Disclaimer: Teenage Mutant Ninja Turtles was created by Peter Laird and Kevin Eastman. The 2k12 verse belongs to Nickelodeon.

Warning: OOC parah, humor garing, cerita absurd, banyak mengandung kejorokan, dsb

Summary: Mikey mengajak tiga kakaknya untuk ikut tantangan makan permen aneh bin ajaib! Satu yang rasanya enak dan yang satu rasanya eneg. Apa yang terjadi? Lihat saja kenistaan kura-kura ninja bersaudara ini! Enjoy!

Bean Boozled Challenge

Round Three

Karena Leo dan Raph dapat zonk di ronde sebelumnya, maka mereka dipertemukan dalam ronde ketiga. Wow, duo kura-kura bertopeng biru-merah ini selalu dinantikan, sodara-sodara. Soalnya, mereka ini rival dalam hal latihan tanding dan debat saat membuat rencana untuk misi. Nah, sekarang mereka akan bertanding siapa yang dapat hoki dalam makan permen bean boozled.

Seperti yang kita lihat, manik emerald Raph menatap tajam sapphire milik Leo. Leo balas menatapnya, tak kalah tajamnya. Awas ketusuk. Eit, mereka nggak main tusuk-tusukan kok. Hehe.

"Duuude, aku deg-degan nih ..." kata Mikey dengan mata membulat seperti bola pingpong.

"Ng? Deg-degan apanya?" tanya Donnie dengan dahi mengernyit, heran melihat adiknya itu.

"Kau lihat, Donnie? Dua kakak kita akan bertanding. Hehe."

"Ini pertandingan makan permen. Bukan pertandingan bertarung."

"Alah, sama saja kan? Sama-sama pertandingan. Wek!" Mikey menjulurkan lidahnya ke arah Donnie, lalu dia menyodorkan mangkok permen kepada Raph. "Silakan ambil, bro!"

Raph mengocok mangkok permen itu. Dia mendapat permen berwarna putih dengan bercak kuning.

"Nah, kali ini rasa popcorn mentega sama telur busuk," sebut Mikey.

"WHAT THE-" Leo dan Raph serempak kaget. Mata mereka terbelalak saking kagetnya.

"Telur busuk?! Oh boy ..." Leo yang terkenal pemberani, bergidik ngeri seketika. Membayangkan gimana rasanya makan telur busuk. Rasanya saja nggak enak. Mual dan pengen muntah. That's all.

"Ughhh." Raph menutup mulutnya, menahan mual. Tampangnya terlihat seperti menghadapi pertarungan hidup dan mati. Jangan dapat zonk. Jangan dapat zonk! tekadnya dalam hati.

"Hayo, langsung saja makan permennya, bro! Ingat, jangan dimuntahin. Apapun rasanya," ujar Mikey memperingatkan. Tapi nadanya terdengar nyebelin bagi Raph. Nih anak minta dihajar, pikirnya.

"Semoga nggak dapat zonk, ya. Satu ... dua ... tiga!" Begitu diberi aba-aba oleh Donnie, kedua saudara yang paling tua darinya langsung mengunyah permen mereka. Ayo kita saksikan sama-sama. Siapakah yang menang?

"POPCORN!" teriak Leo penuh kemenangan kayak habis menang lotre. Sedangkan Raph yang di hadapannya mual-mual.

"HOEEEEEEEK!" Raph menutup mulutnya lagi. Dia pengen memuntahkannya tapi langsung di-stop Mikey.

"Ahahaha! Telan permennya, Raph! Jangan dimuntahin!"

"Ughhhhh! Oh, shit! Shut up ya, Mikey!" Raph mulai mengumpat dengan permen yang masih di mulutnya. Abaikan saja adegan ini soalnya kata-katanya kasar.

Donnie langsung menjabat tangan Leo. "Selamat, Leo!"

Leo sendiri cuma tersenyum cerah seperti artis baru yang sedang naik daun.

Skor: Leo 1 – 0 Raph

To be continued

Hai, teman-teman~! Rizuki is back!

Ahh, efek stres karena tugas kuliah ini bikin WB kembali kambuh. Huhu. Makanya udah blank kalau mau nulis. Tapi untungnya setelah nonton Bean Boozled Challenge di Youtube, jadi ada motivasi bikin FF ini lagi. Hehe~

Semoga nggak garing, ya. BTW, kasihan banget si Raph, dapet zonk dua kali. Wkwkwkwk ... yang sabar, ya Raph.

Raph: Omonganmu itu nggak membantu!

Siapa suruh dapet zonk, wek! OK, OK. Kali ini aku bakal publish dua fic sekaligus. From now on, let's read Round Four!