Me and My Idol

Main Cast : Oh Sehun

Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Xi Luhan

Suho

Main pair : HUNBAEK [SEHUN X BAEKHYUN]

Chap: 5

"Baek aku pergi dulu, kau jangan meninggalkan rumah tanpa bawa ponsel dan jangan ceroboh"

"ah oppa mau berangkat, ini bekal untuk di lokasi syuting, baiklah aku akan mendengarkan perkataan oppa"ucap Baekhyun patuh sambil menyodorkan bekal makan siang

"kau yang membuatnya? Untuk ku?" Tanya Sehun dan Baekhyun hanya mengangguk sambil berkata "hwaiting oppa, ini syuting pertama drama terbaru mu kan oppa, tetap semangat ya oppa"

Sehun mengelus pucuk kepala Baekhyun lembut "mm jangan buat masalah selama ku tinggal mengerti?" seperti peliharaan Baekhyun mengangguk patuh

Baekhyun menghabiskan harinya dengan berkeliling membawa kameranya mengabadikan setiap keindahan Korea yang di laluinya, saat sampai di halte Baekhyun berjalan dan memasuki bubble shop, dan memesannya, dia melihat ke toko yang sederhana tapi terlihat manis dengan interior yang unik serta modern itu, seorang penjaga kasir yang bibirnya mirip bebek menawarkannya desert lain

"ada strawberry shortcake dengan lapisan selai strawberry dan kacang almond special, apa anda mau nona?"

"boleh" Baekhyun hanya tersenyum dan melihat kembali ruangan sambil duduk di bangku pengunjung, 'ternyata mereka membutuhkan pegawai'

"permisi ini pesanan anda" ucap seorang pelayan wanita yang tadi juga membuatkan minuman berpipi bakpau

"ah bolehkah aku bertanya? Apa kalian sedang memerlukan pegawai?" Tanya Baekhyun

"benar toko ini baru buka, aku dengan suami ku bekerja sebagai penjaganya, pemiliknya mempercayakan kepada kami sambil mengawasi dan kami memang kekurangan pegawai, apakah anda berminat nona?"

"iya bolehkah aku mendaftar?"

"tentu anda akan kami terima disini, jika anda ingin mulailah bekerja besok hari"kata pelayan ramah

"perkenalkan nama ku Baekhyun dan besok aku akan bekerja nyonya" ucap Baekhyun

"ah aku belum cukup tua panggil aku unnie nama ku Minseok dan yang disana adalah suami ku Jongdae"

"ah baiklah kalau bergitu, bolehkah aku pesan shortcake ini lagi tapi kali ini rasa coklat ini lagi dan aku ingin membawanya pulang"

"baiklah selamat menikmati"

.

.

Klek

"oppa sudah pulang?"

"mm"

"apa bekalnya habis? Apa oppa sudah makan malam?"

"hmm sudah" Sehun meletakan kotak bekal yang sudah kosong sambil bejalan lemas,

"apa hari oppa menyenangkan?, bagaimana dengan syutingnya?" Tanya Baekhyun penasaran dia heran melihat tingkah Sehun yang lesu begitu, Sehun hanya memandang Baekhyun dan berjalan ke arahnya. Sehun memegang pipi Baekhyun tiba-tiba, dan menekannya keras, sehingga bibir Baekhyun manyun.

"aku butuh vitamin, ah tidak aku butuh racun saja apa kau tahu hari ku kacau" Sehun melepaskan tangannya dari pipi Baekhyun

Deg deg

"kyaaaaaa tangan oppa kotor aku bisa jerawatan" ucap Baekhyun cepat mencuci wajahnya di westafel membelakangi Sehun, Sehun yang sedang minum hanya melihat sambil mengelus rambut Baekhyun dari belakang.

"kau lucu haha, kau bilang mengidolakan ku tapi kau tidak suka di sentuh tangan ku yang kotor" ucap Sehun dengan senyum meremeh kan Baekhyun.

"oppa mandi dulu, aku ada hadiah untuk oppa" Sehun hanya mengangguk dan pergi mandi

Setelah Sehun mandi Baekhyun masih di dapur menyiapkan minuman vitamin untuk Sehun, Baekhyun mengerti Sehun sedang letih. Sehun duduk di ruang tv dengan t-shirt polos dan celana selututnya, Baekhyun hanya melihat sekilas lalu berjalan ke arahnya membawa piring shortcake rasa cocklat yang dia beli tadi

"ta-da ini ada yang manis untuk mengembalikan mood oppa, oh ya ada vitamin juga yang masih di hangatkan"ucap Baekhyun ikut duduk di samping tubuh Sehun, Sehun hanya tersenyum tipis.

"Baekhyun." Panggil Sehun, Baekhyun yang masih memandang kearah makanan yang dia bawa menegakan wajah dengan senyuman dan seketika heran melihat wajah Sehun

"apa kita dekat?"Tanya Sehun, Baekhyun heran kenapa dia bertanya seperti itu padanya.

