*Balasan Review

*guest : ia ini hunhan…

*Oh Juna 93: kekuatan luhan melemah dan kadang ga bisa dipakai. Kan belum gerhana, makanya lulu dan ksatria lain gak bisa pulang ke exo planet. Mereka cuman bisa kesana pas gerhana.

*guest : boleh dicoba tuh, thx for saran

* : orang tua mereka sebagian ada yang masih hidup di exo planet(eh! Keceplosan) tenang, udah disiapin kok!

*khalidasalsa : sama sehun dong pastinya!

*baby kaisoo : iaa noh luhan kan labil jadi dia itu sedikit friend complex sama kai gituu. Tenang ntar ada kaisoo moment sama masa lalu mereka. Hehee… keep reading yaa

Angel Deer|fivahlulu|ruixi1|hunhanexo|niasw3ty|younlaycious88| |jellal|luhannieka|oh chaca|hanalu 93| . 3745|junia angel 58|

BIG THANKS!

.

.

.

HAPPY READING!

.

.

.

YO! OKAY…. SEXYY!

.

.

.

¤¤ From Another Galaxy ¤¤

.

.

.

"Baiklah keputusan sudah bulat. Kalian ber3 malam ini menyusup kesana dan cari tau kelemahan mereka"

.

.

.

¤¤ From Another Galaxy ¤¤

.

.

.

"Kalian berdua pegang tanganku, dan tahan nafas kalian" ucap kai.

Sehun dan tao menggenggam tangan kai, dan wuuusshhh ... Mereka kini ada ditengah hutan.

"Hossh .. Hossh" sehun dan tao mengambil nafas dalam karena rasanya sangat sesak saat berteleport.

"Lihatlah disitu" Kai menunjuk gudang tua mengerikan, disana ada beberapa pekerja biasa.

"Disini bau" gerutu tao kesal.

Srekk

Srekk

Tao, kai dan sehun segera bersembunyi keatas pepohonan yang tinggi dan rimbun ditengah hutan ini.

"Mereka hanya pekerja biasa, kita bebas menggunakan telepati kita. Tetapi kalau kita bertemu key, ia bisa membaca telepati kita" ucap kai melalui telepati tao dan sehun mengangguk pasti.

(Yang tulisan tebal+miring berbicara melalui telepati)

"Hey, disana. Mereka membawa peti"ucap tao.

"Apa yang ada dipeti itu"gumam kai.

"Itu peti mayat, sepertinya mereka juga membuat pasukan disini"ucap sehun.

"Mereka benar-benar gila"ucap tao kecil.

"Hoaah, sampai kapan kita mengumpulkan mayat-mayat busuk ini. Huhh menyebalkan!" Gerutu pekerja itu berjalan kearah camp.

"Hey tao, sehun-ah. Kita harus tau apa yang ada didalam gudang itu"ucap kai.

"Benar, tapi bagaimana caranya"gumam sehun.

"Seandainya aku punya helm hades yang bisa membuatku tidak terlihat"gumam sehun lagi.

"Bagaimana kalau penyamaran" saran kai.

"Penyamaran?"Gumam tao.

"Hm benar penyamaran, salah satu dari kita menyamar menjadi pekerja"

"Ide bagus, pergilah menyamar kai" ucap sehun.

"Mwo? Mereka seemua sudah hampir mengenaliku" gerutu kai kesal.

"Bagaimana denganku, tampangku tidak ada wajah memelasnya seperti mereka!" Ucap sehun kesal.

"Ya! Ka-"

Bruukk

"Eh? Apa- tao!" Pekik kai dan sehun.

Tao turun kebawah dengan wajah mengerikan menatap salah satu pekerja yang lewat. Dan dengan gerakan tangannya ia membuat pekerja itu pingsan. Kai dan sehun melongo melihat itu dan ikut turun kebawah.

"Apa yang kau lakukan tao?" Bisik sehun was-was.

"Bukankah mau menyamar" ucap tao santai. Tao mengambil baju pekerja itu dan langsung memakai baju itu dan memakai topi. Celana kain robek-robek itu dipakainya juga.

"Bagaimana?" Ucap tao berjalan kearah kai dan sehun yang masih berdiri didekat peti itu.

"Hmm, tidak buruk" ucap kai.

Tao membuka peti mayat itu, tercium bau-bau menyengat bunga-bunga busuk. Sepertinya itu mayat baru dikuburkan.

"Apa yang kau lakukan tao!" Pekik kai berbisik ditelinga tao.

