Shota Advanture!
Author : ArhiArDelPut05


Chapter 2


Arhi : Kembali lagi dengan saya yang Ga Jelas siapa saya#Plakk
Keysa : Emang situ kaga jelas!
Rey : Jangan jadiin kami Disclaimer ya!
Zero : Biar mereka saja yang jadi Disclaimer dan Warning *nunjuk ke arah Oliver, Lui, Len, Piko, dan Ryuuto*
Yang ditunjuk : *Membuang muka* Ga Mau!
Arhi : Siapa yang mau jadi Disclaimer dan Warning?
ComS : Ini teks nya!
Arhi : Hanya ComS saja yang setia membawakan teks yang saya bawa! *Terharu*
Zero : Di bilangin mereka!
Len : Kaga mau!
Arhi : Ya udah! Oliver Disclaimer dan Lui Warning!
Oliver&Lui : Eh? Nape kami?
Arhi : Biarinlah! Kali kali kalian XD
Oliver&Lui : Iya terserah deh!


Disclaimer : Oliver : Vocaloid bukan milik Arhi! Vocaloid milik Yamaha. Cerita yang aneh dan GaJe ini baru milik Arhi, dan saya tidak mau masuk ke cerita ini, kenapa saya jadi pemain utama lagi! *Kesel*

Warning : Lui : Sangat amat GaJe karena menggunakan GaJe no Jutsu, Banyak Typo, OC bermunculan, Kesalahan EYD, Cerita ga nyambung sama chap 1, de el el!


Arhi : Ya, mulai!

.

.

Arhi langsung tahu mereka adalah Vocaloid Shota...

"Sedang apa kalian disini?" tanya Arhi.
"Aku meminta mereka membantuku!" jelas Rone.
"Err...tahu gini ga usah kemari!" ketus Piko.
"Ya udah...siapa suruh kemari!" tukas Arhi.
"Jiahh! Rone yang suruh!" tukas Len.
"Kata Rone dia butuh bantuan kami..." jelas Oliver.
"Eeh? Rone! Kalau mau minta bantuan ke aku aja! Ga usah ke mereka!" ketus Arhi.
"Kan...ini perintah ente..." ketus Rone.
"Oke...sebelum kalian bisa ke Secret Island...lawan aku dulu!" ucap Arhi menantang mereka berlima.
"Jiah...kami ga punya senjata apa apa..." ketus Ryuuto.
"Ga apa dah..." ucap Lui ngeluarin cambuk.
"Boleh juga!" Len bersiap menggunakan Road Rollernya dan pedang pisangnya(?)
"Boleh deh..." Piko juga menyiapkan USB pistolnya(?) Oliver? Menyiapkan gergaji mesinnya XD.

Mereka pun betarung. (Rone jadi naratornya XD) Ya...terjadi pertarungan sengit antara Arhi(UTAUloid) vs Vocaloid Shota...Ya, Arhi mengeluarkan pedangnya dan menahan gergaji mesin Oliver. Ryuuto melemparkan Lolipopnya(?), segera Arhi tahan dengan Shuriken besarnya. Arhi melemparkan seribu pisau ke arah Len dan Lui. Lui langsung menahan seluruh pisau dengan mencambuknya. Len juga menahan pisau itu dengan pedang pisangnya(?). Segera Arhi mengeluarkan sabitnya segera Piko menembak bumerang sabit Arhi(?). Arhi mengeluarkan pistolnya dan terjadi baku tembak antara Arhi vs Piko. Mereka terus bertarung dan bertarung dan bertarung terus bertarung...

"Hah...hh..hh..." mereka semua pada cape. Pada hasilnya DRAW!


"Cih...kalian kuat juga!" tukas Arhi.
"Sebenernya kau curang! Punya semua senjata!" ketus Lui.
"Iya iyalah! Kaga lihat di profil Arhi ArDel sang UTAUloid yang dirilis entah kapan pada tahun 2014! NyaHAHAHAHA!" Arhi tertawa ala Hiruma Eyeshield21.
"Err...dia menyeramkan juga ya?" ucap Oliver sweatdrop.
"Yah...Lolipopku patah..." ucap Ryuuto melihat Lolipopnya patah.
"Jiah! Mikiran Lolipop ceunah!" ejek Len menggunakan basa Sunda XD.
"Se...sejak kapan kau bisa berbahasa Sunda, Len?" tanya Piko.
"Sejak aku masuk ke fic ini..." jawab Len -_-
"Oke...akan kuantar kalian ke Secret Island!" tukas Arhi.
"Err...Keysa Mode ON untuk Arhi..." ucap Rone -_-
"Oke...ikuti aku! Pesawat terbang segala bisa!" ucap Arhi ngeluarin Kapal terbang dari kantong ajaibnya doraemon(?) dan bicara ala Doraemon.
"Dengan alat ini kalian bisa naik dan terbang ke Secret Island..." jelas Arhi sangat mirip dengan Doraemon :3
"Ga pake pintu ajaib aja?" tanya Oliver.
"Oke!" ucap Arhi. "Pintu AJAIB!"
"Ayo masuk..." ucap Rone yang entah kenapa bisa terbang lagi -_-
"Eh...I...Iya..." ucap mereka.


