Me and My Idol

Main Cast : Oh Sehun

Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Xi Luhan

Suho

Main pair : HUNBAEK [SEHUN X BAEKHYUN]

Chap : 3

Sehun sudah bersiap-siap untuk berangkat ke YUN Super Mall dengan menggunakan pelindung agar tidak di kenali oleh orang lain, maklum Sehun kan memang actor yang juga sedang naik daun. Sehun bergegas mengendarai audi hitamnya dengan kecepatan sedang, dan tidak beberapa lama sampailah ia di YUN SM langsung menuju toko buku kimpo tempat perilisan komik baru Hyun, banyak yang sudah datang menunggu, apakah benar Hyun datang kali ini, Sehun berhasil masuk, ke toko buku tanpa di curigai, Sehun akhirnya menerima komik yang baru di rilis, 'apa pria jangkung itu Hyun si pengarang' batin Sehun menilai orang-orang yang berada di panggung, ada sesosok pria tinggi dengan perawakan seperti bule cukup tampan dan MC acara yang sejak tadi memimpin acara,

"yak silahkan perkenalkan diri anda tuan, apakah anda Hyun?" Tanya MC

"ah no, hello readers I'm Kris Wu , manager dari Hyun, maafkan dia tidak bisa hadir kemari karena dia memang memiliki perjanjian dengan dirinya kalau dia akan menjadi pengarang komik yang misterius hahaha, Tapi sebagai gantinya aku akan memberikan komik yang.." ucap manager hyun yang membuat teriakan oleh penggemar setia hyun, lain dengan Sehun dia merasa kesal ntah apa sebabnya, dia tidak mau mendengar kelanjutan cerita si manager Hyun, dia pun membayar buku pada kasir dan meninggalkan toko buku itu, tidak di sangka ada sekumpulan gadis yang mungkin adalah fans fanatiknya yang tahu betul itu adalah tubuhnya.

"aaaah bukan kah itu Sehun oppa? Oppa oppa" teriak gadis-gadis itu

Beruntung Sehun berada dalam jarak yang jauh dari mereka sehingga Sehun bisa melariakan diri, Sehun melarikan diri ke toilet umum terdekat.

'sial'batin Sehun kenapa bisa salah masuk ke toilet wanita, pada saat itu toilet terlihat sepi lalu muncul di balik salah satu bilik toilet seorang gadis berambut lumayan panjang berwarna coklat keemasan dia mebulatkan mata dan mulutnya bersamaan terkejut melihat ada pria di Toilet wanita tapi dia lebih di buat terkejut lagi saat Sehun membuka topi dan langsung membawa gadis itu ke dalam bilik tempat dia keluar tadi. Gadis tadi yang masih dalam mode terkejutnya ingin mengatakan sesuatu tapi ditahan oleh tangan Sehun.

"mmm mmmm mmmm mmm mm-" gumam si gadis

"ku mohon tolong aku, aku berjanji akan membalas mu, di luar fans ku sedang mengejarku, aku sungguh takut liburan ku berantakan, ini adalah hari terakhir aku libur" ucap Sehun sambil memandang mata gadis itu, 'indah' batin Sehun ketika melihat onxy hitam wanita itu

"mmm mmm mm" ucap gadis itu lagi

"hah apa suara mu tidak jelas, 'dan barulah Sehun tersadar kalau tangannya mendekap gadis itu "ah maafkan aku"

"te nang sajah ten tu aku akan meno long mu ah ha ha" ucap gadis itu tersenggal senggal

Gadis itu langsung memberikan gerture untuk diam saat mendengar ada orang lain yang masuk toilet, dia merangkul leher Sehun mereka cukup dekat, pipi mereka saling menempel,bulu mata Sehun yang indah bersentuhan dengan bulu mata gadis itu, coba bayangkan sedekat apa mereka itu, hal itu membuat sehun membeku dengan jarak yang sangat dekat, akhirnya gadis itu melepaskan rangkulannya, gadis itu coba mengecek ke luar sebentar dan kembali kedalam bilik lagi sambil berbisik.

"ada dua orang wanita muda yang kemungkinan besar mengenal mu" bisik gadis itu.

"lalu bagaimana caraku keluar?" tanya Sehun panic, sambil memelankan suaranya, ya dia tidak mau harus ada masalah lagi karna ini adalah golden week nya dimana tidak ada yang boleh mengganggunya dan tak ada yang akan di ganggu Sehun termasuk Suho manager dan teman kerjanya.

"tenangkanlah dirimu dulu oppa" ucap gadis itu menujukan eyesmilenya membuat Sehun tertegun beberapa saat.

