Hai haiii! Author cantik kembali. Ada yang menantikan ff ini gak?
Balasan review
* : makasih yaw, ia nih luhan emang polos. Iyaa kai kena segel onew dan disuruh ngebunuh luhan. Ntar healing bakal ketemu kokk .. thx for review
*ko chen teung : jelas lah! Pasti ada adegan actionnya! Ditunggu ajaa!
*haesya wu : okeyy! Author bakal cepetan satuin hunhannya!
*hunhanexo : sebenarnya ga ada niatan bikin shinee jahat, tapi entaah habis liat mv Lucifer kayak cocok gitu. Maaf banget ya buat shawol (bow). Jelas lah luhan sukanya Cuma sama sehun!
*vhienatrialvin : okey! Tapi kalo updatenya ga bias jamin yaw, soalnya akhir-akhir ini sibuk banget
*hun for han : author ikutan fiuhh juga, akhirnya bacon ketauan. Kai bakal kembali kok! Tenang "")
*oh chaca : hunhan lah, kaihan cuman slight dikit.
Makasih buat guest, sshowish, my babydeer, park minbi. Pokoknya buat kalian yg baca ngereview sama yg sider juga! Makasih udah ngebaca!
.
.
.
YO, OKAY.. SEXY!
.
.
."Kita harus menemukan healing, kai pasti selama ini tersiksa karena segel itu" lirih luhan.
.
.
.
¤¤ From Another Galaxy ¤¤
.
.
.
Susana rumah terasa sepi bagi sehun, semenjak kejadian itu luhan terus mengurung diri dikamar. Hanya terdengar jeritan baekhyun yang dengan bangganya langsung bisa mengeluarkan kekuatannya setelah mengambil kalungnya kerumah bersama chanyeol.
"Sehun-ah" panggil kyungsoo.
"Ne?"
"Apa tadi kai baik-baik saja?" Tanya kyungsoo hati-hati.
"Dia terlihat baik-baik saja nuuna"
"Syukurlah" gumam kyungsoo memegangi dadanya.
"Memangnya apa hubungan nuuna dengannya?"
"Aniyo, hanya saling mengenal. Itu .. Dia anak yang baik" lirih kyungsoo.
"Sudahlah, lebih baik kau menghibur luhan yang sedari tadi terus murung" lanjut kyungsoo lagi meninggalkan sehun yang masih duduk.
Sehun mendapat penggilan kalau tao besok akan kekorea.
"Sehun-ah, ajaklah luhan. Mungkin dia akan terhibur" saran suho.
"Ne hyung" ucap sehun tersenyum pahit. Ia berjalan kekamar luhan. Luhan terus menerus menatap kalungnya.
"Sehunnie .. Kau tau, mengapa banyak rakyat disana mengejekku?" Tanya luhan masih menatap kosong didepan balcon.
"Wae?"
"Karena aku puteri yang bodoh, tidak bisa melakukan apapun.. Hanya menyusahkan" lirihnya tersenyum kecut menatap sehun yang masih diam didepan pintu.
"Aku memang pantas dikasihani" lirih luhan lagi.
"Kau tidak seperti itu, luhannie" ucap sehun lembut berjalan kearah luhan.
"Tidak sehun, kau tidak tau. Disana saat latihan aku yang paling lamban, saat pelajaran sejarah aku tidak mengerti sama sekali, semua pelajaran tidak dapat aku kuasai dengan benar. Biar begitu mereka tersenyum padaku, kenapa? Aku selalu bertingkah manis didepan mereka, bersifat semanis mungkin. Hahaa .. Mungkin hanya itu kelebihanku 'menjadi yeoja manis' seterusnya .. Tidak ada" liriih luhan menggenggam erat pembatas balcon.
"Seperti saat ini, aku memaksa kebumi mencari para ksatria. Karena itu para pengawal kerajaan pasti kena marah raja dan ratu. Panglima siwon pasti sangat sulit menemukan suho waktu itu .. Dan juga .. Dan juga karena kebodohanku aku tidak tau jantungku berdetak pada siapa, ternyata selama ini setiap jantungku berdetak cepat .. Saat itu kai berada disisiku .. Melindungiku hiks"
"Luhannie! Kuakui kau memang bodoh. Tanpa kai aku bisa membuat jantungmu berdetak cepat!"
