Author : Akhirnya, dapat bikin chapter ini juga. Hmm, saia berencana untuk memunculkan semua teman Naruto di chapter ini. Mungkin para hantu akan muncul pada chapter ke tiga sampai tamat. Oke enjoy this chapter.

Warning : K+ rate, gaje, aneh dan bahasa labil

No pairing

Genre : Adventure/Friendship/Horror/Humour

Disclaimer : Punya Masashi Kishimoto


The Ghost

Chapter 2

( New Friends )

.

.

Di rumah Iruka

Naruto pun sampai di rumah Iruka.

"Nah, kita sudah sampai," kata Iruka sambil menghentikan laju motornya.

"Wah, rumah paman sangat unik ya seperti istana," kata Naruto yang memuji rumah Iruka. ( lebih tepatnya meledek ya? )

Tak lama kemudian, keluarlah seorang anak laki – laki dari dalam rumah Iruka.

"Naruto nii," kata anak tersebut sambil setengah berteriak memanggil nama Naruto dan berlari ke arah Naruto.

"Konohamaru," kata Naruto yang langsung memeluk anak itu.

"Sudah, sudah, ayo kita masuk," kata Iruka mengajak kedua anak laki – laki itu masuk ke dalam rumahnya.


Di dalam rumah

"Nah, ini dia kamarmu," kata Iruka setelah menyalakan lampu kamarnya.

"Wah, kerennya," kata Naruto sambil melihat diluar jendela.

"Yaa, lumayanlah. Kau kan juga sementara disini, jadi kau bisa bantu – bantu paman…" kata Iruka sambil melakukan peregangan. Namun kata – kata Iruka terpotong karena mendengar dengkuran Naruto yang mirip seperti raungan seekor singa.

"Anak ini sudah tidur," sambung Iruka sambil geleng – geleng kepalanya.

"Sudahlah ayah, Naruto nii mungkin kelelahan karena perjalanan jauh yang telah dia tempuh," kata Konohamaru untuk menahan emosi Iruka.

"Naruto, ayo bangun. Kenapa kau malah tidur di dekat jendela? Ayo bangun," kata Iruka sambil membangunkan Naruto. Naruto langsung terjaga dari tidurnya dan dia langsung berpindah ke tempat tidur.


Keesokan paginya

Naruto terbagun dari tidurnya. Dia mencari Iruka dan Konohamaru. Setelah mencari cari, dia menemukan sebuh surat yang berada di atas meja. Isi surat itu adalah sebuah peta ke kedai mie ramen Iruka.

-000-

Beberapa menit kemudian

Naruto mengunci pintu. Kemaudian, Naruto melilhat isi surat tersebut.

"Mengunci pintu sudah. Sekarang menyapa hai pada Sakura. Aik, kenapa bentuk tubuhnya seperti bunga?" kata Naruto sambil menurunkan sebelah alisnya karena melihat gambar ciri – ciri Sakura.

Tak lama kemudian, datang seorang anak perempuan yang mengejutkan Naruto.

"Hei, jangan muncul secara tiba – tiba dong!" kata Naruto marah.

"Sorry, namaku Haruno Sakura. Salam kenal Naruto," kata anak perempuan itu yang bernama Sakura.

"Dariman kau tau namaku?" Tanya Naruto heran.

"Paman Iruka yang memberitahuku," jawab Sakura.

"Dasar paman Iruka. Oh ya, paman Iruka bilang, terima kasih atas kue pemberianmu," kata Naruto sambil melihat kembali isi surat itu.

"Sama – sama, paman Iruka pasti senang kan?" kata Sakura senang.

"Mungkin? Sudah Sakura, aku mau pergi dulu," kata Naruto.

"Mau kemana kau?" Tanya Sakura heran.

"Mau ke kedai mie ramen paman Iruka," jawab Naruto.