"mungkin,anggaplah aku fans dan kau adalah idola ku jadi kita dekat"Sehun tersenyum dan dibalas oleh Baekhyun.

"apakah kau akan membantu ku? Dan jika aku bercerita soal masalahku apa kau bisa ku percaya?" Tanya Sehun lagi

"tentu aku akan membantu oppa, dan oppa dapat percaya dengan ku."ucap Baekhyun yakin

"bolehkah aku pinjam rambut mu?" ucap Sehun lagi, Baekhyun heran tapi dia tetap mengangguk.

"sebenarnya aku hanya ingin bercerita, tapi dari sejak masuk rambut mu terlihat indah jadi aku ingin memegangnya dan bercerita tentang masalah ku," Sehun mengambil helaian rambut Baekhyun menyisir dengan jari jari tangannya dengan tatapan yang tidak bisa Baekhyun artikan, tatapan mereka bertemu, deg deg rasanya jantung Baekhyun bekerja setelah terpesona oleh penjinaknya.

"kenapa Baek, apa kau tidak suka?" Tanya Sehun, "ah aniyaoppa, ceritakanlah masalah mu" Sehun terus mengelus dan memegangi rambut Baekhyun dan mulai membuat kepang kecil-kecil di rambut Baekhyun

"Baek hari ku terasa buruk, hari ini aku bertemu dengan orang yang tidak ingin aku temui, 'ucap Sehun memulai cerita, Baekhyun hanya terdiam dan mendengarkan dengan baik apa yang Sehun bicarakan', kau tahu aku bertemu siapa?" Tanya Sehun, Baekhyun hanya diam menggeleng.

"aku bertemu dengan orang yang paling aku benci, apa kau mengenal manatan pacar ku? Dia menyelingkuhi ku, apa kau pernah dengar ini, Chanyeol rival ku berselingkuh dengan pacar ku,?"

"hmm aku mendengarnya"jawab Baekhyun

"aku tidak tahu kesialan apa lagi yang datang pada ku, aku harus syuting bersama Chanyeol dan artis wanita pendatang baru, aku harus bermain dengan orang yang benar-benar aku benci, dan kau apa tahu, ketika aku menolak film itu tapi agensi ku tidak bisa memperjuangkan karena masalah yang lain akan timbul kalau aku menghindarinya, 3 bulan akan ku habiskan bertemu dengan wajahnya, itu membuat umurku semakin pendek Baek." Ucap Sehun sedih

"oppa, kau Sehun, kau adalah Oh Sehun, apa yang salah pada mu, sehebat apa sih Chanyeol itu sampai kau menganggap umur mu semakin berkurang dan berfikir akan menghindarinya?, justru kalau oppa seperti itu akan terlihat lemah oppa,dia hanya serpihan kecil di banding kau oppa, kau besar dan lebih bersinar, jangan pernah takut menghadapinya, kalau kau begitu maka dia akan tertawa dengan senangnya karena oppa takut padanya, ada cara mungkin oppa jangan padang mukanya, dan ketika memandang mukanya, siram saja wajah idiotnya dengan saus tomat, aku juga sering begitu kepada teman ku yang tonggos ketika dia tidak memberiku kebebasan"ucap Baekhyun

"ahahahahahahahaha kau lucu sekali hahahaha apa oppa akan melakukan itu kepada Chanyeol?" Tanya Sehun terhibur dengan tingkah Baekhyun, sehun terus tertawa dan masih memainkan rambut indah Baekhyun

"oppa kan tidak lucu -_-', hmm kalau mau melakukan penguatan untuk hati jangan terpaksa gitu tertawanya" ucap Baekhyun yang aneh liat ketawa Sehun

"…"Sehun langsung diam "tapi apa benar apa oppa harus melempar dia dengan saus tomat?, karena Chanyeol itu sangat benci saus tomat dia alergi tomat hahaha"ucap Sehun sambil menyeka sedikit sisa lelehan air mata karena tertawa.

"hmm? Bukannya oppa membencinya ya kenpa oppa tahu dia alergi pada makanan apa?" Tanya Baekhyun heran, Sehun juga baru sadar apa yang dia bicarakan

"ehm oh itu ya itu" ucap Sehun semakin buat Baekhyun bingung, dia masih terus memainkan rambut Baekhyun

"ah oppa serius ceritakan apa yang terjadi"

"ehm tapi janji tidak akan menceritakan ini apa lagi memberi tahu fans atau orang lain"ancam Sehun

"okey"