Luhan menatap sehun bingung, sehun menarik lengan luhan menyempitkan jarak diantara mereka. Wajah mereka semakin mendekat dan tepat saat ini bibir sehun dan luhan bersentuhan.
Jantung luhan terus berdetak kencang seakan ingin meloncat keluar dari rongga dadanya.
Sehun menyesap sedikit bibir luhan dan melepaskannya lembut.
Luhan membuka matanya menatap sehun bingung. Mungkin saat ini kemampuannya membaca pikirannya terjebak dirongga dadanya karena jantungnya tadi berpacu sangat cepat.
"S-sehunnie .."
"Wae? Itu balasanku saat kau waktu itu menciumku. Wae? Aku tau kau menyukainya kan" goda sehun memeluk luhan erat.
"Aku dapat merasakan jantungmu berdebar cepat saat ini" goda sehun lagi.
"Se...hunnie..."
Sehun tersenyum kecil saat debaran jantung luhan mulai berdenyut normal.
"Kajja, saatnya makan malam" ajak sehun tersenyum hangat.
.
.
.
¤¤ From Another Galaxy ¤¤
.
.
.
Luhan side
Aku memakan makanan dalam diam. Kutatap baekhyun yang terus-terusan ribut dengan chanyeol.
"Mereka memang serasi" batinku tersenyum kecil.
"Wae? Kau tersenyum?" Tegur xiumin padaku.
"Em, apa mereka sudah pacaran?" Tanyaku kecil tapi dapat terdengar oleh semua yang ada diruangan.
"Yaaa! Luhannie! Apa aku terlihat pacaran dengannya? Mwoo? Sirheo!" Pekik baekhyun mengibaskan rambutnya kesal.
"Wae, kalian terlihat cocok" gumamku tersenyum.
"Aiissh! Kau menyebalkan. Sedari tadi kau mengurung dirii dikamar. Kenapa kau menyadariku terakhir eoh? Aku orang bertama yang bertemman denganmu dibumi malah kau tidak menyadariku!" Pekik baekhyun kekanakan.
"Karena kau tidak menarik" timpal chanyeol.
"Luhannie sirheo! Kau malah membiarkan namja mesum itu mmenarik bajuku didepan umum! Ouuhh memalukan sekali" omel baekhyun kesal.
"Saat kita mendapatkannya akan kita sidang nanti ne" ucapku tersenyum kecil.
"Tentu! Kita telanjangi dia didepan namsan tower! Itu harus!" Pekik baekhyun tertawa sarkastik.
"Ya! Kau mesum eoh? Kau ingin membuatnya kabur ? Kau tau betapa susahnya menemukannya!" Ucap chen kesal.
"Uri baekhyunnie ternyata suka menelanjangi orang ya" ejek chanyeol dengan wajah polos.
"Otokhe, kita mempunyai 2 yeoja mesum disini" gumam sehun menatapku.
"Ya! Kaulah yang mesum! Kau menciumku tadi!" Pekikku kesal. Ups!
"MWOOOOO!"
.
.
.
¤¤ From Another Galaxy ¤¤
.
.
.
Sehun side
Aissshh! Luhannie jinja! Bukuro! Aissh.
"Sehun-ah, kau benar-benar mengerikan eoh? Ba-bagaimana bisa kau? Mencium luhan? Dibibir? God! Daebak!" Seru chanyeol menghambur disofa ku. Aku duduk dicarpet sambil bermain ps.
"Em, kau memang hebat sehunnie" gumam chen.
"Neo jinja! Bagaimanapun dia seorang puteri sehun. Jangan bertindak kurang ajar padanya" timpal suho hyung menyebalkan.
"Oh iya, siapa yang ikut keperusahaan besok? Aku ada rapat"
"Aku yang akan menjemput tao!" Seru luhan masuk kekamarku.
"Ya! Kau ini masuk tanpa mengetuk!" Seruku kesal.
"Wae? Biasanya juga seperti ini" ucapnya malas menghambur duduk disebelah chanyeol. Aku memutar bola mataku malas.
