Bugh

Bugh

"BERENGSEK KAU PEMBUNUH!"

Bugh

"Sasuke-sama berhenti!" teriak Sakura menghentikan Sasuke yang hendak memukul Itachi lagi.

Sasuke pun berhenti memukuli Itachi. Dan berbalik menghampiri Sakura, menatap gadis itu dengan pandangan yang begitu lembut dan menyiratkan kehawatiran.

"Kau baik-baik saja? Apa ini sakit?" tanya Sasuke lembut sambil menyentuh tangan Sakura yang terluka.

Dan Sakura pun hanya bisa mengagukan kepala nya menjawap pertanyaan Sasuke.

Setelah itu Sasuke pun mengantar Sakura ke kamar mereka. Dan mengobati luka nya.

Lalu ia pun segera kembali ke dapur. Tempat dimana ia meninggal kan Itachi di sana dengan keadaan yang mengenaskan, karena pukulan dari Sasuke tadi.

"Apa sebenarnya tujuan mu kemari?"tanya Sasuke dingin setelah ia berhasil menguasai emosi nya kembali.

"Aku hanya igin tau kabar 'adik kecil ku' dan calon istri nya. Apa itu salah?" tanya Itachi santai.

"Sayang sekali adik mu tidak ada di sini! Dan kehadiran mu samasekali tidak di inginkan di sini! Jadi, sebaiknya kau pergi dari sini sebelum aku membunuh mu!" ucap Sasuke dingin penuh penekanan.

"Hn baiklah kalau itu mau mu aku pergi" ucap Itachi berlalu keluar dari dapur itu.

Tapi, sebelum ia keluar dari dapur, ia menghentikan langkah nya dan mengucapkan sesuatu yang membuat Sasuke terkejut.

"Aku harap kau bisa bahagia bersama gadis itu. Dan ku harap kau tidak menyakitinya demi keinginan egois mu itu Sasuke" ucap Itachi yang sekarang sudah benar-benar pergi dari tempat itu.

Meninggalkan Sasuke yang membeku di tempat dengan mata yang menyiratkan kesedihan dan kekosongan.

"Kau pikir gara-gara sipa aku hidup menyedih kan seperti ini hah?!" teriak Sasuke penuh kemarahan membalas ucapan Itachi tadi.

'gara-gara kau hidup ku begitu menyedih kan! Saking menyedihkan nya bahkan aku rela memaksa gadis yang aku cintai untuk melihat ke arah ku seorang. Walaupun aku tau ia menagis sekalipun aku tetap tidak peduli' batin Sasuke meringis.

Sebenarnya kedatangan Itachi ke mansion Uchiha itu murni hanya untuk melihat Sakura. Ia ingin tau siapa gadis yang besok akan di nikahi adik nya itu.

FLASHBACK ON

Tok.. Tok.. Tok..

Mendengar suara ketokan pintu itu pun Sakura bergegas berjalan dari dapur untuk membukakan pintu itu.

Karena hari ini ia hanya sendirian di rumah, Ayame saat ini sedang ke pasar untuk membeli beberapa bahan makanan, dan mungkin ia akan pulang sore.

"Ada yang bisa saya bantu tuan?" tanya Sakura setelah membuka kan pintu.

Dari balik pintu itu muncul pria tinggi dan tampan yang agak mirip dengan Sasuke.

Begitulah pikiran pertama Sakura saat pertama kali melihat pria itu.

"Hn aku mencari gadis yang bernama Haruno Sakura dimana dia?" tanya pria itu tutup poin.

"Ah saya Haruno Sakura. Ada apa anda mencari saya tuan?" tanya Sakura lagi.

Pria itu pun menatap Sakura dari atas sampai bawah. Dan kembali menatap wajah gadis itu.

"Hn kau tidak menyuruh tamu mu masuk?" tanya pria itu menyindir.

"Ah maaf. Silahkan masuk tuan" ucap Sakura sopan dan mempersilahkan pria itu masuk.

"Hn" ucap pria itu datar.

'Bahkan sifat dingin nya pun benar-benar mirip Sasuke-sama' batin Sakura.

Dan sekarang disinilah mereka. Duduk berhadap-hadapan di kursi ruang tamu yang ada di ruangan itu.

"Hn jadi kau, gadis yang akan di nikahi adik ku besok?" tanya Itachi tutup poin.

"Eh adik?" tanya Sakura tak mengerti.

"Hn adik ku Uchiha Sasuke" ucap Itachi tenang.

"Jadi, anda adalah kakak dari Sasuke-sama?" tanya Sakura lagi.

"Hn nama ku Uchiha Itachi. Kau bisa memanggil ku Itachi, kau tidak perlu terlalu formal padaku" ucap Itachi menjelaskan.

"Ah aku mengerti Itachi-san" balas sakura.

"Jadi, kenapa kau mau menikah dengan adik ku? Aku tau kau adalah gadis yang di beli oleh Sasuke. Dan yang ku dengar, kau juga mencintai Akasuna Sasori teman adik ku. Apa itu benar?" tanya Itachi yang kini mulai serius.

"Itu benar Itachi-san" jawab Sakura sambil menunduk kan kepala nya.