"Sehun-ah kau memang tidak ada tampang menjadi pekerja. Tapi kau memiliki tampang mayat" ucap tao menyeringai kecil. Seketika tubuh sehun merasa dingin entah angin malam atau karena perasaannya ia akan masuk kedalam peti itu. Ia tidak mau!

"M-maksudmu?" Tanya sehun ragu. Tao mengangkat tubuh mayat didalam peti dan menyeretnya kebalik pepohonan.

"Masuk kesini" ucap tao sarkastik.

"Tao-ya, jangan begitu" melas sehun.

"Tidak ini ide yang cemerlang. Dan kau kai. Kau mengawasi kami dan jika ada apa-apa kau harus dengan cepat membawa kami berteleport" ucap tao.

"Sip!" Ucap kai tersenyum lebar sedang kan sehun masih berdiri didalam peti.

Dengan langkah lemah tao mendorong peti sehun.

"Heey kau! Lambat sekali! Cepat dorong kedalam! Kita bisa disiksa kalau para penguasa datang pekerjaan belum selesai!" Ucap salah satu pekerja yang posisinya mungkin untuk mengatur. Tao menundukan kepalanya dan mendorong peti itu kedalam.

Ia terperangah melihat mayat-mayat didalam sebuah tabung.

"Hey kau! Mayat baru diproses disini!" Ucap salah satu pekerja tao menunduk dan mendorong peti sehun.

"Kau ingat kan, setelah kau masuk kedalam kau harus mencari letak sumber pembuatannya hunna" telepati tao.

"Dan bagaimana caraku melarikan diri"ucap sehun geram.

"Aku akan menghentikan waktu dan kita pergi bersama. Lalu kai menjemput kita dan wussh! Kita kembali kevilla"ucap tao santai seakan semua berjalan sesuai kehendaknya.

.

.

.

¤¤ From Another Galaxy ¤¤

.

.

.

Luhan tengah duduk didepan kolam ikan. Terasa sangat tenang disini.

"Mengapa hanya aku yang merasa kesepian" gumamnya lirih. Luhan menatap kebelakang tepat kaca besar. Menghadap kedapur. Disana ada kyungsoo, xiumin dan lay yang tengah memasak. Lalu baekhyun dan chanyeol yang bermain kejar-kejaran. Suho duduk disofa membaca buku. Chen yang bermain sendiri didekat akuarium dengan kalajengkingnya. Lalu kris yang tampak risau memikirkan tao.

"Mereka terlihat bahagia" lirih luhan lagi kembali memandangi kolam ikan.

"Nugu? Kami?" Interupsi seseorang.

"Kris?" Gumam luhan memberengut karena kepergok kris sedang bersedih.

"Katakan padaku lu" ucap kris tersenyum.

Luhan masih terdiam memandangi kolam ikan.

"Biar kutebak tentang sehun dan kai" ucap kris lagi.

"Menurutmu bagaimana perasaan sehun?" Tanya luhan lirih.

"Kau tidak perlu bertanya padaku lagi lu, kau jauh lebih tau. Tapi .. Hanya dengan melihat matanya, aku dapat melihat dengan jelas bahwa dia benar-benar mencintaimu" ucap kris tersenyum.

"Dan bagaimana denganku? aku sudah mengatakannya dari awal, aku menyayanginya sebagai dongsaengku" lirih luhan.

"Dari awal hatiku hanya untuk kai" lirih luhan lagi.

"Tapi mengapa semuanya menjadi serumit ini, padahal aku sudah menyusun rencana ini dengan benar saat diexo planet. Tidak kusangka takdir memilih jalan lain" lirih luhan sedikit terisak.

Kris terdiam sejenak.

"Terkadang semua tidak semulus yang kau pikirkan lu. Kau selalu mengingat kesalahanmu pada kai, kau hidup dengan ingatan itu. Seseorang pernah mengatakan padaku" ucap kris teridam sejenak "kenangan hanya ingatan yang jatuh cinta dimasa lalu" terang kris, luhan menatap kris dalam.

"Kau harus mencoba membuka hatimu lu, untuk saat ini .. Saranku turuti kehendak hatimu, biarkan semuanya dituntun oleh takdir saat ini. Biarkan perahu ini mengalir mengikuti arus tanpa harus kau dayung ataupun kau arahkan. Dan lihat kemana arus itu membawamu" ucap kris. Luhan terdiam, kata-kata kris benar. Ia tidak perlu meriisaukan apapun, cukup jalani kehendak hatinya.

"Terima kasih kris, idemu bagus" ucap luhan tersenyum kecil.

"Sama-sama xiaolu. Dan sekarang kupikir hatimu sedang ingin memakan kue-kue lezat itu" goda kris menunjuk kearah dapur terlihat didapur xiumin melambaikan tangannya.