"Chanyeol-ah baekhyun, kyungsoo dan chen besok ada ujian, xiumin mengurus pemberhentian kerjanya. Kajja kita bertemu tao aku tidak sabar bertemu dengannya" ajak luhan antusias.
"Kalau aku?" Tanya suho bingung.
"Suho-ya? Kau harus mempelajari lebih banyak lagi ttg exo planet dan segel kai" seru luhan.
"Araseo, kita bertiga" seruku tersenyum kecil.
"Kenapa bertiga?"
"Rapatnya digedung sbs . Selagi aku rapat kalian bisa mencari tao dan juga aku sudah mengundang tao malam ini makan malam bersama. Ia wawancara digedung sbs" ucapku santai masih fokus pada permainanku.
"Jinja? Baiklah. Akan lebih baik bersamamu" ucap luhan beranjak dari sofa.
Setelah semalaman aku bermain, mataku terasa berat. Kulihat pegawaiku datang kerumah untuk menjemputku, aissh menyusakan saja.
"Aku sudah siap!" Seru chanyeol tersenyum lebar.
"Tunggu, aku mandi" ucapku malas.
"Dimana luhan?" Tanyaku bingung hanya ada aku chanyeol dan suho hyung dimeja makan.
"Aku pergi dulu!" Seru xiumin.
"Nuuna! Dimana luhan?" Tanyaku.
"Eoh? Kulihat dia masih tidur dikammar. Tadi malam aku melihat ia begadang sampai jam 3 pagi didepan balcon" ucapnya miris. Pasti ia memikirkan kai, apa istimewanya namja itu.
"Biar aku yang membangunkannya" ucap suho hyung beranjak dari meja makan.
"Berapa lama lagi bocah itu, aku sebentar lagi akan terlambat" ucapku kesal didepan mobil.
"Tungguu! Tunggu! Aku datang! Wait wait!" Pekiknya berlari kecil. Kulihat ia tampak cantik hari ini.
"Whoaa luhannie neomu yeppo. Kau ini tau saja kita keperusahaan entertainment, kau ingin membuat semua artis yeoja disana menangis eoh?" Goda chanyeol membuatku kesal.
"Bagaimana lagi, aku memang dilahirkan untuk menjadi yang tercantik" ucapnya santai.
"Ouuh kau membuatku mual" gerutuku kesal.
"Kau tidak boleh tidak mengakui itu sehun. Aku bisa membaca pikiranmu!" Serunya membuatku kesal.
"Yeaa ku akui wajahmu itu. Tapi tidak dengan sifat anehmu"
"Wae? Sifatku ini manis. Ia kan yeollie?" Ucapnya ber-aegyo menjijikan pada chanyeol. Lihatlah wajah chanyeol seperti anjing yang disuguhi tulang saja.
"Kita sudah sampai, kalian bersenang-senanglah. Aku akan rapat beberapa jam kedepan" ucapku santai meninggalkan luhan dan chanyeol yang sudah cengo melihat wajah-wajah artis. "Luhan? Kau benar-benar tidak menyadarinya? Didunia ini kau tercantik, teimut, termanis. Kau tidak perlu melihat yeoja-yeoja aneh itu dengan kagum!" Gerutuku kesal dilift.
.
.
.
¤¤ From Another Galaxy ¤¤
.
.
.
Luhan berjalan kecil menusuri tempat-tempat tidak biasa seperti ruangan aneh yang sebenarnya untuk shooting dan juga tempat-tempat pemotretan.
"Luhannie, otokhe hari ini ada sidang mendadak dikampus. Aku harus pergi sekarang" ucap chanyeol menyesal.
"Gwaenchana, pergi saja" ucapku santai melambaikan tangan pada chanyeol.
"Chogi, ini tempat untuk apa?" Tanyaku pada cleaning service.
"Pembuatan film agassi" ucapnya kembali sibuk dengan sapunya.
Aku menatap adegan disana, sangat menarik. Terdengar lagu-lagu menyenangkan.
"Neol saranganda mariya ~" gumamku saat bagian lagu yang dinyanyikan lee hong ki. Aku kembali berjalan kali ini gedung pemotretan, "Whoaa daebak" gumamku melihat orang2 itu meloncat diranjang.
"Chogi agassi? Apa yang kau lakukan disini?" Tanya seorang staf padaku.
