Sudah lewat seminggu sejak pertengkaran Sasuke dan Sasori. Dan hubungan mereka pun semakin memburuk, mereka sering bertengkar karena hal sepele dan sering menyindir satu samalain.

Sementara Sakura hanya bisa diam melihat pertengkaran mereka.

Dia tidak tau harus berbuat apa. Di sisi lain ia ingin sekali pergi bersama Sasori dan hidup bahagia selamanya. Namun di sisi lain ia tidak bisa pergi begitu saja bersama Sasori, karena bagaimana pun juga Uchiha Sasuke adalah majikan nya yang telah membeli nya seharga 2M.

Jadi tidak mungkin dia bisa pergi dari pria itu dengan mudah.

"Selamat pagi Sakura" sapa peria bertato 'ai' itu lembut pada Sakura.

"Ah selamat pagi ada yang bisa saya bantu tuan?" tanya Sakura sopan.

"Tuan? Tidak usah se formal itu Sakura, pangil saja aku Gaara" ucap pria itu.

"Aa baik Gaara-san ada yang bisa saya bantu?" tanya Sakura lagi.

"Hn aku ingin bertemu Sasuke dimana dia?" tanya Gaara.

"Maaf Gaara-san, hari ini Sasuke-sama sedang-"

"Ada apa Gaara?" tanya Sasuke memotong perkataan Sakura.

"Hn sejak kapan kau ada disini Sasuke?" tanya Gaara datar.

"Sejak 5menit yang lalu jadi, ada apa kau kemari?" tanya Sasuke.

"Kau tidak mempersilahkan tamu mu masuk eeh Sasuke" ucap Gaara menyindir.

"Hn" setelah mengatakan itu, Sasuke segera berlalu menuntun Gaara ke ruangan nya.

"Baik lah kalau begitu sampai bertemulagi Sakura" ucap Gaara sambil tersenyum tulus.

Dan Sakura hanya bisa terdiam melihat senyuman Gaara. Senyuman itu mengigatkan nya pada seseorang.

'Rasanya aku pernah melihat senyum itu tapi, dimana?' batin Sakura bertanya.

.

Setelah melewati beberapa ruangan, akhirnya mereka sampai di ruang kerja Sasuke.

"Jadi, apa tujuan mu kemari Gaara?" tanya Sasuke tutup poin.

"Hn kedatangan ku kemari hanya ingin menjemput malaikat kecil ku" ucap Gaara.

"Malaikat?" tanya Sasuke bingug atas ucapan Gaara.

"Hn malaikat kecil ku. Haruno Sakura" ucap Gaara dengan seringai angkuh nya.

"APA?! Jangan bilang ka-"

"Hn kau benar aku juga 'mencintai nya'!"

Mendengar pengakuan dari Gaara membuat dunia Sasuke runtuh tidak pertama Sasori kemudian Gaara?! Jangan konyol.

"Aku ingin membelinya jadi, kau ingin aku bayar berpa Hn?" tanya Gaara datar.

"Cih sayang sekali Gaara, aku tidak menjual nya!" ucap Sasuke tak kalah datar nya.

"Aa aku lupa kalau Uchiha tidak membutuhkan uang"

"Jadi bagaimana kalau kita bertukar" ucap Gaara.

"Bertukar?"

"Hn bertukar, kalau kau memberikan gadis itu pada ku aku akan memberi informasi tentang 'dia' pada mu bagaimana?" tanya Gaara dengan seringai licik nya.

"Hn jadi kau tau dimana 'dia' berada?" tanya Sasuke penasaran.

"Hn aku tau dimana 'dia'"

"Hn sayang sekali aku sudah tidak berminat padanya" ucap sasuke.

"Apa kau berubah pikiran gara-gara gadis itu eeh Sasuke?" tanya Gaara mengejek.

"Itu bukan urusanmu Sabaku!" jawap Sasuke penuh penekanan.

"Baiklah terserah pada mu , jika kau berubah pikiran hubingiaku" ucap Gaara sambil berlalu pergi dari ruangan itu.

tapi sebelum pergi Gaara mengucapkan sesuatu yang membuat Sasuke marah.

"apapun yang gadis itu akan menjadi milik ku!" ucap gara penuh percaya diri.

"Cih itu tidak akan terjadi" gumam Sasuke kesal.

.

Sementara itu di kediaman Akasuna, seorang pria berwajah baby face sedang termenug dibalik pintu kamar nya.

"Maaf Uchiha, bagaimanapun caranya aku akan merebut gadis ku kembali!"