Mereka pun masuk ke Secret Island dengan pintu ajaibnya. Saat Di Secret Island, Kekuatan Rone hilang lagi dan diam di atas topi Oliver. Sementara Arhi pergi lewat jalan lain...

"Err...Kau mau kemana?" tanya Oliver.
"Aku?" Arhi balik bertanya.
"Iya..." jawab Oliver.
"Lewat jalan pintas! Mau ngasihin naskah cerita ke Lenny-sama!" jawabku.
"Ye! Kenapa kami ga?" tanya Lui.
"Jiah! Kalau kalian ikut aku, ga rame ceritanya woy! Kalau udah ketemu Lenny-sama kan otomatis ceritanya beres dan The End!" tukas Arhi pergi setelah menutup jalan pintas.
"Grrh...Sialan..." ketus Len.


Mereka berenam pun melakukan perjalanan di Secret Island. Saat itu terlihatlah sebuah Istana berwarna merah...

"I...Istana?" tanya Piko.
"Ada ratunya ga?" tanya Ryuuto :3
"Adalah!" jawab Rone.
"Diam disana!" tukas Kira.
"Ha...hah? K..kau...siapa?" tnya Oliver kaget.
"Tidak hanya Kira...kami juga!" ucap Rion(Bukan Tone Rion!), Meirin, Ghesya(?), Yuuki, dan Cel.
"Ha...hah? Kok Ghesya bantuin Cel?" tanya Rone.
"Entahlah...dipaksa Arhi nih! Tiba tiba dia datang dan memberikan naskah ke kami, lalu melakukan teleportasi deh..." jelas Ghesya.
"Bawang merahku mana?" tanya Meirin.
"Grrr...Bawang Merahmu kubuang semua!" Tukas Cel kesal.
"Jangan marah marah loh...nanti cepet tua..." tegur Rion.
"Cel...itu...rr...hmm..." ucap Yuuki gelagapan.
"Galak!" ucap Kira yang sedaritadi serius.
"Jiah...mereka kayaknya ngajak ribut nih..." ucap Lui mengeluarkan cambuknya.
"Dia punya cambuk! Stop Time!" ucap Ghesya dan waktu pun berhenti. Meirin, Ghesya, dan Kira pun mulai menyerang.

Kira membentuk sebuah tornado yang siap untuk diarahkan pada mereka berlima, loh? Kenapa mereka berlima? Rone kemana? Ia lari bersama Rane, adiknya -_- Meirin menyiapkan Fire Swordnya di depan mata Oliver, sementara Ghesya sibuk melemparkan pisaunya agar mengeliling mereka berlima.

"Play Time!" teriak Ghesya sambil melempar pisaunya.

Dengan cepat Oliver menahan Pedang api Meirin dengan gergaji mesinnya. Dengan cepat Lui menepis semua pisau Ghesya. Tapi, bagaimana dengan Tornado? Segera saja Ryuuto melemparkan Lolipopnya ke Tornado itu (?) Ajaib! Tornado langsung berhenti! Benar benar keberuntungan!(Heboh)

"Gacha!" ucap Ryuuto senang(Nama sendiri dibawa bawa -_-)
"Jiah...kita berdua kaga ngapa ngapain nih..." ucap Len dan Piko.
"Water Blast!" ucap Rion dan segera saja bola air ditembakkan kearah Len dan Piko.
TRANG!
"Huh...beraninya lawan BANANA SWORD ku, JIAHAHAHAHAHA!" tawa Len dengan psikopat nya -_-
"Banana Sword?" tanya Meirin. "Fuh...aku juga punya ONION BOOMERANG! JIAHAHAHAHA..." tawa Meirin mirip Len. Yang lainnya hanya sweatdrop.
"Kukira Meirin mau menertawakannya..." batin Cel.
"Shuriken!" Yuuki melemparkan Shuriken besarnya ke arah Piko. Segera Piko menembaknya dengan USB(?)
"Fire Blast!" ucap Cel, langsung saja api keluar dari tangan Cel dan mengarah pada mereka.
"Dragon Fire..." ucap Cel, langsung saja api itu berubah menjadi naga api dan menyemburkan api kepada mereka berlima, otomatis mereka berlima langsung gosong(?)


Mereka terus bertarung dan pada akhirnya...To Be Continued...


Arhi : Jiah...susah banget nyari kata untuk TBC...
Rey : Tubercolosis?
Arhi : Bukan! Tapi To Be Continue...
ComS : Ada pesan lagi dari ArhiArDelPut05...
Keysa : Nanti! Ane mau protes dulu nih...
Arhi : Apa?
Keysa : Kenapa ane belum masuk juga?
Efen : Kamu ga akan masuk Keysa!
Keysa : Grrrh...*kesal*
Arhi : Nanti di chap selanjutnya...
ComS : Oke...pesan dari ArhiArDelPut05...
Sinta&Santi : Minta Reviewnya dong Readers...anggap THR ke kami XD
Keysa : Ga ada Readersnya juga...-_-
Arhi : Biarin!

Review Please...tunggu chap selanjutnya XD