I want you call me baby

.

.

Author : Sanbaenim

Main cast : Park Chanyeol,Byun Baekhyun

Other cast : exo member

Genre : School life,Yaoi

Rated : T - M

.

.

[Warning]

.

yaoi fanfict

.

.

Ga suka cerita?

.

.

Ga suka sama cast nya?

.

.

Close aja ya biar kita damai

.

.

LETS GO! (04 / 05 / 2015)

.

.

.

.

.

Chanyeol baru tersadar ternyata dia ditinggalkan oleh mereka. Teman macam apa mereka meninggalkan Chanyeol yang menyeringai sendirian tidak jelas begitu di kantin? Memalukan. Dan hari itu dia nobatkan menjadi hari yang menurut nya paling sial

.

.

.

. Dan Baekhyun tidak menyadari jika sedang ada seseorang di dalam kamar mandi.

.

.

Hari ini Chanyeol lebih memilih di asrama dari pada pulang kerumah atau ke apartemen nya karna hari ini libur, hey apa tidak ada aturan di asrama tersebut boleh pergi kesana kemari? Ya walaupun ada, apa pedulinya Chanyeol kan yang notabe nya anak gatau diri. Dia terus menggerutu tidak jelas dan jangan lupakan umpatan nya seperti 'sial' 'brengsek sekali mereka' wah wah Park Chanyeol sedang dalam mode 'ganas'. Dia seperti ini karna dia telah di goda habis habisan oleh sahabat nya saat mereka berolahraga ke luar asrama. Chanyeol sempat berpikir bahwa mereka itu terlihat seperti musuh bagi nya.

"Ah,aku harus mandi untuk menenangkan diri" Langsung saja Chanyeol melesat ke kamar mandi tanpa mengunci pintu terlebih dahulu. Tanpa Chanyeol ketahui ada seseorang yang berada di depan pintu. Cklek pintu itu terbuka oleh seseorang, yang tak lain adalah Baekhyun

Langsung saja tanpa basa basi Baekhyun tidur di tempat tidur entah punya siapa, siapa yang peduli jika sudah dalam keadaan begini? Dan Baekhyun sudah berada di alam mimpi dalam sekejap.

30 Menit berlalu

"Wah segarnya, aku ingin segera tidur" Ucap Chanyeol sembari keluar dari kamar mandi. Jangan lupakan dia hanya menggunakan handuk dari pinggang sampai lutut memperlihat kan dada yang bidang dan abs nya yang sedang mengeringkan rambut nya yang basah, damn jika ada seseorang yang melihatnya akan mati berdiri.

Seketika matanya memicing ke arah kasur. Hey apa itu? Ada sebuah gundukan di kasurnya, apa dia mendapat sebuah hadiah lottre? Yang benar saja dia tidak pernah ikut seperti itu. Seketika gundukan itu bergerak dan berhenti lagi. Dengan penasaran yang memuncak akhirnya di mengecek apa sebenarnya benda yang berada di kasurnya itu.

"Oh God" Gumam Chanyeol lirih, dia kaget bukan main dengan apa yang dia temukan di kasurnya. Seseorang dengan wajah imut tengah terlelap di atas kasur nya yang lebih parah nya dia teman sebangku Chanyeol! Catat TEMAN SEBANGKU NYA! Tetapi sedetik kemudian dia menyeringai sambil menatap wajah damai itu. 'Aku semakin mudah mendapatkan mu Byun Baekhyun'

.

.

Setelah terlelap cukup lama Baekhyun akhirnya bangun dan mengeliat di atas 'kasur nya' merasa sudah tersadar sepenuh nya dia akhir nya bangun dari kasur dan berjalan menuju tas dan kopernya. Tetapi tunggu sebentar tas dan kopernya berada di mana?

"Tas dan kopermu sudah ku simpan di lemari" Suara itu, suara yang pernah Baekhyun dengar tetapi dia tidak yakin apa kah benar tebakan nya. Baekhyun berbalik ke arah belakang dan BINGGO

"KAU, APA YANG KAU LAKUKAN?" Ternyata benar tebakan Baekhyun, Chanyeol ya Park Chanyeol teman sebangku nya.

"Harus nya aku yang bertanya, kau sedang apa disini?" Tanya Chanyeol dingin,bersandar pada tembok dengan memasukan tangan nya ke saku celana jeans nya.

"Aku tinggal di kamar ini, dan sekarang kau jawab aku. Apa yang kau lakukan disini?"

"Ini kamar ku" Jawab Chanyeol santai.

"MWO? APA KAU BENCANDA?" Jerit Baekhyun berlebihan.

