"Bersediakah anda menerima Kim Ryeowook sebagai istri yang dijodohkan oleh Tuhan di dalam pernikahan yang suci? Maukah saudara mengasihinya baik pada waktu sakit maupun sehat? Serta melupakan orang lain tetapi hanya mengasihi dia saja, selama saudara berdua hidup di dunia ini?"

"Ya, saya bersedia."

"Dan bersediakah anda menerima Kim Jongwoon sebagai suami yang dijodohkan oleh Tuhan di dalam pernikahan yang suci? Maukah saudara mengasihinya baik pada waktu sakit maupun sehat? Serta melupakan orang lain tetapi hanya mengasihi dia saja, selama saudara berdua hidup di dunia ini?"

"Ya, saya bersedia."

"Atas nama Tuhan, mulai sekarang kalian sah menjadi sepasang suami istri."

.

.

.

.

My Little Family © Choi RinRi

Super Junior © God, SMEnt, and their parents.

Maint Cast : Kim Jongwoon & Kim Ryeowook

Warning : Shounen-ai, OOC, OC, AU, M-Preg.

Don't Like? Don't read!

.

.

[Sequel]

Enjoy!

.

.

Tepuk tangan dan tangis haru mewarnai prosesi pengucapan janji suci pada pernikahan Yesung dan Ryeowook hari ini. Keduanya tampak bahagia, bahkan Ryeowook pun tak sanggup untuk membendung air matanya.

Ia benar-benar bahagia.

Keduanya berhadapan di depan penghulu dengan saling menatap. Yesung menggapai kedua tangan Ryeowook dan menggenggamnya lembut, lalu ia tersenyum.

"Aku mencintaimu, istriku."

Ryeowook tersenyum mendengarnya, hingga senyum itu menghilang karena Yesung menciumnya. Mencium bibirnya dengan lembut dan tercurah kasih sayang di dalamnya.

"Aku juga mencintaimu, lebih mencintaimu." Ujar Ryeowook setelah Yesung menjauhkan wajahnya.

Senyuman di bibirnya semakin melebar saat mendengar ucapan Ryeowook. Kemudian Yesung merubah posisinya dengan menjadikan kedua lututnya sebagai tumpuan, mensejajarkan wajahnya di hadapan perut Ryeowook. Ia mengusapnya pelan.

"Dan anak kita, aku juga mencintainya." Lalu Yesung mencium perut Ryeowook dengan lembut.

Heechul yang melihat keduanya pun tak kuasa menahan tangis harunya. Ia begitu bahagia karena pada akhirnya Yesung dan Ryeowook kembali bersatu, kembali menjadi sepasang suami istri seperti dulu.

Hanya saja kali ini berbeda. Mereka menjadi sepasang suami istri bukan karena keterpaksaan, tapi karena mereka memang saling mencintai.

Jongie yang duduk di sebelah Heechul hanya bisa melihat kedua orang tuanya dari kejauhan. Untuk anak seusia dirinya, tidak mengerti dengan semua ini adalah suatu hal wajar. Ia sebenarnya ingin sekali berlari menghampiri kedua orang tuanya, berdiri di tengah-tengah mereka, dan ingin tahu apa yang sebenarnya sedari tadi mereka lakukan. Namun Heechul melarangnya, dan ia menurut untuk tidak menghampiri ayah dan ibunya itu.

"Sekarang kau boleh menghampiri mereka, sayang."

Jongie menoleh ke arah Heechul, kepalanya mengadah dengan tatapan bertanya.

"Jinjja, Halmoni? Aku boleh menghampiri Appa dan Umma?" tanyanya sedikit tak percaya.

Heechul, dengan lembaran tisu di tangannya, mengangguk mengiyakan. Jongie tersenyum senang, kemudian naik ke atas bangku yang mereka duduki dan berdiri di atasnya, agar ia bisa sejajar dengan Heechul.

"Halmonie jangan menangis, ne? Jongie sayang Halmoni." Kemudian namja kecil itu mencium pipi Heechul.

Heechul tertawa pelan mendapat perlakuan seperti ini. Sejenak ia memeluk tubuh kecil cucunya tersebut, sebelum ia membiarkan Jongie dengan sedikit berlari menghampiri kedua orang tuanya yang masih berada di altar.