"Kedai mie ramen paman Iruka. Itu gampang, kau tinggal lurus lalu belok kanan…" kata Sakurasambil menunjukkan arahnya.

"Tak usah, aku sudah diberikan peta ini yang akan menunjukkanku ke tempat kedai mie ramen paman Iruka," kata Naruto memotong perkataan Sakura. Dia menunjuk peta yang dia temukan di atas meja.

"sampai nanti," kata Naruto yang kemudian berjalan menjauh pergi.

"Eee, sampai nanti," kata Sakura heran.

.

.

Setelah melewati turunan, tanjakkan, tikungan dan masuk ke dalam hutan, Naruto berhasil sampai ke kedai mie ramen Iruka.

"Jauh sekali kedai paman, kasihan paman," kata Naruto setelah duduk di salah satu kursi di kedai tersebut.

"Paman naik motor. Lagipula jaraknya dekat dari rumah paman," kata Iruka sambil menunjukkan rumahnya.

"Lalu kenapa paman menyuruh aku untuk jalan jauh seperti ini?" Tanya Naruto sambil membenturkan kepalanya.

"Yaa, anggap saja berolahraga," jawab Iruka santai.

"Beruntungnya aku punya paman sepertimu, paman Iruka," kata Naruto.

"Bagaimana Naruto? Lelah bukan? Itulah, kalau orang berbicara di dengarkan," kata Sakura mengejutkan Naruto.

"Iya, sorry – sorry," kata Naruto meminta maaf.

Tak lama kemudian, dua anak laki – laki datang ke kedai mie ramen Iruka. Yang pertama memiliki mata onyx dan yang kedua memiliki kulit putih pucat.

"Siapa mereka? Kelihatannya dia agak sombong?" Tanya Naruto.

"Dia adalah Uchiha Sasuke. Anaknya memang seperti itu. Dia pendian, jarang bergaul dan satu satunya anak yang tidak memiliki ekpresi sama sekali. Tapi, dia sangat disenangi para gadis di desa ini," jawab Konohamaru menerangkan perihal Uchiha Sasuke.

"Sepertinya,yang kau katakana barusan sudah terjadi," kata Naruto sambil melirik Sakura yang sekarang sudah berpindah tempat ke kursi sebelah Sasuke.

"Kalau yang berada di sebelah Sasuke itu namanya Sai. Dia saudara sepupu Sasuke. Dia itu berbeda sekali dengan Sasuke. Dia lebih suka membaca, lebih leluasa dalam berekspresi dan suka menolong orang," sambung Konohamaru menjelaskan saudara sepupu Sasuke bernama Sai.

Tak lama kemudian, tiga anak kecil datang. Yang satu, seorang anak laki – laki memiliki rambut berbentuk seerti nanas. Yang kedua, anak laki – laki bertubuh gendut dan yang ketiga, seorang anak perempuan berambut kuning keemasan dikucir kebelakang.

"Siapa mereka? Kelakuan mereka sangat aneh?" Tanya Naruto sambil menunjuk ketiga anak yang baru datang itu.

"Mereka itu disebut sebagai trio konyol karena sifat mereka yang berlawanan. Yang memiliki rambut berbentuk nanas itu namanya Nara Shikamaru. Dia itu anak yang pemalas, sukanya tidur terus. Namun, dia juga adalah anak yang pintar. Yang gendut itu namanya Ankuciki Chouji. Dia memang suka dmakan, bahkan sering minta gratisan disini. Namun jangan anggap dia itu lemah, karena dia adalah orang trkuat di desa ini. Dia bahkan pernah menghentikan sebuah batu yang besarnya sebesar rumah dan menghancurkan batu itu hanya dengan lima tinjuan saja. Dan yang perempuan itu namanya Yamanaka Ino. Dia orangnya cerewet, suka marh – marah dan musuh abadi Sakura dalam mendapatkan Sasuke," jawab Konohamaru menerangkan tentang Shikamaru, Chouji dan Ino.

.

.