"Untuk apa aku bercanda Byun Baek? Tidak ada untung nya juga"

'Yatuhan apa yang terjadi ini? Kenapa dunia menjadi begitu sempit seperti ini' Gumam Baekhyun frustasi.

"Kerjakan sesuatu sana jangan diam seperti itu saja, buatkan makan siang untuk kita"

"Apa apan kau?! Enak saja asal menyuruh seperti itu. Kau pikir kau siapa?"

Sedetik kemudian Chanyeol memojok kanBaekhyun ke dinding dan menyeringai, Baekhyun bergidik ngeri. Baekhyun bertanya tanya apakah ini sifat asli Chanyeol? Molla kita tidak tau.

"Ikuti saja apa yang aku suruh dan aku mau! Jika kau berani membantah dan menolak aku akan membuat mu tersiksa. Ingat itu BYUN BAEKHYUN" Bisik Chanyeol sembari menjilat dan menggigit cuping Baekhyun.

"Tidak! Aku tidak mau melakukan apa yang kau suruh Park Chanyeol! Tidak akan pernah!"

"Oh jadi kau sudah berani melawan? Kau ingin aku menyetubuhimu sekarang juga Baekhyun-ssi? Dan jangan mengadu kepada siapapun, jika kau berani melakukan itu aku tak segan segan berperilaku tak wajar Byun" Baekhyun sudah berontak tetapi apa? Percuma dia dihimpit semakin keras ke dinding.

"Chanyeol-sshhi tolonghh hentikanhh hiks, jangan hiks" Sedari tadi Baekhyun mengigit bibirnya sampai berdarah. Dia sudah tidak kuat dengan situasi ini.

"Cih apakah aku akan semudah itu melepaskan 'kelinci' buruanku ini" Tidak ini tidak sesuai rencana, ini harusnya mulai besok. Hey Chanyeol sadarkan dirimu.

"Kumohon shh Chanyeol-ssi henti—AKH" Tidak kumohon jangan seperti ini, Baekhyun kenapa kau menjadi lemah seperti ini eoh? Batin Baekhyun.

Chanyeol menghisap dan menjilat leher Baekhyun tidak menggigit, karna belum saat nya jika dia melakukan itu secara gegabah akan hancur semuanya. Tetapi sekarang Chanyeol sudah hard, brengsek batin Chanyeol.

Secara tiba tiba Chanyeol menghentikan aktivitasnya dan menatap Baekhyun tajam. Yang ditatap hanya bisa menunduk dan menahan tangisan nya.

"Lupakan saja yang tadi terjadi dan cepat buatkan makan siang untuk kita" Dan Chanyeol melesat begitu saja tanpa memperdulikan Baekhyun.

'Ya tuhan, eomma maafkan aku'

.

.

Baekhyun sedari tadi sedang memotong daging dan sayuran tetapi pikiran dan tatapan nya kosong. Entahlah apa yang harus dia lakukan sekarang, sekarang dia sudah tidak peduli apakah dia badboy apa tidaknya sungguh dia sudah tidak peduli. Yang diapedulikan adalah apakah dia sanggup berada di sekolah ini? Asrama ini? Dan bersaman Roommate nya Park Chanyeol?

Sedari tadi Baekhyun memotong daging dan tanpa sadar dia juga mengiris jari tengah nya. Dan Chanyeol melihat itu ' hey apa dia tidak merasa kesakitan?, aneh sekali dia' batin Chanyeol. Setelah sadar bahwa jarinya teriris Baekhyun meringis, hey kemana saja kau Byun.

Oh sekarang Baekhyun seperti orang bodoh, dia mengelap jari nya ke baju. Oh Byun ada apa dengan mu? . Sejujurnya Chanyeol kasihan, dia ingin menghampiri Baekhyun dan mengobatinya tetapi ego nya terlalu tinggi dan dia meninggalkan Baekhyun tanpa sepengatahuan orang yang tadi dia perhatikan.

Skip time

"Kenapa lama sekali?" Tanya Chanyeol dingin dan berpura pura tidak tau apa yang terjadi terhadap Baekhyun.

"Ah tadi aku bingung apa yang harus aku masak, maafkan aku Chanyeol-ssi" Sekarang Baekhyun sedang menyiapkan makanan menuju meja makan.

"Dan ada apa dengan baju mu itu?"

"Ada apa dengan baju ku Chanyeol-ssi?"

"Noda darah di baju mu"

DEG

DEG

Sekarang Baekhyun harus apa jika sudah begini? Alasan apa lagi yang harus dia berikan, tanpa menyadari raut wajahnya sedikit panik. Tetapi Chanyeol menyadari itu.

