Me and My Idol

Main Cast : Oh Sehun

Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Xi Luhan

Suho

Main pair : HUNBAEK [SEHUN X BAEKHYUN]

Chap: 4

Sehun dan Baekhyun kini tengah di ruang tengah, Susana canggung membuat keduanya saling lirik secara bergantian masih tetap diam, sehun membaca skrip naskah drama yang akan dia bintangin, Baekhyun hanya menonton tv tapi dia benar-benar merasa canggung, dan takut membuat Sehun tidak nyaman.

"oppa.."panggil Baekhyun

"hmm.."jawaban singkat dari Sehun

"apa kau masih marah pada ku?"Tanya Baekhyun

Sehun langsung menatap Baekhyun yang menunggu jawaban dari Sehun "ani, wae?" Tanya Sehun datar

"apa oppa sudah makan?" Baekhyun bertanya dengan agyeo, 'tsk jangan keluarkan wajah imutmu Baek' batin Sehun pasrah

"belum, kenapa Baek, kau lapar?" Baekhyun mulai memegangi perutnya sambil menjawab dengan menganggukan kepala antusias 'seperti anak anjing, imutnya'

"ya sudah cari makanan di lemari pendingin, masak apa yang bisa kau masak"

"bolehkah?" Tanya Baekhyun memastikan, Sehun hanya balas mengangguk, Baekhyun pergi ke dapur saat membuka lemari pendingin dia terkejut tidak ada apa-apa, hanya ada air mineral dan vitamin, baekhyun menutup lemari pendingin dan bergegas menuju kamar mengganti celana dengan celana jeansnya yang tadi dan mengambil jaketnya lalu keluar kamar dan membawa dompet.

"mau kemana?"

"mau membeli bahan makanan oppa, di lemari pendingin mu hanya ada air mineral dan vitamin, maafkan aku oppa tapi aku tidak akan kenyang makan air"jawab baekhyun polos dan ragu takut sehun marah.

"astaga baek maafkan aku, aku lupa kalau hari ini seharusnya aku berbelanja" ucap sehun menepuk jidatnya karna lupa dan bergegas memakai jeket dan mengambil dompet.

"ani oppa biar aku aja yang belanja, nanti kalo fans oppa liat gimana inikan masih jam 9 malam oppa?"ucap baekhyun meyakinkan

"baiklah, ini uang dan daftar belanjaannya, dan bawa ponsel ini bersama mu, pakailah ini sementara waktu, jangan tersesat baek kalau ada apa-apa nomor ku ada di panngilan cepat di nomor satu" ucap sehun mengakhiri wejangannya, baekhyun sudah melangkah "aku pergi oppa" "mm" jawab sehun datar.

Baekhyun terus berjalan sesuai denah yang digambarkan sehun untuknya, dia berjalan santai apartemen sehun cukup strategis dari jalanan yang menuju minimarket 24 jam saja ada beberapa toko baju dan sepatu, dan ada sebuah café desert dan bubble tea, baekhyun sampai pada minimarket tujuannya, dia masuk dan hanya tersenyum ketika si penjaga kasir menyapanya, dia mengambil barang belanjaan yang ada di dalam daftar sehun dan membeli bahan yang dianggapnya perlu, dia juga mengantri untuk membayar, minimarket ini terlihat sepi, tidak ada yang mengantri di belakang baekhyun.

"semuanya 52.000 won nona"ucap si penjaga kasir

"ini uangnya" ucap Baekhyun

"ah nona dari luar negri ya?"penjaga kasir tersenyum sambil mengemas belanjaan Baekhyun

"hah kok tau?, ah dari logat ku ya?" ucap Baekhyun paham

"iya nona, dari Negara mana anda berasal"

"aku asli warga Negara korea selatan, hanya saja aku sering berpindah tempat seperti di new york, tapi jangan panggil aku nona,itu sedikit aneh"

"berarti anda pandai berbahasa inggris ya? Lalu siapa nama anda nona kalau boleh tau?"

Baekhyun memandang seragam sekolah pegawai kasir tersebut dan menebak kalau dia masih siswa SMA dia melihat name tag lelaki itu.

"tidak terlalu mahir, dan harusnya kau memanggil ku noona, hmm my name? you'll know if we meet again kim jong in-shi" baekhyun pergi sambil mengerlingkan matanya menggoda.

