Author : Yuri Masochist or Han Youngra

Title : The Time: The Butler | August 13th, 2012

Cast :

+ Main Cast : YooMinKyu (YoochunxChangminxKyuhyun)

+ Other Cast : Yunho, Taemin, Jungmo, Junsu, Tao, Lay, Kris, Eunhyuk, Ryeowook, Minho, OnKey, Baekhyun,

+ Cameo : Soohyun, Henry, Shindong, KiVin (KiseopxKevin), HanChul, Siwon, Jonghyun, Leeteuk, Yesung, Eli, T.O.P, GD, Kangin, Sooman, Jay, Seungri, Daesung, Alexander, SooSun (SooyoungxSunny), YulSic (YurixJessica), YoonSeo (YoonaxSeohyun), Narsha, Thunder, Mir, Joon

+ Say 'Goodbye' to : Sungmin, Donghae, Kibum, Kai, Zhoumi, Jaejoong, Junho, Se7en and who's next?

[DBSK | Super Junior | SHINee | TRAX | EXO | Big Bang | U-Kiss | Se7en | MBLAQ]

[SNSD | B.E.G]

Genre : Mystery | Crime | Romance | Horror

Rated : PG-15 | T semi M deh untuh semua chap~

Type : Yaoi

Length : Chapter

Summary : Kau terpilih untuk mengikuti permainan ini | You can not stop the cycle

Disclaimer : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning : Setelah selama ini nulis alur kecepetan, ternyata ALUR DIBUAT SANGAT LAMBAT! Bahasa berantakan! Banyak TYPO(s) and Miss TYPO! This is YAOI fic! Boyxboy! Don't Like Don't Read!

A/n : 8B disiniiiiii

.

.

.

.

The Time: The Butler | August 13th, 2012

.

Monday

August 13th, 2012

10:33 AM

Tao dan Junsu sampai di rumah sakit. Mereka memiliki janji dengan Soohyun untuk terapi Junsu, seperti biasanya. Tao mendorong kursi roda milik Junsu ke arah lantai yang mereka tuju, lalu menuju sebuah ruangan.

Tao sudah terbiasa dengan kegiatan ini.

Soohyun menyambut mereka dengan seperti biasanya. Menyapa, lalu menanyakan kabar, kemudian perkembangan dan beberapa hal tidak penting, contohnya; Soohyun pernah bertanya mengapa Tao bisa bekerja dengan Junsu, dan alasan apa yang membuatnya begitu patuh. Soohyun bertanya dengan candaan—berusaha untuk tidak membuat pihak manapun tersinggung, tetapi Junsu hanya menjawab bahwa ia menyelamatkannya di Australia.

Junsu menemukan Tao tersesat di Australia, dan itu memang kenyataan.

Anak laki-laki berkebangsaan China, berumur limabelas tahun yang kabur dari negara asalnya dengan cara menyelinap di kapal pengangkut barang dagang untuk dua negara tersebut.

Dan sekarang umur Tao sudah duapuluh satu, artinya sudah bersama dengan Junsu selama enam tahun. Sudah mengabdi selama itu, sebagai ucapan terima kasihnya karena membuat ia masih bisa bernapas dengan cara menyelamatkan hidupnya.

"Apa kau sudah mulai merasakan sesuatu di kakimu?"

Junsu tertawa kecil. "Dorongan untuk berjalan atau berlari ada di kepalaku, tetapi otakku sulit untuk memerintahkannya."

"Keinginan besar membuahkan hasil, Junsu."

Junsu tersenyum, dan Soohyun memeriksa kakinya.

Dan Tao berdiri layaknya seorang pelayan pribadi yang benar-benar patuh.

.

.

The Time

The Butler | August 13th, 2012

A Nonsense Fanfiction

.:o Yuri Masochist Presents o:.

"Kau terpilih untuk mengikuti permainan ini"

Time to Play

.

.

.

Monday

August 13th, 2012

12:05 PM

"Taemin, kapan Baekhyun bisa ikut menjenguk Minho-hyung~?"

Taemin mengerucutkan bibirnya dan menuruni tangga dengan hati-hati, bersama Baekhyun dengan saling bergandengan tangan. Taemin menggeleng pelan.

"Taemin juga jalang ke lumah cakit, appa melalang Taemin. Tapi kata appa, Minho-hyung cudah boleh pulang becok~"

"Jinjjayo~?"

"Um!" Taemin mengangguk mantap.

Baekhyun tersenyum senang. Keduanya membawa langkah mereka menuju lapangan lalu berjalan bersama ke arah gerbang. Teman-teman yang lain sudah dijemput oleh orangtua atau keluarganya, karena mereka berlarian lalu memeluk orang yang sudah menunggu mereka di depan mobil ataupun motor.

"Sepertinya appa menjemput agak telat."