"Jawab aku Baekhyun-ssi" Chanyeol jadi merasa aneh kenapa secepat ini perubahan sikap Baekhyun terhadap nya.

"I-itu mungkin darah daging yang aku potong terkena baju ku" Gugup ya Baekhyun sangat gugup sekarang.

"Benarkah?" Chanyeol menatap Baekhyun dengan tatapan mengintimidasi.

Baekhyun menunduk dan mengangguk saat melihat tatapan mengintimidasi nya.

"Yasudah" Ucap Chanyeol santai.

'Syukurlah' Saat Baekhyun akan melesat dari tempat itu, Chanyeol menarik pergelangan tangan nya.

"Mau kemana kau? Apakah aku menyuruh mu untuk pergi hah?" Chanyeol sekarang sudah marah terhadap Baekhyun. Baekhyun hanya bisa menunduk tidak berani melihat ke arah Chanyeol.

"JAWAB AKU BAEKHYUN-SSI!" Chanyeol muak dengan Baekhyun saat ini, apa apaan ini kenapa menjadi seperti ini? Mengapa dia begitu lemah. Tetapi sedetik kemudian dia menyeringai 'kalau seperti ini aku lebih mudah mendapatkan nya' batin Chanyeol

"Kau saja dulu Chanyeol-ssi, aku tidak lapar" Dalam sekali tarikan Baekhyun sudah ada di pangkuan Chanyeol.

"Kau sudah berani membantah ku, Baekhyun-ssi?" Kata Chanyeol seduktif mungkin, Baekhyun sudah menunduk sedari tadi.

"Aku tidak bermaksud begitu, Chanyeol-ssi" Ucap Baekhyun sedikit ragu. 'Ya tuhan, tolong aku' batin Baekhyun terus menerus.

"Tatap lawan bicara mu Baekhyun-ssi" Chanyeol menarik dagu Baekhyun sedikit kasar, dilihat sedekat ini Baekhyun terlihat cantik, tampan dan imut secara bersamaan. Oh god Chanyeol sudah hard lagi sekarang.

Baekhyun merasa ada yang keras di bawah nya, Baekhyun tidak bodoh untuk bertanya itu apa. Dia tidak nyaman dengan posisi ini. 'Ya tuhan kenapa aku mirip seorang bitch?' oke Baekhyun sudah tidak kuat lagi ditatap dan berada di pangkuan Park Chanyeol ini.

"Chan-Chanyeol-ssi boleh kan kau le-lepaskan aku? dan ayo kita makan sebelum makanan nya dingin" Ucap Baekhyun hati hati.

"Baiklah" Chanyeol langsung melepaskan Baekhyun dari pangkuan nya. Wow aneh sekali kau Park.

Baekhyun menuju kursi yang berada di sebelah Chanyeol, mereka menikmati acara makan siang dengan hening. Setelah nya Chanyeol tiba tiba berhenti melakukan acara makan nya.

"Apa yang berada di soup ini?" Ucap Chanyeol tiba tiba.

"Daging dan beberapa sayuran, Chanyeol-ssi" Jawab Baekhyun menunduk dan takut takut Chanyeol akan marah lagi.

"Oh" Chanyeol langsung saja melesat begitu saja. 'Apakah masakan ku tidak enak?' batin Baekhyun bertanya tanya. Jujur saja Baekhyun takut menatap Chanyeol saat ini entah kenapa dia menyesal telah mencari ulah ke Chanyeol pas pertama dia datang ke sekolah ini. 'Apakah aku akan menjadi namja lemah karna ulah Park Chanyeol?' gumam Baekhyun lirih.

.

.

Chanyeol sedang menuju kamar Jongin, dia meminta Jongin, Sehun, Kris untuk berkumpul. Sekarang Chanyeol sudah berada di depan pintu kamar Jongin dan langsung masuk begitu saja tanpa mengetuk terlebih dahulu. Sehun, Kris, Jongin sudah berada di dalam, sekarang mereka sudah berkumpul.

"Sebenarnya ada apa, hyung?" Tanya Sehun to the point.

"Tumben sekali sekali kau meminta berkumpul di kamar kamar" Sekarang kris yang bertanya.

"Aku terlalu malas berjalan ke sana" Ini hanya alibi seorang Park Chanyeol.

Sebenarnya mereka ber empat memiliki sebuah ruangan yang sangat luas di asrama ini, jika dilihat dari luar sangat menyeramkan lorong nya gelap dan juga sepi. Jangan lupakan jika ada yang berani ke sana siap siap saja hanya bertinggalkan nama.