"A-aku?"
"Dia sangat cantik? Mungkinkah artis baru?" Batin orang itu.
"Aku artis baru disini" ucapku kikuk.
"Ooh benarkah? Aah? Apa kau yang disuruh melakukan pemotretan bersama aktor kris wu?" Tanyanya bingung.
"Eh tunggu? Kris wu? Aah benar dia namja tampan yang kulihat di tv waktu itu" batinku senang.
"Ne, aku tidak tau dimana tempatnya" ucapku seolah bingung. Hohoo
"Tenang saja, ikut saja. Ruangannya disebelah sana" ucapnya menuntunku.
"Dia orangnya?" Tanya salah satu yeoja, dapat ku lihat kris sedang dimake up.
"Kemarilah, kita beri sedikit make up padamu" ucapnya ooh, jadi dia adalah styles.
"Waah wajahmu sangat cantik, kulitmu benar-benar lembut ya. Siapa nama mu, kudengar kau baru" ucapnya.
"Luhan, namaku Lu-Han" ucapku tersenyum.
"Luhan? Kau berasal dari china?"
"Yeaa begitulah" ucapku tersenyum tipis. Hari ini adalah rekor kebohonganku terbanyak sepertinya. Dapat kulihat kris menatapku dengan alis berkerut.
"Model yeojanya diganti ya" batin kris dapat kudengar.
"Baiklah, ini untuk pembuatan MV lagu k-will you don't know love, okey? Baca narasinya. Lakukan seperti itu" ucap sutradaranya. Hohohoo.. Mereka memilih orang yang tepat, aku sii puteri mahkota exo planet yang cantik jelita. Dan dengan bakat khusus akting.
"Hey" sapaku pada kris. Ia hanya menatapku lalu tersenyum.
"Cantik" batinnya padaku.
Hey? Tunggu? Hanya itu? Wow! Dia namja dingin kedua yang pernah aku temui setelah sehun.
Terdengar alunan lagunya yang sangat indah. Aku mendengar sutradara memujiku dan juga kris. Fiuuh.
Saat ini aku bedekatan dengan kris, lalu kris memelukku. Oh tidak! Aku benar2 gugup.
Saat ini waktunya istirahat. Oh tidak sehun menelponku dari tadi, otokhe..
"Luhan ssi, mau makan bersama?" Ajak kris yang bersama asistennya.
"Eh? Tentu" ucapku. Kami berjalan bersama kecaffetaria.
"GE!" Pekik seorang yeoja didepan kami. Eh? Bukankah dia tao? Ia langsung berlari kecil dan merangkul tangan kris.
"Dasar yeoja sialan! Berani-beraninya dia mendekati kris ge! Huhh kenapa dia sangat cantik! Kris ge! Kau tidak jatuh cintakan dengannya?!" Batin yeoja itu berteriiak. "Gege mau kemana? Siapa yeoja ini?" Tanyanya lembut. Aigoo benar2
"Aku mau makan, lepas tao. Tidak enak dilihat orang" ucap kris dengan bahasa chinanya.
"Tidak mau, kajja. Disana ada caffetaria" ucapnya menarik lengan kris. Huhh membuat kesal saja, mungkin yang lain saja nanti kusuruh memberitau yeoja genit itu. Menyebalkan.
"15 menit lagi akan dimulai shootingnya" ucap asistennya. Aku hanya memakan kesal salad ku.
"Ku dengar kau artis baru, dari management mana?" Tanyanya santai.
"Emm, itu ..."
"Luhan?" Panggil seseorang. Eh sehun? Syukurlah. Dapat kurasakan tao sedang gugup. Dia mungkin belum tau kalau sehun adalah partnernya.
"Dia pemegang saham terbesar disbs, dan pemilik perusahaan oh. Terbesar ke2 dikorea kris" jelas asistent kris dapat kudengar.
"Sehunnie kemarilah" panggilku melambaikan tanganku. Sehun meninggalkan rombongan pegawainya yang ikut dirapat, ku lihat eunhyuk ahjussi juga ada disitu.
"Lu-" sehun menatap tao dalam. Dapat kulihat pandangan tidak suka dari kris? Apa kris menyukai tao?
