*O*O*O*O*O*O*O*O*O*O*O*O*O*O*

OMG

By : Kuroko Neophilina Phantomhive

Disclaimer : Fujimaki Tadatoshi.

WARNING : Typo dimana-mana, EYD, OC, DLL.

*O*O*O*O*O*O*O*O*O*O*O*O*O*O


Setelah kejadian kemarin, anggota 'Generasi Keajaiban' pun (Kecuali Midorima, Akashi, dan Kuroko) tidak berani lagi berpikiran yang tidak baik pada orang lain, dengan kata lain mereka udah tobat.

"Rasanya sudah seperti hantu ssu~" ucap Kise yang asal duduk di pinggir lapangan basket, ditemani sebotol minuman pengganti ion tubuh, dan handuk kecil berwarna putih.

"Hawa keberadaanmu masih terasa Kise, kalau kau mau menjadi hantu kenapa tidak bertukar tempat dengan Kuroko?" tanya Midorima yang masih memegang Lucky Itemnya hari ini yaitu boneka kelinci.

"Bukan begitu, hanya saja kemarin…..kalian juga tahukan!" jawab KIse selagi sang kapten tidak datang karena ada urusan.

"Kalau saja tidak ada salah satu sensei yang datang, pasti kita udah mati!" ucap Aomine, yang merinding mengingatnya. "Dan terlebih lagi, Tetsu! Aku jadi pingin nyanyi…."

"Minechin itu tidak ada hubungannya…" ucap Murasakibara yang masih setiap dengan kudapannya.

Aomine pun berdehem ria menyiapkan suaranya. "Ehem…sunguh teganya!teganya!teganya!dirimu telah memberitahunya! Kau tahu Tetsu? Itu sungguh terla-"

"STOPPPPP!"

"Kau mencuri logat Bang Roma~Bang Roma~"

Dan semua yang disitu pun langsung menemukan sang pemilik suara, yang mengcopy nada DePe, siapa lagi kalau bukan Kise Ryuta. Tapi entah kenapa seperti ada racun dalam setiap helai daun bunga sakura yang berguguran.

"Kise…" panggil Aomine

"Aominecchi…"

Midorima yang tanpa sadar melepas hendset handphonenya, dan ternyata yang terdengar berikutnya dari ramalan bintang, adalah lagu India.

Entah kesurupan apa Aomine dan Kise bertingkah layaknya difilm-film India, ditemani bunga sakura yang berguguran. Kesana kemari berlarian, bergandengan tangan, dan menyanyi mesra. Bahkan Midorima, Murasakibara, dan Kuroko pun tidak menyangka kalau mereka berdua hafal lirik lagunya.

"Kise…"

"Ya~ Aominecchi…"

"Apa bahasa inggirsnya 'rindu' ?"

"Miss, donk Aominecchi~"

"Kalau aku merindukanmu?"

"I miss you~"

"Kalau aku merindukanmu hingga, aku ingin meminta cinta dan sayangmu?"

"Ngemis-ngemis donk…"

"Kok ngemis-ngemis sih?"

"Cinta itu harus dicari, Aominecchi. Bukan diminta…."

'PROK… …'

Midorima, Murasakibara, dan Kuroko pun tepuk tangan atas pertunjukan Aomine dan Kise, tanpa sadar ada yang mengwasi mereka dari tadi.

"Jadi begini, kelakuan kalian selama aku tidak ada?" tanya seseorang berambut merah yang keluar dari tempat persembunyiannya, dengan gunting merah yang sudah ada ditangan kanannya.

'Akashi/Akashi-kun/Akachin/Akashicchi MATI AKU!' teriak mereka dalam hati.

"Hah….tenang aja, aku malah mau minta bantuan kalian," ucap Akashi, dan yang lainnya pun menghela nafasnya 'Gak jadi mati,'.

"Bantuan apa Akachin?" tanya Murasakibara yang masih setia dengan kudapannya.

"Kita akan mengikuti lomba ini," jawab Akashi sambil menunjukan brosur perlombaan.

"A,Akashichi kau serius?" tanya Kise yang udah keringat dingin, dan Akashi hanya mengangukan kepalanya pelan.

"D,demo kau bilangnyakan minta bantuan j..jad-"

"Mau menolak, hm?" tanya Akashi dengan aura gelap mengitarinya, tak lupa dengan gunting kesayangannya, yang setia menemani. Mereka pun menggeleng cepat, demi nyawa mereka. Dan inilah lomba yang membuat mereka keringat dingin dan hamper mati karena, diancam Akashi.