"Appa! Umma!"

Yesung dan Ryeowook menoleh ke samping, kemudian tersenyum melihat kedatangan putra mereka. Yesung segera membawa Jongie dalam gendongannya.

"Umma juga kenapa menangis seperti Halmoni? Jangan menangis, Umma."

Ryeowook tersenyum saat jari-jari kecil namja kebanggaannya itu menggapai pipinya dan menghapus air matanya. Kemudian ia berganti menggendong Jongie.

"Umma menangis karena bahagia, sayang."

"Umma bahagia? Appa juga bahagia?" Jongie menatap Yesung yang berada di sampingnya.

Yesung mengangguk, "Tentu, tak hanya Appa dan Umma, tapi adikmu juga bahagia."

Kemudian mereka berpelukan, dengan Jongie yang berada di tengah-tengah keduanya. Setelahnya, Jongie mendapat dua kecupan langsung di masing-masing pipinya.

Jika biasanya Jongie yang selalu mencium pipi ayah dan ibunya secara bergantian, kali ini ia bisa merasakan bagaimana mendapat ciuman yang diberikan kedua orang tuanya dalam waktu yang bersamaan.

.

.

.

.

Yesung dan Ryeowook memilih tema Garden Party sebagai tema perayaan pesta pernikahan mereka. Hanya orang-orang terdekat saja yang mereka undang ke dalam pesta pernikahan tersebut.

Junhyung dan Luna misalnya, keduanya datang bersama. Luna yang hari ini tampil begitu cantik dan Junhyung yang terlihat semakin tampan dengan jas hitamnya, bukan jas putih yang biasa ia pakai jika berada di rumah sakit. Selain itu, para sahabat lama pun ikut hadir.

Dan juga, setelah sekian lama pasangan pengantin 'baru' itu tidak bertemu, akhirnya mereka dapat saling bertatap muka kembali dengan para member Art Voice.

"Jaga Ryeowook baik-baik, Hyung."

Sungmin memeluk Yesung dan menepuk-nepuk punggung pria itu pelan. Ia ikut merasakan kebahagian dari kedua sahabat lamanya itu. Walaupun ia sempat tak setuju jika Ryeowook kembali pada Yesung, mengingat hubungan keduanya yang dulu begitu buruk, namun kini ia mendukung penuh pernikahan ini.

Karena bagaimanapun, kebahagiaan sahabatnya adalah kebahagiaannya juga.

Lagipula sekarang ia yakin, jika Yesung dapat menjaga sahabatnya itu dengan baik dan benar-benar mencintai Ryeowook dengan tulus.

"Aku jadi berpikir, sebenarnya Art Voice itu sebuah perkumpulan penggemar musik atau perkumpulan untuk ajang mencari jodoh?"

Ucapan Kyuhyun mengundang tawa teman-temannya.

"Benar juga, ya," timpal Siwon, yang hari ini khusus datang jauh-jauh dari Paris ke Korea untuk menghadiri pesta pernikahan kedua sahabatnya tersebut.

Jika diingat lagi, member Art Voice terdiri dari Yesung sebagai ketua, lalu ada Sungmin, Siwon, Ryeowook, Kibum, Kyuhyun, dan terakhir Henry. Setelah sekian lama mereka tidak bertemu dan sempat hilang komunikasi, mereka kembali bertemu dengan status hubungan yang tak pernah diprediksi sebelumnya.

Contohnya seperti Kyuhyun dan Sungmin, dulu tak ada yang mengira jika mereka akan menjadi sepasang suami istri seperti ini, bahkan dikaruniai dua anak. JIka mengingat dulu, bahkan keduanya tidak pernah sedikitpun terlihat tanda-tanda akan menjalin cinta.

Sama halnya dengan Yesung dan Ryeowook.

Sedangkan Siwon, ia hingga sekarang masih dengan Kibum, yang kini berstatus sebagai calon istrinya. Dan hanya Henry yang tidak terlibat cinta lokasi, karena saat ini dirinya berstatus sebagai tunangan seorang pengusaha ternama di China, Zhoumi namanya, yang hari ini juga hadir ke acara pernikahan Yesung dan Ryeowook.

