Me and My Idol

Main Cast : Oh Sehun

Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Xi Luhan

Suho

Main pair : HUNBAEK [SEHUN X BAEKHYUN]

Chap : 6

"aku sudah mendapatkan pekerjaan untuk membantu ku kembali ke china, dan Minseok unnie itu pemilik restoran tempatku berkerja" ucap Baekhyun senang, seketika wajah Sehun datar kembali dia tidak suka ketika Baekhyun selalu berkata kalau dia akan pergi, ini terlalu cepat pikirnya.

'apa ini kenapa hati ku berdenyut ketika dia berkata akan pergi' batin sehun

.

.

"kau bisa meminjam uangku untuk kembali ke china, apa kau mau pulang sekarang" seperti bukan orang yang patah hatinya, Sehun tidak memikirkan hatinya dia hanya kesal dan mempergunakan otaknya untuk membalas perkataan Baekhyun

"bolehkah oppa? Kalau begitu aku tidak perlu bekerja , nanti sampai di china aku akan mengembalikan uang oppa" di luar dugaan Baekhyun juga tidak sedih karena secara tidak langsung perkataan Sehun tadi seperti mengusirnya. Sehun geram dan meletakan gelas yang kosong kasar ke meja, Sehun pergi.

"aku ingin bersiap-siap" Sehun pergi masuk ke kamar dan Baekhyun bukan gadis bodoh setidaknya dia tahu kalo Sehun nyaman dengannya, dia sengaja terus menjawab obrolan Sehun "aku tidak berniat mengakhiri pembicaraan pagi yang seperti ini" gumamnya sambil tersenyum mengaduk supnya

.

"yah kemarin kalian sudah saling berkenalankan, hari ini pemain utama wanitanya akan datang, dia baru menyelesaikan jadwal pemotretan di jepang aku harap kalian profesiaonal" ucap sutradara, sehun hanya tersenyum tipis dan chanyeol yang lebih terlihat bersemangat, setelah sutradara pergi dan meninggalkan Sehun dan Cahnyeol breifing

"Hun lihat kita memang akan selalu jadi seperti ini ya, padahal aku muak liat muka mu itu tapi ada saja yang mempertemukan kita" Chanyeol berucap memancing Sehun lagi, tapi Sehun hanya diam dan tersenyum terpaksa

Jelas Sehun hanya diam tanpa meladeni dia terus memikirkan gadis manis yang tinggal dengannya 'terserah lah aku hanya akan memngingat apa yang Baekhyun katakan untuk tidak berkata padanya di luar dari urusan pekerjaan, mengingat Baekhyun membuat hati ku kesal, kenapa sih anak itu terus ingin pergi ke china apa dia tidak nyaman dengan ku? Mungkin keluarganya merindukannya, tapi dia lucu kenapa harus pergi, apa dia tidak senang bersama ku, dia bilangkan aku idolanya, kenapa dia malah seperti menghindari ku, apa dia canggung dan bosan tinggal dengan pria dingin seperti ku'

"Hun kau itu tuli ya, kenapa tidak membalas perkataan ku" ucap Chanyeol lagi, seperti tidak di dalam raganya Sehun benar-benar tidak merespon bahkan melirik ke arah Chanyeol, Chanyeol hanya melihat Sehun yang seperti melamun tapi matanya membaca script

'kalau aku berikan uang ku padanya, maka dengan cepat dia meninggalkan ku, kalau ku biarkan dia bekerja juga dia akan jarang ada waktu untuk ku, haaish Oh Sehun sadar lah kenapa juga kau harus menahannya, tapi bersamnya juga tidak buruk, ani bersamanya benar-benar berbeda itu menyenangkan, ketika melihatnya tersenyum, wajah marahnya, menggodanya, dan tatapannya ketika melihat ku, ini benar-benar baik untuk perasaan ku tapi tidak dengan jantung ku, kenapa jantungku berdegup kencang bila bersamanya ya?'

Chanyeol pun insiatif mendekatkan bibirnya ke telinga Sehun dan meneriakinya tuli tapi tanpa di duga Sehun sedik menggeser kepalanya sehingga pipi Sehun menyentuh bibir Chanyeol.

