World Cup…! Cangkir dunia ?!

Disclaimer: MASHAMI KURUMADA…

Author: Istar Fantasy (Add my FB: IStar SrFantasy ...or Follow my Twitter : IS_magicgirl)

Tim Kesebelasan Part.2

Atlantis.

Isaac, Sorento dan Kanon lagi sibuk nongkrong dibawah tiangnya Isaac. Dari wajahnya sepertinya mereka juga mengalami dampak tangisan sang Taurus seperti yang lain.

Isaac bener-bener dech… benar-benar sudah siap sedia. Marina itu telah bersiap dengan seragam hitam-hitam, sebuah peluit dan beberapa lembar kartu kuning dan merah yang dijadikannya sebagai kipas.

"Saac… mau jadi wasit dimana ?" Tanya Sorento melihat Isaac kaya wasit nyasar kedasar laut.

"Bukan gitu To…! Tapi begini…!" Isaac bikin kepala Sorento muter dengan penjelasannya yang sama sekali gak ada jelas-jelasnya.

"Sanctuary mau ngadain piala dunia…!" Sambar Kanon bikin Isaac yang bermaksud nyebarin berita besar itu ngamuk dengan mulai menggerogoti tiang yang selama ini dijaganya.

"Nonon… loe itu ya…! Gue udah siap-siap gini… malah ngeduluin…!" Jerit Isaac kesal.

"Habis Loe kelamaan…!" Kanon balas teriak.

"Gak… cuman 20 menit koq…!" Jawab Lo yang baru aja keluar dari toiletnya Isaac.

"…." Gak ada yang ngomong.

"Soto… Apa gue didalamnya emang kelamaan ya ?" Bisik Lo pada Sorento yang gak tau mesti ngejawab dengan cara bagaimana.

"Stop… daripada bingung, pusing, puyeng, pening dan cenut-cenut…! Mendingan kita segera minum… maksudnya kita segera mulai siding (?) untuk menentukan tim kesebelasan kita…!" Kata Kanon ingin mengakhiri keruwetan ketika ngobrol sama si Lo.

"Non… bukan siding… harusnya pake A…!" Sorento berusaha mengoresi kesalahan ejaan Kanon yang ikut ruwet.

"Iya… Sadang….! Udah cukup…!" Teriaknya dengan ½ marah, ¼ malu dan ¼ ingin mukul.

"Masih salah…!"

"Non, yang lain belum datang…!" Lo duduk bersila didekat Sorento yang keliatannya sedang ngedrop abis.

"Udah Tuh…!" Tunjuk Kanon pada jambul Krisna yang tampak sudah semakin mendekat.

Mengingat tadi Krisna yang disuruh untuk cari yang lain pastilah kedatangannya juga bersama yang lain biarpun gak keliatan.

"Kita kekurangan orang nih… paling tidak butuh minimal 5-6 orang lagi buat ngisi kekosongan & cadangan…!" Kata Isaac dengan hitungan jari tanganya.

"Kalau soal itu kita Tanya sama posseidon-sama aja… siapa tahu punya kenalan pemain bola yang bisa kita ajak gabung…!" Usulan bagus dari Sorento disambut acungan jempol dari Kanon dan Lo yang tembus kehidung Sorento dan bikin dia bersin beberapa kali.

"Ok… untuk yang satu itu kita anggap beres ya…!" Kanon mencoret satu masalah dari daftar yang telah dia buat ditiangnya Isaac.

"Woi… jangan corat-coret gitu… tiang gue tambah ancur…!" Teriak Isaak gak terima tiangnya dibuat jadi buku catatan.

"Emang dari tadi juga udah ancur… loe yang gerogotin kan ?" Balas Kanon.

"Enggak… gue gak pernah gerogorin tiang…!" Lagi-lagi untuk ke 13341 kalinya Lo gak bisa ngerti juga bedanya Lo (nama dia) dan Loe (kata ganti kamu)

Hampir saja Kanon menjedotkan kepala sendiri, namun dicegat sama Sorento yang lebih dulu menjedotkan kepala Kanon kelantai.

"Kita langsung kenama tim kita aja…!" Kata Kanon yang benjol dengan kedua mata telah berair, tapi tak apalah yang penting kepalanya gak dirusak si Lo.

"Apa ya kira-kira yang bagus dan cool…?" Pikir Sorento berusaha mencari nama.

"Persatuan Marina Yang Perkasa Suku Atlantis… Disingkat PEMANGSA KUAT….!" Teriak Baian yang berdiri diatas pundak Krisna dan Kaza.

"Keren…! Itu aja ya…!" Jerit semua yang menyukai nama buatan Baian.

"Jadi nama tim kita adalah… Persatuan Marina Yang Perkasa Suku Atlantis… Disingkat PEMANGSA KUAT….!"

Semua bergaya ala Baian.

"Sekarang kita laporan sama Poseidon sama yuk…!"

Dikamar Poseidon.

"…Goleo… Zakumi… Fuleco…!"

"Tuan Posseidon….!"

"Awwwwwwww….!"