"ah kesalnya, apa-apaan Hyun itu, dia sungguh tidak adil pada prinsipnya, dia mengabaikan persaan kita penggemarnya, bahkan kita tidak tau jenis kelaminya" ucap salah satu gadis yang berada di toilet yang sama dengan Sehun dan gadis yang menolong Sehun.

"aiish kau ini masih berharap Hyun itu pria tampan?, kita kalau mencintai karyanya harus mendukung apapun pilhannya menurutku itu hak Hyun sebagai privasinya, toh lagi pula sejak komik pertamanya memang selalu begitu bukan?"ucap gadis yang satunya lagi.

Mendengar percakapan itu seketika Sehun melemas, menurutnya apa tidak ada kesempatan baginya untuk berjumpa dengan Hyun dan mengucapkan terimakasih. Gadis yang ada bersama Sehun melihat Sehun lemas menjadi khawatir, 'apa yang terjadi, benar di sini sesak mungkin dia sudah tidak tahan lagi, gawat dia harus bertahan'

"oppa pakailah baju ini dan gunakan wig dan kacamata ini, menyamarlah jadi wanita biar kita bisa keluar." Ucap wanita tadi Sehun hanya diam melihat gadis tadi membuka wig yang ada di kepalanya ternyata dia menggunakan wig batin Sehun, dan Sehun pun mengikuti rencana gadis yang ingin menolongnya, gadis itu keluar menghampiri gadis yang tadi sedang bercakap-cakap, meninggalkan Sehun mengganti bajunya, Sehun memakai wig dan meletakan baju pria di tas gadis yang menolongnya tadi,sesuai perintah gadis itu, Sehun pun keluar memakai dress peach selutut dan mengenkan wig dan kacamata membuat dua gadis bahkan gadis yang menolongnya terkagum, cantik sekali.

"ah Minhun unnie sudah selesai, terimakasih tas ku, sini aku pakaikan lipstick biar Myun Jun oppa makin cinta pada unnie" gadis yang menolong Sehun sedang membuat drama, dia mengeluarkan dompet berisi kosmetik di dalam tas ranselnya dan memberikan lipstik pada bibir Sehun, Sehun tidak menolak dan hanya diam saja agar tidak ketahuan, begitu indahnya bibir Sehun di pakaikan lipstick membuat gadis itu terdiam memandangi bibir Sehun dalam jarak dekat, Sehun kembali diam, dia bingung harus berbuat apa ketika di tatap

"ah cantik sekali unnie ini, aku sungguh iri" ucap salah seorang gadis menginstruksi kesadaran gadis yang menolong Sehun tadi dan dengan cepat membawa Sehun keluar dari toilet dan keluar dari mall itu menuju parkiran.

"apa-apaan dengan gadis berambut hitam itu, kenapa dia protektif sekali dengan unnienya, dan lihat dia meninggalkan dompet kosmetiknya" ucap gadis yang dari tadi tidak berhenti berkomentar.

Gadis yang menolong Sehun menunggu Sehun mengganti bajunya dengan yang normal, di luar mobil audi Sehun yang terparkir, situasi di lokasi parkir dalam keadaan yang sepi dan Sehun pun keluar sambil mengembalikan pakaian dan wig wanita itu.

"gamsahamnida atas pertolongan mu.."Sehun menujuk gadis itu bingung karena dia belum mengetahui nama gadis itu.

"jeo neun Byun Baekhyun-ieyo"ucap gadis itu dengan eyesmilenya, itu membuat sehun juga terkejut, dan ikut tersenyum, lagi sehun meraskan getaran ketika memandang wajah gadis ini.

"aku tidak tahu harus bagaimana cara membalas anda Baekhyun-shi"ucap Sehun bingung, baekhyun hanya tersenyum manis mengambil beberapa helai tisu dan membersihkan sisa lipstick yang ada di bibir Sehun. Itu membuat Sehun terdiam dan terkejut. Dagdigdagdugdigdag *bener-bener gak beraturan jantung keduanya

"oppa tidak perlu membalasnya, aku senang membantu idola ku sendiri"sambil membersihkan sisa lipstick di bibir Sehun bekhyun tersenyum lagi, wajahnya memerah karena mengakui kalau Sehun adalah mengakhiri kegiatan membersihkan bibir indah Sehun, Sehun kembali sadar dan tersenyum manis dia mengusap sayang rambut Baekhyun sambil berkata.

"kalau begitu izinkan oppa mengantar mu pulang ne, sebagai ucapan terimakasih"

"ah andwae oppa, aku tidak ingin pulang, aku ingin pergi ke Busan untuk merayakan festival kembang api besok, aku harus berangkat sekarang, annyeong oppa" Baekhyun melambai dan ingin berlari tapi lengannya di tahan oleh Sehun

"biar oppa antar sampai pintu masuk KTX ya Baekhyunnie?" ucap Sehun ramah, Baekhyun hanya mengagguk patuh.

