Neo : "E,etto...minna, MAAF BANGETTTTTTT TELAT (SANGAT) UPDATE!" #gelundungan


*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*

OMG!

By : Kuroko Neophilina Phantomhive

Disclaimer : Fujimaki Tadatoshi

Warning : OC, OCC, TYPO, EYD, YAOI, DLL.

*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*0*


'Cara mendapatkan hati cowok kudeere'

Itulah yang sedang dibaca cowok berambut merah itu. 5 kata, 1 makna, penuh perjuangan, dengan cepat ia mematikan handphonenya. Setelah mendengar langjah kaki yang sangat ia kenali.

"Maaf, aku membuat Akashi-kun menunggu lama," ucap cowok beambut aquamarine, sambil membungkukan badannya.

"Tidak apa-apa," balas Akashi sambil tersenyum lembut. "Ayo!" lanjutnya sambil melangkahkan kakinya.

Kuroko pun mengikuti Akashi dari belakang. "Ha'i.." ucapnya.

Langkah yang tadinya rengaang pun menjadi rapat, kedua tangan itu saling bergandengan, berbagi kehangatan dan rasa sayang, hingga tanpa sadar hampir melakukannya didepan umum, tapi itu…..

Hanya mimpi~

Yah, ini lah kejadian yang sebenarnya…

Selama perjalanan ehem'kencan'ehem mereka, hanya keheningan yang menyelimuti mereka er-ralat yang ada hanya bisikan para kaum Adam yang hampir mimisan karena, keimutan Kuroko dan kaum Hawa yang terpesona dengan ketampanan Akashi. Bosan dengan suasana yang tidak etis itu, Akashi pun kembali mengingat 'Cara mendapatkan hati cowok kuudere' dan akan berusaha melakukan yang terbaik.

Dan cara itu pun….

Dimulai!

'Bawa pasanganmu ketempat paling sepi!'

Sebenarnya Akashi ragu, dengan cara ini tapi apa boleh buat….

"Tetsuya…"

"Ya…..?"

"Kenapa kamu diam aja?"

"Aku hanya berfikir kenapa, kau membawaku kesini?" tanya Tetsuya, sambil melihat sekelilingnya dengan tatapan absurd.

Akashi pun bingung, cuma dia harus jaga imej dia pun harus bermodus ria~. "Karena, belum ada yang pernah pacaran ditempat seperti ini," jawabnya.

Bayangin aja! Emang ada orang kencan di Kuburan? Oke, mungkin Akashi salah mengartikan perintah itu! Mungkin pikirnya, adalah bisa saja Tetsuya takut dengan hantu, lalu dia dapat pelukannya.

Aho!

Sebelum menentukan tempat yang tepat, sadarilah dulu bawa kekasihmu itu termasuk jenis(?) hantu.

Tetsuya yang tahu pun langsung menyeringai kecil. "Benarkah? Hahahahaha….kau memang 'manis'," ucapnya.

Akashi pun membelalakan matanya walaupun sebentar, dan langsung menodongkan guntingnya tercinta kea rah Tetsuya. "Siapa kau? Lebih kau cepat keluar dari tubuh, Tetsuya-ku!" perintahnya, menyadari ada yang tidak beres. Apalagi mendengar kata 'manis' dari bibir ranum Tetsuya…haduh~~ mau muntah rasanya….

Tetsuya sekarang benar-benar sudah seperti pangeran yang turun dari langit (?) , tatapan matanya yang tajam, senyumnya yang menawan ditambah hembusan angin yang mendukung rambutnya untuk menari mengikuti arah angin. "Ikutlah denganku…." tawarnya layaknya seorang pangeran, yang ingin menunjukan kejutan pada permaisurinya.

'Te,Tetsuya….' Batin Akashi tak percaya. 'Eh? Tunggu kenapa aku jadi OC gini! Lagi pula aku SEMENYA! Jaga imej…jaga imej….' Lanjutnya, kembali cool.

"Bagaimana?"

"Aku tidak tahu kau siapa?! Tapi, yang pasti aku akan mengeluarkanmu darinya!" ucap Akashi yang siap untuk membunuh, namun ia kalah cepat dari Tetsuya dan….

'CUP'

"Hm…bagaimana? Aku menangkan?" tanya Tetsuya dengan tatapan yang mempesona, terlebih lagi dengan jarak mereka yang hanya 3 cm setelah kedua bibir itu saling bersentuhan. Sedangkan Akashi hanya shock.

'BRUKKK'

Tetsuya pun jatuh, tapi dengan cepat Akashi menangkapnya dan memeluknya. Berharap saat Tetsuya membuka matanya ia akan kembali normal.

"A,Akashi-kun…." panggil Tetsuya dengan semburat merah dipipinya yang putih, karena ia malu sekarang tubuhnya telah dipeluk Akashi, apalagi sekarang Akashi mendekatkan bibirnya ketelinga Tetsuya.

"Dengar Tetsuya, sampai kapanpun….aku yang menjadi sememu!" bisik Akashi, sambil mengeratkan pelukannya.

"Ha'I Akashi-kun…" balas Tetsuya, sambil menyeringai 'karena, yang aktingnya tadi berhasil' tanpa diketahui oleh Akashi.

TBC


Thank's to :

MinRisa91, Shiroyasa-dono ga suki, Kim Victoria, Pena Biru Muda, SherapelArchangelaClaudia, Soraya31Hikari, Najika Alamanda.

Review Please...