A/N : Hola hola, minna! Akhirnya dah Update Chapter 2 #nafas lega# hehehehe... Gomen agak lama, mikir dulu jalan cerita nya agar tak bobrok lagi ceritanya... Hampir saja dilupakan nih cerita #Duagh ... Kalo ada penulisan yang salah Gomen... masih baru di sini.. ya walau dah gabung nya sudah lama #plakk .. Yosh! Mari kita balas Review nya..!

Sasuke : Heboh banget kalo jadi Author..

Naruto : Sudah.. sudah suke.. Nanti Honami-chan nangis darah..

Honami : #pundung di pojokan#

Naruto : Oke minna, Honami-chan..Loe aja ya yang balas review nya #puppy eyes no jutsu#

Honami : iya deh Naru-chan ..#sambil baca review# Oke, Xiaooo : Mau tau siapa Pairnya? Tunggu saja di chapter depan, #dihajar massa# eh salah,.. nanti bakal tau ko di chapter ini atau mungkin di Chapter depan? ya di Chapter depan kamu bakal tau ko Ending pairnya siapa #senyumMisterius# .. Oke ini dah lanjut !

Naruto : Sekarang Mifta Cinya : Beneran!? Semoga saja gak mungkin tuh Teme.. #nunjuk Suke# Ya gk tau juga sih mau ama Kiba.. yang bikin naskah tuh Honami-chan... Awas saja ya loe , Honami-chan.. Gue bakal meRasengan tubuh mu hingga ancur #wahh Ngancem nih#

Honami : i-iya deh Naru-chan #Ketakutan.. Ampun ya Naru-chan.. Nanti kamu gak imut lagi lho..

Naruto : HAH!? Beneran?! Wah aku harus terapy dulu!.. #langsung nyelonong pergi# Kalian berdua aja ya yang balas review nya!..

Sasuke : Hn.

Honami : ya ya...

Sasuke : Sekarang Aidilla . Azzahra : iya nih dah di Update.. Authornya aja yang kelamaan buat naskahnya #Deathglare Author#, Ini dah lanjut.

Honami : Huh! Apa-apaan sih Sasu-Teme!? Dah ini sekarang Arum Junnie : hehehehe iya maaf kalo alurnya agak kecepetan.. Karena tugas saya numpuk banget, jadi ya kecepetan bikin alurnya tanpa sadar #nyegir# iya saya usahaain gak menjurus ko.. masih belum bisa.. iya di panjangin ko,.. gak diringkas #lho(?)# .. Oke nih dah lanjut

Sasuke : Sekarang Ineedtohateyou : Iya nih dah lanjut.

Honami : dah selesai ya? #mukapolos

Sasuke : iya iyalah Author belagu..

Honami : iya iya.. males ladenin kamu..

Sasuke : Ya uwes Aku Rapopo #langsungperginyusulNaruto#

Honami : #Sweatdrop# .. Bagi yang Nge-review, Arigato Gozaimasu, Hontou ni arigato .. Meski sebentar lagi mau Ending nih ceritanya, saya mengucapkan terima kasih telah mereview.. #Bungkukbadan Oke, minna. Tanpa banyak bacot lagi, Let's Begin

Title : Sayonara

Fandom : Naruto

Dicslamier : Masashi Kishimoto

Genre : Friendship,Hurt/Comfort,dll (Kayaknya genrenya agak melenceng)

Pair : SasuNaru Slight SasuSaku, KibaNaru

Rating : T (T akau K ya? Yang aman sajalah..)

Summary : Sungguh sakit hati Naruto yang telah mengetahui bahwa Sasuke telah berselingkuh di belakangnya. "Sungguh sakit hati ini." /"Kuucapkan Sayonara, Sasuke-kun."/"Aku tak percaya."/Please RnR.

WARNING : OOC, Hancur, Abal, EYD tak Sempurna, No Hentai, Gender Yang Berbeda,dll

Don't Like Don't Read

Don't Review Don't Read #plakk

HAPPY READING, MINNA.


.

.

.

NARUTO POV

Kini aku sedang menelusuri koridor di sekolahku. Sebenarnya aku tuh nyari Suke-Teme. Ya ampun. Kemana ya Sasuke-kun. Kuharap ia baik-baik saja.