"Hmm, kau selalu tau kemana arah hatiku" ucap luhan tertawa renyah berlari kecil masuk kedapur dan menghambur kepiringan besar kue-kue kering diatas meja.

"Ya! Ini belum dipoles!" Pekik lay kesal.

.

.

.

¤¤ From Another Galaxy ¤¤

.

.

.

Disisi lain sehun tengah mengamati bagaimana proses membuat mayat menjadi hidup kembali ia melihat kotak berisi serbuk berwarna keunguan dan beberapa jarum yang baru saja diantarkan beberapa pekerja.

"Eh?" Gumam sehun saat tubuhnya hendak ditelanjangi.

"Taoo! Help me!"Pekik sehun bertelepati.

Tao terkikik geli mendengar itu, sekejap orang-orang menjadi patung tidak ada pergerakan bahkan cahayapun ikut terhenti.

"Sehun-ah ireona! Palli kita harus cepat pergi dari sini!" ucap tao. Segera sehun bangkit dan berlari keluar tempat proses meembuatan mayat hidup yang mengerikan itu.

Kai tiba didepan mereka.

"Siap?" Tanyanya santai.

"Eh, tunggu" tao menjentikan jarinya.

"Sekarang"

Wusshhh

Mereka sudah sampai didepan villa sehun.

sambil menggerutu sehun membuka pintu kasar dilihatnya yang lain tengah asik berebut kue.

"Menyebalkan" gerutu sehun tanpa menghiraukan yang lain langsung masuk kekamarnya untuk mandi bunga tujuh rupa -_-

"Tao tao! Ada apa dengan penampilanmu!" Pekik baekhyun melihat tao berpakaian compang-camping.

"Oh tidak! aku lupa mengembalikan pakaian pekerja itu. Hihii" tawa tao.

"Kai yang akan mempresentasikan keadaan dimarkas hutan tadi. Aku perlu mandi" ucap tao mengingat dari tadi ia berbaur dengan cairan-cairan bau dan mayat-mayat menjijikan.

Kai menceritakan tentang pembuatan mayat hidup semua yang terjadi padanya, sehun dan tao. Kris tersenyum bangga karena keberanian tao.

.

.

.

¤¤ From Another Galaxy ¤¤

.

.

.

Luhan side

Sehun pasti sangat kesal, iakan sangat benci hal-hal kotor.

Aku melihat kai berjalan kekamarnya.

"Kai" panggilku.

"Hmm nuuna" tanyanya santai kembali berjalan kearah kamar aku mengikut disampingnya.

"Apa disana baik-baik saja? Kalian tidak terluka apapun kan?" Tanyaku.

"Hm, kami baik-baik saja" ucapnya tersenyum mengacak rambutku kecil.

"Kai, bagaimana kalau aku menyukaimu" ucapku kecil. Kai menatapku dalam.

"Aku akan senang, karena aku juga menyukaimu" ucapnya tersenyum. Aku tersenyum lega.

"Bagaimana kalau ada orang lain yang juga menyukaiku" tanyaku lagi ragu.

"Tentu saja aku akan cemburu!" Ucapnya. Aku tertawa kecil.

"Kai, kau masih ingat saat kita kecil dulu .. Hmm .. Tentang .. " Aku terdiam sejenak

"Nuuna, kita tidak perlu memikirkan masa lalu. Kau tidak perlu merasa terbebani masa lalu itu. Aku tau kau menyukaii sehun" ucapnya menggoda aku membelalakan mataku kaget. Selama kai ada disini aku tidak pernah dekat sekalipun dengan sehun.

"Aku sudah ada disampingmu saat kau baru saja turun kebumi" ucapnya seakan tau isi kepalaku.

"Kai .."

"Eiiy, ternyata nuuna sudah mulai jatuh cinta ne. Huhh .. Awalnya aku kesal padamu" ucapnya berdiri didepanku mengacak rambutku gemas.

"Eiiy, sepertinya kau juga mulai jatuh cinta" godaku tak mau kalah.

"Eh? Jatuh cinta? Aku hanya pernah jatuh cinta denganmu nuuna" ucapnya santai. Aku tertawa kecil.

.

.

.

¤¤ From Another Galaxy ¤¤

.

.

.

"Ooh, baiklah. Kukira kau akan menyukai kyungsoo. Berarti tidak papa kyungsoo kujodohkan dengan taehyung salah satu anak petinggi di exo planet" ucap luhan menggoda.

"Nuuna!" Pekik kai kesal luhan tertawa kecil mencoba kabur tapi kai lebih dulu memeluknya dari belakang.

