Sudah lewat beberapa hari setelah pengakuan Sasuke bahwa ia akan menikahi Sakura. Dan hari pernikahan mereka pun semakin dekat.
Rencana nya besok mereka akan melangsungkan pernikahan secara tertutup yang akan di hadiri oleh teman dekat Sasuke dan rekan bisnis nya.
Saat ini Sakura sedang berada di sebuah Butik ternama untuk mencoba gaun pengantin nya.
Kali ini gaun yang Sakura coba adalah gaun putih panjang yang bagian dada nya di hiasi renda yang manis dan bagian bawah gaun nya dihiasi oleh Kristal Kowalski yang indah. Membuat gaun itu terkesan sederhana namun kelihatan elegan dan mewah.
"Wah anda kelihatan cocok sekali memakai gaun itu nona" puji pelayan yang membantu Sakura memakai gaun itu tulus.
"Benarkah?" tanya Sakura.
"Itu benar nona! Anda kelihatan semakin cantik" puji pelayan lain yang ada di ruangan itu.
"Terimakasih" ucap Sakura seadanya.
Sebenarnya, seindah apapun gaun yang ia pakai dan sehebat apapun orang yang merias wajah nya. Itu semua tidak akan merubah raut wajah Sakura yang kelihatan murung itu ceria.
Itu semua karena pernikahan ini bukan keinginan nya. Kalau saja sekarang ia tidak mengandung anak Sasuke pasti masalah nya tidak akan serumit ini.
Dan perasaan nya tidak akan sehancur ini. Sekarang pupus sudah harapan nya untuk bersama Sasori.
Karena sebentar lagi ia akan menikah.
Walaupun Sakura sama sekali tidak mencintai Sasuke tapi, bagai manapun juga Sasuke itu adalah ayah dari bayi ynag ada di perut nya.
Memikirkan itu semua membuat Sakura ingin sekali menagis. Tapi bagaimanapun juga, Ia harus kuat melewati semua ini demi anak ini, agar kelak anak ini memiliki masa depan yang lebih baik dari dirinya.
'Itu benar bagaimanapun juga aku harus kuat menjalani ini semua!'
'Kali ini aku benar-benar mengucapkan Selamat tinggal Sasori. Maaf aku tidak bisa menepati janji ku' batin Sakura tersenyum miris.
-000-
Sementara itu di mansion Akasuna. Sasori hanya memandang datar dan penuh kebencian pada undangan yang ia terima beberapa menit yang lalu.
Unadagan itu adalah undangan pernikahan Sasuke dan Sakura.
Cih rasanya Sasori ingin sekali membunuh pria Uchiha itu sekarang juga dengan tangan nya semdiri.
Karena sampai kapan pun ia tidak akan pernah merelakan Sakura untuk Sasuke.
-000-
Lain hal nya di mansion Sabaku. Pria bertato 'Ai' itu kini hanya memandang remeh undangan yang ia terima tadi.
"Hn ternyata Uchiha itu bergerak cepat juga" ucap Gaara meremehkan.
"Walaupun kau menikahi nya. Itu semua hanya berjalan sementara Uchiha! Karena yang akan menjadi pemenag di permainan ini adalah aku"
"Dan saat aku menag nanti. Kalian berdua akan melihat aku bersanding di altar yang sebenar nya bersama 'malaikat kecil ku' ingat itu" ucap Gaara sambil menyeringai.
-000-
Hari ini adalah hari yang begitu sibuk bagi Sasuke.
Karena hari ini adalah hari dimana ia sibuk merancang dan mengatur acara pernikahan nya besok dengan Sakura.
"Tinggal sedikit lagi, dan semua ini akan selesai. Setelah kita menikah aku akan membuat hati mu hanya mencintai ku seorang. Tunggu aku Sakura" ucap Sasuke sambil tersenyum tulus.
Tok.. Tok.. Tok..
Suara kotokan pintu itu menyadarkan Sasuke dari lamuanan sesaat nya.
"Masuk!" perintah Sasuke.
Tak lama kemudian dari balik pintu itu mencul lah wanita berambut merah bertubuh seksi yang Masuk ke ruangan itu dan menghampiri Sasuke.
"Apa mau mu Karin?" tanya Sasuke datar menyambut kedatangan Karin.
"Cih kau samasekali tidak berubah Sasuke! Aku pikir setelah kau jatuh cinta pada gadis itu sifat mu akan berubah sedikit lebih lembut!"