Dan dari sini mereka dapat menarik kesimpulan, jika tak ada seorang pun yang akan tahu bagaimana kehidupan mereka di masa mendatang.

Setelah mengobrol banyak hal dengan para sahabat lamanya tersebut, Yesung dan Ryeowook memilih untuk menghampiri tamu-tamu yang lain. Dengan bergandengan tangan menghampiri tamu yang memberi ucapan selamat dan ikut berbahagia atas pernikahan mereka.

"Selamat, Yesung Oppa, Ryeowook Oppa, aku harap kalian berdua hidup bahagia." Luna mengulum senyumnya kemudian memberi pelukan hangat pada Yesung dan Ryeowook.

"Aku akan membuat istri dan kedua anakku bahagia, Luna."

Sejenak Luna terdiam, hingga akhirnya kedua matanya dibuat melebar saat mengerti maksud pembicaraan Yesung.

"Oh, Ya Tuhan! Secepat itukah?!"

Yesung terkekeh melihat reaksi Luna. "Ya, begitulah."

Luna tertawa pelan seraya menggeleng, "Kalau begitu kau harus benar-benar menjaganya, Oppa! Bukan hanya Ryeowook Oppa, tapi juga bayi yang berada di dalam kandungannya!"

.

.

.

.

"Jaga Ryeowook dengan baik, Hyung." Donghae memeluk erat Yesung dan menepuk punggungnya beberapa kali. "Sekarang Ryeowook sudah sepenuhnya menjadi milikmu, jadi kau tak perlu lagi cemburu padaku."

Donghae tersenyum jahil melihat Yesung yang tertegun dengan ucapannya.

"Aku tahu itu, selama ini aku bersikap seolah ingin merebut Ryeowook hanya ingin memastikan apakah kau benar-benar mencintai sahabatku ini."

Donghae tertawa geli melihat wajah Yesung yang memerah.

"Dasar sialan!"

Yesung memukul pundak Donghae dengan sebuah tawa yang terdengar dari mulutnya. Ryeowook yang melihat tingkah suami dan sahabatnya tersebut pun ikut tertawa.

"Semoga kalian hidup bahagia, Ryeowook."

Donghae memeluk Ryeowook dan mengusap lembut punggung sahabatnya tersebut. Namun tak lama, karena Yesung segera menarik Ryeowook menjauh.

"Kau menepuk pundakku tapi kau mengusap punggung Ryeowook dengan lembut!"

Donghae lagi-lagi dibuat tertawa.

"Jadi kau ingin aku mengusap punggungmu juga saat aku memelukmu, Hyung?"

"Aish!"

Ryeowook kembali tertawa melihat keakraban yang diperlihatkan Yesung dan Donghae tersebut.

.

.

.

.

"Sungmin Hyung! Untuk apa kau ikut berbaris, bahkan di barisan paling depan?!"

Sungmin menoleh ke belakang dan melihat Kyuhyun yang sedang menggendong Kyungsan berada di dekat meja makanan.

"Ini hanya untuk senang-senang, Kyu!" ujar Sungmin diselingi tawa.

"Awas saja kalau kau sampai menangkap buket bunganya!" Kyuhyun kembali berteriak, para undangan yang mendengarnya sontak dibuat tertawa.

Para undangan dengan riuh mengisi halaman tengah, di depan sebuah altar dengan Ryeowook dan Yesung berada di atasya.

Inilah yang paling ditunggu para undangan, saat dimana sang pengantin melemparkan buket bunga. Dan menurut kepercayaan mereka, siapa yang mendapatkan buket bunga tersebut akan segera menikah atau menemui jodohnya.

Hm, benarkah seperti itu?

"Lempar yang jauh sayang," bisik Yesung.

Dengan diselingi tawa, Ryeowook pun mulai menghitung mundur dan bersiap untuk melempar bunganya.

"Satu.. dua.. tiga!" –dan buket bunga pun dilempar.

Para undangan bersorak heboh saling memperebutkan buket bunga yang baru saja dilempar Ryeowook ke udara. Berbeda dengan Kyuhyun, ia hanya menepuk jidat sambil menggelengkan kepala melihat kelakuan Sungmin yang bertingkah seperti para gadis single.