Ingin tau yang terjadi:

Posseidon yang sedang asik membersihkan koleksi mascot piala dunianya itu kaget. Dengan reflex seperti ibu-ibu yang diintip dikamar mandi, dia mulai memukulkan kemocengnya kekepala tiap orang yang datang mengagetkannya.

"Maaf…!"

Beberapa menit kemudian.

"Apa jadi Sorry… eh… Saori mau bikin piala dunia…!" Posseidon langsung bersemangat lalu bolak balik masuk kedalam lemari untuk ganti kostum tim kesebelasan mulai dari… Jepang, Prancis, Itali, Brazil, Belanda, Argentina,Jerman…. Dan lain sebagainya.

"Kalian mesti menang….!" Serunya yang kini memakai kostum replica piala dunia.

"…"

"Aku bakalan segera mendaptar…!" Katanya Berlari pergi keluar.

"Posseidon-sama… nama tim kita…"

"Sudah aku tentukan… nama tim kita Kelompok Orang-orang rakyat Atlantis cekatan ultra naluri …!" Jerit Posseidon yang telah jauh berlari sambil dikejar Krisna yang berusaha mengganti kostum replica piala dunia yang dikenakan Posseidon dengan baju formal yang normal.

"Ah… padahal sudah bikin nama tim yang bagus…!" Baian kecewa nama buatannya tidak dipakai.

"Sudahlah itu juga keren koq…!" Kata Sorento yang selalu iya-iya saja sama keputusan majikannya.

"Keren apanya… kalo disingkat jadi KEONG RACUN TAHU….!" Teriak Kanon dan Isaac yang kompak seperti anak kembar, padahal kembaran Kanon itu Saga.

Doennnngggg…

Sorento pingsan karena shock.

Lo: "Keong racun tahu…? Kaya nama makanan…?"

Semua (Teriak ketelinga Lo): "Tahunya gak dipake…!"

Disanctuary, Para Silveris gak mau ketinggalan, mereka sampai menyewa ruang fitness buat berembuk.

"Wah, ternyata para Goldies kita itu keren juga bisa ikut perkembangan jaman…!" Kata Algol yang duduk santai diatas matras.

"Kita jangan kalah sama senior ataupun junior….!" Shiva yang lagi tiduran berusaha untuk mengangkat barbell yang beratnya sudah ditambah dengan berat badan Mozes.

"Aku mau jadi cheer…"

"Loe jadi penjaga gawang…!" Putus semua menentukan nasib si Misty seenaknya.

"Koq gue she… entar kukuku patah… kan baru diwarnain… dinail art malah…!" Tolaknya lebay.

"Gak ada tapi-tapian… ini sudah keputusan final…!" Crystal berlaga seperti seorang hakim yang mengakhiri sidang dengan ketuk palu.

Misty manyun melihat kelakuan rekan-rekannya yang seenaknya menyuruh dia jadi keeper. Padahal dia gak mau apalagi mesti kotor-kotoran, diakan baru ke spa salon.

"Ok… tapi sebagai gantinya aku yang bakalan nentuin nama tim tika….!" Teriak Misty seolah memberi tantangan berat pada mereka semua.

"?"

Misty: "Maksudnya tim Kita….!" (Baru sadar salah ngomong… Author juga baru sadar salah ketik tapi ogah perbaikin)

Semua segera bergumul membentuk lingkaran kecil dan si Misty segera dilempar keluar dari lingkaran kecil itu.

Maya: "Gimana ni…?"

Algol: "Pasti namanya aneh-aneh deh…!"

Shiva: "Jangan deh…!"

Dante: "Tapi kalo gitu dia gak bakalan ikut main ?"

Beberapa jam kemudian.

"Ya udah deh… apa nama timnya…!" Putus Algol menwakili mereka mengalah pada Misty.

"Aksi Kelompok Intelegent Peringkat Perak….! Kerenkan….?" Kata Misty dengan PD nya.

"Keren ya Mist…? Coba deh kamu singkat jadi apa coba…?" Shiva gelenyean didepan Misty.

"Kalo disingkat jadinya…" Suara maksimum. " AKI PEPE….?!" Suara minimum.

"Buahahahaha…!"

Semua tertawa lebar.

"Itu akinya siapa ?" Jerit Misty lebay tak menyangka kalau disingkat nama buatannya akan jadi seperti itu.

"Mana aku tahu… kamu yang kasi nama…!" Mozes lompat dari atas barbell kematrasnya Algol dan bikin keduanya terpental-pental keudara.

"Aki kamu kali…?" Chrytsal ngakgak sampe buat semua alat fitness jadi tertutup es.

Buat bikin si Misty kapok, mereka benar-benar mendaptar dengan nama itu.

(Mahon maaf jika ada yang tersinggung dengan nama tim ini… terutama untuk yang merasa sebagai seorang cucu yang punya aki namanya Aki Pepe… mohon maaf ya…!)

To Be Continue

Behind the scane

Istar: "Nama timnya aneh-aneh banget…!"

Shaka: "Emang siapa yang punya ide…?"

Istar: "Berikutnya tinggal tim Goldies sama Bronzies…!"

Shaka: "Ngeles…!"