I want you call me baby
.
.
Main cast : Park Chanyeol,Byun Baekhyun
Other cast : exo member
Genre : School life,Yaoi
Rated : T - M
.
.
[Warning]
.
Yaoi fanfict
.
.
Chanbaek fanfict
.
.
Are you Ready?GO!
.
.
.
Tanpa mereka sadari ada seseorang yang mendengar pembicaraan mereka.
.
.
Chanyeol berjalan dengan santai di lorong tanpa mempedulikan pemuda yang sedang bercumpu di pojokan. Well itu sudah biasa terjadi bahkan dia sering melakukan nya, lucu sekali kan. Chanyeol mulai mengutuk kenapa kamar nya berada di paling ujung lorong? Menyulitkan sekali batin Chanyeol. Setelah Chanyeol merasa sudah dekat dengan kamar nya secara tiba tiba ada seseorang yang menarik nya.
.
.
"Ada apa dengan ku sebenarnya?" Baekhyun mulai bermonolog ria. Dia sangat merasa aneh dengan dirinya sendiri kenapa sikap nya seperti ini? Memikirkan itu Baekhyun mengacak rambut nya frustasi bahkan ini belum genap satu harinya bersama Roommate nya. Bayangkan saja jika selama kurang lebih dua tahun bersama Rommmate nya Park Chanyeol bagaimana keadaan nya nanti? Kita tidak tau apa yang akan terjadi Byun Baekhyun.
Baekhyun menuju ke kamar mandi sekedar membasuh muka nya untuk menenangkan diri.
.
.
Chanyeol baru saja ingin memukul orang yang seenak jidat nya menarik nya itu, tetapi dia urungkan karna dia kenal siapa orang itu.
"Noona? Kenapa berada di sini?" Tanya Chanyeol heran, seingat nya dia tidak memiliki janji sebelum nya.
"Memangnya kenapa jika aku di sini Yeollie? Apa kau tidak senang aku berada di sini?" Bisik Sandara tepat di telinga Chanyeol sesekali menjilati cuping Chanyeol.
"Tidak bukan begitu Noona, aku hanya sedikit terkejut dan kau menggoda ku?" Ucap Chanyeol penuh seringai kan lumayan juga dapat memuaskan hasrat nya ini. Dan sekarang Chanyeol sedang berciuman dengan di penuhi nafsu, keduanya hanyut dalam ciuman itu saling menuangkan emosi mereka masih masih. Tangan Chanyeol sekarang tidak tinggal diam tangan nya mulai meraba dada yeoja itu dan saat itu juga mereka mulai mendesah satu sama lain.
.
.
Baekhyun sedari tadi memainkan Smartphone nya membuka akun sosial media nya, sangat membosan kan dan melirik jam yang berada di Smartphone nya menandakan sudah pukul 09:37 malam. Dan sejak saat selesai makan siang sampai sekarang Chanyeol belum juga kembali. 'Hey kenapa aku memperdulikan Chanyeol?' Baekhyun mulai bergelut dengan pemikiran nya, setelah cukup lama bergelut dengan pikiran nya akhirnya dia memutuskan untuk tidur. Baru saja Baekhyun ingin menuju alam mimpi dia mendengar suara gebrakan dari pintu kamarnya.
DUAKK
DUAKK
DUAKK
"HEY BYUN BAEKHYUN! CEPAT BUKA PINTUNYA BODOH!"
Cklek pintu terbuka dan memperlihatkan Baekhyun mengerutkan keningnya dengan muka yang sudah terlihat kelelahan. Lihatlah penampilan Chanyeol saat ini, pakaian nya yang berantakan, mukannya yang lemas dan tatapan tajam tetapi sayu, rambut acak acakan yang seperti di jambak seseorang dan jangan lupakan bau aneh yang bercampur parfum yeoja. Ada apa sebenarnya.