"Kau tidak bisa kabur nuuna" goda kai tertawa kecil. Dan tangannya turun kepinggang luhan. Luhan memebeku. Ia tau kelanjutan ini.

"Aaaaaaa! Kaaaaiii! Aaaa! Gelii! Aaa! Andwae! Huwaaaa!" Pekik luhan saat kai menggelitikiinya.

.

.

.

¤¤ From Another Galaxy ¤¤

.

.

.

Disisi lain sehun baru selesai mandi ia ingin kedapur untuk mencicipi kue buatan xiumin. Ia terdiam sejenak saat melewati kamar kai yang terbuka sedikit. Pemandangan yang membuat hatinya hancur saat kai memeluk luhan dari belakang. Ia tidak sanggup untuk melihat ini dan berjalan kedapur dengan perasaan campur aduk

.

.

.

¤¤ From Another Galaxy ¤¤

.

.

.

Luhan side

Kai menyebalkan membuat badanku jadi sakit saja.

"Nuuna! Bisa kau ambiilkan handukku!" Pekiknya dari kamar mandi. Dasar pelupa menyebalkan. Aku melangkah kesal kedepan pintu kamar mandinya dan melemparkan handuk ketangannya.

"Kebiasaan!" Pekikku kesal.

"Hehe, mian. Nuuna, bukankah sehun sangat menyukaimu? Ia anak yang baik" ucap kai menghampiriku.

"Huhh .. Aku hanya bingung ingin memulai kembali dengannya seperti apa" ucapku lemah.

Kini aku duduk disofa ruang tengah sambil menikmati cake buatan xiumin dan lainnya.

"Sehun-ah apa kau tadi melihat mayat hidupnya? Maksudku yang sudah jadi" tanya chen.

"Hmm, saat selesaii ditaburkan benda ungu itu mereka langsung berdiri" ucap sehun tanpa melepas pandangannya dari televisi. Aku menatapnya, sungguh sehun sangat tampan saat ini.

DEG!

Ia juga menatapku, segera aku memalingkan wajahku. Astaga kenapa dengan jantungku.

"Hey! Persediaan makanan disini sudah hampir habis" ucap kyungsoo menghampiri kami.

"Suruh saja kai membelinya, ia bisa berteleport" ucap chanyeol santai.

"Yack! Enak saja. Aku sebentar lagi ingin menemani suho hyung mencari tau cara agar bisa berkomunikasi dengan exo planet. Suruh saja luhan nuuna" ucap kai malas sambil menatapku dalam. Eh? Mungkinkah maksud anak ini!

"Ya! Bagaiimana bisa menyuruh luhan malam-malam seperti ini untuk meembeli bahan makanan! Dasar kkamjong!" Pekik baekhyun.

"Gwaenchana, aku bisa membelinya kok" ucapku tersenyum kecil.

"Hmm, yasudah sehun-ah temani luhan membeli bahan makanan" ucap kris. Astaga mereka semua ini benar-benar! Aku menatap sehun.

"Kajja sehunnie, temani aku" ucapku tersenyum kecil.

"Hm" ucapnya berjalan kebagasi mobil. Aku mengikutinya dari belakang.

"Emang disini dimana jual bahan makanan?" Tanyaku.

"Disupermarket kita harus kekota dulu" ucapnya masuk kemobil.

Sejak tadi kami terus terdiam, ouuh aku tidak bisa membaca pikiran sehun mungkin karena efek sakit ku. Dan saat ini sehun menatapku.

"Kau tidak memakai jaket?" Tanyanya. Aku memandangi diriku hanya dengan dress rumahan biasa dan lengan sebahu.

"Ouuh pantas saja aku merasa dingin. Emm, aku lupa" ucapku tersenyum kikuk.

"Huuhh .. Aku juga tidak memakai jaket" ucap sehun sambil meninggikan suhu pemanas dimobil. Setelah melewati perjalanan hampir duajam kami berada dikota dan sehun memarkirkan mobilnya didepan supermarket.

"Biar aku" ucapku merebut troli ditangan sehun. Aku memandanginya yang jauh lebih tinggi dibanding aku. Sifatnya berubah lebih dingin. Apa dia sudah tidak menyukaiku lagi.

"Awas!"

Grep

Kembali jantungku berpacu lebih cepat, aku membalas memeluknya harum tubuh sehun sangat wangi dan aku menyukai itu.

"Anak muda itu benar-benar" gerutu sehun.

"Lu, gwaenchana?" Tanyanya. Aku masih memeluknya aku tidak ingin melepaskan pelukanku.