"Lalu kenapa kau mau menikah dengan nya? Apa kau ingin menguasai seluruh hartanya dengan menjadi 'istri' nya hn?" tanya Itachi remeh.

Sakura hanya bisa terpaku mendengar perkataan Itachi. Seolah-olah ia adalah wanita murahan yang hanya mementingkan harta di atas segala-gala nya.

"Kau salah Itachi-san. Aku, mau menikah dengan Sasuke-sama bukan karena harta nya. Aku mau menikah dengan nya karena aku saat ini tengah mengandung anak nya"

"Kau pikir aku mau menikah dengan pria yang tidak aku cintai sementara, pria yang begitu aku cintai berada begitu dekat dengan ku hah?!" balas Sakura dengan mata yang muali berkaca-kaca.

Itachi hanya terdiam mendengar perkataan Sakura.

"Kalau saja Sasuke-sama saat itu mau melepaskan ku. Mungkin saat ini aku tidak perlu menikah dengan nya" ucap Sakura sedih.

"Kalau begitu kenapa kau tidak gugurkan saja anak itu dan kabur bersama pria Akasuna itu?" tanya Itachi dingin.

"Aku tidak bisa melakukan itu hiks.. Kau pikir aku tega membunuh anak yang tidak berdosa ini hah? Dan yang lebih menyakitkan lagi anak ini adalah anak ku sendiri hiks.. Aku tidak mungkin setega itu membunuh nya hanya demi keinginan egois ku hiks.." ucap Sakura sesegukan karena kini tangis nya mulai pecah.

Itachi hanya bisa terdiam melihat Sakura yang menanggis dan kelihatan begitu menderita saat ini.

Sebenar nya sedari tadi Itachi sengaja berkata-kata kejam pada Sakura. Ia ingin tau apakah gadis itu memiliki niat buruk karena mau menikah dengan Sasuke, sementara ia mencintai pria lain.

Tapi ternyata ia salah. Karena disini gadis itu lah yang menjadi korban.

'Hn kau benar-benar kejam Sasuke. Memaksa gadis baik seperti ini untukmencintai mu dengan cara yang licik. Sementara gadis ini mencintai pria lain, dan pria itu adalah teman mu sendiri' batin Itachi prihatin melihat gadis ini menderita karena sifat egois adik nya.

"Jadi, kau akan tetap menikah dengan nya?" tanya Itachi.

"Iya! Aku tidak ingin kelak anak ini akan bernasip sama seperti ku" jawab Sakura tegas setelah berhasil menghentikan tangis nya.

"Hn baiklah kalau itu keputusan mu. Tapi, aku harap apapun yang terjadi kau tidak akan pernah meniggal kan Sasuke sendirian" ucap Itachi serius.

"Aku mengerti Itachi-san" jawab Sakura.

"Oh iya aku akan membuatkan mu minuman Itachi-san, tunggu di sini sebentar ya" ucap Sakura sambil berlalu pergi ke arah dapur.

PRANKK

Tak beberapa lama kemudian terdengar lah suara benda yang pecah dari arah dapur itu.

Karena merasa penasaran dan kawatir, Itachi segera pergi kerah dapur itu. Dan saat ia sampai di sana ia melihat tangan Sakura yang berdarah dan pecahan gelas yang berserakan dan juga tempat sendok dan pisau yang berserakan karena terjatuh.

Karena hal itu Itachi berinisiatif untuk membantu Sakura membereskan sendok dan pisau yang berserakan itu terlebih dahulu.

Dan saat ia akan mengambil pisau yang terakhir dan hendak iya masukan ke tempat pisau yang lain saat itulah Sasuke datang menghajar Itchi. Karena mengira Itachi akan melakukan sesuatu yang buruk pada Sakura.

FLASHBACK OFF

Saat ini Sakura tengah mengigat pertemuan nya tadi dengan Itachi tadi.

Sakura merasa hubungan Sasuke dan Itachi itu tidak terlalu baik. Karena tatapan mata Sasuke bigitu menusuk melihat ke arah Itachi.

Padahal tadi itu Itachi hanya berniat membantu Sakura tapi, ia malah di hadiah hi pukulan oleh Sasuke.

"Hah aku tidak mengerti" desah Sakura lelah memikirkan tentang Uchiha bersaudara itu.

Dan beberapa saat kemudian Sakura sudah terbang jauh menuju alam mimpi.

Dan tampa ia Sadari, Sasuke sedari tadi terus memperhatikan nya dari balik pintu itu. Setelah kepergian Itachi.

"Kau tidak harus mengerti Sakura. Kau hanya perlu berada di samping ku selamanya itu sudah cukup" ucap Sasuke pelan sambil menghampiri Sakura yang tengah tertidur.

Sasuke pun membaringkan diri nya disamping Sakura dan memeluk gadis itu erat.

"Aku mencintai mu" ucap Sasuke pelan Sambil mencium kening Sakura.

-000-

Sementara itu di suatu Bar ternama yang ada di Konoha. Tampak seorang wanita berambut merah tengah berbicara serius dengan seorang pria berambut hitam panjang yang di kuncir rendah ke belakang.

"Apa kau sudah menemuai gadis itu?" tanya wanita itu santai sambil meminum minumanya.

"Hn aku sudah menemui nya" jawab pria itu datar.

TBC