"Lama sekali sebenarnya ada apa dengan mu Baekhyun! Apa kau tuli?"
"Maafkan aku, tadi aku sudah ingin tertidur" Baekhyun sudah mengalihkan pandangan nya dari Chanyeol karna melihat tatapan tajam nya yang mengerikan.
"Itu bukan urusan ku! cepat minggir kau mengganggu jalan ku!" Saat itu juga Baekhyun menyingkir dan menunduk takut takut jika dia menatap Chanyeol saat ini akan membuat nya ngamuk kembali. Saat itu Chanyeol berjalan gontai menuju kamar mandi nya. Baekhyun melihat Chanyeol yang semakin menjauh dan menghilang di balik pintu kamar mandi. "Apakah aku sanggup menjadi Room Mate mu Park Chanyeol?" Entah Baekhyun bertanya pada siapa.
Setelah selesai membersihkan diri sekarang Chanyeol terlihat lebih segar. Sungguh dia merasa lelah dengan 'aktivitas' panas nya dengan Dara noona dan dia di buat mabuk kepayang.
KRUYUKK
"Sialan, apa masih ada makanan malam malam begini?" Chanyeol mulai bermonolog. Tidak banyak kata Chanyeol langsung menuju ke dapur dan menemukan nasi goreng kimchi. 'Ya Tuhan terima kasih' batin Chanyeol. Langsung saja Chanyeol memakan nasi goreng itu tanpa ba bi bu. Saat nasi goreng itu hampir habis tiba tiba dia menghentikan acara makan nya. "Apa Baekhyun yang membuat ini? Apa dia masih memikirkan ku?" gumam Chanyeol.
Setelah menghabiskan makan nya dia menuju kamarnya untuk menanyakan itu kepada Baekhyun, sampai di depan pintu kamar mereka Chanyeol membuka pintu nya dengan hati-hati takut jika Baekhyun sudah terlelap. Saat Chanyeol memasuki kamar dia melihat Baekhyun sudah terlelap di sebelah kasur nya. Setelah dia mematikan lampu kamar tak lama kemudian Chanyeol pun menyusul ke alam mimpi.
.
.
KRINGGG
KRINGGG
KRINGGG
"eunghh" Baekhyun terbangun karna terganggu dengan bunyi jam weaker nya. Dia mengeliat sebentar dan mengerjapkan matanya. Gelap, kamarnya gelap setelah kesadaran nya sudah terkumpul ia berjalan dengan gontai ke arah saklar lampu. Saat lampu nya menyala Baekhyun langsung jatuh terduduk dan dia merasa kaki nya sudah seperti jelly saat ini.
Baekhyun seperti ini karena sekarang Park Chanyeol tertidur pulas dengan topless atau telanjang dada. Terlihat jelas bagai mana lekuk tubuh Chanyeol sekarang, dada nya yang bidang jangan lupakan abs nya yang sempurna. 'Ya Tuhan apa aku bisa memiliki tubuh sempurna seperti itu?' batin Baekhyun tanpa mengalihkan pandangan nya dari tubuh Chanyeol. Setelah sadar ada pergerakan kecil dari Chanyeol Baekhyun pun langsung berlari ke dalam kamar mandi tanda memperhatikan jika Chanyeol menyeringai sedari tadi.
.
Sebenarnya Chanyeol sudah terjaga sebelum Baekhyun dan memperhatikan wajah di depan nya yang damai terlelap itu. Saat dia melihat pergerakan dari Baekhyun Chanyeol pun pura pura terlelap. "eunghh" suara Baekhyun saat mengeliat, membuat Chanyeol gemas tapi sayang Chanyeol membenci Baekhyun. Munafik sekali.
Pada saat itu lampu kamar tiba tiba menyala lalu Chanyeol merasa jika tidak ada pergerakan dari Baekhyun. Chanyeol membuka kelopak matanya sedikit untuk melihat apa yang terjadi pada Baekhyun, BINGGO.