"Aku suka memeluk sehun" gumamku. Ia melepaskan tanganku dan menatapku.

"Kau ini, ingin ditonton banyak orang eh?" Tanyanya tertawa kecil. Sadar sifatku yang tadi. Aku merutuki diriku sendiri! Luhan jinja! Pabo! Bagaimana bisa aku lepas kendali seperti ini. Euhh .. Pipiku rasa memanas seperti ini. Benar-benar memalukan.

Sedari tadi aku menunduk sehun sesekali memasukan beberapa sayuran, makanan dan daging berserta beberapa aneka minuman kedalam troli besar kami.

"Eh?" Gumamku melihat deretan akuarium.

"Disini juga menjual ikan2 hias ya" gumamku.

"Mau melihat?" Tanya sehun.

"Em" ucapku meninggalkan troli besar dan berlari kecil kearah akuarium2 mini itu.

"Ikan-ikannya lucu ya sehunnie" ucapku memandangi ikan-ikan bulat itu.

"Yang paling bulat ini xiumin, ini baekhyun, eh! Ini chen. Bermata besar ini kyungsoo dan ahaha lihat yang berwarna gelap ini kai. Yang berwajah sangar ini kris yang seperti angel ini suho dan yang berwarna putih ini kau. Eh? Lihat ikan yang matanya seperti rusa itu mendekatimu sehun-ah!" Ucapku tertawa kecil "dan yang itu aku" batinku tersenyum.

"Eeiy, lihatlah itu karena disebelahku ada makanan" ucap sehun membuatku kesal.

"Aish! Kau ini. Bukan karena makanan. Tapi karena ikan itu memang menyukaimu!" Ucapku kesal berlalu pergi sambil menghentakan kaki kesal. Kudengar ia hanya tertawa kecil. Menyebalkan.

Dijalan aku memandangi keluar jendela.

"Eh? Apa itu sehun yang kerlap kelip?" Tanyaku melihat benda berputar bernyala-nyala seperti sangkar raksasa.

"Disana ada pameran" ucap sehun santai.

"Whoaa! Aku mau kesana!" Ucapku tersenyum lebar sedikit meengguncang lengannya.

"Kau hanya memakai baju tipis dan mau kesana dicuaca dingin seperti ini?" Ucapnya datar. Menyebalkan.

"Em, aku mau! Lagi pula kita bisa membeli jaket disana" ucapku meeenunjuk baju2 obral yang terlihat daari sini.

Saat keluar mobil segera aku menggandeng tangan sehun. Ia menatapku bingung.

"Aku takut tersesat" kataku tersenyum. Sedari tadi aku merasakan banyak namja yang memperhatikanku membuatku takut.

"Ini" ucap sehun memberikan jaket coklat polos.

"Mwo? Sirheo! Aku mau yang itu" tunjukku kearah jaket hello kitty besar berwarna pink ungu dengan telinga hello kitty ditopinya.

Kini aku dan sehun berjalan mengelilingi pameran. Membeli jajanan lucu khas daerah ini.

"Sehunnie! Aku ingin foto seperti mereka" ucapku membujuknya.

"Baiklah" ucap sehun segera aku masuk kedalam foto box itu. Merasa ada yang kurang, dimana sehun?

"Ya! Kau tidak ikut!" Pekikku kesal.

"Aku tid-"

Aku menariknya masuk kedalam kotak. Aku memandangi layar didepan kami.

Aku melihat contoh2 foto pasangan yang pernah foto disini.

"Aah tekan diisini" gumamku.

"Sehunnie, apa penampilanku bagus?" Tanyaku membenahi rambutku. Ia menatapku sejenak.

"Yyya! Cepat jawab. Huhh .. Kemampuan membaca pikiranku jadi meelemah karena sakit" gerutuku kesal.

Aku menekat tombol untuk timernya. Aku sangat sukaa karena difoto aku sangat cantik. Dan setelah pose2 ku berdekatan dengan sehun. Salah satu pose ingin kulakukan.

Cup

Clkik

Aku mengecup pipinya. Kulihat ia membelalakan matanya kaget. Dengan wajah seperti tidak terjadi apapun aku menghias-hias wajah kami dilayar dan done. Selesai aku keluar mengambil beberapa foto itu. Ada 12 foto dan ku potong menjadi 6 baris kebawah.

"Nah, ini untukku dan ini untukmu" ucapku tersenyum kecil.

Aku berlari keecil menggandeng tangannya kearah penjual bubble tea.

"Rasa chocolate dan taro" ucapku tersenyum pada menjual bubble tea itu.