"begini sebenarnya Chanyeol itu sahabat ku dari kecil kami sama-sama debut menjadi artis beda agensi, Chanyeol memilki adik yang juga teman ku, dia sangat menyukai ku, tapi aku hanya menganggapnya sebatas adik dari sahabat ku, sampai akhirnya Irene adik Chanyeol di vonis sakit parah, tentu itu takan merubah keputusan ku, Chanyeol berkata dan memohon akhirnya demi persahabatan ku, aku menerima Irane, sampai suatu ketika aku melihat Irane kencan dengan Park Bo Geum teman satu agensi Chanyeol, dia yang berselingkuh di belakang ku, aku tahu ada alasan dia tertarik dengan pria lain tentu tidak ada yang tahan dengan pria seperti ku, makannya aku membiarkan Irane sampai dia yang jujur mengakui semuanya, tapi dia tidak menjelaskan masalah ini pada chanyeol, sampai akhirnya rumor kedekatan ku dengan Luhan tersiar tanpa di ketahui Chanyeol cerita sebenarnya dia menuduh ku berselingkuh di belakang adiknya, aku sudah menjelaskan tapi Chanyeol adalah tipikal orang dengan watak yang amat keras dia selalu menganggap ku musuh, dan dengan dukungan agensinya dia selalu ingin menjadi rival ku" Sehun bercerita dengan lengkapnya matanya memandang kesedihan akan masalah yang terlambat dia selesaikan sampai menjadi permusuhan antara dirinya dan Chanyeol.

"tapi sudahlah di balik ini semua, dan perselingkuhan Luhan, juga pasti adalah ujian dari Tuhan, aku tahu ada waktu di mana semuanya menjadi indah, kau tahu baek, komikus Hyun kesayangan ku sangat paham tentang arti ujian hidup dia berkata seperti itu buah dari sabar dan pengorbanan yang amat susah manis rasanya"ucap Sehun tegar Baekhyun hanya mengangguk tanda setuju, Baekhyun kini jadi lebih tahu bagaimana sakitinya hati idolanya ini, banyak yang telah Sehun lalui dari mulai kepercayaan yang sulit dia dapatkan dari teman lamanya. Sehun melepaskan rambut Baekhyun dari kerjaan tangannya, dan akhirnya mulai menyantap cake, Baekhyun hanya menatap betapa bijaknya Sehun dia pikir tapi seketika dia sadar apa yang terjadi pada rambutnya, melihat Baekhyun yang mulai menyadari Sehun langsung bangkit dan membawa cake-nya ke kamar

"YAAK Oh Sehun rambut ku… aiiissh bagaimana ini kenapa benar-benar kusut, aiiiis Oh Sehun kembalikan seperti semula rambut ku"amuk Baekhyun sambil menggedor pintu kamar Sehun

.

Pagi menyambut, gelap langit masih menyelimuti korea karena masih pukul 05.00 tapi seorang gadis dengan pipi merah sudah bangun dan sudah dalam keadaan rapi, dia tengah memasak sup yang dapat membantu mengahangatkan tubuhnya nanti.

"oppa sudah bangun?" Tanya Baekhyun pada Sehun yang sedang berjalan menuju lemari pendingin dengan wajah yang agak rapi sepertinya Sehun sudah mencuci wajahnya sebelum keluar kamar.

"hmm apa yang kau masak dengan sangat wangi pagi-pagi begini? Itu membuat ku terbangun, Baek" ucap Sehun

"maafkan aku oppa, aku hanya berusaha tetap menyiapkan maknan untuk oppa karena aku harus menemani Minseok unni berbelanja dan membantu membuka toko."

"kenapa harus menyiapkan ku makanan, kau tidak perlu repot begitu hanya tinggalah disini dengan nyaman Baek,dan siapa Minseok? Dan kenapa kau harus membantunya?" ucap Sehun masih belum nyambung

"hah biarkan hanya aku yang boleh memasak makanan untuk mu, dan kau hanya boleh makan masakan ku, bayangkan betapa beruntungnya fans seperti ku jika melakukan itu huwaaaaa" jawab Baekhyun girang dan Sehun hanya tersenyum

" dan tebak oppa?"

"apa yang harus ku tebak?"Baekhyun memutar bola matanya malas dan menatap Sehun dengan tatapan 'dasar tidak seru'

"aku sudah mendapatkan pekerjaan untuk membantu ku kembali ke china, dan Minseok unnie itu pemilik restoran tempatku berkerja" ucap Baekhyun senang, seketika wajah Sehun datar kembali dia tidak suka ketika Baekhyun selalu berkata kalau dia akan pergi, ini terlalu cepat pikirnya.

'apa ini kenapa hati ku berdenyut ketika dia berkata akan pergi' batin sehun.

.

.

.

TBC

A/N: chap ini kependekan ya?

iya aku tahu maaf ya soalnya ini banyak tugas kasian dosennya kalo tugasnya gak dikerjain.

ada yang nanaya gak ini sad ata happy ending?

jangan lupa rivewnya saranghae buing buing:*