"Jangan tiru Umma-mu, sayang." Bisik Kyuhyun pada Kyungsan, Kyungsan yang melihat keceriaan para undangan di depannya hanya tertawa.

"E-eh?"

Para undangan secara bersamaan menoleh ke belakang, melihat siapakah si beruntung yang mendapatkan buket bunga tersebut. Yesung dan Ryeowook ikut melihat dari atas altar, kemudian mereka dibuat tersenyum saat melihat siapakah orang tersebut.

"Chukkae, Luna!"

Ryeowook berteriak dari altar seraya bertepuk tangan, diikuti para undangan yang berada di halaman taman saat ini.

Luna memandangi buket bunga yang kini berada di tangannya. Ia tak menyangka jika buket bunga ini bisa sampai di tangannya. Padahal, sejak awal Ryeowook bersiap melempar buket bunga, Luna hanya diam di belakang, memperhatikan para tamu undangan yang sudah sibuk bersiap menangkap buket bunga tersebut. Namun tanpa di duga, buket bunga itu mengarah padanya.

"Hey, pipimu merona," ujar Junhyung.

Luna hanya tersenyum malu dengan pipi yang merona, seperti apa yang dikatakan Junhyung.

"Kami tunggu undangan dari kalian, ya!" kali ini Yesung yang berteriak, membuat Junhyung tertawa mendengarnya.

"Appa! Kenapa Appa tidak berhasil menangkapnya, sih!?"

Kali ini si kecil Hyukjae yang membuat perhatian para tamu undangan beralih padanya. Hyukjae memukuli pinggang Donghae dengan bibir yang mengerucut sebal. Tingkahnya mengundang tawa semua orang yang berada disana.

Donghae segera menghentikan aksi membabi buta Hyukjae yang terus memukulinya, ia segera membawa Hyukjae dalam gendongannya. Donghae mengecup bibir Hyukjae dan berkata;

"Aigoo, tanpa perlu mendapatkan buketnya, kita akan tetap bisa menikah, sayang."

"EH?!"

.

.

.

.

END

.

.

.

.

A/N

Halo semua! ;_; *lambai lambai tangan* Saya kembali nih… iya saya kembali.. *hening*

AAAAAA KANGEN BANGET SAMA KALIAN /pelukin readers satu-satu/

(readers: apasih, rin? -_-)

Aduh.. berapa lama saya ga buka ffn.. gabaca ff.. apalagi bikin cerita dan ngepost lagi disini?

Sumpah deh, jangankan buat ngelanjutin ff, saya baca aja tuh gabisa TT hp saya rusak gitu.. saya sekarang pake hp yang fungsinya cuman bisa telpon sama sms aja.. sedih ya? Ah gapapa, segitu masih punya hp :'D

Terus, sekarang saya udah jadi anak kuliahan :'D *tepuk tangan* alasan saya waktu itu hiatus kan fokus buat persiapan mau daftar-daftar kuliah gitu, nah sekarang sudah selesai dan saya tepatin janji saya buat kembali lagi ke ffn, semoga kalian masih inget saya ya xD

Oh iya, selain gabisa buka ff di hp, saya juga gabisa buka ffn di pc, entah diblokir atau apa saya ga ngerti TT perjuangan banget mau ngepost ff -.- setelah saya searching-searching dan sempet ngobrol sama rherin di twitter, akhirnya saya bisa log in lagi ;; AAAAAA DASAR INTERNET POSITIF ITU MAIN BLOKIR AJA ;-;

(readers: rin, ini curhatannya penting banget ya?)

Eh iya iya maaf jadi curhat hehehe ;-;

Ini adalah janji saya pada salah satu sahabat saya. Saya dulu pernah bilang, "Kalau respon chap akhir MLF bagus, nanti bakal bikin sequel deh." DAN AKHIRNYA KESAMPEAN ;-;

Ini juga sebagai hadiah buat para readers setia saya, yang selalu ada disaat suka dan duka/halah. Semoga kalian suka ya :D Dan maaf kalau sequelnya kurang greget ;-;

(readers: A/N nya panjang amat, rin….)