Sedari tadi sehun tidak berbicara membuatku kesal. Kini kami duduk dikursi-kursi taman yang agak jauh dari pameran karena aku mengeluh kakiku pegal.

"Mengapa kau melakukan ini" ucap sehun dingin.

"Ne?"

"Kau membuatku lebih tidak bisa melupakanmu" ucapnya lagi.

"Kalau begitu jangan lupakan aku" ucapku menatapnya dalam.

"Maafkan aku" ucapku lagi menundukkan wajahku.

"Sejauh apapun aku menyangkal kalau aku tidak mencintaimu tapi hatiku selalu berteriak kalau cintaku hanya kamu" ucapku lirih.

"Aku selalu meyakinkan diriku kalau hatiku hanya untuk kai. Tapi ia selalu berjalan kearahmu" lirihku

"Seharian ini aku bercerita padanya. Katanya kami hanya kenangan, kami cinta dimasa lalu. Dan masa lalu berbeda dengan masa sekarang" ucapku menatap sehun yakin.

"Bisakah kau mencintaiku sekali lagi?" Tanyaku menatapnya dalam.

"Aku tidak pernah tidak mencintaimu lu. Selama ini akuu hanya menunggumu. Menunggumu untuk menatapku seperti ini" ucapnya tersenyum.

"Maafkan aku sehun, aku baru menyadarinya sekarang. Aku sungguh-sungguh mencintaimu" ucapku memeluk tubuhnya.

.

.

.

¤¤ From Another Galaxy ¤¤

.

.

.

Hari ini hari penyerangan kemarkas para edoras. Didahuli dengan sehun, kris dan kyungsoo menyamar jadi mayat lalu chen dan chanyeol menjadi pekerja. Tao dan baekhyun bersembunyi diatap. Suho, xiumin menyerang dibagian muka. Yixing dan kai stand by diatas pohon jika ada yang terluka. Kai juga ikut berkeliling saat pertempuran. Bagaimanapun bela dirrinya cukup kuat. Sedangkan luhan. Ia ikut bergelantung diatas pohon bersama lay.

"Semuanya hwaitting"seru luhan bertelepati. Sehun tersenyum kecil. Ia menyentuh gelang dari akar yang ada ditangannya.

*flashback

"Aku membuatnya dari akar pohon exo planet. Walaupun ini dari tumbuhan, ini lebih kuat dibandingkan baja atau emas sekalipun. Aku menyayangimu sehunnie"

Terulang kembali kata-kata manis luhan pagi itu membuat sehun semakin bersemangat memberantas penjahat-penjahat ini.

"Kalian siap?"Tanya suho bertelepati.

"Hmm, siap!" Ucap 11 ksatria bersamaan semua bersamaan. Seketika sungai yang ada didepan gudang besar itu terangkat tinggi. Dan dengan tenaganya suho menggerakan tangannya kearah gudang beesar itu

BYUUUUR!

Gudang itu menjadi banjir dan air2 masuk dari celah2 pintu, ventilasi dan jendela.

Lalu xiumin membekukan air yang ada dalam gudang maupun gudang.

Seketika terjadi gempa kecil yang dahsyat oleh kyungsoo.

Sehun menyeringai langsung berdiri slow dengan bantuan anginnya.

"BERANINYAA KALIAAAAAAN!" Pekik suara besar minho.

Wussshh

"Lama tidak bertemu" ucap kai tersenyum mengejek. Minho menatap kai penuh kebencian kemurkaan.

Wuuussh

Belum selesai ia ingin mencaci kai sudah menghilang.

"Key! Aktifkan para mayat hidup!" Pekik minho murka.

"Jonghyun! Onew hyung! Taemin! Habisi para kecoa pengganggu itu!" Pekik minho sampai keubun-ubun. Bahkan es yang dipijaknya meleleh -_-

"Semua kita fokus menghancurkan tempat ini! Dan kalau bisa habisi juga para edoras itu. Dan hati-hati" telepati kris kesemua ksatria.

"Ini akan menyenangkan" ucap chanyeol menyeringai membakar gudang kecil yang diduga tempat persediaan makanan para penjahat nista itu.

Didalam gudang beberapa mayat hidup dibangunkan, tidak! Semuanya dibangunkan!

"Habisi para ksatria exo planet itu!" Pekik minho geram.

Seketika mayat hidup itu meelayang mencari aroma exo planet.

"Hey, mencariku?" Ucap tao tersenyum manis. Mayat hidup itu menatap tao dengan wajah datar khas orang mati.

BUGH!

Swing! Mayat hidup itu berubah menjadi abu.