"Walaupun dia sudah mengandung anak mu sekalipun aku tidak peduli!"
ucap Sasori dengan wajah datar nya.

Setelah itu, tampa aba-aba Sasori lagsung keluar dari rumah itu menuju ke garasi nya.

Pria itu mengeluarkan mobil Porsche 918 Spyder hitam nya dari garasi.

Dan mengendarai mobil itu dengan kecepatan maksimum.

"Tunggu aku Sakura, aku akan menjemput mu!"

.

Sementara itu di kediaman Uchiha. Sasuke tampak gelisah di ruangan nya.

'kenapa ini, kenapa aku begitu gelisah' batin Sasuke.

Tok...Tok...Tok...

Suara ketokan pintu itu menyadarkan Sasuke dari lamunan nya.

"Masuk!" perintah Sasuke.

"Ada apa Ayame?" tanya Sasuke.

"Ano Sasuke-sama, Sakura-san dari tadi siang muntah-muntah dan dia tidak mau makan" ucap Ayame sambil menunduk.

"Ada apa dengan nya? Apa kau sudah memanggil Dokter?" tanya Sasuke dengan nada kahwatir.

"Sudah Sasuke-sama, Dokter itu sekarang sedang memeriksa keadaan Sakura-san" jawab Ayame.

"Hn aku ingin melihat nya" ucap Sasuke sambil berlalu.

.

Setelah melewati beberapa ruangan akhirnya Sasuke sampai di kamar nya dan Sakura.

disana tampak seorang Dokter berambut hitam tengah memeriksa keadaan Sakura.

"Hn bagaimana keadaan nya Dokter?" tanya Sasuke setelah Dokter itu selesai memeriksa keadaan Sakura.

"Dia baik-baik saja tuan. karna dia sedang hamil muda makanya dia sering muntah dan tidak nafsu makan" ucapa Dokter itu menjelaskan.

"Hamil? Sakura hamil?!" tanya Sasuke.

"Ya tuan usia kandungan nya masi satu minggu" ucap Dokter itu.

"Kalau boleh saya tau anda siapa nya nona ini tuan?" tanya Dokter itu pada Sasuke.

"Aku.."

"Suami nya" ucap Sasuke sambil memandang Sakura dengan tatapan yang begitu lembut.

"Wah kalau begitu selamat tuan" ucap Dokter itu memberi selamat pada Sasuke.

"Hn"

"Kalau begitu saya permisi tuan" ucap Dokter itu sambil berlalu pergi dari ruangan itu.

Dan sekarang di ruangan itu hanya tinggal mereka berdua.

Sasuke pun berjalan mendekati ranjang itu dan menduduk kan tubuh nya di samping Sakura yang sedang tertidur.

Sasuke meperhatikan wajah polos Sakura ketika tidur, dan mengelus rambut pink gadis itu.

Dia senag mengetahui bahwa gadis musim semi ini kini tengah mengandung anak nya.

'Secepat nya aku akan menikahi mu Sakura' batin Sasuke sambil tersenyum tulus pada Sakura.

"Engh Sasori-kun" ngigau Sakura dalam tidur nya.

Deg.

Mendengar Sakura mengigaukan nama Sasori membuat Sasuke marah.

Bagaimana tidak. Gadis yang kau cintai dan sekarang tengah mengandung anak mu malah mengigau kan nama pria lain dalam tidur nya.

'Dan akan ku buat kau melupakan Setan Merah itu Sakura' batin Sasuke kesal.

.

Setelah melajukan mobil Porsche 918 Spyder merah nya beberapa menit.

akhirnya Sasori sampai di depan kediama Uchiha.

Pria itu lalu memarkir kan mobil Porsche 918 Spyder merah nya di depan rumah Sasuke.

Tok...Tok...

setelah mengetuk pintu beberapa detik akhirnya pintu itu terbuka. Menapak kan sosok Sasuke di balik nya.

"Malam Uchiha" sapa Sasori dingin.

"Hn ada apa kau kemari?" tanya Sasuke datar.

"Aku ingin menjemput 'gadis ku' pulang" ucap Sasori penuh penekanan.

"Gadis mu? ah mungkin yang kau maksud itu 'calon istri ku' Sasori" ucap Sasuke dengan seringai licik nya.

"Cih jagan bergurau Uchiha"

"Aku tidak bergurau Akasuna karena sekarang gadis mu tengah mengandung 'anak ku'" ucap Sasuke penuh penekanan.

Mendengar ucapan sasuke membuat mata Sasori terbelalaak.

'Tidak ini tidak mungkin!" batin Sasori tak percaya.

.

T*B*C