"Oi Naru-chan." panggil seseorang yang sedang memanggilku. Lalu aku menoleh kearah orang itu dan ternyata Kiba.

"Iya Kiba-kun, ada apa?" tanya ku kepadanya. Dan dapat kulihat wajah Kiba merona sedikit. hihihi aku suka kalo dia merona, lucu tau /.

"E-eetto, kamu lagi ngapain sih? ko kamu kayak nyari seseorang?" tanyanya. Aduhh Kiba, ko matamu sangat tajam sih. Ko tahu banget?

"hhehehe iya, nih aku lagi nyari Sasuke-kun. Apa kau melihatnya?" tanyaku.

"Hmm? Oh iya. Tadi aku melihat Sasuke tadi sama Sakura di taman belakang sekolah. Entah mereka lagi ngapain." kata Kiba. Sontak aku langsung lari dan kuhiraukan Kiba yang tadi teriak memanggilku.

.

.

.

====================SKIP TIME====================

Setelah aku tiba di belakang sekolah, sejenak aku mengatur pernapasan ku karena lelah berlari. Kemudian aku mendongkakkan kepalaku dan terkejut melihat mereka. Lalu aku mendengar suara orang sedang berjalan kearahku, kutebak, pasti itu Kiba.

"Oi Naru-" segera kubungkam mulutnya karena suaranya agak keras, jadi kubungkam mulutnya, entah kenapa kulihat wajahnya merah. Kehabisan nafas ya. "Ssstt.. Diam Kiba-kun." jawabku, lalu kulepaskan tanganku dan segera menoleh kembali ke arah Sasuke dan Sakura. " Oi Kiba, kamu tau darimana kalo Sasuke dan Sakura ada disini?"tanyaku. Kemudian aku melihat wajah Kiba tiba-tiba pucat. Aku jadi heran.

.

.

.

NARUTO POV END


NORMAL POV

"Oi Kiba-kun, kenapa wajahmu pucat begitu? Kau sakit?" tanya Naruto sambil memegang dahi Kiba. Sontak wajah Kiba memerah sangat. "Tidak apa-apa, Naru-chan. Oh iya, aku akan berbicara kepadamu tentang Sasuke dan Sakura, tapi kamu jangan marah ataupun langsung lari." kata Kiba. " Oh sipp deh Kiba-kun." jawab Naruto sambil tersenyum manis. Wajah Kiba yang merah kini memerah lagi. Hedehh, dasar Kiba.

Tak lama kemudian, setelah Kiba gak ber-blush ria lagi, ia menceritakan tentang Sasuke dan Sakura kepada Naruto.

"Sebenarnya Sasuke dan Sakura telah menjalin hubungan cukup lama. Mereka dulu adalah sepasang TUNANGAN, mereka dijodohkan sama kedua orang tuanya, jauh sebelum kau mengenal Sasuke maupun Sakura. -" sebelum Kiba melanjutkan kata-katanya, tiba-tiba Naruto memotong perkataan Kiba. "A-apa? Aku tak percaya. S-sasu-ke - k-un? D-dia d-dan Sakura-chan? Tunangan?!" jawab Naruto sambil tak percaya apa yang ia dengar. Apa salah Naruto? Apa? Apakah salah Naruto mencintai Sasuke? Salahkah dia? "Naru-chan, sebenarnya aku juga gak mau ceritain sama kamu, karna aku telah menyimpan rahasia ini selama bertahun-tahun, jadi aku akan menceritakan kepadamu dan kuharap kau mengerti, Naruto." jawab panjang lebar kepada Naruto. Naruto yang tak tahan lagi untuk menangis segera meninggalkan Kiba.

Kiba tahu, bahwa memberitahukan kepada Naruto itu salah. Sangat salah. Karena Naruto mencintai Sasuke lebih dari apapun. Tapi ini demi kebaikan Naruto, Sasuke, Sakura, dan dirinya. Ya, Sebenarnya Kiba sudah mencintai Naruto, sahabatnya sendiri. Jauh sebelum Naruto mengenal Sasuke dan Sakura. Tapi Kiba memberitahukan hal ini kepada Naruto supaya Naruto tak tersiksa kembali. Dulu.. ya sangat dulu.. Dimana hari saat Naruto disiksa karena Cinta.