Tak lama kemudian, datang dua anak kecil. Yang pertama, seorang anak laki – laki memakai jaket dan membawa kurungan serangga Yang kedua seorang anak laki – laki memakai jaket dan membawa seekor anak anjing di kepalanya.

"Mereka itu siapa? Sepertinya mereka pencinta binatang?" Tanya Naruto sambil menunjuk ke arah kedua anak yang baru saja datang.

"Kalau yang Naruto nii maksud Inuzuka Kiba memang benar dia itu pencinta binatang karena keluarganya itu adalah dokter hewan disini," jawab Konohamaru sambil menunjuk ke arah anak laki – laki yang sedang memberi makan anak anjingnya.

"Kalau yang disebelahnya?" Tanya Naruto lagi sambil menunjuk ke arah anak laki – laki yang sedang member makan serangganya.

"Dia adalah Aburame Shino. Dia itu adalah pengoleksi serangga. Dia menangkap serangga hanya untuk diawetkan dan dijadikan koleksi," jawab Konohamaru menjelaskan. Naruto langsung terkejut dengan jawaban dari Konohamaru. Mungkin yang ada di pikiran Naruto saat ini adalah kejam sekali anak yang bernama Shino itu.

Tak lama kemudian, muncul lagi dua orang anak yang kelihatannya ingin menuju kedai mie ramen Iruka. Yang pertama seorang anak laki – laki berpakaian serba hijau, rambutnya berbentuk seperti mangkok dan beralis tebal. Yang kedua seorang anak perempuan memkai baju singlet berwarna merah muda dan rambutnya dicepol menjadi dua.

"Siapa lagi mereka? Gaya mereka aneh banget?" Tanya Naruto sambil menurunkan sebelah alisnya.

"Naruto nii, memang gak capek apa dari tadi tanya melulu? Tapi, ya udah deh aku jelasin. Yang memakai baju serba hijau itu namanya Rock Lee. Dia suka sekali berolahraga. Kalau yang perempuan itu namanya Tenten. Dia juga suka berolahraga, bisa membetulkan barang – barang dan baik hati," jawab Konohamaru.

Tak lama kemudian, datang lagi dua orang anak ke kedai mie ramen Iruka. Yang pertama seorang perempuan memakai jaket, memiliki rambut berwarna indigo dan memiliki mata lavender. Yang kedua seorang anak laki – laki yang memiliki ciri fisik yang sama.

"Siapa mereka?" Tanya Naruto lagi.

"Mereka berasal dari keluarga Hyuuga. Yang laki – laki itu namanya Hyuuga Neji. Dia itu memiliki sifat yang dibilang hampir sama dengan Sasuke. Cuma, dia extra ketat menjaga anak perempuan yang berada di sebelahnya itu yang tidak lain adalah adiknya sendiri. Yang perempuan itu adalah Hyuuga Hinata. Dia adalah adik dari Hyuuga Neji. Dia pemalu dan terkadang tertutup dalam urusan pribadinya," jawab Konohamaru.

.

.

Setelah mereka melayani semua pelanggan, tiba – tiba saja Naruto naik di atas meja sambil memegangi sebuah toa entah dari mana dia dapat.

"Halo semua, namaku Uzumaki Naruto. Salam kenal," kata Naruto memperkenalkan diri.

"Salam kenal juga," jawab mereka semua hampir bersamaan.

TBC


Author : Wah, kelihatannya ini chapter kepanjangan ya. Disini saia berusaha untuk mendeskripsikan teman – teman Naruto. Kalau ada yang salah, jangan tebas saia pakek golok.

Kelihatannya, humour yang ada di chapter ini garing ya. Para reader ada yang punya saran untuk humournya? Kalau ada hubungi saia di review FFN.

Oke, buat yang mau kirim saran, kritik dan yang mau tanya – tanya, silakan review atau PM saia langsung.

Thank sudah membaca fic saia ini.