Sudah hampir dua jam sehun menunggu baekhyun, dia khawatir tapi tidak ada panggilan dari baekhyun itu artinya tidak terjadi apa-apa

"haaaissh kenapa lama sekali dia pulang? Bahkan belanjaannya tidak sebanyak itu, ini sudah hampir dua jam" saat sehun sudah letih menunggu akhirnya dia menuju pintu dan betapa terkejutnya dia saat pintu dibuka dari luar dan menampilkan wajah baekhyun yang terlalu dekat dengannya, baekhyun pun sama terkejutnya, menyaksikan wajah idolanya dari jarak yang sangat dekat. Dengan segera sehun memundurkan wajahnya tapi dia kaget melihat wajah baekhyun yang memerah.

"astaga baek apa terjadi sesuatu, apa di luar dingin?" ucap sehun khawatir sambil memegang pipi baekhyun yang merah tapi panas yang di rasakan sehun. "tubuh mu hangat" baekhyun menyingkirkan tangan sehun dari pipinya, dia belum menjawab, jantungnya masih berdegup. Karena melihat sikap baekhyun yang seperti mengabaikan rasa khawatir sehun, sehun menjadi datar lagi dan kembali ke ruang tengah, baekhyun membawa semua belanjaan berat itu ke arah dapur, meletekannya di meja makan dan menyusunnya ke dalam lemari pendingin

"baek kemana ponsel mu? Kenapa kau tidak menghubungi kalau kau kesusahan ketika berbelanjaan"Tanya sehun salah tingkah

"aku mengantongi ponsel ku oppa karena menghindari jongin yang meminta kontak ku, lagi pula tidak ada sesuatu yang buruk terjadi oppa" tanpa mendengarkan baekhyun sehun hanya mendengar kata jongin 'pria lain,siapa?'

"jongin siapa?, dan kenapa dia ingin minta kontak mu?"Tanya sehun dengan wajah datarnya

"ah itu kasir yang ada di minimarket, dia mengajak berkenalan dan meminta kontak ku oppa" ucap baekhyun biasa

"oh karena itu wajah mu memerah, dan kau pulang lama karena mengobrol dan bertukaran kontak dengannya?" serangan pertanyaan sehun membuat baekhyun menghentikan kegiatannya menyusun bahan-bahan belanjaan ke dalam lemari pendingin.

"pertama aku kan sudah bilang kalau aku, menghindar dari dia yang meminta kontak ku, itu artinya aku tidak bertukar kontak, kedua aku terlambat pulang karena singgah ke toko baju dan sepatu untuk membeli baju itu untuk ku 'tunjuk baekhyun ke belanjaan bajunya yang tergeletak di lantai', dan ketiga wajah ku memerah karena kau Oh Sehun-shi dengan wajah tampan mu itu mengejutkan ku di depan pintu tadi"ucap baekhyun sudah emosi dan berucap informal. Wajah sehun yang berbalik memerah karena mendengar alasan terakhir baekhyun.

"ehmm aah begitu"ucap sehun mengalihkan pandangan wajahnya agar tidak di lihat oleh baekhyun.

"lalu kenapa kau menunggu di depan pintu seperti itu, dan kenapa wajah mu memerah sekarang?" Tanya baekhyun sambil memilih bahan masakan yang akan dia masak.

"aku berdiri karena menunggu mu, untuk membuka pintu mu, aku tidak tahu kalau ternyata kau tau kata sandi appartemenku. Dan wajah ku memerah sekarang karena lapar, aku juga menunggumu karena lapar dan YAAK kenapa sekarang kau informal?"Tanya sehun dengan nada kesal, baekhyun hanya menatap sekilas lalu menjawab.

"hmm mianhae aku begitu kalau sudah kesal, kau sendiri yang memancing ku op..oppa" ucap baekhyun sedikit lihrih di akhir kalimat.

Beakhyun tidak tau harus memasak apa, dia mencampurkan sayuran yang dia suka seperti brokoli dan jamur di tumis kecap dengan daging dan ada potongan bawang serta paprika yang menghiasi masakannya, baekhyun menyediakan nasi yang tadi dia masak juga, sehun hanya memandang masakan baekhyun penuh nikmat dia benar-benar menjadi lapar karena wangi masakan dari baekhyun.

"woooah sepertinya enak, apa yang kau masak baek? Sehun mendudukan dirinya di kursi meja makan.

"aku tidak tahu akan ku beri nama apa masakan ini, daging tumis mungkin?"