Baekhyun berdiri dibelakang kyungsoo sedikit ketakutan. Kekuatan baekhyun bukanlah penyerang ia light dengan cahayanya kekuatan ksatria bisa semakin kuat.

"Pergi ketempat sehun, kekuatanmu tidak berpengaruh padaku baek" ucap kyungsoo masih melawan para mayat hidup dengan lempengan batu yang berterbangan.

Dengan langkah seribu baekhyun kearah sehun.

"Mengejar pangeran nona" ucap seorang namja lumayan pendek deengan otot2 ditubuhnya.

"E-eh?"

Namja itu mengarahkan besi2 ketubuh baekhyun. Dengan kekuatan peliindungnya ia membuat perisai ditubuhnya.

"Kyaa! Sehun! Chanyeol! Tolong aku!" Pekik baekhyun.

Wuuuussshhh! Angin topan kecil menyerang kearah namja yang ternyata adalah jonghyun itu.

"Ugh, kau lama" omel baekhyun merasa tenaganya terkuras.

"Mi-"

Wuuuuuussss ...

Sebuah tombak besi melayang kearah sehun.

Dan hanya melayang lambat.

Tao melepas pakaian kumuhnya, terlihat pakaian khas angelina jolie baju hitam lengan panjang ketat celana hitam ketat pendek diatas lutut dan sepatu boot hitam sampai menutupi lututnya.

"Huhh.. Begitulah cara model bertarung" gumam baekhyun kesal. Sebenarnya tadi malam ia sudah menyiapkan pakaian bertarung untuknya. Dan jangan bercanda -_- ia memakai kostum sailor moon -_- sebenarnya ia ingin menggoda chanyeol. Dan ternyata bukan hanya ia yg memakai baju kostum. Ia kalah telak oleh tao. Dan akhirnya baekhyun minder memilih dengan pakaian ala pengemis pekerja yang kebeesaran itu.

Kembali kepeperangan tadi

Tao berjalan ala model mengambil tombak itu dan melemparnya kearah jonghyun.

"Bertemu lagi tuan seksi" ucap tao menyeringai. Jonghyun adalah salah satu top model seksi pria di salah satu ageensi saingannya.

"Jadi kau salah satu ksatria hemm? Nona seksi?" Goda jonghyun dengan wajah mengerikan.

BUGH!

Sebuah kaki menyambut tubuh jonghyun membuat pemuda itu terpelanting menabrak meja-meja yang ada didalam.

"Kris ge!" Pekik tao menatap kris dengan kaos baju hitam, jeans hitam, gara rambut naik keatas. Dan jangan lupakan kaca mata yang bertengger dihidung mancungnya.

"Memang benar-benar para idol" gerutu sehun dalam hati menatap pasangan itu.

"Sehun! Kajja kita hancurkan benda2 yang ada disini" ajak baekhyun lemah. Mereka berjalan sambil sesekali membunuh para mayat hidup yang menyerang tanpa henti karena tidak seperti yg diprediksi, ternyata sangat sulit mengeluarkan jarum yang ada dikepala para mayat hidup itu.

"Eehhh?" Pekik baekhyun takjub melihat chenmin couple dengan baju ala cowboy dan topi cowboy. Dan tidak lupa senjata ditangan mereka ala cowboy. Mereka saling memunggungi menembaki para mayat hidup dan pekerja yang ternyata berubah menjadi monster hijau mengerikan.

"Apa gunanya kekuatan mereka kalau seperti itu!" Gerutu sehun kesal.

"Apa hanya aku yang memakai kostum konyol? Mengapa mereka tidak pernah membicarakan masalah kostum tadi pagi!" Gerutu baekhyun kesal mengambil besi panjang menghancurkan benda didekatnya.

Sehun tersenyum kecil melepas pakaian lusuhnya. Ia memakai baju kaos putih dan jeans biru langit. Tampak senada dengan kulit putihnya.

"Mwoo! D-dia ternyata jugaa .." Tergorokan baekhyun tercekat saking kesalnya. Tanpa sengaja ia menyandung kotak berisi jarum-jarum yang diduga untuk membuat mayat hidup itu.

"Baekki!" Panggil chanyeol berlari kecil kearah baekhyun. Baekhyun menatap chanyeol kesal karena chanyeol juga memakai pakaian keren (terserah kalian bayangin apa, pokoknya pakaiannya keren).

"Lelehkan jarum2 ini" ucap baekhyun kesal.

"Em" ucap chanyeol dengan senyumnya menyemburkan api dari tangannya.

Kini chanyeol, kris, sehun dan baekhyun tepat ditengah-tengah ruangan besar ini.