Di dalam mobil mereka bebicara cukup banyak, tidak lagi canggung entah siapa yang duluan memulai obrolan hangat mereka, mereka terus membalas senyum sampai akhirnya Sehun memberhentikan mobilnya di pinggir jalan tidak jauh dari pintu stasiun,Baekhyun membuka tasnya

"ah sebaiknya aku persiapkan tiket ku dulu"Baekhyun membuka tasnya dan mencari tiket lama mencari tiketnya dan mulai telihat panic.

"astaga dimana"pekik Baekhyun membuat Sehun khawatir.

"ada apa Baek?" Tanya Sehun.

"oppa hiks..'Baekhyun mulai meneteskan air matanya' apa oppa melihat dompet yang berisi kosmetik ku?" 'ah hanya kosmetik' batin Sehun.

"ya tuhan Baek aku kira kau kenapa hanya kosmetik kenapa kau harus menangis?" Sehun memberi tisu pada Baekhyun, Baekhyun masih terus menangis.

"hmmm 'Sehun mehela nafas' dasar wanita apa hidupnya berantakan hanya dengan kosmetik, yah memang si kadang gadis ada yang sangat membutuhka-"Sehun memberi komentar dan langsung di potong oleh Baekhyun

"bukan kosmetiknya, dompet itu memiliki dua sisi aku meletakan kosmetik ku di situ dan di sisi lain tiket ku pulang pergi menuju busan, da..dan..dan yang terparah ada ponsel kunci hotel ku disana, aku bahkan tidak tau sekarang apa nama hotel ku,"teriak Baekhyun di iringi dengan isakan.

Ya Baekhyun memang tidak tahu nama hotelnya karena selama ini dia selalu berkeliling korea bersama temannya, tadi dia kabur dari temannya saat di YUN Super Mall karena dia hendak menonton festival kembang api sendiri.

'astaga mengapa Baekhyun begitu ceroboh dan pelupa, kenapa di bisa tidak tahu nama hotelnya' batin Sehun sambil melihat gadis yang terus menangis itu tidak habis pikir. "ayo kita kembali ke mall itu dan melihat di kamar mandi sepertinya aku ingat kau meninggalkannya disana" ucap Sehun yang hanya di balas anggukan oleh Baekhyun.

Sehun mengendarai audinya cepat hingga sampai ke parkir mall itu lagi.

" Sehun oppa disini saja biar aku yang mencarinya, bahaya jika oppa ikut masuk" Sehun yang paham maksud perkataan Baekhyun hanya bisa berdoa sambil menunggu semoga gadis itu menemukan barang pentingnya.

Sudah hampir satu jam Sehun menunggu Baekhyun tapi dia belum kembali dan membuat Sehun khawatir, hanya mencari barang apa belum ketemu ya atau..

Sehun itu pria yang paling peduli apalagi terhadap orang yang sudah menolongnya. Sehun keluar dari mobil dan ingin mencari Baekhyun. Lalu mata Sehun seketika membola melihat seorang gadis yang berjongkok sambil menangis sedih di perhatikan oleh pengunjung lain yang melintasi pintu masuk antara parkir dan gedung mall itu dan gadis itu tidak lain adalah Baekhyun.

"aigoo Baek apa yang kau lakukan, sudah Baek ayo kita pergi" Sehun menarik B

Baekhyun ke dalam pelukannya dan merunduk takut akan di ketahui oleh pengunjung yang melintasi mereka, Sehun menggiring Baekhyun menuju didalam mobil Sehun masih terus memeluk Baekhyun, tubuh Baekhyun bergetar hebat, Sehun berusaha menenangkan Baekhyun, dan cukup lama Baekhyun menangis setelah tenang Sehun bertanya.

"ada apa sebenarnya Baek?"

"aku menghilangkan mereka, bagai mana nasib ku, uang ku ada bersama dengan temanku, aku hanya membawa sedikit uang, tidak akan cukup untuk ku menyewa hotel melarikan diri darinya, aku bermaksud kabur beberapa hari darinya dan akan kembali ke hotel tempat kami menginap tapi sepertnya jejak untuk aku kembali hilang, bagaimana cara aku kembali?". Sehun yang terkejut mendengar penjelasan Baekhyun akhirnya mengerti ternyata Baekhyun adalah orang yang sedang kabur.