"Tapi ternyata samasekali tidak ada bedanya. Kau masi dingin seperti biasanya!" ucap Karin menyindir Sasuke.
"Hn kalau hanya itu yang ingin kau ucapkan sebaiknya kau pergi!" balas Sasuke dingin.
"Baiklah aku tidak akan mencari masalah dengan mu. Sebenarnya kedatangan ku kemari hanya ingin memberitahu mu bahwa, Itachi telah kembali" ucap Karin serius.
"APA?! Itachi kembali?! Itu tidak mungkin sama sekali tidak mungkin!"teriak Sasuke tak percaya.
"Itu lah kenyataan nya Sasuke. Sekarang Itachi sedang dalam perjalanan menuju rumah mu"
"APA?! Kenapa dia datang ke rumah ku apa yang ingin pembunuh itu lakukan di rumahku?!" teriak Sasuke berang.
"Tentusaja tujuan nya ke sana ingin melihat langsung seperti apa wajah gadis yang akan menjadi 'adik ipar' nya" ucap Karin santai.
"Sakura! Dia ada di rumah! Bagaimana kalau Itachi membunuh nya! Bagai mana kalau pria itu membunuh Sakura ku!" teriak Sasuke kalut bercampur kawatir.
Bagaimana tidak? Gadis yang kau cintai sekarang sedang berada di rumah sendirian. Dan sebentar lagi gadis itu akan di kunjungi oleh pembunuh berdarah dingin. Pria mana yang tidak kawatir.
"Hah kau sama merepotkan nya dengan panda merah itu kalau sedang jatuh cinta. Kau tenag saja, gadis itu akan baik- baik saja. Itachi tidak akan melakukan sesuatu yang buruk pada nya" desah Karin menenag kan Sasuke.
"Maksud mu?" tanya Sasuke tak mengerti.
"Sebaiknya kau pulang dan lihat sendiri" ucap Karin.
"Hn" gumam Sasuke.
Setelah itu pria itu secepat kilat keluar dari ruangan itu meninggal kan Karin sedirian di ruangan itu.
Dan Karin hanya bisa menatap punggung Sasuke yang semakin menjauh dengan tatapan yang penuh kelegaan.
"Setidak nya kau sudah menemukan cahaya yang baru Sasuke" ucap Karin tulus memandang kepergian Sasuke.
"Aku harap tidak ada di antara kalian yang akan bernasip menyedihkan di akhir permainan ini" ucap Karin sambil berlalu pergi dari ruangan itu.
-000-
Setelah mengendarai mobil Lamborghini Veneno Roadster hitam nya.
Akhirnya Sasuke sampai di depan mansion Uchiha.
Dengan cepat pria itu segera turun dari mobil nya dan segera berlari menuju pintu rumah itu.
'Kalau sampai kau menyakiti nya akan ku bunuh kau!' batin Sasuke mengancam.
Saat Sasuke sudah membuka pintu rumah itu, tiba-tiba terdengar suara.
PRANKK
Suara piring pecah yang terjatuh. Karena panik Sasuke segara berlari mengikuti arah suara itu sambil berteriak memanghil Sakura.
"Sakura! diamna kau! apa kau tidak apa-apa?!" tanya Sasuke sambil terus mencari Sakura.
Dan saat ia sampai di dapur, ia melihat tangan Sakura terluka mengeluarkan banyak darah.
Dan di samping sakura tampak sosok kakak yang paling ia benci, Uchiha Itachi.
Itachi berdiri di samping Sakura yang sedang terduduk menahan sakit di tangan nya dengan sebuah pisau dan di sertai tatapan dingin yang menusuk.
Sontak saja Sasuke terkejut dengan kejadian itu. Dan tampa pikir panjang Sasuke langsung menerjang Itachi. Sasuke membuang pisau yang ada di taangn Itachi dan menghajar pria itu habis-habisan.
Bugh
Bugh
"SIALAN KAU BAJINGAN! APA YANG KAU LAKUKAN PADA ISTRI KU!"
T*B*C
.
.
maaf ya semua... autor nya agak kelamaan update... soal nya autor lagi sibuk di dunia nyata dan lagi ngerjain ff baru he...he...he...
dan jadilah ff ini terlantar he...he...
Semonga chp kali ini ngak mengecewakan ya...
REVIEW please?