Cup~

"kyyaaaa kalian ini, penuh dengan sekandal ya, merebutkan Luhan unnie dan sekarang malah bermesraan dasar gila"itu suara Kyungsoo teman se-agensi Sehun yang mengenal dengan baik setiap skandal perselisihan sehun dan chanyeol dan yang barusan membuat dia bergidik ngeri

"astaga apa yang kau lakukan, kau curi-curi kesempatan ya, dasar gila aku masih normal" bentak Sehun dia kaget dan langsung berdiri memarahi Chanyeol yang terlihat memutar bolanya malas dan memberikan death glare ke arah Kyungsoo

"yak berengsek, tadi aku memanggil mu, tapi kau degan lamunan bodoh mu mengabaikan ku, jadi aku bermaksud berteriak di telingamu, tapi sialnya kau berbalik." Ucap Chanyeol kasar

"dasar mulut kotor, jaga bicara mu, untuk apa kau mengurusi lamunan ku"balas Sehun

"kau meng-" ucapan Chanyeol terpotong

"yak kalian berdua hentikan, apa kalian tidak malu di lihat kru yang lain?" Sehun dan Chanyeol akhirnya sadar dan memperhatikan sekeliling dan memberikan kesan minta maaf

"kenapa kau disini gadis pendek" ucap Chanyeol pada Kyungso

"dasar kau Park si mulut kotor, aku itu pemeran utama wanitanya, apa kau buta untuk membaca nama ku di script?"jawab Kyungsoo galak

"dia memang tidak akan berubah Kyung, tetap akan gila dan kasar" ucap Sehun yang pergi meninggalkan Chanyeol yang tersenyum segan dengan Kyungsoo yang menatapnya sangar.

.

Sehun pulang ke appartemenya, dia lelah dan dia yakin Baekhyun belum pulang dia memasuki appartemen dan di kejutkan oleh kehadiran Baekhyun yang ternyata ada di rumah dan membawa koper, tunggu koper? Sehun menatap Baekhyun dengan koper besarnya 'mau apa lagi gadis ini? Mau kemana dia? Apa dia mau pergi' dan Baekhyun hanya tersenyum aneh.

"Baek kau mau kemana? Apa kau benar-benar mau pergi? Apa kau sudah punya uang? Baek jangan pergi, apa kau tidak tahu, kalau satu harian aku mengulang take gambar ku hanya karena memikirkanmu yang akan pergi, Baek jangan pergi" Sehun sudah memegang tangan Baekhyun erat, Baekhyun hanya kesakitan, dia sadar Sehun kenapa 'nyaman? atau jatuh cinta kah?' dengan pipi yang bersemu merah melihat tingkah Sehun, Baekhyun sekuat tenaga menarik tangannya dan berkata..

"astaga Sehun aku tidak mau pergiiii" teriak Baekhyun dan seketika Sehun kembali mode sok cool nya

"jadi kau mau kemana dengan koper besar mu?"

"ini koper mu bukan koper ku" ucap Baekhyun, Sehun kembali membolakan matanya.

"apa koper ku? kau mengusir ku Baek? Kenapa kau mengusirku Baek apa salah ku Baek?"

Kali ini Sehun benar-benar gila dia menglayut di tangan Baekhyun seperti anak yang tidak ingin berpisah dari ibunya.

"yak Oh Sehun ini appartemen mu, siapa aku dengan seenak hidungku, mengusir mu, hentikan drama konyol mu, apa aku benar-benar membuat mu gila?" Sehun hanya terdiam mencari alasan

"hahahaha tada aku hanya mengerjai mu, aku menegetes mu dengan bakat acting ku, hebat kan" ucap Sehun dengan canggung, Baekhyun hanya menggelengkan kepala heran melihat Sehun.