Ditempat Sasuke dan Sakura.

"Kenapa kau disini?" tanya Sasuke.

"Aku akan menjemputmu, Sasuke-sayang, kau kan Tunanganku, aku sangat mencintaimu." kata Sakura sambil mengelus pipi Sasuke.

"Hn." dan tanpa aba-aba, Sasuke mencium bibir Sakura mesra.

"Aishiteru, Sakura."

"Aishiteru yo, Sasuke-kun."

Ditempat Kiba.

"Aku harus memberi tahukan Naru-chan tentang hal ini." kata Kiba. Ternyata Kiba belum pergi, ia masih mengamati Sasuke dan Sakura. ia mengepalkan tangannya keras. "Takkan kubiarkan kau melukai Naru-chan, Sasuke!" Kata Kiba dan meninggalkan tempat persembunyiannya dan segera mencari Naruto.

Kini kita akan melihat masa lalu dimana hari Naru tersiksa karena Cinta, dan Kiba tak mau mengulangi hal yang sama terjadi lagi.

.

.

.

FLASHBACK ON

([Saat Naruto berumur 13 tahun dan Kiba 14 tahun.})

Pada malam hari, terdapat dua anak yang sangat lucu, satu berambut pirang panjang, dan satunya berambut coklat jabrik. Nama anak yang berambut panjang pirang itu adalah Namikaze Naruto, sedangkan yang berambut coklat jabrik adalah Inuzuka Kiba. Mereka adalah sepasang sahabat sejak kecil. Kini mereka sedang berada dikamar Naruto.

"Oi Naru-chan, kayaknya aku gak bisa main deh besok. Soalnya aku harus bertemu seseorang." kata Kiba.

"Hm? Siapa, Kiba-kun?" tanya Naruto.

"Namanya Hyuuga Neji, dia kemarin menghubungiku bahwa ada tugas kelompok yang harus diselesaikan di rumahnya." kata Kiba.

"Oh.. Bolehkah aku ikut, Kiba-kun?" ucap Naruto sambil mengaktifkan jurus andalannya, Puppy Eyes No Jutsu. Kiba yang tak tahan dengan tatapan yang diberikan sama Naruto, menghela nafas. "Iya iya deh. Naru-chan boleh ikut." Ujar Kiba. Naruto yang mendengarnya pun langsung ber-Hore ria dan memeluk Kiba. "WAhh! Arigatou ne, Kiba-kun." Kata Naruto, sedangkan yang dipeluk hanya tersenyum tipis dan dipipinya ada rona tipis. (Wah.. Kiba malu-malu anjing(?) .. Cieeee Kiba #digigitKiba#).

"Iya Naru-chan. Besok kujemput kau jam 9 pagi ya." Ujar Kiba.

"Ha'i, Kiba-kun." jawab Naruto sambil mengeluarkan senyum menawannya yang asli, yang hanya dilihat Kiba dan keluarganya. Sedangkan Kiba hanya tersenyum tipis melihat kelakuan Naruto yang menurutnya sangat kekanak-kanakkan.

Tok.. Tok... Tok...

"Masuk." singkat Naruto, dan yang masuk adalah ibunya Kiba.

"Kiba sayang, ayo pulang." kata sang ibunya Kiba. "iya kaa-san, Naru-chan aku pulang ya, Konbawa ne." kata Kiba. " iya Kiba-kun, Konbawa." kata Naruto sambil melambaikan tangannya ke arah Kiba. Kemudian Naruto mulai menutup pintunya.

.

.

.

Tak lama setelah kepergian Kiba, kini ia merebahkan tubuhnya ke ranjangnya. Dan melihat kumpulan bintang bercahaya dari jendela kamarnya. "Malam yang indah." kata Naruto, kemudian ia terlelap kedalam tidurnya.

Bintang bercahaya menghiasi malam kelam..

Menampakkan beribu-ribu cahaya disana...

Kini sang Bulan menampakkan dirinya..

Dibawah Naungan malam yang dingin..


.

.

.

Besoknya di Hari Minggu ini...

.

.

.

