Author : Akhirnya bisa juga bikin fic ini. Di fic ini, bakalan keluar makhluk – makhluk dari dunia lain aka hantu ( sambil membuka gerbang neraka ). Oke enjoy this chapter.

Warning : K+ rate, gaje, aneh dan bahasa labil

No pairing

Genre : Adventure/Friendship/Horror/Humour

Disclaimer : Punya Masashi Kishimoto


The Ghost

Chapter 3

(phantom thief )

.

.

Sore hari

"Paman, kita tidak pulang dulu. Mau megrim nih," kata Naruto sambil melihat jam dinding.

"Naruto nii takut ya," kata Konohamaru meledek Naruto.

"Apa kau bilang!" kata Naruto marah.

"Baiklah, kita kan tutup dulu. Nanti jam 7 kita akan buka lagi," kata Iruka member perintah.

Konohamaru dan Naruto membantu Iruka menutup kedainya. Mereka pulang bersama sama.

.

.

Jam 7 malam, Iruka membuka kedai ramennya kembali. Disana sudah mengantri pembeli yang akan mengadakan jaga malam hari ini.

Setelah semua pembeli sudah selesai makan malam, mereka langsung pergi jaga malam. Iruka juga ikut jaga malam, sehingga menyisakan Naruto dan Konohamaru di kedai itu.

"Kenapa Naruto nii? Apa kau merasa takut?" Tanya Konohamaru meledek Naruto yang sekaran gsedang merinding disko.

"Ah, ti tidak, tidak ada apa – apa. Aku hanya….," jawab Nruto gugup.

"Hanya takut," kata Konohamaru asal nerusin perkataan Naruto.

"Enak saja, aku gak takut apapun!" kata Naruto sewot.

"Yang benar Naruto nii. Hati – hati, karena menurut kabar ada sesosok makhluk yang suka mencuri barang orang lain lho," kata Konohamaru sambil memasang wajah horror.

"Yeee, itu mungkin hanyalah seorang pencuri yang menyamar menjadi hantu," kata Naruto berusaha menepis rasa takutnya.

.

.

Pukul 10 malam, suasana mulai sepi. Angin malam menghembus menusuk tulang. Naruto dan Konohamaru sedang berada didepan kedai paman Iruka. Mereka sedang makan mie ramen buatan mereka sendiri.

"Aduh, dingin sekali," kata Naruto menggigil kedinginan.

"Sabarlah Naruto nii, kita harus menunggu ayahku dulu," kata Konohamaru sambil memakan mie ramennya.

Tiba – tiba saja, sesuatu yang bergerak cepat melesat tepan didepan mereka berdua.

"Apa itu tadi? Kenapa larinya cepat sekali?" Tanya Naruto sambil membelalakkan matanya.

"Aku juga tidak tau," jawab Konohamaru yang juga tidak kalah terkejut.

Tak lama kemudian, beberapa warga berlari sambil teriak 'tuyul, tuyul'. Naruto dan Konohamaru melihat para warga dan Iruka sedang berlari menuju ke arah mereka.

"Paman, ada apa ini?" Tanya Naruto pada Iruka yang sedang berlari bersama para warga yang lain.

"Tadi, apa kalian melihat sesosok makhluk yang dapat berlari cepat melintas?" Tanya Iruka kepada Naruto dan Konohamaru.

"Tadi kami melihat sesuatu yang berlari dengan cepat ke arah sana," jawab Naruto sambil menunjuk kemana arah sosok itu berlari. "Memangnya, ada apa paman?" Tanya Naruto sekali lagi kepada Iruka.

"Itu tadi adalah tuyul. Dia baru saja mencuri uang milik kepala desa," jawab Iruka.

"Apa? Tu tu tuyul?" kata Naruto. "Memang, apa itu tuyul?" Tanya Naruto dengan gaya begoknya.

"Tuyul itu adalah makhluk yang suka mencuri harta orang lain dan harta itu akan diberikan kepada orang yang memeliharanya," kata Konohamaru menerangkan.

"Sudah tidak ada waktu lagi, ayo kita cari tuyul itu," kata salah seorang warga yang kelihatan sudah sangat marah dengan si tuyul itu. Para warga yang lain menyusulnya dari belakang.

"Tunggu paman…," kata Naruto sambil memegangi tangan Iruka.

"Ada apa lagi Naruto? Paman harus mengejar tuyul itu," kata Iruka berusaha untuk melepaskan diri dari genggaman Naruto.

"Aku takut paman," kata Naruto.

"Hah, dasar Naruto nii, penakut," kata Konohamaru mengejek Naruto.

"Kalau begitu kita pulang sekarang," kata Iruka.

Naruto dan Konohamaru membantu Iruka menutup kedainya. Setelah selesai, mereka bertiga langsung pulang ke rumah Iruka.


Rumah Iruka

Naruto, dan Konohamaru sudah sampai di rumah Iruka. Namun tiba – tiba….

Bruuuk…..,

Sebuah suara yang berasal dari dalam rumah mengejutkan mereka semua.

"Suara apa itu?" Tanya Naruto terkejut.

"Ayo kita periksa," kata Konohamaru yang sudah berlari lebih sulu masuk ke dalam rumah. Iruka menyusul dari belakang.

"Hei tunggu aku," kata Naruto yang akhirnya ikut masuk ke dalam rumah.


Didalam rumah

Keadaan didalam rumah baik – baik saja. Naruto yang masuk belakangan akhirnya kehilangan jejak Konohamaru dan Iruka. Dia langsung berlari ke arah dapur yang berada dibagia paling belakang dari rumah Iruka. Saat berada didepan pintu dapur, Naruto mendengar suara orang sedang makan. Dengan keberaian seadanya, Naruto memberanikan dirinya untuk melihat ke dalam dapur. Didalam ruang dapur, Naruto melihat sesosok anak kecil berkulit putih, berkepala gundul sedang memakan sesuatu di lantai.

"Hei, siapa kau?" Tanya Naruto kepada sosok itu. Sang sosok langsung menampakkan wajahnya.

"Ha han hantu…..," kata Naruto sambil berteriak. Teriakan Naruto berhasil didengar oleh Iruka dan Konohamaru. Mereka berdua langsung berlari menuju ke arah dapur.

.

.

"Naruto, ada apa?" Tanya Iruka setelah sampai di dapur rumahnya.

Disana, Iruka dan Konohamaru melihat Naaruto sedang memukului sesosok makhluk sangsudah babak belur dangan membabi buta. Iruka langsung meringkus makhluk tersebut.

.

.

Keesokan harinya

Sang pemilik makhluk tersebut akhirnya bisa tertangkap.

TBC


Author : Sorry tlabet para reader. Oke disini Naruto sudah bertemu sama salah satu hantu di desa tempat tinggal Iruka. Oke saia gak bisa banyak komentar. Yang mau kirim saran, kritik, ataupun sekedar mampir dan bertanya silakan review atau PM saia.

Thank udah membaca fic ini.