimana kau mengenal Kyuhyun ?",tanya Kibum.

"Ia adalah namjachingu putri kecil kita",ucap Siwon yang membuat keduanya salah tingkah saat mendengar kata Kita.

"Mianhae Siwon-ssi, karena aku Sungmin harus mengalami masa-masa sulit seperti sekarang. Bagaimana bisa seorang ibu mewariskan penyakit menyeramkan itu ? Aku jahat! Hikss...",ucap Kibum yang diakhiri tangisan. Siwon yang tadi duduk dihadapan Kibum kini beralih duduk disamping yeoja yang sangat ia cintai itu. Dan memeluknya lembut.

"Sudahlah, ini semua rencana dari Tuhan. Tak ada yang salah disini",ucap Siwon menenangkan.

Setelah tangis Kibum mereda akhirnya Siwon melepas pelukan itu dengan tidak rela. Mengingat betapa ia sangat merindukan yeoja yang ada dihadapannya sekarang ini.

"Mungkin ini terdengar lancang...tapi maukah kau rujuk kembali denganku Siwon-ssi, Sungmin membutuhkan saudara kandung yang bisa menolongnya.. Jadi ku pikir kita bi...",ucapan Kibum itu dengan cepat dipotong Siwon.

"Kibummie, kau serius ?",

- TBC -

Hehehe, mianhae ya apa chap ini udah agak panjangan ?

Mian yang masih berpikir ini kependekan, abis gimana lagi. Ide author suka stak begini.-.

Kalo ada yang nanya siapa itu Michelle , itu cuma Cameo doang kok di FF ini. Dia jadi adiknya Henry.

Nah semoga chap ini bisa menghibur lahh *nunjuk kyumin moment*

Ditunggu komennya ya ^^