Baekhyun sedang melihat tubuh nya yang sexy dan atletisnya, Chanyeol pun berpura pura menunjukan tanda tanda ingin terbangun dan Baekhyun langsung melesat ke arah kamar mandi, saat melihat itu Chanyeol menunjukan seringai kemenangan nya.
.
Baekhyun sudah selesai mandi dia sudah bersiap untuk berangkat sekolah saat Baekhyun ingin mengambil tas nya di dalam kamar terpaksa terhenti karena ketukan pintu.
"Siapa pagi pagi yang datang kesini?!" Gerutu Baekhyun
"Sebentar" Ucap Baekhyun.
"Eh Kyungsoo ada apa?" Ucap Baekhyun sedikit heran, kenapa datang kesini sepagi ini?
"Mau berangkat bersama?" Tawar Kyungsoo.
"Ah tentu saja aku mau"Jawab Baekhyun antusias, Kyungsoo yang melihat itu terkekeh kecil.
"Aku mau mengambil tas dulu ya Kyung, tunggu aku" Teriak Baekhyun sambil berlari menuju kamar nya, tak lama kemudian Baekhyun datang dan sudah berpakaian lengkap.
"Ayo berangkat" Kata Baekhyun sambil menarik tangan Kyungsoo
.
Setelah mereka sudah menahan rasa kantuk dan lapar karena Kim seongsaenim yang seperti mendongeng tanpa henti akhirnya bel kemerdekaan –istirahat- berbunyi, tak sedikit siswa yang bersorak kegirangan. Tetapi beda dengan Baekhyun dan Chanyeol, Baekhyun merasa jika Chanyeol sedari tadi diam seperti patung pajangan tanpa sadar Baekhyun bergidik ngeri tak ingin mengusik teman nya ini.
"Baekhyun ayo ke kantin" Ucap Kyungsoo membuyarkan segala lamunan nya.
"Ayo" Ucap Baekhyun bangkit dari duduk nya, tanpa Baekhyun sadari Chanyeol menyeringai.
"Lets play"
Baekhyun dan Kyungsoo sudah mendapatkan tempat untuk mengisi perutnya yang demo minta makan, tanpa sadar sedari tadi ada dua orang yang memperhatikan gerak gerik mereka.
"Baek kau mau pesan apa?" Tanya Kyungsoo
"Jus stroberi dan nasi goreng kimchi" Ucap Baekhyun berbinar
"Yasudah tunggu disini okey" Setelah berkata seperti itu Kyungsoo langsung pergi memesan makanan.
"Jongin apa kau membawa obat nya?" Tanya Chanyeol masih memperhatikan Baekhyun dengan seringai nya.
"Nih, jangan terlalu banyak okey, ini menakutkan jika berlebihan" Ucap Jongin.
Chanyeol langsung pergi menuju tempat Kyungsoo memesan makanan tanpa memperdulikan ucapan Jongin dan bagusnya lagi Kyungsoo melenggang ke tempat lain.
"Ahjumma tolong kasih ini di nasi goreng kimchi itu, ini suplemen teman saya demam tapi dia tidak ingin minum obat" Ucap Chanyeol mengada ngada
"Ah baiklah" Jawab ahjumma tersenyum tanpa menaruh curiga pada obat tersebut.
"Terimakasih ahjumma" Ucap Chanyeol langsung pergi ke tempat Jongin dan yang lain berada.
"Kita lihat apa yang terjadi" Seringai tak pernah luput dari bibir Park Chanyeol.
Kyungsoo sudah membawa makanan yang sedari tadi ia pesan, tanpa menaruh curiga apapun pada makanan yang dia bawa.
"Baek ini pesanan mu" Ucap Kyungsoo.
"Kau membeli apa Kyung?" Tanya Baekhyun penasaran.
"Pasta dan bubble tea" Ucap Kyungsoo mulai menyantap makanan nya.