"Naru-chan, ayo bangun nak. Kiba sudah menunggu di bawah." Kata Kushina yang sedang berada di depan pintu kamar Naruto."Iya kaa-san, Naru bangun." kata Naruto yang sedang mengucek-ucek matanya yang sayu. Dan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.

====================SKIP TIME====================

.

.

.

Setelah bersiap-siap selama 15 menit, ia segera turun kebawah dan mengambil sepotong roti dan mengunyahnya. " Kaa-san,tou-san, Naru berangkat dulu sama Kiba, ne. Ittakimasu." ucap Naruto sambil melangkahkan kakinya keluar. "Iya Naru-chan/Naruto." Jawab kedua orang tuanya serempak(lagi?).

.

.

.

"Ohayo, Kiba-kun. Kamu menunggu lama kah?" tanya Naruto. Yang ditanya hanya menggeleng yang artinya tidak. "Ohayo mo,Naru-chan. Tidak ko. malah baru saja. " Kata Kiba. "Ya sudah ayo kita pergi." kata Kiba sambil menggandeng Naruto layaknya kekasih, entah kenapa tiba-tiba dada Naruto berdetak kencang. 'K-kenapa ini? kenapa dadaku berdetak sangat kencang? Apakah aku sakit jantung?'batin Naruto. Ya ampun Naru-chan, kamu itu buka sakit Jantung, tapi sakit TBC, Tekanan Batin Cinta tau. Selain Bodoh kamu juga polos ya #diajarFansNaruto#.

.

.

.

Setelah tiba di rumah Neji, Naruto dan Kiba kini melangkahkan kakinya menuju pintu depan Neji. Rumah yang bergaya khas Eropa, terdapat taman yang sungguh indah, pemandangan yang indah kalau di malam hari. Dan Kiba mengetok pintu masuk rumah Neji.

Tok..Tok..Tok..

Kemudian pintu masuk dibukakkan oleh salah satu maid dirumah bergaya khas Eropa itu. "Ohayo Gozaimasu, Tuan dan Nyonya mencari siapa?"tanya sang maid sopan kepada Kiba dan Naruto. "Aku adalah temannya Neji, dia kemarin menghubungiku untuk kerumahnya." kata Kiba. "Jadi anda adalah Kiba-sama dan Naruto-sama, benar?" tanya maid tersebut. "Iya." singkat Kiba. Kemudian sang maid tersebut mempersilahkan masuk Naruto dan Kiba dan segera memberi arah kepada KibaNaru dimana letak kamar Neji.

"Ohayo, Neji." Ucap Kiba. "Ohayo, jadi ini yang kau bilang ini orangnya? Namikaze Naruto ya?" tanya Neji sambil melihat Naruto dari atas sampai bawah. 'Menarik, akhirnya sudah ada mainan rupanya ya? hihihi bagus juga.' batin Neji.

Dan apakah bahaya yang akan menimpa Naruto?.

Suasana kelam menghubungkan hening

Menemukan sang Iblis pertama..

Yang sangat kejam dan begis..

Mewarnai hari-hari menjadi gelap..

Apakah Naruto mampu bertahan?

TBC

A/N : Hola hola, minna, akhirnya selesai juga Chapter 2. Semuanya lagi pada penasaran bukan apa kelanjutan cerita ini #Duagh .. Ada yang mau lihat kelanjutannya? Kalo iya saya usahain buat menyelesaikan cerita pertama nih.

Sasuke : Ko dialog gue cuman sedikit?

Honami : ehehhehe maaf, Sasu-Teme, aku kan malas aja sih..

Sasuke : #DeathGlare Author#

Kiba : Akhirnya dah muncul. Makasih ya Author.

Honami : iya.

Sakura : Hore! Akhirnya dah ada moment gue sama Sasuke-kun

Naruto : Woi Honami-chan, kata loe gak bakal bikin gue kesakitan, ko malah gue aja yang kena imbas nya? #pundungdipojokan#

Honami : iya maaf. Buat semuanya yang baca cerita saya, saya hanya minta satu hal,

.

.

.

.

.

Please Review, minna.

Kritikkan, saran, dan semuanyaa saya terima ko, asal tak menyinggung ya :)

See you Next Chapter..