"dasar gila" gumam Baekhyun

"jadi apa yang kau lakukan dengan koper ku?" Tanya Sehun tidak peduli, sebenarnya mengalihkan karena dia sangat malu bertingkah konyol

"tidak ada, lagi pula kenapa ada koper besar begini dia atas lemari?, koper mu hampir menjatuhi kepala ku saat aku memberishkan bawah lemari mu"aduh Baekhyun

"benarkah tapi kau tidak kenapa-kenapa kan?"Tanya Sehun khawatir sambil mengelus kepala Baekhyun, Baekhyun deg deg an ini membuat jantungnya bedegup secara lancang dan tidak normal saat tatapan mereka saling bertemu, sontak saja membuat wajah Baekhyun memerah. 'Seandainya ini cerita romansa korea antara fans dan idola maka yang terjadi selanjutnya apakah adegan itu..:*' batin Baekhyun

"yak menyingkirlah, wajah mu itu jelek tau" ucap Sehun menyingkirkan wajah Baekhyun 'sebenarnya wajahmu yang memerah itu membuatku deg deg an' batin Sehun dan langsung menghindar. '

"ada apa lagi dengan si gila Oh ini haaaiiish dia membuat rambut ku kusut" cerewet Baekhyun, setelah meletakan koper Sehun ke ruang penyimpanan Baekhyun memanaskan makanan yang tadi dia masak, sehun yang baru selesai mandi dan sudah berpakaian, duduk di kursi dekat pantry.

"kau sudah tidak seformal ketika kita bertemu"ledek sehun memulai gangguannya pada baekhyun

"kau bilang aku harus nyaman bukan, aku nyaman ketika menganggapmu teman ku" ucap baekhyun, sehun hanya mengangguk 'yah dari pada dia sibuk ingin keluar dari appartemen ini, haaish ngapain juga aku pikirin mau dia keluar atau gak' sehun cepat menggelengkan kepalanya, dia larut dalam dunianya dan baekhyun hanya menggelengkan kepala melihat heran sehun.

"kau memanaskan makanan, apa kau memberiku makanan lama? Mana ada teman memberi makanan yang sudah di hangatakan kembali" ucap Sehun dengan tampang sok menyelidik dan berteriak.

"ani, ini masak tadi sore, sebenarnya sayurnya masih hangat tapi kalau di masukin wortel pasti lebih enak kan" ucap Baekhyun sambil memotong wortel.

"hah sudahlah, kau bilang saja kalau itu makanan yang di panaskan, lihat kau ini tidak bisa menjamin masakan mu" ucap sehun lagi dengan senyum meremehkan, entah mengapa menggoda baekhyun kini menjadi hobinya

"yah Oh Sehun kau benar, aku tidak menjamin masakan ku bahkan aku memasukan sesuatu di setiap makanan mu, biar kau patuh pada ku, tapi lihat kau tidak patuh sama sekali" baekhyun bukan marah malah merayu sehun dengan memajukan tubuhnya dan menunjuk-nunjuk hidung Sehun dengan wortel.

"hahaha aku tidak mungkin dengan mudah menurut pada mu kecuali.."Sehun ingin menggoda Baekhyun dengan serang pesonanya dia merangkul pinggang baekhyun yang berdiri di hadapannya, sementara posisi sehun sedang duduk di bangku pantry, dan tersenyum menjawab perkataan baekhyun.

Baekhyun hanya tersenyum'hah astaga, dia ingin membunuh ku secara perlahan, bermaksud menggoda ku eoh?, baiklah akan ku tunjukan caranya' batin Baekhyun

"dasar idola nakal, sebentar oppa.." Baekhyun mengelus pipi Sehun lembut, Sehun hanya terdiam membolakan matanya, tapi dia tidak menepis tangan Baekhyun karena tangannya masih memeluk posesif pinggang baekhyun, hingga Baekhyun menunduk, danrambut indah Baekhyun pun jatuh mengenai sedikit wajah Sehun sontak menutup mata dan menikmati perlakuan Baekhyun, Baekhyun semakin dekat dan..*slowmotion on

'hahaha kena kau'

Baekhyun kembali menegakan tubuhnya, dia juga menahan tawanya melihat wajah sehun yang menutup mata, dan sehun yang merasa tidak ada pergerakan dari baekhyun mengintip sebelah matanya dan melihat baekhyun tersenyum dan dia membuka mata langsung

"pfffhahahahahahahahaha ya tuhan wajahmu lucu sekali, apa kau membayangkan sesuatu?" tawa baekhyun meledak.