"Selamat makan!" Ucap Baekhyun memakan nasi goreng kimchi nya dengan lahap, tanpa di sadarinya ada seseorag yang menyeringai lebar.
"Chanyeol kau tidak menggunakan dosis yang berlebihan kan?" Tanya Jongin wanti wanti
"Aku tidak tau, bukan aku yang menuangkan nya" Jawab Chanyeol acuh
Jongin yang mendengar jawaban ambigu mulai memiliki perasaan yang tidak enak "Siapa yang memberikan nya? Dan kau memberitahu harus berapa banyak bubuk obat itu?"
Chanyeol mulai jengah dengan Jongin yang banyak tanya "Kau kenapa sih Jongin hitam? Yang memberikan nya ahjumma penjual nasi goreng kimchi dan aku tidak tau berapa yang harus di pakai jadi aku memberikan nya semua"
"APA KAU BODOH APA BAGAIMANA? SETENGAH BUBUK SAJA BISA MEMBUAT DIA SESAK NAFAS, PANAS LUARBIASA,KAKU DAN AKU TIDAK AKAN MELANJUTKAN EFEK DARI OBAT ITU, KAU KEJAM AKU TIDAK TAU APA YANG AKAN TERJADI" Teriakan Jongin sukses membuat dia menjadi sumber perhatian kecuali Baekhyun dan Kyungsoo yang acuh.
Baekhyun merasa suhu di ruangan ini semakin panas, keringat membanjiri tubuhnya terutama pelipis. Baekhyun percaya nasi goreng yang dia makan tidak teralu pedas tetapi kenapa dia berkeringat seperti ini.
"Oh god, lihat lah dia yeol" Seru Jongin menguncang tubuh Chanyeol karena terlalu panik.
"Baek apa sepedas itu nasi goreng nya?" Tanya Kyungsoo sedikit khawatir dengan ke adaan Baekhyun saat ini.
"Huh? Tidak kyung, a-aku ingin p-ergi dulu, bye!" Ucap Baekhyun berlari dari daerah kantin, tujuan nya sekarang hanya ke asrama.
BRAK
"Ahhh kenapahh inihh?" Ucap Baekhyun dengan ke adaan yang sungguh berantakan.
Saat Baekhyun mencoba mengambil segelas air tiba tiba dia jatuh terduduk, dia tidak mengerti dengan ke adaan nya sekarang. Tenggorokan nya panas dan juga kering, dia lemas bukan main, keringat yang membanjiri tubuh nya, sesak pada pernafasan nya dan sekarang kejantanan nya berdenyut sakit. ' Apakah aku akan mati? Apakah ini rasanya sekarat?' Racau Baekhyun dalam hati.
"Engg to-longhhh shh" Ucap Baekhyun sekuat tenaga untuk berbicara
Tiba tiba saja Chanyeol datang, dan posisinya tepat berada di depan Baekhyun dengan memandang heran ke arah nya.
"Kau kenapa?" Tanya Chanyeol berpura pura tidak tau.
Baekhyun hanya menggelengkan kepalanya kuat, dia sudah tidak sanggup berbicara. Chanyeol berjongkok di depan Baekhyun memperhatikan Baekhyun yang bergerak gelisah, saat Chanyeol semakin mendekat Baekhyun beringsut mundur dan menggelengkan kepalanya kuat.
Chanyeol tau jika seseorang dalam keadaan seperti ini jika melakukan skinship rasa panas pada tubuh sedikit menghilang, dan Chanyeol ingin mencoba nya untuk menggoda Baekhyun.
"Anghhh" Desah Baekhyun setelah Chanyeol meletakkan telapak tangan nya pada leher Baekhyun.
"Hey kau kenapa?" Ucap Chanyeol masih dengan berpura puraan nya.