"Seekarang" ucap kris. Seketika kris dan chanyeol menyemburkann api keatap2 dinding itu lalu sehun menyemburkan anginnya memperbesar volume api dan baekhyun memberiikan cahayanya pada api dan angin yang menyatu itu seketika seluruh ruangan menjadi terbakar hangus.

Para ksatria sudah dilindungi oleh air murni yang diolah suho dan yixing sehingga terkena api tidak merasa panas.

Tao masih sibuk dengan pedang dan perisai waktunya. Menebas kepala para mayat hidup untuk melindungi kris, chanyeol, sehun dan baekhyun yang masih proses membakaran.

Seketika pijakan sehun taoris-baekyeol meninggi menjadi panggung kecil dari tanah. Lalu panggung itu berputar keseluruh sisi membuat semua terbakar. Tao menatap kyungsoo lalu mengedipkan matanya lucu. Lalu suho, chen, xiumin beerdiri mengelilingi panggung itu. Kyungsoo menatap mereka.

"Siap?"

"Ya!" Jawab mereka serempak seketika menjadi panggung kecil cukup satu orang menjulang menyamai tinggi panggung yang lain. Chen mengarahkan petirnya kearah jonghyun. Tapi nihil tubuhnya dilindungi oleh sesuatu. Onew dengan kekuatannya menetralkan api yang mengarah pada nya dan teman-temannya.

Setelah beberapa menit akhirnya seluruh gudang tua yang besar itu rata menjadi abu.

Kyungsoo mengemballikan tanahnya menjadi rata kembali. Kini mereka saling berhadapan. Minho, jonghyun dan onew. Sedangkan key dan taemin belum terlihat.

"Benar-benar licik, begini cara kalian ha" ucap minho menyeringai kecil.

"Hmm, beginilah cara kami" ucap chanyeol mengejek.

Seketika yeoja berambut kuning pucat bernama key muncul dihadapan jonghyun

Puk ..

Benda2 putih berbentuk burung berjatuhan seperti kapas. Para ksatria menatap benda itu bingung.

"Kau masih mengumpulkan mainan itu ternyata ha" ucap jonghyun menyeringai kecil.

"Mubazir jika tidak dimainkan" ucap key tertawa.

Wuushh!

"Saatnya kita pergi" seorang yeoja cantik berambut panjang berwarna scarlet (dark red) muncul dan seketika asap muncul para musuh itu menghilang.

Puk

Puk

"Apa ini hyung?" Gumam chanyeol.

Puk

"JANGANG DIPEGANG!" Teriak kai dari jauh.

Wuushhh!

"Saling berpegangan semua!" Pekik kai meraih tangan xiumin yang terdekat dari jangkauannya.

Wuuushhh!

BOOOMMMB!

BRUK!

Para ksatria terjatuh ditanah dekat lay dan luhan bergelantungan.

semua menatap nanar leedakan bertubi-tubi disana.

"Jadi itu bom" gumam chanyeol menatap takjub.

"Hampir saja" gumam baekhyun.

Semuanya menatap baekhyun bingung.

"Ada apa?" Tanyanya.

"Anyi, hanya kostummu menarik" ucap sehun tertawa kecil.

"Ne?"

"Huuwaaa! Kaaaiiii! Gara2 kau jadi begini!" Pekik baekhyun menguncang2e bahu kai kesal.

"Eiiy, nuuna kau terlihat manis dengan kostum itu. Sailoor.. moon!" Ucap kai mengikuti gerakan tangan sailor moon.

"Baekkii, kau sungguh imut" ucap chanyeol memeluki tubuh baekhyun gemas.

"Whoaaaa! Aku juga ingin baju seperti itu" pekik luhan ikut menghambur kearah baekhyun. Dan yang lainnya hanya menatap sweetdrop tingkah 3 anak itu -_-

.

.

.

TBC

.

.

.

Yeayy! Selesai juga. Makasih udah mau baca. Panjang kan udah? Fast update kan?

Naaah tinggal ditunggu review-nya .. Yaa gak ..

Kalo yg review dikit bakal lama loh up nya *senyumEvil

Sudah ada action-nya belum?

Ini masih pertarungan dibumi loh, di edoras nanti akan ada banyak cast tambahan ada yg mau request gak boyband atau girlband atau artis siapa aja nanti yang ikut pertarungan.

Tinggal tulis di colom review mau gb/bb apa dan planet apa yng mereka bela siapa.

Ex: BTS : Exo planet

Atau

Shinee : Edoras

Nah ... Biar ffnya tambah life gitu. Ditunggu ya review sama sarannya!

Hwaitting!