Baekhyun melirik Taemin. "Eoh? Taemin bermain saja ke rumah Baekhyun~"

"Taemin mau! Tapi Taemin halus bilang pada appa..."

Baekhyun cemberut mendengar jawaban yang kurang memuaskan tersebut.

Disaat keduanya menunggu—Baekhyun menunggu Tao untuk menjemputnya, sedangkan Taemin menunggu Yunho—seorang pemuda berjalan mendekati mereka. Baekhyun tidak tahu siapa pemuda itu, tetapi Taemin tahu—walau tidak pada namanya.

"Hei!" Pemuda itu tersenyum lalu menepuk kepala Taemin. "Ingat hyung?"

Taemin mengangguk dan tersenyum. Lalu memeluk pemuda itu.

"Gomawo, hyungie~"

Pemuda itu terkekeh lalu mengacak rambut Taemin. "Bagaimana keadaan kakakmu? Hyung tidak sengaja lewat kemari dan ingat tentang kalian. Oh ya, ini temanmu... um Taemin?"

Taemin memiringkan wajahnya—tidak mengerti mengapa pemuda itu tahu namanya.

Pemuda itu mengerti mengapa Taemin melakukan itu, dan segera menunjuk name-tagnya. "Disini tertulis, Lee Taemin. Lagipula Taemin juga mengatakan nama Taemin saat di rumah sakit."

Taemin tidak begitu ingat. Tapi akhirnya dia mengangguk dan tersenyum.

"Ini Baekhyun~ teman Taemin. Minho-hyung cudah boleh pulang besok~"

"Syukurlah." Pemuda itu mengangguk. Lalu mengusap rambut Taemin dan Baekhyun bergantian. "Anak manis. Kalian pulang berdua? Hati-hati ya."

Taemin menggeleng. "Taemin dan Baekhyun menunggu dijemput~. Oh ya, nama hyung ciapa?"

"Yixing." Ia tersenyum. "Nah, kalau begitu kalian hati-hati ya. Yixing-hyung harus pergi menemui seseorang."

Baekhyun dan Taemin mengangguk bersamaan. Keduanya melambai bersemangat kearah Yixing yang berjalan meninggalkan keduanya di dekat pintu gerbang, yang masih banyak dipenuhi oleh siswa-siswi disana.

"Dia siapa, Taemin?"

Taemin melirik Baekhyun. "Dia yang membawa Minho-hyung ke lumah cakit."

Baekhyun mengangguk dan membulatkan mulutnya mengerti.

Setelah Yixing menghilang dari pandangan keduanya, Baekhyun menyadari bahwa Tao sudah datang membawa mobil yang biasa digunakan untuk menjemputnya.

"Tao-ge, Baekhyun belum mau pulang sebelum Taemin dijemput~" rengek Baekhyun.

Tao hanya mengangguk, mengiyakan. Baekhyun bersorak dan berpelukan dengan Taemin. Kemudian mereka saling berbisik untuk mencari alasan agar Taemin diperbolehkan untuk ikut pulang bersama Baekhyun, untuk bermain.

Sementara Tao melirik ke arah spion-nya. Sepertinya ia melihat seseorang yang mungkin dikenalnya.

.:o~o:.

Monday

August 13th, 2012

01:43 PM

"Yeoboseyo. Yoochun-hyung, ada apa?"

Ketika mendengar suara dari sebrang telepon, Yoochun mendudukkan dirinya di salah satu deretan kursi yang tidak jauh dari kamar rawat Changmin.

"Silky sehat, bukan?"

"Tentu saja. Kesehatan hewan peliharaan adahal salah satu prioritas utama tempat ini."

Yoochun terkekeh kecil. "Baiklah. Aku akan mengambil Silky besok, ya, kalau tidak besok mungkin lusa. Changmin baru akan pulang besok."

"Benarkah? Syukurlah~ bagaimana keadaannya?"

Yoochun menarik napas perlahan. "Masih melupakan beberapa hal, tetapi kondisinya membaik. Aku menyarankan dia masih dirawat disini sekitar dua sampai tiga minggu lagi, tapi, yah, Changmin," Yoochun terkikik. "kau tahu sendiri bagaimana dia."

"Tentu saja. Dasar, si Keras Kepala." Jonghyun tertawa di sebrang sana. "Tapi apa kondisinya sudah memungkinkan dia untuk pulang?"

"Ya. Sudah tidak apa." jawab Yoochun. "Baiklah, terima kasih Jonghyun. Nanti beritahu saja aku berapa biayanya."

Jonghyun tertawa lagi. "Kuberi harga teman~"

Yoochun membalas tawanya dan kemudian mengakhiri sambungan.

Mungkin besok akan menjadi hari beratnya.

Dan seseorang mendengar pembicaraan mereka dari balik dinding.

.:o~o:.

Jadi siapa Tao?

Lanjut lagiiiiiiii