"Ak-akuhh tidakhh tau Chanhh" Jawab Baekhyun mati matian, dan sialnya Chanyeol sedikit hard saat mendengar Baekhyun mendesah namanya.
"S-sesak sekalihh kumohonhs bantuhh akuhh" Ucap Baekhyun susah payah sambil berlutut di depan Chanyeol, tak lupa tangan nya menggenggam tangan Chanyeol erat.
"Tenggorokan ku panashh dan keringh Chanhhss"
Chanyeol yang melihat ini sedikit iba, pasalnya dia tidak tau jika akan seperti ini tetapi sisi devilnya mengatakan jika dia puas telah melihat Baekhyun seperti ini.
"Satu satu nya cara menghilangkan penderitaan mu ini dengan cara-"
Chanyeol menarik Baekhyun kedekapan nya dan membisikan sesuatu yang mampu membuat Baekhyun menegang.
"Kita bersetubuh hanya itu yang ku tahu"
.
Baekhyun mencoba melepaskan diri dari Chanyeol, dia tidak ingin melakukan itu. Tidak akan jika bukan dengan orang yang dia cintai, cukup dia di lecehkan dengan pria yang di depan nya ini, dia tidak akan mau lagi kena tipu bulus bajingan ini.
"A-aku tidakshh mau, biarkan sa-ja aku b-begini" Baekhyun sudah meringis menahan rasa yang meledak ledak dari tubuhnya ini.
Bukan Chanyeol jika dia melepaskan tangkapan nya begitu saja, Chanyeol langsung menarik Baekhyun dan meraup rakus bibir tipis Baekhyun seakan tidak ada hari besok, terus seperti itu sampai sampai tangan Chanyeol menyentuh sesuatu yang membuat Baekhyun seperti ini.
"KUMOHON LEPASHHH" Teriak Baekhyun murka, mendengar itu Chanyeol reflek melepasan Baekhyun dia melihat jelas pancaran penuh emosi dan juga kesakitan yang mendalam.
Baekhyun dengan sisa tenaga nya berlari menuju kamar mandi dan menutup pintu dengan kencang, Chanyeol yang sedari tadi melihat Baekhyun menyunggingkan seringai nya.
'Kau masih saja gengsi dengan keadaan yang membuat mu merasa sekarat seperti itu Baekhyun, kau pasti akan keluar dan mengemis ngemis meminta di setubuhi' Pikir Chanyeol tak luput dari seringai dengan perlahan Chanyeol melangkah ke arah pintu kamar mandi dan mengetuk nya pelan
"Byun Baekhyun, aku sudah menawari mu dengan suka rela untuk menolong mu tetapi kau menolak itu" Ucap Chanyeol sangat ketara dengan nada yang meremehan tetapi tidak ada respon dari seseorang yang berada di dalam nya
"Jangan sampai aku berubah pikiran sayang, aku tidak ingin melihat mu mengemis untuk di setubuhi tetapi jika kau tidak mau aku senang melihat mu begitu" Chanyeol terkekeh pada akhir kalimat.
"PERGI KAU BRENGSEK" Teriak Baekhyun marah karena sedari tadi mendengar ucapan kurang ajar Chanyeol
"Aku akan menunggu sampai kapan kau akan bertahan di dalam sayang" Ujar Chanyeol yakin dan percaya diri akan pemikiran nya tadi, Chanyeol pun melenggang menuju sofa dekat kamar mandi
.
.
TBC
.
.
Hallo minal aizin yaa! Udah lama bgt ya aku ga update update hehe maaf soalnya sibuk sibuk sibuk nih klo lagi ada waktu luang aku nya males *peace* ah ya niat aku ff ini dan insya allah ff yang lain juga mau aku cepet tuntasin karna aku tahun ini UN *cie* jadi harus fokus, okey makasih sudah menunggu semoga kalian puas dan jangan lupa Review,Fav dan Follow! makasih!
Maaf klo banyak typo aku males edit nya hehe
xoxo