Eh iya kepanjangan ;-;

Oh iya, saya juga mau ngucapin terima kasih buat sahabat sahabat saya, yaitu kalian para readers yang selalu setia mengikuti kelanjutan cerita MLF ini sampai akhir ;;

BIG THANKS TO:

yws, yunip, SilverFlares, Kiki craft Whisperer, LiyahELF, Kim Jongkie, Love Clouds, ichigo song, melochoco, AmuHinaChan, Yewook Turtle, Kim Sooyeon, bang3424, R'Rin4869, ririn chubby, giietha1212, Kim Chan Min, Ri Yong Kim, etrenalclouds2421, Riestha-tita, Dyathy, hyukjae lee, himalayavenus, Safira Blue Sapphir, UyunElfRyeowook, yeon, Jongie Kim, .37, pumpkinsparkyumin, dirakyu, parkjiin21, raerimchoi, Phylindan, eunsoopark58, Han Rae Soo, choi Ryeosomnia, fieeloving13, sycarp, 10rh, YuliaYWS, Evil Roommate, nanissaa, JanuaryLovy, kim eun woon, , utsuchi, ryeo ryeong, TabiWook, Dyathy, hanazawa kay, Kim RyeoChan, leny, etwina, fieeloving13, saltybear, Nana Kim, bluerose, ryeofha2125, key heart, Teukk, eunsoopark58, onechel, kiminkaanggi, Devi AF, emma yewookkyu, Kim Anna, hanna ryeong9, Drabble Wookie, Arum, Kim RyeoChan, sushimakipark, Kim Min Ah, chieee'Ryeo, lenyclouds, cloud prince, LavenClouds, niisaa9, AnieJOY'ERS, Girrafe, Octaviani, NathanCho, TIkaClouds2124, babyryou, RyoRezCloudy, hideyatsutinielf, dyahYWS, purple addict, .16, Dhia bintang, kim hyojung, Kim Jongmi, ryrongie, ddangkomom, krw's, Cho Asuka GameKyu, meidi96, etwina, jongwookie, yewook yeoja, Cloud'sHana, Clouds jonglee, ji in, AiiuRyeong9, ryou2119, Tina KwonLee, qithienfivedhie, ByunnieFan, ryeosun, Ys Yewook Shipper, hideyatsutinielf, flystyle024, hyeojin08, Jang Taeyoung, jungYunjaekim, wooks, yoon HyunWoon, yumi, Beauty Tao, KimEunHoonWook, Fasma, Eun ra, Park Ji Hee, Baida Aries, murniclouds, AparastikaArum, .58, YL, yewookyhun, anatasya regiana, shfly9 - Kim, gothiclolita89, shinryeongchoryeopie, honey-kimy, Anik0405, Winnie, MyryeongkU, mie2ryeosom, black paradise, Apinoccio, chan, unashine88, Ryeong721, yanakimyewook, Zheyra Sky, SunghyoJoY, Kim Youngbin, iffaryeosomnia, Lee Chizumi, JonginDO, jungYunjaekim, gothiclolita89, aayuchan411, YeRyeonggu, Myungie88, Miss Kim Baekkie, Nathankim93424, ChieKyu-Yewook, Yefah, choryeopie, danactebh, Sung Rae In, Lee Chizumi, yanaleekyumin, .71, Kim Eun Hoon, LQ, Min Chan, sandrimayy88, Jeremykim63424, dhia bi, , Lee JongWoon, Hazelpum, Ayu, YEWOOK, Ryeowoon1, FannieWookie, Haruka Michi, Mimi, WookiePoopz, UMeWookie, danactebh, vivooooo, 1, kyurin, Kim eun hoon, ncha, parkjiin21, rae kim, eridanuskim, Cloudniie, L, psyche, aningeko81, sandrimayy88, Just minlee, doreree, Kim RyeoSung34249, KyuMinYeWook, , AyuCloud69, minami, DdangkomaChagi, shfly123, yanakim, yewookyuwook, minyoung tan gege angelf, syasya, —dan para guest serta silent readers.

Maaf kalau ada nama yang ga tercantum. Nama-nama diatas adalah nama readers yang udah mengikuti MLF sejak chapter 1 sampai 11, terimakasih banyak! :')

Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih banyak dan selamat berjumpa di fanfic yang lainnya!^^ *Deep bow* ohya jangan lupa review xD *lambai tangan*

18 Agustus 2014

Untuk semua readers terbaikku,

[CHOI RINRI]