"ani, aku hanya takut dengan serangan wajah jelek mu" sehun hanya merutuki kebodohan.

"hahahahah apanya yang ketakutan orang wajah mu itu loh gak bisa bohong kalau lagi menikmatinya bweeeek" ejek baekhyun lagi.

"aiiish sudah ku bilang aku tidak menikmati, aku hanya takut wajah jelek mu mendekat dengan wajah tampan ku, kau tahu wajahku ini asset aku tidak mau tertular kejel-" sehun terdiam ketika baekhyun kembali mendekatkan wajahnya pada sehun.

"coba katakan lagi kalau aku jelek" tantang baekhyun sambil tersenyum penuh pesona, sehun yang terhipnotis hanya menggeleng polos

"hahaha bagus aku memang cantik kau harus mengakuinya"tawa menang baekhyun

"haaish aku kena lagi dasar penyihir cantik, aku tidak akan makan masakan mu, aku juga tidak mau berbicara pada mu" rajuk sehun

"setidaknya masih ada cantiknya, dan kalau kau tidak makan kau sendiri yang lapar, dan kalau kau tidak mau berbicara itu akan jauh lebih baik kan" baekhyun memberikan senyum mengejek

"aku mencoret mogok makannya, aku akan mogok bicara sampai kau minta maaf, dasar jelek huh" sehun pergi ke ruang tengah, ingin menonton TV dan meninggalkan baekhyun yang tertawa.

"merajuk? Yak oppa aku tidak jelek huh, jika kau meninggalkan ku di taman dalam waktu 10 menit maka, seluruh pria tampan di korea akan menawarkan ku pulang hahaha"

"siapa kau sampai seluruh pria tampan menawari mu?, haha iya pria tampan supir taksi yang menawari mu pulang" balas sehun sambil berjalan kembali ke dapur melihat masakan yang di sajikan baekhyun , *tadi mogok ngomong-_-, entah kenapa omongan baekhyun harus dia jawab kalau tidak di jawab maka baekhyun yang akan menang pikirnya.

"oppa kau harus tahu kalau setiap wanita cantik ada radarnya, dari itu jangan berani meninggalkan mereka maka pria lain akan mendatangi dan menggoda mereka" ucap baekhyun riang sambil menyendokkan nasi dan mulai mau makan

"hmm kau benar baek" sehun menunduk, benar apa yang di bilang baekhyun, buktinya si cantik luhan yang berada jauh darinya akan berpaling ke pria lain

"kenapa? Memikirkan wanita cantik yang lain" Tanya baekhyun lembut sambil menghentikan kegiatan menyiapkan nasi untuk sehun.

"luhan? Apa wanita cantik seperti dia membuat oppa sekarang teringat dan membenarkan perkataan ku?" lanjut baekhyun yang terlalu peka

"tapi kau memang benar baek."

"ani itu semua tergantung wanitanya, 'baekhyun memegang tangan sehun' kalau wanita yang memilki cinta yang luar biasa terhadap prianya maka, setampan apapun pria lain yang datang padanya, maka dia tidak akan berpaling"

"tapi jika pria yang mencintaimu karekternya seperti aku, apa kau akan bertahan dan tidak akan berpaling dengan pria yang lebih menarik" Tanya baekhyun lagi, baekhyun menarik tangannya dari tangan sehun, lalu bergaya sok pintar dan sok berpikir.

"mmm tck seperti apa memang karekter oppa? 'baekhyun tersenyum' dan bagaimana perilaku oppa ketika mencintai seorang gadis, aku tidak tahu sebelum merasakannya ' baekhyun memajukan wajahnya di dekat wajah sehun.

Deg

"bisakah oppa buat aku merasakannya, dan kita lihat apa aku berpaling dari mu?" ucap baekhyun sambil tersenyum menujukan eyesmile nya

.

.

.

TBC LAGI

ada yang minta banyakin momen hunbaek gak?

kira-kira mereka langsung pacaran aja atau pendekatan dulu ya? kalo pendekatannya kelamaan ntar keburu dia ambil orang kaya abg itu /plaaak malah curhat -_- jangan lupa rivewnya:*