FESTIVAL FUJOSHI DAN FUDANSHI

Ayo ikut berpartisipasi! Pertama kalinya di Jepang, sayang loh~ kalau dilewatkan! Apalagi bagi kalian yang suka banget sama YAOI, kenapa? Karena, kita mengadakan lomba :

Lomba menggambar 'Manga Doujin Yaoi'

Lomba drama (dengan tema Yaoi tentunya~)

Lomba pasangan romantic (Buat para seme dan uke, persiapkan diri kalian!)

Cosplayer

Acara ini akan diadakan di Taman Tokyo, 25-26 Juni. HMMM…HADIAHNYA JUGA MENARIK LOH~

Juara 1 : Liburan dipulau Bali 'GRATISS' selama 1 minggu.

Juara 2 : Makan malam 'GRATISSS' bersama pasangan, selama 3 hari, di Restauran Little Tokyo.

Juara 3 : Penginapan Hotel Little Tokyo 1 hari 1 malam.

Untuk pendaftaran, silahkan kalian mendaftar di supermarket terdekat. Dengan minimal pembelian sebesar Rp.50.000. Pendaftaran ditutup tanggal 23 Mei.

″Lomba apa yang akan kita ikuti?″ tanya Murasakibara yang, udah mulai semangat karena melihat tulisan 'MAKAN GRATIS' di brosur.

″Tentu saja, lomba pasangan romantic!″ jawab Akashi. ″Ryouta dan Daiki, Shintarou dan Atsushi, Tetsu denganku,″ lanjutnya dengan menyebutkan pasangan-pasangan yang akan mengikuti lomba.

″Aku gak mau sama Aominechi!nanti aku bisa hitam, aku maunya sama Kurokochi!″ rengek Kise, sambil memeluk Kuroko yang sudah setujuh-setujuh aja, dipasangin sama Akashi.

″Tapi, tadi kau dan Daik-″

″HUWAAAAA TADI ITU CUMA REFLEK AKASHICCHI! SERIUSANN!″ teriak Kise, memotong balasan Akashi.

″Itu sudah mutlak,″ ucap Akashi dengan menekankan akhir kata.

″Tap-″

'SYUTTTTTT'

Sebuah gunting berwarna kuning melesat dengan jarak 0,00000000001 mm, hampir mengenai pipi Kise.

″Kau sudah bosen hidup neh, Ryouta?″ tanya Akashi, yang ditangannya sudah ada 2 gunting, Kise pun menggeleng cepat.

″Apa ada yang ingin membantah?″ tanya Akashi, semuanya pun terdiam dengan tatapan 'Kami membantah, kami mati!'. ″Apa ada yang ingin bertanya?″

″Aku,″

″Kau ingin bertanya apa Shintarou?″

″Kau memasangkan kami berdasarkan apa?″ tanya Midorima, yang sebenarnya penasaran kenapa dia dipasangkan dengan Murasakibara, yang seharusnya Akashi dengan Murasakibara.

″Demi menciptakan keturunan yang baik,″ jawab Akashi abstrak. 'Keturunan yang baik?maksudnya, bakalan dinikahin beneran gitu?terus habis nikah, ngelaukin bippppppp…' oke, untuk pembicaraan kesananya author sensor karena, keluar rated.

″Maksudnya?″ tanya para pion Akashi, untuk mengetahui lebih jelasnya.

″Demi menciptakan keturunan yang baik, maksudnya itu…..biar keturunan kalian lebih baik lagi. Contohnya, Ryouta dan Daiki, biar keturunan kalian errrcakeperrrrrrr seperti Ryouta dan juga jago main basket seperti Daiki,″ jawab Akashi yang ga rela bilang cakep ke Kise.

Mendengar penjelasan Akashi, mereka pun sepertinya tertarik. ″Lalu Midrorimacchi dan Murasakibaracchi?″

″Biar keturunannya tinggi kaya Atsushi, dan pintar kaya Midorima..terus juga biar keturunannya gak memiliki sifat tsundere,″ jawab Akashi yang sebenarnya bingung dengan pasangan yang satu ini.

″Lalu Akachin dan Kurochin?″

″Tentu saja, biar keturunanku. Sekuat aku dan semanis Tetsu,″ jawab Akashi lagi, tapi itu tidak berhasil membuat Kuroko blushing.

….

″Baiklah, kalau tidak ada yang ingin bertanya lagi. Semuanya bubar dan latihan bersama pasangan kalian masing-masing,″ perintah Akashi, lalu semuanya pun mengikuti perintahnya

TBC


Thank's to :

Ai hakawa, Kazuki NightNatsu, lonely19day, Alenta93, bola oranye, Yukka, Dze Dze, entah siapa

Review please...