"baiklah aku akan menolong mu untuk tinggal sementara di tempat ku karena kau sudah menolong ku, tapi Baek ini adalah tempat rahasiaku, jadi ku harap kamu bisa tinggal disana tanpa di ketahui orang lain."ucap Sehun menjalankan mobilnya, Baekhyun belum sepenuhnya menyimak perkataan Sehun. Baekhyun masih diam selama perjalanan.

"berhenti, 'Sehun menghentikan mobilnya dan menatap Baekhyun heran' gumawo oppa aku akan berhenti disini saja aku akan mencari taksi yang pernah membawa ku ke hotel"ucap Baekhyun aneh

'apa gadis ini gila atau mentalnya masih terguncang, ya tentu saja terguncang dia tidak punya tujuan mau kemana di kota besar seperti Seoul, tapi ini terlalu gila, mengingat nama hotel saja tidak bisa bagaimana mencari taksi yang pernah dia naiki'. Batin Sehun

"huuh, 'Sehun menghembuskan nafasnya kasar mencoba menahan emosi' cuku Baek, apa kau takut aku bawa, apa kau tidak percaya padaku huh?, aku tidak akan berbuat apa-apa pada mu aku hanya ingin menolong mu karena kau sudah menolongku tadi, tapi kau dengan alasan gila mu, menolak kebaikan dengan berkata ingin mencari taksi yang kau naiki sebelumnya, kumohon Baek hanya diam dan cukup jangan tolak pertolongan ku."akhir Sehun tidak peduli dengan omongannya.

Sehun akhirnya sampai ke apartemennya pribadinya. Menekan tombol lift ke angka 14 dan langsung menuju kamar no 412 Sehun memencet password apartemenya 9494 Baekhyun terus memperhatikan Sehun sambil tertunduk, Sehun dan Baekhyun sedari terus diam, Baekhyun sadar sudah membuat Sehun marah padanya karena penolakan darinya tadi.

"masuk lah dan itu kamar mu, di dalam ada kamar mandi beristirahatlah." Ucap Sehun dingin.

Belum sempat Baekhyun mengutarakan maksudnya bahwa dia tidak memilki baju ganti Sehun sudah pergi, dan datang lagi membawa T-stirt warna hitam entah punya siapa itu dan celana pendek

"pakailah ini dulu, itu adalah baju hadiah dari fans, aku belum pernah memakainya, jadi kau tidak perlu takut kalau harus tertular penyakit kulit atau apalah itu" mata Baekhyun terasa perih mendengar ucapan Sehun, dia tidak pernah berfikiran buruk tentang Sehun, saat Sehun ingin kembali Baekhyun angkat bicara dia tidak suka situsai seperti ini.

"oppa mianhae, jongmal mianhae" Sehun menghentikan langkahnya menuju kamarnya tapi dia masih tidak mau berbalik ke arah Baekhyun.

"oppa aku tidak pernah berprasangka buruk pada mu, aku sangat menyukaimu oppa kau adalah idola ku" 'perkataan polos Baekhyun membuat Sehun mengembangkan senyumnya tanpa sepengetahuan Baekhyun tentunya'

"aku hanya tidak ingin semakin merepotkan mu, kau juga tadi bilang kalau ini adalah tempat pribadi mu,aku tidak mau mengusik privasimu oppa" lanjut Baekhyun memberikan penjelasan.

Tanpa memandang wajah Baekhyun masih seperti posisi sebelumnya yaitu membelakangi Baekhyun Sehun berkata.

"aku tidak keberatan ada kau disini, apa yang sudah aku ucapkan tentu sudah aku pikirkan, kalau kau mengerti resiko tinggal bersama ku dan tidak ingin menyusahkan ku maka kau harus tau bersikap seperti apa" ucap Sehun masih dingin tapi dia tersenyum tanpa sepengetahuan Baekhyun (lagi).

"gamsahamnida aku berjanji oppa tidak akan menyusahkan oppa" Baekhyun mengucapkan terimakasih secara tulus, sehun membalikan badanya dan memberikan segaris senyuman untuk Baekhyun.

.

.

TBC

HAAII UPDATE UPDATE CHIAT CHIAT...

makasih atas rivewnya, rasanya seneng gitu waktu baca rivew kalian, makasiiiih yaaaa:*

masih ada banyak kesalahan ya di ff nya sekali lagi aku minta maaf,

Ini ff di majuin updatetanya karena hari minggu bakal sibuk sama tugas , maaaf yaaa...

nah buat yang udah nungguin Baekhyun nih dia udah muncul dengan segudang pesonanya.. kyaaaa FYI bakal banyak moment HUNBAEK loh di ff ini...

HAPPY READING..:* SARANGHAE BUING BUING'