"Yasudah, ada apa sebenarnya?" Ucap Jongin tiba tiba datang dari arah dapur membawa beberapa makanan ringan dan juga vodka. Hey kenapa ada vodka di dalam asrama? Jika kalian bertanya itu aku akan jelaskan, mereka itu anak penyumbang terbesar di asrama ini jadi mereka memiliki 'keistimewaan'.

"Aku ingin menceritakan sesuatu, dan Jongin aku tidak mau mabuk" Ucap Chanyeol santai.

"Wow hyung apakah kau sungguh sungguh tidak ingin ini?" Tanya kai meyakinkan.

"Iya, Kim Jongin!" Okey disini Chanyeol ingin bercerita bukan nya marah marah.

"Ya sudah" Ucapan final kai dan menganti dengan orange juice.

"Ayo hyung cepat cerita, tidak usah bertele tele" Kata Sehun dengan poker face andalan nya.

"Jadi aku mempunyai Roommate sekarang" Ucap Chanyeol santai, dan mereka pun tetap menyimak.

"Dia adalah Byun Baekhyun dan hampir saja aku setubuhi" Dengan santai Chanyeol mengucapkan itu sambil meminum orange juice nya.

"Wow kau hebat Chanyeol" Komentar Kris.

"Gila kau hyung, kita mulai besok apa kau lupa?" Ucap Jongin tak percaya.

"Aku tidak lupakan itu, hanya saja bermain main sebentar tak apa kan?" Ucap Chanyeol menyeringai.

Sedari tadi Sehun hanya diam tiba tiba dia ber suara "Hati hati hyung nanti jika kau yang masuk perangkap sediri"

"Ya ya ya, aku tau kau sudah mengucapkan nya Sehun" Ucap Chanyeol mulai jengah.

"Dia memiliki aura tersendiri Chanyeol hyung, aku takut kau terjebak auranya" Sekarang Sehun sudah memperlihatkan mimik muka yang serius.

"Sekarang kau ingin aku bagaimana Oh Sehun" Tanya Chanyeol mulai meninggikan nada bicaranya.

"Jangan terlalu menyiksanya atau kau membenci Baekhyun berlebihan, itu bisa membuat mu bergantung kepada nya Park Chanyeol" Ucap Sehun santai tetapi tajam.

Sekarang Kris dan juga Jongin tak berkutik sedikitpun, mereka tau jika mereka membela salah satu dari mereka akan berdampakan fatal. Chanyeol dan Sehun itu sangat dekat di banding yang lain, Chanyeol sudah menganggap Sehun sebagai dongsaeng sendiri dan juga sebalik nya. Jika hal seperti ini terjadi itu berarti mereka saling mengkhawatirkan satu sama lain.

"Akan aku usahakan Oh Sehun" Nada suara Chanyeol menurun dan juga dia menunduk.

"Kau yakin Chanyeol?" Kris bertanya yang sedari tadi hanya memperhatikan mereka berdua.

"Sesungguh nya aku tidak yakin, kau tau aku merasa senang jika melihat Baekhyun lemah. Entahlah seperti kebahagiaan tersendiri bagi ku" Ucap Chanyeol masih menunduk, tanpa ada yang sadar dia menyeringai.

"Kami sudah memberi tau mu hyung, walau hanya Sehun yang berbicara. Jadi jika kau membutuhkan kami, kami selalu ada untuk mu hyung" Sekarang Jongin berbicara layaknya dia penasehat.

"Cih, sejak kapan kau jadi sok bijak begini Kim Jongin?" Sindir Sehun.

"Sebenarnya aku melihat kata kata itu dari internet hehe" Cengir Jongin kikuk.

"Yak kau Jongin" Setelah memukuli Jongin mereka langsung tertawa seperti masalah tadi tidak pernah terjadi.

"Ya sudah sekarang aku mau kembali ke kamar ku" Pamit Chanyeol.

"Hati hati hyung" Ucap Sehun memperingati.

Tanpa mereka sadari ada seseorang yang mendengar pembicaraan mereka.

.

.

.

.

.

Gimana aku udah nepatin janji belum chap 3 rada panjang? Ceritanya aneh? Penasaran ga? Oiya aku sengaja buat perubahan sikap Baekhyun cepat yaa nanti kalian tau kok. Makasih yang udah review dengan susah payah fav/follow^^ aku butuh bgt review ya makasih

Thanks for: Krasivyybaek, Melefulie, oasana, Guest, yeollo, neli amelia, none, ffa, Kevin21