"apa? Bagaimana bisa kau memberi ku makanan yang bahkan kau tidak tahu nama masakan apa yang kau masak ini baek" protes sehun

"yasudah kalo gak mau makan aku bisa ngabisin sendiri" baekhyun memberikan senyum mengejek sehun

*ting* ada pesan masuk di ponsel baekhyun

"aah, dasar tonggos sialan bisanya dia membalas pesan ku seperti ini" kesal baekhyun

"ada apa baek" sehun bertanya dan ikut mengambil nasi yang di siapkan oleh baekhyun

"ini oppa aku, ingat nomer teman ku, tapi dia malah tidak percaya pada ku ketika aku mengiriminya pesan, agar menjemput ku"

Deg

"kau akan pergi baek?" Tanya Sehun lirih, entah mengapa perasaan Sehun menjadi tidak enak memang hanya baru beberapa jam saja dia bersama Baekhyun tapi dia merasa terhibur dengan kepribadian Baekhyun yang lucu. Bahkan daging lembut yang Baekhyun masak pun sulit tertelan oleh tenggorokannya.

"belum tau oppa, teman ku itu sudah berada di china sekarang, dia membawa barang-barang ku bersamanya, ketika aku minta kirim uang dia menuduh ku penipu, mungkin aku akan tinggal di korea dan mencari pekerjaan disini, aku akan mengumpulkan uang dan kembali"ucap Baekhyun

"tapi berapa lama?" Tanya sehun karena dia ingin tahu berapa lama lagi waktunya bersama Baekhyun, ada rasa kecewa ketika mendengar gadis ini akan pergi, entah mengapa seperti itu Sehun pun tidak tahu.

"maafkan aku oppa, aku tidak akan merepotkan oppa lagi tapi bolehkah tinggal disini untuk 2 hari saja sampai aku mendapat pekerjaan dan kontrakan kamar, boleh kah oppa?"

"dengar baek kau harus disini saja sampai kau kembali ke china nanti,a..a..aku hanya masih belum bisa percaya pada mu jika membiarkan mu maka mungkin saja, kau kan fans ku, kau akan berkata pada orang-orang soal appartemen ini, aku tidak mau, jadi tetaplah tinggal disini", 'haah apa yang kau lakukan Oh Sehun' ucap Sehun merutuki perkataannya yang seakan melarang baekhyun pergi.

"tapi aku tida.."

"tck sss" Sehun memeberikan tatapannya yang mengerikan pada Baekhyun

"terimakasih oppa" Baekhyun tersenyum kembali dan sontak saja membuat Sehun tersedak dengan makanan yang sedang dia kunyah, Baekhyun memberikan tatapan khawatirnya

"uhuk uhuk.. waah lumayan enak masakan mu biar pun aneh kau tidak tahu namanya" mereka saling tersenyum saat Baekhyun memberikan Sehun minuman.

Pagi hari pun menyambut, Sehun masih bergelung di kasur hangatnya, kalau saja bunyi panggilan dari managernya-Suho maka Sehun masih enggan untuk bangun, ketika membuka mata maka dia akan langsung menuju dapur melakukan rutinitas pagi harinya, meminum air di pagi hari dan memanaskan air, Sehun berjalan sambil menggunakan mata yang tertutup, Sehun belum sadar apa yang terjadi

"aaah segarnya"ucap Sehun setelah meminum airnya, Sehun berbalik bermaksud langsung mandi tapi dia masih terdiam melihat Baekhyun yang berdiri dalam keadaan , mata yang menatap kagum padanya, mulut yang terbuka sama lebarnya dengan matanya, dan pipi yang bersemu merah sambil memegang spatula, wajah dan pipinya sangat merah.

"astaga ada apa lagi dengan gadis ini" ucap Sehun heran lantas dia langsung memperhatikan tampilan ala bangun tidurnya di pagi hari, dengan rambut acak-acakan khas orang baru bangun tidur celana pendek tanpa mengenakan atasan , abs yang terlihat uughh…. sangat sexy

"ya tuhan.. maaf kan aku baek, YAAK HIDUNGMU BERDARAH TUH" ucap Sehun sambil berlari

"kyaaaa huwaaa pagi-pagi sarapan roti sobeknya oppa omaigat setiap hari gini ini sih ultrarezeki namanya" teriak Baekhyun girang, dan masih terdengar oleh pendengaran Sehun.

"astaga pipi ku panas, aku tidak tahu kalau dia akan bangun sepagi ini"rutuk Sehun di kamar mandi..

.

.

TBC (LAGI)

haaaaii.. ih seneng update lagi...

seneng juga baca rivew nya, makasih banyak ya..

ceritanya kan hari ini gagal update tapidemi abang Sehun dan si buah hati (/plaak) apaan sih hehehe

hari ini gak jadi ngerjain tugas karena, tugasnya udah selesai.. yeeeaaay

gimana moment nya masih kurang ya?

jangan lupa terus rivew yaaak.. saranghae buing buing:*